Anda di halaman 1dari 17

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

KOMUNKAS DAAM ORGANSAS



A. Hubungan Komunikasi
Organisasi adalah kelompok masyarakat yang saling bekerja sama untuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu,
dan komunikasi adalah perekat yang memungkinkan sekelompok masyarakattersebut secara bersama-sama
melakukan Iungsinya dengan baik.
Hubungan komunikasi yang terjalin antar manajer yang satu dengan yag lain, antara manajer dengan karyawan,
atau antara karyawan yang satu dengan karyawan yang lain, merupakan salah satu kunci keberhasilan manajer
dalam mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan.
1. Peran Manajer
Menurut Mintzberg, terdapat tiga peran manajer yang dapat diterapkan oleh seorang manajer dalam suatu
organisasi yaitu:
a. Peran antar pribadi
Seorang manajer dalam suatu organisasi harus dapat memerankan dirinya sebagai seorang tokoh Iigur, selain
berperan sebagai seorang tokoh Iigur seorang manajer juga harus mampu menampaikan pesan-pesan bisnis
dengan baik kepada para karyawan, sehingga pesan yag disampaikan tersebut eIektiI dan dapat dipahami dengan
baik pula.
b. Peran inIormasional
Peran inIormasional yaitu peran yang harus dilakukan manajer untuk mengawasi bawahan agar pekerjaan
mereka sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan sebelumnya. Selain itu peran manajer menyampaikan
inIormasi yaitu peran manajer untuk menyebarluaskan atau menyampaikan inIormasi secara menyeluruh kepada
para karyawanya agar mereka dapat memahami dengan baik berbagai kebijakan organisasi tersebut.
c. Peran keputusan
Seorang manajer harus dapat memerankan dirinya sebagai seorang wirausaha yang jujur, dinamis, ulet, kreatiI,
inovatiI, responsive, bertanggung jawab, berani mengambil resiko, dan berwawasan luas. Selain itu seorang
manajer harus dapat memerankan dirinya sebagai salah seorang yang memiliki kemampuan dalam mengatasi
berbagai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.

2. Kegiatan Pertukaran InIormasi
Secara umum komunikasi mempunyai dua Iungsi penting dalam organisasi: (1) komunikasi memungkinkan
orang untuk saling bertukar inIormasi;(2) komunikasi membantu menghubungkan sekelompok anggota dalam
organisasi yang terpisah dari anggota lainya.
Berikut ini adalah beberapa kegiatan organisasi yang berhubungan dengan pertukaran inIormasi.
a) Menetapkan tujuan
b) Membuat dan melaksanakan keputusan
c) Mengukur prestasi kerja
d) Merekrut dan mengembangkan staI
e) Pelayanan pelanggan
I) Negosiasi dengan pemasok

g) Memproduksi produk
h) Berinteraksi dengan peraturan yang ada.

B. Pola Komunikasi
Meskipun semua organisasi harus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dalam mencapai tujuan, perlu
diketahui bahwa pendekatan yang dipakai antar satu organisasi dengan organisasi yang lain dapat bervariasi atau
berbeda-beda. Secara umum, pola komunikasi dapat dibedakan menjadi saluran komunikasi Iormal (Iormal
communications channel) dan saluran komunikasi nonIormal (inIormal communications channel).
1. Saluran Komunikasi Formal
Dalam kaitanya dengan proses penyampaian inIormasi dari manajer kepada bawahan ataupun dari manajer ke
karyawan, pola transIormasi inIormasinya dapat berbentuk komunikasi dari atas ke bawah (top down atau
downward communications), komunikasi dari bawah ke atas (bottom up atau upward communications),
komunikasi horizontal (horizontal communications), dan komunikasi diagonal (diagonal communications),
selain itu akan dibahas mengenai keterbatasan komunikasi Iormal.

2. Saluran Komunikasi InIormal
Dalam jaringan komunikasi inIormal, oaring-orang yang ada dalam suatu organisasi, tanpa memperdulikan
jenjang hierarki, pangkat dan kedudukan/jabatan, dapat berkomunikasi secara luas. Meskipun ha-hal yang
mereka perbincangkan biasanya bersiIat umum.banyak orang yang lebih percaya desas desus atau rumor yang
didapat dari komunikasi inIormal sebagai sumber inIormasi dalam suatu organisasi.kadang kala mereka tidak
lagi menaruh kepercayaan terhadap inIormasi yang berasal dari para manajer suatu organisasi.

C. Cara mengelola InIormasi
Ada dua hal yang yang perlu diperhatikan dalam mengelola komunikasi, pertama: bagaimana menangani pesan-
pesan yang bersiIat rutin; kedua: bagaimana menangani krisis komunikasi.penjelasanya berikut ini:
1. Penanganan Pesan-Pesan Rutin
Untuk dapat memaksimumkan manIaat dan meminimkan biaya, seorang manajer perlu memperhatikan berbagai
hal berikut:
a. Mengurangi jumlah pesan
Dalam hal ini, seoarang manajer suatu organisasi perlu menentukan skala prioritas pesan. Dalam suatu
organisasi, mungkin terdapat jumlah memo yang berlebihan dan tidak berguna, dan juga banyak
pertemuan/rapat yang sia-sia, membuang waktu dengan percuma, dan tiada hasil yang berarti. Jenis-jenis
komunikasi tersebut perlu dievaluasi dan memperoleh perhatian yang seksama.
b. Instruksi yang jelas
Manajer yang sekaligus sebagai komunikator juga perlu selalu mencari kejelasan suatu pesan, karena kebutuhan
perusahaan yang harus berkembang secara dinamis mempengaruhi arti setiap pesan. Disamping itu, manajer
juga seharusnya tetap berkomunikasi dengan staInya secara keseluruhan, untuk menjaga hubungan dengan
anggota staI, dan untuk memberikan umpan balik (Ieedback) terhadap perkembangan suatu pesan.
c. Mendelegasikan Tanggung Jawab
Hal ini penting karena seorang manajer harus mendelegasikan beberapa pekerjaan komunikasi kepada orang

lain. Seorang manajer yang bersikeras untuk mengerjakan ulang setiap pesan dengan gayanya sendiri tentu akan
merepotkan semua pihak dalam suatu organisasi.
d. Melatih Petugas
Suatu organisasi dianjurkan untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan berkomunikasi bagi orang-orang
yang pekerjaan/tugasnya berhubungan erat dengan masalah komunikasi. Pelatihan ini paling tidak mencakup
preIerensi gaya organisasi dan IalsaIah-IalsaIah komunikasi.

