Anda di halaman 1dari 49

Makalah

Rangkuman Instalasi LAN

Disusun Oleh : Nama Kelas No Urut : Cahya Maulana Yusuf : XI TKJ-B : 04

39

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt, yang telah menyertai dalam pembuatan makalah ini, juga terimakasih kepada bapak dan ibu guru yang telah memberikan tugas in kepada kami, pada kesempatan kali ini kita telah berhasil dalam pembuatan makalah yang berjudulkan Rangkuman Instalasi LAN, ini mengacu kepada tugas mata pelajaran
Instalasi LAN, sebagai pelengkap tugas atau untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Instalasi LAN. Sehingga diharapkan laporan ini akan memberikan referensi pembelajaran. meski kiranya

kami kurang sempurna dalam pengerjaannya kami mohon maaf bila ada kesalahan karena ilmu yang kami ketahui sangat - sangat terbatas.

Cimahi, 15 Desember 2011

PENDAHULUAN

Assalamualaikum Wr Wb Tugas Rangkuman instalasi LAN semester 1 , ditujukan untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapak Dodi P dan Ibu Chandra D selaku guru mata pelajaran Instalasi LAN. Semoga dapat diterima mohon maaf bila terdapat kesalahan Karen kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

Daftar Isi
Materi Instalasi LAN......4 Komunikasi Data5 Jenis-jenis Komunikasi...7 Pengertian Tentang Jaringan Komputer.8 Topologi Dasar Jaringan Komputer9 Topologi Logic12 Network Protocols dan Standard.13 OSI dan TCP/IP...14 Ethernet Protocols17 Pengertian Aturan 5-4-3...18 Jenis-jenis Perangkat Komputer...19 Media Transmisi...24 Cara Pembuatan Kabel UTP.39 Cabling..41 Penutup..48

Materi Instalasi LAN

Komunikasi data dan jaringan Model referensi OSI dan TCP/IP Topologi jaringan Aplikasi jaringan Perangkat jaringan komputer (Network device) Media transmisi jaringan komputer Kebel Desain kapasitas jaringan

Komunikasi Data
Komunikasi data adalah perpindahan data antara satu komputer ke komputer lainnya melalui media transmisi yang bertujuan untuk saling bertukar informasi. Inti sistem komunikasi adalah pertukaran data antara 2 bagian. Tujuan dari komunikasi data adalah menukar informasi antara 2 perantara.

Komponen Komunikasi Data: Sumber Pengirim Penerima Tujuan Data Media pengiriman Protokol : sumber data berasal : piranti yang mengirimkan data : piranti yang menerima data : tujuan dari data dikirimkan : informasi yang akan dipindahkan : media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data : aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.

Model komunikasi Inti dari sistem komunikasi adalah pertukaran data antara 2 bagian. Gambar komunikasi data

Perbedaan karakteristik komunikasi data dan suara :

Komunikasi Data (Digital)

1. Waktu persiapan koneksi di bawah 1 detik atau lebih singkat lagi. 2. Transmisi 1 atau 2 arah. 3. Data yang diterima bebas kesalahan. 4. Redudansi informasi sedikit atau tidak sama sekali. 5. Transmisi biasanya terputus putus sesuai kebutuhan. 6. Data dapat disimpan dan dikirimkan kembali kepada kondisi delay. 7. Bandwith tersedia dalam range yang luas mulai ribuan sampai jutaan Hz.

Komunikasi Suara (Analog)

1. Waktu persiapan koneksi 1 detik atau lebih lama. 2. Biasanya transmisi 2 arah. 3. Toleransi terhadap gangguan (noise) dan beberapa kesalahan tertentu. 4. Banyak redudansi informasi yang terikat satu sama lain. 5. Pengiriman atau penerimaan informasi berlanjut walau CALL sudah selesai. 6. Tidak ada toleransi delay dalam transmisi. 7. Bandwith maksimal 4000 Hz.

Jenis-jenis komunikasi
Simplex yaitu komunikasi satu arah. Contoh : televisi

I. Duplex yaitu komunikasi secara 2 arah tetapi tidak bisa dilakukan secara bersamaan. Contoh : Walkie talkie

Full Duplex yaitu Komunikasi secara 2 arah dan komunikasi tersebut dapat dilakukan secara bersamaan. Contoh : Telepon

