Anda di halaman 1dari 14

KEKUATAN POLITIK DAN HUKUM

Diajukan untuk memenuhi tugas kelompok Bisnis Internasional


Dosen Pengampu Dra. Nurul Asfiah

disusun oleh :
u Rahma Dhini (09610129)
urul Jadidah (09610133)
'evi Puspitasari (09610135)
ila aulida (09610139)
eni Kharismawati (09610141)
MANA1EMEN V C



PROGRAM STUDI MANA1EMEN - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2011-2012
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
da beberapa Iaktor penting ang perlu diperhatikan dalam dunia bisnis seperti kondisi
politik, sumber alam dan cuaca di negara ang bersangkutan. Selain itu, perlu juga
diperhatikan stabilitas dan hastrat pemerintah dalam mendorong pertumbuhan investasi,
juga perkiraan geograIis dan sumber alam. Banak kekuatan politik ang harus dihadapi
bisnis, mempunai sumber-sumber ideologi dan ada banak lagi sumber-sumber lainna.
Hal ini meliputi masalah nasionalisme, terorisme, budaa, tingkat stabilitas pemerintah,
hubungan dengan organisasi internasional dan badan usaha milik negara. Kekuatan hukum
ang dihadapi bisnis Internasional sangat rumit karena bisnis dipengaruhi oleh berbagai
undang-undang dan peraturan ang dibuat oleh negara bagian/ daerah, negara maupun
organisasi internasional. Pemerintah ang stabil dan adana sistim pengadilan ang baik
diperlukan untuk menjamin lingkungan kondusiI bagi pelaku bisnis

B.Tujuan Instruksional Khusus :
ampu untuk memahami kekuatan-kekuatan politik apa saja ang mempengaruhi
kegiatan bisnis internasional

C.Rumusan Masalah
1. pa ang dimaksdu dengan kekuatan ideologi?
2. pa ang dimaksud dengan privatisasi dan nasionalisme?
3. pa saja ang menjadi dasar-dasar proteksi pemerintah?
4. Bagaimana bentuk hukum intenasional?
5. pa saja ang menjadi kekuatan hukum pada suatu negara tertentu?


