Anda di halaman 1dari 28

PT PERTAMINA (PERSERO) DIREKTORAT PENGOLAHAN

Kegiatan Operasi Kilang Pengolahan

Workshop Wartawan ESDM

Jakarta, 21 Januari 2011

DIREKTORAT PENGOLAHAN K egiatan O perasi K ilang P engolahan W orkshop W artawan ESDM Jakarta,

Agenda

Overview Kilang

Geografi & Overview RU’s

Distribusi Produk Kilang

Supply Chain Kilang

Minyak Mentah

Jenis Minyak Mentah

Dasar Pemilihan Minyak Mentah

Aspek HSE

Istilah – Istilah Umum

– Jenis Minyak Mentah – Dasar Pemilihan Minyak Mentah ▪ Aspek HSE ▪ Istilah – Istilah

PERTAMINA

1

Lokasi dan Kapasitas Kilang Dit. Pengolahan

Capacity : 1031 MBSD

LPG P. Brandan 100 T/D

ARUN

P. BRANDAN

MEDAN

-

South China Ocean

DUMAI

S. PAKNING

PALEMBANG

MUSI

BONTANG

B. PAPAN

KALIMANTAN

BUNYU METHANOL

330.000 T/Y

SULAWESI

RU II-DUMAI/S PAKNING Capacity : 170 MBSD

UNIT :

C D U H V U H-CRACKER D. COKER PLATFORMER

JAKARTA

Java Ocean

BALONGAN

CEPU

JAWA

CILACAP

BALI

RU III-MUSI

 

Capacity : 118 MBSD

RU VI BALONGAN Capacity : 125 MBSD

UNIT

: C D U

 

H

V U

UNIT :

F

C C U

POLY PROPYLENE

PTA

RU IV - CILACAP

Capacity : 348 MBSD

UNIT :

FUEL COMP. I & II LUBE -OIL PLANT I, II, III ASPHALT PLANT PARAXYLENE PLANT

Pacific Ocean

-

PAPUA

RU VII Kasim Capacity: 10 MBSD UNIT: CDU NHDT PLATFORMER

RU V BALIKPAPAN

Capacity: 260 MBSD

UNIT :

C D U H V U H-CRACKER PLATFORMER WAX PLANT

NHDT PLATFORMER RU V BALIKPAPAN Capacity: 260 MBSD UNIT : C D U H V U

PERTAMINA

2

Lokasi dan Kapasitas Kilang Dit. Pengolahan

   

KAPASITAS

LOKASI

NAMA UNIT

(mbsd)

DUMAI

REFINERY UNIT II – RU II

170 .0

PLAJU

REFINERY UNIT II – RU III

118.0

CILACAP

REFINERY UNIT IV – RU IV

348.0

BALIKPAPAN

REFINERY UNIT V – RU V

260.0

BALONGAN

REFINERY UNIT VI – RU VI

125.0

KASIM

REFINERY UNIT VII – RU VII

10.0

CEPU

MIGAS

3.8

 

TOTAL

1034.8

125.0 KASIM REFINERY UNIT VII – RU VII 10.0 CEPU MIGAS 3.8   TOTAL 1034.8 PERTAMINA

PERTAMINA

3

Refinery Unit – II Dumai & Sungai Pakning

CDU Dumai

: 120 MBSD

Dioperasikan

: 1972

PPK-BBM

: Sec. Processing (HCU)

Dioperasikan

: 1983

Licensor

: U0P

Kontraktor

: IHI, TRC

CDU Sungai Pakning

: 50 MBSD (ex Refican)

HOMC 120.00 0
HOMC
120.00
0

Back

n i n g : 50 MBSD (ex Refican) HOMC 120.00 0 Back BAHAN BAKU :

BAHAN BAKU :

Crude Oil

: SLC, Duri , Lirik , Lalang & SPC

Intermedia

: HOMC-92 dari KLBB

PRODUK :

: Premium, Kerosene & Solar.