Pengertian tentang jaringan komputer


1. Apa itu jaringan network? Jaringan network adalah tidak lebih dari 2 atau lebih komputer yang saling terhubung untuk bertukar data atau informasi. 2. Hardware Jaringan - Komputer pengguna - Komputer server - NIC 3. Dedicated server dan peer to peer. - Dedicated server adalah server hanya menyediakan layanan jaringan. - Peer to peer adalah tidak berlaku hukum server. Sebuah komputer bisa menjadi server ataupun client. 4. Jaringan besar dan kecil LAN adalah Local Area Network yang mencakup daerah kecil seperti dalam sebuah perusahaan atau instansi-instansi. MAN adalah Metropolitan Area Network yang mencakup daerah sedang seperti antar kota. WAN adalah Wide Area Network (internet) yang mencakup seluruh dunia atau antarnegara

- Kabel - Konsentrator - DLL

Topologi dasar jaringan komputer


Topologi Star Topologi yang sering dipakai pada sebuah jaringan karena mudah dalam pemasangan dan terbilah hemat. Jika salah satu jalur komunikasi komputer mengalami masalah maka komputer lain tidak akan terkena imbasnya.

II.

Topologi Mesh Topologi mesh adalah topologi yang paling baik karena semua komputer saling terhubung. Jadi jika ada salah satu jalur komunikasi komputer yang mengalami masalah tidak akan berpengaruh karena semua komputer tidak akan mengalami gangguan sama sekali. Permasalahan adalah cara pemasangan yang kucup sulit dan biaya yang dikeluarkan cukup besar.

Topologi Bus Topologi ini sudah sangat jarang dipakai karena walaupun pemasangannya mudah tetapi kecepatan dalam berkomunikasi menjadi terbagi-bagi dan jika kabel utama mengalami kerusakan maka seluruh jaringan akan terputus.

Topologi Ring Topologi ini juga sudah jarang sekali dipakai karena kendala sama seperti pada jaringan bertopologi ring.

10

Topologi Tree Topologi ini adalah pengembangan dari topologi star. Topologi ini terdiri dari beberapa topologi star.

11

Topologi Logik
Pola hubung secara logik, dapat dikatakan jika topologi logik ialah aturan yang berlaku bagaimana data dapat terkirim dari satu host ke host lainnya. Atau nama lainnya ialah metoda akses, berikut penjelasannya : CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection ) Bilamana suatu node mengirimkan paket melewati jaringan, maka node tersebut akan mengecek terlebih dahulu apakah jaringan sedang mengirimkan paket data atau tidak. jika jaringan sedang kosong, maka node akan mengirimkan paket data. Jika ternyata ada paket data lain, pada saat node akan mengirimkan data, maka akan terjadi collision (tabrakan data). CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access/Collision Avoidance ) Berbeda dengan CSMA/CD disini jika node akan mengirimkan paket maka node tersebut memberitahukan kepada node lain dalam jaringan untuk mengosongkan jalur yang akan dipakainya, sehingga collision pun terhindarkan. Tokken Pass

Pada jaringan Token Pass, sebuah token bebas mengalir dalam jaringan, jika satu node ingin mengirimkan paket data, maka paket data yang akan dikirimkan ditempelkan pada token, pada waktu token berisi data, node lain tidak dapat mengirimkan data. Token passing digunakan dalam arsitektur ini untuk menghindari collision.

12

FDDI

FDDI menggunakan kabel fiber optik yang bekerja berdasarkan 2 buah ring konsentris dengan kecepatan 100Mbps. Salah satu ring bisa berfungsi sebagai backup apabila ring yang lainnya atau node (komputer) lain terputus atau tidak beroperasi. Jaringan dengan arsitektur ini memerlukan biaya yang cukup mahal; sehingga kurang cocok untuk membangun jaringan komputer yang sederhana seperti di rumah atau di kantor - kantor kecil. Polling Metoda yang digunakan ketika salah satu node ingin mengirimkan paket kepada node lainnya yang berada diluar jaringannya, node tersebut mengirimkan data secara berkala mulai dari konsentrator terdekat ke konsntrator yang berada di dekat node tujuan dan mengirimkan paket ke node yang akan dituju.

Network Protocol dan Standard


Fungsi dari Network Standard adalah : Protocol adalah yang mengatur komunikasi Standard adalah persetujuan untuk protokol dalam jaringan

# organisasi standarisasi jaringan ANSI IEEE ISO IETF W3C = American National Standards Institute. = Institute of Electrical and Electronics Engineers. = International Organization for standardization. = Internet Engineering Task Force = World Wide Web

13

OSI dan TCP/IP


OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection. Layer ini menjelaskan bagaimana pejalanan sebuah data yang dikirim dalam sebuah jaringan. Layer OSI memiliki 7 bagina yaitu : Physcal layer berfungsi untuk mengatur bagaimana cara data diletakan dalam media komunikasi. Data Link layer berfungsi untuk menyediakan pengalamatan fisik (MAC Address). Network layer berfungsi untuk menyediakan pengalamatan logic (IP Address). Transport layer berfungsi untuk menjalin komunikasi end to end antar 2 sistem. Session layer berfungsi untuk mengudentifikasi, menjalin, mengontrol, dan mengakhiri hubungan antara komputer. Presentation layer berfungsi untuk mengidentifikasi format data sehingga dikenali oleh Komputer penerima. Application layer adalah tempat dimana user berinteraksi dengan network.

