P. 1
Lampiran Juknis DAK 2012 Final

Lampiran Juknis DAK 2012 Final

|Views: 1,176|Likes:
Dipublikasikan oleh Ronny Budiman

More info:

Published by: Ronny Budiman on Dec 09, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2013

pdf

text

original

LAMPIRAN 1 DEFINISI OPERASIONAL 1.

Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) Unit di rumah sakit yang mempunyai peran dalam mendukung pelayanan darah yang berkualitas di rumah sakit dengan sistem satu pintu.

2. BOR (Bed Occupancy Rate) kelas III RS
Persentase pemanfaatan tempat tidur di kelas III untuk pelayanan rawat inap pasien miskin/tidak mampu di rumah sakit dalam kurun waktu tertentu. 3. Daerah Kepulauan Suatu gugusan pulau, termasuk bagian pulau dan perairan di antara pulau pulau tersebut, dan lain-lain wujud alamiah yang hubungannya satu sama lain demikian eratnya. 4. Daerah Perbatasan Daerah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan wilayah kedaulatan negara tetangga, baik perbatasan darat dan laut. 5. Daerah Terpencil Kecamatan atau desa yang karena letak dan atau kondisi alam memiliki kesulitan, kekurangan atau keterbatasan prasarana dan sarana perhubungan, pelayanan kesehatan, persediaan kebutuhan 9 bahan pokok, SLTP serta kebutuhan sekunder lain, yang menimbulkan kesulitan bagi penduduk yang tinggal di wilayah tersebut. 6. Daerah Tertinggal Suatu daerah kabupaten yang masyarakat serta wilayahnya relatif kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala nasional. 7. Fitofarmaka Sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah distandarisasi 8. Gender Pandangan masyarakat tentang perbedaan peran, fungsi dan tanggungjawab antara perempuan dan laki-laki yang merupakan hasil
TI H U S
A D A

Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012

B A K

konstruksi sosial budaya dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan dukungan masyarakat itu sendiri. 9. Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota Suatu unit pengelola obat dan perbekalan kesehatan di kabupaten/kota untuk mendukung ketersediaan obat dalam pelayanan kesehatan dasar.

10. Jamu
Obat Tradisional Indonesia

11. Keadilan Gender
Langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan berbagai hal yang secara sosial dan menurut sejarah telah menghambat perempuan dan lakilaki untuk bisa berperan dan menikmati hasil dari peran yang dimainkannya. Keadilan gender mengantar ke kesetaraan gender

12. Kesetaraan Gender
Perempuan dan laki-laki menikmati status yang sama dan memiliki kondisi yang sama untuk menggunakan hak-haknya dan kemampuannya secara penuh dalam memberikan kontribusinya kepada pembangunan politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

13. Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Laboratorium Dinas Kabupaten/Kota dan setempat. Kesehatan Kabupaten/Kota yang berada di merupakan UPTD pemerintah Kabupaten/Kota

14. Obat Herbal Tradisional
Sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah distandarisasi.

15. Obat Tradisional
Bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

TI H U S

A D A

Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012

B A K

16. Pelayanan

Kesehatan Primer/Dasar)

Tingkat

Pertama

(Pelayanan

Kesehatan

Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan dasar. (sesuai UU No. 36 Tahun 2009 pasal 30 ayat 2a).

17. Peningkatan
Peningkatan status Puskesmas, sebagai contoh: Pustu menjadi Puskesmas atau Puskesmas menjadi Puskesmas perawatan.

18. Peralatan kesehatan
Peralatan dasar minimal (medis dan non medis) untuk Puskesmas dan jaringannya sebagaimana mengacu pada buku Pedoman Peralatan, Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat tahun 2008.

19. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah rumah tangga yang seluruh anggotanya berperilaku hidup bersih dan sehat, yang meliputi 10 indikator yaitu : • Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan, • Bayi Diberi Asi Eksklusif, • Balita Ditimbang Setiap Bulan, • Menggunakan Air Bersih, • Mencuci Tangan Dengan Air Bersih Dan Sabun, • Menggunakan Jamban Sehat, • Memberantas Jentik Di Rumah Sekali Seminggu, • Makan Sayur Dan Buah Setiap Hari, • Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari, Dan • Tidak Merokok Di dalam rumah. Apabila dalam rumah tangga tersebut tidak ada ibu yang melahirkan, tidak ada bayi dan tidak ada Balita, maka pengertian rumah tangga berPHBS adalah rumah tangga yang memenuhi 7 indikator.

20. Perluasan
Penambahan ukuran dan/atau penambahan ruangan untuk peningkatan fungsi pelayanan, termasuk kelengkapan/sarana pendukungnya.
A D A

Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012

B A K

TI H U S

21. Pondok Bersalin Desa (Polindes)
Bentuk Upaya Kesehatan Bersumber-daya Masyarakat (UKBM) yang didirikan dengan bantuan pemerintah atau masyarakat atas dasar musyawarah untuk memberikan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak/Keluarga Berencana (KIA/KB)serta pelayanan kesehatan lainnya yang sesuai dengan kemampuan bidan.

22. Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)
Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa.

23. Pulau Terluar
Pulau dengan luas area kurang atau dengan 2000 Km2 (dua ribu kilometer persegi) yang memiliki titik-titik dasar koordinat geografis yang menghubungkan garis pangkal laut kepulauan sesuai dengan hukum internasional dan nasional.

24. Puskesmas
Unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.

25. Puskesmas Pembantu
Unit pelayanan kesehatan sederhana yang merupakan bagian integral dari Puskesmas yang melaksanakan sebagian tugas Puskesmas.

26. Puskesmas Perawatan
Puskesmas yang dilengkapi dengan fasilitas perawatan berfungsi sebagai rujukan antara dan dapat melaksanakan tindakan pra rujukan (bila diperlukan), sebelum dirujuk ke institusi rujukan.

27. Puskesmas PONED
Puskesmas perawatan yang memiliki Dokter, bidan dan perawat terlatih PONED dan mampu memberikan pelayanan langsung terhadap ibu hamil/ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir, baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader/masyarakat, Bidan di desa dan Puskesmas non perawatan. Puskesmas PONED dapat melakukan pengelolaan kasus dengan komplikasi tertentu sesuai dengan tingkat kewenangan dan kemampuannya atau melakukan rujukan ke Rumah Sakit.
TI H U S
A D A

Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012

B A K

nifas dan bayi baru lahir di Puskesmas (mengacu pada buku Pedoman Peralatan Puskesmas. Sarana pendukung Fasilitas/alat-alat untuk mendukung terselenggaranya suatu kegiatan. A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K TI H U S . Responsif Gender Perhatian yang konsisten dan sistematis terhadap perbedaan-perbedaan perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat. Bina Kesmas. 34. yang disertai upaya menghapus hambatan-hambatan struktural dalam mencapai kesetaraan 31. baik struktural maupun non struktural yang apabila setelah diperbaiki masih dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. 32. Rehabilitasi Upaya memperbaiki kerusakan bangunan yang terjadi agar bangunan dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Neonatal. Rumah Dinas Rumah yang diperuntukkan bagi Dokter/Dokter Gigi. 2008) 29. Depkes RI. 30. Perawat/Bidan yang bertugas di Puskesmas. Emergency dan Komprehensif) Rumah Sakit siap PONEK 24 jam adalah Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif dan terintegrasi selama 24 jam. 33. Penentuan tingkat kerusakan adalah setelah berkonsultasi dengan instansi teknis setempat yang bertanggung jawab terhadap pembinaan bangunan gedung. Ditjen. Rumah Sakit Siap PONEK (Pelayanan Obstetri. PONED Kit Peralatan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program/ pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil/ibu bersalin. 35. Ruang Persalinan Suatu ruangan/tempat yang digunakan untuk melakukan pertolongan persalinan pada ibu melahirkan dan penanganan bayi baru lahir. Rusak Berat Kerusakan berat adalah kerusakan pada sebagian besar komponen bangunan.28.

