Anda di halaman 1dari 6

Doa sebelum pemberitaan Firman : Ya Tuhan, kini kami telah menyediakan hati, pikiran dari diri kami seutuhnya

a untuk menerima kehadiranMu yang penuh kasih karunia. Curahkanlah pada kami saat ini Roh Kudus, agar pertemuan ini menjadi bermakna bagi pengembangan kehidupan kami dalam Iman percaya kami kepadaMu. Berfirmanlah Ya Tuhan karena kami anak anakMU telah siap mendengar. Amin. Bertanggung jawab atas tindakan sendiri Adalah thema pemberitaan firman untuk kita malam ini. ( Bacaan : Ayub 4 : 12 sd Ayub 5 : 7 ) Melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya ( Ayub 5 ay 7 a ) ( Thema yang dipilih sebagai pokok bahasan kita malam ini ) I. Pengenalan Konteks dan latar belakang Bapak Ibu Jemaat yang diberkati Tuhan. ( Diawali dengan pertanyaan apakah diantara Bapak atau jemaat laki laki yang hadir ada yang bernama Ayub) . Ayub adalah tokoh sentral (utama) yang di kisahkan dalam Kitab Ayub. Tokoh Ayub adalah seorang laki laki bertempat tinggal di Tanah Us, daerah yang dekat dengan tanah Arab, dia saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Dia juga kaya dan dikaruniai 7 orang anak laki laki dan 3 orang perempuan. Dia juga seorang ayah yang bertanggungjawab. Hal ini bisa kita lihat dari kebiasaan Ayub menasehati anak anaknya setelah mengadakan pesta dan selaluberdoa untuk pengampunan dari Allah sekiranya anak anaknya telah berbuat dosa. Semua gambaran tentang Ayub akan lebih jelas bagi kita kalau kita membaca Kitab Ayub secara lengkap dari Pasal 1 sd 42, yang antara lain secara garis besar kita bisa lihat sebagai berikut. 1. Ayub Diijinkan oleh Allah untuk mendapat pencobaan a. Ayub kehilangan Kekayaan dan anak anaknya ps1 : 6 sd 22 b. Iblis menyerang kesehatan Ayub ( Ps 2 :1-8) c. Isteri Ayub ikut memberi nasehat dengan melihat penderitaan yang dialami supaya meninggalkan kesalehannya dan mengutuki Allah ( Ps 2 : 9-10 ) 2. Pasal pasal selanjutnya berisi kisah hari hari Ayub dalam penderitaan dan pergumulan Iman serta terlibat dialog dan percakapan rohani dengan Allah. 3. Sahabat sahabat Ayub; Elifar, Bildad dan Zofar datang menghibur Ayub dan memberi nasehat atas penderitaan yang dialami Ayub. ( Ps 1: 9-10) dan pasal pasal berikutnya. 4. Ayub mendapat penasehat baru Elihu yang walaupun mempunyai usia lebih muda tapi mempunyai wawasan yang lebih luas dan bisa melihat penderitaan Ayub lebih jernih serta dapat menguatkan iman Ayub. ( ps 32 37 ) 5. Jawaban Tuhan terhadap kebimbangan Iman Ayub ( Ps 38 42 ) a. Tuhan menjawab keluh kesah dan kegamangan Iman Ayub dengan menegur ketiga teman Ayub

