Anda di halaman 1dari 2

Problem : Persebaran penyakit semakin tidak terkendali. Media persebaran penyakit pun sema kin beragam.

Mulai dari udara, kontak antar penderita, dan tranfusi darah. Sebagai contoh ketika transfusi darah, terkadang dokter luput atau tidak menyada ri bahwa ternyata darah yang akan ditransfusikan mengandung penyakit yang berbah aya sehingga terjadi persebaran penyakit. Hal ini terkadang kurang menjadi perhatian pemerintah. Peme rintah biasanya baru menaruh perhatian apabila korban dari penyakit tersebut sud ah hampir mencakup setengah dari keseluruhan penduduk. Secara tidak langsung hal itu memaksa masyarakat untuk mandiri dalam hal pencega han penyakit. Solution : Dibutuhkan suatu alat canggih yang tentunya didukung oleh software yang canggih pula untuk pendeteksi penyakit secara mandiri. Salah satunya adalah pendeteksi kadar racun dalam darah. Alat ini dapat mendeteksi berapa persen kadar racun dalam darah. Selain itu dapat dimunculkan pula informasi - informasi penting mengenai darah m ulai dari golongan darah hingga kadar gula dalam darah. Dari informasi yang ditampilkan tersebut diharapkan masyarakat dapat melakukan p encegahan persebaran penyakit secara mandiri. Alat ini juga tidak menimbulkan luka atau goresan pada kulit. Penggunaan alat ini sangat mudah dan tidak perlu mengeluarkan darah dari tubuh, cukup ditempelkan di dekat pembuluh darah. Alat ini juga memproses informasi layaknya cara berpikir seorang dokter dalam me meriksa darah seseorang. User Scenarios : Scenario 1 : Ada suatu daerah yang pernah terkena wabah penyakit AIDS. Suatu saat diadakan do nor darah massal di daerah tersebut. Kita tahu bahwa virus HIV bisa menular mela lui tranfusi darah Sebelum pelaksanaan tranfusi darah, tiap donor dicek dulu darahnya menggunakan a lat ini. Apabila terdeteksi bahwa darah donor mengandung virus HIV, maka ia tida k diperbolehkan mentranfusikan darahnya. Scenario 2 : Pemerintah suatu daerah tidak memberi perhatian pada daerahnya yang terkena waba h malaria. Padahal jumlah penduduk yang terinfeksi mencapai 20% dari keseluruhan . Tiba - tiba terjadi kecelakaan di daerah tersebut sehingga menyebabkan korban ke kurangan darah. Dibutuhkan tranfusi darah agar korban tetap bisa bertahan hidup. Sebelum dilakukan tranfusi darah, darah pendonor dicek dulu untuk mengetahui inf ormasi - informasi penting seperti golongan darah dan ada tidaknya bibit malaria dalam darahnya. Bila terdeteksi ada bibit penyakit malaria, maka pendonor tersebut dilarang ment ransfusikan darahnya pada korban. Discuss Impact of Solution on Community : > Alat ini berguna sebagai pendeteksi kadar racun dalam darah secara portable > Masyarakat bisa menjadi lebih waspada pada dirinya sendiri > Pendeteksian bisa dilakukan kapan pun dimanapun dan oleh siapapun tanpa persya ratan tertentu > Software alat ini dilengkapi dengan database yang selalu update sehingga infor masi yang diberikan selalu akurat dan efisien

Discuss Business Viability of Application : Alat ini pada awalnya akan diaplikasikan di daerah yang pernah terkena wabah pen yakit menular berbahaya seperti malaria, AIDS, dll. Jika dispesifikkan, daerah afrika menjadi pilihan pengaplikasian pertama alat in i. Akan tetapi, seiring dengan perkembangannya, pengaplikasian alat ini akan men cakup seluruh dunia dan menyentuh hampir semua kalangan. Melihat dari fungsinya, alat ini sangat profitable bagi pembuatnya. Selain itu t entunya masyarakat mendapatkan manfaat yang sepadan dengan biaya yang harus mere ka keluarkan untuk mendapatkan alat ini. Sehingga antara produsen dan konsumen mendapatkan keuntungan masing - masing wal aupun berbeda bentuknya.