Anda di halaman 1dari 5

BIOGRAFI KH. MUH.

AS`AD UMAR

Ahad 5 Desember 2010, tepatnya pukul 10.50 WIB, KH. Muh. As`ad Umar, pimpinan Ponpok
Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang telah dipanggil kehadirat yang Maha Kuasa. Pada hari itu
pula, saat jenazah tiba sore hari di Kompleks Pesantren Darul Ulum, ribuan santri dan pentakziyah
yang terdiri dari orang tua santri, masyarakat serta beberapa pejabat diantaranya Wagub Jatim, Wabup
Jombang dll.
Beliau lahir dan besar dalam lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum dan pernah
menempuh pendidikan di Pesantren Krapyak Yogyakarta dan Perguruan Tinggi KeIslaman di Solo.
Namun tidak sempat menyelesaikan kesarjanannya, karena harus pulang ke Darul Ulum untuk
mendampingi orangtua dan mengabdikan diri membantu mengembangkan pesantren bersama para
Kyai yang lain.

A. Ulama dan Politisi
Perjalanan hidup Kyai As`ad Umar, sepertinya tidak terlepas dari sepak terjangnya dalam
dunia politik. Sejak usia muda tercatat pada era `60 hingga 70an beliau adalah Ketua Front
Nasional dan Ketua DPRD Kab. Jombang dan kemuadian sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari
unsur NU, sehingga sangat berpean aktiI dalam gerakan penumpasan G30S/PKI. Sejak PEMILU
tahun `82 hingga `99 masuk sebagai anggota DPRD Jawa Timur dan DPR/MPR RI dari GOLKAR.
Dimasa itu pula dengan penuh semangat dan keyakinan beliau selalu berupaya mnengembangkan
dan meningkatkan kualitas pendidikan di Pesantren yang secara kualitas masih sangat tertinggal
bila harus berkompetisi dengan lembaga pendidikan lain. Sehingga pada saat itu terdapat 'trend
pesantren tempat pendidikan 'anak nakal, sementara para pejabat lebih memilih sekolah
berkualitas, meskipun dikelola oleh lembaga yang berbeda keyakinan.

B. Sepak Terjang Dalam Dunia Pendidikan
Pada era 60an, tepatnya tahun 1965, bersama Kyai Musta`in Romly dan Kyai lain
mendirikan Universitas Darul Ulum, sehingga menjadikan Pesantren Darul Ulum sebagai pesantren
pertama mengelola universitas. Sepeninggalan Kyai Musta`in, pengelolaan Universitas diserahkan
kepada keluarga dan putra-putri Kyai Musta`in. Kyai As`ad lebih berkonsentrasi mengembangkan
pendidikan yang ada di pesantren. Pada saat itu ide-ide pengembangan pendidikan mengalir tanpa
henti, mulai dari mendirikan Akademi Keperawatan (AKPER), SMA Unggulan, SMK
Telekomunikasi dan sekolah unggulan lain yang waktu itu belum terpikirkan oleh Kyai/pesantren di
Indonesia. Karya lainnya adalah Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum atau UNIPDU (merjer
dari AKPER, AKBID, STIBA dan STAI Darul Ulum), pada tahun 2001 diresmikan oleh Wapres
RI. Hamzah Haz, serta Rumah Sakit UNIPDU MEDIKA, pada tahun 2007 diresmikan Wapres RI.
HM. JusuI Kalla.


. Kiat-kiat Manajemen
Dimata penulis, selama masa kepemimpinannya bersama keluarga besar Darul Ulum,
beliau menerapkan beberapa kiat manajemen yang ternyata mampu merubah paradigma pesantren
yang selama ini seakan-akan terkesan hanya tersentral pada Iigur personal Kyai menjadi sebuah
sistem. Sebagian dari kiat beliau adalah:
1. Melarang anggota keluarga inti pesantren sebagai pimpinan sekolah/madrasah yang dikelola.
Mulai dari Kepala Sekolah/Madrasah hingga wakil-wakilnya, anggota keluarga lebih
berperan sebagai penentu kebijakan umum dan mengajar sesuai dengan kompetensi dan
kualiIikasinya, Sehingga hubungan antara pengelola sekolah/madrasah dengan pimpinan
pesantren/Majlis lebih bersiIat proIessional, tidak terlalu bersiIat 'emosional. Hal ini adalah
upaya mengantisipasi terjadinya konIlik yang sering terjadi di lembaga-lembaga sejenis.

