Anda di halaman 1dari 7

201 1

HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB)

Syamsul holid
NIM : A1B009026

user NIM : A1B009026 10/29/2011

HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB)


LATAR BELAKANG
Dewasa ini banyak kajian baru dan menarik di bidang sumber daya manusia. Manusia dijadikan sebagai subjek dan juga objek dalam penelitian-penelitian SDM untuk mencari hal-hal baru yang dapat dijadikan sebagai sumber peningkatan kemampuan manusia itu sendiri. Salah satu aspek baru yang diungkap tentang manusia adalah OCB (Organizational Behaviour/perilaku kewarganegaraan karyawan) .

TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB perilaku suka membantu orang lain dengan kepuasan kerja karyawan. 2. Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB kepatuhan sebagai warganegara dengan kepuasan kerja karyawan? 3. Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB sikap sportif karyawan dengan kepuasan kerja karyawan. 4. Untuk mengetahui dimensi OCB yang mempunyai hubungan paling signifikan dengan kepuasan kerja karyawan .

MOTIVASI PENELITIAN
Ingin mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan pada dasarnya secara praktis dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik adalah faktor yang berasal dari dalam diri dan dibawa oleh setiap karyawan sejak mulai bekerja di tempat pekerjaannya, yang dalam penelitian ini adalah PT Amico Art and Curio Semarang. Faktor eksentrinsik menyangkut hal-hal yang berasal dari luar diri karyawan, antara lain kondisi fisik lingkungan kerja, interaksinya dengan karyawan lain, sistem penggajian dan sebagainya.Peningkatan kepuasan kerja karyawan pada perusahaan di Indonesia hanya mungkin terlaksana secara bermakna apabila faktor-faktor yang mempengaruhi dapat diidentifikasi secara ilmiah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif (besarnya hubungan) dengan memberi penekanan intervensi pada faktor-faktor yang lebih besar bobot hubungannya.

KARAKTERISTIK PENELITIAN
Tujuan penelitian Bagi penulis Dapat digunakan sebagai sarana untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang

didapat di bangku kuliah di lapangan. Bagi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Dapat menambah kajian tentang perilaku organisasi, khususnya yang berkaitan dengan OCB. Bagi perusahaan Hasil penelitian dapat digunakan sebagai masukan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan dalam kaitannya dengan OCB..

Metoda- metoda penelitian


Metoda yang digunakan adalah dengan cara membandingkan atau mengkaji penelitian terdahulu penelitian terdahulu yang dilakukan oleh para ahli (MacKenzie, Podsakoff dan Ahearne 1998; MacKenzie, Podsakoff dan Paine 1999; Netemeyer et. al. 1997; MacKenzie dan Podsakoff 1994; MacKenzie, Podsakoff dan Bommer 1996).Perilaku suka membantu orang lain dideskripsikan sebagai keinginan karyawan untuk membantu karyawan lain dan keinginan untuk bekerjasama dengan karyawan lain. Kepatuhan sebagai warganegara dideskripsikan sebagai kepatuhan karyawan yang bersangkutan terhadap peraturan pemerintah. Sikap sportif dideskripsikan sebagai kemampuan untuk mentolerir ketidaknyamanan yang ada pada lingkungan kerja

Penelitian dan ilmu


Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara organizational citizenshipbehavior(OCB) dengan kepuasan kerja kariawan PT AMICO ART AND CURIO semarang

JENIS-JENIS PENELITIAN

JENIS PENELITIAN
Penelitian ini bersifat terapan karena penelitian ini mendapatkan informasi yang dapat memecahkan masalah, organizational citizenshipbehavior(OCB) dengan kepuasan kerja kariawan PT AMICO ART AND CURIO semarang

metode Penelitian Survey Karena penelitian ini dilakukan pada Populasi dan Sampel Penelitian ini merupakan penelitian sensus, Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal. Ketika seorang merasakan kepuasan dalam bekerja tentunya ia akan berupaya semaksimal mungkin dengan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk menyelesaikan tugas pekerjaannya. Dengan demikian produktivitas dan hasil kerja karyawan akan meningkat secara optimal. Dalam kenyataannya, di Tiga dimensi OCB antara lain perilaku suka membantu orang lain, kepatuhan sebagai warganegara, dan sikap sportif.

Lingkup Penelitian
Sistem Informasi Manajemen: meliputi studi mengenai sistem informasi eksekutif, sistem komunikasi bisnis, sistem dukungan keputusan, aliansi fungsi sistem informasi, personnel sistem informasi, dan pengembangan sistem informasi KLASIFIKASI PENELITIAN BISNIS Penelitian dapat diklasifikasi berdasarkan berbagai sudut pandang, yaitu: Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB perilaku suka membantu orang lain dengan kepuasan kerja karyawan.Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB kepatuhan sebagai warganegara dengan kepuasan kerja karyawan? Untuk mengetahui hubungan antara dimensi OCB sikap sportif karyawan dengan kepuasan kerja karyawan.Untuk mengetahui dimensi OCB yang mempunyai hubungan paling signifikan dengan kepuasan kerja karyawan. .