Poskesdes. 39. RS (Instalasi Gawat Darurat/IGD-High Care Unit/HCU-Intensive Care Unit/ICU-kamar jenazah) dan antar RS. kebutuhan dan aspirasi yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Sarana dan Prasarana yang Responsif Gender Sarana prasarana peralatan kesehatan yang mengakomodasikan permasalahan. 37. selama dalam transpor). SPGDT (Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu) Sistem penanganan penderita gawat darurat pra RS (di tengah masyarakat. Puskesmas. Sensitif Gender Kemampuan untuk memberikan perhatian secara konsisten dan sistematis untuk melihat perbedaan kebutuhan perempuan dan laki-laki dalam upaya mencapai keadilan gender 38.36. Unit Transfusi Darah di Rumah Sakit (UTD di RS) Salah satu instalasi di RS yang mempunyai peran sebagai penyedia darah transfusi yang aman (lulus skreening IMLTD/Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah) TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

dan alat penyuluhan. Adapun peralatan dan logistik minimal yang harus ada di Pos Kesehatan Desa adalah sebagai berikut: TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . peralatan non medis. bahan habis pakai.LAMPIRAN 2 STANDAR PERALATAN DAN LOGISTIK POS KESEHATAN DESA (POSKESDES) Peralatan dan logistik Pos Kesehatan Desa meliputi peralatan medis. obat.

5 1. 14 F 26 G pak isi 10 Vena cateter for infant no. Bidan Kit TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . 12 untuk wanita Lemari alat Klem tampon uterus 25 cm (bozeman) Lemari arsip Klem tampon uterus 25 cm (schroder) Meja biro Korentang lengkung penjepit alat steril 23 cm (Cheattle) Kursi Korentangtunggu sponge (Forester) Bangku penjepit Pinset anatomis 14. Alat pemasang IUD 1 cc Spuit disposible Alat pengait IUD Spuit disposible 2.6.5 cm Tempat tidur periksa Pinset anatomis 18 cm Semprit glycerin 30 cc Surgical hand brush terbuat dari nylon Sonde uterus Sterilisator Celemek plastik (short) panjang 52 inchi Perlak tebal lunak (200x90 cm) Sarung tangan ukuran 5. Lee Alat pengukur panjang badan bayi type caliper Alat resusitasi tabung dan sungkup/ resusitator infant Infus set pediatric pak isi 10 Nasogastric tube no. 10 (Nelathon) steril Boks karet Kateter karet No.No 1 44 2 45 3 46 4 47 5 48 6 49 7 50 8 51 9 52 10 53 11 54 12 55 13 56 14 57 15 58 16 59 17 60 18 61 19 62 20 63 21 64 22 65 23 66 24 25 67 26 68 27 69 28 70 29 71 30 72 31 73 32 74 33 75 34 76 35 36 37 38 39 40 41 42 43 Nama Alat Bidan kit Baki logam tempat alat steril Meja gynekologi larutan Mangkok untuk Meteran Meja instrumen alat Palu pengukurset (Sahli) Hemoglobin reflex Pelvimeter obstetrik pengukur panggul Silinder korentang steril 17 cm Spekulum vagina (cocor bebek ukuran besar) Standart Waskom Spekulum vagina (cocor bebek ukuran sedang) Torniquet karet Spekulum vagina (cocor bebek ukuran kecil) Waskom bengkok (Nier-bekken) 12 cm Stetoskop dupleks dewasa Waskom cekung 36 cm Foetal Stetoskop pinnard monorial alumunium Waskom cuci 40 cm Sudip lidah panjang Tiang infuse Tensimeter Pompa Payudara untuk ASI Tensimeter manset anak Doppler Termometer klinis dewasa 136 kg Timbangan injak Termometer bayi 25 kg Timbangan dacin ARI timer Timbangan bayi Pipet tetes 3 ml plastic+ tinggi badan Timbangan dewasa Alat pengisap lendir Dr.7 & 7. 14 (Nelathon) steril Selimut bayi Kateter logam no.6.5 Sarung tangan sebatas siku ukuran 5.5 cc Gunting bedah standar lurus Tempat tidur periksa Gunting bedah standar lurus ujung tajam/tajam Gunting bedah standar lurus ujung tajam/tumpul Tempat tidur tindakan (persalinan) Gunting bedah pasien rawat inap tumpul/tumpul Tempat tidur standar lurus ujung Kateter bayi No.7 & 7.

23 & 25 G 1 1 Jumlah 1 1 1 2 5 1 5 1 5 1 5 1 1 1 2 2 1 1 5 10 2 2 2 1 5 1 2 1 1 1 1 1 30 ps 2 1 1 2 1 1 1 1 box 1 box 1 1 1 1 1 1 10 1 LAMPIRAN 3 DAFTAR 183 KABUPATEN TERTINGGAL Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 TI H U S A D A B A K . 7. box/ 100 Blood lancet 28 G Kocker lurus 16 cm.5 m Catgut plain 2/0. 12 steril Gunting episiotomi 14 cm Nier-bekken 20 cm stainless Gunting operasi lurus 14 cm. 12 Nasogastric tube no.5 cm (expired date minimum 3 tahun) Mucous suction (pengisap lendir) Kateter disposible No. 1. Lee Infusion set dewasa ARI timer untuk bayi standar Unicef Infusion set paediatric Autoclik device IV catheter no 18 G Baby scale 7 kg + celana IV catheter no. 6.5 cm) Jarum disposible 23 G. GT 12 Alat pengisap lendir Dr. tajam/tumpul Pinset anatomi 14 cm stainless Pinset bedah 14 cm stainless Pinset bedah 18 cm stainless Resusitator bayi standart : Balon resusitasi untuk bayi baru lahir (tidak boleh melebihi 750ml) Sungkup bertepi dengan bantalan nomor 0 (BBLR) dan nomor 1 (bayi cukup bulan) Sarung tangan bedah no. 26 untuk bayi Bak instrumen 509 (21x11x4.5 Selimut bayi Senter besar Setengah kocker ss 14 cm Sheet plastik tebal Sikat tangan dari nylon halus Tensimeter Spiritus lamp sumbu 2 Spuit disposible 1 cc Spuit disposible 3 cc Stetoskop duplex dewasa + 1 membran + 1 ps ear loop Termometer bayi axilla Termometer digital 8 detik Timbangan bayi 20 kg Timbangan dewasa 130 kg Ukuran lengan ibu hamil Umbilical cord klem bahan nylon Tas bidan kit Tas partus kit Selimut bayi Wing Needle No. 14 F Duk kain katun 60x60 cm steril Needle holder Mayo 14 cm Funduscope kayu/ foetal stetoscope Nelathon catheter no. stainless Bowel metal 12 cm Meteran/ metline 1. GR Apron plastik tebal 12 Hechting Nald.15 16 No 17 1 18 2 19 3 20 4 21 5 22 6 23 7 24 8 25 9 26 10 27 11 28 12 29 13 30 14 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 Gunting tali pusat 16 cm HB Talquis book Nama Alat Hechting Nald.5. 7.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Provinsi ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH ACEH Nama Kabupaten Simelue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Timur Aceh Barat Aceh Besar Aceh Barat Daya Gayo Lues No Provinsi Nama Kabupaten 93 Kalimantan Barat Kayong Utara 94 Kalimantan Tengah Seruyan 95 Kalimantan Selatan Barito Kuala 96 Kalimantan Selatan Hulu Sungai Utara 97 Kalimantan Timur Kutai Barat 98 Kalimantan Timur Malinau 99 Kalimantan Timur Nunukan 10 Sulawesi Utara Kepulauan Sangihe 0 ACEH Nagan Raya 10 Sulawesi Utara Kepulauan Talaud 1 ACEH Aceh Jaya 10 Sulawesi Utara Kepulauan Sitaro 2 ACEH Bener Meriah 10 Sulawesi Tengah Banggai Kepulauan 3 ACEH Pidie Jaya 10 Sulawesi Tengah Banggai 4 Sumatera Utara Nias Barat 10 Sulawesi Tengah Morowali 5 Sumatera Utara Nias Utara 10 Sulawesi Tengah Poso 6 Sumatera Utara Nias 10 Sulawesi Tengah Donggala 7 Sumatera Utara Tapanuli Tengah 10 Sulawesi Tengah ToliToli 8 Sumatera Utara Nias Selatan 10 Sulawesi Tengah Buol 9 Sumatera Utara Pakpak Barat 11 Sulawesi Tengah Parigi Moutong 0 Sumatera Barat Kepualauan 11 Sulawesi Tengah Tojo Una-Una Mentawai 1 Sumatera Barat Pesisir Selatan 11 Sulawesi Tengah Sigi 2 Sumatera Barat Solok 11 Sulawesi Selatan Selayar 3 Sumatera Barat Sawahlunto/ 11 Sulawesi Selatan Jeneponto Sijunjung 4 Sumatera Barat Padang Parian 11 Sulawesi Selatan Pangkejene Kepulauan 5 Sumatera Barat Solok Selatan 11 Sulawesi Selatan Toraja Utara 6 Sumatera Barat Dharmas Raya 11 Sulawesi Tenggara Buton 7 Sumatera Barat Pasaman Barat 11 Sulawesi Tenggara Muna 8 Sumatera Selatan Ogan Komering Ilir 11 Sulawesi Tenggara Konawe 9 Sumatera Selatan Lahat 12 Sulawesi Tenggara Konawe Selatan 0 Sumatera Selatan Musi Rawas 12 Sulawesi Tenggara Bombana 1 Sumatera Selatan Banyu Asin 12 Sulawesi Tenggara Wakatobi 2 Sumatera Selatan OKU Selatan 12 Sulawesi Tenggara Kolaka Utara 3 Sumatera Selatan Ogan Ilir 12 Sulawesi Tenggara Konawe Utara 4 Sumatera Selatan 12 Sulawesi Tenggara Buton Utara LampiranEmpat Lawang Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 Petunjuk Teknis 5 Bengkulu Kaur 12 Gorontalo Gorontalo Utara 6 Bengkulu Seluma 12 Gorontalo Boalemo 7 Bengkulu Muko-Muko 12 Gorontalo Pohuwato 8 Bengkulu Lebong 12 Sulawesi Barat Majene 9 TI H U S A D A B A K .