2. Penanganan Krisis Komunikasi
Cara penanganan krisis komunikasi disuatu perusahan akan berbeda dengan perusahaan yang lain.namun yang
jelas, munculnya krisis dalam suatu perusahaan dapat mempunyai pengaruh terhadap masa depan produk
maupun reputasi perusahaan bersangkutan. Dalam kaitanya dengan krisis komunikasi tersebut, ada dua IalsaIah
dalam komunikasi yaitu:(1) bersikap diam, tidak mengatakan sesuatu atau;(2) katakan apa yang terjadi dan
segera. Kedua pendekatan tersebut ternyata dapat diaplikasikan dalam situasi nyata dan berhasil.
Beberapa ahli hubungan masyarakat menyarankan agar perusahaan menangkis rumor yang beredar dalam
masyarakat dengan cara menjelaskan apa yang menjadi masalahnya secara terbuka tanpa ditutup-tutupi kepada
publik dan para karyawannya. Pada saat yang sama perusahaan harus mencari sumber masalahnya dan berusaha
mengendalikanya.
Dalam situasi krisis komunikasi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
1) Siapkan tim yang terampil/cekatan dalam penanganan krisis.
2) Usahakan agar manajemen puncak segera bertindak pada saat krisis terjadi.
3) Ciptakan sebuah pusat inIormasi sebagai representasi perusahaan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan
elektronik komunikasi.
4) Ceritakan suatu kejadian secara menyeluruh, terbuka, dan jujur. Jika memang ada yang salah, segera mohon
maaI.
5) Tunjukan keseriusan perusahaan, bukan hanya dalam pertanyaan tetapi juga dalam tindakan nyata.

D. Meningkatkan keterampilan komunikasi
Komunikasi merupakan suatu keterkaitan antara individu-individu dengan organisasi. Kemampuan untuk
memahami apa yang sedang terjadi sangat bergantung pada kepekaan seseorang sebagai komunikator.
Keterampilan dalam berkomunikasi akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan anda dalam dunia bisnis.
Beberapa keterampilan khusus yang diperlukan dalam komunikasi bisnis adalah:
a. Membaca
b. Mendengarkan
c. Membuat percakapan menarik
d. Melakukan wawancara
e. Berdiskusi dengan kelompok-kelompok kecil
I. Menulis surat, memo, dan laporan

!NULISAN !SAN-!SAN !RSUASIF



PENULISAN PESAN-PESAN PERSUASIF

A. PERENCANAAN PESAN-PESAN PERSUASIF
PersuasiI merupakan suatu usaha mengubah sikap, kepercayaan atau tindakan audiens untuk mencapai suatu
tujuan. Secara sederhana, persuasive yang eIektiI adalah kemampuan untuk menyampaikan suatu pesan dengan
cara yang membuat audiens (pembaca atau pendengar) merasa mempunyai pilihan dan membuatnya mereka
setuju.
Didalam suatu organisasi, pesan-pesan persuasive dimaksudkan untuk menjual ide/gagasan kepada orang lain,
memberi saran agar prosedur operasional lebih eIisien, mengumpulkan suatu dukungan untuk kegiatan tertentu,
dan untuk meminta bantuan dana bagi pembiayaan suatu proyek tertentu.
1. Analisis Audiens
Penyampaian pesan-pesan persuasive yang terbaik adalah dengan menghubungkan suatu pesan dengan minat
dan hasrat audiens.
2. Pertimbangan Perbedaan Budaya
Pemahaman terhadap perbedaan budaya yang ada bukan saja akan membantu Anda dalam memuaskan
kebutuhan audiens, tetapi juga akan membantu bagaimana mereka memandang Anda. Cara memberikan
persuasi untuk budaya yang berbeda akan berbeda pula.
3. Memilih Pendekatan Organisasi
Dalam hal ini Anda dapat menggunakan pendekatan tak langsung (indirect approach) dalam menyampaikan
pesan-pesan persuasive. Akan tetapi, jika audiens obyektiI atau jika tahu bahwa mereka lebih suka mendengar
pesan-pesan disampaikan secara segera, pendekatan organisasional yang tepat adalah pendekatan langsung
(direct approach).

B. MENGEMBANGKAN PESAN-PESAN PERSUASIF
1. Menetapkan Kredibilitas
Kredibilitas Anda ditentukan oleh sejauh mana tingkat kepercayaan dan keandalan Anda. Kalau kredibillitas
Anda di hadapan audiens diragukan, mereka akan cenderung skeptis dan tidak akan menerima begitu saja setiap
apa yang Anda sampaikan. Salah satu cara untuk meumbuhkan kredibilitas adalah melalui Iakta. Semua
dokumen, statistic, jaminan dan hasil riset merupakan bukti obyektiI yang dapat mendukung kredibilitas Anda.
2. Kerangka Argumentasi
Ketika telah cukup mengumpulkan berbagai Iakta, buti, dan temuan lainnya, Anda telah siap membuat kerangka
argumentasi. Kebanyakan pesan-pesan persuasive mengikuti rencana organisasional AIDA(Attention, interest,
Disire, and Action).
3. Memilih data Pemikat
Kebanyakan pesan-pesan persuasive menggunakan daya pemikat dengan logika (logical appeals) dan daya
pemikat yang emosional (emotional appeals) untukm melakukan persuasi audiens.
Keseimbangan keduanya tergantung pada empat Iaktor penting, yaitu:
1) Tindakan yang Anda harapkan

2) Harapan audiens Anda


3) Tingkat resistensi yang harus anda hadapi
4) Seberapa jauh Anda dapat menjual ide

a. Pemikat Emosional
Untuk melakukan persuasi terhadap audiens, dapat memanIaatkan emosi yang dilandasi dengan suatu
argumentasi atau dalam bentuk simpati kepada audiens selama pemikat emosional tersebut sangat kuat.

b. Pemikat Logika
Ketika memikat logika audiens, gunakanlah salah satu alasan sebagai berikut :
Analogi
Adalah menggunakan suatu alasan dari bukti-bukti spesiIik menuju bukti-bukti spesiIik pula.
Induksi
Adalah memberikan alasan dari bukti-ukti spesiIik menuju kesimpulan umum.
Deduksi
Adalah pemberian alasan dari yang brsiIat umum untuk kesimpulan yang spesiIik.
c. Pertimbangan Etika
Dalam pemhaman yang positiI, persuasi dapat digunakan untuk mempengaruhi audiens dengan memberikan
inIormasi dan menambah pengalaman meraka dalam berbagai hal. Tunjukan suatu perkatian kepada audiens
dengan mengadopsi sikap audiens dengan perhatian yang jujur untuk dapat memenuhi kebutuhan dan minat
mereka.