BAB II
PEMBAHASAN
A.Kekuatan Ideologi
Beberapa ideologi seperti komunisme, sosialisme, kapitalisme, liberal dan konservatiI,
saap kiri dan saap kanan sering digunakan untuk menjelaskan pemerintah, partai politik
dan masarakat.
1. Komunisme
Komunisme ang dicetuskan oleh Karl Marx adalah teori perubahan sosial ang
diarahkan kepada cita-cita masarakat tanpa kelas. Komunis ang dikembangkan
oleh Lenin dan lain-lainna melibatkan penguasaan kekuatan melalui partai politik
konspirasi, memelihara kekuatan dengan menekan keras oposisi internal, dan
komitmen untuk mencapai tujuan akhir sebuah negara komunis dunia.
!engambilalihan (expropriation), penitaan pemerintah atas kekaaan di dalam
batas negarana sendiri ang dimiliki orang asing, diikuti dengan kompensasi ang
segera, memadai dan eIektiI ang dibaarkan kepada pemilik sebelumna.
!enyitaan (confiscation), penitaan pemerintah atas kekaaan di dalam batas
negarana sendiri ang dimiliki orang-orang asing, tanpa pembaaran kepada
mereka.
2. Kapitalisme
Kapitalisme adalah sistem ekonomi di mana alat-alat produksi dan distribusi
sebagian besar dimiliki dan dioperasikan oleh swasta untuk keuntungan pribadi.
Realitas dalam negara kapitalis benar-benar sangat kapitalis biasana mengatur
usaha milik swasta dengan cukup ketat dan pemerintah memiliki badan-badan usaha.
3. Sosialisme
Sosialisme adalah Kepemilikan oleh masarakat secara kolektiI atas alat-alat
produksi dan distribusi dasar, dioperasikan untuk digunakan ketimbang mencari
laba. Dalam pelaksanaanna, pemerintah sosialis bervariasi dan cenderung tidak
konsisten dengan doktrin. Salah satu contoh misalna Singapura ang menurut
bentukna negara sosialis tetapi dalam kenataanna adalah kapitalis agresiI.
4. KonservatiI atau Liberal
Kita tidak akan meninggalkan pokok bahasan ideologi tanpa menebutkan kata-kata
ini seperti ang telah digunakan di pertengahan dan akhir abab 20. Secara politis, di
merika Serikat kata konservatiI dapat dikonotasikan seorang, kelompok, atau
partai ang ingin meminimalkan kegiatan pemerintah dan memaksimalkan kegiatan
usaha swasta dan perorangan. KonservatiI dapat diartikan sesuatu ang dianggap
sebagai saap kanan, tetapi di merika Serikat dan Inggris ang terakhir ini lebih
bersiIat ekstrim. Konotasi konservatiI berbeda-beda tergantung aplikasina.
Kelompok masarakat atau kelompok lainna ang mencoba merintangi dan bahkan
menghentikan kegiatan ang dilakukan pemerintah disebut konservatiI. Sedangkan
di merika dan Inggris kelompok konservatiI menghendaki keterlibatan pemerintah
sekecil mungkin. Secara politis pada awal abab 20 di merika, kata liberal berarti
sebalikna dari ang diartikan pada abab 19. Liberal sama dengan saap kiri, tetapi
ang terakhir ini pada umumna cenderung menunjukkan posisi ang lebih ekstrim
dan lebih dekat kepada sosialisme dan komunisme.
5. Badan Usaha ilik egara (BU)
Kita mungkin berpendapat bahwa kepemilikan pemerintah atas Iaktor produksi
hana ditemukan di negara-negara komunis atau sosialis, tetapi pendapat tersebut
tidak benar.Segmen bisnis besar dikuasai oleh pemerintah suatu negara ang tidak
menganggap dirina sendiri sebagai komunis atau sosialis. Perusahaan milik negara
mendapat bantuan tenaga dari pemerintah sehingga mengurangi biaa upah. Banak
alasan mungkin tumpang tindih, mengapa pemerintah menguasai perusahaan. lasan
tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
enarik uang karena perusahaan dimaksud diperkirakan memperoleh banak
laba.
Pemerintah akin mampu mengoperasionalkan perusahaan dimaksud dengan
lebih eIisien dan lebih banak menghasilkan uang.
Untuk tujuan ideologi, khususna apabila saap kiri pemerintah memenangkan
pemilihan dan bermaksud menasionalisasi perusahaan.
Untuk memperoleh dukungan suara
Karena pemerintah telah menuntikkan dana ke perusahaan atau industr
sebagai akibat dari hasil pengawasan.
Bila terjadi persaingan antara perusahaan milik negara dengan perusahaan swasta
biasana perusahaan milik pemerintah menang dan mendapatkan keuntungan. Hal
ini disebabkan:
Perusahaan milik negara dapat menurunkan harga secara tidak wajar karena
tidak berorientasi untuk mencari laba.
Perusahaan milik negara dapat memperoleh dana/modal lebih murah.
Perusahaan milik negara memperoleh kontrak kerja dari pemerintah.
Pemerintah milik negara memperoleh kemudahan ekspor.
$asta vs !emerintah
Pemerintah dan swasta seringkali bersaing ang dimenangkan oleh pemerintah
karena:
perusahaan milik negara dapat menurunkan harga secara tidak wajar karena
tidak berorientasi ke laba
BU memperoleh dana/modal murah
BU memperoleh kontrak kerja dari pemerintah
BU memperoleh kemudahan ekspor
BU mendapat bantuan tenaga dari pemerintah sehingga mengurangi biaa
upah.

B.Privatisasi dan Nasionalisme
a. !rivatisasi
Privatisasi adalah pemindahan aset sektor publik kepada sektor swasta, pemindahan
manajemen kegiatan negara melalui kontrak-kontrak dan leasing, dan mengontrakkan
kepada pihak luar kegiatan-kegiatan ang sebelumna dilaksanakan oleh negara. Perlu
dicatat bahwa privatisasi tidak selalu berarti pemindahan kepemilikan dari pemerintah
ke swasta. Privatisasi dapat berupa kontrak dengan swasta untuk kegiatan ang semula
dilaksanakan oleh pemerintah. Privatisasi juga dapat dilaksanakan dengan usaha
patungan, kerjasama dalam mengoperasikan usaha ang semula sepenuhna dikelola
oleh pemerintah.
b. asionalisme
asionalisme adalah pengabdian kepada bangsa, aspirasi atau kepentingan politik dan
ekonomi serta tradisi sosial dan budaa sendiri. Dampak nasionalisme terhadap
perusahaan internasional antara lain :
Permintaan lokal terhadap produk perakitan atau pabrikasi sangat minim.
Reservasi industri tertentu khususna perusahaan lokal.
Pemerintah lebih suka menggunakan jasa pemasok lokal.
Pembatasan jumlah dan jenis tenaga asing.
Proteksi dengan menggunakan tariI, kuota dan lainna.
engusahakan 'Solusi Prancis daripada pengambilalihan asing terhadap
perusahaan lokal.
ang paling ekstrim terjadina pengambilalihan atau penitaan.