Gambar urutan Layer OSI.

14

Model Arsitektur TCP/IP Protokol TCP/IP terbentuk dari 2 komponen yaitu Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antar jaringan.

Lapisan (layer) pada Protokol TCP/IP TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer) dan tiap-tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dan saling mendukung layer diatasnya. Pada protokol TCP/IP dibagi menjadi 4 layer.

Layer Aplikasi (Aplications) Layer aplikasi digunakan pada program sebagai interface. Contoh aplikasinya adalah Telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Interface yang digunakan adalah nomer port dan socket. Layer Transport Layer transport berfungsi sebagai pengiriman. Contohnya adalah Transmission Control Protocol (TCP) yang mengirim data. Layer Internetwork Layer Internetwork / Layar Internet yang memberikan vitual network pada internet. Internet Protocol (IP) adalah protokol yang paling penting yang berfungsi routing pada jaringan dalam pengiriman data. Layer Network Interface Layer network interface / layer link / layer datalink, merupakan perangkat keras pada jaringan. Contoh : IEEE802.2, X.25, ATM, FDDI, dan SNA.

15

Persamaan OSI dan TCP/IP Keduanya sama sama menggunakan frame layer. Keduanya memiliki layer aplikasi walaupun service yang di keduanya berbeda. Keduanya memiliki layer transport dan network yang seimbang.

Perbedaan OSI dan TCP/IP TCP/IP mengkombinasikan presentasi dan session jadi layer aplikasi.

Enkapsulasi dan Dekapsulasi Enkapsulasi adalah penambahan header dan trailer pada informasi yang terjadi pada proses pengiriman informasi. Dekapsulasi adalah pelepasan header dan trailer dari informasi yang terjadi pada saat proses penerimaan packet data.

16

Ethernet Protocol
Pada OSI layer dan TCP/IP ada yang disebut dengan Ethernet.

Ethernet memiliki beberapa kecepatan: 10Mbps 100Mbps 1000Mbps : Standard Ethernet : Fast Ethernet : Gigabit Ethernet

Jenis penggunaan kabel untuk Standard Ethernet Kabel coaxial Kabel coaxial yang lebih kecil Unshielded Twisted Pair (UTP) Fiber Optik

Jenis penggunaan kabel untuk Fast Ethernet - Unshielded Twisted Pair (UTP) - Fiber Optik Fast Ethernet memiliki kecepatan 10x lebih cepat dari Standard Ethernet.

Jenis penggunaan kabel untuk Gigabit - Unshielded Twisted Pair (UTP) High Grade - Fiber Optik Gigabit Ethernet memiliki kecepatan berkecepatan 1000Mbps. Namun membutuhkan biaya yang lebih mahal dan koneksi jaringna yang lebih cepat.

Server Server adalah penyedia layanan dalam network Komponen Server : - Motherboard - Memory - Processor - HDD - Koneksi Network - Power Supply

17

Pengertian Aturan 5-4-3


Pertimbangan dalam membentuk jaringan bertopologi pohon dengan protokol Ethernet mengikuti aturan 5-4-3. Salah satu aspek dari Ethernet protocol mensyaratkan bahwa sinyal yang dikirim menjangkau setiap bagian jaringan dalam waktu - waktu tertentu. Setiap ada sinyal yang melewati concentrator atau repeater membutuhkan alokasi waktu yang lebih lama. Sehingga aturan ini menyatakan bahwa di antara dua simpul jaringan hanya boleh ada maksimum 5 segmen jaringan yang terhubung dengan 4 repeater/concentrator. Kemudian, hanya boleh 3 dari segmen itu boleh disi dengan segmen jaringan yang baru jika dihubungan dengan kabel coaxial. Namun aturan ini tidak berlaku pada protokol lain.

18

Jenis-jenis perangkat jaringan computer


Perangkat jaringan komputer / Network Device adalah perangkat yang mengghubungkan komputer dan komputer lain sehingga menjadi suatu jaringan komputer.