43.50.40.58 BT 03.05.28 BT 04.44.42 BT 05.46.41.00 BT 1 MALAYSIA SINGAPURA MALAYSIA 01.59 LU 103.36 LU 127.41 BT 04.09.33 LS 97.15.05 LS 109.02.15 LU 125.47.34 BT 1 LAUT LEPAS 05.13 LS 102.41 BT 04.LAMPIRAN 4 DAFTAR NAMA PULAU-PULAU TERLUAR BERPENDUDUK RI YANG BERBATASAN DENGAN NEGARA TETANGGA NO NAMA PULAU KAB /PROV Sumut 1 Simuk Nias Selatan Kep Riau 2 3 4 Karimun Anak Pelampong Subi Kecil Karimun Batam Natuna Bengkulu 5 Enggano Bengkulu Utara Jateng 6 Nusakambangan Cilacap NTT 7 Alor Alor Kaltim 8 9 Maratua Sebatik Berau Nunukan Sulut 10 11 12 13 14 15 16 17 Mantehage Makalehi Kawaluso Kawio Marore Miangas Marampit Kakarutan Minahasa Utara Sitaro Sangihe Sangihe Sangihe Talaud Talaud Talaud MALAYSIA PHILIPIN A PHILIPINA PHILIPINA PHILIPINA PHILIPINA PHILIPINA PHILIPINA 01.09.00 BT 1 1 TIMOR LESTE 08.45.06 LU 125.14.51 BT 02.54.08.59 BT 04.25.50 LS 125.53 BT 1 1 1 1 1 1 1 1 MALAYSIA MALAYSIA 02.54 BT 04.09.41 LU 103.10.18.37.16.38.13.44.14 LU 125.18 LU 127.20 BT 01.28.55 BT 1 AUSTRALIA 07.34.16 LU 125.47 LU 124.12 LU 118.00 LS 117.51.23.31.14 BT 1 NEGARA BATAS TITIK KOORDINAT PDDK Ada Tdk TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .51 LU 108.52 BT 1 1 1 LAUT LEPAS 00.01.02.34.07. LU 126.07.32 BT 04.

LAMPIRAN 5 DAFTAR 101 PUSKESMAS PRIORITAS PROGRAM YANKES DTPK STATUS KABUPATEN KECAMATAN NAMA PUSKESMAS TT Non TT JML Keterangan NO 1 2 PRO PINSI SUMUT Nias Selatan Pulau-Pulau Batu Pulau Tello 1 1 Pulau terluar KEPRI Natuna Pulau Laut Subi Serasan Pulau Laut Subi* Serasan 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Pbtsn & PPKT Perbatasan Karimun Tebing Batam Belakang Padang 3 BENGKULU Bengkulu Utara Enggano Enggano 1 1 Pulau terluar Blk Padang 1 1 Pulau terluar Tebing 1 1 Pulau terluar 4 KALBAR Sambas Paloh Sajingan Besar Paloh Sajingan 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Sanggau Entikong Sekayam Sintang Ketungan Hulu Ketungan Tengah Kapuas Hulu Nanga Kantuk Sei Antu Badau Desa Sepandan Nanga Kantuk Puring Kencana Badau Lanjak Ba Martinus NO PROPINSI KABUPATEN KECAMATAN NAMA PUSKESMAS 1 1 1 STATUS TT Non TT 1 1 1 1 1 1 1 JML Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Keterangan Senaning Merakai 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Entikong Balai Karangan 1 1 1 1 TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

Pujungan Long Ampung Long Alango 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Long Bawan Long Ayu Mansalong Nunukan Setabu (*) Aji Kuning(*) Sei Nyamuk(*) Pembeliangan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Pbtsn & PPKT Pbtsn & PPKT Pbtsn & PPKT Perbatasan Maratua 1 1 Pulau terluar 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Pbtsn & PPKT Pbtsn & PPKT Pbtsn & PPKT Wori Wori Pulau terluar Kendahe Marore Ondong 1 1 1 1 1 1 JML Pulau terluar Siau Barat Pulau terluar NAMA PUSKESMAS Ogutua STATUS TT 1 Non TT Keterangan Pulau terluar 1 Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .Bengkayang Seluas Jagoi Babang 5 KALTIM Kutai Barat Long Apari Long Pahangai Malinau Kayan Hulu Kayan hilir Pujungan Kayan Selatan Bahau Hulu Nunukan Krayan Krayan Selatan Lumbis Nunukan Sebatik Sebatik Sebatik Sebuku Berau (*) Maratua 6 SULUT Kep. Talaud Miangas Karatung(*) Dapalan (*) Gemeh Gemeh(*) Kakorutan Minahasa Utara Sangihe Kendahe Tabukan Utara Sitaro 7 NO SULTENG PROPINSI Toli-Toli KABUPATEN KECAMATAN Dampal Utara 8 NTT Kupang TI H U S A D A Siding Jagoi Babang 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Tiong Ohang Long Pahangai 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Lg.Nawang Data Dian Lg.

Terselatan Wetar Wetar Kepulauan Aru TI H U S A D A Naikliu Noelpoi Eban Tasinifu Nunpene Bitefa Oeolo Wini 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Wedomu Weluli Nualain Laktutus Alas Haekesak Silawan Haliwen Webora 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Padang Alang Maritaing Buraga Kalunan 1 1 1 1 1 1 Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar 1 1 Saumlaki Adaut Namtabung Larat 1 1 1 1 1 1 1 1 Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar Marsela Lelang Serwaru NAMA PUSKESMAS Wonreli Ilwaki Ustutun 1 1 1 1 1 1 JML Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar STATUS TT 1 1 1 Non TT Keterangan 1 1 1 Pulau terluar Pulau terluar Pulau terluar Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .Amfoang Utara Amfoang Timur TTU Miomafo Barat Miomafo Barat Miomafo Timur Miomafo Timur Miomafo Barat Insana Utara Belu Tasifeto Timur Lamaknen Lamaknen Tasifeto Barat Kobalima Raihat Kakuluk Mesak Kakuluk Mesak Raimanuk Alor Alor Selatan Alor Timur Alor Barat Daya Mataru 9 MALUKU MTB Tanimbar Selatan Selaru Selaru Tanimbar Utara MBD Babar Timur Mdona Hiera Lemola NO PROPINSI KABUPATEN KECAMATAN Pp.

