Anda di halaman 1dari 14

PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi oleh Muhammad.

Ini telah diperiksa dan disetujui untuk diujikan

Surabaya, 20 Juli 2010 Pembimbing

Drs. H. Abdul Kholid, M.Ag NIP. 197306272000031002

PENGESAHAN TIM PENGUJI SKRIPSI Skripsi oleh Muhammad ini telah dipertahankan di depan Tim penguji skripsi. Surabaya, 4 Agustus 2010 Mengesahkan Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Fakultas Ushuluddin Dekan,

Dr. H. Mashum. M.Ag NIP. 196009141989031001 Ketua,

Drs. H. Abdul Kholid, M.Ag NIP. 197306272000031002 Sekretaris,

H. Moh. Hadi Sucipto, Lc. MHI NIP. 19750302003121003 Penguji I,

Prof. Dr. H. M. Roem Rowi, MA NIP. 194710031977011001 Penguji II,

Drs. Fadjrul Hakam Chozin NIP. 19590706198203005

ABSTRAK Muhammad, 2010. KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI ATAS PEREMPUAN DALAM ALQURAN (Studi Komparatif Quraish Shihab Dan Tengku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy telaah surat al-Nisa [4]: 34). Skripsi Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Alquranul karim adalah mukjizat Islam yang kekal dan mukjizatnya selalu diperkuat oleh kemajuan ilmu pengetahuan. Penafsiran Alquran telah dimulai sejak Alquran itu disampaikan Nabi Muhammad SAW. kepada umatnya. Hal ini merupakan suatu kenyataan sejarah yang tidak dapat dibantah oleh siapapun, termasuk oleh sejarawan Barat dan Timur baik muslim maupun non muslim. Alquran berbicara tentang banyak persoalan, salah satu persoalan yang dibicarakan adalam masalah kepemimpinan. Dalam surat al-Nisa [4]: 34 tentang kepemimpinan laki-laki atas perempuan, banyak sekali persoalan tentang kepemimpinan laki-laki atas perempuan yang ternyata perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya adalah siapakah yang menjadi pemimpin secara mutlak dan dimanakah letak kepemimpinan wanita. Dimana makna masyhur dari qawwm adalah kalimat yang ditafsirkan dengan pemimpin. Dan untuk mengetahui secara jelas bagaimana sebenarnya penafsiran tentang qawwm, apa dasar ulama tafsir menafsirkan qawwm dengan pemimpin, serta hal-hal lainnya. Secara garis besar penelitian ini bermaksud meneliti beberapa hal sebagaimana tema yang telah diambil dengan rumusan masalah sebagai berikut; 1. Bagaimana penafsiran M. Qurais Shihab terhadap surat al-Nisa [4]: 34. 2. Bagaimana penafsiran Tengku Muhammad Hasbi terhadap surat al-Nisa [4]: 34. Dan 3. Apakah ada persamaan dan perbedaan penafsiran antara Qurais Shihab dengan Tengku Muhammad Hasbi tentang surat al-Nisa, [4]: 34. Demi terlaksananya penelitian ini, digunakan beberapa langkah penelitian yang nantinya akan dijadikan acuan, yakni: 1. penelitian ini bercorak library reseach, dimana semua data penelitian ini diperoleh dari bahan tertulis yang telah ada sebelumnya. 2. sedangkan metode penelitian ini memakai metode muqaran (komparatif) adalah sebuah cara penafsiran Alquran yang berusaha membandingkan teks (nash) ayat-ayat Alquran yang memiliki persamaan atau kemiripan redaksi atau ungkapan dalam dua kasus atau lebih, dan atau memiliki redaksi yang berbeda bagi kasus yang sama. Tafsir perbandingan (muqaran) adalah suatu metode mencari kandungan Alquran dengan cara membandingkan satu ayat dengan ayat lainnya, yaitu ayat yang mempunyai kemiripan redaksi dalam dua masalah atau kasus yang berbeda atau lebih, dan/atau yang memiliki redaksi yang berbeda atau masalah/kasus yang sama atau diduga sama, dan/atau membandingkan ayat Alquran dengan hadis Nabi yang tampak bertentangan, serta membandingkan pendapat-pendapat para ulama tafsir menyangkut penafsiran Alquran. Dalam hal ini penulis mengkomparatifkan pendapat ulama antara Quraish Shihab dangan Tengku Muhammad Hasbi tentang penafsiran surat al-Nisa [4]: 34. Kata kunci: Kepemimpinan 4