C.Proteksi Pemerintah
Berdasarakan Iakta sejarah, Iungsi pemerintah, apapun ideologina, pasti melakukan
proteksi atas kegiatan ekonomi, pertanian, pertambangan dan sebagaina dalam wilaah
kekuasaanna. Proteksi ini dilakukan bila ada serangan, kerusakan perampokkan oleh
teroris, bandit atau gerakan revolusioner serta penerbuan dari negara lain.
a. %erorisme.
%indakan kekerasan melawan hukum ang diikatkan untuk bermacam-macam
alasan, termasuk menggulingkan pemerintahan, memperoleh pembebasan rekan-
rekanna ang dipenjara, pembalasan ang pasti untuk kesalahan-kesalahan nata
maupun khaalan, dan menghukum orang-orang ang tidak mempercaai agama
teroris tersebut. Sejak tahun 1970-an, dunia dikejutkan dengan terorisme. Beberapa
kelompok telah melakukan pembajakan pesawat, penembakan dan penculikan orang,
dan pengeboman orang dan benda lainna. Kelompok teroris tidak suka dengan
keteraturan masarakat, ekonomi dan politik.
b. Perubahan %erorisme.
Ditinjau dari sisi positiIna, teroris di Eropa %imur dan Uni Soviet telah kehilangan
apa ang menjadi hakna, seperti pekerjaan dan mengikuti pendidikan. Ditinjau dari
sisi negatiIna, beberapa kegiatan teroris telah menghancurkan kejaaan soviet.
Kelompok teroris ang dibentuk berdasarkan suku seperti ang terjadi di Eropa,
berjuang untuk kepentingan sukuna termasuk tanah untuk rakatna.
c. Stabilitas Pemerintahan
Pemerintah dapat dikatakan stabil apabila ia dapat mempertahankan kekuasaanna
sendiri dan jika kebijaksanaan Iiskal, moneter dan politik dapat diramalkan dan tidak
terkena perubahan-perubahan radikal dan tiba-tiba. Stabilitas pemerintahan dapat
dilakukan melalui dua pendekatan. Pertama sekadar memelihara kemampuan untuk
tetap memerintah, atau membuat kebijaksanaan pemerintah ang stabil dan
permanen. Dengan terciptana kestabilan, kebijaksanaan pemerintah atau bila ada
perubahan secara bertahap, dapat meningkatkan dan menstabilkan dunia usaha
(kegiatan perdagangan dan keuangan). nstabilitas pemerintah ang tidak stabil
adalah kebalikan dari ang stabil; ia tidak dapat mempertahankan kekuasaanna
sendiri atau melakukan perubahan-perubahan kebijaksanaan ang tiba-tiba, tidak
dapat diprediksi dan tiba-tiba.
d. Kesinambungan kebijaksanaan dan stabilitas pemerintah:
O Bisnis akan sulit berkembang bila selalu terjadi perubahan pemerintah maupun
peraturan ang berlaku. Stabilitas pemerintah dapat dilakukan dengan dua
pendekatan
O emelihara kemampuan untuk tetap memerintah
O embuat kebijaksanaan ang stabil dan permanen.
e. Kebencian %radisional
Disini hana akan diuraikan sedikit tentang kebencian tradisional untuk
menggambarkan dampakna terhadap dunia usaha dan perdagangan internasional.
Kebencian Tradisional adalah permusuhan ang telah berlangsung lama antara suku,
ras, agama, ideologi atau negara.
a. sesmen Risiko $uatu egara (CR)
!engaksesan Risiko egara (CR). Bank atau bisnis ang memiliki aset atau
piutang dari negara asing, atau mempertimbangkan pinjaman atau investasi di
sana, mengevaluasi bahwa situasi dan kebijaksanaan ekonomi negara itu serta
politikna untuk menentukan berapa banak risiko ang ada karena kehilangan
aset atau tidak dibaar. Kejadian politik akhir-akhir ini, mendorong
perusahaan internasional untuk mengembangkan CR. Perusahaan ang telah
menggunakan CR hendakna melakukan pembaharuan sehingga dapat
