Anda di halaman 1dari 4

HESKY MARINGKA

I!`!I!I.` !`I '!I`



PERPIADAHAA KALOR

yang kita ketahui bersama, bahwa yang namanya Kalor itu adalah berupa suatu energi. Dimana
berdasar hukum kekekalan energi, energi dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dan
dapat pula berubah bentuk, dari bentuk energi satu ke energi lain
Sekarang kita bahas tentang energi kalor atau energi panas.
Perpindahan Kalor adalah suatu proses perpindahan energi panas pada suatu zat atau dari satu zat
ke zat lain.

Kalor dapat berpindah dapat melalui suatu zat perantara maupun tanpa zat perantara, zat
perantara yang dapat menghantarkan kalor disebut dengan konduktor, sedangkan yang tidak
dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator.
Perpindahan kalor dapat melalui tiga cara :
1. Konduksi.
2. Konveksi.
3. Radiasi
Sekarang mari kita lihat penjelasan dari ketiga cara tersebut.
1. Konduksi : Merupakan perpindahan kalor yang tejadi dimana energi kalornya berpindah
sedangkan zat perantaranya tidak bergerak.
sebagai contoh :
Andi , Budi , Bagas , Rahmat ,
Andi ingin memberikan buku kepada Rahmat, tetapi dia tidak boleh berdiri dari tempat
duduk, sehingga Andi harus mengoper2 bukunya melalui Budi, lalu Budi mengopernya ke
Bagas, baru kemudian Bagas memberikannya kepada Rahmat.
Coba perhatikan !! Buku tetap sampai ke Rahmat tanpa si Andi perlu untuk beranjak dari
tempat duduknya. Hal ini yang dimaksud dengan perpindahan kalor secara Konduksi. Kalor
berpindah tanpa zat penghantarnya bergerak.
Perpindahan kalor dengan cara konduksi biasa terjadi pada jenis zat penghantar yang
berbentuk padat, seperti besi. Coba saja panaskan sebuah batang besi lalu kamu memegang
ujung yang lain, pasti lama kelamaan ujung besi yang kamu pegang juga ikutan terasa panas, hal
ini dikarenakan panas merambat pada besi tersebut, sehingga kemudian seluruh batang besi
tersebut menjadi panas.
http://klikbelajar.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-Iisika/pelajaran-Iisika-
perpindahanperambatan-kalor-panas/

50307,5,3 k,47 di k0idu5,3 s0,7i-,7i


%ermos
Termos berIungsi untuk menyimpan zat cair yang berada di dalamnya agar tetap panas dalam
jangka waktu tertentu. Termos dibuat untuk mencegah perpindahan kalor secara konduksi,
konveksi, maupun radiasi. Dinding termos dibuat sedemikian rupa, untuk menghambat
perpindahan kalor pada termos, yaitu dengan cara:
O permukaan tabung kaca bagian dalam dibuat mengkilap dengan lapisan perak yang
berIungsi mencegah perpindahan kalor secara radiasi dan memantulkan radiasi kembali
ke dalam termos,
O dinding kaca sebagai konduktor yang jelek, tidak dapat memindahkan kalor secara
konduksi, dan
O ruang hampa di antara dua dinding kaca, untuk mencegah kalor secara konduksi dan agar
konveksi dengan udara luar tidak terjadi.
Setrika

Setrika terbuat dari logam yang bersiIat konduktor yang dapat memindahkan kalor secara
konduksi ke pakaian yang sedang diseterika. Adapun, pegangan seterika terbuat dari bahan yang
bersiIat isolator.

Panci Masak
Panci masak terbuat dari bahan konduktor yang bagian luarnya mengkilap. Hal ini untuk
mengurangi pancaran kalor. Adapun pegangan panci terbuat dari bahan yang bersiIat isolator
untuk menahan panas.
hLLp//nevlanwl[ayawordpresscom/lpa2/kalor/penerapankalordlkehldupanseharlharl/