C. Menulis Permintaan PersuasiI
1. Permintaan PersuasiI untuk Tindakan
Mulailah dengan kalimat yang mampu mengundang perhatian pembaca yang menunjukkan bahwa anda
mengetahui sesuatu yang sangat diharapkan pembaca. Bahkan pesan persuasive yang siIatnya memuji atau
menyanjung tentang pembaca juga dapat dibenarkan. Pertengahan, gunakan kalimat yang mampu menarik minat
dan harapan pembaca. Akhiri tulisan anda dengan suatu permintaan atau permohonan tindakan spesiIik.
2. Permintaan dan Pengaduan PersuasiI untuk Penyesuaian
Kebanyakan surat pengaduan (claim letters) dimulai dengan pernyataan pesan-pesan rutin. Namun demikian,
anda juga menulis surat pengaduan persuasive dengan menambahkan bukti tambahan dan menggunakan teknik
yang lebih menarik perhatian pembaca.

D. Penulisan Pesan-Pesan Penjualan dan Permohonan Dana
Ada dua jenis pesan-pesan persuasive, yaitu surat penjualan (sales letters) dan surat permohonan bantuan dana
(Iundraising letters). Kedua pesan tersebut memiliki perbedaan yaitu pesan-pesan penjualan biasanya dikirim
oleh organisasi yang berorientasi pada laba untuk melakukan persuasi kepada pembaca agar mengeluarkan
sejumlah uang atas produk mereka sendiri. Dilain pihak, pesan-pesan permohonan bantuan dana biasanya
dikirim oleh organisasi nirlaba untuk melakukan persuasi kepada pembaca agar memberikan bantuan dana atau
lainnya kepada pihak lain. Persamaannya, keduanya bersaing untuk bisnis dan kepentingan publik. Keduanya

juga berusaha melakukan persuasi kepada pembaca untuk mengeluarkan uang atau waktu untuk menghasilkan
suatu nilai tertentu yang ditawarkan.
1. Perencanan Pesan-Pesan Penjualan
Salah satu tujuan ketika merencanakan pesan-pesan penjualan adalah untuk memperoleh pemahaman secara
menyeluruh tentang produk anda. Dalam penyampaian pesan persuasive, mulailah dengan melakukan analisis
audiens dan memIokuskan pada bagaimana kebutuhan, minat, dan emosianal mereka.
Langkah selajutnya adalah memilih poin penjualan produk atau manIaat yang paling menarik bagi audiens.
Ketika melakukan komposisi pesan-pesan persuasive, Iokuskan pada poin penjualan produk yang mampu
menjadi daya pikat bagi audiens.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikan pesan-pesan penjualan, diantaranya melalui
brosur, pengiriman surat, sample, kartu, telpon, surat elektronik dan iklan media masa dan elektronik.

2. Pengorganisasian dan Komposisi Pesan-Pesan Penjualan
a. Menarik Perhatian, dengan menggunakan kalimat tanya pada permulaan paragraph, dengan menekankan
contoh produk terbaru, memberikan ilustrasi, dan memberikan solusi dari suatu masalah.
b. Membangun Minat, dengan menekankan titik penjualan produk kepada audiens, dengan menempatkan titik
penjualan utama dalam paragraph awal.
c. Meningkatkan Hasrat, dengan mengungkapakan manIaat utama bagi pembaca dalam kata-kata atau gambar,
graIik atau bagan yang lebih menarik.
d. Memotivasi tindakan, dengan memilih media penyampaian surat penjualan kepada pembaca yang
memungkinkan mereka memberikan tanggapan atas surat tersebut.
3. Perencanaan Pesan-Pesan Permohonan Bantuan Dana
Ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan surat permohonan bantuan dana, yaitu:
a. Anda harus mampu menjelaskan kebutuhan secara spesiIik.
b. Tunjukkan kepada pembaca betapa pentingnya donasi yang anda sumbangkan kepada pihak lain.
c. Kemukakan secara jelas berapa jumlah donasi yang dibutuhkan.
d. Jelaskan manIaat atau kegunaan donasi yang diberikan kepada pembaca

!NULISAN !RMINTAAN !SAN-!SAN RUTIN DAN !OSITIF

A. Strategi penulisan untuk permintaan pesan-pesan dan pesan-pesan positiI
Pemesanan produk baru kepada suatu perusahaan, pengiriman produk kepada pelanggan, pemberitahuan
kebijakan bagi semua karyawan, pemberian penghargaan bagi karyawan yang loyal bagi perusahaan, atau
pemberian ucapan selamat kepada karyawan/pegawai yang berprestasi baik, merupakan kegiatan-kegiatan rutin
dalam dunia bisnis.

1. Strategi Permintaan Pesan-Pesan rutin
Pada umumnya, permintaan pesan-pesan rutin merupakan hal yang normal atau lazim dalam kegiatan bisnis.
Dengan menggunakan pendekatan langsung untuk permintaan pesan-pesan rutin, apa yang diminta pada bagian
awal/permulaan dalam menyampaikan pesan-pesan bisnis merupakan suatu hal yang perlu mendapat perhatian.