: Avtur (JP – 5)

: LPG & Green Cokes, UCO (Patra SK)

: Naphtha, & LSWR

BBM

BBK

Non BBM

Lain-lain

AREA DISTRIBUSI BBM:

Instalasi Labuan Deli

TT Tanjung Uban

TT Teluk Bungus

Terminal Siak Pakan Baru

BBM:  Instalasi Labuan Deli  TT Tanjung Uban  TT Teluk Bungus  Terminal Siak

PERTAMINA

4

Refinery Unit – III Plaju/Sungai Gerong

CDU total

: 118 MBSD

Dioperasikan

: 1935 (CDU –II/III/IV/V/VI)

PKM II

: 1993 (FCC, PP Plant)

Licensor

: CHEVRON, IFP, U0P

Kontraktor

: JGC

*) *) Unit stop sejak 2007
*)
*) Unit stop sejak 2007

Back

U0P Kontraktor : JGC *) *) Unit stop sejak 2007 Back BAHAN BAKU : Crude Oil

BAHAN BAKU :

Crude Oil

Talang Akar Pendopo (TAP), Kaji/Jene, Ramba, Bula/Klamono, Geragai & Tiaka

Intermedia :

-HOMC-92 dari RU – VI. -Long Residue dari RU – II Dumai.

: South Palembang Distric (SPD),

PRODUK :

BBM

: Premium, Kerosene, Solar

BBK

IDO & IFO. : Avtur , Pertamax & Avigas

Non BBM : LPG, Polypropylene & Solvent

Lain-lain

: Naphtha & Vac. Residue

AREA DISTRIBUSI BBM:

- Kertapati,

- Panjang

- Jambi

- Pontianak

- Pangkalan Balam

- Bengkulu

- Tanjung Pandan

BBM: - Kertapati, - Panjang - Jambi - Pontianak - Pangkalan Balam - Bengkulu - Tanjung

PERTAMINA

5

BAHAN BAKU : Minyak Mentah Domestik :  Arjuna, Badak, Bekapai, Belanak, Camar, Geragai, Handil,

BAHAN BAKU :

Minyak Mentah Domestik :

Arjuna, Badak, Bekapai, Belanak, Camar,

Geragai, Handil, Jatibarang, Kerapu, Madura, Meslu, Mudi, SLC, Senipah, Walio, West Seno.

Minyak mentah Import :

ALC, Bonny Light, Escravos, Azeri, Kikeh,

Lanuan, Tapis, Seria, Sarir, Qu Iboe, Saraharn, Bach Ho. Intermedia

:

HOMC-92 dari RU – VI

Refinery Unit – IV Cilacap

Dioperasikan

: 1976 (Cilacap I)

: 1983 (Cilacap II)

: 1989 (PX Plant)

: 1998 (DeBott. FOC I/II)

FOC/CDU - I

: 100 (118) MBSD.

FOC/CDU - II

: 200 (230) MBSD

Licensor

: UOP (FOC – I/II, PX) SIPM (LOC – I/II/III)

Kontraktor

: FLUOR DANIEL, JGC

Fuel Oil  Complex I 118 MBSD Lube Base Oil Parafinic Oil Minarex Asphalt Slack
Fuel Oil
Complex I
118 MBSD
Lube Base Oil
Parafinic Oil
Minarex
Asphalt
Slack Wax
Solar
IFO
PRODUK :
BBM
BBK
NBBM
Asphalt
Lain-lain
Fuel Oil
Complex II
LPG
PARAXYLENE
-
230 MBSD
BENZENE
-
-
Surabaya
II LPG PARAXYLENE - 230 MBSD BENZENE - - Surabaya TT Lomanis Back : Premium, Kerosene,

TT Lomanis

Back

: Premium, Kerosene, Solar. & IFO

: Avtur.

: LPG, PX, BZ, Lube Base &

: Naphtha & LSWR.

AREA DISTRIBUSI BBM:

Instalasi Pengapon

Group

: Avtur. : LPG, PX, BZ, Lube Base & : Naphtha & LSWR. AREA DISTRIBUSI BBM:

PERTAMINA

6

Refinery Unit – V Balikpapan

Dibangun pertama kali

CDU IV Dioperasikan (PPK-BBM)

CDU V (pengganti CDU I & II) Dioperasikan

: 1922

: 200 MBSD

: 1983

: 60 MBSD

: 1997

II) Dioperasikan : 1922 : 200 MBSD : 1983 : 60 MBSD : 1997 BAHAN BAKU

BAHAN BAKU :

Licensor

: UOP,

Minyak Mentah Domestik :

Kontraktor

:

BECHTEL, JGC

Arbei, Bekapai, Belida, Bunyu, Handil Mix, Lalang, Katapa, Sanga--sanga, Sangatta, Sembilang,

Mix, Lalang, Katapa, Sanga--sanga, Sangatta, Sembilang, Back Sepinggan Mix & Pagerungan Condensate., Widuri,

Back

Sepinggan Mix & Pagerungan Condensate., Widuri, Tanjung. Minyak Mentah Import :

Qua Iboe, Bonny Light, Saharan, Xijiang & Legendre. Intermedia :

HOMC-92 dari RU – VI

Natural Gas.