diperoleh CR ang muktahir, sedangkan perusahaan ang belum
menggunakan CR disarankan untuk segera menggunakanna.
b. Hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisa CR .
O egara berkembang sangat sensitive berkaitan hal dari luar ang
mengejutkan, misal : perang, terorisme.
O Krisis utang pemerintah menunjukkan kebijaksanaan ekonomi negara
penerima dapat berakibat kurang mampuna pembaaran hutang (b dan
c perlu dilihat stabilitas ekonomi).
O Perubahan ekonomi ang stabil merupakan sarat utama bagi negara
berhutang agar dapat membaar dan mengurangi beban hutang.
O Stabilitas sosial : pemulihan masalah secara sepotong-sepotong
memerlukan biaa tinggi (misal : perburuhan, nasionalisme, kesukuan).
O elihat dampak globalisasi karena guncangan ekonomi.
c. entuk-bentuk Risiko di $uatu egara
Risiko ang diakibatkan oleh kegiatan politik di suatu negara biasana
berkembang secara alamiah. kibat itu antara lain : perang, revolusi dan
kudeta. ang penting bagi dunia bisnis adalah perubahan ang terjadi dalam
pemerintahan. Risiko lainna aitu masalah ekonomi atau keuangan. asalah
keuangan mungkin terjadi deIisit pada pertimbangan pembaaran atau rata-
rata inIlasi ang tinggi dan penjadwalan kembali pembaaran utang.
d. Muatan nformasi Dalam CR
Berbagai inIormasi termasuk ang disajikan dalam CR perlu dijadikan bahan
pertimbangan oleh perusahaan dalam memutuskan tingkat risiko di suatu
negara. Selain itu, perlu dipertimbangkan pula siIat usaha perusahaan Jangka
waktu investasi, pinjaman atau lainna ang berkaitan dengan laba.
Pada umumna analisa Iaktor sosial, politik dan ekonomi secara makro
maupun mikro dilaksanakan oleh instansi-instansi/lembaga swasta maupun
pemerintah analisa ini memakan waktu ang cukup lama. Pada saat ini sangat
ditekankan pentingna CR dan memaksimumkan pemanIaatanna untuk
kemajuan perusahaan. Dalam melakukan analisa ini kadang-kadang
dipengaruhi oleh keinginan manajemen puncak. Selain menggunakan CR
hasil perusahaan/instansi maupun lembaga lain, hasil analisa CR oleh
perusahaan sendiri perlu diperhatikan dan ditingkatkan kualitasna.
e. !elafaran yang Diperoleh dari Krisis Utang Luar egeri
Paling tidak ada 5 hal ang harus diperhatikan dalam analisa CR. !ertama ,
negara-negara berkembang sangat menentang hal-hal dari luar ang
mengejutkan. Kedua , krisis utang pembangunan telah menunjukkan bahwa
kebijaksanaan ekonomi negara penerima pinjaman dapat berakibat pada
kurang mampuna pembaaran hutangna. egara-negara ang mengalami
krisis berat pada umumna adalah negara ang kebijaksanaan keuangan dan
Iiskalna bersiIat meluas. Ketiga , Perubahan ekonomi ang stabil adalah
persaratan utama bagi negara ang berhutang banak agar mampu membaar
dan mengurangi beban hutangna. Keempat , pemulihan penelesaian masalah
secara sepotong-potong memerlukan biaa tinggi. Ketegangan masalah sosial
dan politik semakin tinggi dan penelesaianna cenderung dengan
melaksanakan pemilihan umum ang demokratis. Kelima , ang perlu
diperhatikan untuk para analisis CR mengenai krisis hutang adalah dampak
gelombang globalisasi ang diakibatkan adana goncangan ekonomi.
f. $elain mengakses CR, perlu diperhatikann .
O SiIat bisnis/ tipe industri
O Jangka waktu investasi, pinjaman atau hal lainna.
O %ipe operasi
O %ingkat persaingan
O %ingkat tekhnologi
O %ingkat persaingan
O Bentuk kepemilikan
O Kewarganegaraan menajemenna

