KONSEP DASAR HAM

Standar Kompetensi: 3. Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)

Kompetensi Dasar :
3.1 Menganalisis upaya pemajuan,

Penghormatan , dan penegakan HAM
INDIKATOR : - Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM yang dilakukan pemerintah - Mengidentifikasi Dasar hukum dan instrumen HAM nasional MATERI : - Pengertian dan macam-macam HAM - Upaya pemerintah menegakan HAM - Instrumen atau dasar hukum yang mengatur HAM

Hasil Yang Diharapkan : -Siswa mampu mendeskripsikan pengertian dan macama-macam HAM -Siswa mampu menguraikan sejumlah nilai pancasila yang merupakan ciri khas manusia yang wajib dihormati. dijunjung tinggi dan dilindungi terkait dengan HAM -Siswa mampu menguraikan upaya pemerintah dalam pemajuan dan penegakan HAM di Indonesia -Siswa mampu mengidentifikasi dasar hukum yang mengatur HAM .

APA ITU HAM ? HAK  Sesuatu yang menjadi milik  Sesuatu yang benar ASASI  Hal yang amat mendasar  Tidak boleh tidak ada  Manusia yang hidup  Sejak dalam kandungan MANUSIA .

dijunjung tinggi dan dilindungi.HAK ASASI MANUSIA adalah : Sejumlah nilai yang merupakan ciri khas manusia yang wajib dihormati. .

LATAR BELAKANG SEJARAH LAHIRNYA HAM  Piagam Magna Charta Inggris 1215 M  Kekuasaan raja absolut  Merugikan rakyat banyak PENGUASA JANGAN SEWENANG WENANG .MENGAPA HAM PERLU ? 1.

sanksi yang diberikan juga bermacam-macam tergantung dari kesepakatan bersama. MENJADI PARAMETER PEMBANGUNAN INTERNASIONAL Sudah menjadi kesepakatan internasional bahwa negara yang mengabaikan HAM.2. apalagi melanggar HAM dikucilkan dari pergaulan Internasional. .

 DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA 10 DESEMBER 1948  Perang hanya menguntungkan segelintir pihak  Merugikan umat manusia JANGAN ADA PERANG YANG PUNYA KEKUATAN JANGAN SEWENANG WENANG WUJUDKAN PERDAMAIAN Prinsip HAM itu menjunjung tinggi Martabat Manusia (Human Dignity). agar tetap menjadi mahluk yang mulia .

3. sedang budaya dimasing-masing etnis di Indonesia sudah menjadikan HAM sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia yang berwujud kebiasaan. . SESUAI DENGAN NILAI AGAMA DAN BUDAYA BANGSA Intisari ajaran agama itu adalah kedamaian dan ketentraman. Pribahasa ataupun adat istiadat.

4. PEMERINTAH INDONESIA MENJADIKAN HAM SEBAGAI SALAH SATU PROGRAM NASIONAL DAN DIDUKUNG OLEH PERPU 5. HAM MENJADI KONTROL SOSIAL .

tanpa memandang latar belakang kehidupannya. HAM HAM itu tidak dapat diwakili. HAM melekat pada setiap manusia. HAKIKI UNIVERSAL TDK DAPAT DICABUT TDK DAPAT DIBAGI HAM itu berlaku umum Dalam keadaan bagaimanapun. setiap orang tetap ADA.APA KARAKTERISTIKNYA ? QODRAT HAM adalah anugerah dari Tuhan untuk setiap manusia agar hidupnya tetap terhormat. dialihkan ataupun dipisah-pisah .

terjamin keamanannya dan senantiasa dalam suasana damai. berkeluarga. berserikat. berkumpul. bergerak. mendapatkan pekerjaan. diharapkan juga merdeka dalam menjalani hidupnya.APA KANDUNGAN NILAINYA ? 1. KEMANUSIAAN/ PERDAMAIAN Manusia dalam menjalani kehidupannya juga mendambakan ketentraman. misalnya merdeka memilih negara. bebas dari rasa takut. . 2. dll. tempat tinggal. KEBEBASAN/ KEMERDEKAAN Manusia dilahirkan dalam keadaan merdeka. Demokrasi termasuk bagian dari nilai kebebasan.

tidak membedabedakan dengan alasan apapun.3. . tanpa diskriminasi serta mendapatkan kesempatan yang sama dalam menjalani kehidupannya adalah bagian dari nilai-nilai dasar HAM. KEADILAN/ KESEDERAJATAN/PERSAMAAN Diperlakukan secara wajar dan adil.