Dasar Teori Untuk mengimplementasikan jaringan komputer kita memerlukan perangkat jaringan. Jaringan komputer melibatkan 2 macam perangkat jaringan antara lain : 1. End devices 2. Intermediary devices ___________________________________________________________________________ 1. End Devices End devices adalah perangkat jaringan yang menjadi titik awal informasi dibuat dan menjadi akhir dari perjalanan informasi (tujuan pengiriman data). Contoh perangkat komputer yang bertype end devices antara lain PC, notebook, Ponsel, PDA phone atau perangkat semisal yang lainnya ,

2. Intermediary Devices Perangkat jaringan yang termasuk dalam kategori ini memiliki beberapa sifat antara lain: Mampu melakukan regenerate dan retransmit sinyal data Menyimpan informasi tentang jalur pengiriman paket. Memberikan pemberitahuan tentang adanya error dan kegagalan dalam jaringan. Mengklasifikasikan paket data berdasarkan jenisnya. Mengijinkan atau melarang paket yang lewat berdasarkan konfigurasi keamanan.

19

HUB dan SWITCH adalah salah satu alat jaringan yang berfungsi sebagai alat yang menyatukan kabel network dari setiap PC, server atau perangkat lain yang terhubung pada sebuah jaringan.

Perbedaan HUB dan SWITCH Kecepatan akses switch lebih besar dibandingkan hub. Contohnya, apabila kecepatan switch dengan akses 100mbps maka keluaran kecepatan itu tetap sama dengan 100 mbps. Sementara hub jika berkecepatan 100mbps dan memiliki 4 pengguna maka kecepatan itu terbagi menjadi 4. Switch hanya mentransfer data yang diterimanya, kemudian meneruskan hanya pada port yang dituju saja. Adapun hub membroadcast data yang dikirim kepada semua port yang ada pada hub tersebut. Gambar Hub

Gambar Switch

20

Repeater Repeater adalah alat jaringan yang berguna untuk memperkuat atau memperbaiki sinyal yang melewatinya, sehingga sinyal yang datang dapat mencapai jarak yang lebih jauh. Gambar Repeater

21

Bridge Bridge adalah perangkat jaringan komputer yang membagi satu jaringan menjadi dua jaringan atau membuat dua jaringan komputer seakan menjadi satu jaringan yang digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien. Gambar bridge

Router Router adalah perangkat jaringan yang dapat menerjemahkan informasi diantara LAN dan Internet. Gambar Router

22

Modem dan NIC Modem adalah singkatan dari modulator demodulator sedangkan NIC adalah Network Interface Card. Jika sebagai pengirim data modem dan NIC berfungsi untuk menerjemahkan data atau informasi dalam bentuk sinyal digital menjadi sinyal analog yang kemudian menggabungkan denga frekwensi pembawa. Jika sebagai penerima data modem dan NIC berfungsi untuk memisahkan data dari frekwensi pembawa dan menerjemahkan dari atau informasi sinyal analog menjadi sinyal digital. Gambar Modem dan NIC

23

Media Transmisi
Media transmisi ialah medium atau perantara yang menghubungkan antara transmitter dan reciever. Media transmisi dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu : Bounded Media Bounded media atau disebut guided media, satu dari jenis media transmisi yang dimana data dipandu (guided) melalui jalur fisik tertentu. Dengan bounded media , gelombang dipandu melalui media padat seperti kabel tembaga terpilin (Twisted pair), kabel tembaga coaxial dan fiber optic. # Coaxial Kabel coaxial merupakan hight capacity kabel yang digunakan untuk transmisi frekuensi tinggi untuk telepon, antenna televise, LAN dan transmisi sinyal audio digital Gambar Kabel coaxial

Coaxial terdiri dari dua konduktor, dibentuk untuk beroperasi pada pita frekuensi yang besar. Terdiri dari konduktor inti dan dikelilingi oleh kawat-kawat kecil. Kabel coaxial lebih tahan terhadap gangguan noise seperti EMI dikarenakan adanya lapisan pelindung. Coaxial dapat digunakan untuk jarak jauh dan mendukung lebih banyak terminal dalam satu jalur bersama. Type kabel coaxial yang paling banyak digunakan adalah RG58/U. tipe kabel ini dapat membawa sinyal jarak 300 meter lebih dan kebanyakan implementasinya pada jaringan Ethernet (jaringan computer yang menggunakan kabel 10base2).

24

Twisted Pair Jenis kabel ini paling banyak digunakan dalam jaringan komputer saat ini. Sesuai dengan namanya, kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (Unshield). Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang terisolator. Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel, secara umum, yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).

Kabel UTP dan Conector RJ-45

Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. untuk penggunaan koneksi computer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. fungsi masing masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.

