P. 1
Edisi 16 Cetak Majalah Gerbang Emas

Edisi 16 Cetak Majalah Gerbang Emas

|Views: 365|Likes:
Dipublikasikan oleh Abdul Muis Syam
Eksistensi Majalah Gerbang Emas, adalah sebagai upaya untuk turut bersama pemda dalam menggairahkan semangat masyarakat dalam pembangunan, khususnya di Provinsi Gorontalo
Eksistensi Majalah Gerbang Emas, adalah sebagai upaya untuk turut bersama pemda dalam menggairahkan semangat masyarakat dalam pembangunan, khususnya di Provinsi Gorontalo

More info:

Published by: Abdul Muis Syam on Dec 09, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO.

16 # A G U S T U S 2011

1

Gorontalo, [GERBANG EMASNews] ebagai calon gubernur (cagub), Drs. H. Rusli Habibie, M.AP, tak hanya siap kalah dan siap menang, tetapi juga menyatakan siap untuk mengundurkan diri jika seandainya kelak ketika sudah menjadi gubernur namun terbukti tak penuhi janji. “Jika Tuhan Yang Maha Kuasa memberi restu-NYA kepada saya melalui suara masyarakat Provinsi Gorontalo dengan memilih saya menjadi Gubernur, dan jika kelak apabila saya sebagai gubernur tak dapat memenuhi janji-janji politik saya, maka saya siap mengundurkan diri dari jabatan tersebut,” ungkap Rusli Habibie. Rusli Habibie mengatakan hal ini jauhjauh hari agar masyarakat punya pegangan dan tak ragu untuk memilih serta memberinya kepercayaan untuk menjadi gubernur yang bersungguh-sungguh ingin mempersembahkan Karya Nyata, bukan Karya Kata. Dan sejauh ini, memang banyak pihak dari berbagai kalangan yang tak meragukan

S

keseriusan Rusli Habibie sebagai sosok yang memiliki kemampuan dalam mempersembahkan karya nyata yang terbaik buat kemajuan Provinsi Gorontalo. Buktinya, Rusli Habibie berani mempertaruhkan jabatannya, dan siap turun dari posisinya sebagai gubernur apabila ternyata di kemudian hari tak mampu memenuhi janjinya, seperti janji untuk menggratiskan pendidikan. Seluruh masyarakat di belahan Gorontalo Utara bahkan mengakui, bahwa keseriusan dan kesungguhan besar Rusli Habibie untuk bekerja semata demi rakyat bukanlah asal berjanji atau tidak terjadi kali ini saja. Dan telah banyak dibuktikan oleh Rusli Habibie. Misalnya, pada saat maju sebagai calon bupati di Gorut, Rusli juga telah menggemakan janji politik, dan terbukti itu mampu ditunaikan Rusli hanya dalam waktu 2 tahun lebih saja. Dan ini tak berlebihan jika dikatakan sebagai suatu kehebatan tersendiri dari Rusli Habibie yang ternyata mampu membangun daerah yang baru saja dimekarkan sebagai

kabupaten. Artinya, Rusli Habibie yang ketika itu dinilai tak punya pengalaman (bahkan dipandang enteng) ternyata mampu mengangkat Gorut mulai dari nol besar hingga berhasil mengalami kemajuan seperti saat ini. Sehingga itu, pada pencalonan gubernur, Rusli yang kini punya pengalaman pun tak ragu untuk mengucapkan janji-janjinya. “Saya dan Pak Idris Rahim telah berkomitmen dengan ikhlasdan tulus hanya untuk mensejahterakan masyarakat, serta membangun Provinsi Gorontalo yang lebi maju lagi. Olehnya itu, insyaAllah jika kami terpilih nanti, namun tak bisa merealisasikan janji-janji politik selama lima tahun ke depan, termasuk janji kami untuk pendidikan dan kesehatan gratis, maka saya dan Pak Idris Rahim siap mundur dari jabatan gubernur dan wakil gubernur. Inilah janji kami kepada masyarakat, bukan pada politisi maupun kelompok-kelompok tertentu,” lontar Rusli ketika bersilaturrahim dengan warga Kota Gorontalo, belum lama ini.>gen/ams

2

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG PEMBUKA

(Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat)
• Berkarya Nyata, bukan Berkarya Kata • Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Masyarkat Di Seluruh Sektor • Sebagai Solusi Terhadap Pengentasan Kemiskinan, Pengangguran dan Ketertinggalan • Sebagai Pendorong Semangat Bagi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Ke arah yang Lebih Baik • Sebagai Komitmen Pelayanan Maksimal Pemerintah Terhadap Rakyat • Komitmen Pelayanan Pemerintah (Gerbang Emas): > Mendatangi Mereka (Rakyat) > Mendampingi Mereka > Mencintai Mereka > Bekerjasama dengan Mereka > Melakukan yang Mereka Butuhkan dengan Memanfaatkan Sumberdaya yang Mereka Miliki. Ketika Kebutuhan Mereka Terpenuhi Mereka akan Berkata: “Kami telah Berhasil Melakukan Sendiri” Terwujudlah Desa yang Mandiri

Roda Dua Bagi Kepala Cabang Diknas beserta Guru, dan Bus Sekolah Bagi Anak Didik • Peningkatan Kualitas Anak Didik • Pemberian Beasiswa Bagi Anak Didik dan Mahasiswa yang Kurang Mampu

bangan Pelabuhan Perikanan Pantai Kwandang Menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara • Pembangunan dan Peningkatan Jalan • Pembangunan Jembatan • Pembangunan/Rehab Saluran Irigasi • Normalisasi Sungai • Pembangunan Sarana Perkantoran dan Rumah Dinas • Perumahan Baru & Perumahan Nelayan • Bedah Kampung & Mahyani • Penyediaan Prasarana dan Sarana Air Minum • Pembuatan Saluran Drainase • Sarana Sanitasi Dasar (MCK) Pemberian Dana ADD (Alokasi Dana Desa) • ADD tahun 2009: Rp. 5.600.000.000.• Add tahun 2010 Rp. 6.600.000.000.Peningkatan Tunjangan Aparat Desa Pemberian Sarana Transportasi Bagi Kepala Desa Alokasi Dana PNPM Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Pemekaran Desa Pembangunan Rumah Tempat Ibadah Pelayanan KTP/Akte Kelahiran Gartis Pemberian Tunjangan Lanjut Usia (Lansia) Santunan Kedukaan

SEKTOR PU

SEKTOR KESEHATAN
• Pembangunan dan Rehab Sarana Kesehatan: Pustu, Poskesdes dan Puskesmas • Peningkatan Pustu Menjadi Puskesmas • Peningkatan Puskesmas Menjadi Puskesmas Rawat Inap • Pemberian Jaminan Kesehatan Kepada Warga Miskin • Pemberian Makanan Tambahan Bagi Balita dan Ibu Hamil • Program Penanggulangan Gizi Buruk • Penyedian Alat-alat Kesehatan • Penyedian Tenaga Medis dan Dokter Ahli Penyakit Dalam serta Ahli Kandungan Revitalisasi Sektor Pertanian •Pemberian Bantuan Bibit, Pupuk dan Obat-obatan (Padi & Jagung); •Peningkatan Produksi Pertanian Melalui Sentuhan Teknologi (Padi dan Jagung) dari 4 ton/Ha Menjadi 8 Ton s/d 11 ton/Ha; •Pembukaan Akses ke Sentra-sentra Produksi Pertanian (Jalan Usaha Tani); •Pencetakan Sawah Baru; •Pengembangan Perkebunan Kakao; •Pembangunan Lumbung Pangan

“GORONTALO UTARA SEBAGAI KEKUATAN PEREKONOMIAN DI PANTAI UTARA LAUT SULAWESI”

PEMDES & SOSIAL

1. MENGEDEPANKAN POTENSI KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) KABUPATEN GORONTALO UTARA 2. MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN, PENGANGGURAN DAN KETERTINGGALAN 3. MENGEMBANGKAN SISTEM PEREKONOMIAN YANG TANGGUH BERBASIS KERAKYATAN (GERBANG EMAS, GERAKAN PEMBANGUNAN EKONOMI MASYARAKAT) 4. MENGEMBANGKAN NILAI-NILAI RELIGI DALAM KONTEKS KEBERAGAMAN ADAT ISTIADAT/NILAINILAI BUDAYA 5. MENCIPTAKAN JEJARING KERJASAMA EKONOMI DENGAN MENJADIKAN GORONTALO UTARA SEBAGAI DAERAH LINTAS PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN SEGITIGA EMAS

SEKTOR PERTANIAN

Melaksanakan Sektor-sektor Unggulan Secara Terpadu: •Pendidikan; •Kesehatan; •Pertanian; •Peternakan; •Kelautan dan Perikanan; •Pekerjaan Umum; •Perdagangan dan Koperasi; •Kehutanan & Lingkungan Hidup Melaksanakan Pembangunan Infrastruktur Dasar: •Jalan; •Jembatan; •Pengairan; •Perumahan (Bedah Kampung) & Mahayani; •Listrik (PLTH, PLTMH, PLTA, PLTS); •Air Bersih (Pembangunan IPA IKK & Mobil Tanki) • Pembangunan dan Rehab Gedung Sekolah : Paud, Tk, SD/MI, SMP/MTs dan SMU/MA & Perpustakaan • Peningkatan Kualitas Tenaga Kependidikan : Pemberian Beasiswa Bagi Guru untuk Melanjutkan Pendidikan Ke jejang D2, D3, S1 Dan S2 Sertifikasi Guru Pemberian Tunjangan Guru Terpencil dan Daerah Khusus • Penyediaan Sarana Transportasi

GERBANG EMAS MEWUJUDKAN DESA YANG MANDIRI

SEKTOR PETERNAKAN
Revitalisasi Sektor Peternakan • Pengembangan Ternak Sapi (Inseminasi Buatan) • Penggemukan Ternak Sapi • Pemberian Bantuan Ternak Sapi dan Unggas • Penyedian Pakan Ternak Kandang dan Obat-obatan • Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Biogas

SEKTOR PENDIDIKAN

Revitalisasi Sektor Kelautan dan Perikanan: •Peningkatan Produksi Perikanan Tangkap; •Pengembangan Budidaya Air Tawar (Ikan Patin, Ikan Lele & Ikan Nila); •Pemberian Bantuan Sarana Alat Tangkap Modern (Kapal Ikan 3 Gt-100 Gt); •Pengembangan Budidaya Rumput Laut; •Pemberian Benih Ikan, Rumput Laut,Obatobatan dan Pakan Ikan; •Pengem-

SEKTOR KELAUTAN & PERIKANAN

• Pembangunan Pasar Los Tradisional Kec. Atinggola Kec. Tolinggula • Pemberian Modal untuk Koperasi • Bantuan Kube UKM/IKM • Pembangunan BLK

SEKTOR PERDAGANGAN DAN KOPERASI

• Pemberantasan Ilegal Loging, Ilegal Minning, Ilegal Fishing ) (Pemda, Yudikatif) • Penanaman Pohon Sepanjang Jalan Trans • Ruang Terbuka Hijau (RTH) • Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) & Tempat Pembuangan Akhir (TPA). ---------Sumber: BAPPEDA Gorut

SEKTOR KEHUTANAN DAN LINGKUNGAN HIDUP

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

3

GERBANG EDITORIAL

Diamuk, NKRI jadi “Gemuk”
Penerbit / Pengelola : CV. SINAR INDRAUTAMA MEDIA Pimpinan Umum/Pemimpin Redaksi : ABDUL MUIS SYAM Pimpinan Perusahaan : INDIRA SUNGE Sekretaris Redaksi : JUANA LAURENY Ka. Biro Boalemo-Pohuwato : KASMA MUDA Wartawan : CARLOS HADJU STEFFIE NOVLIN HENDRA Kontributor : ALJUM Penasehat Hukum Perusahaan: H. HARSON ABAS, SH Desain Perwajahan : BENGKEL PHOTO “AMS” Redaksi & Pelayanan : CV. SINAR INDRAUTAMA MEDIA JL. JERUK - BLOK A/1 BELLE MOYOTO INDAH - WUMIALO KOTA GORONTALO (SMS: 0821 88 652365; 0435 8788873) http://majalahgermas.blogspot.com/ email: abdulmuissyam@ymail.com
TARIF IKLAN : (persekali terbit) 1 Halaman FColor---Rp.2.750.000,1 Halaman BW---Rp.1.750.000,~Isi di luar tanggungjawab percetakan ~

Assalamu ‘Alaikum Wr..Wb.., dan salam Sejahtera, serta hormat selalu buat para pembaca di mana pun berada. Molosipat Kecamatan Kota BaratKota Gorontalo, pada Sabtu (10/ 9/2011). Dari kejadian itu, dikabarkan menimbulkan sejumlah korban luka dan harus terpaksa dilarikan ke rumah sakit, bahkan seorang di antaranya mengalami sobek di kepala dengan 17 jahitan. Kendati, menurut sejumlah warga, panitia acara telah mengantongi izin dari pihak kepolisian, namun satu-satunya alasan Satpol tersebut mengamuk untuk menghentikan Halal bi Halal dan mengusir Rusli Habibie selaku Bupati Gorut sebagai salah satu pejabat negara secara membabibuta, adalah karena dinilai tak punya izin dari pemerintah setempat guna menyelenggarakan kegiatan yang bernuansa Islami tersebut. Sehingga alasan itu, bagi menurut masyarakat adalah sebuah tindakan semena-mena dan arogan yang dipertontonkan oleh Satpol kepada seorang pejabat negara (sesuai Pasal 1 PP No. 34 tahun 2007, yang menyebutkan bupati adalah termasuk pejabat negara). Sehingga dari peristiwa itu pula, tidak sedikit masyarakat mengecam Adhan Dambea (AD) sebagai Walikota Gorontalo yang disinyalir berada di balik kejadian tersebut. Sebab, menurut masyarakat, adalah sesuatu hal yang tak mungkin berani dilakukan oleh Satpol Kota jika tak ada perintah dari sang Walikota yang sejauh ini memang diketahui amat berseberangan dengan Bupati Gorut Rusli Habibie yang juga sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo itu. Dan saat ini, status Rusli Habibie juga kini adalah sebagai calon Gubernur Gorontalo dari paket NKRI (Nyata Karya RusliIdris) yang didukung oleh Partai Golkar dan PPP. Status ini pula kiranya yang diduga membuat pihak Satpol Kota Gorontalo jadi benci dan “alergi” melihat kehadiran NKRI pada acara Halal bi Halal tersebut. Kebencian AD terhadap NKRI ini diduga mulai nampak memanas, yakni ketika diketahui AD tak berhasil diusung oleh Partai Golkar untuk jadi calon gubernur. Di belakangan, Walikota Kota Gorontalo sebagai kader Golkar itu malah menyatakan mendukung salah satu pasangan dari paket non-Golkar. Sehingga atas desakan dari kader-kader Golkar lainnya, Rusli Habibie sebagai Ketua Partai Golkar Provinsi Gorontalo pun mengusulkan pemecatan AD sebagai kader yang dinilai tak loyal dan enggan tunduk terhadap keputusan dan kebijakan partai, juga ditambah lagi dengan pertimbangan bahwa AD selama ini nampak lebih giat membesarkan Nasdem dibanding partai yang telah menjadikannya sebagai seorang walikota. Usulan pemecatan itu pun kemudian direstui oleh DPP Partai Golkar. Menyikapi dan mendalami peristiwa tersebut, maka jumlah pendukung calon pasangan Gubernur paket NKRI di Kota Gorontalo boleh jadi akan semakin gemuk alias makin bertambah. Bagaimana tidak, meski Rusli Habibie sebagai pejabat negara dan sekaligus sebagai warga negara, ketika peristiwa tersebut terpaksa harus mengalah tanpa harus melakukan reaksi perlawanan. Inilah yang membuat masyarakat Kota Gorontalo jadi simpatik terhadap NKRI. Sebab, menurut masyarakat, apa pun alasannya, Satpol tak bisa semudah itu memperlakukan pejabat negara di depan umum, apalagi hanya karena menghadiri Halal bi Halal sebagai acara “penyambungan tali silaturrahim” antar sesama umat Islam yang masih dalam suasana lebaran. Harusnya: “Mohon Maaf LahirBatin.*

Pemimpin Redaksi
AAT ini, persaingan dari para kandidat Gubernur Gorontalo memang jauhjauh hari telah mulai bermunculan, seperti perang baliho, perang retorika di podium maupun di sejumlah media (cetak dan elektronik) hingga pada persaingan pemberian bantuan sosial dengan melakukan anjang-sana ke beberapa tempat, serta lain sebagainya. Dan tentu saja, persaingan seperti itu sudah merupakan hal yang wajar guna menarik simpatik masyarakat. Namun apa jadinya jika persaingan beberapa kandidat beserta sejumlah pendukungnya sudah mulai di warnai dengan hal-hal negatif yang mengarah kepada hal kurang terpuji, seperti lontaran caci-maki, hujatan dan bahkan kekerasan? Tentu saja, selain bisa mendatangkan konflik yang berujung memunculkan korban, juga sudah pasti menimbulkan keresahan tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Sehingga wajah dan suasana politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo, kini mulai nampak seram dan cukup mengerikan sekaligus pula telah amat memprihatinkan. Hal ini dapat ditengok dengan adanya peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah Satpol Pemerintah Kota Gorontalo dengan kekuatan penuh mengusir paksa Bupati Gorontalo Utara (Gorut) yang sedang menghadiri acara Halal bi Halal bersama warga di

Abdul Muis Syam

S

KEPADA PARA KHALAYAK APABILA MERAGUKAN KEHADIRAN OKNUM WARTAWAN YANG MENGATASNAMAKAN DIRI DARI MAJALAH GERBANG EMAS ATAU PERUSAHAAN CV. SINAR INDRAUTAMA MEDIA, AGAR HENDAKNYA DAPAT MENGHUBUNGI NO.HP: >0821 88 652365 >0821 96 215555. ATAS KERJASAMANYA DIUCAPKAN TERIMA KASIH

4

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG KEHIDUPAN

ada dasarnya, wanita diciptakan sebagai makhluk lembut. Namun di zaman yang modern dan serba canggih seperti saat ini, membuat banyak wanita mudah terpengaruh dan larut ke dalam situasi yang hanya mengandalkan perasaannya, sehingga banyak pula yang kehilangan “jatidirinya”. Tak heran, jika saat ini tak sedikit wanita yang bisa dikalahkan oleh sifat-sifat buruknya sendiri. Parahnya, banyak wanita yang kini kurang memiliki tipe dan sifat serta watak yang bisa menyejukkan hati pria. Akibatnya kemudian, banyak wanita yang “terpaksa” ditinggalkan oleh kekasih/suaminya lantaran alasan tersebut di atas yang setidaknya dapat diuraikan dalam enam sifat yang harus dihindari bagi pria, terutama bagi perempuan itu sendiri, yakni:

P

Diberi rumah sederhana tak cukup, diberi motor tak cukup, bahkan diberi mobil pun merasa tak cukup, dan lain sebagainya. Intinya, wanita seperti ini selalu tak redha dengan pembelaan, pemberian serta aturan yang diberi suami. Lebih memburu rasa asyik dan kenikmatan untuk memenuhi keinginan dan kehendak nafsu dia saja, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yang suami beri dari hasil keringat pun tak pernah puas karena selalu saja dianggap tak cukup. 2. Al-Manaanah: Suka mengungkit. Kalau suami melakukan kegiatan atau usaha, dia selalu tak berkenan dengan mengungkit segala hal tentang suaminya itu. Sangat senang jika membicarakan tentang keburukan suami. Suka mepojokkan suami dengan kata-kata: suami tak ingat budi, suami kere, suami tak bertanggungjawab, tak sayang, dan macam-macam. Padahal suami sudah memberikan yang terbaik menurut ukuran dan kemampuan, suami juga sementara dan sedang memberi nafkah serta perlindungan macam-macam kepadanya. Namun semuanya itu dinilai adalah jerih payah dari keluarganya, bukan dari keluarga suami. Sehingga muncul istilah: bahwa kalau bukan saya, maka kamu (suami) tak bisa

berbuat apa-apa. 3. Al-Hunaanah: Cenderung kepada suami yang lain atau berkehendak kepada lelaki yang lain. Sehingga sangat suka membanding-bandingkan suaminya dengan suami/lelaki lain. Intinya, dia selalu merasa tak redha dengan suaminya sendiri. Andai istri seperti ini bercerai dan kawin lagi dengan pria lain, maka lama-kelamaan situasinya pun akan kembali sama, yakni lagi-lagi membandingkan suami/lelaki lain dari pada suaminya sendiri. Demikian seterusnya. 4. Al-Hudaaqah: Suka memaksa. Bila hendak memi-liki sesuatu maka dia selalu memaksa suaminya untuk melakukan keinginannya tersebut. Tak peduli waktu dan tempat, pagi, siang, malam, di tempat kerja, di tempat umum, selalu merasa perlu untuk menekan dan memaksa suami. Bahkan, adakalanya disertai dengan berbagai ancaman, misalnya: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dan lain sebagainya. Sehingga dalam hal ini, suami dibuat seakan-akan seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Sebab, yang dipentingkannya adalah memaksakan kehendak dan kepentingan dia saja. Tak peduli dan tak mau tahu dengan kemampuan suami. Sehingga suami pun merasa tak punya harga diri karena selalu berada di bawah tekanan dan se-

ring dihantui oleh 1001 macam keinginan istri. 5. Al-Hulaaqah: Sibuk bersolek, berdandan untuk keperluan berfoya-foya. Sesudah itu, lebih memilih tidur atau santai-santai dan bermalasmalasan sambil memikirkan kegiatan apa lagi yang bisa dilakukannya agar dapat mendatangkan perhatian dan pujian dari orang lain, hingga lalai dengan tugastugas dan kewajibannya serta ibadah-ibadah yang harusnya lebih diutamakan, yakni seperti mengurus rumah-tangga, memberi waktu untuk berkasih sayang kepada anak-anak dan suami, sholat berjamaah, wirid zikir, mengikuti pengajian, dan lain sebaginya. 6. As-Salaaqah: Cerewet tidak pada tempatnya, banyak bicara untuk bergosip, bahkan menfitnah orang. Siangmalam, pagi-petang hanya senang ngerumpi dan merasa asyik membahas tentang aib/keburukan atau kelemahan suami dan keluarganya, bahkan kadang mengejek suami sendiri. Sehingga tak sadar jika itu sama halnya menampar diri sendiri. Bahkan, apa saja yang dikerjakan suami selalu tidak benar di matanya. Apalagi jika setiap kali merasa kecewa dengan suami, ia langsung membeberkannya kepada orang lain secara langsung, melalui ponsel, SMS, internet, BBM dan lain sebagainya.>gen/ams

1. Al -Anaanah: Banyak keluh kesah dengan apa yang dimilikinya, yakni selalu merasa tak cukup, apa yang diberi semua dinilai tak cukup.

