Anda di halaman 1dari 3

Lebih khususnya, kekuatan coriolis itu proporsional dengan sinus dari lintang, dan

untuk partikel dari massa 2 berpindah dengan kecepatan : maka didapatkan:


Coriolis Iorce m x 2O sin 4 x u
Dimana O (omega kapital) adalah kecepatan sudut dari bumi terhadap sumbu x
nya dan 4 (phi) adalah lintang. Maksud dari 2O sin 4 diketahui sebagai coriolis
parameter dan sering kali diringkas dengaan lambang huruI 1, jadi kemudian
didapatkan rumus yang lebih simpel:
Coriolis Force 21:
Dengan demikian, kekuatan coriolis Iorce - gaya yang dialami oleh perpindahan
partikel air dengan berdasarkan dari rotasi bumi dari sudut kanan kemudian
bergerak dan meningkat dengan kecepatan dari partiikel. Hal ini penting untuk
menyeimbangkan kekuatan dari gerakan ocean sebagai contoh keseimbangan
antara kekuatan gesekan dan kekuatan coriolis untuk masing masing layer yang
tak terbatas yang membentuk spiral ekman.
Ekman menyimpulkan bahwa pada lautan homogen yang tak terbatas
kecepatannya pada arus permukaan, u
0
, didapatkan:
u
0


dimana t adalah stres dari permukaan anging, Az adalah koeIisien dari viskositas
eddy untuk percampuran secara vertikal, p (rho) is the density oI sea water and 1
adalah parameter coriolis.

!ertanyaan 3.4 (a) berapa besarnya 1 (parameter coriolis) pada 40
o
S, dengan O
7,29 x 10
-5
s
-1
?
(b) (i) Angin barat bertiup dengan kecepatan 5ms
-1
menghantam peemukaan air
laut pada 40
o
S. Asumsikan stress angin adalah 0,1 Nm
-2
. Dan A
z
0,1 m
2
s
-1
dan p
10
3
kg m
-3
. Berapa kecepatan angin yang menyebabkan permukaan berarus ,
dilihat dari rumus 3.3?
(ii) Ke arah mana dia mengalir?
(c) Seberapa bagus angka yang telah kamu hitung untuk kecepatan arus
permukaan dengan 'aturan jempol, mengingat kecepatan angin sebesar 5 ms
-1
?


awab 3.4
(a) 2 x 7,29 x 10
-5
x 0,643
9,4 x 10
-5
s
-1

(b)(i) berdasarkan teory Ekman, kecepatan arus permukaan adalah:
u
0


dengan nilai yang diberikan, dan memasukkan 1 ke 10
-4
s
-1
, agar lebih
mudah :
u
0


0,03 ms
-1

(ii) berdasarkan teori Ekman, arus permukaan seharusnya 45
o
.:2 840
dari angin. Situasi dibawah pertimbangan adalah daerah selatan
hemiphere, maka 45
o
.:2840adalah 45
o
di kiri. Angin barat (bergerak ke
timur) dan arus permukaan harusnya bergerak ke timur laut.
(c) Berdasarkan aturan jempol, arus permukaan biasanya 3 dari kecepatan
angin. Dalam hal ini, kecepatan angin adalah 5 ms
-1
dan arus permukaan
diharapkan bernilai (3/100) x 5 0,15 ms
-1
. Ada sekitar lima nilai yang
dihitung pada (b); bagaimanapun pada perhitungan ini kita menggunakan
nilai A
z
di atas seperti range nilai (10
-2
-10
2
kg m
-1
s
-1
) dan nilai yang lebih
kecil untuk A
z
akan dihasilkan pada nilai terbesar pada u
o
.

Observasi dorongan angin oleh arus pada kenyataanya, jauh dari batas pantai,
telah memperlihatkan bahwa kecepatan arus permukaan mirip dengan yang
diprediksikan oleh Ekman dan arus permukaan tidak menyimpang dari arah angin.
Bagaimana pun juga, deviasinya kurang dari 45
o
, dan pola spiral sama sekali tidak
terdeteksi. Ada beberapa alasan untuk ini. Sebagai contoh, di banyak daerah
lautan itu terlalu dangkal, sehingga pola spiral penuh tidak terbentuk, dan gesekan
dengan dasar menjadi signiIikan.

Mengingat perhitungan pada 3.4(b), dapatkah anda memberikan alasan lain yang
lebih mendasar?

&ntuk tujuan perhitungannya, Ekman mengasumsikan bahwa koeIisien dari
viskositas Eddy A
z
tetap konstam dengan kedalaman. Seperti diskusi pada 3.1.1,
nilai dari A
z
bervariasi sampai berkali kali lipat dan umumnya jauh lebih tinggi
di lapisan permukaan daripada di kedalaman.