Anda di halaman 1dari 2

Melian merupakan koloni dari Sparta.

mereka telah menolak untuk bergabung dalam kerajaan Athena seperti pulau pulau yang lain dan pada awalnya tetap netral tanpa memihak kepada kedua pihak tersebut; akan tetapi mereka telah menjadi musuh terbuka Athena setelah anthena memaksakan melian untuk menunduk kepada kerajaannya. (book source)/ The Melian Dialogue oleh Thucidides adalah suatu klasik yang meggambarkan pandangan Classical Realists yang sangat kuat terhadap politik internasional. Dalam dialog antara orang Atena dan Melians, orang Atena telah datang ke pulau ini untuk mengambil alih Melians. Untungnya, Atena telah mengirim perwakilan ke dewan Melian untuk memberi mereka pilihan untuk menjadi negara yang membayar upeti Athena (tunduk kepada kerajaan Athena) atau Negara yang dihancurkan Athena. Namun, orang Melian berusaha untuk meyakinkan orang Atena untuk memahami prinsip bahwa mereka netral dalam seluruh konflik Athena vs Sparta. The Melians, selama konflik ini, menjelaskan kepada Atena bahwa jika Atena menyerang negara netral maka dampak yang yang buruk dan luar biasa akan terjadi akibat daru penyerangan terhadap sebuah negara netral. Para melian menekankan dalam dialog tersebut bahwa mereka adalah suatu Negara yang netral dan harus dibiarkan sendiri, tidak diganggu. Ketika Athena diminta untuk mengizinkan Melian untuk menjadi suatu Negara yang netral, orang Athena tidak dapat mengizinkanya. Alasannya adalah karena Athena percaya bahwa bila mereka membiarkan Melian, mereka akan dianggap lemah untuk memungkinkan Negara kecil dan tidak signifkan seperti Melian tidak dikuasai oleh mereka. Namun, the Melians menyoba untuk memberikan alasan dan menyoba untuk mengarahkan mereka (Athena) terhadap kebodohan pikiran mereka (Athena) dengan menyebut isu isu fairplay. The melians percaya bahwa apabila mereka adalah insignifikan terhadap Athena, maka mereka harus dibiarkan karena itu berarti bahwa mereka tidak memberikan atau merupakan ancaman apapun terhadap Athena. The Melians heran kenapa tidak boleh dibuatnya perbedaan antara masyarakat yang tidak berhubungan dengan (Athena) dan masyarakat yang pada umumnya merupakan kolonis sendiri (Athena) atau para pemberontak yang telah ditaklukkan oleh Athena mana fairplaynya dalam itu ? mengambil keuntungan dari suatu Negara kecil Karena suatu Negara besar bisa hanya merupakan tidak adil menurut Melian. The Melians percaya bahwa Negara Negara netral harus hidup dalam harmoni bersama Negara Negara lainnya. Namun, Athena tetap menginginkan untuk menghancurkan Melian karena Melian tidak mau tunduk kepada Athena. Melian kemudian memberikan panggilan terhadap Athena untuk menjaga keamanan kerajaan mereka sendiri. Melian ingin memberikan kesan bahwa apabila Athena menghancurkan Negara netral yang tidak mengancam atau memberikan ancaman apapun, Negara negara lain akan berdiri dan melawan Athena untuk menghindari Athena menghancurkan Negara mereka juga. The Melians menekankan lewat suatu statement kalau apakah tidak mungkin anda akan menjadi musuh semua Negara netral, apabila

Negara Negara netral ini melihat apa yang terjadi dan berkesimpulan bahwa dalam waktu singkat anda akan menyerang mereka juga mereka mengingatkan Athena bahwa Athena tak dapat menghentikan dan memenangkan semua bentuk penyerangan apabila mereka membuat musuh banyak dengan menyerang Negara Negara kecil. Kaum Melian kemudian memberitahukan Athena kalau keamanan kerajaan mereka tergantung terhadap pengetahuan mereka mengenai kapan waktunya berperang dan kapan waktunya membela, dan menyerang suatu Negara netral itu TIDAK AMAN bagi Negara mereka. Jadi daripada mengganggu dan menyari masalah dengan suatu Negara yang tidak berhubungan sama sekali, akan ditemukan masalah dekat rumah, di antara sekutu, bahkan di dalam negeri sendiri. Kaum Melian ingin memberikan keyakinan terhadap Athena supaya kedua belah pihak melindungi negara mereka sendiri dengan tidak memulai pertempuran yang pada akhirnya akan menghancurkan kedaulatan negara mereka sendiri. Akhirnya, Kaum Melian mengurangi ancaman mereka terhadap Athena secara langsung. Kaum Melian kemudian mengingatkan Athena kalau apabila Athena tetap memilih jalan dia untuk menghancurkan Melian, Sparta akan datang dalam kehormatan untuk membela Melian dan menyerang Athena. Ini akan hanya menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap Athena dan memakan banyak korban jiwa dan harta benda. Kaum Melian kemudian menyoba meyakinkan kembali Athena kalau menyerang nation state yang begitu kecil tidak memberikan keuntungan apapun terhadap Athena, dan tidak menyelesaikan apa apa, yang terjadi hanya pertumpahan darah. Pada akhirnya, Kaum Melian memberikan keputusan untuk membela Negara mereka terhadap Tentara dan angkatan Laut Athena. Kaum Melian kemudian kalah dalam pertempuran tersebut dan secara tragis tidak dibantu sama sekali oleh Sparta. Pada akhirnya, teori Realisme Klasiklah dalam dunia internasional memenangkan pertempuran ini. Akan tetapi, ide ide kaum Melian dan kepercayaan mereka memiliki kontribusi besar dalam pembentukan suatu bangsa yang mutlak.