b. Ayub tetap dalam kerendahan hati walaupun mendapatkan pengalaman Iman dan dapat pelajaran yang luar biasa tentang jalan jalan Tuhan c. Tuhan menghukum ke tiga sahabat Ayub karena memberi nasehat teologi yang salah kepada Ayub. d. Ayub tetap dengan rendah hati dan berdoa untuk sahabatnya dan Akhirnya Tuhan memulihkan keadaan Ayub serta memberi berkat 2 kali lipat dari Harta sebelumnya. ( anak diberi 7 anak laki laki dan 3 anak perempuan sepertisebelum pencabaan datang tapi tidak disinggung tentang keberadaan Isteri tapi saya yakin tetap satu ) . II. Penggalian Makna Theologis teks Bacaan Bapak Ibu anggota Jemaat yang diberkati Tuhan Pembacaan kita malam ini adalah merupakan bagian dari Kitab Ayub yang merupakan saat perenungan dari Ayub setelah mendapat nasehat dari sahabatnya Elifas orang Teman dan sekaligus kisah pengalaman Iman Ayub yang dicobai Iblis secara langsung. Pesan dari Elifas adalah bahwa Ayub harus beriman teguh atas kata kata yang sering disampaikan pada orang orang selama dalam hidupnya saat dia masih sehat. Pembacaan kita dari ps 4 : 12 sd Ps 5 : 7 menggambarkan bagaimana hati Ayub gelisah setelah mendengar perkataan temannya Elifas. Dia menyadari bahwa perkataan Elifas ada benarnya yaitu bahwa ia harus tetap beriman ( Ay 12-13). Kegelisahan Ayub di malam malam hari saat menjelang waktu tidurnya membuat ia berpikir hingga dia dapat merasakan bagaimana iblis berkuasa atas keadaannya ( Ayub 1:12). Ayub yang peka akan keadaan mendengar suara bisikan bisikan yang adalah godaan dari iblis akan iman percayanya.( Sifat iblis tidak akan berhenti sebelum korbannya tergeletak KO ) Iblis menggoda Ayub dengan mempertentangkan keadaan yang seharusnya dengan apa yang dialami Ayub sebagai Hamba Tuhan yang saleh dan jujur ( Ay 14-16). Godaan iblis kepadanya adalah hal yang mengganggu kedekatannya kepada Tuhan, yaitubahwa Tuhan telah melupakan orang orang yang dikasihinya sehingga tidak adalagi pemulihan bagi manusia.Iblis seolah olah mau mengatakan bahwa apa yang Ayub alami adalah karena Ayub bersalah dihadapan Tuhan ( Ay 17-21). Kematian yang tidak berhikmat akan menimpa Ayub, yaitu mati dengan perasaan bersalah, tidak tenang, tidak berdamai sejahtera ( Ay 21). Godaan iblis semakin kuat menyerang Ayub, Ayub dipertentangkan imannya bahwa Allah sudah jauh darinya ( Ps 5:1) Tetapi ternyata usaha iblis sia sia, keyakinan Akan Allah tetap kuat. Ia mengimani bahwa segala hal yang membuat sejahtera , itu karena kebodohan dan kebebalan diri sendiri ( Ps 5 : 3-5) Iman Ayub mengatakan bahwa bukan kehidupan yang mendatangkan penderitaan dan kesusahan, melainkan diri manusia itu sendiri. Dan dengan demikian sangatlah tepat pemberitaan firman untuk kita malam mengambil tema Bertanggungjawab atas tindakan sendiri . III.Relevansi dalam konteks kehidupan Orang percaya pada masa kini. Bapak Bapak anggota Jemaat yang diberkati Tuhan Sering menjadi pertanyaan bagi kita orang percaya, kenapa orang percaya yang takut akan Allah, orang yang jujur bisa menderita. Ada beberapa alasan menurut Alkitab manusia menderita.