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

5

GERBANG ZAMAN

Pencalonan Aburizal Jadi Capres Tunggu Waktu
Marthen Taha: Ical Punya Kualitas Tinggi Jadi Presiden

Ketua DPR Dinilai tak Pro Pemberantasan Korupsi

S

Gorontalo, [GERBANG EMASNews] ekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk menjadi calon Presiden 2014 tinggal menunggu waktu yang tepat. “Keputusan DPP Partai Golkar untuk mengeluarkan satu nama calon Presiden periode 2014-2019 baru akan dikeluarkan pada akhir Desember 2011,” kata Idrus kepada Majalah Gerbang Emas, di Gorontalo, Rabu (27/7). Kehadiran Sekjen DPP Partai berlambang pohon beringin di Gorontalo itu adalah untuk mendampingi Rusli Habibie dan Idris Rahim mendaftar di KPU Gorontalo sebagai pasangan calon Gubernur Gorontalo dari Partai Golkar berkoalisi dengan PPP. Dijelaskannya, pengajuan Ical sebagai calon presiden pada 2014 itu masih menunggu waktu tepat yang diikuti dengan berbagai survei yang harus dilakukan. Idrus menambahkan, bahwa siapa pun nantinya yang akan diajukan Partai Golkar sebagai calon Presiden 2014, maka itu tentu merupakan putra-putri terbaik bangsa yang dipilih untuk membangun negeri ini dengan bersungguh-sungguh. Namun, kata Idrus, untuk mere-

but posisi nomor satu di negeri ini pada 2014 nanti, maka kuncinya adalah bagaimana kader partai dan seluruh simpatisan Partai Golkar berupaya untuk merebut kembali suara rakyat sebanyak-banyaknya. “Jadi yang menentukan perolehan suara nanti adalah tetap rakyat, bukan pengurus partai. Oleh sebab itu, bagi seluruh pengurus mulai saat ini harus lebih banyak melakukan konsolidasi dan sosialisasi ke daerah masing-masing,” kata Idrus seraya menyatakan optimis dapat mengajukan Ical menjadi calon Presiden 2014 mendatang. Ia menambahkan, saat ini Partai Golkar terus melakukan sosialisasi dan melihat ke depan situasi serta kondisi politik di tanah air. Sementara itu, Marthen Taha selaku kader Golkar yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menyepakati untuk mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk maju sebagai capres pada pemilihan presiden 2014. “Kami dari DPD I Golkar Provinsi sudah tentu akan mendukung langkah maju pak Ical untuk menjadi Calon Presiden. Sebab beliau (Ical) punya potensi dan bobot serta kualitas yang tinggi untuk menjadi presiden sesudah SBY,” ujar Marthen Taha serius.>gen/ams

S

Jakarta, [GERBANG EMASNews] Ketua DPR Marzuki Alie dinilai tak punya komitmen dan keseriusan memberantas praktik korupsi, karena dengan sadar mengusulkan agar koruptor dimaafkan. Tak hanya itu, Marzuki Ali juga mengusulkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga hukum dibubuarkan saja. Lantaran pernyataannya itulah, membuat Marzuki Alie bisa dicurigai berupaya melindungi politisi tertentu yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Demikian dilansir Suara Karya, Sabtu (30/7). Sorotan itu disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Pramono Anung, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional Tjatur Sapto Edy, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Sudding, dan penasihat

KPK Said Zainal Abidin, secara terpisah, di Jakarta, Jumat (29/7). Seperti dikabarkan, Marzuki juga mengusulkan agar koruptor yang kabur ke luar negeri dimaafkan asalkan mereka membawa pulang uang hasil korupsi. “Seluruh koruptor dipanggil pulang suruh bawa uangnya masuk, kenakan pajak. Kita maafkan koruptor. Tuhan saja memaafkan semua manusia. Tapi tidak boleh mengulangi lagi, kalau diulangi, baru dihukum mati," ujarnya. Menurut Marzuki, untuk mencegah korupsi perlu segera dilakukan pembatasan transaksi tunai. Setiap transaksi di atas Rp 1 juta harus dimulai dari bank supaya mudah dilacak sumber dananya. Dengan demikian, tidak boleh bertransaksi tunai di atas Rp 1 juta, sehingga tidak ada lagi orang yang membawa miliaran uang tunai, semua harus lewat proses perbankan.

bersambung ke halaman: 27

Pemimpin Bangsa Lupakan Kesejahteraan Rakyat

S

FPI: Partai Demokrat Sarang Koruptor!
juga melakukan unjuk rasa di depan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2011). Mereka bahkan mengecam Partai Demokrat yang dianggap sebagai sebagai sarang koruptor. “Kita memilih mereka (Partai Demokrat, red) karena janji-janji menumpas kemungkaran. Namun setelah terpilih, mereka malah hanya mengurus perut sendiri. Demokrat

Jakarta [GERBANG EMASNews] njuk rasa Front Pembela Islam (FPI) se-Indonesia tak hanya menuntut pembubaran Ahmadiyah. Dengan tegas, FPI

U
6

bersambung ke halaman: 25

Jakarta [GERBANG EMASNews]: aat ini, Pemerintah dinilai sudah semakin jauh dari citacita para pendiri bangsa, yakni tidak berupaya memberikan sebesar-besarnya kesejahteraan bagi rakyat. Mereka lebih disibukkan dengan berbagai urusan dan masalah seputar kepentingan pribadi atau partainya sendiri. Hal tersebut dikatakan Pimpinan Dewan Harian Nasional (DHN) Angkatan 45 Letjend (Purn) Harsudiono Hartas saat menerima kunjungan tokoh nasional Rizal Ramli, di rumahnya di kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat (12/8). Tujuan kedua tokoh ini bertemu adalah membicarakan perkembangan kondisi yang terjadi. Suasana nampak akrab dari dua generasi yang berbeda usia itu. Meski begitu, keduanya mengaku sama-sama prihatin atas situasi yang berkembang. Mereka juga sepakat perlu adanya perubahan segera untuk menuju Indonesia yang lebih baik. “Konstitusi yang berkali-kali kian menjauhkan Indonesia ini dari citacita para pendiri bangsa. Banyak

pasal dalam UUD yang merupakan titipan kepentingan asing. Sumber daya alam (SDA) Indonesia diangkut pemodal asing, sementara nilai tambah bagi rakyat dan bangsa Indonesia sangat sedikit,” ujar Hartas yang juga mantan Kepala Sosial Politik (Kasospol) ABRI itu. Terkait kunjungannya kepada Hartas, Rizal mengatakan hal itu merupakan silaturahim biasa. Sudah selayaknya yang muda berkunjung kepada yang lebih senior. “Saya sangat bersyukur, beliau bersedia memberikan dukungan bagi gerakan perubahan yang kami usung,” tutur Rizal, seperti yang dilansir Suara Karya, Sabtu (13/8). Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abraham Liyanto menegaskan, kurang tegasnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam bertindak, mengakibatkan negara dalam kondisi tidak nyaman dan tidak bisa membangun dengan baik. Kondisi ini seperti sebuah negara yang tak memiliki pemimpin atau kita sedang me-

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

bersambung ke halaman: 28

GERBANG ZAMAN
MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

7

GERBANG UTAMA

Rusli Habibie: Sukseskan Program PIJAR di Gorut

G

Gorut, [GERBANG EMASNews] una lebih menggenjot pencapaian program GERBANG EMAS (Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat), Pemkab Gorontalo Utara (Gorut) tahun ini juga telah menerapkan sebuah rangkaian program pembangunan yang disebut PIJAR (Sapi, Jagung dan Rumput Laut). Gerbang Emas maupun Pijar adalah masing-masing merupakan program yang sengaja diarahkan oleh Pemkab. Gorut dalam upaya mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat ke tingkat yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan Bupati Gorut Drs. H. Rusli Habibie, M.AP pada acara penyerahan bantuan 140 ekor sapi kepada 7 kelompok peternak (Pokter) di Kecamatan Tolinggula, Senin (8/8). Tujuh pokter itu adalah: 3 dari Desa Cempaka Putih, 2 dari Desa Tolite Jaya, serta dari Desa Limbato dan Desa Luhuto

masing-masing 1 pokter. Acara penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Indra Yasin, SH, MH; Ketua DPRD Gorut Thomas Mopili, SE, MM; Sekda Ir. Ismail Patamani; Kapolres Gorut AKBP. Suleman Mile; Ketua TP-PKK Gorut Ny. Idah Syahidah Habibie, MH; para asiten sekda Kab. Gorut;

Tunjangan Profesi Guru Rp.2,2 Miliar, Cair
Gorut, [GERBANG EMASNews] ecara simbolis, penyerahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) telah dilakukan dalam apel kerja rutin Pemkab. Gorut, Senin (8/8). Selanjutnya, Bank Sulut yang telah ditunjuk sebagai pihak yang menyalurkan dana tersebut akan melakukan proses transfer ke rekening masing-masing penerima. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dispora Agus Maliki, S.Pd. Agus Maliki menyebutkan, total nilai TPG yang dicairkan tersebut hampir Rp.2,2 Miliar, yakni sebesar Rp.2.178.017.400 kepada 258 guru di Gorut, yang terdiri pengajar SD sebanyak 128 guru, SMP berjumlah 76 guru, dan guru SMU/SMK sebanyak 33 orang, serta 21 orang

S

dan sejumlah pimpinan SKPD. “Upaya pemberdayaan peternak sapi sejauh ini tetap kami upayakan, termasuk juga pemberdayaan petani dan pemberdayaan budidaya rumput laut terus dimaksimalkan demi mewujudkan program Pijar yang telah dilaksanakan pada tahun ini,” ujar Bupati Rusli Habibie. Upaya-upaya yang dimaksud, kata bupati, adalah termasuk dengan memberikan berbagai bantuan yang dapat dinilai sebagai modal awal bagi para masyarakat dalam mengembangkan usahanya, baik itu sebagai peternak maupun selaku petani. Bupati yang dikenal senang

memberikan bantuan ini mempertanyakan kepada masyarakat mengapa hanya justru 7 kelompok yang mendapat bantuan, padahal Tolinggula telah disiapkan porsi yang lebih besar untuk pengembangan ternak sapi. Dan untuk mendapatkan bantuan sapi ini tidak berat syaratnya, cukup dengan menyiapkan rumput untuk makanan sapi. “Namun proposal yang diterima oleh Dinas Peternakan Gorut, setelah diverifikasi, maka Tolinggula hanya mendapat 140 ekor sapi untuk 7 kelompok peternak, masing-masing perkelompok menerima 20 ekor sapi,” ujar bupati seraya mengajak masyarakat untuk menggairahkan diri dalam usaha ternak sapi demi menyukseskan Program Pijar di Gorut. Menurut bupati, berternak sapi sangat banyak keuntungan dan kegunaannya. Misalnya, sapi bisa dimanfaatkan dalam membantu petani membajak lahan pertaniannya, juga sapi bisa digunakan sebagai alat angkut hasil pertanian sederhana. Dan juga ketika telah berkembang biak, sapi itu bisa dijual untuk menambah modal dan penghasilan keluarga. Sehingga itu, Bupati Rusli Habibie mengajak kepada para kelompok penerima bantuan agar sapi-sapi yang telah diterima itu dapat segera diupayakan dibuatkan kandang, serta dipelihara dengan baik agar dapat berkembang biak dalam jumlah yang banyak.>gen/ams

Rudis Bupati pun sudah Dihuni
Gorut, [GERBANG EMASNews] abag Humas Setda Kab. Gorontalo Utara, Drs. Gusti Gobel, M.AP mengatakan, pembangunan kawasan pusat perkantoran di Blok-plan saat ini sedang dipacu penyelesaiannya. Kondisi saat ini, kata Gusti, sudah hampir semua kantor SKPD telah dirampungkan. Bahkan Rumah Dinas Bupati pun kini telah digelar doa, pada Senin (8/8) lalu. Kemudian, kata Gusti, dilanjutkan pada Jumat (11/8) usai berbuka puasa dilaksanakan tadarus alQuran sekaligus Bupati Drs. H. Rusli Habibie, M.AP untuk pertama kali-

K
pengawas. Dalam acara penyerahan tersebut, kata Agus Maliki, Bupati Rusli Habibie sangat mengharapkan agar para penerima (guru-guru) bisa lebih meningkatkan gairah dan motivasinya dalam menunaikan pengabdiannya terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Gorontalo Utara.>gen/ams

nya menghuni rudis tersebut. Dikatakannya, rudis-rudis pejabat Gorut lainnya juga sudah usai dibangun, saat ini rudis-rudis tersebut masih harus menyesuaikan pemenuhan kelengkapannya. “InsyaAllah sebentar lagi rudis-rudis lainnya juga menyusul sudah ditempati,” ujar Gusti. Rudisrudis yang dimaksud, adalah rudis Wabup, Ketua DPRD, serta rudis para pimpinan SKPD. Perampungan pembangunan Kompleks perkantoran di kawasan blok-plan itu, kata Gusti, sudah menjadi komitmen Pemda Gorut untuk dapat difungsikan akhir tahun ini juga.>gen/ams

8

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG UTAMA

Terobosan Rusli Bikin Gorut Jadi Maju
Gorut, [GERBANG EMASNews]

Tim Monitoring dan Evaluasi Daerah Otonomi Baru :

K

etua Tim Monitoring dan Evaluasi Daerah Otonomi Baru, DR. Agus Patoni, M.Si mengaku salut terhadap Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang dinokhadai Bupati Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. Banyak ide dan terobosan, menurut Agus Patoni, yang dilahirkan Bupati Rusli Habibie hingga mampu “menyulap” Gorut menjadi maju hingga seperti saat ini. Agus Patoni secara jujur bahkan mengakui, bahwa Gorut ternyata berbeda dengan daerah otonomi baru lainnya. “Buktinya, sangat terasa ketika saya baru memasuki pintu gerbang perbatasan Gorut. Apalagi pembangunan infrastruktur di daerah ini menunjukkan peningkatan yang sa-

ngat pesat, dengan tanpa mengabaikan pembangunan non-fisik,” ujar Agus Patoni saat memaparkan hasil penilaiannya terhadap Kabupaten Gorut, di Aula Gerbang Emas-Gorut, pada medio Agustus. Diungkapkannya, hal yang menjadi kelemahan di daerah otonomi baru lainnya, salah satunya adalah para bupati mereka lebih mengedepankan pelayanan dan pembangunan fisik saja, sementara secara non-fisik diabaikan. Sehingga daerah seperti itu, kata Agus Patoni, masuk dalam kategori kurang baik. Ini kemudian akan diperparah, kata Agus, jika bupatinya hanya nampak lebih mendahulukan kepentingan pribadi dibanding dengan kepentingan daerah dan masyarakatnya, maka tentu daerah tersebut mengalami ketertinggalan yang sa-

ngat jauh dari daerah lainnya. “Tetapi, Alhamdulillah, hal tersebut tidak kami jumpai di Kabupaten Gorontalo Utara ini. Sehingga keberhasilan pemerintahan Bupati Rusli Habibie saat ini patut diacungi jempol,” lontar Agus Patoni. Sebelumnya dikabarkan, bahwa terkait dengan adanya isu yang membeberkan Gorut sebagai kabupaten yang mengalamii ketertinggalan karena kurang menunjukkan kinerja dalam pembangunan, hal ini pun langsung dibantah oleh Agus. Agus bahkan secara tegas mengungkapkan, bahwa jika Pemprov. Gorontalo yang memunculkan isu tersebut, maka menurut Agus, itu artinya Pemprov telah mencoba melakukan pembohongan publik atas hasil penilaian Daerah Otonomi Hasil Pemekaran, dan hal ini patut diduga

adanya muatan politis. Sebab, menurut Agus, ini akan menjadi sebuah hal yang sangat aneh jika Gorut dikatakan tak punya kinerja, padahal pada kenyataannya Gorut telah menampilkan kinerja yang membanggakan sebagai daerah yang baru dimekarkan. >gen/ams

Jalan di Gorut sudah Mulus
Gorut, [GERBANG EMASNews] eski baru 2 tahun lebih Gorontalo Utara (Gorut) dipimpin pasangan Bupati Rusli Habibie dan Indra Yasin, namun roda pembangunannya kini telah laju berputar. Dapat ditengok, kondisi pembangunan sejumlah infrastruktur saat ini sudah dipersembahkan oleh Bupati Rusli Habibie bersama jajarannya sebagai Karya Nyata buat masyarakat. Infrastruktur yang dimaksud, misalnya pembangunan jalan. Hal ini dikatakan Kepala Dinas PU Gorut, Nurhadi Rahim, ST, MM saat ditemui Majalah Gerbang Emas, di ruangan kerjanya, belum lama ini. Mantan asisten II Setda Gorut ini menjelaskan, prasarana atau infrastruktur utama dalam menunjang pergerakan ekonomi masyarakat di Gorut kini terus digiatkan oleh pemerintah daerah, dan hingga saat ini kondisinya sudah cukup memadai. Baik itu jalan poros, jalan tani, jembatan maupun prasarana lainnya. Dikatakannya, pemda tahun ini

