Anda di halaman 1dari 9

Tugas.

BKTK (Bahan Konstruksi Teknik Kimia)

Oleh

MUCHL8
092209.0034

:7:8,3 Tek3k K2,


F,k:lt,8 Tek34l4 I3/:8t7
U3;e78t,8 M:8l2 I3/43e8,
M,k,88,7
2011
I
PENDULUN

Latar Belakang
Pengetahuan tertua tentang beton adalah di temukan di Timur Tengah dan tertanggal
pada 5600 SM; bangsa Mesir ( pada abad 26 SM ) telah menggunakan campuran dengan
jerami untuk mengikat batu kering , gypsum, dan semen kapur dalam pertukangan batu (
berdasarkan Iakta-Iakta dalam konstruksi Pyramid )
Masyarakat Yunani yang tinggal di Crete dan Cyprus menggunakan semen kapur
sebaik mungkin ( abad ke-8 SM ), mengingat Bangsa Babilonia dan Syria menggunakan
'bitumen untuk membangun bebatuan dan bangunan batu
Sama halnya pada Bangsa Yunani Kuno, menggunakan batu kapur calcined, ketika
orang Roma membuat beton pertama; yang dicampur kapur putty dengan debu bebatuan atau
abu vulkanik Mereka menggunakannya dengan batu untuk membangun jalan, bangunan-
bangunan, dan saluran air ( terowongan air )
Bangsa Roma memakaipoz zolana, jenis pasir tertentu dari Pozzuoli, dekat gunung
berapi Vesuvio ( Italia bagian Selatan ), untuk membangun bangunan yang penting sekali,
seperti Pantheon atau Colosseo
Pozzolana adalah jenis pasir yang luar biasa dimana reaksi kimianya dengan kapur dan
air, menjadi sebuah bebatuan yang memiliki massa ; selanjutnya, kimia itu adalah silica dan
alumunium dimana bereaksi dengan Kalsium Hidroksida untuk membentuk senyawa dengan
siIat semen
Dalam pelaksanaan suatu konstruksi bangunan sering terdapat kegagalan-kegagalan
akibat kerusakan-kerusakan yang terjadi pada struktur atau bahagianbahagian struktur pada
waktu tahap pelaksanaannya maupun setelah selesai dikerjakan Kejadian ini antara lain
disebabkan oleh adanya Iaktor-Iaktor yang sebelumnya tidak diperhitungkan misalnya
kesalahan dalam perencanaan dan pelaksanaan serta adanya pelampauan beban akibat
perubahan Iungsi dari bangunan
Kwalitas produk dalam skala besar, misalnya untuk beton yang akan digunakan dalam
pembuatan suatu bangunan yang diproduksi secara besar besaran dicoba diramalkan
berdasarkan kwalitas bahwa tes yang diacu dalam skala kecil dilaboratorium (test kubus)
sewaktu melaksanakan perencanaan campuran teton (mixed design)
Dalam konstruksi, -et43 adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari
kombinasi aggregat dan pengikat semen Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen
Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air
Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan
Sebenarnya, beton tidak menjadi padat karena air menguap, tetapi semen berhidrasi,
mengelem komponen lainnya bersama dan akhirnya membentuk material seperti-batu Beton
digunakan untuk membuat perkerasan jalan, struktur bangunan, Iondasi, jalan, jembatan
penyeberangan, struktur parkiran, dasar untuk pagar/gerbang, dan semen dalam bata atau
tembok blok Nama lama untuk beton adalah batu cair
Dalam perkembangannya banyak ditemukan beton baru hasil modiIikasi, seperti beton
ringan, beton semprot (eng: shotcrete), beton Iiber, beton berkekuatan tinggi, beton
berkekuatan sangat tinggi, beton mampat sendiri (eng: selI compacted concrete) dll

