D.Bentuk Hukum Internasional
a. Hukum internasional publik : hubungan hukum antar pemerintah, termasuk hubungan
diplomatik, dan segala hal ang berkaitan dengan hak dan kewajiban suatu negara
berdaulat.
b. Hukum internasional privat/swasta : hukum transaksi antar individu dan perusahaan
ang melalui batas egara.

4 Kekayaan intelektual : semua hasil dari penerapan intelektual seseorang
a. Paten adalah suatu hak ang diberikan oleh pemerintah kepada penemu suatu produk
atau proses untuk membuat, mengexploitasi, menggunakan dan menjual penemuan
atau proses tersebut.
b. ama dagang adalah rancangan dan nama suatu produk ang digunakan oleh para
pedagang atau pabrikan dan biasana terdaItar secara resmi.
c. Hak cipta ialah hak ang sah ang diberikan kepada penulis,komposer, pencipta
perangkat lunak, artis dan penerbit untuk mempublikasikan dan menjual kara
mereka.
d. Rahasia dagang ialah inIormasi tentang bisnis ang dirahasiakan.
e. Spionase industr : usaha sebuah perusahaan untuk mencuri rahasia dagang
perusahaan lain. Hal ini adalah suatu tindakan pidana ang dapat dihukum berbagai
negara dengan denda atau kurungan.
I. WIPO (World Intelectual Propert Organization) adalah salah satu badan PBB ang
mengatur perjanjian kekaaan internasional.
g. %RIPS ( %rade Related spects oI Intellectual Propert) adalah badan W%O ang
diciptakan dengan tujuan sama.

4 Common Law:
O Disusun di Inggris
O Dibuat berdasarkan kasus ang muncul
O Lebih Ilexible
O Hakim dapat menginterpretasikan hukum

4 Civil Law:
O Berasal dari benua Eropa
O Dibuat oleh raja/pengeran/para anggota legislative
O Lebih kaku dalam penerapan

4 Perbedaan Common Law Inggris dan Amerika
O Di Inggris ada perbedaan proIesi barristers dan solicitors. Di S, lawer cukup
untuk mewakili client dalam masalah legal dan di pengadilan.
O Inggris tidak memanggil juri untuk masalah sipil, hana pada masalah khusus dan
kriminal.
O Cara pembaaran pangacara, di Inggris per jam, di S per jam dan persentase
tuntutan.
O Di Inggris, pihak ang kalah harus membiaai pengacara pihak g menang.
O Pretrial discover : di S diperbolehkan, di Inggris tidak selalu.

4 Standarisasi Hukum Internasional
O %he U Convention on the International Sale oI Goods (sales agreement)
O ISO (International Standardization Organization) : standarisasi bidang tekhnologi
O IEC (International Electrotechnical Commission) mempromosikan standarisasi
pengukuran, bahan dan peralatan untuk produk ang berkaitan dengan tekhnologi
elektro.