APA SAJA CAKUPANNYA ? 1. HAK ATAS PEMBANGUNAN (Generasi III)  Gabungan Generasi I dan II . HAK SIPIL DAN POLITIK (Generasi I)  Mengedepankan hak-hak individu  Dikembangkan di Amerika 2. HAK EKONOMI. SOSIAL DAN BUDAYA (Generasi II)  Mengedepankan hak-hak kolektif  Dikembangkan dinegara-negara Blok Timur 3.

Misalnya soal kebebasan/ kemerdekaan. Universalitas versus relatifisme budaya Pertentangan antara prinsip universalitas dengan nilai relativisme budaya seringkali sulit dielakkan. 2. karena itu HAM-nya juga bersifat spesifik. HAM di Indonesia dibatasi oleh Aturan Per-UU-an Bangsa Indonesia mempunyai jati diri yang khas Indonesia. . HAM di Indonesia tetap dibatasi oleh Aturan Perundang-undangan serta dikontrol oleh nilai agama dan budaya. Kebebasan yang ada di Amerika/ Eropa tidak sama dan sebangun dengan yang ada di Indonesia.BAGAIMANA HAM DI INDONESIA 1.

Kovenan Internasional Hak SIPOL (1966) 3. Kovenan Internasional Hak Ekososbud (1966) 4. Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi rasial (1965) 5. Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Wanita (1979) . DUHAM 1948 2.SUMBER-SUMBER HUKUM HAM INTERNASIONAL 1.

Konvensi ILO dan turunannya 9. Merendahkan Martabat Manusia (1984) 7. . Sumber hukum tertulis dan tidak tertulis lainnya. Konvensi Hak Anak 8. Konvensi menentang penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam.6. Tidak Manusiawi.

UU No. XVII/MPR/1998 3. Tidak Manusiawi. 5/1998 Tentang Pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain Yang Kejam.SUMBER-SUMBER HUKUM HAM NASIONAL 1. TAP MPR RI No. 7/1984 Tentang Pengesahan Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita 4. atau Merendahkan Martabat Manusia . UUD 1945 2. UU No.

11/2005 Tentang Pengesahan Konvensi Hak Ekonomi. 39/1999 Tentang HAM 8. UU No. 9/1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum 6. Sosial. 29/ 1999 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial 7. Budaya . UU No. 23/2002 Tentang Perlindungan Anak 10. UU No. 26/2000 Tentang Pengadilan HAM 9. UU No. UU No. UU No.5.

12/2005 Tentang Pengesahan Konvensi Hak Sipil dan Politik 12. UU No. 40/2004 Tentang RANHAM 14. KEPPRES No.11. 36/1990 Tentang Pengesahan Konvensi Hak Anak 13. Berbagai Peraturan Per-UU-an tentang Pengesahan Konvensi ILO 15. KEPPRES No. Sumber Hukum tertulis dan tidak tertulis .

menghargai pendapat orang lain d. Guru mengundi urutan kelompok dan mengundi kasus yang akan dikaji masing-masing kelompok dan kemudian mempersilahkan siswa untuk berdiskusi dan dapat mencari bahan dari berbagai sumber. Siswa membentuk kelompok kecil yang terdiri atas 5-6 orang dan mendiskusikan kasuskasus pelanggaran HAM. kemudian hasil diskusi ditulis dalam bentuk laporan tertulis dan dipresentasikan secara bergiliran 2. disiplin terhadap waktu dan aturan bersama 3. misalnya: a. Waktu yang diberikan adalah 1 minggu. menghormati hak setiap orang untuk mengemukakan pendapat c. . menghargai orang yang sedang berbicara b.Diskusi Kelompok 1. Guru dan siswa merundingkan aturan main dalam diskusi.

Kasus Peristiwa 27 Juli (1997) 7. Kasus Tragedi Semanggi I (1998) 5. Kasus Tragedi Semanggi II (1998) 6. Kasus Peristiwa 1965 2.Kasus-kasus Pelanggaran HAM 1. Kasus Talang Sari (1994) 3. Kasus DOM Aceh . Kasus Tragedi Tanjung Priok (1984) 4.