Bintang Oksibil Iwur Batom Boven Digoel Mindiptanah Waropko Towe Hitam Keerom Waris Senggi Ubrub 12 Papua Barat Raja Ampat Dorekar Sabarmiokre Sorendoweri 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan 1 1 Perbatasan 1 1 Pulau terluar 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Pulau terluar 1 1 1 1 Pulau terluar Pulau terluar 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan Perbatasan 1 1 LAMPIRAN 6 PERALATAN LIFE SAVING PUSKESMAS TERPENCIL/SANGAT TERPENCIL DI DAERAH TERTINGGAL PERBATASAN DAN KEPULAUAN NO JENIS TI H U S A D A B A K NAMA ALAT UKURAN Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 .Aru Tengah Aru Tengah 10 MALUT Halmahera Utara Koijabi Meisiang 1 1 1 1 Pulau terluar Pulau terluar Sopi Wayabula Bere-bere 11 PAPUA Jayapura(Kota) Koya Sarmi Sarmi Merauke Ulilin Bupul Sota Rimba Jaya Kimaam Supiori (*) Supiori Barat Supiori Timur Peg.

Epinephrine NAMA ALAT UKURAN Tidak termasuk yang dibiayai DAK b. Suction unit (elektrik dan manual) f. Peralatan untuk vena sectie (minor surgery set) c. Needle Cricothyrotomi set semua ukuran semua ukuran semua ukuran 2 Breathing Management a. Pulse oxymeter b.V cathether d. Nasal canule oksigen e. Masker oksigen f. Infuse set untuk dewasa dan bayi (microdrip set) e. Intraosseus needle f. Endo Tracheal Tube d. Bag Mask Valve (Ambu bag) untuk dewasa dan anak c. Stylet c.1 Airway Management a. Nasopharyngeal tube/Mayo tube e. Tensimeter & stetoskop berbagai ukuran berbagai ukuran NO 4 JENIS Drug for Emergency a. Tracheostomy set g. Laryngoscop b. Oksigen tabung b. Sulfas atropine c. Xylocain d. Regulator untuk tabung oksigen dan flowmeter d. I. Manset untuk infusion pressure g. Amidaron A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K TI H U S . Film viewer (melihat foto X-ray) dewasa dan anak besar dan kecil berbagai ukuran 3 Circulation Management a.

Partus set c. Penghangat Bayi Sumber : Tim Pelatih Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD)/General Emergency Life Support (GELS) bagi Tim Puskesmas di Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan. Long spine board/short spine board e. Pneumosplint d. Antipiretik j. Minosurgery set termasuk tempat peralatannya b. Anti Hipertensi f. Cairan kristaloid. Collar neck/collar splint c. koloid 5 Set Bedah/Trauma a. Speculum b. Magnesium sulfat h.e. Tampon f. Vaccum Extractie Set e. LAMPIRAN 7 PERALATAN PUSKESMAS DENGAN RAWAT INAP SET PERALATAN PONED TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Alat sterilisator sederhana f. Curretage set d. Lampu emergensi (batere) berbagai ukuran semua ukuran 6 Set untuk Pertolongan Kelahiran a. Analgetik i. Anti Konvulsan g.

7 @ 5 ps S-61 SARUNG TANGAN HEAVY DUTY ps 2 M-143 SET EKSTRAKSI VAKUM 1 M-128 SIKAT KUKU 1 D-26.0.18 G UNTUK DEWASA.Nomor Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 TI H U S SETENGAH KOCKER ss 14 cm 1 ALAS KAKI UNTUK PERLINDUNGAN INFEKSI 2 APRON UNTUK PERLINDUNGAN INFEKSI 2 BAK INSTRUMEN TERTUTUP 508 1 BAK INSTRUMEN TERTUTUP 509 B 1 BAK INSTRUMEN TERTUTUP 512 1 BENANG CHROMIC 2.5.M. BOX / 50 1 INKUBATOR DENGAN TERMOSTAT SEDERHANA 1 IV CATHETER NO.0/3.5 m 1 U-98 NALDHHOLDER 14 cm 1 D-14 NASO GASTRIC TUBE NO.Balon resusitasi untuk bayi baru lahir (tidak boleh melebihi 1 U-75 750ml) 1 .26 G UNTUK BAYI.74 NELATON CATHETER NO. PASANG 7. 14 1 M-157 PARTUS BED 2 M-61 PENGHISAP LENDIR DE LEE 1 D-13 PENGIKAT TALI PUSAT. OKSIGEN 1m3 + REGULATOR.37 SPHYGMOMANOMETER Hg + MANSET BAYI 1 U-54 STANDAR INFUS 1 S-54 TONG / EMBER DENGAN KRAN 2 D-31 STETOSKOP DUPLEX BAYI 1 D-30 STETOSKOP DUPLEX DEWASA 1 LampiranSTILET NO.L) SET 1 D-11.22 A D A B A K 27 29 30 143 302 .8.Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2 Petunjuk 1 UNTUK PEMASANGAN ETT 2012 M-216 U-77 SUNGKUP RESUSISATOR NEONATUS 1 U-77 TAB. BOX ISI 50 1 MEJA INSTRUMENT 2 RAK S-17 MEJA TINDAKAN RESUSITASI BAYI 1 U-37 METERAN / METLINE 1.5 50 S-24 SARUNG TANGAN PANJANG UNTUK MANUIL PLASENTA 10 6. BOX / 50 1 N-15 PINSET ANATOMI 14 cm 1 M-166 PINSET CHIRUGIS 14 cm 1 M095 PITA PENGUKUR LENGAN 1 M-98 PLASTIK UNTUK ALAS TIDUR 1 D-53 PLESTER NON WOVEN 5 X 5 m 1 S-19 POCKET DOPLER 1 S-46 RESUSITATOR DEWASA BAHAN POLYSUFONE 1 D-45 RESUSITATOR NEONATUS BAHAN POLYSUFONE : 1 U-46 . BOX / 50 1 INFUS SET PEDIATRIC.27. BOX / 50 1 IV CATHETER NO.28 SPEKULUM SIMMS ( S.7. TROLLY.Sungkup bertepi dengan bantalan nomor 0 (BBLR) dan nomor 1 (bayi cukup bulan) S-22.4 3 FETAL STETOSCOPE PINARD 1 GUNTING EPISIOTOMY 14 cm 1 GUNTING KUKU 1 GUNTING TALI PUSAT 16 cm 1 HALOGEN EXAMINATION LAMP 1 HANDUK KECIL 3 Hb SAHLI 1 INFUS SET DEWASA. BOX ISI 12 1 SPUIT DISPOSIBLE 10 cc 10 SPUIT DISPOSIBLE 3 cc 1 ENDOTRACHEAL TUBE 2.5. BOX / 50 1 JAM / TIMER 1 JARUM JAHIT TAJAM ( 9 & 11 ) / PAK 12 1 KACAMATA / GOGGLE UNTUK PERLINDUNGAN INFEKSI 2 KAIN BERSIH DAN KERING S-14 KATETER PENGHISAP LENDIR 6.3. 6 DAN 8 1 M-73.10 5 M-212 KATETER UMBILICAL 3 DAN 5 3 M-213 KLEM KASA DAN TEMPAT KORENTANG 2 M-79 KLEM KELY / KLEM KOCKER LURUS 14 cm 1 M-69 KLEM OVUM 4 M-214 LARYNGOSCOPE INFANT 3 M-215 MANEKIN : PELVIC MODEL + BONEKA BAYI + PLACENTA 1 P-34 MASKER 3 PLY EAR LOOP. NASAL 1 D-37 THERMOMETER KLINIK Hg 1 U-62 TEMPAT TIDUR PERIKSA 1 M-217 THREE WAY STOP COOK 2 D-40 TIMBANGAN BAYI 20 Kg + BAKI 1 D-41 TIMBANGAN INJAK DEWASA MINIMUM 120 Kg 1 M-218 VAKUM ASPIRASI MANUAL UNTUK PASKA KEGUGURAN 1 U-74 WASKOM STAINLESS 40 cm 2 IUD KIT 2 Nomor Kode M-69 S-60 S-4 U-1-2 U-1-2 U-1-2 M-79 M-144 M-145 M-209 D-31 M-18 M-210 M-30 M-201 S-11 L-10 M-152 M-152 U-17 M-211 M-35 W-33 M-37 U-98 Nama Alat Jumlah Nomor Gambar 240 190 100/101 100/101 100/101 23 208 217 159 221 223 240 192 118 11 244/245 10 265 266 304 194 194 301 286 20a 127 23 21.23 SARUNG TANGAN DTT / STERIL.