2. Strategi Penulisan Pesan-Pesan PositiI
Ketika sedang merespons secara positiI penyampaian pesan-pesan good news dan goodwill, seseorang dapat
menggunakan pendekatan langsung (direct approach). Hal itu dilakukan karena pembaca pada umumnya tertarik
atas apa yang ingin disampaikan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasan tambahan yang berkaitan dengan komponen penting dalam
penulisan pesan-pesan positiI.
a. Ide-ide pokok yang jelas
b. Penjelasan rinci
c. Penutup surat

B. PESAN-PESAN GOOD NEWS DAN GOODWIL
Pesan-pesan yang telah disampaikan kemungkinan akan berhasil jika pembaca memperoleh kesan-kesan yang
menyenangkan, atau paling tidak mereka dapat menerima pesan-pesan yang disampaikan dengan baik.
1. Good will tentang pekerjaan
Bagaimana medapatkan pelamar kerja yang cocok dan memilih orang-orang yang tepat untuk pengisian
lowongan kerja merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Oleh karena itu, suatu organisaisi yang membutuhkan
karyawan baru harus betul-betul melakukan proses seleksi dan rekrutmen secara tepat sesuai dengan yang
dikehendaki.
2. Good news tentang produk
Untuk menjaga para pelanggannya, perusahaan dapat mengembangkan strategi bisnisnya dengan penetapan
harga produk yang kompetitiI, produk yang berkualitas, pemilihan metode promosi yang tepat, dan pemilihan
saluran distribusi yang tepat pula.
3. Pesan-pesan Goodwill
Goodwill adalah suatu perasaan positiI yang dapat mendorong orang untuk menjaga hubungan bisnis. Pelaku
bisnis dapat mendorong hubungan baik dengan berbagai pihak, seperti pelanggan, pemasok atau pelaku bisnis
lainnya dengan penyampaian pesan-pesa secara bersahabat yang secara tak langgusng berkaitan dengan tujuan
bisnis.

C. MENULIS JAWABAN POSITIF
Banyak memo dan surat-surat bisnis ditulis untuk memberikan tanggapan atas suatu pesan maupun adanya
permintaan tertentu. Untuk memberikan jawaban atas berbagai permintaan inIormasi yang positiI tersebut, dapat
digunakan pendekatan langsung yang dimulai dengan pernyataan yang positiI dan menyenangkan, dan diakhiri
dengan pernyataan hormat atau penghargaan pada orang lain.
1. Surat konIirmasi pesan
Salah satu surat bisnis yang paling sederhana adalah membuat surat konIirmasi (conIirmation letter), yang
menjelaskan kepada pelanggan bahwa pesanan produknya telah diterima.
2. Menjawab permintaan inIormasi
Setiap permintaan itu penting, baik dari dalam maupun luar organisasi. Pendapat orang lain terhadap suatu
organisasi bisnis, produk, maupun departemen, akan dipengaruhi oleh bagaimana kesigapan anda dalam

menangani permintaan tersebut. Akan tetapi, memenuhi setiap permintaan pelanggan bukanlah pekerjaan yang
mudah.

a. menjawab permintaan dengan penjualan potensial
b. menjawab permintaan tanpa penjualan

D. MENANGANI PERMINTAAN KREDIT RUTIN
Suatu negara yang sedang berkembang seperti negara kita tidak dapat dilepaskan dari dana pinjaman alias kredit
dari berbagai lembaga donor internasional, seperti IMF, World Bank, ADB, mapun Islamic Development Bank
untuk melakukan pembangunan di berbagai bidang. Kredit pada dasarnya adalah bentuk kepercayaan yang
diberikan oleh suatu lembaga keuangan bank maupun nonbank kepada nasabah untuk berbagai kepentingan.
1. Persetujuan Kredit
Surat persetujuan kredit merupakan surat yang memberikan good news kepada pihak lain. Pembuka surat
persetujuan kredit berisi ide-ide pokok yang berkaitan dengan persetujuan pemberian kredit kepada nasabah
tersebut.
2. Memberikan ReIerensi Kredit
Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, sebagian besar permohonan kredit diperiksa secara elektronik
atau umumnya menggunakan program komputer secara online. Terminal komputer dihubungkan secara
langsung ke beberapa kantor cabang yang mereka miliki.

E. SURAT REKOMENDASI DAN PEMBERITAHUAN
Surat rekomendasi (reconedaion letters) bagi kalangan tertentu bukanlah hal yang baru, apalagi dalam dunia
bisnis. Bagi dunia bisnis, pemberian surat rekomendasi dilakukan oleh mereka yang memiliki posisi penting
suatu perusahaan.
Surat rekomendasi merupakan salah satu bentuk inIormasi positiI yang berkaitan erat dengan orang. Surat
rekomendasi memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
1. Nama lengkap (untuk keperluan melanjutkan studi atau mencari kerja)
2. Pekerjaan atau manIaat yang diharapkan pemohon
3. Penulis sedang menjawab suatu permohonan atau atas inisiatiI sendiri
4. Hakikat hubungan anatara penulis dan pemohon
5. Fakta-Iakta yang relevan dengan posisi/kedudukan yang dicari.
Surat rekomendasi biasanya bersiIat rahasia sehingga pemohon tidak diperkenankan melihat isi surat
rekomendasi tersebut.
!NULISAN DIRT R"UST

A. Pengorganisasian Direct Request
Direct request atau permintaan langsung sering diartikan kurang tepat sebagai bentuk permintaan barang dan
jasa secara langsung yang dilakukan dengan tatap muka (Iace-to-Iace). Ketika audiens mulai tertarik dengan apa
yang disampaikan atau paling tidak mau bekerja sama dengan komunikator, maka pesan-pesan bisnis sebaiknya
disampaikan melalui pendekatan langsung (direct approach). Cara yang baik untuk menyusun direct request

adalah menyatakan apa yang diinginkan pada kalimat pertama, kemudian diikuti penjelasannya.

1. Pembukaan
Aturan umum untuk bagian pertama dari direct request adalah menulis yang sekedar tidak dipahami. Tetapi juga
untuk menghindari kesalahpahaman. Oleh karena itu, pada kalimat permulaan harus menyatakan permintaan
secara lebih khusus yang memungkinkan pembaca dengan mudah dapat memahami maksud isi surat tersebut.
2. Penjelasan Rinci
Agar penjalasan terhadap hasil perkembangan kata-kata pembuka lebih lancar, perlu membuat kalimat pertama
dibagian tengah surat yang Anda buat dengan berorientasi pada pemberian manIaat bagi mereka. Pendekatan
lain yang mungkin dapat digunakan untuk bagian pertengahan adalah membuat serangkaian pertanyaan
terutama jika permintaan anda menyangkut perlengkapan yang sangat kompleks. Mungkin bertanya tentang
spesiIikasi secara teknis, dimensi, dan kegunaan suatu produk.
3. Penutup
Bagian penutup surat sebaiknya diisi dengan suatu permintaan beberapa tanggapan khusus, lengkap dengan
batas waktunya, dan ekpresi terhadap apresiasi ataupun pemberian goodwill. Untuk mempermudah pembaca,
cantumkan beberapa inIormasi penting seperti nomor telephone, jam kerja, dan petugas yang dapat dihubungi.

