P. 1
Predictive Maint. - Sensors

Predictive Maint. - Sensors

|Views: 88|Likes:
Dipublikasikan oleh Nadhira Vidya Pramatma

More info:

Published by: Nadhira Vidya Pramatma on Dec 07, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Vibration Sensors

Andi I. Mahyuddin & I. Pulung Nurprasetio

Sensor/Transducer Perpindahan (Displacement Transducer)
Sensor kontak: dial indicator, f<7 Hz, amplitudo besar Sensor non-kontak: proximity probe

•Digunakan pd mesin rotasi – relative displacement •Dipakai juga sebagai pengukur RPM atau keyphasor
2

1

200 Hz Perlu signal conditioner Cacat permukaan akan terukur Pemasangan perlu orang yang ahli Keluaran: tegangan DC offset 4 2 .d.Proximity Probe 3 Karakteristik proximity probe: • Ukur perpindahan relatif (shaft vs housing) • • • • • Frequency range s.

d.Sensor/Transducer Kecepatan (Velocity Transducer) Prinsip kerja: gerak inti dalam medan magnet tegangan ∼ kecepatan sistem massa-pegas-damper (fn = 8 – 10 Hz) daerah kerja di atas fn perubahan 5 Sensor/Transducer Kecepatan (VelocityTransducer) Karakteristik daerah kerja 10 s. 1000 Hz Pemasangan tdk terlalu kritis & tdk perlu signal conditioner mengalami keausan kalibrasi berkala sangat baik utk hand-held vibrometer 6 3 .

Sensor/Transducer Percepatan (Accelerometer) Teliti dan tahan Prinsip kerja: gaya massa bergetar pd piezoelectric crystal muatan ∼ gaya ∼ percepatan Frekuensi pribadi tinggi (fn ∼ 20 kHz) daerah kerja dibawah fn ( < 30%) sensitivitas tergantung massa Karakteristik daerah kerja paling lebar perlu signal conditioner Frekuensi respons rendah ⇓ peka thd pemasangan muatan accelerometer 7 Sensor/Transducer Percepatan (Accelerometer) 8 4 .

Pertimbangan impedansi mekanis Getaran tidak diteruskan ke rumah mesin transduser perpindahan mengukur poros rotor Poros tak dapat dijangkau/bantalan kaku transduser kecepatan dan percepatan pd casing Sistem bantalan/poros antara kaku dan fleksibel transduser absolut dan relatif keduanya dpt dipakai 10 5 . Tentukan parameter Kelonggaran /perpindahan relatif perpindahan transduser 2.Kalibrasi Accelerometer 9 Pemilihan Transduser 1.

d. mis. Sudu turbin dan gearbox Umur transduser panjang Untuk T tinggi.Pemilihan Transduser (2) 3. Pertimbangan frekuensi Bila frekuensi > 1000 Hz accelerometer Bila 10 Hz < frekuensi < 1000 Hz transduser kecepatan atau percepatan dapat dipakai Secara Umum: – Transduser kecepatan jika: Tingkat getaran keseluruhan (bukan komponen) yg diukur utk mendeteksi cacat Transduser dipegang tangan dalam pengukuran Analisis mesin kecepatan rendah 11 Pemilihan Transduser (2) Secara Umum: – Accelerometer jika: Analisis getaran frekuensi tinggi ( > 1000 Hz). 1200C 12 6 . ICP dg T kerja s.

Pedoman Pemasangan 13 Pedoman Pemasangan 14 7 .

15 Sensor & data akuisisi 16 8 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->