LAMPIRAN 8 RUANG PERSALINAN PUSKESMAS NON PERAWATAN 4.000 TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

Ruangan tersebut di atas khusus untuk dokter/bidan dan pasien (ibu melahirkan dan nifas) Keterangan : TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .750 Ruang tersebut harus mempunyai ventilasi yang baik (cross ventilation). dan pencahayaan alami secukupnya (bovenlicht).500 6 7 1 3 11 2 1.750 10 1.4 8 9 5 4.

Lemari alat Saklar 8. Meja instrumen Lampu 4.Wastafel .Boks bayi .Alat medik set .KM/WC (duduk/jongkok) TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Tempat tidur kebidanan 2. Kloset Peralatan Alat Kesehatan Bangunan Arsitektur Alat Perkantoran . Meja perawatan bayi baru lahir/resusitasi 3.2 (dua) tempat tidur .Lemari simpan Alkes/ obat . Meja dokter/bidan 9. Lemari obat 7. Plafond.Meja perawatan bayi baru lahir/resusitasi . Bak mandi 11. Electrical & Plumbing) .Stop kontak .Lampu TL Baret . Kursi Garis putus – putus = gordyn 10.2 (dua) bed side Cabinet . Box bayi 5.Meja ½ Biro Lantai.Kursi dokter . dinding. Tempat tidur pemulihan Wastafel 6. mengacu pada bangunan khusus tindakan medik Struktur MEP (Mechanical.1.

Karet No.5 Cm Pinset Anatomis. 18 Cm Sonde Uterus/Penduga Meja Instrumen/Alat Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 . 25 Cm (Bozemann) Klem/Pemegang Jarum Jahit. 7/16 Lingkaran. 18 Cm Pinset Bedah. Penampang Segitiga Jarum Jahit Uterus (Martin) Kateter. 12 Klem Arteri 14 Cm (Kocher) Klem Tampon Uterus. Karet No. 14 (Nelaton) Kateter. 12 (Nelaton) Kateter. Karet No. Ginekologi. 18 Cm (Mayo-Hegar) Klem/Penjepit Porsio. 10 (Nelaton) Kateter.5 Cm) Gunting operasi lurus 14 Cm. Logam Untuk Wanita No. Penjepit Sponge (Foerster) Perforator (Naegele) Pinset Anatomis. 14.LAMPIRAN 9 PERALATAN PUSKESMAS NON RAWAT INAP SET PERALATAN BERSALIN Nomor Nama Alat Kode D-12 D-13 D-26 D-27 D-28 M-7 M-8 M-18 M-30 M-16 M-37 M-45 M-58 M-59 M-60 M-61 M-62 M-69 M-71 M-72 M-77 M-79 M-93 M-95 M-96 M-98 M-99 M-135 U-37 TI H U S A D A B A K Nomo r Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Jumlah 1 1 2 5 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 1 2 3 1 2 2 2 2 1 1 Nomor Gambar 9a 10 20a 20a 20a 205 205 208 217 207 223 228 233 234 234 234 235 240 242 243 248 250 263 265 265 266 266 293 118 Manset Anak Dengan Pengait Meja Ginekologi Spekulum Vagina (Cocor bebek) Besar Spekulum Vagina (Cocor bebek) Kecil Spekulum Vagina (Cocor bebek) Sedang Benang Cat Gut (15 M) Benang Sutera (100 M) Gunting Episiotomi (Barun-Stadler) (14.5 Cm) Gunting Tali Pusar (13. Selang Penghisap Lendir Bayi Kateter. 25 Cm (Schroder) Korentang. tajam/ tumpul Jarum jahit.5 Cm Pinset Bedah. 14.

12) Jarum suntik. 3 CC Disposible Syringe. Disposible (No.02) Jarum suntik. 1 CC Disposible Syringe. Tunggal Waskom Cekung Pelvimeter Obstetri Jarum suntik.20) Disposible Syringe. 5 CC Silinder Tabung/ Tempat Korintang Sperei Sarung tangan Selimut Sarung bantal Handuk Waslap Formulir Askep/ Kebidanan Alat Tulis Tromol untuk alat steril Sterilisator Tempat sampah basah dan kering. Bertutup Lampu senter Untuk pemeriksaan urine/ Urinometer Peralatan Immunisasi Hemoglobinometer Set (Sahli) Termometer for Infant Resusitator for Infant Tabung/Sungkup Resusitator Jumlah 1 1 1 12 12 12 12 5 5 5 5 1 3 3 3 3 3 6 1 Set 1 1 1 2 1 1 Set 1 1 1 1 1 Nomor Gambar 129 142 13 126 259 112 188 159 TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .Nomo r Urut 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 54 55 56 57 58 59 60 Nomor Kode U-55 U-73 D-16 M-148 M-149 M-150 M-151 M-146 M-144 M-145 M-147 U-52 U-26 S-22-24 S-25 S-21 S-11 S-16 S-32 S-33 U-83 M-137 W-15 U-31 L-47 M-159 L-10 D-44 U-75 U-77 Nama Alat Standar Waskom. 10 CC Disposible Syringe. Disposible (No. Disposible (No.14) Jarum suntik. Disposible (No.

Nomo r Urut 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 Nomor Kode M-156 U-81 M-58 U-54 S-4 U-44 D-40 D-41 D-17 U2 D-53 Nama Alat Klem Tali Pusat Lampu sorot Penghisap lendir Standar Infus Celemek Pompa payudara Timbangan bayi Timbangan dewasa Pengukur panjang bayi Bak logam untuk alat steril Pengukur LILA Jumlah 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 Nomor Gambar 233 128 190 123 29 30 101 TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

• Peralatan Kesehatan (peralatan standar untuk memerah ASI) Untuk mempercepat peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif agar di Puskesmas menyediakan Peralatan untuk memerah ASI yang standar yang terdiri: 1) alat memerah ASI (pompa). lemari penyimpanan. Bila luas lahan yang tersedia tidak memungkinkan. alat sterilisasi botol. maka pembangunan disesuaikan dengan kondisi setempat dengan tetap memperhatikan kebutuhan minimal pelayanan. dispenser air panas. 2) 3) 4) 5) 6) botol penyimpan ASI. termos/coolbox dan ice pack atau tas dengan pendingin. Manfaat ruang dan peralatan memerah ASI • Ruangan dan Peralatan tersebut di atas dapat berfungsi sebagai media praktek untuk sosialisasi atau penyuluhan kepada ibu pasca bersalin atau pengunjung Puskesmas yang harus tetap melaksanakan program ASI Eksklusif meskipun ibu bekerja di luar rumah. TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .LAMPIRAN 10 POJOK ASI EKSKLUSIF • Luas Lahan dan Bangunan Apabila tidak tersedia ruangan maka dilakukan penambahan ruangan untuk Pojok ASI Eksklusif secara khusus dengan ukuran minimal 3 x 4 M2 yang dilengkapi dengan wastafel. meja dan kursi. lemari pendingin yang hanya khusus untuk menyimpan ASI.