B. PERMINTAAN INFORMASI RUTIN
Dalam membuat surat permintaan rutin perlu diperhatikan tiga pertanyaan berikut ini : (1) apa yang ingin
diketahui; (2) mengapa hal tersebut perlu diketahui; (3) mengapa hal ini dapat membantu.
1. Permintaan di dalam Organisasi
Meskipun suatu permintaan dapat dilakukan secara lisan, beberapa pesan permintaan dapat dibuat lebih
permanent dalam bentuk tertulis, seperti memo. Memo dalam bentuk tertulis akan dapat menghemat waktu dan
membantu audiens mengetahui secara tepat apa yang diinginkan.
2. Permintaan Keluar Organisasi
Sebagai seorang pelaku bisnis proIessional tentunya Anda perlu berkomunikasi dengan para pelanggan,
pemasok (supplier), dan perusahaan lain untuk berbagai keperluan bisnis. Selain itu, banyak surat yang harus
dikirim ke luar organisasi (perusahaan) untuk memperoleh berbagai inIormasi penting, seperti inIormasi produk
baru, catalog buku-buku terbaru, keinginan untuk menjalin kerjasama bisnis, keinginan untuk berlangganan
koran, tabloid, atau majalah.

C. MENULIS DIRECT REQUEST UNTUK PENGADUAN
Istilah surat pengaduan (claim letter) dan surat penyesuaian (adjustment letter) yang berkaitan dengan
ketidakpuasan konsumen terhadap suatu produk atau jasa, bagi kebanyakan orang adalah kata-kata yang kurang
menyenangkan. Kedua istilah tersebut penting artinya bagi manajer suatu organisasi perusahaan khususnya
dalam kaitannya dengan indikasi bagaimana pelayanan (service) Anda terhadap konsumen. Dengan kata lain, Ia
berkaitan erat dalam masalah kepuasan konsumen (customer satiIications). Dalan surat direct request, Anda
mungkin dapat meminta salah satu dari berikut ini :
1) Pengembalian barang yang sudah dibeli dan meminta uang kembali seharga barang tersebut (reIund).
2) Meminta pengiriman barang yang baru sesuai yang dipesan.

3) Penggantian sebagian atau seluruh bagian yang rusak.


4) Perbaikan gratis.
5) Pengurangan harga karena produknya ada yang cacat atau rusak.
6) Pembatalan atas suatu pesanan produk.
7) Pembetulan atas kesalahan penagihan produk.
8) Koreksi atas kesalahan dalam nota pembayaran.
9) Penjelasan atas perubahan kebijakan atau prosedur.

Kebanyakan organisasi perusahaan yang progresiI ingin mengetahui apakah Anda merasa puas (satisIied) atau
tidak puas (dissatisIied) terhadap produk atau jasa (pelayanan) yang mereka berikan. Bila Anda mempuyai
keluhan terhadap suatu organisasi (misalnya, mengeluh terhadap pelayanan yang jelek), Anda mungkin dapat
menelephone atau mengunjungi organisasi yang bersangkutan untuk segara memecahkan masalah yang Anda
hadapi. Surat pengaduan yang bernada marah tentu menjadikan pembaca enggan untuk melakukan tindakan
koreksi. Oleh karena itu, dalam menulis surat pengaduan perlu diperhatikan beberapa hal ini :
1. Jelaskan masalah yang Anda hadapi secara rinci.
2. Lampirkan inIormasi pendukung seperti Iaktur pembelian.
3. Usahakan nada surat Anda tidak marah atau emosional.
4. Permintaan tindakan khusus.

D. SURAT UNDANGAN, PESANAN, DAN RESERVASI
Pada umumnya pendekatan yang digunakan dalam menyusun surat undangan, pesanan, dan reservasi adalah
pendekatan langsung (direct approach).
1. Surat Undangan
Penulisan surat undangan biasanya menggunakan pendekatan luangsung. Dalam hal ini, pendekatan langsung
mencangkup tiga komponen, yaitu ide pokok (main idea), penjelasan rinci (explanations), dan penutup (close
courtesy).
2. Surat Pesanan dan Reservasi
Ketika perusahaan Anda melakukan pemesanan (order) produk kepada perusahan lain, maka perusahaan
tersebut dapat menulis surat pesanan dengan menggunakan pendekatan langsung (direct approach). Surat
pesanan paling tidak mencakup tiga komponen penting yaitu : pernyataan rinci apa yang Anda pesan, metode
pengirimannya, dan cara pembayarannya.

E. PERMINTAAN KREDIT
Ada dua tahap yang perlu Anda perhatikan, yaitu : (1) mengisi Iormulir yang telah disediakan lembaga
perkreditan yang ada, (2) mengirimkan atau melampirkan berbagai data pendukung penting yang diperlukan
dalam proses memperoleh kredit tersebut.



!NULISAN BAD NS

A. STRATEGI PENGORGANISASIAN PESAN-PESAN BAD NEWS
Ketika memberikan tanggapan atas keluhan pelanggan mengomunikasikan permasalahan tentang pesanan, atau
memberitahukan perubahan kebijakan perusahaan yang dapat memperngaruhi citra organisasi bisnis secara
negatiI, ada tiga yang perlu diperhatikan yaitu; (1) Penyampaian bad-news, (2) Penerimaan pesan tersebut, (3)
Menjaga good will sebaik mungkin dengan audiens.
1. Menciptakan Audience-Centered Tone
Nada atau intonasi anda dalam menyampaikan Bad-News mampu memberikan kontribusi yang cukup penting
bagi eIektivitas penyampaian pesan-pesan bisnis.
2. Memilih Pendekatan Organisasional
Sebagaimana telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya, ada dua pendekatan organisasional yang dapat
diterapkan dalam menyampaikan pesan-pesan yang kurang menyenangkan bagi audiens (Bad-News), yaitu
Pendekatan Tak Langsung (Inderect Approach) dan Pendekatan Langsung (Direct Approach).