1. Sebagai kelanjutan upah dosa kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa 2. Karena alasan yg sama dengan orang tidak percaya menderita akibat perbuatannya sendiri 3. Orang menderita karena hidup di dunia yang berdosa dan jahat 4. Orang menderita karena ulah iblis seperti dalam kisah pemberitaan mala mini pada Ayub 5. Sebagai pengikut Kristus ikut ambio bagian dalam penderitaan Yesus dalam karya penebusan dosa manusia 6. Allah memakai penderitaan manusia untuk merangsang pertumbuhan dan perubahan rohani manusia 7. Allah memakai penderitaan orang benar untuk membantu kepentingan kerajaannya dan rencana penebusannya. Contoh perlakuan sdr2 Yusuf yang akhirnya menghindari keturunan Yakub dari bencana kelaparan. Kita sebagai orang percaya selalu diperhadapkan dengan tantangan dan godaan dalam hidup. Iblis selalu berusaha dalam berbagai cara dan bentuk. Untuk itu kita harus selalu memperlengkapi diri dengan Iman yang kuat seperti yang di tunjukkan Ayub dalam kisah kisah yang kita baca dalam Kitab Ayub ini. Contoh dalam kehidupan Keluarga; hendaknya Ayah sebagai kepala keluarga mencontoh teladan yang diberikan oleh Ayub, menunjukkan sikap sebagai seorang laki laki dan sebagai seorang ayah mengambil inisiatif berusaha dengan sungguh sungguh untuk menghidupi keluarga dan menasehati dan berdoa untuk keluarga. Tidak mudah tergoda oleg Iblis yang pada saat sekarang dapat berupa berbagai bentuk. Apapun pergumulan yang ada dikeluarga jangan goyah dan meninggalkan Tuhan. Dalam hal yang prinsip tidak segan segan meluruskan kalau ada pemikiran yang keliru dari pasangan maupun anak anak. Isteri juga demikian hendaklah menyadari apa yang menjadi alasan Allah menciptakan Hawa sebagai penolong bagi Adam bukan sebagai perongrong. Demikian juga fungsi dan posisinya dalam hubungan sebagai isteri sehingga dapat memposisikan diri ketika suami menghadapi masalah atau persoalan jangan malah ikut mempersalahkan yang akan menjadi tambahan beban bagi suami. Dalam kehidupan persekutuan juga demikian hendaknya dapat melihat teladan yang diberikan Elihu yang memberi nasehat dan dukungan Iman dan doa ketika kita menjumpai jemaat yang sedang menghadapi masalah. Demikian juga ditempat kerjaan dan pergaulan sehari hari yang penuh dengan godaan iblis dalam wujud modern saat ini. Tawaran tawaran posisi atau jabatan atau silau atas kecantikan wanita untuk jadi isteri asal mau menyangkal Yesus. Terakhir kita harus belajar dari teladan yang ditunjukkan Ayub yang tetap dengan rendah hati menghadapi semua persoalan yang menimpa dan menerimanya sebagai suatu proses yang akan menguatkan Iman percaya kepada Allah sampai kepada akhirnya dipulihkan oleh Allah dan berdoa untuk sahabat sahabatnya walaupun telah memberi nasehat yang keliru atas persoalan yang dihadapi. Demikianlah pemberitaan firman untuk kita malam ini, terpujilah Kristus, Haleluya, Amin.

DOA SYAFAAT Terima kasih Tuhan kalau pada malam hari ini kami boleh diingatkan kembali melalui firman yang baru kami baca dan renungkan bersama sama, dimana kami sebagai Jemaat telah diingatkan akan teladan yang diberikan Ayub sebagai hamba Tuhan yang saleh dan jujur dan takut akan Tuhan yang selalu setia dan bertahan dalam Iman percaya walaupun menderita karena dicobai oleh iblis. Ajarlah kami supaya juga tetap setia dan berbakti kepada Tuhan walaupun diperhadapkan pada berbagai tekanan dan penderitaan dan pergumulan hidup se-hari-hari. Pada malam hari ini kami akan menaikkan Doa Syafaat kami pada Tuhan, tetapi sebelumnya Tuhan, kuduskan dan ampunilah akan segala dosa dan kesalahan kami sehingga kami layak menaikkan Doa doa kami ini. Bapa kami yang ada di sorga, kami berdoa untuk semua gereja Tuhan di muka bumi ini, teristimewa gereja kami GPIB Eben Haezer beserta semua Pelkes yang ada; Berkati dan lindungilah sehingga kami sebagai anak anak Tuhan dapat beribadah dengan baik. Berkati para pelayan Tuhan, para pendeta dan presbiter dalam semua pelayanannya, sehingga firman Tuhan dapat bertumbuh dan berbuah di tengah tengah jemaat. Berkati semua pengurus BPK, Komisi2 yang ada serta badan badan dan panitia yang dibentuk. Berkati semua pelayanan mereka sehingga Nama Tuhan dipermuliakan. Kami bersyukur atas campur tangan Tuhan dalam perjalanan Jemaat kami melalui proses perpindahan 3 sektor dari Jemaat Immanuel ke Jemaat Eben Haezer dimana berbagai rangkaian proses perpindahan tersebut telah dapat berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun. Kami berdoa untuk kelanjutan proses tersebut dalam pembinaan Jemaat kiranya dapat berlangsung sesuai tahapan yang sudah direncananakan Lengkapi kemampuan bagi Bapak Pendeta dan semua presbiter/ Jemaat yang terlibat dalam mengelola proses pengembangan gereja kami selanjutnya sehingga apa yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik, dan kiranya semua rencana tersebut benar benar ditujukan kepada pengembangan dan peningkatan pelayanan pada Jemaat dan lebih lebih ditujukan untuk kebesaran nama Tuhan. Kami juga berdoa bagi Bangsa dan Negara kami. Kami berdoa untuk semua pemimpin bangsa kami mulai dari pusat sampai daerah dan pelosok. Tuhan berkati mereka, beri akal budi hikmat yang dari padamu sehingga mereka dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kehendak Tuhan dan terlebih takut akan Tuhan. Kami juga berdoa untuk orang orang yang dalam kesusahan karena menderita sakit, kelaparan, korban banjir dan tanah longsor, gempa bumi dan kebakaran, kekeringan dan bencana alam lainnya. Tuhan lawat mereka dan memberi penghiburan sehingga mereka boleh percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka.