PRODUK :

: Premium, Kerosene & Solar.

BBM

BBK

: Avtur.

NBBM

: LPG

: Naphtha & LSWR

Lain-lain

AREA DISTRIBUSI BBM:

Samarinda, Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, TT Manggis, Makasar, Bitung, TT Wayame

AREA DISTRIBUSI BBM: Samarinda, Banjarmasin, Kotabaru, Tarakan, TT Manggis, Makasar, Bitung, TT Wayame PERTAMINA 7 7

PERTAMINA

7

7

Refinery Unit – VI Balongan

CDU Balongan Dioperasikan

Licensor BBM Licensor Petkim

Kontraktor

: 125 MBSD

: 1994

: UOP, CHEVRON & MERICHEM .

: ABB LUMMUS

: JGC, REKIN & TOYO

ROPP 550 T/D
ROPP
550 T/D

Back

. : ABB LUMMUS : JGC, REKIN & TOYO ROPP 550 T/D Back BAHAN BAKU :

BAHAN BAKU :

Minyak Mentah Domestik :

- SLC, Duri & Jatibarang.

Minyak Mentah Import :

- Nile Blend. Intermedia :

- Naphta dari RU’s.

- LSWR dari RU – IV Cilacap

- Natural Gas dari PHE.

PRODUK :

: Premium, Kerosene, HOMC 92 & Solar

: Pertamax , Pertamax Plus. & Pertadex

: LPG & Propylene,

: Decant Oil.

BBM

BBK

NBBM

Lain-lain

AREA DISTRIBUSI BBM:

- Depot Balongan

- Depot Plumpang, Jakarta

 : Decant Oil. BBM BBK NBBM Lain-lain AREA DISTRIBUSI BBM: - Depot Balongan - Depot

PERTAMINA

8

8

Refinery Unit – VII Kasim

Refinery Unit – VII Kasim CDU : 10 MBSD Dioperasikan : TAHUN 1995 Licensor : MATRIX.

CDU

: 10 MBSD

Dioperasikan

: TAHUN 1995

Licensor

: MATRIX. ENG - USA

Kontraktor

: PT. KINANTI REGULONORI

CRU 2 MBSD CDU Matrix Crude : 10 Walio MBSD Mix Matrix
CRU
2 MBSD
CDU
Matrix
Crude :
10
Walio
MBSD
Mix
Matrix

BAHAN BAKU :

MM Domestik : Walio Mix

PRODUK :

BBM

: Premium, Kerosene, & Solar.

Lain-lain

: Naphtha & SR LSWR

DISTRIBUSI BBM:

- Sorong

- Nabire

- Manokwari

- Serui

Back

9

 Lain-lain : Naphtha & SR LSWR DISTRIBUSI BBM: - Sorong - Nabire - Manokwari -

PERTAMINA

9

Agenda

Overview Kilang

Geografi & Overview RU’s

Distribusi Produk Kilang

Supply Chain Kilang

Minyak Mentah

Jenis Minyak Mentah

Dasar Pemilihan Minyak Mentah

Aspek HSE

Istilah – Istilah Umum

– Jenis Minyak Mentah – Dasar Pemilihan Minyak Mentah ▪ Aspek HSE ▪ Istilah – Istilah

PERTAMINA

10

Supply Chain Pengolahan

Intake Produk
Intake
Produk
BACK
BACK

PERTAMINA

11

Intake Kilang Pengolahan

By source By type Import Heavy 37% 73% 10% 1031 Minyak Light MBSD mentah 63%
By source
By type
Import
Heavy
37%
73%
10%
1031
Minyak
Light
MBSD
mentah
63%
18%
Domestik
Medium
Diperlukan apabila supply HOMC dari KLBB / RCC tidak
mencukupi
Intermedia
Gas
H 2 plant: RU V & RU VI
alam
Intake
PERTAMINA
BACK
12