B. MENGKOMUNIKASIKAN INFORMASI DAN JAWABAN NEGATIF
Dalam dunia bisnis, seringkali memberikan jawaban langsung sebagai bentuk penolakan, atau ketidaksetujuan
terhadap sesuatu, menjadi hambatan dalam berkomunikasi.
1. Bad-News Tentang Produk
Ketika anda ingin menyampaikan Bad-News tentang produk, pertanyaannya adalah pendekatan mana yang akan
dipilih: Pendekatan langsung atau Pendekatan tak langsung.
2. Penolakan Kerja Sama
Apabila seseorang meminta inIormasi atau partisipasi dalam suatu kegiatan tertentu, sementara itu anda tidak
dapat memenuhi permintaan, anda dapat menggunakan pendekatan langsung atau tidak langsung.
3. Penolakan Undangan
Bila harus mengatakan 'Tidak atas suatu undangan teman bisnis, anda dapat menggunkan pendekatan
organisasional, pendekatan langsung dan pendekatan tak langsung.

C. PENYAMPAIAN BAD-NEWS KE PELANGGAN
Ketika anda ingin menyampaikan pesan Bad-News kepada penlanggan atau calon pelanggan anda, perlu
diperhatikan bagaimana menjaga pembaca anda tetap merasa baik dan dapat meneruskan hubungan bisnis di
kemudian hari.
1. Bad-News tentang Pesanan
Ada beberapa alasan mengapa perusahaan menyampaikan pesan-pesan bad-news tentan pesanan (orders). Bila
anda hanya memenuhi sebagian pesanan produk pelanggan anda dapat menggunakan pendekatan organisasional
tak langsung, yang isi paragraI pembukanya adalah good news bahwa sebagian produk pesanannya dapat
dipenuhi.
2. Penolakan Surat Pengaduan dan Keluhan
Dalam melakukan penolakan atas surat pengaduan (claim letters) yang diajukan oleh pelanggan, sebaiknya anda
perlu menghindari penggunaan bahasa yang mempunyai dampak negatiI bagi mereka.

3. Mengganti Produk
Seorang pelanggan dapat saja meminta atau rumusan suatu produk yang baru saja habis terjual atau produk yang
sudah tidak diproduksi lagi.
4. Tidak Memenuhi Pesanan
Kadang kala anda tidak dapat memenuhi pesanan baik sebagian maupun degan produk pengganti (inIillable
orders). Apabila hal ini terjadi, tugas anda adalah menyatakan secara tegas bahwa anda tidak dapat memenuhi
pesanan dari pelanggan anda.

D. BAD-NEWS TENTANG ORANG
Para manajer sering kali dihadapkan pada suatu keputusan yang tidak menguntungkan bila harus menyampaikan
bad-news kepada para karyawannya. Surat bagi calon manajer mungkin dapat ditulis dengan pendekatan
langsung
1. Penolakan menulis surat rekomendasi
2. Penolakan lamaran pekerjaan
3. Surat penolakan kredit

!NULISAN LA!ORAN SINGKAT

A. KARAKTERISTIK LAPORAN SINGKAT
Kebanyakan laporan singkat (short/brieI report) hanya mencakup materi pendukung yang relative sedikit bagi
pencapaian komunikasi yang eIektiI. Laporan singkat itu sendiri dapat berbentuk memo ataupun surat yang
terdiri atas satu atau dua halaman.
Laporan singkat mencakup beberapa elemen penting dalam suatu laporan Iormal, antara lain :
1. Gaya penulisan pribadi yang menggunakan gaya penulisan orang pertama atau kedua.
2. GraIik untuk lebih menekankan tulisan.
3. Judul dan sub-subjudul dalam tubuh laporan.
4. Format memo atau surat.

B. MEMBUAT LAPORAN BISNIS YANG BAIK
1. Akurat
Hal pertama yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis laporan bisnis adalah bagaimana mengatakan suatu
kebenaran. Beberapa hal berikut ini akan membantu mengatasi kemungkinan terjadinya distorsi :
a. Jelaskan Iakta atau peristiwa yang terjadi secara konkret.
b. Laporkan semua Iakta yang relevan.
c. Tempatkan Iakta yang ada dalam suatu perspektiI.
d. Berikan bukti-bukti terhadap kesimpulan yang Anda buat.
e. Sajikan hanya bukti yang valid dan mendukung kesimpulan Anda.
I. Jaga bias pribadi Anda dalam suatu laporan.
2. Keputusan yang Baik
Laporan bisnis yang dibuat tidak hanya digunakan pihak intern saja, tetapi juga pihak ekstern organisasi.

Pembaca akan merasa senang membaca suatu laporan yang mencakup lima hal berikut :
a. Adanya ide pokok pada permulaan suatu laporan.
b. Melihat Iakta-Iakta yang tersedia.
c. Menerima uraian atau cerita secara menyeluruh.
d. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
e. Mempelajari sesuatu yang dapat membuat pekerjaan atau tugas-tugas mereka menjadi lebih mudah.
3. Format, Gaya, dan Organisasi yang ResponsiI
Sebelum menulis, Anda harus memutuskan apakah akan menggunakan Iormat surat, memo, atau manuskrip;
apakah menggunakan gaya Iormal atau inIormal. Dalam hal ini, ajukan diri Anda sendiri pertanyaan berikut.
a. Siapa yang berinisiatiI yang membuat laporan?
b. Apakah subyek yang akan dimasukan ke dalam laporan?
c. Kapan suatu laporan dibuat?
d. Ke mana laporan akan dikirim?
e. Mengapa suatu laporan dibuat?
I. Bagaimana sikap pembaca?

C. PERENCANAAN LAPORAN SINGKAT
1. Penentuan Format dan Panjang Laporan
Umumnya, dalam berbicara Anda kurang memiliki Ileksibilitas terhadap Iormat dan panjangnya suatu laporan.
Pembaca sebaiknya tahu tujuan penulis laporan sehingga mereka dapat menentukan apa yang ingin mereka
ketahui, berkaitan dengan materi yang diajukan, dan Iormat penyajian seperti apa yang mereka inginkan.
Berdasarkan inIormasi ini, penulis dapat dengan mudah memilih Iormat laporan diantara empat pilihan berikut
ini.
a. Preprinted
Bentuk sebelum di cetak (preprinted) pada dasarnya digunakan untuk mengisi laporan yang kosong.
b. Surat
Format surat dapat digunakan untuk laporan yang jumlah halamannya lima atau kurang, dan ditujukan kepada
pihak luar organisasi.
c. Memo
Format yang paling umum untuk laporan singkat yang digunakan untuk kepentingan pihan intern organisasi.
Memo mencakup beberapa hal berikut : tanggal, kepada, dari, dan subyek.
d. Manuskrip
Laporan yang memiliki beberapa halaman sampai ratusan halaman memerlukan suatu pendekatan Iormal. Oleh
karena panjangnya, Iormat manuskrip memerlukan lebih benyak komponen lebih banyak komponen baik
sebelum teks maupun setelah teks.

