Anda di halaman 1dari 41

LEADING CHANGE

1. Change or Perish
arakteristik pemimpin yang sukses melakukan
perubahan project sebagai berikut:
a. Mereka menjelaskan perubahan kepemimpinan
mereka daripada keinginan orang dalam memelihara
status quo.
b. Mereka mendemotrasikan keberaniannya
c. Mereka percaya kepada kapasitas karyawan untuk
mengambil tanggung jawab.
d. Mereka mampu utk assimilasi dan artikulasi nilai
yang mempromosikan adaptabilitas
e. Mereka mengakui dan belajar dari kesalahan mereka
I. Mereka mahir memanagemen kesulitan,
ketidakpastian dan ambiguitas
g. Mereka mempunyai visi dan dapat mendiskripsikan
visi mereka secara jelas kedepan.
Leading a Major Change
tahapmodel
rencana
perubahan
Establishasense
oIurgency
LsLabllshlng a
coallLlon
ueveloplng a
vlslon and
sLraLegy
CommunlcaLlon
Lhe vlslon
wldely
Lmpower
employees Lo
acL on Lhe vlslon
CeneraLe
shorL Lerm
wlns
kep up Lhe
urgency Lackle
blgger problems
Make Lhe
changes sLlck
eadlng Lveryday Change
W Pemimpin dapat mempelajari strategi untuk
melakukan perubahan setiap hari yang
memiliki dampak membangun yang
signiIikan.
W Strategi tersebut bergerak dari individual
pemimpin sendiri hingga bekerja dengan
yang lainnya secara langsung.
eadlng Lveryday Change
W Creative self-expression. hal ini merupakan
cara yang paling kurang mencolok untuk
mempromosikan perubahan dan melibatkan
tindakan pemimpin seorang diri untuk
membuat orang lain memperhatikan tindakan
atau nilai yang diinginkan pemimpin.
W Seperti pemimpin yang menggunakan celana
kasual dan sweater dalam sebuah organisasi
yang orang-orangnya menggunakan setelan.
eadlng Lveryday Change
W #ight words. dengan strategi ini, pemimpin
membalikkan sikap, komentar, atau perilaku
negatiI yang berlawanan menjadi kesempatan
untuk perubahan yang akan diperhatikan oleh
orang lain.
W #ight opportunities. pendekatan yang lebih
umum adalah pemimpin mencari,
menciptakan, dan memperbesar kesempatan
untuk memotivasi orang lain agar mau
berubah.
eadlng Lveryday Change
W lliance building. dengan strategi membangun
aliansi, pemimpin bekerja sangat dekat dengan
yang lain untuk memindahkan isu ke forefront
dengan lebih cepat dan langsung daripada
apabila bekerja sendirian.
W Pemimpin yang cerdas melihat kepada
semuanya, bahkan kepada mereka yang
mungkin saja menentang ide atau proyeknya,
sebagai sekutu yang potensial.
eadlng for lnnovaLlon
W aripada berIokus pada eIisiensi dan
memotong biaya, pemimpin saat ini mengikat
kembali organisasinya untuk kreativitas dan
inovasi.
W Saat ini pemimpin mengadopsi struktur dan
sistem yang mendorong penciptaan dan
pengimplementasian ide-ide baru.
W Salah satu cara terbaik bagi pemimpin untuk
memIasilitasi perubahan yang terus-menerus
adalah dengan menciptakan lingkungan yang
melahirkan kreativitas.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W reativitas adalah lahirnya ide-ide yang baru
dan berguna bagi peningkatan eIisiensi dan
atau eIektivitas dalam sebuah organisasi.
W reativitas lebih merupakan proses daripada
hasil, perjalanan daripada tujuan.
W Pemipin dapat membangun lingkungan yang
mendorong kreativitas dan membantu
organisasi agar lebih inovatiI.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W lignment
gar tindakan kreatiI yang menguntungkan
perusahaan tercipta secara konsisten, maka
kepentingan dan tindakan setiap orang harus
diselaraskan dengan maksud, visi, dan tujuan
organisasi.
Pemimpin membuat alasan jelas untuk apa
perusahaan berdiri, mempromosikan visi secara
konsisten, dan menjelaskan tujuan spesiIik
perusahaan.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W Creative Values
Banyak orang yang memiliki keinginan alami untuk
mengeksplorasi dan menciptakan, yang membawa
mereka untuk ingin menginisiasi kreativitas dengan
cara mereka sendiri.