Nomor PER.• Peralatan memerah ASI tesebut juga dapat dipakai untuk karyawan Puskesmas dan sekitarnya maupun pengunjung Puskesmas untuk memerah ASI secara nyaman dan aman. B CA A H D D TI H U S A D A B A K Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 E F G . LAMPIRAN 11 DAPUR GIZI PADA PUSKESMAS PERAWATAN 1.27/MEN/XII/2008 tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu Selama Waktu Kerja di Tempat Kerja. masak dan distribusi. Ruang tersebut harus mempunyai ventilasi yang baik (cross ventilation) dan pencahayaan alami yang maksimal (jendela dan bovenlicht). Persyaratan Umum Dapur merupakan ruang yang digunakan untuk mengolah masakan dari bahan mentah menjadi bahan jadi. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Kesehatan Nomor 48/Men.PP/XII/2008. Acuan untuk pelaksanaan adalah Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan. 2. Persyaratan Teknis Denah dapur dengan luas 3 m x 3 m. mulai dari persiapan.

• Letak lemari gantung diatas meja pembagian/ distribusi makanan. Tempat pembuatan makanan bayi dan Anak H. Meja pembagian makanan / distribusi makanan G.P I N T U Keterangan: A. bila listrik memungkinkan F. Kulkas 2 pintu. Tempat sampah : Alur Penyelenggaraaan Makan Catatan : • Pintu dapur memiliki akses langsung ke luar. Bak cuci C. Rak piring E. Meja Persiapan B. untuk memudahkan distribusi bahan makanan mentah dan matang. TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Kompor D.

diameter 38 cm Stainless steel.- Diatas rak piring Ventilasi/ jendela harus cukup • Pintu 2 lapis (lapisan luar dari kawat kasa). Arsitektur Bangunan Lantai. diameter 34 cm Allumunium. susun 4. volume 1. kaca dof. diameter 36 cm Stainless steel. diameter 20 cm Melamin. 4 pintu (2 sekat) teflon 2 sumbu. diameter 10 cm Melamin. diameter 38 cm Plastik tebal. ukuran standar 15 kg Allumunium. • Stop kontak 2 buah • • Lampu TL Baret Washbasin Elektrikal & Plumbing) Peralatan dapur: NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 NAMA ALAT Lemari penyimpan makanan Rak piring Kompor gas Tabung gas tanpa isi Dandang/ risopan Panci ukuran sedang Panci ukuran besar Wajan ukuran sedang Wajan ukuran besar Termos air panas Gelas ukur Mangkuk sayur Piring makan Gelas minum Baskom Sendok makan Garpu makan TI H U S A D A B A K UKURAN Lemari 2 pintu.5 liter Kaca tahan panas. lebih baik yang dapat menutup secara otomatis Alat kesehatan Peralatan Set alat dapur/ gizi (peralatan dapur) Furniture • Lemari simpan • Rak MEP (Mekanikal. diameter 22 cm Melamin. dinding. selang gas dan tutup pengaman Besi. diameter 8 cm Stainless steel. plafond mengacu pada bangunan umum. ukuran 150X90 cm Tertutup. diameter 34 cm Stainless steel Stainless steel JML 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 3 2 2 SAT Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Lusin Lusin Lusin Buah Lusin Lusin Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 . diameter 36 cm Allumunium.

tangkai 27 cm Ukuran 2 kg Stainless baja Kayu. diameter 7 cm Stainless steel. diameter 9 cm. dalam teflon Stainless steel Plastik .18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 NO 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 Sendok kecil Teko air minum Tempat air minum Sendok sayur Sodet Timbangan kue Parutan Pisau dapur Talenan Tutup dan tatakan gelas Saringan santan/ kelapa Saringan the NAMA ALAT Piring kecil datar Piring kue cekung Ember Serbet makan Cobek dan ulekannnya Bak cuci piring 2 lubang Serok Baki/ nampan Tempat sampah 15 liter + tutup Loyang aluminium Baskom diameter 20 cm Baskom diameter 35 cm Baskom diameter 50 cm Stainless steel Allumunium. volume 10 liter Stainless steel. stainless steel 1 1 1 1 1 Buah Buah buah buah buah Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 . dilengakapi dengan frizer Standar Stainless steel. ukuran 20x25 cm Melamin. diameter 24 cm Plastik tebal. diameter 10 cm Melamin. diameter 20 cm Plastik. tangkai 27 cm Stainless steel. ukuran 40x40 Batu Stainless steel Stainless steel Stainless steel Plastik Aluminium Plastik Plastik Plastik 2 2 1 2 2 3 1 3 2 2 2 4 JML 3 2 2 12 2 1 2 2 2 2 1 1 1 Lusin Buah Buah Buah Buah Buah buah Buah Buah Lusin Buah Buah SAT Lusin Lusin buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah Bila Listrik memungkinkan. diameter 30 cm Kain. diameter 9 cm. diameter 10 cm UKURAN Melamin. dapat ditambah penyediaan peralatan sebagai berikut : 43 44 45 46 47 Kulkas 2 pintu Blender Rice cooker Oven Mixer dengan dududkan TI H U S A D A B A K 1 pintu. diameter 10 cm Plastik.

Pelayanan Instalasi Gawat Darurat Level II standar minimal untuk Rumah Sakit Kelas C. sebagai sebagai sebagai sebagai 2. KLASIFIKASI Klasifikasi Pelayanan Instalasi Gawat Darurat terdiri dari: a. d. Ruang Konseling yang strategis (minimal 2 X 2. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat Level IV standar minimal untuk Rumah Sakit Kelas A. d. h. c. Sarana : a. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat Level I standar minimal untuk Rumah Sakit Kelas D. b. 2. e. c.5 m2) Lemari. b. kursi . g. f. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat Level III standar minimal untuk Rumah Sakit Kelas B. LAMPIRAN STANDAR INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT (Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : 856/Menkes/SK/IX/2009) 12 Berbagai nama untuk unit/instalsi pelayanan gawat darurat di rumah sakit diseragamkan menjadi INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) 1. c. meja Lemari buku Komputer dan printer Software Nutriclin Timbangan Injak dan Timbangan Bayi Microtice Length Board Pita LILA Food Model Leaflet Form Anamnesa i. b. TARGET PENCAPAIAN STANDAR: TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Peralatan a.48 Bakaran roti stainless steel (oven toaster) RUANG KONSULTASI GIZI 1 buah 1.

B: ventilasi pernafasan (breathing problem) dan C sirkulasi pembuluh darah (circulation problem) Level IV Memberikan pelayanan sbb: 1.B. EKG. Dianosis & penanganan: Permasalahan pd jalan nafas (airway problem). Penilaian disability. Observasi HCU/ R ResusitasiICU 4. P enilaian disability. EKG. EKG. Penilaian disability. Penggunaan obat.B. JENIS PELAYANAN Level III Memberikan pelayanan sbb: 1. defibrilasi HCU/resusitasi Bedah sito Level II Memberikan pelayanan sbb: 1. defibrilasi (observasi HCU) 3. 3. c. Melakukan stabilisasi dan evakuasi 4.a. Bedah sito Level I Memberikan pelayanan sbb: 1.C dengan alat yg lebih lengkap tmsk ventilator 2. Bedah sito 4.C dgn alat lengkap tmsk ventilator 2. Setiap Rumah Sakit dapat menentukan target pencapaian lebih cepat dari target maksimal capaian secara nasional. SUMBER DAYA MANUSIA TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . ventilasi pernafasan (breathing problem) dan sirkulasi 2. Target pencapaian STANDAR INSTALASI GAWAT DARURAT Rumah Sakit secara nasional adalah maksimal 5 tahun dari tanggal penetapan SK. b. Penggunaan obat. Diagnosis & penanganan : Permasalahan pd A. defibrilasi 3. Penggunaan obat. Rencana pencapaian dan penerapan STANDAR INSTALASI GAWAT DARURAT Rumah Sakit dilaksanakan secara bertahap berdasarkan pada analisis kemampuan dan potensi daerah. D iagnosis & penanganan Permasalahan pada A. Dianos is & penanganan: Permasalahan pd A: jalan nafas (airway problem).

