Anda di halaman 1dari 6

Pemeriksaan Piedra dan Penicillium

I. Tujuan :
Untuk mengetahui morIologi mikroskopis Piedra dan Penicillium
II. Metode :
Metode yang digunakan adalah pengamatan mikroskopis.
III. Prinsip :
Preparat jamur diamati pada mikroskop dengan perbesaran 10 x dan 40 x.
IV. Dasar Teori
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur
atau regnum Iungi. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hiIa. HiIa
membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu
menjadi tubuh buah. Semua jenis jamur bersiIat heterotroI. Sebagai makhluk heterotroI,
jamur dapat bersiIat parasit obligat, parasit IakultatiI, atau saproIit.
a. Parasit obligat
merupakan siIat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya,sedangkan di luar
inangnya tidak dapat hidup. Misalnya, Pneumonia carinii (khamir yang menginIeksi
paru-paru penderita AIDS).
b. Parasit IakultatiI
adalah jamur yang bersiIat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai, tetapi bersiIat
saproIit jika tidak mendapatkan inang yang cocok.
c. SaproIit
merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. Jamur saproIit
menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah
jatuh. Sebagian besar jamur saproIit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat
makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga
mudah diserap oleh hiIa. Selain itu, hiIa dapat juga langsung menyerap bahanbahan
organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya.
Piedra hitam merupakan inIeksi jamur pada rambut di sepanjang corong rambut
yang mengakibatkan benjolan-benjolan di luar permukaan rambut tersebut. Penyebab
penyakit ini adalah jamur Piedra hortai. Jamur ini tergolong kelas Ascomycetes dan
membentuk spora seksual. Askospora berbentuk lonjong memanjang agak melengkung
dengan ujung yang meruncing, seperti pisang. Askus-askus dan anyaman hiIa yang padat
membentuk benjolan hitam yang keras di luar rambut. Pada rambut dengan benjolan,
tampak hiIa endotrik (dalam rambut) sampai ektotrik (diluar rambut) yang besarnya 1-2
um berwarna tengguli dan ditemukan spora yang besarnya 1-2 um.
Penicillium notatum merupakan salah satu Iungi (jamur) yang berasal dari kelas
Deuteromycetes. Jamur ini berbeda dengan Aspergillus terutama pada pendukung
konidianya. Pada Penicillium terdapat pendukung konidia yang bercabang-cabang,
tersusun sedemikian rupa sehingga bentuknya seperti susunan sapu lidi. Cabang-cabang
kecil dari pendukung konidia disebut sterigma. Ditinjau dari segi ekonomi, Penicillium
juga penting artinya bagi kehidupan manusia karena banyak digunakan dalam praktek,
misalnya Penicillium regouforti dan Penicillium camemberti merupakan odonan yang
dapat meningkatkan mutu keju.
Penicillium sp. adalah genus Iungi dari ordo Hypomycetes, Iilum Askomycota.
Penicillium sp. memiliki ciri hiIa bersepta dan membentuk badan spora yang disebut
konidium. Konidium berbeda dengan sporangim, karena tidak memiliki selubung
pelindung seperti sporangium. Tangkai konidium disebut konidioIor, dan spora yang
dihasilkannya disebut konidia. Konidium ini memiliki cabang-cabang yang disebut
phialides sehingga tampak membentuk gerumbul. Lapisan dari phialides yang merupakan
tempat pembentukan dan pematangan spora disebut sterigma. Beberapa jenis Penicillium
sp. yang terkenal antara lain P. notatum yang digunakan sebagai produsen antibiotik dan
P. camembertii yang digunakan untuk membuat keju biru.