M

telah mengaspal atau membutas sejumlah jalan poros, misalnya di Kecamatan Tolinggula. Selain jalan, katanya, juga telah dilakukan pembuatan jembatan, pembangunan pasar semi-modern serta sejumlah infrastruktur lainnya. Menurutnya, hal ini dilakukan oleh Bupati Rusli Habibie sebagai bentuk perhatian dan keseriusan yang besar pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Artinya, lanjut Nurhadi, pembangunan yang dilaksanakan di Gorut saat ini bukan hanya dilakukan secara non-fisik, tetapi juga harus ditunjang dengan pembangunan secara fisik. Dan hal ini, kata Nurhadi, memang telah menjadi komitmen Bupati Rusli Habibie sejak awal melalui Pemerintah Daerah Gorut. “Selanjutnya, bapak bupati telah menegaskan agar seluruh proyek yang telah dialokasikan tahun ini hendak-nya sudah dapat digunakan pada akhir tahun ini juga secara optimal bagi masyarakat,” ujar Nur-hadi.>gen/ ams

Dana Sertifikasi Guru untuk 2 Bulan Mandek di Provinsi
Gorut, [GERBANG EMASNews] Guru-guru tersebut bahkan meak kurang 150 orang tenaga ngaku telah berulang kali meminta pendidik di Kabupaten Go- konfirmasi kepada pihak Pemprov. rontalo Utara (Gorut) me- Tetapi Pemprov memberi jawaban, ngeluhkan tunjangan pro- bahwa dari pusat belum bisa melafesi mereka yang hingga memasuki kukan transfer atas dana tersebut minggu kedua Agustus 2011 ini be- dengan alasan karena terkait adalum juga menemui kejelasan dari pi- nya perubahan teknis penyaluran hak Pemerintah Provinsi Gorontalo. dari Pemprov ke daerah. “Jawaban Padahal, menurut para guru, seperti ini sudah sejak awal tahun tunjangan profesi yang nilainya dikemukakan oleh pihak Pemprov, hampir satu miliar itu adalah untuk lalu kemudian malah Pemprov sendiri dua bulan yang telah jauh berlalu, yang menganulirnya,” keluh sejumyakni Nopember-Desember 2010 lah guru. silam. “Tapi hingga kini (minggu keKeluhan ini pun dibenarkan oleh dua Agustus 2011) belum juga kami Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan terima,” ujar sejumlah guru di Gorut, dan Tenaga Kependidikan Dispora, seusai menerima Tunjangan Profesi Agus Maliki. Ia mengatakan, meski guru Triwulan kedua tahun 2011 dari pihaknya telah berulang-ulang kali Pemkab. Gorut, dalam apel rutin, mempertanyakan kejelasan pencaSenin (8/8). iran tunjangan profesi guru itu kepaPara guru yang bertugas di Go- da Pemprov, namun hingga memarut ini sempat mengadu kepada Dis- suki triwulan ke-III tahun 2011 ini pora Gorut dan meminta petunjuk masih simpang-siur alian belum ada tentang kegalauan mereka atas tun- kejelasan. “Pemprov terakhir kali jangan profesi yang seharusnya te- menjanjikan sudah akan dicairkan lah disalurkan oleh Pemerintah Pro- setelah pertemuan awal tahun 201 vinsi (Pemprov) karena dana terse- di Gedung Misfalah, tapi hingga tribut bersumber dari dana dekonsen- wulan ke-III ini belum juga ada reatrasi tahun 2010. lisasi,” ujar Agus.>gen/ams MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

T

9

GERBANG UTAMA

Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) memang sejauh ini amat memiliki peluang untuk menjadi daerah yang lebih maju dan berkembang dibanding daerah lainnya. Peluang ini terlihat dari potensi daerah yang dipunyai Gorut mampu memancing investor untuk menanamkan usahanya. Buktinya, sejumlah investor pun telah menyatakan niat dan minatnya untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara yang juga dipimpin oleh seorang pengusaha sukses itu, Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. --- (abdul muis syam)
....................................... <> .......................................

B

Gorut, [GERBANG EMASNews] aru-baru ini, investor asal Hongkong mengaku tertarik untuk menanamkan sahamnya di Gorut dalam bidang pembudidayaan Singkong Gajah sebagai bahan baku kertas. Melalui panel lokalnya, Bahtiar, menyatakan bahwa industri cassava (singkong) ini membutuhkan lahan seluas 20 hektar untuk digunakan sebagai lahan penanaman singkong gajah. Selanjutnya, pusat industrinya menurut rencana akan dibangun di Kecamatan Anggrek. Bahtiar mengemukakan, pihak investor sudah melakukan survei di berbagai tempat. Dan dipilihnya Anggrek sebagai pusat industrinya karena melihat pertimbangan bahwa kecamatan ini memiliki sarana dan prasarana yang dapat menunjang industri cassava itu sendiri, yakni seperti pelabu-

han dan PLTU, serta akses jalan yang mulus. “Itulah sehingga kami lebih memilih kecamatan Anggrek,” ujar Bahtiar, saat melakukan audiensi dengan Bupati Drs. H. Rusli Habibie, M.AP di dampingi Wabup Indra Yasin, SH, MH, di ruang kerja bupati, Kamis (18/8/2011). Dikatakannya, pihak investor akan membawa bibit Singkong Gajah ini, kemudian nantinya akan dikembangkan di tiga kecamatan, yakni Kwandang, Gentuma Raya dan juga Anggrek.
Asalkan Investor Serius, Bupati Welcome

10

Menyikapi hal tersebut, Bupati Rusli Habibie menyebutkan, bahwa pada dasarnya pemerintah daerah dan masyarakat Gorut menyambut baik dan welcome jika ada investor yang akan menanamkan sahamnya di Gorut. Karena hal

ini tentunya akan mampu lebih menggairahkan gerakan pembangunan ekonomi masyarakat (Gerbang Emas) di daerah ini, salah satunya adalah terciptanya lahan pekerjaan baru bagi masyarakat itu sendiri. Apalagi, kata bupati, untuk memajukan daerah memang tidaklah boleh hanya dengan bergantung pada investasi pemerintah, akan tetapi pembangunan itu harus pula ditunjang dengan investasi dari pihak swasta. Sehingga itu, kata Bupati, pihaknya amat terbuka kepada investor yang ingin menjalin kerjasama dengan Pemda Gorut dalam hal mengembangkan usaha di daerah ini. “Asalkan investor serius untuk menanamkan investasinya, maka pasti kita pun pasti serius dan memudahkan administrasinya. Jadi intinya, kami butuh investor yang serius menanamkan sahamnya di

daerah ini. Jangan hanya habis dan selesai dalam penandatanganan MoU,” ujar bupati. Berikutnya, Bupati Rusli Habibie juga berharap kepada para investor agar sebelum melangkah jauh, hendaknya terlebih dahulu melakukan pendekatan sosialisasi yang mendalam dengan menjelaskan dan memaparkan rencana investasi, prospek bisnis, manfaat dan keuntungannya di tingkat masyarakat. “Sebab, saya terus terang tak mau di belakangan nantinya terjadi dampak buruk yang menempatkan masyarakat di sekitar sebagai korban dari investasi ini. Jadi harus semua prasyarat legal yang menjadi kewajiban bersama pada kegiatan ini Ok dan Fit lebih dulu. Jika semuanya sudah terpenuhi, maka kami jamin, izinnya tak jadi masalah,” ujar bupati tersenyum. >gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG UTAMA

Demi Listrik Masuk Desa, Bupati Minta Pohon Ditebang
Gorut, [GERBANG EMASNews]

“K

ami sudah berusaha dan berjuang juga memfasilitasi agar listrik masuk di desa ini. Karena itu, saya berharap masyarakat juga hendaknya memberikan dukungan dengan mengikhlaskan pohon atau tanamannya, baik itu pohon kelapa, langsat, durian atau pohon lainnya agar ditebang guna terlaksananya pembangunan jaringan listrik di desa ini,” jelas Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Drs. H. Rusli Habibie, M.AP ketika bersafari Ramadhan di Desa Ipilo dan Desa Durian, Kecamatan Atinggola. Bupati yang didampingi oleh

Wa-bup Indra Yasin, Ketua DPRD Thomas Mopili, beserta sejumlah pimpinan SKPD se-Gorut itu mengungkapkan hal tersebut terkait akan dibangunnya jaringan listrik sebagai salah satu infrastruktur dalam membantu aktivitas masyarakat di desa. “Listrik sangat penting bagi masyarakat. Selain untuk dinik-

mati sebagai sarana penerang di malam hari, juga sangat penting dimanfaatkan sebagai penunjang kegiatan ekonomi. Misalnya usaha pembuatan kue dengan menggunakan alat yang berhubungan dengan listrik dan sebagainya,” ujar Bupati Rusli. Sehingga itu, kata bupati, sebelumnya warga harus membantu kemudahan pembangunan jaringannya agar dapat terlaksana dengan baik. Salah satunya, kata bupati, adalah dengan melakukan penebangan pohon yang akan dilalui kabel

dari tiang listrik tanpa ganti rugi. “Masyarakat juga sangat diharapkan bisa berpartisipasi dalam pembangunan. Tetapi jika masyarakat enggan menebang pohon miliknya itu, maka tentunya bisa menghambat kelancaran pembangunan jaringannya, pada akhirnya kan masyarakat juga yang ikut rugi,” katanya. Untuk itu, bupati berharap kepada warga desa tersebut agar dapat sesegera mungkin melakukan penebangan pohon secara ikhlas. Harapan bupati ini pun diakui oleh warga untuk segera dilaksanakan sepanjang itu adalah untuk kepentingan bersama dan demi kemajuan desa mereka. ”Kami setuju untuk ikut berpartisipasi sebagaimana yang diharapkan bapak bupati. Karena hal itu juga demi kemajuan desa kami ini,” ujar sejumlah warga.>gen/ams

Ny. Idah Minta Masyarakat Jaga Fasilitas Umum
Gorut, [GERBANG EMASNews]

S

eiring dengan pelaksanaan pembangunan daerah yang telah banyak dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab. Gorut), Ny. Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH pun mengajak dan meminta kepada seluruh masyarakat Gorut agar apa yang telah dikaryakan oleh Pemkab. Gorut dapat dijaga demi kepentingan bersama. “Kita harus senantiasa berusaha menjaga seluruh fasilitas umum dan semua hasilhasil pembangunan yang telah direalisasikan oleh pemerintah daerah dan jajarannya. Sebab itu dilakukan dengan penuh perjuangan dan kerja keras dari banyak pihak untuk kepentingan masyarakat banyak,” ujar Ny. Idah selaku Ketua Tim Penggerak PKK Gorut ketika memberikan sambutan di hadapan warga Desa Leayo Kecamatan Kwandang, belum lama ini. Ny. Idah menekankan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hasil-hasil pembangunan, adalah tak lain karena di-

akuinya terdapat sejumlah hasil pembangunan yang baru saja diselesaikan seperti jalan dan jembatan sudah nampak mengalami kerusakan sedikit akibat kikisan air. Kondisi seperti ini, kata Ny. Idah, harusnya dapat diupayakan oleh masyarakat itu sendiri agar jalan dan jembatan serta fasilitas umum lainnya tidak mengalami kerusakan yang lebih berat. Yakni, lanjut Ny. Idah, dengan cara masyarakat harus segera bergotong-royong menghalau air agar tidak lagi mengkikis jalan dan jembatan tersebut, serta hal-hal lain yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai wujud partisipasi dalam mengantisipasi terjadinya kerusakan hasilhasil pembangunan yang telah ada tersebut. Dikatakannya, masyarakat hendaknya jangan bermasa bodoh dan acuh tak acuh terhadap hasil-hasil pembangunan yang perlu dijaga. “Sebab, tanggungjawab keutuhan pembangunan daerah bukan hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga di tangan kita semua sebagai masyarakat,” katanya.>gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

11

GERBANG UTAMA

Gorontalo, [GERBANG EMASNews] adel Muhammad ternyata bu-kan “jagung yang lupa kulitnya”. Fadel bahkan tidak berubah, tetap seperti Fadel yang dulu saat masih jadi Gubernur Gorontalo. Meski posisinya kini sudah tinggi sebagai Menteri Kelautan Perikanan RI, namun kepeduliannya terhadap kemajuan daerah dan masyarakat Gorontalo ternyata malah semakin tinggi. Namun secara umum, tentunya Fadel tidak asal begitu saja memberi dukungan maupun bantuan kepada daerah, ia tahu daerah mana yang bisa dipercaya dalam menggunakan dan memanfaatkan bantuan atau dukungan tersebut dengan baik untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan sekelompok saja. Fadel bahkan mengaku akan memberikan dukungan dan bantuan secara berulang-ulang kepada daerah yang terbukti mampu melaksanakan pembangunannya dengan baik untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya. Dan salah satunya adalah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut). Selain memang memiliki potensi alam yang memadai untuk dikembangkan, tentu di mata Fadel, Kabupaten Gorut juga saat ini memiliki pemimpin yang berkualitas dalam memacu pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyatnya. Sehingga tentunya, Gorut pantas dan layak diberi bantuan dan dukungan

F

12

agar dapat menjadi motivasi bagi para kepala daerah lainnya di tanah air. Setelah sebelumnya banyak memberikan dukungan dan bantuan kepada kabupaten terbungsu di Provinsi Gorontalo ini, kali ini Menteri Fadel Muhammad kembali menyalurkan anggaran sebesar Rp. 3 Milyar untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Secara simbolis, dana dari Departemen Kelautan Perikanan (DKP) RI itu langsung diserahkan Menteri Fadel Muhammad kepada masyarakat diwakili Kepala Desa Dudepo, Rustam Biya. Rangkaian penyerahannya berlangsung di sela-sela acara Safari Ramadhan DKP tahun 1432 H, yang digelar di Gedung Misfalah, Kota Gorontalo, Ahad (14/8). Acara ini disaksikan unsur Muspida pemprov, para Kepala Dinas Perikanan Kelautan se-Provinsi Gorontalo serta para nelayan dan kelompok penerima bantuan lainnya dari DKP. Nampak pula hadir mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo yang kini menempati posisi sebagai staf Ahli khusus DKP, Drs. H. Idris Rahim, MM, serta Ketua DPRD Provinsi Gorontalo H.Marthen A. Taha, SE, M.Ec.Dev. Selain bantuan untuk PLTS, Menteri Fadel Muhammad yang juga kini sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menyerahkan bantuan Program Pengembangan Usaha Mina Pede-

saan (PUMP) untuk budi daya, yang diterima oleh Drs. Oscar Ladiku, M.AP selaku Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gorontalo Utara. Bukan cuma itu, Menteri Fadel Muhammad yang dikenal sangat dekat dengan rakyat kecil itu memberikan bantuan beasiswa Sekolah Tinggi Perikanan yang secara simbolis pula diserahkan kepada salah seorang calon mahasiswa asal Gorontalo Utara, Franky Anwar. Di sela-sela acara penyerahan, Oscar Ladiku mengaku berterima kasih kepada Menteri Fadel Muhammad yang telah menaruh kepercayaan dan kepedulian besar kepada Pemkab. Gorontalo Utara yang dipimpin oleh Drs. H. Rusli Habibie, M.AP dan H. Indra Yasin, SH, MH. Dikatakannya, selain ini merupakan hasil lobi yang telah dilakukan oleh Bupati Rusli Habibie untuk dipersembahkan kepada masyarakat sebagai wujud karya nyata, tentunya hal ini juga merupakan bukti kepedulian dan kepercayaan besar dari Fadel Muhammad selaku Menteri Kelautan Perikanan terhadap kepemimpinan Bupati Rusli Habibie. Oscar juga mengungkapkan, bahwa kepedulian Menteri Fadel Muhammad tidak hanya sampai di sini. “Dalam waktu dekat ini juga DKP akan penggelontarkan dana bantuan program kapal 30 GT. Jumlahnya masih kita koordinasikan ulang termasuk bantuan permesinan,” beber Oscar. >gen/muis syam

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG UTAMA

Gorut, [GERBANG EMASNews] elaksanaan kegiatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) baru saja dimulai di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupa-

P

ten Gorontalo Utara (Gorut) pada Senin (11/7/2011) lalu, namun Bupati Drs. H. Rusli Habibie, M.AP berjanji akan memacu pembangunan rumah sakit tersebut agar dapat segera dioperasikan atau digunakan pada akhir tahun 2011 ini juga, atau di awal tahun 2012. Bupati Rusli Habibie bahkan dengan penuh keyakinan menyampaikan hal tersebut di depan jamaah Jumat Masjid Raya Sumalata. “Saya selaku bupati sudah meminta kepada dinas teknis terkait pembangunan rumah sakit agar segera memacu pembangunannya hingga rampung sebelum tahun anggaran berakhir,” lontar Bupati Rusli Habibie. Ungkapan yang sama juga kembali disampaikan Bupati

Rusli Habibie di hadapan warga saat melakukan peninjauan pembangunan Puskemas Rawat Inap Kecamatan Sumalata, beberapa waktu lalu. Bupati Rusli Habibie juga mempertegas, bahwa jika selama ini pasien rujukan dari puskesmas masih harus dirujuk ke Rumah Sakit Alwi Saboe atau ke MM Dunda, maka akhir tahun ini diharapkan sudah bisa dirujuk dan dilayani di RSUD ZUS. “Saat ini pembangunan rumah sakit ZUS sedang dipacu dan dimaksimal agar segera secepatnya bisa digunakan untuk melayani masyarakat Gorut, dan semuanya gratis,” ujar bupati disambut tepuk-tangan riuh. Pembangunan tahap awal

rumah sakit yang menelan anggaran sebesar Rp.23 Miliar ini juga telah menggodok tenaga medis (dokter dan perawat serta paramedis lainnya) yang akan bertugas melayani kesehatan masyarakat jauh sebelum rumah sakit ini dibangun. “Mengenai dokter dan perawatnya nanti itu tengah kita upayakan, disamping jauh-jauh hari Pemkab Gorut memang juga telah melakukan langkah strategis di antaranya dengan memberikan beasiswa kepada putra-putri Gorut untuk menempuh studi di Politekes Gorontalo maupun di Perguruan tinggi sebagai calon dokter. Mereka-mereka itulah (putraputri Gorut) yang akan bertugas di rumah sakit ini,” jelas Bupati Rusli Habibie.>ams

Pembebasan Pungutan Berobat di Puskesmas Perlu Dikawal
terhadap rakyat tersebut. Sehingga DPRD Gorut pun merasa wajib untuk menjaga dan mengawal secara langsung kebijakan bupati tersebut agar benar-benar dimanfaatkan secara optimal bagi seluruh rakyat, terutama mereka yang masih hidup dalam ekonomi lemah. Menurut salah seorang anggota DPRD Gorut, Muksin Badar, kebijakan Bupati Rusli Habibie ini sangatlah membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di puskesmas di seluruh wilayah di Kabupaten Gorut. “Terus terang, kami di dewan sangat salut dengan terobosan bapak bupati yang memiliki kepedulian yang tinggi dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan tidak memberikan pembebanan biaya. Dan untuk mengoptimalkannya, kita di dewan bersama instansi terkait perlu mengawal kebijakan ini hingga ke lapangan,” ujar Muksin. Ditekankannya, karena hal ini menyangkut kepentingan publik, maka seluruh pihak perlu melakukan sosialisasi sekaligus monitoring secara maksimal di lapangan agar optimalisasi dan manfaatnya benar-benar bisa dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat. Dijelaskannya, bahwa harapan bupati untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat di Kabupaten Gorut ini adalah salah satunya melalui pemberian pelayanan kesehatan secara prima. Artinya, dengan menyehatkan masyarakat maka pembangunan daerah tentu akan berjalan dengan baik pula.>gen/ams

Gorut, [GERBANG EMASNews] engan adanya kebijakan Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Drs. H. Rusli Habibie, M.AP, membebaskan (menggratiskan) masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas se-Gorut, membuat para anggota DPRD menaruh simpatik dan salut atas kebijakan yang dinilai sangat berpihak

D

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

13

GERBANG UTAMA

Pemda Gorut Munculkan Karya Nyata tanpa Defisit

S

Gorut, [GERBANG EMASNews] etelah menyampaikan pendapat akhir dalam Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), seluruh (lima) fraksi pun menyatakan secara bulat menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gorut tahun 2010, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengesahan antara Ketua DPRD Gorut Thomas Mopili dan Wakil Bupati Indra Yasin, Kamis (4/8). Seluruh fraksi pada penyampaian pendapat akhirnya masing-masing menunjukkan dan menempatkan eksekutif telah mampu menjalan tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pembangunan di Gorut. Bahkan Pemda Gorut dinilai telah berkarya secara nyata tanpa memunculkan defisit di sisi

anggaran. Sehingga seluruh fraksi pun secara aklamasi menerima LPJ APBD 2010 tersebut dan menyetujui untuk segera ditetapkan sebagai Perda. Husain A. Pateda selaku juru bicara dari Fraksi Hanura menuturkan, LPJ APBD Kabupaten Gorontalo 2010 ini secara yuridis telah memenuhi berbagai landasan, demikian pula dengan mekanisme pembahasannya. Sementara itu, Risan Demanto mewakili Fraksi PDI-P menggambarkan, bahwa upaya nyata dan positif dari segala bentuk kebijakan yang ditempuh eksekutif adalah merupakan bentuk keseriusan eksekutif dan legislatif dalam menyejahterakan rakyat. Sebelumnya, Djafar Ismail selaku Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) secara rinci juga telah menyampaikan laporan Banggar terhadap Pembahasan LPJ APBD tersebut.