II
PEM$N

Perkembangan Beton
Beton Bertulang
Beton adalah suatu campuran yang terdiri dari pasir, krikil, batu pecah, atau
agregat-agregat lain yang di campur menjadi satu dengan suatu pasta yagn terbuat dari
semen dan air membentuk suatu massa mirip-batuan Terkadang, satau atau lebih bahan
aditiI ditambahkan untuk menghasilkan beton dengan karakteristik tertentu, seperti
kemudahan pengerjaan (workability), durabilitas, dan waktu pengerasan
Seperti substansi-substansi mirip batuan lainnya, beton memiliki kuat tekan yang
tinggi dan kuat tarik yang sangat rendah Beton bertulang adalah suatu kombinasi antara
beton dan baja di mana tulangan yang merupakan baja berIungsi menyediakan kuat tarik
yang tidak dimiliki pada beton Tulangan baja juga dapat dapat menahan gaya tekan
sehingga digunakan pada kolom dan pada berbagai kondisi lain
Beton bertulang dapat dikatakan sebagai bahan konstruksi yang sangat penting
Beton bertulang digunakan dalam berbagai bentuk untuk hampir semua struktur, seperti
bangunan, jembatan, pengerasan jalan, bendungan, terowongan, dan sebagainya
Sukses beton bertulang sebagai bahan konstruksi yang universal dapat di pahami
jika dilihat dari segala kelebihan yang dimilki oleh beton itu sendiri Kelebihan tersebut
antara lain :
Beton memiliki kuat tekan yang relatiI lebih tinggi dibandingkan dengan
kebanyakan bahan lain
Beton bertulang mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap api dan air
Struktur beton bertulang sangat kokoh
Beton bertulagn tidak memerlukan biaya pemeliharan yang relatiI tinggi
Beton memiliki usia yang relatiI sangat panjang
Beton merupakan satu-satunya bahanyagn ekonomis unutk pondasi tapk, dinding
basement, tiang tumpuan jembatan, dan bangunan-bangunan semacam itu
Beton dapat di cetak dengan bentuk yang beragam
Beton terbuat dari bahan-bahan lokal yang murah
Keahlian buruh yang dibutuhkan untuk membangun konstruksi beton bertulang
lebih rendah dibandingkan dengan bahan lain seperti baja struktur

2 Beton Prategang
Penerapan pertama dari beton prategang dimulai oleh PH Jackson dari
CaliIornia, merika Serikat Pada tahun 886 telah dibuat hak paten dari kontruksi beton
prategang yang dipakai untuk pelat dan atap Pada waktu yang hampir bersamaan yaitu
pada tahun 888, C Doehting dari Jerman memperoleh hak paten untuk
memprategang pelat beton dari kawat baja Tetapi gaya prategang yang diterapkan dalam
waktu yang singkat menjadi hilang karena rendahnya mutu dan kekuatan baja Untuk
mengatasi hal tersebut oleh GR Steiner dari merika Serikat pada tahun 08
mengusulkan dilakukannya penegangan kembali Sedangkan J Mandl dan M Koenen
dari Jerman menyelidiki identitas dan besar kehilangan gaya prategang ugen Freyssonet
dari Perancis yang pertama-tama menemukan pentingnya kehilangan gaya prategang dan
usaha untuk mengatasinya Berdasarkan pengalamannya membangun jembatan
pelengkung pada tahun 07 dan 27, maka disarankan untuk memakai baja dengan
kekuataan yang sangat tinggi dan perpanjangan yang besar
Struktur beton prategang mempunyai beberapa keuntungan, antara lain :
Terhindarnya retak terbuka di daerah tarik, jadi lebih tahan terhadap keadaan
korosiI
Kedap air, cocok untuk pipa dan tangki
Karena terbentuknya lawan lendut sebelum beban rencana bekerja, maka lendutan
akhirnya akan lebih kecil dibandingkan pada beton bertulang
Penampang struktur lebih kecil/langsing, sebab seluruh luas penampang dipakai
secara eIektiI
Jumlah berat baja prategang jauh lebih kecil dibandingkan jumlah berat besi beton
biasa
Ketahanan gesek balok dan ketahanan puntirnya bertambah Maka struktur
dengan bentang besar dapat langsing Tetapi ini menyebabkan Natural
Frequency dari struktur berkurang, sehingga menjadi dinamis instabil akibat
getaran gempa/angin, kecuali bila struktur itu memiliki redaman yang cukup atau
kekakuannya ditambah