Pemimpin mendorong semangat wirausaha dengan
menanamkan nilai-nilai pengambilan risiko dan
eksplorasi, dan menyediakan struktur dan sistem yang
mendorong orang-orang untuk mengeksplorasi ide-ide
baru.
Idea champions adalah orang-orang yang sangat yakin
dengan ide dan bertarung untuk mengatasi penolakan
dan meyakinkan orang lain tentang nilai-nilai tersebut.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W &noIIicial ctivity
aryawan butuh untuk dapat bereksperimen dan
bermimpi di luar pekerjaan reguler mereka.
Pemimpin dapat memberikan karyawan waktu
luang bagi aktivitas-aktivitas yang tidak resmi.
Salah satu studi menunjukkan bahwa banyak kasus
penting dalam tindakan kreatiI yang tercipta
selama waktu 'unoIIicial.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W iverse Stimuli
Tidak mungkin untuk mengetahui di awal apa yang
merangsang seseorang untuk dapat menghasilkan
ide kreatiI.
Pemimpin dapat merangsang karyawan dengan
beragam cara seperti merotasi orang-orang ke
dalam pekerjaan yang berbeda, mengizinkan
mereka berpartisipasi dalam kegiatan sukarelawan,
dan memberikan mereka kesempatan untuk
bercampur dengan orang-orang yang berbeda
dengan mereka.
@he CreaLlve CrganlzaLlon
W InternalCommunication
reativitas tumbuh ketika terdapat kontak yang
sering dengan orang-orang dari berbagai disiplin
jaringan pada setiap tingkatan organisasi.
Tanpa komunikasi dan koordinasi internalyang
memadai,ide dari departemen kreatiI atau ide
champions tidak dapat diimplementasikan.
Banyak perusahaan yangingin mendorong inovasi
juga berusaha untuk mempekerjakan orang-orang
dengan karakter kreatiI seperti open-minded,
curiosity, independence, self-confidence, dll.
L4ulN6 ck41lv POPL
W rganisasi membutuhkan anggotanya untuk
berkontribusi dengan memberi ide-ide baru.
W rang menjadi lebih kreatiI jika diberikan
kesempatan dan dorongan untuk menjadi open-
minded, memiliki rasa penasaran (curiosity), dan
berani mengambil resiko.
W Pemimpin dapat meningkatkan aspek kreativitas
individu dengan menggerakkan kesempatan
brainstorming membangun konsep -erpikir
sistematis atera thinking dan memupuk
.reative intuition
k4lN51OkMlN6
W Teknik berdiskusi dan bertukar pikiran dalam
kelompok untuk menemukan ide baru guna
menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan.
W Merupakan teknik yang baik dalam mengembangkan
kreativitas berskala besar.
W omponen brainstorming yang eIektiI:
1. Tidak ada kritisasi (o Criticism);
2. Ide apapun bebas dikembangkan dan diutarakan
(Freewheeling is freedom);
3. Jumlah adalah hal penting (Quantity desired).
1 1|dak ada kr|t|sas| (No criticism)
W Setiap anggota kelompok tidak boleh diberi dan
memberi kritisasi, atau melakukan penilaian dan
evaluasi atas ide spontan yang berkembang selama
proses brainstorming.
W Setiap ide yang muncul dinilai sebagai hal yang
-erharga dan patut diperhatikan serta
dipertimbangkan secara komprehensiI.
W Pengembangan ide dapat mendorong kreativitas,
menciptakan atensi, serta membangun keterlibatan
aktiI para anggota pada organisasi.
Ide apapun bebas d|kembangkan dan
d|utarakan (reewhee/inq is freedom)
W nggota kelompok diberi ke-e-asan untuk
mengutarakan ide apapun, tidak masalah walau ide
itu 'konyol atau dinilai aneh.
W %idak ada pem-atasan dalam mengekspresikan
pemikiran kreatiI.
W Ide sederhana dan 'konyol seringkali justru berhasil
menjadi langkah progresiI yang menyegarkan dari
kondisi stagnan.
Ium|ah ada|ah ha| pent|ng (;fntity desired)
W rainstorming berIungsi untuk mengumpulkan
se-anyak mungkin ide dari seluruh elemen
organisasi, sehingga diperoleh ide beragam
W $emakin -esar jumlah ide baru, maka akan semakin
baik untuk mendorong pencapaian solusi yang
brilian.