Djafar juga menggambarkan, LPJ APBD 2010 ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan keuangan daerah yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Gorut pada tahun 2010. Dan berdasarkan hasil penelitian, sambung Djafar, LPJ APBD 2010 ini telah berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga, telah memenuhi prosedur mekanisme penyusunan standar.>gen/ams

Koperindag Siapkan Petak Gratis di Pasar Senggol

LPJ APBD 2010 Mencerminkan Terpenuhinya Aspirasi Rakyat

A

Gorut, [GERBANG EMASNews] ktivitas masyarakat, khususnya umat muslim menjelang akhir Ramadhan, dipastikan lebih banyak berada di tempat-tempat perbelanjaan. Sebab, di harihari tersebut, masyarakat lebih banyak menyiapkan segala kebutuhan untuk merayakan lebaran Idul Fitri. Menyikapi kondisi itu, menurut Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Gorut Drs. H. Muchtar Adam, M.Si melalui Sekretaris Koperindag Samsudin Hanipa, segera menyiapkan lokasi pasar senggol buat masyarakat untuk melakukan transaksi jualbeli kebutuhan lebaran.

14

“Kami sudah menyiapkan di Pasar Moluo, Kwandang, untuk dijadikan sebagai Pasar Senggol. Para pedagang yang ingin mendapatkan petak untuk berjualan bisa mendaftarkan diri ke Diskoperindag atau ke organisasi pedagang kaki lima secara gratis atau tidak dipungut biaya,” tutur Samsudin. Dikatakannya, Bupati Rusli Habibie melalui Kadis Koperindag mengharapkan agar pelaksanaan pasar senggol tahun ini bisa dilakukan lebih baik dan semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya, terutama menyangkut penataannya, suasana aman, tertib, dan kebersihan yang harus tetap terjaga.>gen/ams

L

Gorut, [GERBANG EMASNews] aporan realisasi anggaran tahun 2010 Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menunjukkan angka pendapatan sebesar Rp.324 Miliar lebih. Dari angka ini terdapat surplus sebesar Rp. 11,6 Miliar lebih. Hal tersebut diungkapkan Salim Angio selaku juru bicara yang menyampaikan pendapat akhir Fraksi PPP DPRD Gorut pada Rapat Paripurna IV yang mengagendakan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 Kabupaten Gorut, di Gedung Rakyat Gorut, Kamis (4/8). Aleg yang baru saja mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan

oleh almarhum Hendrik Suleman ini, untuk pertama kalinya tampil di atas podium dewan membacakan pendapat akhir Fraksi PPP menegaskan, bahwa dengan tidak mengalaminya defisit atas APBD 2010 oleh pihak eksekutif, maka tentu hal ini menjadi bukti sekaligus tolak ukur adanya kemampuan Pemda Gorut dalam melaksanakan manajemen keuangan daerah secara sehat dan positif. Dijelaskannya, Pemkab Gorut sejauh ini telah mengakomodir keinginan masyarakat. Sehingga, katanya, LPJ APBD 2010 ini telah mencerminkan secara menyeluruh akan terpenuhinya aspirasi rakyat Kabupaten Gorut yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan. >gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG ASIA

Kunjungi Masyarakat, NKRI Bagi Tugas
Gorut, [GERBANG EMASNews] rs. H. Rusli Habibie, M.AP selaku calon Gubernur Gorontalo pada bulan suci Ramadhan 1432 H aktif melaksanakan ibadah puasa dan bersafari Ramadhan mengunjungi masyarakat sambil melakukan sosialisasi di seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo. Meski begitu, Rusli Habibie, tentu tetap harus lebih banyak mengunjungi masyarakatnya di Gorut, sebab Rusli adalah Bupati Gorut yang sudah pasti harus mengedepankan kepentingan masyarakatnya. Kendati pula demikian, Rusli Habibie tetap mampu memanfaatkan waktu dengan baik untuk menyentuh dan memberikan kepeduliannya kepada masyarakat di daerah lainnya di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo tanpa harus mengeluh kelelahan. Rusli Habibie bahkan mengaku, bahwa bulan Ramadhan justru membuat dirinya tambah bersemangat untuk mengunjungi seluruh rakyat di Provinsi Gorontalo demi mempererat hablum minallah dan

D

hablum minannas (hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia). Misalnya, dengan berbuka puasa dan tarwih bersama di masjid maupun di rumah warga, hingga menyalurkan zakat kepada rakyat miskin. Tetapi secara teknis, kegiatankegiatan ibadah yang dirangkai dengan sosialisasi tersebut, telah dituangkan ke dalam jadual tentatif yang telah disusun oleh tim NKRI. “Untuk sementara ini aktivitas Pak Rusli mengunjungi masjid disertai dengan pemberian sumbangan kepada kaum duafa,” ujar Arusdin Bone Tim Pemenangan Rusli Habibie dan Idris Rahim, Rabu (3/8/). Minggu kedua Ramadhan, katanya, Rusli berkeliling di kabupaten/ kota lainnya bergantian dengan pasangannya Idris Rahim. "Sebelumnya, pak Idris sudah harus berkeliling di Boalemo, Kabupaten Gorontalo, termasuk Kota Gorontalo. Minggu berikut diputar, Pak Rusli keliling di kabupaten Kota dan pak Idris fokus di Gorut,” jelas Arusdin Bone.>gen/ams

Penyelenggara Pemilukada Harus Perkuat Sosialisasi
Gorut, [GERBANG EMASNews] ari puncak Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Provinsi Gorontalo sebentar lagi akan dilaksanakan, yakni pada 16 Nopember 2011. Untuk itu, pihak penyelenggara Pemilukada sangat diharapkan jauhjauh hari sedini mungkin melakukan berbagai langkah yang diyakini mampu membantu masyarakat dalam mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara atau penduduk di daerah ini dalam pelaksanaan Pemilukada. Hal tersebut disampaikan Drs. Slamet K. Bakari selaku Kepala Badan Kesbang Linmas dan PP Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) ketika menggelar sosialisasi Pemilukada di setiap wilayah kecamatan seKabupaten Gorut. Upaya yang diharapkan dari penyelenggara Pemilukada itu, menurut Slamet, adalah di antaranya berupa sosialisasi dan komunikasi yang harus dilakukan secara intens, terpadu, selaras dan fokus menyangkut atau seputar kelancaran Pemilukada kepada semua stakeholder dan kalangan di masyarakat. Hal ini, jelas Slamet, sangat penting untuk dilaksanakan agar penyelenggaraan Pemilukada di Provinsi Gorontalo dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sebab, lanjut Slamet, dengan memperkuat sosialisasi dan dengan membangun komunikasi menyangkut Pemilukada secara umum, maka tentu masyarakat akan mendapatkan pemahaman yang je-

H

las tentang pelaksanaan Pemilukada itu sendiri. “Yang nantinya, ini tentu akan berdampak pada pelaksanaan Pemilukada itu ke arah yang sama diharapkan. Yakni akan berjalan secara jujur, adil dan demokratis dalam menghasilkan pemimpin yang benarbenar merupakan pilihan murni dari rakyat. Artinya, semua pihak tentu tak akan mengingkan kekacauan dalam pelaksanaannya,” katanya. Mantan Kadis kehutanan Gorut ini juga menambahkan, bahwa hingga kini pihaknya juga masih terus melakukan upaya-upaya pemberian pemahaman berupa sosialisasi seputar Pemilukada agar dapat diselenggarakan secara sehat, aman dan damai. “Untuk itu, sekali lagi komunikasi amat perlu dibangun oleh semua pihak, yakni mulai dari Pemerintah, Panwas, parpol, tokoh masyarakat, LSM terkait serta para organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujar Slamet.>gen/ams MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

15

16

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

17

G E R B A N G U TA M A

KETIKA TERPILIH JADI WAKIL GUBERNUR GORONTALO PERIODE 2012-2017:

Idris Rahim Berjanji Memanfaatkan Usianya Demi Rakyat
Gorontalo, [GERBANG EMASNews]

T

okoh senior birokrat papan atas di Provinsi Gorontalo, DR. Drs. H. Idris Rahim, MM, pada Rabu (10/8/2011) yang lalu genap berusia 57 tahun. Acara syukuran ulang tahun (ultah) kelahiran atau milad Idris Rahim pada hari itu pun digelar di salah satu rumah keluarga sang istri, dr. Hj. Nurindah Rahim, di bilangan Limboto-Kabupaten Gorontalo. Syukuran ini juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama. Tampak ratusan massa berjubel memadati pekarangan rumah tersebut hingga tumpah ke jalan hanya untuk menghadiri ultah mantan Sekda Provinsi Gorontalo itu. Selain untuk memberi ucapan selamat atas milad usia 57 tahun, massa juga sengaja hadir guna memberi ungkapan dukungan untuk memenangkan Idris Rahim yang juga selaku calon Wakil Gubernur Gorontalo periode 20122017 itu mendampingi Drs. H. Rusli Habibie, M.AP pada pemilihan gubernur (pilgub), 16 Nopember 2011. Acara syukuran yang digelar secara sederhana namun amat kental dalam nuansa religius yang dibalut dengan suasana si-

laturahim dan penuh keakraban itu tampak memancarkan kesejukan tersendiri. Bagaimana tidak, sampai saat ini pun seluruh masyarakat tahu persis bahwa Idris Rahim adalah sosok bersahaja yang santun, lembut, bersahabat, dan penuh senyum, serta memiliki kepedulian dan jiwa pengabdian yang tinggi dalam memajukan daerah dan masyarakat Provinsi Gorontalo. Massa yang hadir dalam acara syukuran milad ini menyebutkan, bahwa selama ini masyarakat dari seluruh lapisan di Provinsi Gorontalo bahkan juga sangat mengenal Idris Rahim adalah merupakan sosok birokrat yang bersih, tak ada musuh dan tak ada masalah hukum. Apalagi, kata sejumlah massa, Idris Rahim sejauh ini tak pernah melakukan hal-hal yang kurang terpuji, misalnya, mema-

kan uang rakyat, mementingkan diri sendiri dan lain sebagainya. Sehingga itu pula, menurut sejumlah kalangan, Fadel Muhammad tak jarang memberi jempol kepada Idris Rahim merupakan seorang birokrat yang memiliki kredibilitas yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara selama ini. Menyikapi ucapan dan dukungan yang mengalir kepadanya, Idris Rahim pun menyatakan rasa syukurnya kepada Sang Maha Kuasa, dan tak lupa mengkhaturkan terima kasihnya kepada masyarakat Provinsi Gorontalo baik yang ada di dalam mau pun di luar Gorontalo. “Alhamdulillah saya khaturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta terima kasih kepada seluruh masya-

rakat Provinsi Gorontalo. Karena hingga pada usia saya saat ini, Tuhan masih memberikan tuntunan dan kesehatan buat saya dan kita sekalian. Juga dengan masyarakat yang kini masih menerima saya sebagai sosok yang insyaAllah dapat berbuat yang terbaik untuk daerah ini. Sehingga itu, jika Tuhan merestui saya, serta jika rakyat Gorontalo menetapkan pilihan hatinya untuk memilih saya nantinya sebagai Wakil Gubernur Gorontalo mendampingi Bapak Rusli Habibie pada pilgub mendatang, maka saya berjanji dan tentu berupaya memanfaatkan waktu serta usia saya untuk kemajuan pembangun Provinsi Gorontalo demi kepentingan seluruh masyarakat,” ujar Idris Rahim. Sebab, menurut Idris Rahim yang juga pernah menjabat selaku pelaksana tugas (plt) Gubernur Gorontalo ini, pemimpin yang sesungguhnya adalah pemimpin yang benar-benar bisa menggunakan waktunya dengan sebaik mungkin demi kepentingan orang banyak dan harus mampu mengedepankan dan mengutamakan urusan rakyat dari pada urusan pribadi. >amsyam

18

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

G E R B A N G U TA M A

Gorontalo, [GERBANG EMASNews]

klim politik di Gorontalo kini makin memanas dan terasa menyengat di pori-pori para simpatisan dan pendukung paket calon pasangan Gubernur. Saling menonjolkan kelebihan masing-masing serta membuka kelemahan pihak lawan pun mulai diperlihatkan dan disuguhkan ke publik sebagai upaya untuk menjatuhkan satu dengan lainnya. Karakter Rusli Habibie sebagai sosok calon Gubernur terkuat dalam paket NKRI (Nyata Karya Rusli-Idris) bahkan kini mulai dibantai oleh para lawan-lawan politiknya. Mereka mulai mencari-cari kelemahan dan menjadikan Rusli Habibie sebagai sasaran utama untuk dijatuhkan di mata masyarakat melalui upaya pembunuhan karakter (character assassination). Salah satu upaya pembunuhan karakter itu adalah, Rusli Habibie sebagai bupati disebutsebut telah “menjual” atau menggadaikan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) selama 25 tahun ke depan untuk kepentingan membiayai langkahnya ke pemilihan gubernur (pilgub). Isu ini bahkan sengaja disebar melalui blackberry maupun di internet langsung ke jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lain sebagainya. “Saya tidak tau siapa yang melakukan itu. Dan terus terang saya juga tidak mau cari tau dan tidak akan memperdulikan isu-isu yang tidak sehat seperti itu, karena memang isu itu sama sekali tidaklah benar serta jauh dari kebenaran,” ujar Rusli Habibie ketika memberikan sambutan dalam acara doa

I

bersama di lingkungan Pemkab. Gorut, Jumat (12/8). Rusli Habibie menilai, isu itu memang sengaja dimunculkan oleh lawan-lawan politik dengan maksud untuk menjatuhkan dan membunuh karakternya. Tapi sayangnya, kata Rusli, rakyat Gorontalo di mana-mana terdengar tetap ber-tekad menetapkan hatinya untuk memilih NKRI sebagai paket yang akan memimpin Gorontalo pada periode 2012-2017. Namun terkait dengan isu tersebut, Rusli kemudian merasa berkewajiban untuk meluruskan hal yang sebenarnya. “Saya dituding telah menggadaikan Gorut untuk kepentingan Pilgub. Apa ada yang sesuatu yang bisa saya gadaikan di Gorut? Justru untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan Gorut, termasuk konflik kepentingan pribadi serta posisi saya sebagai bupati, maka saya lalu menjual aset perusahaan saya senilai Rp.25 Miliar. Jadi inilah yang terjadi sebenarnya. Bukan menggadaikan Gorut selama 25 tahun ke depan seperti yang disebarkan itu,” jelas Rusli seraya mengaku bahwa seluruh daftar harta kekayaannya telah sampaikan ke Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). >gen/amsyam

Idris: Jangan Karena Politik Kita Terpecah Belah
Gorontalo, [GERBANG EMASNews]

M

enyikapi situasi politik yang terasa makin memanas antar kubu para pendukung paket calon gubernur yang ada di Gorontalo saat ini. Mantan Sekda Provinsi Gorontalo DR. Drs. H. Idris Rahim, MM, yang juga kini sebagai calon wakil gubernur Gorontalo paket NKRI dari Partai Golkar dan PPP mengajak seluruh lapisan masyarakat agar lebih mengedepankan sikap silaturahim dengan melibatkan pemikiran sehat dan positif dalam menghadapi ajang politik pemilihan gubernur (pilgub), 16 Nopember 2011 mendatang. “Jangan hanya karena politik kita semua terpecah belah,” ujar Idris Rahim memberi pencerahan dalam sambutannya pada acara doa syukuran Hari Ulang Tahunnya (HUT)

yang ke 57, di Kecamatan Limboto, Kelurahan Hutuo Kabupaten Gorontalo, Kamis malam (11/8). Dihadiri + 500 massa. Idris yang saat ini mendapat posisi sebagai Staf Ahli di Departemen Kelautan Perikanan mengatakan, politik tidak bertujuan untuk memunculkan permusuhan antara satu dengan lainnya. “Silakan berpolitik, tetapi kerukunan dan rasa persaudaraan kita hendaknya senantiasa tetap dijaga oleh semua pihak. Jangan ada saling salah-menyalahkan, saling sudut-menyudutkan dan saling jatuh-menjatuhkan antara sesama warga dan pendukung dalam suatu proses pemilihan kepala daerah,” tutur Idris Rahim dengan senyumnya yang khas dan lembut. Dikatakannya, bahwa segala sesua-

tunya yang berkaitan dengan proses pemilihan gubernur di Gorontalo ini harus bisa berjalan menurut ketentuan yang ada, dan jangan ada istilah pemaksaan. “Demi kesuksesan Pilgub, hendaknya kita jangan lupa untuk menyerahkan segala urusan ini kepada Yang Maha Kuasa serta menurut ketentuan yang berlaku. Jangan ada saling memaksakan kehendak yang membuat segalanya bisa kacau dan berantakan. Sehingga itu, meski kita berbeda pendapat dan pilihan tetapi harus tetap bisa mengutamakan persatuan dan kesatuan,” kata Idris bersahaja.>gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

19

GERBANG UTAMA

M a j u

u n t u k

M e m i m p i n

P r o v i n s i

G o r o n t a l o

Jakarta, [GERBANG EMASNews]