D. PENENTUAN STRUKTUR DASAR
Ada tiga masalah yang muncul dalam menentukan struktur dasar, yaitu :
1. InIormasi apa yang seharusnya dimasukan? Apakah semua data atau ada data yang dieliminasi.
2. Pendekatan psikologis apa yang sesuai dengan pembaca tertentu? Apakah direct order atau indirect order.

3. Metode apa yang akan Anda gunakan agar materinya jelas dan meyakinkan? Menggunakan pengorganisasian
suatu topic atas dasar tingkat pentingnya, urutan, kronologis, lokasi, kategori ataukah mengorganisasikan suatu
ide menurut argument yang logis,

E. PENGORGANISASIAN LAPORAN SINGKAT
1. Pengorganisasian Memo dan Laporan InIormasional
Suatu laporan inIormational mempunyai tujuan dasar yaitu menjelaskan sesuatu dengan istilah yang jelas.
Dalam menulis laporan inIormational, tidak perlu khawatir terhadap reaksi pembaca. InIormasi harus disajikan
secara logis dan akurat, sehingga pembaca akan mengerti dengan tepat apa yang dimaksud dan dapat
menggunakan inIormasi dalam cara yang praktis.
a. Laporan Periodic (berkala)
Laporan periodic adalah suatu laporan internal yang menjelaskan apa yang terjadi dalam suatu departemen atau
divisi selama periode tertentu. Tujuannya adalah untuk memberikan suatu gambaran bagaimana sesuatu dapat
berjalan sehingga manajer dapat mengikuti perkembangan dan dapat melakukan koreksi bila perlu. Kebanyakan
laporan disusun berdasarkan urutan : (1) Peninjauan atas tanggung jawab rutin; (2) Diskusi/pembahasan proyek
khusus; (3) Rencana periode yang akan datang; (4) Analisis masalah/problem.
b. Laporan AktiIitas Personal (Individu)
Suatu laporan aktivitas personal berisi suatu deskripsi individual terhadap apa yang terjadi selama suatu
konverensi, konvesi, atau dalam perjalanan. Laporan ini dimaksudkan untuk menginIormasikan kepada
manajemen terhadap setiap inIormasi yang penting. Biasanya ditulis dengan Iormat memo, disusun secara
kronologis atau atas dasar topic-topik yang menggambarkan minat pembaca.
2. Pengorganisasian Laporan analitikal
Laporan analitikal dirancang untuk melakukan persuasi kepada pembaca agar dapat menerima suatu kesimpulan
atau rekomendasi. Umumnya ditulis untuk memberikan tanggapan terhadap munculnya kondisi-kondisi tertentu
yang terjadi dalam suatu organisasi.
a. Laporan JustiIikasi, adalah usulan intern yang digunakan untuk melakukan persuasi kepada manajemen
puncak untuk menyetujui suatu investasi atau proyek tertentu.
b. Usulan Bisnis Baru dan di Luar Klien, usulan untuk pihak luar klien dimaksudkan untuk memperoleh produk,
atau proyek yang diterima oleh bisnis atau pemerintah diluar klien. Pendekatan yang digunakan adalah
pendekatan langsung,pengorganisasiannya melalui pernyataan masalah diikuti dengan pemecahan masalah.
c. Laporan Troubleshooting, suatu laporan troubleshooting adalah dokumen yang berorientasi kepada keputusan
yang disusun untuk kepentingan manajemen puncak.

TEKNOLOGI CD-ROM DAN DVD-ROM DALAM KOMUNIKASI BISNIS

A. Teknologi InIormasi, CD-ROM, dan DVD-ROM
Kehadiran teknologi inIormasi (TI) mempunyai eIek hampir ke siap kehidupan manusia. Teknologi inIormasi
sendiri adalah suatu prodak yang tidak berwujud (intangible product). TI tidak dapat disentuh, dicium, atau
dirasa, tetapi dapat dilihat keberadaannya dalam dunia nyata.
Teknologi inIormasi yang mengalami perkembangan luar biasa saat ini adalah munculnya produk cakram optic

(optical disc) dalam Iormat DVD-ROM. Meskipun relative baru, teknologi DVD-ROM memiliki daya tarik
yang mempesona karena daya simpannya yang luar biasa, kemampuannya dalam hal pemindahan data, dan
kapasitas memori yang tersedia.

B. Pengertian CD-ROM, dan DVD-ROM
Secara Iisik, CD-ROM, CD-RW, DVD-RW, dan DVD-RW, sama dengan CD yang telah menjadi standar dalam
dunia industri musik. CD merupakan disket optic yang dapat mencatat dan menyimpan data secara digital. Data
yang dapat disimpan bermacam-macam baik teks, Ioto, audio, graIik, video, dan soItware. Sebuah CD-ROM
dapat menyimpan 650 MB inIormasi atau sekitar 1500 Iloppy disk high density (HD) atau 250.000 halaman
teks. PemanIaatan CD-ROM secara ekonomis lebih eIisien daripada disket, selain itu juga lebih awet dan tidak
mudah rusak dibandingkan disket. Selain mempunyai kelebihan CD-ROM juga mempunyai keterbatasan seperti
pemakai CD-ROM hanya bisa membaca inIormasi dan tidak dapat melakukan revisi atau mengedit.
Bagaimana dengan DVD-ROM? Meskipun secara Iisik sama dengan CD-ROM, perbedaan yang paling
mencolok adalah kapasitas simpan DVD-ROM yang mencapai 4,7 GB atau 47000 MB. DVD memiliki
beberapa macam Iormat Iisik, antara lain DVD-ROM, DVD-R, DVD-RW, DVDR, DVDRW, dan DVD-
RAM. DVD-ROM hanya dapat dibaca saja tanpa penambahan atau pengurangan. DVD-R dapat dipergunakan
untuk menulis sekali saja. DVD-RW dapat digunakan untuk menulis dan menghapus lebih dari satu kali proses.
Orang sering mengaitkan CD-ROM atau DVD-ROM dengan hiburan (entertainment) dan pendidikan
(education). Namun secara umum CD-ROM dapat dipandang tidak hanya dari sisi hiburan dan pendidikan tetapi
juga dari sisi bisnis.