W Melakukan kom-inasi ide juga menjadi hal
signiIikan yang dapat dilakukan.
W Selama memungkinkan, maka ide-ide baru dapat
dimodifikasi dan diperluas derivasinya.
W ingga hari ini, brainstorming diyakini menjadi alat
eIektiI untuk mengembangkan ide baru sebagai
alternatiI menciptakan kreativitas.
W Setelah seluruh ide dikumpulkan dan dicatat, tahap
berikutnya adalah diskusi dan evaluasi ide untuk
memperoleh solusi terbaik.
W Pada masa kini, proses brainstorming dilakukan
dengan meminta anggota menuliskan ide mereka
sebelum dan sesudah pertemuan. !roses -erpikir
~se-elum-sesudah ini diyakini dapat meningkatkan
kreativitas (creativity output) karena mengajak
seluruh anggota memberikan ide secara runtut dan
berkesinambungan .
W onsep lain : brainwriting (ee.troni. brainstorming)
yang mengajak seluruh anggota kelompok berinteraksi
secara virtual dalam proses brainstorming.
W Sebagai contoh, satu anggota memberi ide melalui
tulisan, kemudian orang kedua yang membaca memberi
tambahan ide, diteruskan oleh orang ketiga, dan begitu
seterusnya.
W e.troni. brainstorming dapat meningkatkan jumlah
ide 40 dibanding brainstorming individual, dan
peningkatan 25-200 ide dibanding brainstorming
kelompok biasa, tergantung dari besaran kelompok.
W e.troni. brainstorming menjadi eIektiI karena setiap
orang yang terlibat di dalamnya anonymous (tidak ada
keterangan identitas) dan -e-as mengutarakan ide
tanpa batasan kuantitas/kualitas ide yang diberikan.
W Tingkat kreativitas juga diyakini meningkat karena
anggota kelompok cenderung langsung menuliskan
ide, tidak menunggu munculnya kesempatan
khusus tertentu.
W e.troni. brainstorming tidak terbatas ruang dan
waktu, dapat dilakukan oleh karyawan yang tersebar
di seluruh dunia yang akan meningkatkan toleransi
keberagaman antarkaryawan dan anggota organisasi.
L41k4L 1nlNklN6
W Teknik berpikir sistematis, mengubah konsep berpikir
dari konvensional menjadi kontemporer untuk
memperoleh ide baru.
W ateral thinking mengarahkan seseorang untuk
melihat dari sisi yang -er-eda, seperti persepsi,
konsep, dan titik tolak yang berbeda dalam melihat
dan memaknai permasalahan.
W ateral thinking akan mengarahkan pada upaya
penyelesaian masalah yang tidak 'lumrah, dengan
menimbang peluang dan kesempatan.
W &ntuk mengembangkan lateral thinking, pimpinan
dapat memberikan kesempatan pada anggotanya
menggunakan sisi lain otak yang dapat
memunculkan kreativitas.
W Sebagai contoh, pada saat seseorang mengistirahatkan
badan, mengambil waktu rehat dari pekerjaan, atau
menikmati suasana khusus dengan dirinya (me-time)
seperti menikmati musik, minum teh hangat di sore
hari dan mandi air hangat, saat itulah kondisi baik
mengaktiIkan sisi lain otak dan mencari inspirasi
untuk menajamkan kreativitas.
W una membangun kreativitas, pemimpin perlu
mempertimbangkan reorganisasi antara pelaksana dan
penanggung jawab kerja dengan beban kerja secara
berkala, atau mencari tenaga kerja yang memiliki
pengalaman beragam.
W alaupun model perubahan berulang yang dilakukan
semacam ini dapat menimbulkan ketegangan dan
trauma, namun di sisi lain dapat membangkitkan derajat
inovasi dan kesegaran pikiran.
W Sekelompok orang dengan keterampilan yang beragam
dapat menantang status aman (status quo) dalam
mengembangkan strategi baru yang taktis.
W PerspektiI baru yang lebih segar juga dapat terbentuk.
W Beberapa tindakan yang dapat memacu terbentuknya
pikiran segar, menumbuhkan respon yang lateral, dan
menstimulasi sisi lain dari otak a.l mengubah jam
tidur, mengambil rute baru dan berbeda dalam
perjalanan rutin ke tempat kerja, membaca koran atau
mendengarkan channel radio baru, mencoba resep
baru, bertemu orang baru, membaca buku, hingga
melakukan rekreasi.