Karakteristik masalah
hubungan antara organizational citizenshipbehavior(OCB) dengan kepuasan kerja kariawan PT AMICO ART AND CURIO semarang

Jenis data
Data primer Faktor eksentrinsik menyangkut hal-hal yang berasal dari luar diri karyawan, antara lain kondisi fisik lingkungan kerja, interaksinya dengan karyawan lain, sistem penggajian dan sebagainya.Peningkatan kepuasan kerja karyawan pada perusahaan di Indonesia hanya mungkin terlaksana secara bermakna apabila faktor-faktor yang mempengaruhi dapat diidentifikasi secara ilmiah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif (besarnya hubungan) dengan memberi penekanan intervensi pada faktorfaktor yang lebih besar bobot hubungannya. Istilah kepuasan kerja merujuk pada sikap umum seorang individu terhadap pekerjaannya

MASALAH PENELITIAN Penelitian mencakup 2 tahap, yaitu: Penemuan masalah Dewasa ini banyak kajian baru dan menarik di bidang sumber daya manusia. Manusia dijadikan sebagai subjek dan juga objek dalam penelitian-penelitian SDM untuk mencari hal-hal baru yang dapat dijadikan sebagai sumber peningkatan kemampuan manusia itu sendiri.

Pemecahan masalah
Sikap sportif dideskripsikan sebagai kemampuan untuk mentolerir ketidaknyamanan yang ada pada lingkungan kerja. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal. Ketika seorang merasakan kepuasan dalam bekerja tentunya ia akan berupaya semaksimal mungkin dengan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk menyelesaikan tugas pekerjaannya.,

Penemuan masalah dalam penelitian meliputi:


1. Apakah terdapat hubungan antara dimensi OCB perilaku suka membantu orang lain dengan kepuasan kerja karyawan? 2. Apakah terdapat hubungan antara dimensi OCB kepatuhan sebagai warganegara dengan kepuasan kerja karyawan? 3. Apakah terdapat hubungan antara dimensi OCB sikap sportif karyawan dengan kepuasan kerja karyawan? 4. Dimensi OCB manakah yang mempunyai hubungan yang paling signifikan dengan kepuasan kerja karyawan?

Teori Definisi
Didefinisikan sebagai perilaku yang ditunjukkan karyawan dalam organisasi formal. Ketiga dimensi OCB yang dikemukakan Ackfeldt, et.al ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh para ahli (MacKenzie, Podsakoff dan Ahearne 1998; MacKenzie, Podsakoff dan Paine 1999; Netemeyer et. al. 1997; MacKenzie dan Podsakoff 1994; MacKenzie, Podsakoff dan Bommer 1996).

. Bidang Masalah dan Topik yang Menarik


organizational citizenshipbehavior(OCB) dengan kepuasan kerja kariawan PT AMICO ART AND CURIO semarang

Tipe-tipe Variabel Penelitian


Variabel Kategoris Adalah tipe variabel penelitian yang memiliki nilai berdasarkan kategori tertentu atau lebih dikenal dengan sebutan skala nominal Skala nilai dalam variabel ini hanya merupakan label untuk mengidentifikasi kategori atau kelompok variabel yang bersangkutan Contoh: Variabel kategoris dikotomi: Perilaku suka membantu orang lain dideskripsikan sebagai keinginan karyawan untuk membantu karyawan lain dan keinginan untuk bekerjasama dengan karyawan lain. Kepatuhan sebagai warganegara dideskripsikan sebagai kepatuhan karyawan yang bersangkutan terhadap peraturan pemerintah. Sikap sportif dideskripsikan sebagai kemampuan untuk mentolerir ketidaknyamanan yang ada pada lingkungan kerja. Hipotesis Manusia dijadikan sebagai subjek dan juga objek dalam penelitian-penelitian SDM untuk mencari hal-hal baru yang dapat dijadikan sebagai sumber peningkatan kemampuan manusia itu sendiri. Pengembangan Hipotesis Dalam kaitannya dengan kepuasan kerja karyawan, adalah logis untuk mengasumsikan bahwa perilaku kewarganegaraan karyawan seharusnya merupakan penentu utama dari kepuasan kerja. Karyawan yang puas akan lebih mungkin untuk berbicara positif tentang organisasi, membantu orang lain, dan jauh melebihi harapan normal dari pekerjaan mereka