3 Beton Pracetak
Sistem beton pracetak adalah metode konstruksi yang mampu menjawab
kebutuhan di era millennium baru ini Pada dasarnya system ini melakukan pengecoran
komponen di tempat khusus di permukaan tanah (Iabrikasi), lalu dibawa ke lokasi
(transportasi ) untuk disusun menjadi suatu struktur utuh (ereksi) Keunggulan system ini,
antara lain mutu yang terjamin, produksi cepat dan missal, pembangunan yang cepat,
ramah lingkungan dan rapi dengan kualitas produk yang baik
Sistem pracetak telah banyak diaplikasikan di Indonesia, baik yang sistem
dikembangkan di dalam negeri maupun yang didatangkan dari luar negeri Sistem
pracetak yang berbentuk komponen, seperti tiang pancang, balok jembatan, kolom plat
pantai Permasalahan mendasar dalam perkembangan system pracetak di Indonesia saat
ini adalah :
Sistem ini relative baru
2 Kurang tersosialisasikan jenisnya, produk dan kemampuan system pracetak yang
telah ada
3 Serta keandalan sambungan antarkomponen untuk system pracetak terhadap beban
gempa yang selalu menjadi kenyataan
4 Belum adanya pedoman resmi mengenai tatacara analisis, perencanaan serta tingkat
kendalan khusus untuk system pracetak yang dapat dijadikan pedoman bagi pelaku
konstruksi

4 Beton Pratekan
Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan,
tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik Beton tidak
selamanya bekerja secara eIektiI didalam penampang-penampang struktur beton
bertulang, hanya bagian tertekan saja yang eIektiI bekerja, sedangkan bagian beton yang
retak dibagian yang tertarik tidak bekerja eIektiI dan hanya merupakan beban mati yang
tidak bermanIaat
Hal inilah yang menyebabkan tidak dapatnya diciptakan srtuktur-struktur beton
bertulang dengan bentang yang panjang secara ekonomis, karena terlalu banyak beban
mati yang tidak eIektiI Disampimg itu, retak-retak disekitar baja tulangan bisa berbahaya
bagi struktur karena merupakan tempat meresapnya air dan udara luar kedalam baja
tulangan sehingga terjadi karatan Putusnya baja tulangan akibat karatan Iatal akibatnya
bagi struktur
Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang
seperti diuraikan diatas, timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi
bahan beton secara lain, yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel
baja (tendon) yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan

5 Beton Mutu Tinggi
High strength concrete merupakan sebuah tipe beton perIorma tinggi yang secara
umum memiliki kuat tekan 6000 psi (40 MPa) atau lebih Ukuran kuat tekannya
diperoleh dari silinder beton 50 mm 300 mm atau silinder 00 mm 200 mm pada
umur 56 ataupun 0 hari, ataupun umur yang telah ditentukan tergantung pada aplikasi
yang diiningkan Produksi high strength concrete membutuhkan penelitian dan perhatian
yang lebih jauh terhadap kontrol kualitasnya daripada beton konvensional
Beton dideIinisikan sebagai 'high-strength semata-mata berdasarkan karena
kuat tekannya pada umur tertentu Pada tahun 70-an, sebelum ditemukannya
superplasticizer, campuran beton yang memperlihatkan kuat tekan 40 MPa atau lebih
pada umur 28 hari disebut sebagai high strength concrete Saat ini, saat campuran beton
dengan kuat tekan 60 MPa 20 MPa tersedia di pasaran, pada CI Committae 2002
tentang High Strength Concrete merevisi deIinisinya menjadi memperoleh campuran
dengan kuat tekan desain spesiIikasi 55 MPa atau lebih
Meskipun tujuan praktisnya adalah untuk menyatakan kuat tekan beton
berdasarkan hasil uji pada umur 28 hari, namun terdapat pergeseran untuk menyatakan
kekuatan pada umur 56 atau 0 hari dengan alas an bahwa banyak elemen-elemen
struktur yang tidak terbebani selama kurun waktu dua atau tiga bulan atau lebih Saat
kekuatan yang tinggi tidaklah diperlukan pada umur-umur awal, akan lebih baik untuk
tidak menyatakannya hanya untuk mencapai sejumlah keuntungan misalnya penghematan
semen, kemampuan untuk menggunakan bahan-bahan tambah (admixture) secara
berlebihan dan produk yang lebih durable