Obsgin. Anak. • Bedah. ACLS. dll Perawat Kepala S1 Jam kerja DIII / (+Emergency Diluar Nursing) jam kerja Perawat On site (+Pelatihan 24 jam Emergency Nursing) Non Medis Bagian Keuangan Kamtib(24jam) On site Pekarya(24jam) 24 jam Dokter Subspesialis Level III Level II Level I - • Bedah.ATLS. Penyakit Anak.Obsgin. (dokter spesialis lain on call) On site 24 jam (RS Pendidikan) On site 24 jam On site 24 jam On site 24 jam Jam kerja / diluar jam kerja On site 24 jam Jam kerja Jam Kerja On site 24 jam On site 24 jam On site 24 jam On site 24 jam On site 24 jam TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Penyakit Dalam on site Dalam on call.IGD Level IV Kualifikasi Tenaga • Semua jenis on call Dokter Spesialis • 4 Besar + Anastes i on site. • ( dr Spesiali s lain on call) Dokter PPDS On site 24 jam Dokter Umum On site (+pelatihan 24 jam kegawat daruratan) GELS.

mudah dibersihkan dan memudahkan kontrol kegiatan oleh perawat kepala jaga. Apotik 24 Jam tersedia dekat IGD. TI H U S A D A B A K Luas bangunan IGD disesuaikan dengan beban kerja RS dengan memperhitungkan kemungkinan penanganan korban massal/bencana. 5) Pintu IGD harus dapat dilalui oleh brankar. Mempunyai ruang tunggu untuk keluarga pasien. Bangunan: Ketentuan umum Fisik 1) 8) 9) 10) 11) 12) b. Ruang triase harus dapat memuat minimal 2 (dua) brankar. 3) Harus mempunyai pintu masuk dan keluar yang berbeda dengan pintu utama (alur masuk kendaraan/pasien tidak sama dengan alur keluar) kecuali pada klasifikasi IGD level 1 dan 2. Area dekontaminasi ditempatkan di depan / di luar IGD atau terpisah dengan IGD. 4) Ambulans/kendaraan yang membawa pasien harus dapat sampai di depan pintu yang areanya terlindung dari panas dan hujan (catatan: untuk lantai IGD yang tidak sama tinggi dengan jalan ambulans harus membuat ramp).5. mudah dijangkau oleh masyarakat dengan tanda–tanda yang jelas dari dalam dan dari luar Rumah sakit. Memiliki ruang untuk istirahat petugas (dokter dan perawat). 7) Susunan ruang harus sedemikian rupa sehingga arus pasien dapat lancar dan tidak ada “cross infection”. 2) Lokasi gedung harus berada dibagian depan RS. 6) Memiliki area khusus parkir ambulans yang bisa menampung lebih dari 2 ambulans (sesuai dengan beban RS). dapat menampung korban bencana sesuai dengan kemampuan RS. KETENTUAN UMUM SARANA a. Sarana Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 .

Tindakan . Administrasi .Rekam Medik c. Bisa bergabung atau terpisah dan dapat diakses 24 jam Bisa bergabung +/+ +/+/- +/- 3 RUANG OPERASI - 4 RUANG OBSERVASI TI H U S A D A B A K + + + Bisa bergabung Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 .Kafetaria .Toilet . R.Keamanan b. R. Tunggu (Public Area) .Anak . R. Resusitasi b.Pendaftaran pasien baru/rawat .Keuangan . R. R. Penyimpanan Strecher e. Triase d.Kebidanan c. R.ATM .Non Bedah / Medical .Informasi . Informasi dan Komunikasi RUANG TINDAKAN a.Tlpn Umum . Dekontaminasi LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KET + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Bisa bergabung dengan ruangan lain Tergantung IT Sistem +/- - 2 + + + + + + + + + + + + + + Bisa bergabung Bagi IGD yg berada dekat industri harus memiliki ruang ini.No 1 KELAS / RUANG RUANG PENERIMAAN a. R. R.Bedah .

R. RUANG TRIASE • Kit Pemeriksaan Sederhana • Brankar Penerimaan Pasien • Pembuatan rekam medik khusus • Label (pada saat korban massal) B. Isolasi + + + + + + + + + +/+/+/+/+/- + - - Bisa bergabung atau terpisah dan dapat diakses 24 jam c. R. RUANG TINDAKAN 1 Ruang Resusitasi Nasopharingeal tube Oropharingeal tube • • Laringoscope Anak set set Minimal 2 Rasio (Cross Sectional) (perlu dibuatkan form) + + + + PERALATAN MEDIS + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Laringoscope Dewasa Nasotrakheal tube Orotracheal Suction • Tracheostomi set Minimal 1 setiap no Minimal 1 setiap no Minimal 1 setiap no Minimal 1 setiap no Minimal 1 setiap no Minimal 1 setiap no Sesuai jumlah TT Minimal 1 setiap no TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K . Luka Bakar c. Fasilitas / Prasarana Medis Fasilitas dan penunjang yang harus tersedia selain ditentukan oleh kelas IGD rumah sakit dan jumlah kasus yang di tangani. R. Umum . Pediatric . Hemodialisis d. Cardiac . Intermediate / HCU . No KELAS /RUANG LEVEL 4 + + LEVEL 3 + + LEVEL 2 + + LEVEL 1 + + KET A. Neonatus b.dengan ruangan lain 5 RUANG KHUSUS a.

• Bag Valve Mask (Dewasa/Anak) Kanul Oksigen Oksigen mask (D/A) Chest Tube • Crico / Trakheostomi • Ventilator Transport • Vital Sign Monitor Infusion pump Syringe pump • ECG • Vena Section • Defibririlator • Gluko stick • Stetoskop • Termometer • Nebulizer • Oksigen Medis / Consentrators Warmer Imobilization Set • Neck Collar • Splint • Long Spine Board • Scoop Strecher • Kendrik Extrication Deviice (KED) Urine Bag NGT • Wound Toilet Set + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + +/+/+/+/+ + + + + + + + +/+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Minimal 1 setiap no Sesuai jumlah TT Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Sesuai jumlah TT 2 s/d 3 tiap TT Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Rasio 1:1 TT di IGD Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 set Minimal 1 set Minimal 1 set Minimal 1 set Minimal 1 set / TT Minimal 1 set Minimal 1 set TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

Sarungtgn + + + +  Mannitol  Furosmid e + + + +  APD : Sarung Tangan Ruang Tindakan Bedah ALAT MEDIS Minimal 3 Minimal 3 Minimal 1 Minim • Meja Operasi / al 1 tempat tidur tindakan Minimal 10 Minimal 10 Minimal 10 Minim • Dressing al 10 set Minimal 10 Minimal 10 Minimal 10 Minim • Infusion al 10 Set Selalu Tersedia dalam jumlah yang cukup di IGD tanpa harus di resepkan TI H U S Minimal 1 Minimal Minimal • Vena 1 1 Section set Minimal • Torakos Minimal 1 Minimal 1 1 intetis set Minimal 1 Minimal Minimal • Metal 1 1 kauter Minimal 1 Minimal Minimal • Film Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan-Tahun 2012 1 1 Viewer • Tiang Infus • Lampu operasi • Thermom eter • Stetoskop Minimal 6 Minimal 3 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 6 Minimal 3 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minim al 2 Minim al 1 Minim al 1 Minim al 1 A D A B A K . TT + + + +  Tromboliti k + + + +  Amiodaro n (inotropik) + + + +  APD : Masker .No KELAS /RUANG LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KET 2 OBAT – OBATAN DAN ALAT HABIS PAKAI + + + + • Cairan Infus Koloid + + + + • Cairan Infus Kristaloid + + + + • Cairan Infus Dextrose + + + + Adrenalin + + + + Sulpat Atropin + + + + Kortikosteroid + + + + Lidokain + + + + Dextrose 50% + + + + Aminophilin + + + +  Pethidin + + + +  Morfin + + + +  Anti convulsion + + + +  Dopamin + + + +  Dobutami n + + + +  ATS .