L

angkah maju dalam mewujudkan dan menunaikan niat tulus dan ikhlas Rusli Habibie sebagai calon gubernur Gorontalo periode 2012-2017 untuk membangun dan menyejahterakan rakyat Provinsi Gorontalo, sangat diyakini oleh keluarga besar BJ. Habibie akan mampu betul-betul dapat diwujudkan secara nyata oleh keponakannya, yakni Rusli Habibie. Sehingga itu, keluarga besar mantan Presiden RI yang ke-3 itu menyatakan restunya dan mengaku sangat mendukung Rusli Habibie untuk dapat menjadi pemimpin di Provinsi Gorontalo. Restu dan dukungan tersebut dinyatakan saat menyambut Rusli Habibie pada acara buka puasa bersama di kediaman B.J. Habibie, pertengahan Agustus 2011 lalu. “Selamat datang pak bupati,” sambut hangat B.J Habibie kepada keponakannya, Rusli Habibie, seraya keduanya bersalaman peluk. “Alhamdulillah, rakyat di Provinsi Gorontalo telah menaruh harapan besar kepada saya dan memilih saya melalui Partai Golkar sebagai calon gubernur Gorontalo periode 2012-2017. Untuk itu saya memohon doa dan restunya demi kemajuan Gorontalo,” tutur Rusli Habibie kepada pamannya, B.J. Habibie dengan penuh senyum. Mendengar hal tersebut, B.J. Habibie pun memuji dan mengaku salut atas kehebatan keponakannya tersebut karena dalam waktu singkat sebagai Bupati di Gorontalo Utara ternyata telah mampu mempersembahkan karya nyata kepada masyarakat. Sehingga, menurut B.J. Ha-

bibie tak sia-sia masyarakat memilih Rusli Habibie sebagai pemimpin di Gorontalo. “Ya, Anda sebagai generasi penerus keluarga dan penerus pembangunan daerah, termasuk di Gorontalo,” lontar B.J. Habibie seraya mengacungi jempol kepada Rusli Habibie. Mantan Menristek yang dijuluki oleh masyarakat di tanah air ini sebagai “manusia terpintar” di Indonesia itu pun memberi nasehat kepada Rusli Habibie. “Jaga kesehatan Anda, karena semua tergantung pada kesehatan,” ujar B.J Habibie dengan gaya khasnya berbicara. Nasehat dan pesan lain juga tak lupa disampaikan B.J. Habibie kepada keponakannya yang pernah menjadi karyawan di PT. Industri Pesawat Terbang Nusan-

tara (IPTN) Bandung itu. “Saya berpesan agar tetaplah bekerja keras secara tulus dan penuh ikhlas dalam membangun dan menyejahterakan rakyat di Gorontalo. Dan ingat, jangan pernah sakiti hati rakyat, karena Anda terpilih sebagai pemimpin, itu karena dari dukungan rakyat. Dan juga jangan lupa bahwa rakyat tergerak dan terdorong untuk mendukung itu karena adanya Kekuasaan dan Kehendak dari Sang Maha Kuasa. Sehingga itu berdoa dan memohonlah selalu kepadaNYA,” pesan B.J. Habibie bersahaja. Sebagai keponakan yang menjadi salah satu kebanggaan dalam keluarga B.J Habibie, Rusli Habibie pun dengan santun dan hormat tertunduk nampak menghayati setiap pesan serta nasehat yang disampaikan oleh pamannya terse-but. “InsyaAllah pesan dan na-sehat ini akan menjadi bagian dari tuntunan langkah maju saya dalam mempersembahkan karya nyata bagi seluruh rakyat Gorontalo melalui pembangunan yang lebih fokus, yakni untuk kemajuan kita bersama, terutama demi kesejahteraan seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo. Sejumlah tokoh-tokoh penting dan pemuka masyarakat di tanah air, yakni seperti Andi Mattalata, Ali Muladi, Jusman Safii dan beberapa pejabat negara lainnya juga turut hadir dalam acara buka puasa yang dibalut dengan suasana keak-raban dan silaturahim itu, termasuk memberi restu dan motivasi kepada Rusli Habibie untuk bisa memenangkan Pilgub Gorontalo pada 16 Nopember 20111 ini. >gen/ams

20

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

GERBANG KITA

Gorut, [GERBANG EMASNews] ungsi dan manfaat penghijauan sangat besar di antaranya adalah: 1) Sebagai paru-paru kota, karena menghasilkan zat asam O2 yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan; 2) Sebagai pengatur lingkungan (mikro), vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk, nyaman dan segar; 3) Ekologis, membuat lingkungan jadi hidup; 4) Perlindungan (protektif), terbahap kondisi fisik alami sekitarnya seperti angin kencang, terik matahari, gas atau debu-debu; 6) Keindahan (estetika); 7) Kesehatan (hygiene); 8) Pengendalian air tanah dan erosi, ameliorasi iklim; 9) Peresapan air hujan; 10) Pengendalian polusi udara; 11) Mengurangi aliran permukaan, dan sebagainya. Berangkat dari kesadaran tersebut, membuat Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Drs. H. Rusli Habibie, M.AP telah merencanakan dan mendesain sejak awal kawasan kompleks perkantoran di Blok-plan Molingkapoto agar dapat dijadikan “hutan” yang menyejukkan bagi semua orang. Bupati mendambakan kondisi tersebut adalah semata agar kompleks perkantoran Pemerintahan Gorut di Blok-plan itu mampu menjadi lingkungan yang betul-betul menyenangkan bagi siapa saja, terutama buat para pegawai dan masyarakat yang terlibat dalam proses melayani dan dilayani. Intinya, bupati sejauh ini sangat mengharapkan adanya suasana nyaman berupa pelayanan prima kepada masyarakat melalui senyum dan keramah-tamahan dari para

F

pegawai yang ditunjang dengan kondisi lingkungan yang sejuk alami. Itulah sehingga bupati yang sangat membenci asap rokok ini juga mengaku telah mengarahkan dan menginstrusikan seluruh satuan perangkap daerah atau SKPD di lingkungan Pemkab. Gorut wajib menghijaukan lokasi Blok-plan dengan menanam 20 pohon setiap SKPD. Instruksi tersebut disampaikan Bupati Rusli Habibie ketika memberikan sambutan pada kegiatan doa bersama pemkab, Jumat (12/8). “Bibit pohonnya silakan diminta di Badan Lingkungan Hidup (BLH). Saya sudah memerintahkan BLH untuk segera menyiapkan bibit pohon tersebut,” ujar bupati seraya pula meminta para SKPD pada musim kemarau ini segera membuat lubang untuk persiapan penanamannya, agar ketika musim penghujan tiba bibit pohon tersebut dapat langsung ditanam di areal halaman kantor masing-masing. Bahkan bupati juga meminta untuk menambah pemeliharaan burung-burung seperti burung merpati di masing-masing SKPD agar kawasan kompleks perkantoran di Gorut betul-betul nampak asri dan alami.>gen/ams
MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

21

SOROTAN

Harusnya Uji Publik Dulu, Baru Diberi Bintang Kehormatan

Pemerintah Dinilai Lecehkan DPR

S

Jakarta, [GERBANG EMASNews] ejumlah pihak berpendapat, bahwa para penerima bintang kerhormatan, seharusnya dan alangkah lebih baik diperkenalkan terlebih dahulu melalui sebuah uji publik sebelum mendapat penghargaan. “Perlu uji publik bagi para calon penerima penghargaan. Beberapa orang calon yang sudah lolos di tim seleksi diumumkan dulu ke publik untuk mendapat respon atau feedback dari masyarakat,” tutur Malik Harmain, anggota Komisi II DPR-RI, Sabtu (13/ 08/2011), seperti yang dilansir oleh tribunnews.com. Alangkah baiknya, katanya, DPR diajak untuk berembuk untuk dimintai pertimbangan dalam menentukan orang-orang yang layak diberi penghargaan. Acuan dasarnya, yakni UU No 20/2009 tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan. Sri Mulyani Diberi Tanda Jasa Pemberian tanda jasa kepada mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Presiden SBY belum lama ini sangat mengejutkan. Masyarakat diyakini akan bingung, karena standar yang digunakan pemerintah untuk menimbang dan memilih

sosok penerima tanda jasa dari negara menjadi tidak jelas lagi. Lebih dari itu, DPR layak merasa dilecehkan oleh pemerintah. Sebab, dalam keputusan politiknya, DPR telah menempatkan Sri Mulyani sebagai sosok yang punya masalah hukum terkait peran dan posisinya dalam skandal Bank Century. “Jangan lupa bahwa sikap politik DPR itu ditetapkan dalam sidang paripurna DPR. Menjadi kewajiban pemerintah untuk mematuhi keputusan politik DPR,” ujar Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo dalam pesan singkatnya, Sabtu (13/8/). Sri Mulyani sendiri, katanya, sesungguhnya sudah mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat dalam kasus skandal Bank Century. Masyarakat tentu akan bingung, karena orang yang sudah terkena sanksi sosial justru diberi tanda jasa dari pemerintah. “Kedepan, saya kuatir tanda jasa dari pemerintah atau negara menjadi tak bernilai apa-apa lagi. Sebab, publik akan menilai pemerintah bertindak ngawur dan sembrono dalam menimbang dan memilih sosok-sosok yang mendapatkan tanda jasa dari negara,” katanya.>gen/ams

ngundang kecurigaan tersendiri bahwa ada tujuan politis di balik pemberian itu. “Pemberian penghargaan itu hanya untuk menambah popularitas Ani Yudhoyono karena akan diusung sebagai calon presiden. Jadi, dia perlu di-upgrade biar tambah populer,” tegas Desmon. Sebelumnya, terdapat nama besar lainnya yang juga pernah menerima Bintang Republik Indonesia Adipradana antara lain adalah Jenderal Besar Sudirman (disematkan tahun 1961), Jenderal Berikut ini daftar penerima Bintang Jasa 2011 sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2011 tanggal 2 Agustus 2011: Bintang Republik Indonesia Adipradana: 1. Hj. Kristiani Herrawati Yudhoyono, S.IP (Istri Presiden RI) 2. Dra. Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum (Istri Mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid) 3. H.M. Taufiq Kiemas (Suami Mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri) Bintang Mahaputera Adipradana: 1. Hj. Mufidah Jusuf Kalla (Istri Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla) 2. Hj. Asmaniah Hamzah Haz (Istri Mantan Wakil Presiden RI, Dr.(HC) H. Hamzah Haz) 3. Dr. Nur Hasan Wirajuda (Mantan Menteri Luar Negeri) 4. Ir. H. Aburizal Bakrie (Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat) 5. Dr. Sri Mulyani Indrawati (Mantan Menteri Keuangan) 6. Dr. Siti Fadilah Supari (Mantan Menteri Kesehatan) 7. Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, SS, MA (Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan) 8. Letjen TNI (Purn) Moh. Ma’ruf (Mantan Menteri Dalam Negeri) Bintang Mahaputera Utama: 1. Letjen TNI (Purn) H. Bibit Waluyo (Gubernur Jawa Tengah) 2. Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsul Maarif, M.Si (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana) 3. Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum (Gubernur Jawa Timur) 4. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH,

TNI (Anumerta) Ahmad Yani (disematkan 1965), Jenderal TNI (Pur) M. Yusuf (disematkan tahun 1995). Sedangkan, tokoh dari kalangan sipil antara lain adalah Sutan Sjahrir (disematkan tahun 1998), Sjafruddin Prawiranegara (disematkan tahun 1998), Ny. Hj. Fatmawati Soekarno (disematkan tahun 1999), Adam Malik sebagai Menteri Luar Negeri (disematkan tahun 1973) dan Prof. Dr. Ing. B.J Habibie sebagai Wapres (disematkan 1998).>gen/ams M.Si, MH (Gubernur Sulawesi Selatan) Bintang Jasa Utama: 1. Mayjen TNI (Purn) Sunarso (Kepala Badan Pelaksana, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) 2. Dr. Ir. Surono (Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian ESDM) 3. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc (Sekretaris Jenderal DPD RI) 4. Drs. H. Achmad, M.Si (Bupati Rokan Hulu, Prov. Riau) 5. Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si (Walikota Tasikmalaya, Prov. Jawa Barat) 6. Ir. H. Joko Widodo (Walikota Solo, Prov. Jawa Tengah) 7. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM (Walikota Makassar, Prov. Sulawesi Selatan) Bintang Jasa Nararya: 1. Dr. Wimpy S. Tjetjep (Deputi Menko Perekonomian Bid. Koordinasi Energi & Sumber Daya Mineral & Kehutanan) 2. Drs. Faisal Syam MBA (Direktur Human Capital & General Affair PT Telkom, Tbk) 3. H. Syarifuddin (Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) 4. Drs. Guritno Kusumo, MM (Sekretaris Kementerian Koperasi & UKM) Bintang Budaya Parama Dharma: 1. Alm. Basoeki Abdullah (Pelukis) 2. Alm Abdullah Idrus (Sastrawan) 3. Sudarwati/Sumarti/Titik Puspa (Pencipta Lagu, Penyanyi & Aktris Film) 4. Herman Omordow (Pengukir & pemahat asal suku Asmat, Prov. Papua)

Pemberian Bintang Jasa Adipradana kepada Ani Yudhoyono Terlalu Politis
Jakarta, [GERBANG EMASNews] ada Jumat (12/8/2011), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyematkan penghargaan bintang jasa kepada 30 tokoh. Salah satunya adalah Ibu Negara alias istri Presiden SBY sendiri, yakni Kristiani Herrawati, yang biasa disapa Ani Yudhoyono. Tetapi, pemberian bintang jasa kepada ibu negara yang pernah kuliah kedokteran (namun berhenti) di Universitas Kristen Indonesia itu dipertanyakan oleh pihak DPR karena prestasi yang ditorehkan Ani dinilai masih sangat minim.

P

Anggota Komisi III DPR-RI, Desmon J Mahesa mempertanyakan prestasi yang membuat ibu dari Sekjen Partai Demokrat Edi Baskoro ini layak mendapatkan bintang jasa Adipradana. “Apa prestasi Ani Yudhoyono itu dari sisi kemanusiaan dan kemasyarakatan. Penghargaan itu penghargaan apa? Apakah dia sudah punya prestasi yang luar biasa seperti Ibu Tien?” lontar Desmon kepada wartawan, Jumat (12/8) seperti dilansir Republika. Desmon merasa pemberian penghargaan kepada Ani cukup me-

22

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

SOROTAN

427 Napi Korupsi dapat Remisi, 21 Koruptor Langsung Bebas
Hery: Ini dapat Menciderai Nilai Perjuangan Pemberantasan Korupsi
Jakarta, [GERBANG EMASNews] ebanyak 427 narapidana (napi) kasus tindak pidana korupsi se-Indonesia menerima remisi atau pengurangan masa tahanan di Hari Ulang Tahun ke-66 Kemerdekaan RI, ini belum termasuk dengan jumlah napi korupsi yang diberi remisi pada hari Idul Fitri sebanyak 235 napi. Dan sebanyak 21 di antaranya menerima Remisi Umum II atau langsung bebas. “Sebanyak 408 orang menerima remisi umum I dan 21 orang menerima remisi umum II,” kata Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM

S

Untung Sugiyono dalam jumpa pers di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17/8). Sayangnya, Untung tak bisa merinci siapa saja koruptor yang mendapat remisi tersebut dengan alasan tak hafal nama. Seingatnya, Gayus Tambunan, tak termasuk di antaranya. Namun yang pasti, dari 21 narapidana yang langsung bebas, tak satu pun berasal dari Jakarta. Para terpidana korupsi di Jakarta hanya mendapat pengurangan tahanan. Setelah wartawan menelusuri nama koruptor yang mendapat re-

Kubu Anas : Wa Ode Benar, Ada Mafia di Badan Anggaran DPR
Jakarta, [GERBANG EMASNews] emua yang diungkap oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dari PAN, Wa Ode Nurhayati tentang mafia anggaran adalah benar. Hal tersebut dikatakan oleh Patra M Zen, kuasa hukum Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, sebagaimana dilansir tribunnews.com. Sayangnya, kata Patra, suara lantang Wa Ode akhirnya terus tertimbun oleh isu-isu lain, ditambah lagi faktor asal partai politiknya. “Wa Ode kan jelas tapi itu kan ketimbun, ada mafia ada calo, sayangnya dia hanya sendirian mungkin,” ujar Patra saat ditemui usai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu(13/8/2011). Dari 85 anggota di Banggar, ungkap Patra, semua adalah ‘pemain’ alias mafia anggaran. Hanya saja beberapa dari mereka adalah pemula, sehingga dengan mudah dituduh-tuduh. “Dari 85 ada yang baru belajar, ibaratnya main sepeda tak ada belokan saja jatuh mereka, beda yang sudah ahli, lepas tangan saja bisa goes,” jelasnya. Patra lebih jauh menjelaskan, Banggar adalah pusat dari segala masalah yang ada, termasuk kasus

S

proyek pembangunan Wisma Atlet dan Hambalang. “Badan anggaran itu kunci, dia pusat gempa masalah, lihat proyek Wisma Atlet dan Hambalang, anggaran negara untuk proyek, apakah proyek itu saja, tidak, masih banyak,” jelasnya. Karena itulah, kata Patra, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera mendorong ini untuk mengungkap segala macam permainan di Banggar. “Sebagian besar dari Badan Anggaran bermasalah ini harus kita dorong, jangan orang belum berpengalaman diseret,” katanya. Namun saat disinggung dari partai politik mana saja yang kebanyakan mafia di Banggar, Patra enggan menjelaskan lebih lanjut. Hanya saja, ia memberikan indikator, bahwa orangorang di tempat tersebut adalah sangat berpengalaman. “Ini bukan masalah partainya, tapi siapa yang berpengalaman,” lontarnya. Seperti diketahui sebelumnya Wa Ode Nurhayati mengungkap adanya praktek mafia anggaran di Badan Anggaran DPR. Wa Ode mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah acara talkshow di sebuah stasiun televisi swasta. Bahkan Wa Ode menyebut seluruh pimpinan DPR terlibat dalam skandal anggaran tersebut.>gen/ams

misi, ditemukan ada nama Urip Tri Gunawan atau dikenal Jaksa Urip tercatat diberi remisi 4 bulan. Ia terpidana kasus korupsi Sisminbakum di Dirjen Administrasi Hukum Umum, dan terpidana kasus suap Artalyta Suryani. Juga I Wayan Pugeg mendapat remisi 5 bulan 10 hari. Ia mantan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri pada kasus korupsi Program Indonesia Investment Year 2003 dan 2004, sebesar Rp 27 Miliar. Dua nama di atas merupakan terpidana korupsi di LP Cipinang. Tercatat 27 nama lainnya, antara lain Agoes Rahardjo (remisi 4 bulan), Antony Ziedra Abidin (5 bulan 10 hari), Dedy Suwardi (2 bulan), Edward Cornellis Wiliam Neloe (5 bulan 10 hari). Danny Setiawan (Mantan Gubernur Jawa Barat), kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran tahun 2003 divonis 4 tahun penjara (remisi 2 bulan 10 hari). Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Taslim Tadjudin, terpidana kasus korupsi aliran dana BI divonis 3 tahun penjara (remisi 3 bulan). Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang juga besan Presiden SBY, Aulia Pohan, terpidana kasus korupsi aliran dana BI divonis 3 tahun penjara (remisi 3 bulan). Serta mantan anggota DPR Al Amin Nur Nasution, Mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo dan beberapa nama koruptor beken lainnya. Untuk narapidana kasus narkotika, dari sebanyak 22.344 mereka yang tersebar di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang tersebar di seluruh Indonesia, 9450 di antaranya mendapatkan remisi umum sebagian. 235 langsung bebas. Sementara dari 90 orang napi kasus terorisme yang tersebar di Rutan dan Lapas seluruh Indonesia, 84 diantaranya diberi remisi umum sebagian. Untuk kasus kejahatan transnasional, dari 666 terdapat 189 di antaranya mendapat remisi umum sebagian. 9 langsung bebas. Terakhir, sebanyak 3578 narapidana kasus tindak pidana umum juga langsung bebas setelah mendapatkan remisi HUT Kemerdekaan RI ke66. Sementara 51.708 dari 55.286 narapidana mendapatkan remisi umum sebagian.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar meminta masyarakat tak memandang remisi sebagai pemanjaan narapidana. Menurut Patrialis, remisi merupakan hak narapidana yang telah menjalani masa tahanan selama waktu tertentu. Namun meski begitu, menurut Hery Firmansyah, SH, M.Hum, MPA selaku dosen Pidana Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, pemberian remisi terhadap para koruptor itu bisa menciderai nilai perjuangan pemberantasan korupsi. Apalagi, katanya, jika pemberian remisi itu dilakukan tanpa koordinasi serta mekanisme pengaturan yang baik dalam penerapannya.

