Anda di halaman 1dari 1

Ubi Kayu

Angka Ramalan !!! (ARAN !!!) produksi ubi kayu tahun 2003 sebesar 22,37 juta ton umbi
basah. Dibandingkan produksi tahun 2008 (ATAP), terjadi peningkatan sebanyak 618,36 ribu
ton umbi basah (2,84 persen). Kenaikan produksi tahun 2003 diperkirakan terjadi karena
peningkatan produktivitas sebesar S,38 kuintal/hektar (3,31 persen), sedangkan luas`panen
mengalami penurunan seluas S,42 hektar (0,4S persen).
Kenaikan produksi ubi kayu tahun 2003 tersebut diperkirakan terjadi di ]awa sebesar
27S,03 ribu ton (2,78 persen) dan di Luar ]awa sebesar 343,31 ribu ton (2,30 persen). Di
]awa, peningkatan produksi diperkirakan disebabkan oleh meningkatnya produktivitas
sebesar S,47 kuintal/hektar (3,27 persen). Sedangkan di Luar ]awa, juga mengalami
peningkatan produktivitas sebesar 6,47 kuintal/hektar (3,34 persen). Untuk luas panen baik
di ]awa maupun Luar ]awa mengalami penurunan masingmasing seluas 2,81 ribu hektar
(0,48 persen) dan 2,61 ribu hektar (0,43 persen). Perkiraan kenaikan produksi ubi kayu
tahun 2003 terdapat di beberapa provinsi, terutama di Provinsi Sumatera Utara, Lampung,
]awa Tengah, ]awa Barat, D!Y, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah
dan Naluku.

7. Ubi ]alar
Angka Ramalan !!! (ARAN !!!) produksi ubi jalar tahun 2003 diperkirakan sebesar 2,03 juta
ton umbi basah. Dibandingkan produksi tahun 2008 (ATAP), terjadi peningkatan sebanyak
14S,73 ribu ton umbi basah (7,74 persen). Peningkatan produksi tahun 2003 diperkirakan
terjadi karena naiknya luas panen seluas 8,60 ribu hektar (4,33 persen), dan produktivitas
sebesar 2,83 kuintal/hektar (2,63 persen).
Kenaikan produksi ubi jalar tahun 2003 tersebut diperkirakan terjadi di ]awa sebesar 1S0,03
ribu ton (22,3S persen), sedangkan di Luar ]awa mengalami penurunan produksi sebesar
4,3S ribu ton (0,36 persen). Di ]awa, kenaikan produksi diperkirakan disebabkan oleh
naiknya luas panen seluas 3,62 ribu hektar (18,17 persen) dan produktivitas sebesar 4,48
kuintal/hektar (3,S3 persen). Di Luar ]awa penurunan produksi disebabkan oleh turunnya
luas panen seluas 1,02 ribu hektar (0,84 persen), sedangkan produktivitas mengalami
kenaikan sebesar 0,48 kuintal/hektar (0,48 persen). Perkiraan kenaikan produksi ubi jalar
tahun 2003 terdapat di beberapa provinsi, terutama di Provinsi Sumatera Utara, ]awa Barat,
]awa Tengah, ]awa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara dan Papua.