25

Urutan Standard Pembuatan kabel UTP dan STP Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. untuk

penggunaan koneksi Komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. fungsi masing masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router. Berikut susunan warna straight cable : Connector A (T568B) 1.White Orange 2.Orange 3.White Green 4.Blue 5.White Blue 6.Green 7.White Brown 8.Brown Connector B (T568B) 1. White Orange 2. Orange 3. White Green 4. Blue 5. White Blue 6. Green 7. White Brown 8. Brown

sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub. Berikut susunan warna crossover cable : Connector A (T568B) 1. White Orange 2. Orange 3. White Green 4. Blue 5. White Blue 6. Green 7. White Brown 8. Brown Connector B (T568A) 1. White Green 2. Green 3. White Orange 4. Blue 5. White Blue 6. Orange 7. White Brown 8. Brown

26

Fiber Optic Fiber Optic merupakan salah salah satu jenis media transfer data dalam jaringan komputer. Sekilas bentuknya seperti sebuah kabel, namun berbeda dengan kabel lainnya karena media ini mentransfer data dalam bentuk cahaya. Untuk mengggunakan fiber optic dibutuhkan kartu jaringan yang memiliki konektor tipe ST (ST connector). Kelebihan dari fiber optic dibanding media kabel lainya adalah dalam hal kecepatan transfer datanya yang sangat tinggi. Selain itu fiber optic mampu mentransfer data pada jarak yang cukup jauh yaitu 2500 meter lebih tanpa bantuan perangkat repeater. Kelebihan lainnya yaitu tahan terhadap interferensi dari frekuensi - frekuensi liar yang ada disepanjang jalur instalasi. Kelemahan fiber optic ada pada tingginya tingkat kesulitan proses instalasinya dan mahalnya harga kabel fiber optic ini. Mengingat media ni menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data maka fiber optic tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan yang melengkung. Bagian bagian fiber optic :

Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optic yang dimana pengiriman sinar dilakukan. Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti (core). Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi giber dari kerusakan

Berikut jenis jenis dari fiber Optik :


27

1. Single-mode fibers Single-mode fibers mempunyai inti yang kecil ( berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron ) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah ( panjang gelombang 1300 - 1550 nanometer ).

2. Multi-mode fibers Multi-mode fibers mempunyai inti yang lebih besar ( berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron ) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah ( panjang gelombang 850 - 1300 nanometer ). Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.

28

Cara Kerja Fiber Optik

Sinyal awal yang berbentuk sinyal listrik pada transmitter diubah oleh transducer elektrooptik (Dioda / Laser Dioda) menjadi gelombang cahaya yang kemudian ditransmisikan melalui kabel serat optik menuju penerima / receiver yang terletak pada ujung lainnya, pada penerima/reciever sinyal optik tadi diubah kembali menjadi sinyal listrik oleh transducer Optoelektronik (Photo Dioda / Avalanche Photo Dioda). Akan tetapi dalam perjalanan sinyal optik dari transmitter menuju reciever akan terjadi redaman cahaya sehingga jika jarak transmisinya jauh maka diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal kembali.

29

# Unbounded Media Unbounded media atau Jaringan Tanpa kabel adalah teknologi pengiriman data dari satu titik ke titik lain tanpa kabel fisik, antara lain menggunakan radio, selular, infrared, dan satelit. Elemen Radio dan Spektrum Frekuensi Radio adalah transmisi dan penerimaan sinyal dengan gelombang elektromagnetik tanpa kabel. Gelombang elektromagnetik mempresentasikan semua frekuensi. Band VLF Range 330 KHz Propagation Ground Application Long-range radio navigation Radio beacons and navigational locators

LF

30300 KHz

Ground

MF

300 KHz3 MHz

Sky

AM radio

HF

330 MHz

Sky

Citizens band (CB), ship/aircraft communication VHF TV, FM radio UHF TV, cellular phones, paging, satellite Satellite communication Long-range radio navigation

VHF

30300 MHz

Sky and line-of-sight

UHF

300 MHz3 GHz 330 GHz 30300 GHz

Line-of-sight

SHF EHF

Line-of-sight Line-of-sight

30

# Kelebihan Unbounded Media :

Tidak dibutuhkan koneksi fisik. Ruang angkasa maupun udara sebagi media transmisi untuk gelombang elektromagnetik. Source dan destination dapat statik atau mobile. Broad spectrum dari rendah sampai bandwidth tinggi tersedia. Dapat dengan cepat diimplementasikan. Cenderung mendapatkan gangguan interference. Spektrum transmisi harus dibagi pakai bersama dan harus dikendalikan untuk mencegah gangguan interference setiap lokasi yang dilewatinya.

