P. 1
Limfoma Malignant

Limfoma Malignant

|Views: 77|Likes:
Dipublikasikan oleh Yasmin Abdullah

More info:

Published by: Yasmin Abdullah on Dec 15, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2012

pdf

text

original

Malignant Lymphomas

Malignant Lymphomas
Dapat terjadi pada : 1. Keganasan sistem imun (px Hodgkin dan non-Hodgkin) 2. Penyebaran metastatik tumor padat dan keterlibatan pada leukemia

Patologi Umum Dan Sistemik, Volume 2

yaitu :   EB Virus HIV Patologi Umum Dan Sistemik.Hodgkin’s Lymphoma (HL)     Pertama kali dijelaskan pada tahun 1832 oleh Sir Thomas Hodgkin’s Insiden << dibandingkan dengan non-Hodgkin lymphoma Etiologi tidak diketahui Virus berperan penting dalam hal ini. Volume 2 .

Gambaran sel yang khas adalah Sel ReedSternberg .Hodgkin’s Lymphoma (HL)   Penyakit ini dibedakan dengan non Hodgkin secara histopatologis.

Volume 2 .Gambaran Klinis  Limfadenopati   Kelenjar limfe yang membesar khas teraba kenyal (Rubbery in Consistency) Terpisah dan mudah digerakkan Demam > (38ºC) Banyak berkeringat di malam hari (Drenching night sweats) Kehilangan berat badan >10% berat badan normal  Gejala Sistemik    Patologi Umum Dan Sistemik.

kompresi medulla spinalis. sindrome vena cava.  IPD FKUI Jilid 2 .Gambaran Klinis Hepatosplenomegali  Neuropati Tanda-Tanda Obstruksi seperti edema ekstremitas.

PEMERIKSAAN PENUNJANG    Laboratorium Pemeriksaan darah : anemi. eosinofilia. terdeteksi limfosit abnormal Biopsi sumsum tulang Dilakukan pada stadium lanjut untuk keperluan staging Radiologis IPD FKUI Jilid 2 . peningkatan LED.

STAGING Stadium I Keterlibatan satu regio KGB/ struktur jaringan limfoid/keterlibatan 1 organ ekstralimfatik Stadium II Lebih dari 2 regio KGB pada sisi diafragma yang sama Stadium III Keterlibatan regio KGB pada kedua sisi diafragma Stadium IV Keterlibatan difus/diseminata pada 1 atau lebih organ ekstranodal atau jaringan dengan atau tanpa keterlibatan KGB IPD FKUI Jilid 2 .

adanya massa kelenjar dengan diameter maksimal 10 cm) X E Keterlibatan 1 organ ekstranodal yang contiguous atau proksimal terhadap regio KGB Clinical stage Pathologic Stage CS PS IPD FKUI Jilid 2 .Keterangan yang dicantumkan: A B Tanpa gejala Deman (suhu>38C). penurunan BB>10% dlm waktu 6 bulan Bulky disease (pembesaran mediastinum > 1/3.keringat malam.

tergantung dari staging dan faktor resiko.TERAPI   Pengobatan limfoma Hodgkin adalah radioterapi ditambah kemoterapi. Faktor resiko untuk terapi menurut German Hodgkin’s Lymphoma Study Group meliputi :   Massa mediastinal yang besar Ekstranodal. Tiga atau lebih regio yang terkena .

years survival rate are for stage “1+2” 85% 5-Years survival rate are for stage “3+4”60% .Continuation of Staging of the disease Ann arbor staging system Curative Disease   5.

Limfoma non Hodgkin .

DEFINISI  Limfoma non Hodgkin adalah suatu keganasan primer jaringan limfoid yang bersifat padat .

seperti translokasi kromosom. Bisa juga disebabkan oleh infeksi virus seperti virus Epsteinbarr dan infeksi HTLV-1 (Human T Lymphotropic virus tipe 1) .ETIOLOGI  Abnormalitas sitogenik.

Progresif cepat . udem.Limfoma nonHodgkin (NHL)     Sekitar 40% timbul pertama di jaringan limfatik ekstranodi Perkembangannya tidak beraturan Sering menginvasi kulit (merah. membentuk satu massa relatif keras terfiksir. nyeri).

Kelenjar membesar secara perlahan dan biasanya tidak menyebabkan nyeri.Manifestasi klinis Gejala awal Pembesaran kelenjar getah bening di suatu tempat (misalnya leher atau selangkangan) atau di seluruh tubuh.  .

Gejala Gangguan pernafasan Pembengkakan wajah Hilang nafsu makan Sembelit berat Nyeri perut atau perut kembung Pembengkakan tungkai Penyebab Pembesaran kelenjar getah bening di dada Pembesaran kelenjar getah bening di perut Penyumbatan pembuluh getah bening di selangkangan atau perut Penyebaran limfoma ke usus halus Penyumbatan pembuluh getah bening di dalam dada Penyebaran limfoma ke kulit Kemungkinan timbulnya gejala 20-30% 30-40% 10% Penurunan berat badan Diare Malabsorbsi Pengumpulan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura) Daerah kehitaman dan menebal di kulit yang terasa gatal 10% 20-30% 10-20% .

pada akhirnya bisa mencapai 100% Mudah terinfeksi oleh bakteri 20-30% . menyebabkan berkurangnya pembentukan antibodi 30%.Gejala Penurunan berat badan Demam Keringat di malam hari Penyebab Kemungkinan timbulnya gejala Penyebaran limfoma ke seluruh tubuh 50-60% Anemia (berkurangnya jumlah sel darah merah) Perdarahan ke dalam saluran pencernaan Penghancuran sel darah merah oleh limpa yang membesar & terlalu aktif Penghancuran sel darah merah oleh antibodi abnormal (anemia hemolitik) Penghancuran sumsum tulang karena penyebaran limfoma Ketidakmampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sejumlah sel darah merah karena obat atau terapi penyinaran Penyebaran ke sumsum tulang dan kelenjar getah bening.

tidak difus/batas tegas. . Pembesaran KGB di Jika mengenai satu 2 sisi diafragma. organ ekstra limfatik atau lebih ttp secara difus.satu lebih tp masih satu organ eksralimfatik sisi.STAGING LNH menurut Ann Arbor : Stadium I Stadium II Stadium III Stadium VI Pembesaran KGb 2 regio KGB atau hanya satu regio.

DIAGNOSA  Untuk mendiagnosa pasti LNH berdasarkan hasil Histopatologi dan sitologi. PEMERIKSAAN PENUNGJANG. terdeteksi limfosit abnormal  Biopsi sumsum tulang Dilakukan pada stadium lanjut untuk keperluan staging  Radiologis .  Laboratorium Pemeriksaan darah : anemi. eosinofilia. peningkatan LED.

.TERAPI  Pengobatan NHL adalah kemoterapi terutama tingkat keganasan sedang dan tinggi dan Radioterapi.

tetapi biasanya tidak bisa disembuhkan pada stadium lanjut.Prognosis  LNH stadium I dan II prognosisnya lebih baik dengan median survival 10 tahun. .

GRACIAS. GBU ..

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->