Hery mengaku tak bermaksud melakukan penolakan terhadap pemberian remisi tersebut. Sebab, katanya, ini telah diatur dalam UU No.12 Tahun 1995 pasal 14 huruf I, dan Keppres No.174 Tahun 1999 yang menjelaskan tentang 4 jenis remisi, yaitu remisi umum, khusus, tambahan, dan remisi dasawarsa. Dikatakannya, dalam pemberian remisi bagi terpidana kasus korupsi berlaku ketentuan khusus. Hal ini diatur dalam Pasal 34 ayat 3 PP 28/ 2006 Tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, bahwa remisi baru dapat diberikan setelah menjalani 1/3 masa hukuman pidana yang ia terima. Kita semua telah menjadi saksi bagaimana kejahatan korupsi merenggut hak belasan, ratusan bahkan mungkin jutaan rakyat yang seharusnya hidup layak. Korupsi juga merenggut hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang baik bagi masa depan mereka. “Apakah dengan alasan itu masih pantas dengan hanya memperhatikan HAM bagi koruptor, bagaimana HAM dari si korban. Jika koruptor dalam hal ini masih dianggap dan diyakini sebagai manusia sehingga patut dipenuhi rasa kemanusiaannya oleh hukum, pertanyaan kemudian yang mesti mereka jawab adalah kemana perginya rasa kemanusiaan mereka saat korupsi itu mereka lakukan?” tulis Hery dalam Harian Analisa. >gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

23

PERISTIWA

Bulan Puasa, Sepasang Anggota DPRD Tertangkap Basah Selingkuh di Hotel
Jakarta, [GERBANG EMASNews] amadhan sebagai bulan Suci tampaknya tidak berpengaruh bagi pimpinan DPRD Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Mahadir Basti, yang tertangkap basah sedang berduaan bersama seorang wanita di kamar 1620 Hotel Oasis Amir, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2011). Aksi gerebek ini langsung dilakukan istri Mahadir, Juniati, bersama anak-anaknya serta sejumlah polisi. Juniati mengaku sengaja membuntuti suaminya yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja bersama beberapa anggota dewan Belitung lainnya ke Jakarta. Mahadir tertangkap basah sedang berduaan dengan Hellyana yang juga sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Belitung dari PPP. Proses penangkapan berlangsung alot. Pasalnya, Mahadir yang berada di dalam kamar enggan membuka pintu. Tapi berkat desakan dan negosiasi, Mahadir pun membuka pintu. Selingkuhan Mahadir, Hellyana yang sudah memiliki 3 orang anak itu hanya bisa tertunduk dan menutupi wajahnya dengan bantal hotel. Atas kejadian yang amat memalukan ini, masyarakat Belitung dari seluruh lapisan pun spontan murka dan mendatangi Kantor DPRD Belitung untuk meminta agar pasangan selingkuh itu segera mengundurkan diri atau dipecat, karena dinilai telah menjatuhkan nama baik Belitung dengan perbuatan kotor di bulan Suci Ramadhan. Masyarakat juga mengancam akan menabur celana kolor (celana dalam) di halaman DPRD. Namun secara tegas Mahadir membantah skandal perselingkuhannya itu. Mahadir mengaku hanya melakukan buka puasa bersama dengan relasi politiknya, Hellyana. “Cuma buka puasa bersama, tidak melakukan apa-apa. Bahkan pas saya ke hotel itu waktu buka puasa kurang 10 menit,” tegas Mahadir Basti kepada bangkapos.com, Senin (22/08/2011) sore saat dihubungi melalui telepon selularnya. Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakpus AKBP Muhammad Firman membenarkan penggerebekan terhadap Mahadir. “Dia (Mahadir) dikenakan pasal 284 KUHP dengan ancaman pidana 9 bulan penjara,” ujar Firman.

R

Menyikapi masalah ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Bulan Bintang (PBB), BM Wibowo, Jumat (26/8) di Jakarta mengaku, partainya sangat terpukul dengan kejadian itu. Wibowo pun menegaskan, Mahadir dipecat sebagai Ketua DPC PBB Belitung, Rabu (24/8). Begitu pun dengan Hellyana yang turut dipecat dari partainya. Sebelumnya, keputusan pemecatan Hellyana sebagai Sekretaris DPC PPP Belitung ini sudah dikeluarkan DPC PPP Belitung. Kemudian keputusan pemecatan oleh DPW PPP Bangka Belitung (Babel) ini dikeluarkan melalui rapat harian diperluas yang digelar DPW PPP, Kamis (25/08/2011). Sekretaris DPW PPP Eka Mulya di dampingi Bendahara Umum DPW Subandri Husein, Wakil sekretaris DPW Puspasari Al Zulami, pengurus DPW PPP Babel Korwil Belitung Yusli Yassin dan Wakil Bendahara DPW H Kalmin dalam jumpa pers yang digelar Kamis (25/08/2011) malam, di Pink Kafe Pangkalpinang mengungkapkan, sebelumnnya pengurus harian DPW PPP sudah meminta keterangan Hellyana dan istri Mahadir berkaitan dengan kasus tersebut. Hellyana sendiri menurut Eka saat ditanya DPW apakah siap mendapat sanksi sebelumnnya menyatakan ia sebagai kader partai siap menerima kebijakan partai. Apalagi dugaan selingkuh merupakan kasus kedua kali bagi Hellyana. “Proses penghentian Hellyana bukan berdasarkan aspek hukum tetapi aspek moral karena dianggap sudah menjatuhkan partai. Prinsip yang dianut PPP adalah amar makruf nahi mungkar karena PPP adalah partai warisan ulama yang harus menjaga moral dan akidah umat. Saya yakin masyarakat yang sudah memilih kita dulu kecewa dengan kejadian ini,” papar Eka mencoba memberi pemahaman antara arti individu sebagai oknum harus dipisahkan dalam ruang lingkup partai sebagai organisasi. Juniati: Kronolologis Penggerebekan Saat telah berada di Belitung, Juniati mengendarai sepeda motor guna memenuhi undangan Radio BFM untuk wawancara live on-air tentang kronologis penggerebekan yang dilakukannya bersama anak-anaknya

dengan sejumlah polisi di Jakarta terhadap suaminya yang tengah berada sekamar selama +3 jam bersama Hellyana. “Saya tiba di hotel sekitar pukul 16.00 WIB dan begitu melihat Hellyana masuk ke dalam hotel, saya tidak langsung melabraknya, karena saya belum melihat suami saya. Baru sekitar pukul 17.00 WIB, saya melihat Ma-hadir datang dengan membawa kantong plastik hitam,” tutur Juniati menjawab pertanyaan penyiar BFM yang didengar ribuan masyarakat di Kabupaten Belitung. Saat melihat suaminya masuk hotel, Juniati dan anaknya tak ingin buru-buru menggerebek. Juniati malah bergegas ke Polsek setempat, namun diarahkan ke Polres Jakarta Pusat. “Bersama Kasat Intel saya masuk ke dalam hotel dan menuju kamar yang tadi dituju Hellyana dan Mahadir. Awalnya wartawan tidak ada dalam usaha penggerebekan ini,” jelas Juniati. Juniati mengetuk pintu kamar dengan mengaku sebagai petugas cleaning service. Tapi penyamaran itu tak membuahkan hasil. Bahkan hingga satu jam lebih pintu kamar tetap tak mau dibuka dari dalam. Juniati tak kehabisan cara, ia lalu meminta pihak resepsionis meminjamkan kunci cadangan. Saat bersamaan wartawan pun berdatangan. “Saat itulah pintu dibuka dan mereka pun akhirnya keluar kamar. Begitu keluar kamar, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan polisi langsung membawa mereka ke Polres,” cerita Juniati. Juniati mengaku telah curiga sejak awal kepada suaminya yang mempunyai hugel (hubungan gelap) dengan seorang wanita lain. Selama setahun ini prilaku suaminya banyak mengalami perubahan, dan berdasarkan investigasinya, hugelnya mengarah ke Hellyana. Awalnya, wawancara on-air itu berjalan mulus. Namun memasuki segmen ketiga, sesi tanya jawab interaktif dengan masyarakat via telepon, tiba-tiba wawancara terganggu dengan kemunculan anak perempuan Juniati, yang minta wawancara dihentikan. Namun ajakan ini di tolak

mentah-mentah. Tak lama, Mahadir juga muncul dengan menggunakan mobil dinas DPRD Belitung BN 7. Sempat terjadi cekcok mulut di ruangan studio, Mahadir secara tegas meminta istrinya menghentikan wawancara. Jika tidak, maka akan membawanya ke kantor polisi. “Kamu jangan bicara sembarangan, kamu tahu efek dari wawancara ini sangat fatal, karena didengar ribuan orang. Jika yang diomongkan tidak benar, bisa mengarah ke aturan hukum,” ancam Mahadir kepada Juniati. Juniati awalnya menolak permintaan suaminya. Namun akhirnya harus mengalah. Begitu Juniati turun, Mahadir langsung menyeret dan membawanya ke Mapolres Belitung. Namun entah apa tujuannya, setelah setengah jam parkir di halaman Mapolres, Mahadir akhirnya membawa istrinya pulang tanpa sempat turun dari mobil. Kejadian Serupa Kejadian asusila yang dilakukan oleh sejumlah wakil rakyat ini sudah kerap terjadi di berbagai tempat. Satu tahun lalu, anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Yusman Arifin, juga sempat tertangkap basah sedang berduaan bersama pasangan selingkuhannya di sebuah wisma di Jalan Mardani, Jakarta Pusat. Ia digerebek dan tertangkap basah oleh sang istri, Naila Ibrahim, yang ketika itu sempat membawa serta rombongan wartawan agar langsung dipublikasikan sebagai “hukuman” awal atas perbuatan yang menjijikkan tersebut. Naila langsung melabrak suami beserta selingkuhannya, Nurmaya Talib, yang merupakan pegawai negeri sipil Kabupaten Halmahera Selatan. Menurut Naila, sebelumnya, suaminya tidak pernah pulang ke rumah sejak satu bulan terakhir. Hingga kemudian akhirnya tertangkap di Hotel berbuat mesum dengan Nurmaya. Keduanya pun terpaksa berurusan dengan pihak Polres Metro Jakarta Pusat.>gen/ams

24

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

T A R G E T

Diduga Selewengkan Dana Rp.500 M, KPK Tahan Pejabat Kementerian Tenaga Kerja
Jakarta [GERBANG EMASNews] sai penyidikan selama sekitar 27 jam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan sejumlah pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Mereka masing-masing adalah Sekretaris Direk-torat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) I Nyoman Suwisnaya, Kabag Perencanaan dan Evaluasi Ses Ditjen P2KT, dan seorang pengusaha dari PT Alam Jaya Papua, Dhanarwati. “Hari ini, penyidik KPK menahan tersangka INS Ses Ditjen P2KT, Kemenakertrans, DI Kabag Perencanaan dan Evaluasi Ses Ditjen P2KT, Kemenakertrans dan DNW swasta PT AJP untuk 20 hari ke depan,” kata juru bicara KPK, Johan Budi dalam keterangannya, Sabtu (27/8/2011) Dua pejabat Kemenakertrans, kata Johan, yaitu Ses Dijen P2KT, Kemenakertrans I Nyoman Suwisnaya di tahan di Rutan Polda Metro Jaya dan Dadong Irbarelawan Kabag Perencanaan dan Evaluasi Ses Ditjen P2KT di Rutan Cipinang. Sedangkan pengusaha wanita bernama Dhanarwati ditahan di Rutan

Rekrutmen PNS Dihentikan Sementara

U

Pondok Bambu. Mereka, katanya, disangkakan melanggar pasal penyuapan dalam pencairan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah bidang transmigrasi 19 kabupaten di Kemenakertrans tahun 2011. “Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi suap menyuap

M

terkait dengan percepatan pembangunan infrastruktur daerah bidang transmigrasi di 19 kabupaten dengan total anggaran Rp 500 Miliar dari APBN-P 2011 Kemenakertrans,” tutur Johan. Dalam kasus ini, Nyoman dan Dadong disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a b subsidair pasal 13 atau pasal 15 atau pasal 12 a subsidair pasal 5 ayat 2 subsidair pasal 11 UU Tipikor. Sedangkan Dhanarwati disangkakan melakukan pelanggaran pasal 5 ayat 1 huruf a b subsidair pasal 13 UU Tipikor.>gen/ams
wujudkan aspirasi mayoritas warga. “Karena itu, jangan pilih lagi Demokrat pada pemilu nanti,” teriaknya. Kecaman juga diarahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dianggap kurang tegas memberantas kemaksiatan dan kemungkaran. “Kalau partainya sendiri tak dapat dibersihkan, bagaimana dia (SBY) bisa diharapkan membersihkan masyarakat?,” lontar Habib Abdurrahman Assegaf, tokoh FPI. Kecaman berikutnya juga disampaikan Ketua Umum FPI Habib Rizieq. Ia membandingkan, Gubernur Banten yang saat ini dijabat oleh seorang wanita namun lebih berani melarang Ahmadiyah dibandingkan Presiden SBY yang adalah seorang lelaki.>gen/ams

FPI.... (dari hlmn:6)
adalah sarang koruptor,” ujar sejumlah massa saat berorasi di depan ribuan pendukung FPI. M Priyanto, Ketua FPI Riau, mengungkapkan, Partai Demokrat adalah kaki tangan liberal karena tidak mengamalkan ajaran agama dan tak mengutamakan kepentingan Islam. Usai Priyanto menyampaikan pikirannya, seorang orator lain langsung maju dan berteriak, “Bubarkan Demokrat.” Teriakan ini spontan disambut teriakan yang sama oleh massa FPI. Masih di tempat yang sama, Haryanto, anggota FPI Jawa Tengah, menyampaikan orasinya. Ia mengatakan, para tokoh politik saat ini bernyali kecil lantaran tidak mampu me-

enteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, Menteri Keuangan Agus Martowardjojo, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, resmi menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Terkait Moratorium atau penghentian sementara perekrutan PNS di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (24/8). Moratorium PNS ini resmi berlaku sejak 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012 atau sekitar 16 bulan. Pemerintah berkomitmen ingin membenahi banyak hal terkait penerimaan PNS. Sejumlah aturan yang berkaitan dengan kepegawaian juga akan ditata kembali. Rencana penghentian perekrutan PNS dirasa sangat mendesak sebab komposisi belanja daerah saat ini umumnya tidak sehat. Belanja pegawai umumnya jauh lebih besar ketimbang belanja publik atau anggaran yang digunakan untuk pelayanan publik dan pembangunan. Menurut Gamawan, saat ini belanja pegawai di 294 kabupaten/ kota lebih dari 50 persen APBD. Di 116 kabupaten/kota mencapai lebih dari 60 persen. Malah, ada daerah yang mengalokasikan belanja pegawai lebih dari 70 persen dari APBD. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan mengatakan, moratorium PNS kali ini tidak bersifat kaku. Untuk jabatan-jabatan tertentu dan formasi yang dirasa sangat dibutuhkan akan tetap ada pengecualian. “Yang kami maksudkan penunda-an sementara adalah kami menunda sementara ini tetapi tidak kaku, tapi selektif. Masih ada beberapa jabatan yang tetap kami akomodir dalam rekrutmen tahun ini dan berikutnya,” katanya. Ia mencontohkan sejumlah formasi yang jadi pengecualian misalnya tenaga guru dan dosen. Banyaknya guru dan dosen yang akan pensiun membuatnya harus diisi kembali. Begitupula dengan tenaga kesehatan di unit pelayanan terpadu daerah. Selain itu juga jabatan khusus dan mendesak seperti di lembaga pemasyarakatan sipir. “Jangan sampai tidak ada sipir dan sebagainya,” katanya. Begitu pula jabatan untuk keselamatan masyarakat, pe-

layanan publik. “Misalnya di terminal kami buka secara terbatas dan terpenting yang tidak ada orangnya kami adakan dan sebagainya itu jadi pengecualian di pusat dan di daerah. Jadi tidak kaku langsung nol, tidak begitu,” katanya. Menurut dia, moratorium ini, juga harus menjadi satu kesatuan dengan reformasi birokrasi yang digulirkan. “Intinya juga bahwa moratorium tidak terlepas dari program reformasi birokrasi dimana area perubahan yang menonjol dalam reformasi birokrasi adalah pertama kelembagaan atau struktur organisasi,” katanya. Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat seusai rapat moratorium mengatakan, seluruh lembaga dan instanasi pemerintah termasuk pemerintah daerah diberi waktu empat bulan untuk melakukan kajian dan analisa kebutuhan formasi PNS yang akan dimasukan dalam rencana strategis. Pemerintah juga akan menyiapkan sanksi bagi mereka yang tidak mengajukan rencana strategis hingga 31 Desember 2011. “Kalau mereka tidak mau melakukan itu, tahun depan mereka tidak dikasih budget, tidak dikasih anggaran untuk menerima pegawai. Ada sanksinya itu. Jadi mereka tidak punya hak untuk mengajukan, gitu. Jadi itu harus selesai. Jadi ini serius, tidak main-main," katanya. Terkait moratorium PNS, Guru Besar FISIP Universitas Gadjah Mada Prof Agus Dwiyanto mengatakan, moratorium perekrutan PNS sangat diperlukan. Namun, pemerintah harus konsisten dengan kebijakan ini. Selama ini, pemerintah tidak konsisten. “Zaman Faisal Tamim (Menpan 1999-2004) sudah dilakukan kebijakan moratorium itu, tetapi zaman Taufiq Effendi malah diangkat pegawai honorer yang banyak sekali dan mengakibatkan banyak daftar tunggu tenaga honorer fiktif,” tutur Agus.>gen/ams

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

25

PERSADA

Putri Asal Gorontalo Muvida, Penerima Bendera dari Presiden SBY
Jakarta [GERBANG EMAS News] ekitar satu jam sebelum acara detik-detik peringatan proklamasi hari Kemerdekaa RI dimulai, Muvida Pratiwi baru diberitahu, bahwa dia yang dipercaya untuk menerima Bendera Merah Putih dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Saya tidak kaget ketika mendapat perintah seperti itu karena memang semua anggota Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) harus selalu siap,” kata Muvida,

S

Paskibraka dari Gorontalo, yang ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/8). Muvida merupakan salah satu anggota Paskibraka yang bertugas membawa baki untuk menerima Bendera Merah Putih dari Presiden SBY, pada peringatan ke-66 detikdetik Peringatan HUT Proklamasi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu pagi (17/8). Meski Muvida mengaku sedikit grogi ketika berhadapan dengan Presiden SBY, tapi itu semua tidak

mempengaruhi konsentrasinya dalam menjalankan tugas. Malah, Muvida dengan tenang memekarkan senyum kecilnya nan menawan ketika menaiki anak tangga menuju podium yang diduduki Presiden SBY dan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono. “Saya memang sedikit grogi karena berhadapan langsung dengan Presiden SBY, tapi lama-kelamaan grogi itu hilang sendiri. Sebab saya memiliki tekad untuk menjalankan tugas dengan baik,” ujar Muvida tersenyum. Muvida mengakui dirinya harus menjalankan tugasnya dengan baik karena peristiwa peringatan detik-detik proklamasi disaksikan langsung oleh masyarakat Indonesia. “Tentu masyarakat menghendaki kami semua agar dapat menjalankan tugas dengan baik, karena ini merupakan tugas negara,” tutur Muvida. Ia menceritakan, memang ada beberapa penilaian yang dilakukan oleh instruktur untuk mendapatkan tugas sebagai pembawa baki termasuk pengibar bendera yakni, senyuman dari orang juga menjadi penilaian tersendiri bagi instruktur. Juga saat latihan naik tangga tak bisa gemetaran.