6 BetonRingan
Pada jaman modern untuk mendirikan bangunan sudah dituntut untuk lebih baik
dan lebih baik lagi Bukan hanya indah dipandang dari sisi arsitekturnya, dari sisi
kenyamanan, keamanan, pengerjaan yang mudah dan cepat juga murah merupakan Iaktor
yang tidak kalah pentingnya Hebel dan Prime mortar merupakan jawaban semua
tantangan tersebut Hebel merupakan utoclaved erated Concrete (C) atau yang
lebih dikenal sebagai Beton Ringan erasi Hebel Beton Ringan erasi Hebel terbuat
dari bahan baku berkualitas tinggi, diproduksi dengan teknologi Jerman dan standar
Deutche Industrie Norm (DIN) Beton Ringan erasi Hebel merupakan bahan bangunan
yang ringan dengan kekuatan yang tinggi dan kemampuan insulasi yang sangat baik, juga
memberikan kemudahan, kecepatan, serta kerapian dalam membangun segala jenis
bangunan; rumah tinggal, komersial, Iasilitas publik, perkantoran maupun industri Blok
& Jumbo Blok Hebel, Super Panel Lantai Hebel serta Super Panel Diding Hebel
merupakan produk unggulan dari Hebel
Blok Beton Ringan Hebel adalah solusi praktis untuk bangun tembok, cepat dan
rapi Mempunyai ukuran sangat presisi sehingga pemakaian perekat PM-00 Superior
Thin Bed Prime Mortar yang tipis, mudah pengerjaanya Mempunyai kuat tekan yang
tinggi namun ringan sehingga lebih tahan gempa Selain itu kelebihan lainnya
mempunyai ketahan terhadap kebakaran, kemampuan insulasi panas dan suara yang baik
serta handal dan tahan terhadap cuaca

BB II
KSIMPULN
Dalam konstruksi, -et43 adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari
kombinasi aggregat dan pengikat semen Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen
Portland, yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir), semen dan air
Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan peletakan
Sebenarnya, beton tidak menjadi padat karena air menguap, tetapi semen berhidrasi, mengelem
komponen lainnya bersama dan akhirnya membentuk material seperti-batu Beton digunakan
untuk membuat perkerasan jalan, struktur bangunan, Iondasi, jalan, jembatan penyeberangan,
struktur parkiran, dasar untuk pagar/gerbang, dan semen dalam bata atau tembok blok Nama
lama untuk beton adalah batu cair
Dalam pelaksanaan suatu konstruksi bangunan sering terdapat kegagalan-kegagalan akibat
kerusakan-kerusakan yang terjadi pada struktur atau bahagianbahagian struktur pada waktu tahap
pelaksanaannya maupun setelah selesai dikerjakan Kejadian ini antara lain disebabkan oleh
adanya Iaktor-Iaktor yang sebelumnya tidak diperhitungkan misalnya kesalahan dalam
perencanaan dan pelaksanaan serta adanya pelampauan beban akibat perubahan Iungsi dari
bangunan