Secara Khusus kami berdoa untuk Jemaat yang saat ini dalam keadaan sakit dan kelemahan tubuh: ...................................................................................................... ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... Berkati usaha usaha perawatan yang dilakukan, berkati obat obat dan istirahat yang digunakan sehingga dapat segera memperoleh kesembuhan yang datangnya dari padamu, sehingga mereka dapat kembali bersama sama dengan kami untuk bersekutu. Tuhan yang maha kasih. Kami berdoa untuk tuan rumah disini ( Keluarga Bapak Samuel ), berkati mereka dalam seluruh aktivitas mereka. Berkati dan lindungi dalam semua rencana untuk kehidupan mereka selanjutnya. Kuatkan dalam semua pergumulan hidup yang mereka alami, buka jalan untuk mereka. Apapun yang diusahakan keluarga disini buat itu berhasil. Berkati Bapak rumah tangga dalam tugas pekerjaan dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarga . Berkati Ibu rumah tangga dalam menyediakan keperluan keluarga. Lindungi dalam semua kegiatannya sebagai ibu rumah tangga, sebagai pendamping suami, serta sebagai anggota masyarakat. Berkati juga anak anak yang Tuhan boleh karuniakan untuk keluarga disini. Berkati dalam pendidikan dan karir mereka, lindungi dan jaga mereka sehingga terhindar dari pergaulan yang tidak seturut dengan kehendak Tuhan. Kami juga berdoa untuk sdr2 kami yang menjadi tetangga dari keluarga disini, kiranya damai sejahtera yang dari padamu juga menyertai kehidupan keluarga2 tersebut sehingga tercipta suatu hubungan yang damai dan saling menghargai sesama warga disini. Bapa kami yang ada di Sorga. Kami Keluarga keluarga yang hadir saat ini, Tuhan berkati keluarga kami masing masing, lindungi kami serta bimbing kami sehingga menjadi keluarga yang takut akan Tuhan, yang hidup dengan penyertaan Roh kudus. Bapa kami yang ada di Sorga, Kami akan mengakhiri kebaktian kami malam ini, kiranya Tuhan menyertai kami dalam perjalanan pulang ketempat kami masing masing. Lindungi kami dalam perjalanan sehingga dapat tiba di rumah kami masing masing dengan tidak kurang sesuatu apapun dan dapat berkumpul kembali dengan semua anggota keluarga. Teman teman kami yang tidak bisa hadir bersekutu dengan kami malam ini Tuhan lawat mereka. Sekiranya itu karena adanya gangguan kesehatan, Tuhan sembuhkan. Tapi kalau itu karena sedang mengalami kebimbangan atau sedang dalam pergumulan, Tuhan lawat dan pulihkan mereka sehingga di hari hari yad dapat ikut bersekutu dengan kami. Juga Sdr2 kami yang tidak bisa hadir bersekutu oleh karena pekerjaan yang tidak bisa mereka tinggalkan beri mereka kekuatan sehingga dalam bekerja selalu mengandalkan Tuhan Tuhan maha kasih, Masih banyak pergumulan dan persoalan hidup yang kami hadapi yang ingin kami sampaikan pada Tuhan, namun kami percaya Tuhan akan menyempurnakan doa kami. Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa bersama sama:

Bapa kami yang ada di Sorga ........( Di akhiri Doxologi dan sambutan jemaat : AMEN, AMEN, AMEN ). Mazmur Pujian dari Mazmur 37 : 1-6 Puji-2an : 1. 2. 3. 4. 5. KJ KJ GB GB KMM 15 : 1,2 dan 3 415 : 1 dan 2 106 : 1,2 dan 3 54 : 1,2 dan 3 125 : 1,3 dan 4