Bentuk transmisi dalam media ini disebut sebagai wireless transmission. Yang tergolong dalam media transmisi jenis Unbounded media sebagai berikut: o Microwave (Gelombang Micro) o Radio (gelombang radio) o Laser (Sinar laser) o Infrared (Transmisi dengan sinar infra merah.

# Transmisi tanpa kabel pada tipe jaringan LAN / WLAN (Wireless Local Area Network)

Atau dalam bahasa Indonesia Jaringan Komputer Nirkabel adalah sebuah system komunikasi yang diimplementasikan sebagai pengembangan, atau alternatif untuk Wired Local Area Network. Menggunakan teknologi frekuensi radio (RF), jaringan komputer
31

nirkabel

mengirim dan menerima data melalui udara, mengurangi / meniadakan

kebutuhan penggunaan koneksi melalui kabel. Karena itu, jaringan komputer nirkabel mengkombinasikan konektivitas data dengan kebutuhan pengguna yang berpindah pindah ( mobile ) atau dibatasi dengan kondisi yang menyulitkan penggunaan jaringan komputer menggunakan kabel ( misalnya di daerah pedalaman ). Wireless LAN ( jaringan komputer nirkabel ) telah berkembang dengan pesat hampir di semua tingkat group pengguna komputer, termasuk di lingkungan kesehatan, pabrik, dan akademis. Industri industri tersebut telah memperoleh keuntungan dari produktivitas yang diperoleh dari penggunaan komputer genggam ( PDA ) dan notebook untuk mengirimkan informasi real - time ke komputer pusat untuk diproses. Dari sekilas penjelasan diatas, saya akan menambahkan tentang standarisasi dari wireless LAN versi IEEE, berikut isinya : IEEE 802.11 standar asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang paling lambat dalam teknologi transmisi light-based dan RF. IEEE 802.11b menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi. IEEE 802.11a gambaran tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII. IEEE 802.11g syarat yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang menguraikan transfer data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan 802.11b yang memungkinkan untuk lebih murah. IEEE 802.11n generasi berikutnya dari WiFi menjelaskan transmisi radio di 2.4Ghz dan 5.05.8 Ghz, rentang kecepatannya sampai 600Mbps

32

Frekeunsi Radio Frekuensi Radio adalah sinyal arus berfrekuensi tinggi yang berubah-ubah yang melewati konduktor tembaga yang panjang dan kemudian diradiasikan ke udara melalui sebuah antena. Sebuah antena mentranformasikan sinyal kabel ke sinyal wireless dan sebaliknya. Ketika sinyal AC berfrekuensi tinggi diradiasikan ke udara,akan membentuk gelombang radio. Gelombang radio tersebut berpindah dari sumber (antenna) pada sebuah garis lurus semuanya bersamaan. Sifat - sifat Gelombang Radio diantaranya : Refleksi Terjadi ketika pemancar gelombang elektromagnetik mengenai object yang memiliki dimensi yang sangat besar ketika dibandingkan dengan lamanya gelombang dari pemancar gelombang. Refleksi terjadi pada permukaan bumi, bangunan ,tembok, dan panghalang yang lain. Jika permukaan lembut, refleksi sinyal mungkin tertinggal utuh, pendapat itu adalah beberapa loss karena penyerapan dan penyerapan sinyal. Sinyal RF dapat menyebabkan masalah yang serius pada wireless LAN. Pemantulan pada sinyal utama dari banyak object pada area pengirim diteruskan ke multipath. Multipath dapat memiliki dampak negativ yang parah pada LAN wireless, seperti penurunan atau pembatalan sinyal utama dan mengakibatkan lubang atau celah pada RF area. Permukaan seperti danau, atap logam, pintu logam, dan lainnya dapat mengakibatkan refleksi yang parah, dan multipath.

Pembiasan Digambarkan sebagai pembelokan gelombang radio yang melewati medium yang memiliki kepadatan yang berbeda. Seperti gelombang RF yang melewati

33

medium yang lebih padat gelombang akan akan cenderung melewati arah yang lain. Pemantulan dapat mengakibatkan masalah untuk RF pada area yang luas. Seperti perubahan kondisi atmosfer, gelombang RF mungkin berubah arah, mengalihkan jalannya sinyal dari target yang dikehendaki.