“Kami semua mendapat latihan yang sama dari tim instruktur karena itu harus siap dalam melaksanakan jenis tugas apa yang akan diberikan. Pembimbing kami tidak memberikan tugas ini dan tugas itu, tugas kami semua sama harus bisa ketika tiba-tiba dipercaya untuk menjalankan tugas,” papar dia. Muvida merupakan putri bungsu yang lahir di Gorontalo, 26 April 1995 ini bercita-cita untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara. “Saya bercita-cita ingin jadi polisi,” papar Muvida yang sekarang duduk kelas III SMA Negeri Gorontalo. Ia merupakan putri bungsu dari pasangan Siti Zubaedah dan almarhum Saleh Fallugah.>gen/ams

TNI-AU Makin “Berotot”, 30 F-16 Blok 32 dan 6 Sukhoi Segera Hadir
Sungai Raya [GERBANG EMASNews] ahun-tahun mendatang TNIAU akan semakin berotot. Sebab, 30 F-16 Fighting Falcon Blok 32 akan hadir sebagaimana enam Sukhoi SU-27 Flanker, lengkap dengan semua persenjataan dan sistem avionikanya. “Berdasarkan hasil pertemuan terakhir dengan pihak Amerika Serikat beberapa waktu lalu, telah disepakati Indonesia akan menerima 24 pesawat tempur F16 bekas dari negara itu. Plus enam cadangan, sehingga total menjadi 30 unit,” tutur mantan penerbang tempur A-4 Skyhawk yang kini menjabat sebagai Kepala Staf TNI-AU, Marsekal TNI Imam Sufaat, di Sungai Raya, Kalimantan Barat, belum lama ini. Marsekal Imam dan rombongan petinggi TNI-AU meninjau kesiapan Supadio menjadi pangkalan empat pesawat intai nirawak (UAV- un-

T

manned aerial vehicle), yang kini sudah mencapai 80 persen dari persyaratan teknis dan nonteknis. Jika nanti keempat UAV itu dioperasikan --awal tahun depan-pengawasan dan sistem peringatan dini terhadap pelanggaran udara nasional di Pulau Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia dan

perairan internasional di Laut China Selatan, semakin meningkat secara signifikan. Dikatakannya, 30 F-16 itu merupakan blok 32. Saat ini, Indonesia memiliki 12 F-16 seri A dan B yang berasal dari blok 15 hasil pengadaan pada dasawarsa ‘80-an yang ditempatkan di Skuadron Udara 3 di

Pangkalan Udara Utama TNI-AU Iswahyudi, Madiun, Jawa Timur; itu pun dua di antaranya sudah hancur karena kecelakaan non-perang. Nanti ke-30 F-16 Blok 32 hibah Angkatan Udara Amerika Serikat itu akan ditingkatkan ke blok 52 lengkap dengan persenjataan mutakhirnya, di antaranya peluru kendali AIM-9 Sidewinder dan AGM-84 Harpoon buatan McDonnel Douglas. Seluruh F-16 hibah hasil pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden SBY dengan koleganya, Presiden Barak Obama, itu akan dilengkapi jumlah yang ada saat ini. Dari semula satu skuadron tempur saja, maka F-16 itu akan dimekarkan menjadi dua skuadron tempur, yang alokasi pangkalannya belum ditentukan secara persis. Jika dari Barat kehadiran arsenal udara diwakili F-16 dan F-5E Ti-

26

bersambung ke halaman: 29

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

PERSADA

PM Thailand Dapat Ucapan Selamat Dari Obama

Ketua DPR.... (dari hlmn:6)
“Kita harus berani menyiapkan UU tindak pidana korupsi dengan pembuktian terbalik. Saya yakin, dalam lima tahun, Indonesia akan bersih. Sebelum itu dibuat pemutihan. Uang di luar negeri silakan masukkan, di dalam negeri dikenakan pajak. Semuanya clear-kan dengan hal baru. Daripada uang itu beredar di luar negeri,” katanya. Marzuki juga mengaku kecewa terhadap KPK karena pimpinan lembaga itu dituding terlibat pelanggaran kode etik karena menemui pihak berperkara. Ia mengusulkan agar KPK dibubarkan saja. “Kalau lembaga ad-hoc ini sudah tidak dipercaya, ya, apa guna lembaga ini didirikan. Nyatanya (KPK) tidak membawa perubahan juga,” ucapnya. Sehingga Aburizal Bakrie mengaku tak setuju dengan usulan Marzuki untuk memaafkan koruptor. Koruptor, menurut Ical, harus tetap dihukum dan tak bisa hanya sekadar dimaafkan. “Saya kira kalau koruptor harus ada penaltinya. Salah besar jika koruptor dimaafkan. Karena, setiap yang melakukan pelanggaran, tetap harus dihukum,” kata Ical. Terkait usulan pengembalian uang hasil korupsi, menurut Ical, adalah wacana lama yang dimunculkan kembali ke permukaan. “Sebetulnya, wacana untuk melakukan amnesti kepada penunggak pajak sudah lama bergulir. Dengan amnesti dari penunggak pajak itu diharapkan mereka membawa uangnya, jadi bukan (uang) koruptor,” katanya. Kemudian Syarifuddin Sudding menilai Marzuki Alie tak pro terhadap pemberantasan korupsi dengan mengeluarkan usulan pemaafan koruptor dan meminta KPK dibubarkan. “Usulan yang disampaikan Pak Marzuki Alie itu adalah usulan yang prematur. Menunjukkan Pak Marzuki tak pro terhadap pemberantasan korupsi,” ujar dia. Sudding berpendapat, Indonesia justru membutuhkan lembaga ad hoc untuk memberantas korupsi. Dugaan pelanggaran kode etik oleh sejumlah pimpinan KPK tak bisa digeneralisasi sebagai kegagalan KPK. “KPK masih diharapkan dalam pemberantasan korupsi. Jangan sebagian orangnya bermasalah, terus KPK dibubarkan. Tudingan Nazaruddin harus disikapi selaku bukti awal sebagai petunjuk awal,” katanya. Selain itu, katanya, Marzuki juga tak begitu memahami dengan semangat pendirian KPK. Sampaisampai Marzuki ingin memaafkan
MAJALAH “GERBANG EMAS” >>

Washington [GERBANG EMASNews] ewan Perwakilan Rakyat Thailand, Jumat (12/8), memilih Yingluck Shinawatra, adik perempuan mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra sebagai perdana menteri baru. Pada Sabtu (13/8), Presiden Amerika Serikat Barack Obama menghubungi Yingluck Shinawatra itu untuk mengucapkan selamat atas keterpilihannya sebagai perdana menteri Thailand. Gedung Putih mengatakan, mereka menggarisbawahi ‘sifat abadi dari persahabatan AS-Thailand dan aliansi mereka’ dan berjanji untuk memperkuat hubungan bilateral serta bekerjasama untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Pasifik. Yingluck mulai menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri Thailand, Senin, (15/8) setelah partainya Pheu Thai meraih kemenangan besar dalam pemilu bulan lalu.

D

Yingluck, seorang wanita mantan pebisnis berusia 44 tahun, adalah perdana menteri termuda Thailand, dan mungkin wanita perdana menteri termuda di dunia. Meski tidak memiliki pengalaman politik, wanita fotogenik itu, dengan pengaruh Thaksin, memimpin Partai yang dibentuk oleh kakaknya, dan mencapai kemenangan telak dalam pemilihan 3 Juli lalu. Yingluck membantah dikatakan tak memiliki pengalaman politik. “Ayah saya adalah seorang politikus, dan begitu juga saudara saya, jadi saya sudah tahu tentang politik sejak saya masih kecil,” katanya. Lahir di provinsi utara Chiangmai, Thailand, 27 Juni 1967, Yingluck memiliki dua ijazah di bidang politiksarjana dari provinsi utara Chiangmai, basis kekuasaan keluarganya dan gelar master dari US Kentucky State University. Dia menikah dengan pengusaha Amornchat Anusorn dan memiliki satu anak.>ams

Inggris akan Tutup Jejaring Sosial
London [GERBANG EMASNews] itus-situs jejaring sosial membuat Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron, benar-benar jengkel. Menurutnya, kerusuhan terburuk di Inggris dikendalikan melalui situs-situs jejaring sosial. Kamis (11/9/2011), PM David Cameron membuat pernyataan kepada parlemen untuk menutup situs-situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Research in Motion (RIM). Cameron menyatakan pemerintah tengah mempertimbangkan menutup situs-situs jejaring sosial yang dicurigai menyulut kekerasan dan kerusuhan di Inggris. PM memperingatkan situs-situs jejaring sosial supaya bertanggung

S

jawab atas semua posting provokatif. Anehnya, Inggris pernah menuding Iran membatasi kebebasan berpendapat dengan men-filter situs-situs jejaring sosial dalam kerusuhan pascapemilu presiden kesepuluh Iran. Kini, malah London berniat melakukan pembatasan penggunaan situs-situs jejaring yang diduga memperkeruh kondisi yang ada. Sehingga kalangan menilai, lengkaplah kemunafikan Inggris! Inggris dikejutkan kerusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 30 tahun terakhir ini. Kerusuhan itu dipicu oleh kematian seorang pria kulit hitam yang bernama Mark Duggan di Ferry Lane di Tottenham.>gen/ams

koruptor. “Saya kira Pak Marzuki Alie tidak memahami lahirnya institusi KPK ini dalam rangka memerangi kejahatan korupsi yang masif. KPK diberi kewenangan begitu besar untuk melakukan itu semua karena institusi kepolisian dan kejaksaan dianggap tidak maksimal menjalankan tugas pemberantasan korupsi,” ujarnya. Ia malah menduga ada misi dalam pernyataan Marzuki Alie. “Saya kira ada kesan ingin menutupi kejahatan korupsi yang terjadi di Partai Demokrat atau mungkin di pihak lain, jadi ada dugaan ke arah situ,” pungkasnya. Senada dengan hal tersebut, Pramono Anung juga menyatakan tak sepakat dengan usul Marzuki Alie agar memaafkan koruptor. “Dengan memaafkan koruptor, justru orang berlomba menjadi koruptor. Saya tidak setuju, karena kalau begitu orang jadi berlomba-lomba menjadi koruptor,” lontarnya. Pramono menegaskan, justru diperlukan hukum yang lebih tegas kepada koruptor. Langkah ini dipandang lebih efektif untuk menumpas korupsi di Indonesia yang masih merajalela. “Hukum ditegakkan sesuai aturan yang berlaku, tidak memberi ruang untuk melakukan negosiasi dan transaksi. KPK juga tidak boleh tebang pilih dalam setiap penuntasan kasus korupsi,” katanya. Hl ini yang sama juga ditanggapi oleh Tjatur Sapto Edy yang mengaku amat menolak usulan pembubaran KPK. Jika kesalahan itu dilakukan oknum KPK, lembaganya tak perlu dibubarkan. “Saya tidak setuju, tidak ada alasan untuk membubarkan KPK. Yang salah itu oknum KPK. Jangan karena hanya satu-dua pejabat lantas digeneralisasi. Apa kalau ada anggota DPR salah, nanti DPR juga dibubarkan? Kita punya rencana jangka panjang dengan KPK,” tutur Tjatur. Untuk membenahi KPK, menurut Tjatur, hanya diperlukan sedikit lagi sentuhan. “Road map -nya saja yang belum ada,” ujarnya. Sementara itu Said Zainal Abidin turut menyesalkan pernyataan Marzuki Alie yang menuntut KPK dibubarkan. “Patut disesali karena pernyataan itu keluar dari mulut pimpinan lembaga tinggi negara,” tuturnya geleng-geleng kepala. Menurut Said, KPK saat itu sudah membentuk Komite Etik untuk mencari tahu kebenaran tudingan M Nazaruddin kepada sejumlah pimpinan KPK yang diduga merekayasa kasus. “Kita ingin membersihkan yang perlu dibersihkan,” ujarnya.>gen/ams NO. 16 # A G U S T U S 2011

27

SERBA-SERBI

Cara Menanam Kangkung Darat
angkung (Ipomoea sp.) dapat ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi. Kangkung merupakan jenis tanaman sayuran daun, termasuk ke dalam famili Convolvulaceae. Daun kangkung panjang, berwarna hijau keputih-putihan merupakan sumber vitamin pro vitamin A. Kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu kangkung darat, hidup di tempat yang kering atau tegalan, dan Kangkung air, hidup di tempat yang berair dan basah. Pertanian Organik adalah sebuah bentuk solusi baru guna menghadapi kebuntuan yang dihadapi petani sehubungan dengan maraknya intervensi barang-barang sintetis atas dunia pertanian saat ini. Dapat dilihat, mulai dari pupuk, insektisida, perangsang tumbuh, semuanya telah dibuat dari bahan-bahan yang disintesis dari senyawa-senyawa murni (biasanya un-organik) di laboratorium. Pertanian organik dapat memberi perlindungan terhadap lingkungan dan konservasi sumber daya yang tak dapat diperbaharui, memperbaiki kualitas hasil pertanian, menjaga pasokan produk pertanian sehingga harganya relatif stabil, serta memiliki orientasi dan memenuhi kebutuhan hidup ke arah permintaan pasar. 1. Benih; Kangkung darat dapat diperbanyak dengan biji. Untuk luasan satu hektar diperlukan benih sekitar 10 kg. Varietas yang dianjurkan adalah varietas Sutra atau varietas lokal yang telah beradaptasi. 2. Persiapan Lahan; Lahan terlebih dahulu dicangkul sedalam 20-30 cm supaya gembur, setelah itu dibuat bedengan membujur dari Barat ke Timur agar mendapatkan cahaya penuh. Lebar bedengan sebaiknya 100 cm, tinggi 30 cm dan panjang sesuai kondisi lahan. Jarak antar bedengan +30 cm. Lahan yang asam (pH rendah) lakukan pengapuran dengan kapur kalsit atau dolomit. 3. Pemupukan; Bedengan diratakan, 3 hari sebelum tanam diberikan pupuk kandang (kotoran ayam) dengan dosis 20.000 kg/ha atau pupuk kompos organik hasil fermentasi (kotoran ayam yang telah difermentasi)

K

dengan dosis 4 kg/m2. Untuk memulai ditambahkan pupuk anorganik 150 kg/ha Urea (15 gr/m2) pada umur 10 hari setelah tanam. Agar pemberian pupuk lebih merata, pupuk Urea diaduk dengan pupuk organik kemudian diberikan secara larikan disamping barisan tanaman, jika perlu tambahkan pupuk cair 3 liter/ha (0,3 ml/ m2) pada umur 1 dan 2 minggu setelah tanam. 4. Penanaman; Biji kangkung darat ditanam di bedengan yang telah dipersiapkan. Buat lubang tanam dengan jarak 20 x 20 cm, tiap lubang tanamkan 2-5 biji kangkung. Sistem penanaman dilakukan secara zigzag atau system garitan (baris). 5. Pemeliharaan; Yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan air, bila tidak turun hujan harus dilakukan penyiraman. Hal lain adalah pengendalian gulma waktu tanaman masih muda dan menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit. 6. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT); Hama yang menyerang tanaman kangkung antara lain ulat grayak (Spodoptera litura F), kutu daun (Myzus persicae Sulz) dan Aphis gossypii. Sedangkan penyakit antara lain penyakit karat putih yang disebabkan oleh Albugo ipomoea reptans. Untuk pengendalian, gunakan jenis pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik. Penggunaan pestisida tersebut harus dilakukan dengan benar baik pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya. 7. Panen; Panen dilakukan setelah berumur +30 hari setelah tanam, dengan cara mencabut tanaman sampai akarnya atau memotong pada bagian pangkal tanaman sekitar 2 cm di atas permukaan tanah. 8. Pasca Panen; Pasca panen terutama diarahkan untuk menjaga kesegaran kangkung, yaitu dengan cara menempatkan kangkung yang baru dipanen di tempat yang teduh atau merendamkan bagian akar dalam air dan pengiriman produk secepat mungkin.>gen/ams

Gaji 70 Juta Ditinggal, Pilih Jadi Petani Kangkung
AI Bangsawan tak pernah bisa melupakan peristiwa 15 tahun lalu, saat memutuskan untuk jadi petani. Kala itu, beberapa temannya menyebut dia gila. Sebab, demi menjadi petani, Rai rela meninggalkan pekerjaannya sebagai konsultan sebuah perusahaan asing dengan gaji Rp70 juta per bulan. “Saya memutuskan menjadi petani karena prihatin,” kata Rai ditemui di rumahnya di kawasan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Keprihatinan Rai terpercik saat (15 tahun lalu) dia menyaksikan banyaknya kiriman sayur-mayur dan buah-buahan di kargo Bandara Ngurah Rai. Yang aneh, aneka sayuran dan buah-buahan itu justru berasal dari daerah kering seperti Flores, NTT. Tidak sedikit juga buah-buahan justru datang dari luar negeri. “Saya prihatin. Mengapa kita yang punya alam dan lahan yang sangat mendukung untuk pertanian justru harus mendatangkan sayuran dan buah-buahan dari luar,” katanya. Sejak saat itulah, dia memutuskan menjadi petani. Dia lantas menyewa lahan 30 are (satuan di Bali, 1 are = 100 meter persegi) di kawasan Canggu, tak begitu jauh dari tempat tinggalnya. Lahan itu dia tanami kangkung. Dia pun serius menekuni pekerjaan barunya sebagai petani. Perencanaan dia lakukan secara matang. Meski

R

banyak mendapat cibiran, ia tak bergeming dengan keyakinannya itu. Saat menanam kangkung, ayah tiga anak itu membagi 30 are tanah yang dia sewa menjadi 30 petak. Tiap hari dia menanami satu petak. Dengan begitu, selama 30 hari dia bisa menanam 30 petak kangkung. Dalam bercocok tanam, Rai menggunakan metode organik, yakni tanpa pestisida maupun pupuk kimia. Sebelum pada hari ke-30 (kirakira hari ke-25), Rai sudah memanen kangkung petak pertama. Kala itu, dari satu petak kangkung tersebut, bisa mendapatkan hasil Rp 1 juta. “Saya jual satu ikat Rp1.000 di warung-warung. Kalau lebih, saya bawa ke pasar,” terangnya. Hal itu berlanjut terus setiap hari. Hingga dia memperoleh penghasilan sekitar Rp25 juta sebulan dengan biaya sewa lahan Rp 5 juta setahun. “Bisnis ini jelas!” tegasnya. Keberhasilannya menjadi petani kangkung tak hanya dia nikmati sendiri. Melihat problematika urbanisasi yang tak terkendali, dia pun menyediakan pemecahan masalah. Dia mengajak 15 orang pemulung di sekitar tempat tinggalnya yang berasal dari Jawa untuk ikut menanam kangkung. Harapannya, setelah itu, mereka sadar akan potensi pertanian di daerahnya. “Setiap hari mereka hanya datang dua jam, setelah itu baru mulung,” terangnya. Rai ingin meyakinkan mereka

Ke sebelah.....>>>>>>>>
Karena itu, kesalahan ini adalah kesalahan sistem. “Krisis moral ini harus diatasi, karena yang mengalami krisis bukan hanya SBY, tetapi juga legislatif, yudikatif dan eksekutif. Semuanya memiliki konflik kepentingan, termasuk di dalamnya partai politik,” katanya. Tata negara yang ada saat ini, katanya, sebenarnya sudah baik dan bisa menjembatani kekurangan yang ada. Asal pemerintah mau menjalankannya dengan sebenarbenarnya. Karena di dalam sistem tata negara itu sudah ada check and balance. “Selama masih ada sistem bahwa orang yang membayar yang harus dibela, dan bukan kebenaran yang dibela, berarti masih ada masalah dalam negara itu. Karna itu, semua pihak harus melihat kondisi negara ini dengan sejujur-jujurnya agar bisa memperbaiki kondisi yang ada,” katanya.>gen/ams

Pemimpin.... (dari hlmn:6)
ngalami krisis kepemimpinan. Namun diakuinya, kesalahan ini tak bisa ditimpakan kepada Presiden SBY sendiri. Ini semua adalah kesalahan yang sudah tersistem. Jika memang akan memperbaiki kondisi negara ini, harus ada keberaniaan untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh. Anggota DPD asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menambahkan, jika memang akan dilakukan perubahan atau pembenahan, maka semua pihak harus memulaianya dari perbaikan sistem pemerintahan yang ada. Jika itu tidak dilakukan, katanya, upaya itu akan sia-sia saja. Ia memisalkan, upaya penegakkan hukum atau pemberantasan korupsi tidak akan bisa ditangani Presiden sendiri, jika aparat di bawahnya tidak ikut serta melakukan.

