Anda di halaman 1dari 3

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PT.

INDOMARCO PRISMATAMA (digunakan untuk memenuhi tugas semester pendek mata kuliah Manajemen Produksi)

PAPER

Oleh

TAUFIQ RAHMAN H.

NIM 081710201063

JURUSAN TEKNIK PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS JEMBER 2011

Supply chain management merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk mencapai pengintegrasian yang lebih efisien dari supplier, manufaktur, distributor, retailer, dan customer. Artinya barang diproduksi dalam jumlah yang tepat, pada saat yang tepat dan pada tempat yanng tepat dengan tujuan mencapai cost dari sistem secara keseluruhan yang minimum dan juga mencapai service level yang diinginkan. Manajemen rantai pasokan (supply chain management) mampu mengatasi masalah persediaan agar produk dalam keadaan tersedia dan layak konsumsi. Salah satu perusahaan yang menggunakan sistem ketersediaan dengan cara Supply Chain Management adalah PT. Indomarco Prismatama. Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Dalam sistem SCM indomaret hanya sebagai jaringan fisik sedangkan manajerialnya dilakukan di Kantor Indomarco yang berada di Jakarta, saat ini Indomaret memiliki 12 pusat distribusi di Ancol Jakarta, Cimanggis Depok, Tangerang, Bekasi, Parung, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Jember, Surabaya, Lampung dan Medan. Dengan sistem SCM maka indomaret telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan lain maupun sumber pensupply barang yang lain. Selain itu indomaret juga bekerja sama dengan perusahaan yang mendukung retailernya misalnya Bank, penukar uang, dan instansi lain. A. Area Cakupan 1. Pengembangan Produk Dalam pengembangan produk PT. Indomarco Prismatama yang bergerak dibidang retailer maka produk tidak diproduksi sendiri melainkan menjual produk dari perusahaan lain. Mayoritas produk yang dijual adalah barang-barang kebutuhan sehari-hari, namun kini Indomaret juga menjual produk dengan brand Indomaret dari supplier. 2. Pengadaan Indomarco memilih supplier dan mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier. Sebagai contoh untuk produk-produk pertanian dan peternakan PT. Indomarco Prismatama menetapkan standart mutu agar dapat dijual di indomaret. Salah satunya untuk telur

ayam kampung, Indomarco menetapka supplier harus mampu memenuhi 10.000 butir telur setiap minggunya. 3. Perencanaan dan pengendalian PT. Indomarco dalam pelaksanaan selalu melakukan perencanaan permintaan konsumen. Apabila dalam retail Indomaret cabang tertentu konsumen lebih banyak maka persediaan barang akan dilakukan dalam jumlah yang besar. Selain itu pengendalian dengan selalu mengecek persediaan dan tanggal kadaluarsa untuk di repair agar produk yang di jual tidak ada yang rusak. 4. Produksi Proses produksi lebih diarahkan kepada penyediaan barang dari perusahaan lain yang terkait untuk di distribusikan ke berbagai cabang-cabang indomaret. 5. Distribusi Dalam usaha retailer di indomaret distribusi yang memegang peranan penting karena ketepatan penyediaan barang akan berpengaruh besar pada tingkat konsumsi masyarakat. Oleh karena itu PT. Indomarco Prismatama menyediakan kanto cabang di berbagai daerah sebagai gudang untuk berbagai produk yang akan didistribusikan. B. Gambaran Supply Chain Management PT. Indomarco Prismatama
PT. UNILEVER PT. INDOFOOD PT. COCACOLA
Supplier lain (peternak, petani, dll) INVENTO RY CONTROL
PT. INDOMARCO PRISMATAMA

Kantor cabang

Kantor cabang

BANK Western Union

INTELLIGE NT TECHNOLO

Kantor cabang

INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET INDOMAR ET