KATA PENGANTAR Al-Hamdulillah, segala puji syukur bagi Allah SWT, penguasa seluruh penjuru alam semesta yang telah menciptakan keagungan dan keindahan dalam kehidupan umat manusia, karena atas rahmat, nikmat, karunia dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Strata Satu (S-1) dalam ilmu Ushuluddin. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah SAW. beserta keluarga dan para sahabat, semoga kita termasuk umat yang mendapatkan syafaat beliau kelak di hari kiamat, Amin. Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan skripsi ini melibatkan berbagai pihak yang telah memberikan motivasi, bantuan, bahkan pengorbanan baik materil maupun inmateril. Oleh karena itu penulis mengucapkan rasa terimakasih kepada : 1. Bapak Dr. Mashum, M.Ag, Selaku Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya. 2. Ibu Dr. HJ. Muzayyanah, MA, Selaku Ketua Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya. 3. Bapak Drs. Fadjrul Hakam Chozin, selaku ketua Laboratorium jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya. 4. Bapak. Drs. H. Abd Kholid, M.Ag, Selaku dosen pembimbing yang telah dengan sabar membimbing dan mengarahkan penulis demi terselesaikannya skripsi ini. 5. Seluruh Dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya yang telah membimbing serta mentransfer keilmuannya kepada penulis selama menjadi Mahasiwa di Fakultas Ushuludin IAIN Sunan Ampel

Surabaya. 6. Teman-teman semua baik dari TH program Akselerasi maupun reguler dan teman-teman dari fakultas lain yang telah member motifasi terhadap penulis semasa penulis dalam perkuliahan, serta semua pihak yang tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu. 7. Kepada pimpinan beserta guru-guru pondok pesantren MUDI MESRA Samalanga dan pimpinan beserta beserta guru-guru pondok pesentren Darul Munawwaran Ulei Gle Aceh (NAD) yang telah memberi banyak ilmu Agama, memberi motifasi dan memberi peluang terhadap penulis sebagai guru pondok muadalah untuk melanjutkan kuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih banyak kekurangan, untuk itu kritik dan saran dari semua pihak senantiasa penulis harapkan, harapan dari penulis semoga skripsi ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dalam bidang ilmu tafsir. Akhirnya, semoga segala amal baik yang telah diberikan oleh semua pihak kepada penulis mendapatkan balasan yang sebaik-baiknya dari Allah SWT. Dan semoga skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis umumnya bagi pembaca. Amin. Wallahualam.

Surabaya, 20 Juli 2010 Penulis

MUHAMMAD NIM. E63207003 6

PERSEMBAHAN Buat Ibu dan Ayah, dimana tidak banyak yang aku ingat dari semua peristiwa yang terjadi antara kita, yang aku ingat Engkau berdua telah mengajarkan aku untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan menghormati orang lain dengan cara Engkau memberi aku kesempatan untuk menuntut ilmu di pondok, terimakasih atas semua yang telah Ibu Bapak berikan dan korbankan, serta maaf karena tidak dapat aku balaskan semua kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, tetapi aku tetap berkeinginan untuk membahagiakan engkau berdua. Buat keempat kakakku, kakak ipar dan keponakanku, karena kalianlah aku tidak lupa bagaimana cara menangis dan tertawa. Buat guru-guru aku yang di pondok maupun di pendidikan umun yang telah memberikan banyak ilmu kepada aku. Kepada semua teman-teman yang ada di Aceh atau Surabaya atas semua kebaikan dan persahabatan tulus yang telah kalian berikan.

MOTTO

"Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan kepemimpinan mereka kepada wanita". (HR. Bukhari No. 4425 dan 7099)

...
"Dan wanita menjadi pemimpin di rumah suaminya, dia akan dimintai pertanggungjawaban mengenai orang yang diurusnya." (HR. Bukhari No. 2409)

Tiap-tiap pemimpin akan dipertanyakan dari pada kepemimpinannya. (HR. Abu Abdullah bin Muhammad bin Hanbal, No: 5869 )

DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM ............................................................................................i PERSETUJUAN PEMBIMBING......................................................................ii ........................................................................................................................... ........................................................................................................................... PENGESAHAN TIM PENGUJI SKRIPSI.........................................................iii ABSTRAK..........................................................................................................iv KATA PENGANTAR...................................................................................v PERSEMBAHAN .............................................................................................vii MOTTO..............................................................................................................viii DAFTAR ISI...................................................................................ix PEDOMAN TRANSLITERASI ........................................................................xii DAFTAR SINGKATAN.........xiv BAB I : PENDAHULUAN A.Latar belakang masalah .........................................................1 B. Pembatasan masalah ..............................................................8 C. Rumusan masalah.....................................................................8 D. Tujuan Penelitian..................................................................9 E. Kegunaan Penelitian.................................................................9 F. Telaah Pustaka........................................................................10 G. Metodelogi Penelitian............................................................13 H. Sistemstika Pembahasan........................................................18 BAB II : KEBERADAAN TAFSIR AL-MISBAH DAN TAFSIR ANNUUR A. Selayang Pandang Tentang Tafsir Al-

