Anda di halaman 1dari 3

Pengenalan Nyeri pada atau yang berhubungan dengan tulang punggung biasanya masalah yang pa ling sering muncul

pada klinik nyeri. Dia juga merupakan satu dari keluhan yang paling sering pada klinik ortopedi,klinik operasi saraf,klinik reumatologi dan p raktek operasi umumnya. Ukuran dari masalah ini sangat besar dan memiliki dampak yang besar terhadap struktur sosial dan ekonomi kita. Ketika nyeri menetap sela ma lebih dari 3 bulan,atau episode nyeri yang melemahkan badan terjadi berulang lebih sering,biasanya sudah disebut sebagai kronik, walaupun definisinya masih b elum terlalu tepat. Nyeri punggung dan leher kronik, dan sindrom yang berhubunga n dengan hal di atas meliputi nyeri alih dan nyeri pada akar saraf, susah untuk diobati secara efektif, tidak hanya karena kebanyakan orang tidak mungkin memil iki penyebab fisiologi atau patologi yang pasti dari nyeri tersebut, tetapi juga karena luasnya efek yang mengenai kondisi itu kelihatannya berhubungan dengan, pada kebiasaan mereka,pekerjaan mereka,dan aktivitas sosal,hubungan mereka denga n keluarga dan teman, dan emosi yang kompleks yang berhubungan dengan kesadaran tubuh dan sakit atau sehat. Kebanyakan pasien masuk dengan nyeri spinal kronik akan memiliki riwayat yang pa njang terhadap intervensi kedokteran sebelumnya. Mereka yang datang ke pelayanan nyeri kronik adalah mereka yang telah mendapatkan intervensi sebelumnya seperti operasi spinal atau terapi fisik sederhana tetapi masih belum cukup untuk membe rikan kontrol yang adekuat terhadap gejala mereka. Anamnesis yang bagus penting pada penilaian dari nyeri punggung dan leher kronik @kapan nyeri mulai @apakah itu berhubungan dengan trauma atau operasi sebelumnya @apakah nyerinya terus menerus atau hilang timbul dan berhubungan dengan posisi, aktivitas,atau gerakan tertentu @apakah nyerinya terlokalisasi dan apabila ya di mana dan apakah polanya menjala r atau bersifat nyeri alih @apakah nyerinya ada pada saat istirahat,dan apakah mengganggu pada saat tidur?a pakah ada pola diurnal pada nyeri? @Apakah nyeri diikuti oleh distribusi dari akar saraf dan apakah dia memiliki ku akitas yang menunjukkan komponen neurogenik dari nyeri,seperti kesemutan,allodyn ia,paraesthesia atau sensasi abnormal lainnya? @apakah pengobatan, termasuk obat-obatan,sudah dicoba sebelumnya dan bagaimana e feknya? @apakah dari gejala tersebut memiliki efek pada hidup dan aktivitas pasien, dan apa yang mereka harapkan? Informasi yang digali pada anamnesis sering paling penting dalam membantu untuk membuat sebuah ide mengenai nyeri, penyebab yang mungkin, dan penanganan nyeri y ang paling efektif. Pemeriksaan fisik mendatangkan dampak nyeri terhdap pergerakan dan kebiasaan pas ien, begitu juga dengan pemeriksaan tanda fisik. Observasi bagaimana pasien jala n ke area pemeriksaan dan bagaimana respon merka terhdap pemeriksaan. Pemeriksaa n fisik sederhana dapat memeriksa mobilitas tulang belakang, daerah nyeri atau f ungsi sensoris abnormal,kelemahan,gangguang fungsi refleks dan sensorik. Penangangan dari nyeri spinal Walaupun penyebab kebanyakan dari nyeri punggung dan leher belum dapat dibuktika n, sangatlah penting untuk membuat beberap pemikiran terhadap dasar dari gejala nyeri untuk merencanakan penanganan yang tepat. Banyak pasien yang datang pada k linik nyeri telah diinvestigasi sebelumnya, dengan radiografi, meneliti dan mung kin dengan tes darah untuk mengeluarkan patologi utama. Setelah anamnesis dan pe meriksaan fisik yang seksama mungkin dapat dibuat rencana pada area nyeri yang d apat diobati dengan penghilang nyeri dan peningkatan fungsi. Masalah yang perlu dipertimbangkan dalam manajemen nyeri punggung/leher ?nyeri akar saraf ?nyeri neurogenik ?nyeri disc-related ?nyeri sendi facet ?masalah mekanik/struktural