C. ManIaat teknologi CD-ROM/DVD-ROM
Kapasitas penyimpanan data CD-ROM/DVD-ROM yang relative sangat besar ini memberikan manIaat yang
luar biasa bagi dunia pendidikan dan dunia bisnis.
1. Dunia Pendidikan
Bagi dunia pendidikan, kehadiran CD-ROM dan DVD-ROM memberikan manIaat yang sangat besar bagi
siswa, mahasiswa, maupun para pengajar pada semua level. Pada perpustakaan dapat digunakan untuk
menyimpan dan memanggil sejumlah besar reIerensi buku-buku, surat kabar, majalah, ensiklopedia, direktori
nomor telepon, direktori perusahaan, jurnal, artikel, atau abstrak disertasi.
Di Negara-negara yang sudah maju, proses belajar-mengajar dan pelatihan kepada para mahasiswa sudah
memanIaatkan CD-ROM dan DVD-ROM. Para mahasiswa dapat mengakses berbagai inIormasi penting tentang
proIil suatu perguruan tinggi, mulai sejarah berdirinya suatu perguruan tinggi sampai kegiatan akademik,riset
dan pengabdian masyarakat semua dapat diakses dengan sangat mudah.
Beberapa buku ensiklopedia ternama seperti Grolier, Britannica, Webster, Compton dan inIopedia telah
disajikan dalam Iormat CD-ROM. Berbagai inIormasi yang dibutuhkan para penggunanya tersedia dalam buku
ensiklopedia itu.
2. Dunia Bisnis
Bagi dunia bisnis, keberadaan CD-ROM dan DVD-ROM dapat digunakan sebagai sarana untuk
memperkenalkan produk-produk baru, melatih pegawai agar dapat menguasai pekerjaan mereka, atau
mempermudah akses data dalam berbagai bidang bagi penggunanya.

Beberapa media masa dan media elektronik seperti USA Today (Koran), PC Magazine (majalah), CNN
(televise), dan Time (majalah) juga sudah menyajikan inIormasi dalam Iormat CD-ROM yang dengan mudah
dapat dimanIaatkan untuk berbagai kepentingan oleh pelanggannya.

D. CD-ROM dan DVD-ROM Hardware
Drive CD-ROM adalah periIeral computer yang harus dihubungkan dengan CPU, dan hal tersebut juga berlaku
pada DVD-ROM dimana untuk membuatnya berIungsi harus memerlukan alat lain yaitu drive DVD-ROM dan
soItware-nya. Drive CD-ROM/DVD-ROM yang tersedia di pasaran memiliki kecepatan yang cukup bervariasi,
mulai dari 4x, 8x, 16x, 24x, 48x sampai 52x speed (kecepatan bacanya). Semakin besar speednya, inIormasi
yang diperlukan akan lebih cepat muncul di layar monitor dibandingkan dengan speed yang rendah. Beberapa
perusahaan yang memproduksi optic digital ( CD-ROM dan DVD-ROM) antara lain Sony, Philip, Samsung,
NEC, LG, LiteOn, Panasonic, Pioneer, BenQ dan ASUS.

E. CD-ROM dan DVD-ROM SOFTWARE
Ada berbagai macam soItware yang telah memasuki pasaran diantaranya adalah soItware untuk games, musik,
Iilm, kamus, internet, majalah, jurnal, televisi, dan lain sebagainya. Disamping produsen soItware dan hardware,
banyak perusahaan memperoleh keuntungan dari kehadiran teknologi CD-ROM saat ini. Mereka memanIaatkan
teknologi tersebut sebagai alat untuk melakukan transIormasi, mencari inIormasi, memperkenalkan produk, dan
memberikan pelatihan kepada pegawai mereka agar mereka menguasai pekerjaan mereka. Para produsen
soItware CD-ROM biasanya menawarkan sebuah versi uji coba dengan harga yang lebih murah, bahkan
kadang-kadang memberikan sebuah CD-ROM secara gratis bagi konsumen yang membeli suatu program
tertentu. Seperti yang dilakukan majalah Windows dan PC yaitu dengan memberikan sebuah CD-ROM gratis
bagi konsumen yang berlangganan majalah mereka.

F. Aplikasi CD-ROM dan DVD-ROM Dalam Bisnis
Dalam dunia bisnis, munculnya CD-ROM di pasar akan dapat membuat kegiatan bisnis menjadi lebih produktiI,
lebih menarik, dan lebih eIisien karena beberapa alasan berikut :
a. Kemampuan CD-ROM dalam menyimpan inIormasi dalam jumlah besar.
b. Tingkat keluwesan CD-ROM dalam mendapatkan inIormasi.
c. CD-ROM secara ekonomis lebih murah daripada Iloppy disk.
d. Dengan menggabungkan multimedia, CD-ROM telah memainkan peranan yang penting dalam proyek-proyek
pelatihan.
e. Munculnya teknologi CD-ROM di pasar telah memotivasi produsen soItware dan hardware untuk
mengembangkan dan meningkatkan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen.
I. Multimedia pelatihan dalam Iormat CD-ROM akan lebih mudah, lebih murah dan lebih luwes disesuaikan
waktunya.

Pada awalnya, para pemakai CD-ROM berorientasi pada inIormasi bisnis, seperti penerbit, produsen soItware
dan hardware, para pemakai di sector pemerintah, perbankan, dan organisasi jasa lainnya. Mereka memerlukan
CDROM karena daya simpannya yang sangat besar dengan waktu yang relative singkat dan lebih ekonomis.

Ada beberapa program aplikasi yang dapat digunakan untuk menjalankan CD-ROM dan DVD-ROM, antara lain
: WinAmp, Windows Media Player, Jet Audio, Nero MP3 Player, WinDVD, Power DVD pro, Ulead DVD
Player, Nero DVD Speed, dan lain-lain.

G. CD-ROM-Based Training Program
beberapa perusahaan telah mencoba menggabungkan multimedia seperti TV, overhead projector, kamera video,
speaker, dan pemutaran video dengan CD ROM sebagai suatu alat untuk memberikan pelatihan (training) bagi
para pegawai agar mereka dapat lebih menguasai pekerjaannya.