DEFINISI

Eksaserbasi Reccurent

: bertambah parahnya penyakit atau gejala penyakit. : kembali lagi setelah remisi

Remisi : pengurangan atau meredanya gejala suatu peyakit; juga lama waktu terjadinya pengurangan gejala itu. Recurrence Relaps mereda. : kembalinya gejala setelah terjadi remisi. : kembalinya suatu penyakit setelah tampaknya

Rebound Relaps : kembalinya beberapa gejala suatu penyakit pada penghentian pengobatan; digunakan terutama untuk kambuhnya pasien arthritis rheumatoid pada penghentian kortison atau ACTH (Hench). Obat : semua senyawa kimia yang digunakan pada atau diberikan pada manusia atau hewan sebagai alat bantu diagnosi, pengobatan, atau pencegahan penyakit atau keadaan abnormal lain, untuk menghilangkan rasa sakit atau penderitaan, atau mengendalikan, atau memperbaiki setiap keadaan fisiologik atau patologik. : agent yang melembutkan atau menyejukkan kulit, atau meredakan permukaan dalam yang teriritasi; disebut juga malagma.

Emollient

Electrodesiccation : dehidrasi jaringan dengan menggunakan arus listrik berfrekuensi tinggi. Koebner’s Phenomen: respons kulit yang terlihat pada dermatosis tertentu, e.g psoriasis, liken planus, dan dermatitis ekzematosa infeksiosa, ditunjukkan dengan manifestasi kulit yang tak terlibat berupa lesi tipikal penyakit kulit pada tempat trauma, jaringan parut atau titik tempat atribut pakaian (e.g sabuk) melakukan penekanan. Cushing Syndrome : kumpulan gejala yang disebabkan oleh hiperadrenocoticisme akibat neoplasma korteks adrenal atau adenohipofisis, atau asupan glukokortikoid yang berlebihan. Gejala2nya : adipositas wajah, leher, dan badan; kifosis karena osteoporosis tulang belakang; hipertensi; DM; amenore dan hiperthricosis pada wanita; impotensi

pada pria. : perkembangbiakan mikro-orgnisme atau sel jaringan hidup dalam media khusus yang kondusif bagi pertumbuhannya. dan darah perifer (Sezary cells). biasanya hanya berlangsung sebentar. Biopsy : pengambilan dan pemeriksaan. vertigo dan gangguan pendengaran. Manifestasi klinis yang paling sering: rhinitis alergika. polisitemia. Disebut juga Sezary erythroderma. alergi makanan kurang sering terjadi. yang dilakukan untuk menegakkan diagnose pasti. pruritus berat. asa bronchial. ini dikenal sebagai Cushing’s dss. dermatitis atopic. dan kelainan sel mononuclear hiperkromatik pada kulit. Atopy: suatu predisposisi genetic yang mendekati perkembangan reaksi hipersensitivitas segera (tipe I) terhadap antigen lingkungan umum (alergi atopic). biasanya mikroskopik. dan vesikel-vesikel telinga luar atau membrane tympani. yang juga dapat atau tidak dapat disertai dengan tinnitus. Sezary Syndrome : suatu bentuk CTCL (Cutaneous T-Cell Lymphoma) yang timbul sebagai eritroderma eksfoliativa generalisata. kelenjar getah bening. Bila terdapat sekresi sekunder hormone adrenokortikoid yang berlebihan akibat adenoma hipofisis. : herpes zoster yang mengenai nervus auditorius dan fasialis yang disertai paralisis fasial ipsilateral. limfadenopati perifer. Kultur . striae ungu gelap pada kulit. dari jaringan tubuh yang hidup. Ramsay Hunt s. kelemahan dan pengecilan otot.