Ruang Tindakan Medik PERALATAN MEDIS Minimal • Kumbah 1 Lambung Set Minimal • EKG 1 Minimal • Kursi 1 Periksa • Irigatoreri Minimal 1 ksaan • Nebulizer Minimal 1 Minimal • Suction 1 Minimal • Oksigen TI H U S A D A Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .No KELAS /RUANG •           LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KET OBAT-OBATAN DAN ALAT HABIS PAKAI + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Analgetik Antiseptik Cairan kristaloid Lidokain Wound dressing Alat-alat anti septic ATS Anti Bisa Ular Anti Rabies Benang jarum Selalu tersedia dalam jumlah yang cukup di Ruang Tindakan Bedah tanpa harus di resepkan 3  .

Medis • NGT • • • • • • • • • • • Syrine Pump Infusion Pump Jarum Spinal Lampu Kepala Bronchos copy Opthalmo scop Otoscope set Slit Lamp Tiang Infus Tempat Tidur Film Viewer 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

No KELAS /RUANG • • LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KET OBAT – OBATAN DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI + + + + Selalu tersedia SA dalam jumlah yang + + + + Aminophil cukup di Ruang in Tindakan Bedah + + + + • Dopamin tanpa harus di + + + + • Kristaloid resepkan + + + + • Cairan Infus Koloid + + + + • Cairan Infus Kristaloid + + + + • Cairan Infus Dextrose + + + + Adrenalin + + + + Sulpat Atropin + + + + Kortikosteroid + + + + Lidokain + + + + Dextrose 50% + + + + Aminophilin /β 2 blokker + + + +  Pethidin + + + +  Morfin + + + +  Anti convulsion + + + +  Dopamin + + + +  Anti convulsion + + + +  Dopamin + + + +  Dobutami n + + + +  ATS + + + +  Tromboliti k + + + +  Amiodaro n (inotropik) Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK+ Bidang Kesehatan Tahun 2012 + + +  APD : Masker + + + +  Mannitol + + + +  Furosmid e + + + +  APD : Sarung Tangan TI H U S A D A B A K .

TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

ganti + +/. RUANG RECOVERY bergabung bergabung bergabung c TI H U S A D A B A K KELAS LEVEL LEVEL LEVEL LEVEL .bukan elektif 4 • Ruang Brank Tindakan +Bayi & Anak ar PERALATAN MEDIS + +/• Oksig Minimal + Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1  Inkub en ator Suctio + 1 + +/• n  Minimal Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Tiang + 1 + +/• Linen Infus B. bukan elektif • Mesin Anastesi Minimal Minimal 1  Film Minimal Minimal MinimalMinimal 1 Minimal 1 1 1 1 1 Viewer Minimal Minimal Minimal • Alat regional Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1  Suctio Minimal 1 1 1 • Anestesi 1 Minimal Minimal Minimal • Lampu n 1 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1  Oksig Minimal 1 (mobile/statis) 1 Minimal Minimal en Minimal • Pulse Oximeter 1 1 OBAT –1OBATAN DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI Minimal Minimal Minimal • Vital Sign Monitor + + +  St 1 + 1 1 esolid Minimal Minimal Minimal • Meja Instrumen 1 + 1 1 + + +  Mi Tersedia Minimal Minimal Minimal • Suction kro drips 1 1 1 dlm jumlah Minimal Minimal • C-arm set yang cukup 1 + 1 + + +  In Minimal Minimal • Film ViewerOsseus Minimal tra 1 1 1 set Bedah Minimal Minimal Minimal • Set 1 1 1 dasar Minimal Minimal Minimal • 5 Ruang Tindakan Kebidanan Set 1 1 1 laparatomi PERALATAN MEDIS Minimal Minimal Minimal • Set • Minimal 1 /1 Minimal 1 / Minimal 1 / 1 Apendiktomi Kuret Minimal 1 1 bergabung bergabung Set Minimal Minimal Minimal bergabung • Set 1 1 1 sectiosesaria Partu • Minimal Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1Minimal • sSet Bedah set 1 1 anak • Set Suctio Minimal 1Minimal • Minimal Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 1 1 n Vascular bayi • • Torakosinte Minimal 1Minimal Meja Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 1bergabung tis set bergabung bergabung Ginekologi Minimal Minimal • Set • Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / 1 Neurosurgery Meja Minimal 1 1 bergabung bergabung bergabung Minimal Minimal Partus • Set 1 1 orthopedic • Vacuu Minimal 1 Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal Minimal • Set urologi bergabung bergabung bergabung m set 1 1 Emergency • Set Bedah Force Minimal 1Minimal Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / • Minimal bergabung bergabung 1 1bergabung Plastikp set Emergency Minimal Minimal • Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / • Set CTG Minimal 1 1 1 Laparoscopy bergabung bergabung bergabung Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 Minimal Minimal • Minimal 1 / Minimal 1 / Minimal 1 / • Endoscopy Resusit Minimal 1 1 1 surgery set bergabung bergabung bergabung asi Minimal Minimal Minimal • Laringosco • Doppler Minimal 1 /1 Minimal 1 / Minimal 1 / 1 p Minimal 1 1 bergabung bergabung bergabung Minimal Minimal Minimal • BVM Minimal 1 /1 Minimal 1 / Minimal 1 / 1 1 • Suction Minimal 1 bergabung bergabung Bayi baru lahir Minimal Minimal Minimal bergabung • Defibrilator 1 1 Minimal 1 /1 Minimal 1 / Minimal 1 / • Laenne Minimal 1 C. RUANG PERSIAPAN /RUANG 4 3 2 1 Tindakan /operasi yang dilakukan • Ruang terutama untuk keadaan Cito. KAMAR OPERASI Minimal Minimal 1  Temp Minimal Minimal MinimalMinimal 1 Minimal 1 .6 No Ruang Operasi (R.Tindakan yang dilakukan terutama • Meja Operasi at Tidur 1 1 1 1 untuk keadaan Cito. Persiapan dan Kamar Operasi) KET A.

RUANG PENUNJANG NON MEDIS 1. Khusus 3. Gas Medis : N2O + + + + • Tabung Gas + + +/+/• Sentral D. Lab. RUANG PENUNJANG MEDIS 1. Alat Rumah Tangga Tersedia Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 4. Lab. Standar + • Lab. Ruang Radiologi Minimal 1 Mobile X-ray Minimal 1 Mobile USG Minimal 2 • Apron Timbal Minimal 1 CT Scan Tersedia MRI 1 Minimal 1 • Automatic Film Processor Minimal 1 Film Viewer 2. Ruang Sterilisasi • + + Minimal 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 2 Minimal 1 Minimal 1 +/- Bisa bergabung/ tersendiri dan dapat diakses 24 jam + + + + +/- + + + +/- + + + - Bisa bergabung/ tersendiri dan dapat diakses 24 jam + + bisa bergabung + + Dapat diakses 24 jam + + + + Minimal 1 • Basah + + + + Minimal 1 • Autoclave 5.KELAS/ NO RUANG LEVEL 4 LEVEL 3 LEVEL 2 LEVEL 1 KET C. Alat Administrasi + + +/• Komputer + + + +/Mesin ketik + + + + Alat kantor + + + + Meubelair + + + + Papan Tulis TI H U S A D A B A K . Ruang Laboratorium a. Rutin + • Elektrolit + • Kimia Darah + • Analisa Gas Darah + • CKMB (jantung) b. Bank Darah (BDRS) BMHP (Bahan Medis Habis Pakai) 4. Alat Komunikasi Eksternal + + + + • Fix + +/+/+/• Mobile + + + + • Radio medik 3. Alat Komunikasi Internal + + + + • Fix + +/+/+/• Mobile + + +/+/• Radio medik 2.

TI H U S A D A Lampiran Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Kesehatan Tahun 2012 B A K .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->