Produk Kilang & Prosentase on Total Produk

• Pemium • 22 % • Kerosene • 9 % BBM • Solar (ADO) •
• Pemium
• 22 %
• Kerosene
• 9 %
BBM
• Solar (ADO)
• 36 %
• Diesel (IDO)
• 0.3 %
( 73 – 74 % )
• Minyak Bakar (IFO)
• 6 %
• Pertamax
• Pertamax Plus
BBK
• Pertadex
• Avtur
(
7 – 8 % )
• Avgas
Produk
• LPG.
• Para Xylene
NBBM & PETKIM
• Bahan baku
• Pelumas
(
8 – 9 % )
(Lube base Oil).
• Asphalt
• Green coke
• Propylene,
• Polypropylene
(
8 – 10 % )
• Naphta
Lain-lain (low
value)
• LSWR
• Excess kerosene
• dll
PERTAMINA
13

Produksi BBM (PKSA)

Supply and demand produksi PKSA Juta KL 50,1 3,1 3,8 40,6 Avtur 3,3 Kerosene 7,0
Supply and demand produksi PKSA
Juta KL
50,1
3,1
3,8
40,6
Avtur
3,3
Kerosene
7,0
22,1
Premium
12,0
21,2
Solar
18,3
Produksi Dit. P
Kebutuhan PMS

Produksi PKSA Dit. Pengolahan Percent

Solar

Avtur 8% Kerosene 17% 45% 29% Premium
Avtur
8%
Kerosene
17%
45%
29%
Premium

Supply and demand produksi PKSA Juta KL

 
   

Refinery Unit

 

Total prod.

Kebutuhan

Produksi /

II

III

IV

V

VI

VII

Dit.

PMS

kebutuhan

Pengolahan

Avtur

0.75

0.08

1.77

0.73

-

-

3.32

3.05

109%

Kerosene

1.35

1.23

0.99

2.77

0.59

0.08

7.02

3.77

186%

Premium

1.34

1.17

3.52

2.59

3.24

0.09

11.96

22.05

54%

Solar

4.24

1.63

5.95

5.39

0.97

0.17

18.34

21.2

86%

Back
Back
22.05 54% Solar 4.24 1.63 5.95 5.39 0.97 0.17 18.34 21.2 86% Back PERTAMINA 1 4

PERTAMINA

14

Agenda

Overview Kilang

Geografi & Overview RU’s

Distribusi Produk Kilang

Supply Chain Kilang

Minyak Mentah

Jenis Minyak Mentah

Dasar Pemilihan Minyak Mentah

Aspek HSE

Istilah – Istilah Umum

– Jenis Minyak Mentah – Dasar Pemilihan Minyak Mentah ▪ Aspek HSE ▪ Istilah – Istilah

PERTAMINA

15

Jenis / klasifikasi minyak mentah

1. Berdasarkan Berat Jenis :

SG

< 0.830

Ringan

SG

0.830 - 0.850

Medium Ringan

SG

0.850 - 0.865

Medium

SG

0.865 - 0.905

Berat

SG

> 0.905

Sangat Berat

2. Berdasarkan Kandungan / kadar belerang :

< 0.5 % wt

0.5 – 2 % wt

Sweet Crude

Medium

Sour Crude

> 2 % wt S

Kandungan / kadar belerang : < 0.5 % wt 0.5 – 2 % wt Sweet Crude

PERTAMINA

Jenis / klasifikasi minyak mentah

3. Berdasarkan sifat penguapannya :

(Dist ASTM D-86 pada temp max 300C ) :

Ringan : Vol yang ditampung pd dist. 300 oC Medium : Vol yang ditampung pd dist. 300 oC

Berat

: Vol yang ditampung pd dist. 300 oC

4. Berdasarkan factor UOP K :

> 50% 20 – 50% < 20%

K-factor

12.15 – 12.9

Paraffine

K-factor 11.5 – 12.1

Intermediate

K-factor

10.5 – 11.45

Naphtenic

K-factor

9.8 – 10.0

Aromatic

 Intermediate K-factor 10.5 – 11.45  Naphtenic K-factor 9.8 – 10.0  Aromatic PERTAMINA

PERTAMINA

Faktor yang menjadi pertimbangan pemilihan Minyak Mentah

1. Kebutuhan proses - Konfigurasi Kilang. Model Unit Proses yang dibangun dikilang adalah dirancang berbeda-beda menyesuaikan minyak mentah yang akan diolah dan jenis produk yang diinginkan.