E.Kekuatan Hukum Pada Suatu Negara Tertentu
a. Perpajakan
O %ujuan utama pajak tertentu tidak harus meningkatkan pendapatan negara tetapi
untuk meredistribusikan pendapatan , menghimbau masarakat untuk mengurangi
atau tidak mengkonsumsi produk tertertentu dan mendorong masarakat agar lebih
banak mengkonsumsi produk dalam negeri daripada produk luar negeri.
O Jumlah pajak ang dibaarkan disesuaikan besarna dengan penghasilan pembaar
pajak serta memperhatikan reprositas berdasarkan perjanjian perpajakan atau tax
treat ang berlaku khususna bagi warga negara asing. %ujuan tersebut untuk
memberi tekanan politik dan ekonomi pada pejabat pemerintah ang bertanggung
jawab atas pembuatan peraturan pajak dan pemungutanna.
b. Beberapa perbedaan pendekatan pajak suatu negara
O %ariI pajak : bervariasi dari tax havens sampai 70.
O acam/jenis pajak : pajak pendapatan perseorangan atau perusahaan laba modal,
pajak pertambahan nilai, unitar tax sstem (sistim perpajakan berdasarkan satuan
atau kelompok dan dibagi secara proporsional serta water edge/arms length :
keuntungan ang dikenakan pajak untuk sebuah cabang dihitung seolah-olah
menjalankan perusahaanna sendiri.
O InsentiI pajak : pajak investasi daerah tertentu, kredit pajak luar negeri (Warga
egara S ang berpenghasilan dari luar negeri dapat mengkreditkan pajak
penghasilanna di S.)
O Waktu pembaaran, pajak perusahaan dll
c. Perbedaan-perbedaan lainna :
O Konvensi atau perjanjian pajak : ditandatangani oleh beberapa negara ang terikat.
Perjanjian ini biasana berisi pengaturan kegiatan ang terkena pajak, jumlah ang
harus dibaar warga negarana, ketentuan saling bertukar inIormasi antara pejabat
perpajakan.
O Pengaturan Pelaksanaan perdagangan restriktiI dan anti trust.
O Wajib pajak berhadapan dengan kolektor pajak. Undang-undang anti trust merika
(mencegah penetapan harga, pembagian pasar dan monopoli bisnis) sangat kuat
dibanding dengan Eropa.
O External application oI law : pemberlakuan hukum diluar wilaah negara terhadap
orang asing/perusahaan asing. %etapi hal ini sering di protes, karena dianggap
melanggar urisdiksi dan kedaulatan warga negara ang dituntut atau tempat
perusahaan tersebut berdomisili.
d. Perbedaan-perbedaan hukum lainna
O %ariI, kuota dan hambatan perdagangan lainna (misalna proteksi, hak paten) :
dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan negara dan melindungi produsen
dalam negeri dan menelamatkan pekerja dalam negeri.
O Perjanjian atau konvensi pajak antar negara dapat mempengaruhi keputusan
investasi dan penentuan lokasi.
O Pertanggungjawaban atas produk : perdata atau pidana mulai merebak di 1960
sampai sekarang hingga premi asuransi untuk pertanggungjawaban atau jaminan
produk mengalami lonjakan.
O %etapi di Uni Eropa memperbolehkan adana pembelaan state oI the art atau
development risks ang memperkenankan desainer atau pabrikan membuktikan
bahwa pada waktu mendesain atau memproduksi telah digunakan teknologi ang
paling mutakhir.
O Punitive damage/ hukuman ganti rugi : memberikan hukuman kepada tergugat.
O Pengawasan jual beli mata uang.
O Perluna mengenal hukum di negara tempat berbisnis agar tak sampai terjadi
kekeliruan sepele ang berdampak besar bagi wisatawan asing maupun perusahaan
asing. (Contoh : tidak bawa kartu pengenal, membawa narkotik, menginjak mata
uang, barang berbau pornograIi, dll).
e. Kontrak bisnis perlu di buat agar segala sesuatu telah tertuang dalam bentuk tertulis dan
dapat menjadi acuan apabila terjadi perselisihan :
O Pihak2 ang menandatangani kontrak tinggal di suatu negara, maka sebagai dasar
hukum untuk kontrak tersebut termasuk penelesaian masalah ang timbul,
digunakan hukum ang berlaku di negara tersebut. Bila penandatangan kontrak
tinggal di negara berbeda, maka peneleaian masalah ang timbul dapat berdasarkan
kesepakatan kedua pihak mengenai hukum negara mana ang digunakan.
O isal mengacu pada solusi Eropa, pada U convention on contracts Ior the
international sales oI goods. Badan arbitrase internasional ang berkedudukan di
Paris : London dan ework (serta menusul Hongkong) atau menggunakan jasa
International Court oI rbitration oI the International Chamber oI Commerce karena
percaa menggunakan pengadilan luar negeri, lebih cepat prosedurna serta tidak
terlalu Iormal, dapat menjaga rahasia karena dapat menghindari publikasi ang tidak
diinginkan sehingga menjadi kasus peraturan ang terbuka.


BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Banak kekuatan politik ang harus dihadapi bisnis, ang mempunai sumber-sumber
ideologi dan ada banak lagi sumber-sumber lainna. Hal ini meliputi masalah nasionalisme,
terorisme, budaa, tingkat stabilitas pemerintah, hubungan dengan organisasi internasional
dan badan usaha milik egara (BU). Kekuatan hukum ang dihadapi bisnis Internasional
sangat rumit karena bisnis dipengaruhi oleh berbagai undang-undang dan peraturan ang
dibuat oleh negara bagian/ daerah, negara maupun organisasi internasional. Pemerintah ang
stabil dan adana sistim pengadilan ang baik diperlukan untuk menjamin lingkungan
kondusiI bagi pelaku bisnis.

Sumber
4 Sumber:http://IIirmann.wordpress.com/2009/01/29/kekuatan-hukum-dan-politik/
4 Sumber: http://datakuliah.blogspot.com/2009/11/kekuatan-politik-sebuah-kekuatan-
demi.html