W Beberapa teknik pengembangan kreativitas diteliti
oleh lex sborn dan terangkum dalam ateral
Thinking Checklist.
Lfterf/ 1hinkinq cnckLl51
- kata ker[a (verb) en[e|asan
9oslslkan pada poslsl orang
laln yang menggunakan
produk (pot to otbet ose)
Apakah cara penggunaan baru memungklnkan unLuk
dllakukan? !lka ada perubahan akankah orang lngln
menggunakan modlflkaslnya?
2 AdapLasl (AJopt) Apa sa[a hal laln yang serupa dengan produk klLa? Apakah
ada lde laln unLuk dllakukan?
3 Modlflkasl (MoJlfy) Apa memungklnkan mengubah warna benLuk ukuran
bunyl? Adakah peluang perubahan laln?
4 Makslmallsasl (Moqolfy) Apa yang harus dlLambah ukuran leblh luas? eblh kuaL?
eblh besar? 9enambahan komposlsl?
3 Mlnlmallsasl (Mlolfy) Apa yang harus dlkurangl menghllangkan? eblh kecll?
eblh pendek? ambaL? !umlah sedlklL?
6 9engganLl (5obstltote) Apa dan slapa yang berpeluang mengganLl? okasl dan
wakLu peluang pengganLlan?
7 ALur ulang (keottooqe) ubah loyoot? ALur rlLme?
8 allk (kevetse) agalmana dengan kondlsl keballkan yang berpoLensl?
Mengubah 80'? MengganLl peran?
9 komblnasl (combloe) agalmana mengadopsl berbagal unlL mencampur dan
mengomblnasl Lu[uan dan lde?
ck41lv lN1ul1lON
W ekuatan intuisi sering dikaitkan dengan keahlian
'batin yang tidak dimiliki banyak orang, dan
seringkali tidak mudah untuk mempercayai intuisi
karena sangat abstrak untuk dijelaskan dengan logika.
W Intuisi merupakan kristalisasi mendalam dari
kreativitas yang terbentuk dari memori bawah sadar.
W tak manusia memiliki 2 kemampuan dasar, (1)
mengumpulkan data; (2) membangun kreativitas.
W Pengumpulan data dilakukan secara konstan
sepanjang hidup manusia, disimpan pada pikiran
sadar dan bawah sadar.
W Pikiran bawah sadar mampu mengingat seluruh
pengalaman dan memori yang barangkali (ingin)
dilupakan pikiran sadar.
W Memori mempengaruhi kehidupan seseorang.
W Selanjutnya kreativitas muncul sebagai tahap kedua
yang merupakan kristalisasi dari memori dan
pengalaman. Memori yang dimiliki seseorang akan
membangun tingkat kreativitas orang tersebut. Intuisi
merupakan reIleksi lebih mendalam dari kreativitas.
W Intuisi memiliki jangkauan yang lebih luas dari
berbagai proses analisis yang semata berIokus pada
logika penyelesaian permasalahan.
W alam mengembangkan intuisi yang kreatiI, maka
seseorang perlu menemukan mental pause-nya
terlebih dahulu. Mental pause: ekuilibrium antara
kondisi sadar dan relaksasi.
W apat terjadi saat sedang mandi, berolahraga,
menyetir, berjalan-jalan santai, atau meditasi.
W Mental pause menimbulkan suasana netral yang
memungkinkan seseorang menangkap permasalahan
yang tidak terbaca pada situasi sadar saja, atau relaks
saja.
W apat memunculkan tidakan spontan yang tidak
terduga sebelumnya.
lMPLMN1lN6 cn4N6
W Perubahan bagi sebagian orang terasa sangat
mengganggu dan menyakitkan, walau bagi sebagian
orang lainnya diyakini dapat memunculkan kekuatan
organisasional karena munculnya inovasi dan
kreativitas yang mengiringi perubahan.
W Perlu dipahami bahwa penolakan terhadap perubahan
(resistance to change) menjadi hal yang lumrah
terjadi.
W #esistance to change merupakan tantangan yang
harus dihadapi secara nyata oleh organisasi.