28

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

SERBA-SERBI

bahwa sesungguhnya menjadi petani itu lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan pemulung. Dan, 15 orang petani yang diajak bertani tersebut semua pulang ke Jawa untuk kembali menjadi petani. Sesungguhnya, kata dia, menjadi petani adalah hal yang sangat menguntungkan. Namun, banyak orang yang belum menyadari potensinya. Selama ini banyak orang yang lebih suka pergi ke kota dan meninggalkan tanah di desanya sehingga banyak lahan pertanian terbengkalai. Menurut dia, untuk menjadi petani berhasil, selain ketekunan, dibutukan tiga hal. Yakni, pelatihan, manajerial, dan ada orang yang mempromosikan. “Petani itu seperti petinju. Harus ada pelatih, manajer, dan promotonya,” tegasnya. Tanpa semua itu, sulit menjadi petani yang memiliki produk bermutu baik dan nilai tawar yang tinggi. Rai juga melihat, pertanian organik saat ini hanya dikonsumsi orangorang yang berduit. Padahal, biaya bertani organik sebetulnya lebih kecil daripada pertanian konvensional. Setelah berjalan sekitar 10 tahun, Rai mencoba bertani kopi. Dia menanam kopi di daerah Punjungan Tamblingan, Buleleng. Dia menaman kopi organik bersama dengan warga sekitar. Dengan semakin banyaknya orang yang menanam organik, katanya, kian bertambah petani yang akan sejahtera. Sebab, biaya yang dikeluarkan lebih sedikit dan kualitas kopi organik lebih unggul membuat petani mendapatkan harga yang pantas bagi pertaniannya. Hingga saat ini, dia telah berhasil mengajak warga di 30 desa di Tamblingan untuk kembali ke pertanian organik. Rai membutuhkan kerja keras untuk mengajak para petani untuk tidak menggunakan pestisida dan pupuk sintetis serta menjadi

TNI-AU.... (dari hlmn:26)
ger II serta BAE Hawk 109/209, maka Rusia juga punya wakil berupa pesawat tempur strategis, Sukhoi Su-27 dan SU-30 Flanker, yang kelasnya dipahami di atas F-15 Eagle dalam konfigurasi avionik dan persenjataan penuh dan sempurna. Kehadiran pesawat-pesawat tempur Uni Soviet pada dasawarsa ‘60-an menjadikan AURI sebagai kekuatan udara paling berotot di belahan selatan dunia. Kekuatan ini juga yang menciutkan nyali Belanda untuk menancapkan kaki kembali di Papua dan menjadikannya sebagai koloninya di Asia Tenggara. Dalam Operasi Trikora itu, 26 Tupolev TU-16 Badger memainkan pe-

petani organik. Bahkan, Rai harus menghadapi teror dari para preman dari perusahaan pupuk. “Saya hampir mati dua kali ya gara-gara ini (menganjurkan bertani organik, Red),” kenang Rai. Merasa sulit mengendalikan Rai, pihak manajemen dari perusahaan pupuk menawarinya sebagai regional manajemen, namun dia tolak. Hijrahnya Rai dari kangkung ke kopi berawal dari keprihatinannya terhadap proses produksi kopi yang salah kaprah. Dia melihat, selama ini petani setelah memanen kopi membiarkan panenannya itu menjadi hitam. Itu disebabkan fermentasi jamur. Akibatnya, rasa kopi yang sebenarnya menjadi berkurang dan berkualitas rendah. Untuk itu, Rai memperbaiki proses produksi tersebut. Yakni, segera mengupas dan menjemur kopi setelah dipanen. Dengan begitu, kopi yang dihasilkan itu berkualitas premium. “Kami melakukan sistem wash processing,” tambah pria lulusan Fakultas Ekomoni Universitas Warmadewa itu. Dengan proses tersebut, kopi yang dihasilkan memiliki kualitas nomor satu. Kopi olahan Rai lantas diberi nama merek: Bali Exotic Beans. Melalui merek itu, Rai berhasil meraih sertifikasi dari 4C Association, yakni lembaga sertifikasi kopi internasional dari Jerman. “Selama ini saya belum pernah melihat produk lain berlebel 4C Association di supermarket,” ungkapnya. Dengan sertifikat tersebut, kopi Rai dapat bersaing dengan produk internasional lainnya. Terutama di pasaran Eropa. Bahkan, dengan bendera Bali Exotic Beans, kopinya sudah diekspor ke Australia dan beberapa negara Eropa seperti Belanda, Jerman dan sejumlah negara lainnya.>gen/ams ran sangat penting karena pembom strategis dengan peluru kendali AS1 Kennel mampu menjangkau seluruh benua Australia dari pangkalannya di Madiun. “Pada 2011 juga sudah dipersiapkan tambahan enam unit Sukhoi lengkap dengan persenjataannya untuk melengkapi jumlah yang ada sekarang sebanyak 10 unit,” ujarnya seperti dilansir Antara, seraya menyebutkan, seluruh Sukhoi yang bisa bermanuver sangat mengerikan itu --salah satunya Pugachev’s Cobra- ditempatkan dalam Skuadron Udara 11 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Utama Hasanuddin, Makassar. Opsi menambah dan memperkuat arsenal udara dari keluarga Sukhoi

Umbi Berbentuk Manusia

S

ebuah umbi aneh berbentuk tubuh manusia utuh, ditemukan Zheng Dexun, seorang petani asal cina Langzhong. Penemuan ‘luar biasa’ itu tentu saja menarik perhatian banyak kalangan. Umbi tanaman ‘nyleneh’ yang berada diantara umbi (bit) hasil panen Zheng itu berdiameter 62 cm, terdiri dari kepala yang menonjol, bergabung dengan tubuh ramping yang runcing ke bawah. Uniknya, di bagian ‘kepala’ umbi terdapat mata dan hidung yang menonjol. Sebagaimana bentuk tubuh, umbi tersebut juga dilengkapi dengan lengan, kaki serta sedikit bergelombang di beberapa bagian badannya. Namun karena tidak yakin dengan penemuannya itu, -apakah sebagai tanda peruntungan ataukah justru pertanda firasat nasib buruk yang akan menimpanya, si petani pun menanam kembali umbi aneh tersebut. “Saya tidak tahu apakah itu pertanda baik atau buruk ketika menggali dan mencabut bit Cina yang terlihat seperti manusia. Karena itulah, saya sebaiknya mengem-

balikannya ke bumi!” ujar Zheng. Ini bukan pertama kalinya seorang petani mencabut umbi berbentuk aneh dalam kebun milik mereka. Pada Desember 2008, umbi yang mirip dengan temuan Zheng juga pernah menggegerkan Kota Shandong China. Bahkan, umbi yang ditemukan dalam tahun sebelumnya itu ‘berpasangan’. Umbi bit yang ditemukan sebelumnya, terdiri dari dua bentuk tubuh manusia. Yang satu menyerupai perempuan dengan indikasi adanya ‘payudara’ di bagian atasnya dengan alat kelaminnya yang rata. Sedangkan satunya lagi didefinisikan sebagai laki-laki karena tampak maskulin dengan anggota tubuh yang menonjol dan menggantung di bagian bawah menunjukkan alat kelamin laki-laki. Temuan unik ini, menarik minat salah seorang warga dan membelinya dengan 600 yuan. Untuk selanjutnya, sang pembeli lantas mendirikan sebuah tempat khusus di rumahnya untuk menarik minat pengunjung.>gen/ams tanganan kontrak pembelian 16 unit EMB-314 Super Tucano buatan Brazil. Pesawat counter insurgency dengan mesin turbo-prop ini diproyeksikan menggantikan OV-10 Bronco buatan North American Rockwell hasil pengadaan pada 1975. Empat bulan kemudian, yaitu pada April 2011 sudah ada kepastian pengadaan pesawat latih/tempur taktis ringan T-50 buatan Korea Selatan. Kemenangan T-50 Eagle ini sekaligus mengakhiri persaingan antara Korea Selatan dan Rusia yang menawarkan Yakolev Yak-130 Mitten. “Mereka ditempatkan ke dalam dua skuadron udara. Mulai awal tahun depan sudah berdatangan ke sini,” ujar pemimpin puncak ke-18 TNI-AU itu. >ant/gen-ams

mengental terus. Setelah lengkap berjumlah satu skuadron (16 unit), akan terus ditambah minimal sampai berjumlah 32 unit dari jenis SU-27 dan SU-30. “Bahkan petinggi TNI-AU sangat berminat dengan Sukhoi SU-35 BM minimal satu skuadron. Untuk memenuhi kriteria kesiapan tempur minimum sampai 2014, TNI-AU memerlukan minimal 10 skuadron tempur,” ujar Imam. SU-35 BM merupakan tipe terkini Sukhoi sebelum keluar PAK-50 yang diketahui mampu meladeni F-22 Raptor-nya Amerika Serikat dengan segala kecanggihannya. Sebelum ini, masih ada perkuatan di tubuh TNI-AU, karena pada Desember 2010 dilakukan penanda-

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

29

RILEKS

Nama dan tempat dalam cerita ini hanya bersifat kebetulan. Karena cerita dalam rubrik ini hanyalah kisah fiktif belaka.

Ibu Penjual Kue
Terjadi dialog antara Presiden dengan ibu tua penjual kue: Presiden: “Sudah berapa lama jualan kue?” Ibu: “Sudah hampir 30 tahun.” Presiden: “Terus anak ibu mana, kenapa tidak ada yang bantu?” Ibu: “Anak saya ada 4, yang ke-1 di KPK, ke-2 di POLDA, ke-3 di Kejaksaan dan yang ke-4 di DPR, jadi mereka sibuk sekali pak...” Presiden kemudian menggeleng-gelengkan kepala karena kagum... Lalu, berbicara kesemua hadirin yang menyertai beliau, “Coba lihat, meski pun hanya jualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur tidak korupsi... karena kalau mereka korupsi, pasti kehidupan Ibu ini sudah sejahtera dan tinggal di rumah mewah...” Presiden: “Apa jabatan anak di POLDA, KPK, KEJAKSAAN dan DPR?” Ibu: “Sama... pak, jualan kue juga...” ☺

Beli Satu dapat Dua
Di sebuah pasar Senggol terlihat seorang pedagang kaki lima sedang berteriak-teriak menjajakan dagangannnya. “Ooeee.... Beli Kaos satu dapat dua! Beli satu dapat dua!” “Mana Kaosnya?” tanya seseorang yang lewat. “Ini bos... Kaosnya (Sambil menunjuk Kaos sepatu.” ☺

Siapa yang Tandatangani Proklamasi
Bu Guru: “Hey Timo, siapa yang menanda tangani Proklamasi ?” Timo: “Saya tidak tahu Bu.” Bu Guru: “Sekali lagi Timo aku tanya, hayooo.... siapa yang menandatangani teks proklamasi?” (Timo di desak terus) Karena tak tahan didesak, Timo lari pulang sambil menangis. Ayah: “Timo, kenapa kamu tak sekolah” Timo: “Anu yah, Bu guru tanya saya siapa yang menandatangani proklamasi. Saya tidak tahu, tapi ibu guru desak terus.” Ayah: “Aduhh..Timo, kamu ngaku aja, biar Bu guru kamu senang..!!”

Menilai Sifat dari Kentut
1. Orang TIDAK JUJUR; Orang yang kalau kentut lalu menyalahkan orang lain. 2. Orang GOBLOK; Orang yang menahan kentutnya sampai berjam-jam. 3. Orang BERWAWASAN LUAS; Orang yang tahu kapan harus kentut. 4. Orang SENGSARA; Orang yang ingin kentut tapi tidak bisa kentut. 5. Orang MISTERIUS; Orang yang kalau kentut, orang lain tidak ada yang tahu. 6. Orang GUGUP; Orang yang tiba-tiba menahan kentutnya saat lagi pingin kentut. 7. Orang PERCAYA DIRI SENDIRI; Orang yang selalu mengira kalau kentutnya bau harum. 8. Orang SADIS; Orang yang kalau kentut pas di wajah dan hidung orang lain. 9. Orang PEMALU; Orang yang kalau kentut tidak bunyi, lalu merasa malu sendiri. 10. Orang CEREWET; Orang yang ketika kentut langsung pura-pura angkat bicara panjang lebar dan perkataannya minta untuk ditanggapi. 11. Orang BODOH; Orang yang kalau habis kentut menghirup nafas untuk mengganti kentutnya yang keluar. 12. Orang PELIT; Orang yang kalau kentut di keluarkan dikit-dikit, sampai bunyi “tit-tit-tit” 13. Orang SOMBONG/Narsis; Orang yang sering mencium kentutnya sendiri. 14. Orang RAMAH; Orang yang tak peduli jika tiba-tiba ada yang kentut di sekitarnya. 15. Orang Kurang BERGAUL (kuper); Orang yang kalau kentut sembunyi-sembunyi. 16. Orang AKUATIK; Orang kalau kentut di dalam air sampai bunyi “blekuthuk-blekuthuk” 17. Orang ATLETIS; Orang kalau kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam. 18. Orang JUJUR; Orang yang mengaku kalau habis kentut. 19. Orang PINTAR; Orang yang bisa menandai bau kentutnya orang lain. 20. Orang SIAL; Orang yang setiap kali kentut langsung kena cacian dan bahkan tamparan. 21. Orang BOROS; Orang yang sering kentut tak mengenal waktu dan tempat, lalu kadang diakhiri dengan sekalian ampas-ampasnya. 22. Orang GESIT; Orang yang ketika kentut langsung mengambil kertas atau buku untuk dikipas-kipaskan ke tubuhnya agar baunya tak terlalu menusuk. 23. Orang SENIMAN; Orang yang ketika kentut mampu mengeluarkan bunyi yang berirama dengan penuh perasaan. 24. Orang PASRAH; Orang yang ketika kentut langsung tertunduk dan terdiam, lalu menggoyang-goyangkan kedua kakinya. 25. Orang STRATEGIS; Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan pura-pura tertawa terbahak-bahak dengan maksud agar orang lain tidak dengar.☺ ☺

Pengganti Kepala
DALAM suatu pertemuan ilmiah, 3 orang ilmuwan dari Amerika, Jerman dan Indonesia saling berbincang tentang perkembangan teknologi kedokteran yang telah dicapai di negaranya masing-masing. Amerika: “Di Washington, lahir seorang bayi tanpa lengan, sehingga kami harus memasang tangan buatan untuk membantunya. Sekarang ia sudah dewasa dan berhasil menjadi juara dunia tinju serta merebut medali emas di olimpiade”. Jerman: “Itu sih tidak ada apa-apanya. Di Berlin seorang bayi lahir tanpa sepasang kaki, sehingga kami harus memasang kaki buatan. Sekarang ia juga sudah dewasa dan berhasil menjadi juara dunia lari marathon serta merebut 3 medali emas olimpiade.” Indonesia: “Hanya itukah yang bisa kalian banggakan, medali emas olimpiade? Di Parepare, Sulawesi Selatan, lahir seorang bayi tanpa kepala. Agar tetap hidup kami pun memasang kelapa yang berisi otak segar. Dan ia sekarang menjadi Presiden Republik Indonesia”.

Lomba Nyanyi Kemerdekaan RI
ADA peserta lomba nyanyi lagu Hari Kemerdekaan di kampung. Dengan semangat dia mulai menyanyi: “Enam belas Agustus tahun empat lima ...” Juri: “Itu lagunya salah, coba ente ulangi !” Peserta mulai lagi: “Enam belas Agustus tahun empat lima ...” Juri: “Masih salah ... Ini kesempatan terakhir!” Peserta lomba: “Ana ndak salah, harusnya ente dengar dulu ana menyanyi..!!” Akhirnya juri serius mendengarkan, “Enam belas Agustus tahun empat lima... BESOKNYA hari Kemerdekaan kita ...” ☺

Katanya...Buta?
Ini kisah tentang seorang buta dan si Amir yang baru berkenalan. Mereka ngobrol, tak lama kemudian si buta mengeluarkan sebuah koran dan membukanya. Si Amir pun heran dan bertanya: Amir: “Mas, katanya buta, kok baca koran?” Buta: “Memang gue buta, Mas...!” Amir: “Tapi Mas koq membaca..??” Buta: “Enggak, gue hanya nggak bisa membaca. Ini gue cuma lihat-lihat gambarnya aja...!” Amir: “Ooo..” ☺

Daging Enak Kok Diharamkan
SUATU hari, seorang ulama baru saja selesai menghadiri dialog antar pemeluk agama bergegas ingin segera pulang. Tapi begitu hendak menaiki kendaraannya, ia disapa: Pendeta: “Apakah anda selalu membaca bismilah apabila hendak melakukan sesuatu?” Ulama:“Iya.. kenapa?” Pendeta: “Sebenarnya agama Anda sangat mulia, anda selalu menghormati Tuhan.Tapi saya heran, mengapa anda mengharamkan makan daging babi, padahal dagingnya sangatlah enak”. Ulama: “Sebenarnya saya sangat ingin makan daging babi tapi agama saya melarang”. Pendeta: “Sayang, daging enak diharamkan”. Ulama: (Agak emosi) “Pak Pastur mengapa Anda tidak menikah??” Pendeta: “Achh.. itu larangan agama saya. Ulama: “Sayang sekali, pak Pastur, DAGING ENAK KOK MALAH DIHARAMKAN”. (Sambil berlalu pergi). ☺

Maaf, Semua Dipakai
Di salah satu restauran terkenal di kota besar, ada seorang tamu yang sudah makan, dan butuhkan tusuk gigi. Dengan serta merta di tamu tadi memanggil pelayan restauran yang berdiri di dekatnya. Tamu: “Hei pelayan, sini sebentar.” Pelayan: (dengan rasa hormat yang sangat) “ya, Pak, ada yang bisa saya bantu.” Tamu: “Saya perlu tusuk gigi. Masa' restauran sebesar ini tidak ada tusuk gigi. Pelayan: “ya, Pak, sebentar, saya akan kembali lagi”. Beberapa saat kemudian, si Pelayan datang dengan rasa kuatir dan lebih hormat lagi dengan berkata, "Maaf Pak, harap bersabar sedikit, ... semuanya lagi dipakai !!!” Tamu: “^%*@>o<(-_-)....????? ☺

30

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

Gorontalo, [GERBANG EMASNews] abupaten yang baru mekar, di mana-mana pasti banyak mengalami kendala dan hambatan. Tapi di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) nampaknya kendala dan hambatan yang ada selama ini mampu diatasi dengan baik oleh Bupati Drs. H. Rusli Habibie, M.AP melalui kerja keras dalam prinsip untuk kepentingan rakyat demi mewujudkan dan mempersembahkan karya nyata buat masyarakat. “Dan buktinya, Bapak Bupati Rusli memang seorang pemimpin yang mampu berkarya nyata,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, DR. Drs. Idrus Marham, M.Sc dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama di Kantor PT. Cahaya Mandiri Persada (CMP) Gorontalo, belum lama ini. Menurut mantan (mengundurkan diri) dari anggota DPRRI ini, Rusli Habibie adalah sosok dan tipe pemimpin yang sedikit bicara tapi banyak kerja. “Dan sesungguhnya, tipe pemimpin seperti inilah yang sangat didambakan oleh rakyat Gorontalo,” tutur peraih gelar doktor dengan predikat cumlaude bidang politik di UGM ini. Idrus menjelaskan, saat ini dan ke depan rakyat Provinsi Gorontalo sangat membutuhkan pemimpin yang betul-betul mampu membuktikan diri sebagai pemimpin berkarya nyata, bukan pemimpin yang banyak bicara dan terbukti banyak janji-janji namun sedikit yang ditepati. Yang parah, kata Idrus, adalah orang yang baru datang (bergabung) masuk ke Gorontalo, belum banyak berbuat apa-apa dan belum diketahui kemampuannya sejauh mana, namun tiba-tiba langsung banyak bicara panjang lebar tentang Gorontalo lalu mengobral janji ke sana kemari. Namun Idrus percaya kepada rakyat Gorontalo, bahwa rakyat Gorontalo tentunya sudah mengetahui sejauh ini belum ada yang bisa menggantikan gaya kepemimpinan Fadel Muhammad sebagai Gubernur Gorontalo selain Rusli Habibie. Idrus kemudian menunjuk contoh riil, bahwa Gorut sebelumnya adalah daerah yang sangat tertinggal dari daerah lain, tetapi saat ini Gorut lebih dikenal sampai ke pusat karena mampu tampil sebagai daerah maju yang telah sejajar dengan daerah lainnya. Padahal Gorut adalah daerah yang baru terbentuk sebagai kabupaten. Ini artinya Rusli Habibie sebagai kepala daerah lebih mengedepankan kepentingan masyarakat banyak daripada kepentingan pribadi. >gen/muissyam

K

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

31

Desain: am-syam

32

MAJALAH “GERBANG EMAS” >> NO. 16 # A G U S T U S 2011

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->