2. Design metalurgi peralatan yang digunakan, ketahanan terhadap bahan – bahan impurities (zat racun: S, Cl, Logam dll) yang ada didalam minyak mentah, sering dikenal dengan “Mechanical integrity”

mentah, sering dikenal dengan “Mechanical integrity” 3. Aspek keekonomian: - Harga (sesuai jenis crude) -

3. Aspek keekonomian:

- Harga (sesuai jenis crude)

- Cadangan/ ketersediaan jumlah & waktu

- Lokasi 4. Dll.

3. Aspek keekonomian: - Harga (sesuai jenis crude) - Cadangan/ ketersediaan jumlah & waktu - Lokasi

PERTAMINA

Agenda

Overview Kilang

Geografi & Overview RU’s

Distribusi Produk Kilang

Supply Chain Kilang

Minyak Mentah

Jenis Minyak Mentah

Dasar Pemilihan Minyak Mentah

Aspek HSE & Pemeliharaan

Istilah – Istilah Umum

Mentah – Dasar Pemilihan Minyak Mentah ▪ Aspek HSE & Pemeliharaan ▪ Istilah – Istilah Umum

PERTAMINA

19

Journey Milestones to Safety Excellence – Pertamina Refining

Skills and Foundation and System Building Continuous Improvement Achieving and Sustaining Safety Excellence SIKA
Skills and
Foundation and
System Building
Continuous
Improvement
Achieving and
Sustaining Safety
Excellence
SIKA
HAZOPS
PROPER
PROPER
PROPER

SUMBER : DuPont

Achieving and Sustaining Safety Excellence SIKA HAZOPS PROPER PROPER PROPER SUMBER : DuPont PERTAMINA 20

PERTAMINA

20

Aspec Concern HSE Dit. Pengolahan

From:

People Safety • •
People
Safety

Management Involvement

Contraktor Involvement

Process Safety
Process
Safety

Formal structure atau specific focus on process safety.

Environt- ment
Environt-
ment

Kriteria PROPER

Kepatuhan regulasi UU-32/2009

ment • Kriteria PROPER • Kepatuhan regulasi UU-32/2009 To: o Visible Management Commitment • Objective &
ment • Kriteria PROPER • Kepatuhan regulasi UU-32/2009 To: o Visible Management Commitment • Objective &
ment • Kriteria PROPER • Kepatuhan regulasi UU-32/2009 To: o Visible Management Commitment • Objective &

To:

o Visible Management Commitment

Objective & Goals HSE ditetapkan

Surat Ijin Kerja Aman (SIKA)

Safety Walk And Talk (SWAT) & Management Workhtrought (MWT)

Penerapan Rewards dan Konsekwensi berimbang

Ethics 7x24 o Penerapan Contractor System Management System (CSMS)

Penerapan & evaluasi Process safety secara terstruktur, performance measurement (Audit & Tracking ) for Compliance of :

Operating Window, Alarm & Safe Guarding Setting Alarm & Safe Guarding Testing, Overdue Inspection for (tank, vessels, piping, PSV, Pump, Compressor, Turbine, Vibration Analysis) HAZOPS (Hazardus Operability Study)

o Seluruh RU’s taat

terhadap kriteria penilaian

 

PROPER dan UU-32/2009

o

Pengelolaan lingkungan sesuai KLH

 

o

Penerapan ISO 14001

21

PROPER dan UU-32/2009 o Pengelolaan lingkungan sesuai KLH   o Penerapan ISO 14001 21 PERTAMINA 2

PERTAMINA

21

Aspec Pemeliharaan Kilang

Tujuan:

• Mempertahankan kinerja & menjaga kehandalan peralatan

• Mengembalikan kinerja pada kondisi sediakala

• Meningkatkan kinerja lebih dari design

Model perbaikan peralatan kilang:

• Prediktif maintenace, adalah perbaikan peralatan kilang dengan berdasar running hours (waktu pengoperasian) serta operating manual dari manufaktur.