?nyeri jaringan lunak ?nyeri punggung pada aspek kebiasaan Nyeri akar saraf Nyeri dari kompresi akar saraf spinal dapat dicurigai dari gejalan dan sering pa da tanda dari pemeriksaan. Nyeri bersifat segmental, diikuti distribusi dermatom yang dikenal yang dapat disamakan dengan tingkat akar saraf yang termasuk. Peme riksaan dapat memperlihatkan kelemahan otot,mati rasa atau gangguan fungsi senso ris,hilangnya refleks,dan indikasi oleh pasien pada area tersebut. Satu,seluruh atau tidak satupun dari tanda-tanda ini mungkin muncul. Investigasi pencitraan (idealnya pencitraan resonansi magnet (MRI)) dapat menamp akkan bukti dari prolaps diskus intervetebral, atau paling sedikit beberapa prot rusi dari materi diskus di mana menimpa akar saraf. Mungkin ada bukti kompresi t ulang pada akar saraf dengan stenosis foraminal disebabkan perubahan degeneratif lokal dan hipertrofi sendi, atau jaringan parut yang muncul dari trauma/operasi sebelumnya yang menekan jaringan saraf. Sering tanda dan gejala pasti dari disf ungsi saraf muncul tetapi tidak ada campur tangan dari akar saraf pada pencitraa n. Masalah ini dapat dijelaskan oleh beberapa kemungkinan: mungkin ada gangguan mekanik yang hilang timbul pada akar saraf selama aktivitas,perubahan materit di skus akibat dari iritasi zat kimia dan dapat menghasilkan sebuah respon inflamas i pada akar saraf, atau iritasi mekanik/kimia sebelumnya pada akar saraf yang me nghasilkan kerusakan jangka panjang terhadap jaringan saraf baik dalam akar sara f itu sendiri atau dalam medulla spinalis, yang menghasilkan radikulopati kronis Ketika penekanan akar saraf menyebabkan gangguan fungsi utama,nyeri yang tidak d apat diobati atau respon neuropati lainnya,dan dapat juga dengan jelas berhubung an dengan perubahan struktural seperti prolaps diskus,defek struktural tulang at au stenosis foraminal, intervensi operasi mungkin sesuai,dan saran sebaiknya dar i ahli operasi saraf atau ahli ortopedi bagian tulang belakang. Apabila operasi tidak tepat karena kemungkinan keuntungan lebih rendah dari potensi resiko, atau tidak ada gambaran yang jelas hubungan antara keluhan dan perubahan struktural, pengobatan simtomatik yang bertujuan untuk menghilangkan nyeri dan fungsi diind ikasikan (box 14.1). Box 14.1 pengobatan untuk nyeri akar saraf ?injeksi steroid disekitar akar saraf ?obat untuk menurunkan nyeri neuropatik ?teknik stimulasi ?rehabilitasi umum Epidural steroid Injeksi steroid epidural telah lama menjadi prosdur umum untuk mengobati penyaki t pegal pinggang:nyeri dari kompresi akar saraf lumbal oleh prolapsnya materi di skus. Dia juga telah digunakan pada regio cervical dan thorakal dari tulang bela kang. Prosedur ini terus-menerus menjadi kontrovesial;keuntungannya tidak diteri ma atau dibuktikan secara universal,dan telah ada beberapa kekhawatiran mengenai keamanan dari prosedur. Bukti dari keuntungan jangka panjang dari injeksi stero id epidural masih tipis, tetapi ada beberapa penerimaan dari fakta pada situasi akut yang khusus di mana ada bukti yang kuat dari prolaps diskus, kemudian injek si steroid epidural mungkin menghasikkan penyembuhan nyeri yang lebih cepat dari pada bentuk penanganan konservatif yang lengkap, dan oleh karena itu memberikan mobilisasi dan pengembalian fungsi yang lebih cepat. Ini mungkin keuntungan tida k langsung terhadap prognosis jangka panjang. Prosedur secara detail didiskusika n pada chapter 8. Blok akar saraf Ketikan tanda dan gejala dari nyeri akar saraf jelas berhubungan dengan akar sar af yang dapat diidentifikasi, pendekatan yang lebih spesifik adalah membuat blok akar saraf dengan bantuan radiologi. Hal ini akan menghasilkan respon yang lebi h spesifik dan efektif daripada injeksi epidural. Tekniknya mengijinkan dosis ya ng lebih kecil dan volume obat yang diinjeksi yang digunakan dan mungkin menurun kan beberapa bahaya yang mungkin pada injeksi epidural. Blok akar saraf dapat di lakukan pada tingkat manapun dari tulang belakang dan rincian tekniknya digambar

kan pada chapter 8. Injeksi epidural atau akar saraf secara teratur memberikan hilangnya nyeri akar saraf, di mana mungkin sementara atau dalam waktu lama, tergantung dari masalah dasarnya. Mekanisme dari hilangnya nyeri hanya spekulatif. Ketika terdapa iritas i kimia atau kompresi mekanik langsung pada akar saraf, menghasilkan pembengkaka kn dan respon inflamasi pada struktur perineural, oleh karena it kelihatannya pe mberian steroid akan membantu untuk mengurangi proses ini. Hilangnya nyeri ketik a ada kompresi jangka lama pada struktur neural, seperti stenosis foraminal, mun gkin memiliki bermacam-macam penjelasan yang mungkin. Steroid mungkin menyebabka n atrofi pada jaringan konektif sekitar dan fibrosis jaringan parut mengakibatka n penurunan kompresi pada struktur neural dalam ruangan perbatasan tulang ,tetap i hal ini tetap masih spekulatif. Ada bukti bahwa steroid memiliki efek dalam me mblok transmisi dalam serabut C, tetapi tidak pada serabut Ab, oleh karena itu a da efek langsung terhadap transmisi nyeri. Efek antiinflamasi steroid mungkin ti dak terlalu jelas pada situasi ini. Obat-obatan untuk pengobatan nyeri akar saraf Nyeri radikuler tidak selalu respon terhadap injeksi steroid,dan hal ini khusus ketika nyeri tidak jelas berhubungan dengan masalah struktural atau sudah berdir i lama. Sepertinya cedera yang menetap menyebabkan perubahan jangka panjang terh adap struktur saraf dan fungsi perifer dan dalam sistem saraf pusat dengan perke mbangan dari nyeri neuropati kronik. Nyeri neuropatik sebaiknya diobati dengan a ntidepresan trisiklik, antikonvulsan,atau kombinasi dari grup-grup obat ini,kada ng-kadang dengan penambahan obat lain seperti analgesik opioid dan baclofen.