2. Menggratiskan biaya pendidikan siswa sekolah unggulan
Pada saat awal pendirian sekolah unggulan, hampir semua kalangan meragukan
keberadaannya, bahkan tidak sedikit yang memandang sebelah mata. Sehingga tidak mudah
pula merekrut calon siswa untuk dijadikan 'kelinci percobaan. Untuk itu maka beliau
membuat kiat menggratiskan biaya pendidikan. Meski ketika itu terjadi kontroversi baik
internal maupun eksternal. Tapi komitmen dan keberanian beliau, itu dapat berjalan dengan
baik, bahkan lulusan angkatan pertama yang berjumlah 70 siswa, 80 diterima di PTN Iavorit
di Indonesia. Sejak itu, kepercayaan masyarakat menjadi sangat tinggi, sehingga kini menjadi
sekolah RSBI dan masuk peringkat sekolah Iavorit regional dan nasional karena sekaligus juga
sebagai CIC (Cambridge International Centre). Namun demikian dalam segi pembiayaan,
meski tidak mungkin menggratiskan beliau tetap menekankan bahwa biaya pendidikan tetap
harus terjangkau bagi banyak pihak.

3. 'Networking dengan semua pihak.
Menjalin hubungan dengan semua pihak adalah satu kiat yang ditanamkan, ibaratnyanya
teman sejuta masih kurang, musuh 1 terlalu banyak. Sehingga seluruh jajarannya dimotivasi
untuk selalu terbuka, melakukan kerjasama dengan banyak pihak, baik itu institusi pemerintah:
Departemen/Kementrian Pendidikan, Kemen-trian Agama dan Kementrian lain maupun dengan
pihak swasta bahkan luar negeri.

4. Tidak 'Pelit berbagi dengan lembaga/pesantren lain.
Dari keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih dalam pengembangan lembaga yang
dikelola, ternyata beliau selalu dengan senang hati berbagi kiat dengan lembaga-lembaga lain.
Hal ini dapat diperlihatkan dari cara beliau menyambut setiap tamu yang datang untuk
bersilaturrahmi dalam rangka studi banding. Sebagai catatan, sejak adanya AKPER dan sekolah
unggulan, pesantren Darul Ulum hampir tiap pekan menerima kunjungan studi banding dari
berbagai instansi, lembaga pendidikan maupun pesantren. Yang kesemuanya disambut dengan
baik, bahkan beberapa lembaga/pesantren yang dengan sungguh-sungguh bermaksud mengikuti
jejaknya didukung dengan sepenuh hati. Karena itu saat ini, banyak pesantren yang juga
mengelola Pendidikan Kesehatan (STIKES) dan sekolah unggulan sebagai mana yang
dilakukan oleh Pesantren Darul Ulum.
Itulah beberapa kiat yang dapat penulis tuliskan dalam kesempatan ini, dengan harapan
dapat menjadi inspirasi bagi para pimpinan, khususnya Kyai yang dalam mengemban amanah
dan mengabdi di dunia pendidikan untuk kepentingan generasi mendatang.

Tidak berlebihan apabila MENDIKNAS RI, ProI. DR.M.Nuh, ditengah kesibukannya
menyempatkan diri untuk bertakziyah sebagai bentuk penghormatan atas apa yang telah beliau
lakukan. ProI. M. Nuh menyampaikan bahwa sosok Kyai As`ad Umar yang sudah lama dia kenal
adalah Kyai yang 'Langka, karena dalam masa hidupnya benar-benar bekerja keras dan berpikir untuk
pendidikan anak bangsa. Bahkan diatas kursi roda selama 6 tahun sejak terserang stroke, beliau tetap
memiliki motivasi yang tinggi untuk mengembangkan institusinya. Beliau berani berinovasi melangkah
berbeda dengan pesantren lain. Beliau berani memulai menamakan sekolah 'Unggulan. Yaitu sekolah
yang memadukan kurikulum Pesantren dan kurikulum nasional. Yang hasilnya saat ini dapat dilihat
dan dirasakan oleh banyak pihak.
Sejak adanya sekolah unggulan tersebut, sekolah-sekolah dan madrasah di Darul Ulum
menjadi sekolah yang dapat berprestasi dan mampu bersaing baik di tingkat regional maupun nasional.
Namun demikian perlu penulis tekankan juga bahwa keberhasilan yang dilakukan semasa beliau
memimpin Darul Ulum tentunya bukan keberhasilan pribadi semata, itu semua tidak terlepas dari
dukungan semua pihak, khususnya Majlis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, putra/putrinya,
para orang tua/wali santri dari berbagai penjuru tanah air, para alumni, instansi pemerintah baik
Kabupaten Jombang, Propinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat.
Beliau menghembuskan naIas terakhir didampingi istri dan 8 putra/putrinya dalam usia 77
tahun, meninggalkan 8 putra-putri yang memiliki latar belakang kesarjanaan berbeda-beda dan 19 cucu.
Mudah-mudahan segala amal baik beliau diterima dan segala kesalahan dan dosanya diampuni oleh
Allah SWT. Menggunakan istilah MENDIKNAS RI, Selamat jalan Sang Inovator Pesantren.