V. Alat
1. Mikroskop
2. Objek glass
3. Cover glass

VI. Bahan
1. Preparat jamur

VII. Cara Kerja
1. Disiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2. Preparat jamur diamati pada mikroskop dengan perbesaran 10x dan 40x
3. Diamati morIologinya

VIII. Hasil Pengamatan
1. Piedra sp.



2. Penicillium sp.




IX. Pembahasan
Jamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur
atau regnum Iungi. Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hiIa. HiIa
membentuk jaringan yang disebut miselium. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu
menjadi tubuh buah. Semua jenis jamur bersiIat heterotroI. Sebagai makhluk heterotroI,
jamur dapat bersiIat parasit obligat, parasit IakultatiI, atau saproIit.
a. Parasit obligat
merupakan siIat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya,sedangkan di luar
inangnya tidak dapat hidup. Misalnya, Pneumonia carinii (khamir yang menginIeksi
paru-paru penderita AIDS).


b. Parasit IakultatiI
adalah jamur yang bersiIat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai, tetapi bersiIat
saproIit jika tidak mendapatkan inang yang cocok.
c. SaproIit
merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. Jamur saproIit
menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah
jatuh. Sebagian besar jamur saproIit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat
makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga
mudah diserap oleh hiIa. Selain itu, hiIa dapat juga langsung menyerap bahanbahan
organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya.
Dalam praktikum didapat Piedra dengan ciri-ciri benjolan-benjolan di luar
permukaan rambut tersebut. Pada rambut dengan benjolan, tampak hiIa endotrik (dalam
rambut) sampai ektotrik (diluar rambut) yang besarnya 1-2 um berwarna tengguli. Piedra
hitam merupakan inIeksi jamur pada rambut di sepanjang corong rambut yang
mengakibatkan benjolan-benjolan di luar permukaan rambut tersebut. Penyebab penyakit
ini adalah jamur Piedra hortai. Jamur ini tergolong kelas Ascomycetes dan membentuk
spora seksual. Askospora berbentuk lonjong memanjang agak melengkung dengan ujung
yang meruncing, seperti pisang. Askus-askus dan anyaman hiIa yang padat membentuk
benjolan hitam yang keras di luar rambut.
Pengamatan pada Penicillium didapat konidiospora, konidioIor. Penicillium
notatum merupakan salah satu Iungi (jamur) yang berasal dari kelas Deuteromycetes.
Jamur ini berbeda dengan Aspergillus terutama pada pendukung konidianya. Pada
Penicillium terdapat pendukung konidia yang bercabang-cabang, tersusun sedemikian
rupa sehingga bentuknya seperti susunan sapu lidi. Cabang-cabang kecil dari pendukung
konidia disebut sterigma. Ditinjau dari segi ekonomi, Penicillium juga penting artinya
bagi kehidupan manusia karena banyak digunakan dalam praktek, misalnya Penicillium
regouforti dan Penicillium camemberti merupakan odonan yang dapat meningkatkan
mutu keju.
Penicillium sp. adalah genus Iungi dari ordo Hypomycetes, Iilum Askomycota.
Penicillium sp. memiliki ciri hiIa bersepta dan membentuk badan spora yang disebut
konidium. Konidium berbeda dengan sporangim, karena tidak memiliki selubung
pelindung seperti sporangium. Tangkai konidium disebut konidioIor, dan spora yang
dihasilkannya disebut konidia. Konidium ini memiliki cabang-cabang yang disebut
phialides sehingga tampak membentuk gerumbul. Lapisan dari phialides yang merupakan
tempat pembentukan dan pematangan spora disebut sterigma. Beberapa jenis Penicillium
sp. yang terkenal antara lain P. notatum yang digunakan sebagai produsen antibiotik dan
P. camembertii yang digunakan untuk membuat keju biru.

X. Kesimpulan
Dalam praktikum didapat Piedra dengan ciri-ciri benjolan-benjolan di luar
permukaan rambut tersebut. Pada rambut dengan benjolan, tampak hiIa endotrik (dalam
rambut) sampai ektotrik (diluar rambut) yang besarnya 1-2 um berwarna tengguli. Piedra
hitam merupakan inIeksi jamur pada rambut di sepanjang corong rambut yang
mengakibatkan benjolan-benjolan di luar permukaan rambut tersebut.
Pengamatan pada Penicillium didapat konidiospora, konidioIor. Penicillium
terdapat pendukung konidia yang bercabang-cabang, tersusun sedemikian rupa sehingga
bentuknya seperti susunan sapu lidi. Cabang-cabang kecil dari pendukung konidia
disebut sterigma.

XI. DaItar Pustaka
- Gandahusada, Srisasi, dkk., 2006, Parasitologi Kedokteran, 284-285, UI Press,
Jakarta
-