Misbah.21 1. Pengarang...21 a. Biografi..21 b. Jenjang Pendidikan dan Karir...22 2. Sistematika dan Karakteristik Tafsir al-Misbah.... 26 3. Metode Penafsiran Tafsir al-Misbah.. 27 4. Pendekatan dan Corak penafsiran Tafsir al-Misbah.......... 29 5. Guru-gurunya. 32 6. Karya-karya M. Quraish Shihab.... 32 B. Selayang Pandang Tentang Tafsir Al-Quranul Majid AnNuur.. .33 1. Pengarang... 33
a.

Biografi..3 3 b. Jenjang Pendidikan 10 dan Karir..

.....34 c. .37 2.Sistematika Penulisan Tafsir Alquranul manjid AnNuur.. .37 3. Pemikiran-pemikiran .40 4. GuruTengku Muhammad Hasbi wafat.

gurunya.43 5. Karya-karya Tengku Muhammad Hasbi.. ..44 BAB III : PANDANGAN ULAMA TERHADAP KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI ATAS PEREMPUAN A. Pengertian Kepemimpinan.........45 B. Tipe-tipe Kepemimpinan..... ..49 C. Syarat-syarat Menjadi Pemimpin... 53 D. Fenomena kepemimpinan.... ......54

BAB IV

: KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI ATAS PEREMPUAN

DALAM PANDANGAN QURAISH SHIHAB DAN TENGKU MUHAMMAD HASBI A. Penafsiran Quraish Shihab Tentang Surat al-Nisa: 34..........73 B. Penafsiran Tengku Muhammad Hasbi Tentang Surat al-Nisa: 34.............................................................................................76 C. Analis Penafsiran Quraish Shihab dan Tengku Muhammad Hasbi.......................................................................................81 BAB V : PENUTUP A. Kesimpulan ............................................................................92 B. Saran.......................................................................................93 DAFTAR PUSTAKA

PEDOMAN TRANSLITERASI 12

Berikut ini adalah daftar transliterasi huruf dan madd (tanda bunyi panjang) yang diterapkan dalam nama surat dan bebarapa istilah dalam penelitian ini: 1. Transliterasi Huruf NO. Arab Latin NO. a 16. b 17. t 18. ts 19. j 20. h 21. kh 22. d 23. dz 24. r 25. z 26. s 27. sy 28. sh 29. dl Arab Latin th zh gh f q k i m n w h y

10. 11. 12. 13. 14. 15.

1. Vokal panjang(madd) ditransliterasikan dengan menuliskan huruf vokal disertai coretan horizontal(macron)diatasnya. 2. Vokal tunggal (monoftnog) yang dilambangkan dengan harakat, ditranslitersikan sebagai berikut: A. TANDA FATHAH ( _ ) DILAMBANGKAN DENGAN HURUF A. _ b. Tanda kasrah (_ _) dilambangkan dengan huruf i. _ c. Tanda Dammah (__ _ ) dilambangkan dengan huruf u. _ 3. VOKAL RANGKAP (DIFTONG) YANG DILAMBANGKAN SECARA GABUNGAN ANTARA HARAKAT DENGAN HURUF, DI-TRANSLITERASIK-AN SEBAGAI BERIKUT : a. Vokal rangkap ( )dilambangkan dengan huruf au, seperti: Mauizhah B. VOKAL RANGKAP ))DILAMBANGKAN DENGAN HURUF AI, SEPERTI : ZUHAILI. 4. SYADDAH DITRANSLITERASIKAN DENGAN MENULISKAN HURUF YANG BERTANDA SYADDAH DUA KALI (DOBEL) SEPERTI, FISSILMI, KAFFAH DAN SEBAGAINYA. 5. Alif-Lam (Lam tarif) ditransliterasikan sebagaimana aslinya meskipun bergabung dengan huruf syamsiyyah, antara Alif-Lam dan kata benda, dihubungkan dengan tanda penghubung, misalnya, AlQur'an, An-Nahl, dan sebagainya1.

1 Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel, Pedoman Penulisan Skripsi, (Surabaya: Alpha Mediatama, 2004), 21.

DAFTAR SINGKATAN

Cet r.a

= cetakan =


14

SAW =

SWT = H

= tahun Hijriah

M t.p.n W t.tp t.t

= tahun Masehi = tampa penerbit = wafat = tampa tempat = tampa tahun