A. Data Pribadi alon
Nama : KH.Muh As`ad Umar
Tempat Tanggal Lahir : Jombang, 18 Agustus 1933
Jenis Kelamin : Laki-laki
Status Perkawinan : Kawin
Alamat : Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan Jombang,
Jawa Timur Telepon : (0321) 861097




Data Keluarga *):
O AMA UMUR HUBUGA PEKER1AA
1 Hj. Azzah As`ad 71 tahun Istri Guru
2 Drs.HM.Zaimuddin W. As`ad, SU 49 tahun Putra Dosen
3 Dr, HM. ZulIikar As`ad, MMR 47 tahun Putra Dosen
4 Drs. H. Zainul Ibad As`ad 44 tahun Putra Dosen
5 Dra. Hj. Niswah Qonita 42 tahun Putri Ustadzah
6 HM. Zulhilmi As`ad SAg. 40 tahun Putra Dosen
7 HM. Zahrul Jihad, SH. MSi 39 tahun Putra Dosen
8 Uswah Qoyyimah, SS 37 tahun Putri Dosen
9 M. Zahrul Azhar, SIp, MKes 35 tahun Putra Dosen

B. Pendidikan Formal *) :
Strata : S1
Universitas : Perguruan Tinggi Agama Islam YK
Fakultas : Syari`ah
Tahun Lulus : Tidak Lulus

. Riwayat Pekerjaan *) :
o Pekerjaan Dari tahun s/d tahun
1 Ketua Umum PP. Darul Ulum 1985 Sekarang
2 Anggota DPR/MPR RI dari GOLKAR 1997 1999
3 Anggota DPRD Jatim/ MPR RI dari GOLKAR/
UD
1992 - 1997
4 Anggota DPRD Jatim dari GOLKAR 1987 - 1992
5 Anggota DPRD Jatim dari GOLKAR 1982 - 1987
6 Anggota DPRD Jatim dari NU 1969 1971
7 Ketua DPRD GR Jombang dari NU 1960 - 1969
8 Anggota DPRD GR Jombang dari NU 1955 - 1960

D. Pengalaman
1. !engalaman di Bidang !endidikan *)
a. Mendirikan Universitas Darul Ulum pada tahun.1967
b. Mendirikan Akademi Keperawatan (AKPER) pada tahun 1991.
.. Mendirikan SMA Unggulan, bekerjasama dengan BPPT pada tahun 1994.
d. Mendirikan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (Inggris dan Jepang) pada tahun 1997
e. Mendirikan STM Telekomunikasi pada tahun 1996
1. Mendirikan Akademi Kebidanan (AKBID) pada tahun 2002
g. Mendirikan Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) pada tahun 2001 Sebagai
merjer dari Akademi, Sekolah Tinggi diatas dan Pasca Sarjana..

2. !engalaman Kemasyarakatan *)
a. Pengasuh Pesantren Darul Ulum, Bidang Keuangan dan Pembangunan th. 1958 1986.
b. Ketua Persatuan Petani NU (PERTANU) Jombang 1965 1969.
c. Ketua Front Nasional Jombang 1960 1963.
d. Ketua Majelis Da`wah Islamiyah Prop. Jatim 1975 1982.
e. Salah satu Pengisi Acara Mimbar Agama Islam. TVRI Surabaya. 1982 -
2000
3. !engalaman di Bidang Internasional *)
a. Peserta International ConIerence Islamic Scholar, PBNU tahun 2003 di Jakarta.
b. Studi Banding DPR RI ke beberapa Negara Eropa dan Turki.
c. Studi Banding DPR RI ke Jepang.
d. Studi Banding DPRD Jatim ke Australia.
4. !enghargaan yang pernah diterima *)
a. Salah Satu Tokoh Jawa Timur Berpengaruh 2004 dari Kalam Republika.

5. !engalaman lain yang berman1aat bagi peningkatan kesefahteraan,keadilan dan perdamaian.
a. Mendirikan Rumah Sakit Unipdu Medika, tahun 2007 diresmikan Wapres RI , HM. JusuI
Kalla.
b. Membangun dan mengembangkan Asrama Santri (Ma`had Aly) Darul Ulum.
n Membangun Masjid dan Islamic Center Darul Ulum yang dapat menampung 6000 jamaah.
Anggota Tim Pemantau Pelaksanaan Haji Jawa Timur, 1993.