Difraksi Difraksi secara umum dibingungkan dan disalah artikan dengan refraksi. Perhatian seharusnya tidak membingungkan jangka waktunya. Difraksi didiskripsikan sebuah gelombang membelok melalui medium. Pada contoh diatas seperti batu pada kolam, sekarang menganggap menancapkan tongkat melewati permukaan air disamping dimana batu mengenai air. Seperti kocakan air mengenai tongkat, itu akan diblok ke derajat yang kecil, tetapi ke derajat yang besar, ripple akan dipancarkan disekitar ranting. Ilustrasi tersebut menunjukan bagaimana difraksi dengan rintangan pada garis edarnya, tergantung pada permukaan hambatan. Jika object lebih besar atau tidak rata , gelombang mungkin tidak dipancarkan, tetapi mungkin diblok.

34

Scattering Penyebaran terjadi ketika medium dimana gelombang merambat mengandung object yang kecil dibandingkan dengan panjang sinyal gelombang, dan jumlah object perunit volume sangat besar. Gelombang tersebar dihasilkan dari perrmukaan kasar, benda kecil, atau oleh ketidak normalan path sinyal, seperti terlihat pada Gambar

Penyerapan (Absorption) Penyerapan terjadi ketika sinyal RF merambat objek dan terserap dalam material objek dengan cara tidak menembusnya, memantul, atau mengitari objek

Rasio Tegangan Gelombang Berdiri (VSWR) VSWR terjadi ketika terdapat impedalisi yang tidak cocok ( hambatan arus dalam satuan ohm ) antara alat dalam sistem RF. Ketidakcocokan dalam kontes ini, berarti bahwa satu alat mempunyai impedasi yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada alat yang terhubung padanya. VSWR disebabkan oleh sinyal RF yang terpantul pada titik ketidakcocokan impedansi dalam path dalam empat sinyal. VSWR menyebabkan kehilangan kembalian, yang didefinisikan sebagai kehilangan energi maju melalui sebuah sistem yang disebabkan beberapa dayanya terpantulkan dan kembali ke pengirim. Jika impedasi pada ujung koneksi tidak cocok, kemudian tenaga tertransmisi maksimal tidak akan diterima pada antena, ketika bagian sinyal RF terpantul kembali kepengirim, levelo sinyal pada line berbeda, bukannya menjadi tetap. Perbedaan ini merupakan indikator VSWR.

35

Efek VSWR VSWR yang berlebihan dapat menyebabkan masalah yang serius dalam sirkuit RF. Sebagian besar, hasilnya menuru dalam amplitude dalam sinyal RF terkirim. Bagaimanapun, beberapa transmitter tidak akan terlindungi terhadap daya selama diterima atau dikembalikan ke sirkuit output transmitter, tenaga yang terpantul bisa membakar elektronik transmitter.

Solusi VSWR Untuk mencegah efek negatif VSWR sangatlah penting bahwa semua kabel, konektor dan alat-alat mempunyai impedensi yang semirip mungkin. Jangan gunakan kabel 75 ohm dengan alat 50 ohm, sebagai contoh. Kebanyakan alat - alat wireless LAN mempunyai impedansi 50 ohm, tetapi tetap disarankan agar anda tetap mengecek setiap alat sebelum pemasangan, hanya untuk menyakinkan. Setiap alat transmiter ke antenna harus mempunyai impedensi sesama mimpin, termasuka kabel, konektor, antenna, amplifiyer, antenuators, sirkuit output transmitor, dan sirkuit imput penarima.

FCC Specification Meskipun ada implementasi yang berbeada dari teknologi spread spectrum, hanya dua jenis yang ditetapkan oleh FCC. Hukum menetapkan spread spectrum di dalam judul 47 melalui kongress dengan judul Telegraf, Telepon, dan Radiotelegraphs. Hukum menyediakan basis untuk peraturan dan implementasi oleh FCC.Peraturan FCC 38 dapat ditemukan di dalam kode Peraturan Pemerintah pusat (CFR). Wireless LAN diuraikan di dalam peraturan ini.Peraturan FCC ini uraikan dua teknologi spread spectrum yaitu DSSS dan FHSS.

36

Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS) Frekuensi hopping spread spectrum adalah suatu teknik yang menggunakan kecepatan frekuensi spread spectrum yang lebih dari 83 MHz. Kecepatan frekuensi mengacu pada kemampuan radio untuk merubah frekuensi transmisi di dalam RF band frekuensi yang dapat di pakai. Dalam frekuensi hopping wireless Lan, bagian yang dapat dipakai dari 2.4 GHz ISM band adalah 83.5 MHz, per peraturan FCC dan standart IEEE 802.11.

Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) Direct Sequence Spread Spectrum sangat dikenal luas dan merupakan tipe spread spektrum yang paling banyak digunakan, digunakan oleh aplikasi yang sangat popular, mudah penggunaan dan memiliki rate data yang tinggi. DSSS merupakan sebuah metode pengiriman data dimana pengiriman dan penerimaan data berada pada range frekuensi 22 MHz. Chanel yang lebih lebar akan membuat peralatan dapat mengirim informasi lebih tinggi daripada system FHSS

37

Wireless

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, digunakanuntuk jaringan nirkabel ( Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi802.11a atau b, seperti 802.11 g, dan 802.11 n.

Spesifikasi wi-fi yang sering digunakan 802.11b memiliki kecepatan 11 Mb/s dengan frekuensi 2,4GHz,dapat terkoneksi dengan (b) 802.11a memiliki kecepatan 54 Mb/s dengan frekuensi 5GHz,dapat terkoneksi dengan (a) 802.11g memiliki kecepatan 54 Mb/s dengan frekuensi 2,4GHz,dapat terkoneksi dengan (b,g) 802.11n memiliki kecepatan 100 Mb/s dengan frekuensi 2,4GHz,dapat terkoneksi dengan (b,g,n)

Konfigurasi wireless dibagi menjadi 2 yaitu : Ad-hoc, atau yang kita sering dengar yaitu peer to peer. (taka daserver atau client) yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpaharus menggunakan access point. Infrastruktur, menggunakan access point sehingga memungkinkanadanya server dan client

38

Pembuatan kabel Pembuatan Cable twisted pair : a. Kupas kabel menggunakan crimping tools

b. Atur posisi kabel sesuai aturan (kabel crossover), jika staright maka posisi di kedua RJ nya sama. Ujung RJ ke 1 (aturan T568 B) ujung RJ ke 2 (aturan T568 A), atau sebaliknya.

c. Atur panjang kabel agar bisa masuk ke RJ-45

39

d. Jika sudah rapih lakukan crimp, menggunakan crimping tools.

e. Lakukan pengecekan dengan LAN tester.

40

Cabling
# Kabel Horizontal Menghubungkan yang levelnya setara seperti dalam dstu jaringan atau per 1 wiring closet.

Yang paling sering diimplementasikan dengan 100 Ohm UTP. Distandarkan menggunakan kabel 62,5/125 micron atau 50/25 micron multi mode optical fiber atau 8,3/125 micron single mode optical fiber.

# Kabel Backbone Menghubungkan yang levelnya berbeda seperti menghubungkan 2 jaringan atau lebih. Berada antara wiring closet dan walljack dan digunakan sebagai titik penyilangan koneksi daru sebuah bangunan.

41

# Wall Plate Wall Plate adalah conector yang berada pada dinding. Modular plate dapat diatur menggunakan kabel UTP, Fiber Optic, Coaxial, dan audio / Visual Cable

#Modular Patch Digunakan untuk mengkoneksikan kabel dangan komponen jaringan seperti switch, hub dan koneksi antara wall-plate dan walljack dengan komponen jaringan seperti PC.

42

# Cross Connect Device Untuk merapihkan juluran kabel The 66 punch Down Blocks Menampung 50 pasang kabel.

110- S210 Punch Down Blocks Menampung 25 -500 pasang kabel.

43

# Conduit Biasanya berbentuk pipa berbahan metal atau non metal keras atau elastis dan biasanya dipasang dari area kerja ke wiring closet bertujuan untuk melindungi kabel dari gangguan luar dan agar pengkabelan menjadi lebih rapi.

# Cable Tray Digunakan untuk membuat jalur kabel. Cable Tray biasanya digunakan untuk kabel yang berat. Biasanya kabel yang digunakan pada perusahaan, mall atau hotel. Cable Tray dipasang di langit-langit dengan dikaitkan dengan pengait yang disebut J-Hoks dan kabel biasanya dilindungi oleh Jaring.

44

# Race Ways Raceway adalah spesial tipe dari conduit yang digunakan untuk membuat dan melindungi jalur kabel. Raceway biasanay terpadang diluar tembok yang terbuat dari bata.

45

# Patch panel Alternatif lain dari punch blocks , dapat sebagai akhiran RJ-45

Contoh Penggunaan Wiring

46

# Wiring Closet Wiring closet merupakan tempat dimana jaringan bermula. Disini merupakan kumpulan dari kabel jaringan dari berbagai tempat jaringan.

47

Penutup

Sekian rangkuman Instalasi LAN yang saya rangkum, semoga dapat bermanfaat bagi semuanya khusunya saya selaku penyusun, mohon maaf bila terdapat kesalahan penyusunan dan harap maklum karena saya masih dalam tahap pembelajaran.

Wassalam

Penyusun

48