Anda di halaman 1dari 17

BANK PERKREDTAN RAKYAT

(BPR)
Pengertian Bank Perkreditan Rakyat
(BPR)
Tujuan Pendirian BPR
Bentuk Hukum, Lokasi & Kegiatan
Usaha BPR
Permodalan Untuk Pendirian BPR Baru
Permasalahan dan Peluang BPR
PENGERTAN BPR
Pengertian Bank menurut psl 1 UU No.7 th1992 ttg
Perbankan sbgmn tlh diubah dgn UU No.10 th 1998
dan UU No.4 th 2003.
Bank adalah badan usaha yg menghimpun dana dr
masyarakat dlm bentuk simpanan, dan
menyalurkannya kpd masyarakat dlm bentuk kredit
atau bentuk lainnya dlm rangka meningkatkan taraf
hidup masyarakat banyak.
Lanjutan.PENGERTIAN BPR
Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang
melaksanakan kegiatan usaha secara
konvensional atau Prinsip Syariah yang
dalam kegiatannnya tidak memberikan jasa
dalam lalu lintas pembayaran.
BPR berasaskan demokrasi ekonomi dengan
menggunakan prinsip kehati-hatian
Lanjutan.PENGERTIAN BPR
BPR yang melaksanakan kegiatan
usahanya secara konvensional tidak
diperkenankan melakukan kegiatan usaha
berdasarkan Prinsip Syariah (BPR).
BPR yang melaksanakan kegiatan
usahanya berdasarkan Prinsip Syariah tidak
diperkenankan melakukan kegiatan usaha
secara konvensional (BPR Syariah)
Lanjutan.PENGERTIAN BPR
Status BPR diberikan kepada lembaga-lembaga
yang dahulu disebut Bank Desa, Lumbung Desa,
Bank Pasar, Lumbung Pitih Nagari (PLN),
Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Kredit
Desa (BKD), Badan Kredit Kecamatan (BKK),
Kredit Usaha Rakyat Kecil, Lembaga Perkreditan
Kecamatan dan/atau lembaga lembaga lain yang
dipersamakan dengan itu yang memenuhi
persyaratan yg ditetapkan Peraturan Pemerintah.
TUJUAN PENDRAN BPR
1. Diarahkan utk memenuhi kebutuhan jasa pelayanan
perbankan bagi masyarakat pedesaan.
2. Menunjang pertumbuhan dan modernisasi ekonomi
pedesaan sehingga para petani, nelayan, dan
pedagang kecil, di desa dapat terhindar dari lintah
darat, peng-ijon dan pelepas uang.
Lanjutan.TUJUAN PENDIRIAN
BPR
3. Melayani kebutuhan modal dengan prosedur
pemberian kredit yang mudah dan sesederhana
mungkin, sebab yang dilayani adalah orang orang
yang relatif rendah pendidikannya.
4. Menampung dan menghimpun tabungan
masyarakat. Dengan demikian BPR dapat turut
memobilisasi untuk keperluan produktif /membangun
disamping mendidik rakyat dlm berhemat dan menabung dgn
menyediakan tempat yang dekat, aman, dan mudah utk
menyimpan uang bagi penabung kecil.
BENTUK HUKUM, LOKAS
DAN KEGATAN USAHA BPR
Bentuk hukum BPR :
1. Perusahaan Daerah
2. Koperasi
3. Perseroan Terbatas (P.T)
4. Bentuk lain yang ditetapkan dengan
peraturan pemerintah.
Lanjutan.BENTUK HUKUM,
LOKASI DAN KEGIATAN USAHA
BPR
4kasi BPR :
Tempat kedudukan Kantor Pusat BPR adalah
di kecamatan.
Namun BPR dapat didirikan di ibukota
Kabupaten atau Kotamadya sepanjang di
wilayah tersebut belum terdapat BPR.
Lanjutan.BENTUK HUKUM,
LOKASI DAN KEGIATAN USAHA
BPR
Untuk BPR yang telah mempunyai izin usaha
saat UU N0.7 th 1992 ttg Perbankan sebgmn
diubah dgn UU No.10 Th 98 mulai berlaku
dan BPR tersebut telah berkedudukan di
bukota Negara R, bukota Kapubaten dan
Kotamadya tetap dapat melanjutkan
usahanya.
Lanjutan.BENTUK HUKUM,
LOKASI DAN KEGIATAN USAHA
BPR
sebagai BPR, atau hingga BPR tersebut
dapat ditingkatkan menjadi Bank Umum.
Pendirian BPR masih terkonsentrasi di Jawa
dan Bali yaitu 94 % BPR yang telah berdiri
berlokasi di kedua tempat tersebut .
Lanjutan.BENTUK HUKUM,
LOKASI DAN KEGIATAN USAHA
BPR
egiatan Usaha BPR:
Usaha BPR meliputi usaha menghimpun
dana dan menyalurkan dana.
Menghimpun dana dari masyarakat dlm
bentuk simpanan berupa deposito berjangka,
tabungan, dan atau bentuk lainnya yang
dipersamakan dengan itu.
Lanjutan.BENTUK HUKUM,
LOKASI DAN KEGIATAN USAHA
BPR
Memberikan kredit/pembiayaan
Menempatkan dana yang berhasil dihimpun
dalam bentuk Sertifikat Bank ndonesia (SB),
Deposito Berjangka, dan/atau Tabungan
pada bank lain.
PERMODALAN UTK PENDRAN
BPR BARU
Modal Untuk Pendirian BPR Baru di Wilayah
JAGOTABEK sebesar Rp. 2 Milyar, Wilayah
bukota Propinsi Rp. 1 Milyar, dan Wilayah
Lainnya Rp.500 Juta.
PERMASALAHAN & PELUANG
BPR
PermasaIahan BPR :
Kekurangan SDM yakni kurang tenaga
trampil baik utk pimpinan maupun
karyawan. Tenaga dari Bank Umum belum
tentu menguasai kemampuan mengelola
BPR sebab segmen pasar atau nasabah
yg dihadapi berbeda.
Lanjutan.PERMASALAHAN &
PELUANG BPR
Persaingan antar BPR dan BPR dgn
Bank Umum :
Antar BPR terjadi persaingan untuk
memperebutkan nasabah penyimpan ataupun
nasabah peminjam. Sedangkan pada atau utk BPR
yg berlokasi berdekatan dgn Bank Umum ( di
ibukota negara, kabupaten, kotamadya) terjadi
persaingan memperebutkan nasabah.
Lanjutan.PERMASALAHAN &
PELUANG BPR
BUMN pun menjadi pesaing BPR dgn
kebijakan menyalurkan 1 -5 % keuntungan
nya (Corporate Social Responsibility ) kepada
pengusaha kecil .
Perkreditan dlm memberikan kredit atau
menyalurkan dana BPR memasuki
lingkungan kerja bank umum. Calon debitur
Bank Umum yg sdh ditolak nasabah