• Preventif maintenance, adalah perbaikan peralatan kilang berdasar condition monitoring.

• Turn Arround (TA), perbaikan peralatan bersifat menyeluruh dengan basis condition monitoring dan running hours (waktu pengoperasian)

peralatan bersifat menyeluruh dengan basis condition monitoring dan running hours (waktu pengoperasian) PERTAMINA 2 2

PERTAMINA

22

Agenda

Overview Kilang

Geografi & Overview RU’s

Distribusi Produk Kilang

Supply Chain Kilang

Minyak Mentah

Jenis Minyak Mentah

Dasar Pemilihan Minyak Mentah

Aspek HSE

Istilah – Istilah Umum

– Jenis Minyak Mentah – Dasar Pemilihan Minyak Mentah ▪ Aspek HSE ▪ Istilah – Istilah

PERTAMINA

23

Istilah – Istilah Umum pada Kilang

No

ISTILAH

SATUAN/ UNIT

1.

MBSD

Ribu Barrel per Stream Day ( 1 Barrel = 158 liter )

2.

MBCD

Ribu Barrel per Calender Day ( operasi 365 hari)

3.

KBD

Kilo Barrel per Day ( Kilo = 1000 )

4.

TSD

Ton per Stream Day

5.

TCD

Ton per Calender Day

6.

T/A , T/Y

Ton per Annual Year, Ton per Year

   

PRODUK KILANG

7

BBM

Bahan Bakar Minyak

8

BBK

Bahan Bakar Khusus

9

NBBM

Non Bahan Bakar Minyak

10

Petkim

Petrokimia

11

LPG

Liquified Petrolium Gas

12

LNG

Liqified Natural Gas

13

LBO

Lub Base Oil (bahan baku pelumas)

24

Petrolium Gas 12 LNG Liqified Natural Gas 13 LBO Lub Base Oil (bahan baku pelumas) 24

PERTAMINA

24

Istilah – Istilah Umum pada Kilang

No

ISTILAH

PRODUK KILANG

16.

ADO / HSD

Automotive Diesel Oil / High Speed Diesel

17.

Mogas

Motor Gasoline

18.

Kerosine

Minyak Tanah

19.

Avtur

Aviation Turbine

20.

IDO / IDF

Industrial Diesel Oil / Industrial Diesel Fuel

21.

IFO

Industrial Fuel Oil

22.

HSFO

High Sulfur Fuel Oil ( 2 – 3.5 % wt Sulfur )

23.

HOMC

High Octane Mogas Component ( RON 92, 95 atau 97)

24.

HSFO

High Sulfur Fuel Oil ( 2 – 3.5 % wt Sulfur )

25

LSWR

Low Sulfur waxy Residue

26

Minarex

Produk kilang bahan baku karet sintetic / pabrik ban.

27

Wax

Lilin bahan baku industri lilin dll.

25

kilang bahan baku karet sintetic / pabrik ban. 27 Wax Lilin bahan baku industri lilin dll.

PERTAMINA

25

Istilah – Istilah Umum pada Kilang

No

ISTILAH

PRODUK KILANG

28

Green coke

Carbon untuk industri baja dll

29

Polypropylene

Bahan baku industri platik, film dll

30

Paxylene

Minyak bahan baku industri petrochemical

31

Bezene

Minyak Solvent/pelarut untuk idustri lem dll.

   

LAIN - LAIN

32

CDU

Crude Distilling Unit

33

HVU

High Vaccum Unit

34

RON

Research Octane Number

35

RVP

Reid Vapour Pressure (tekanan uap minyak jenis Naphta/ Mogas)

36

TA

Turn Arround (perbaikan menyeluruh berkala peralatan kilang)

 

OH

Overhaul (perbaikan peralatan kilang)

37

ESD

Emergency Shut Down

38

Catalyst

Bahan bantu proses untuk reaksi kimia dalam reaktor.

26

ESD Emergency Shut Down 38 Catalyst Bahan bantu proses untuk reaksi kimia dalam reaktor. 26 PERTAMINA

PERTAMINA

26

Terima Kasih PERTAMINA

Terima Kasih

Terima Kasih PERTAMINA
Terima Kasih PERTAMINA

PERTAMINA