W Alasan munculnya teslstooce to cbooqe adalah
terganggunya keamanan persna| (petsoool
compoct) letsoool compoct hubungan Llmbal ballk
(Langgung [awab hak dan komlLmen) anLara lndlvldu
dengan organlsasl
W letsoool compoct dapaL berupa prosedur ker[a dan
penllalan performa ker[a prosedur evaluasl hlngga
pakeL kompensasl
W enLuk petsoool compoct cenderung Lerbuka
dlkeLahul bersama bahkan dlbuaL dalam formaL
LerLulls
W !ersonal compact dibangun atas dasar saling percaya
dan memunculkan siIat kebergantungan antara satu
aktor dengan aktor lainnya, termasuk di dalamnya
berbagi cara pandang dan nilai.
W Jika salah satu aktor merasa bahwa konsepsi personal
compact-nya terkhianati, maka ia akan memunculkan
penolakan atas hal-hal yang menyebabkan adanya
perubahan.
@ools for lmplemenLaLlon
W Pemimpin memobilisasi orang untuk berubah dengan
cara mendapatkan hati dan pikiran mereka.
W Pemimpin yang eIektiI menggunakan beberapa
elemen seperti cerita, humor, simbol dan sentuhan
untuk mendapatkan emosi seseorang.
W Emosi adalah elemen yang paling penting dalam
mempengaruhi seseorang.
9emlmpln [uga menggunakan beberapa cara
unLuk melakukan perubahan
omunikasi dan training
keterbukaan dan kejujuran dalam komunikasi
mungkin merupakan cara yang paling eIektiI untuk
mengurangi penolakan dalam perubahan karena
mengurangi ketidakpastian, memberi kontrol pada
seseorang, dan membangun kepercayaan.
pemimpin yang baik berkonsentrasi pada
komunikasi dengan publik dan shareholder.
aryawan juga secara berkala membutuhkan
pelatihan untuk meningkatkan skills mereka selama
proses perubahan berlangsung.
Partisipasi dan keterlibatan
partisipasi dan keterlibatan laryawan membantu
untuk mendesain perubahan. Memudahkan karyawan
untuk memahami kebaikan perubahan dan menjadi
lebih berkomitmen atas kesuksesan perusahaan.
Paksaan
pabila ada penolakan maka pemimpin dapat
mengancam karyawan dengan pemecatan atau
memindahkan mereka. Paksaan dapat dilakukan
hanya jika menghadapi kondisi krisis atau mendesak.
@he @wo laces of Change
W Melakukan perubahan secara eIektiI dan manusiawi
adalah salah satu tantangan paling besar bagi
pemimpin.
W Perubahan bisa saja menjadi hal yang positiI bagi
perusahaan namun menjadi hal yang negatiI bagi
karyawan apabila karyawan di landa stress karena
pembelajaran yang cepat atas tugas atau ketakutan
kehilangan pekerjaan.
W Beberapa kesulitan dalam perubahan terkait dengan
struktur seperti merancang ulang posisi dan tanggung
jawab, mendesain ulang pekerjaan atau divisi atau
downsizing organisasi.
W Perubahan dapat berarti sesuatu yang menyakitkan
bagi orang lain karena mereka akan kehilangan
pekerjaan mereka.
W ownsizing adalah situasi yang sulit untuk dihadapi
bagi oemimpin karena terkait dengan P karyawan
yang menimbulkan ketegangan dan permasalahan
dengan kepercayaan, moral dan kinerja pada
karyawan.
eadershlp and uownslzlng
W ownsizing artinya secara intensiI mengurangi
ukuran pekerjaan dalam perusahaan.
W Beberapa peneliti menemukan bahwa downsizing
secara besar-besaran sering kali tidak
menguntungkan dan dalam beberapa kasus sangat
merugikan organisasi.
W etika perusahaan memecat karyawan maka
pemimpin harus siap akan adanya konIlik dan stress
bahkan menurunnya kepercayaan karyawan dan
komitmen karyawan.
W &ntuk mengurangi konIlik, pemimpin dapat
melakukannya dengan cara melibatkan karyawan
dalam mendesign pemotongan atau pemecatan.
W Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan
memberi pesangon pada karyawan yang secara
sukarela pergi dan memberi alternatiI pekerjaan lain
seperti part-time fob.
W Beberapa perusahaan menggunakan jasa konseling
untuk menangani emosi karyawan akibat downsizing.
W Meskipun kadag kala pemecatan memang perlu
dilakukan oleh perusahaan namun apabila pemimpin
dapat memotivasi dan meningkatkan produktivitas
mantan karyawannya kedepan maka hal ini akan
menjadi baik.