MAKALAH KEMISKINAN DKI JAKARTA KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME yang telah

memberikan rahmat dan hidahnya, sehingga penulis dapat menyelasikan makalah inio tepat pada waktun yang telah ditetapkan dengan topic yang dipilih “kemiskinan”. Adapun makalah ini disusun untukmemenuhi persyaratan nilai untuk mata kuliah ekonomi pembangunan.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan selama menyasun makalah ini yaitu kepada dosen mata kuliah besserta dosen pengampuh mata kuliah ekonomi pembangunan serta pihak – pihak yang telah membantu dalam penyusunan maupun pengumpulan informasi untuk makalah ini.

Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna disebabkan terbatasnya pengetahuan dan pengalaman penulis,oleh sebab itu mengharapkan saran dan kritik dalam menyempurnakan laporan ini.

penulis

DAFTAR ISI

5 kebijaksanaan dasar pengentasan kemiskinan…………………….1 Latar Belakang 1 1. 5 Bab 3 PEMBAHASAN 3.1 Konsep Kemiskinan 2 2.2 Penyebab Kemiskinan 3 2 3dampak kemiskinan terhadap masyarakaat………………………… 4 2.Halaman Judul i Kata Pengantar ii Daftar Isi iii Bab 1 PENDAHULUAN 1.2 Saran 16 DAFTAR REFERENSI 17 BAB I PENDAHULUAN I.3 Tujuan……………………………………………………………… 1 Bab 2 KAJIAN PUSTAKA 2.2 Rumusan Masalah 1 1.1 LATAR BELAKANG . 5 2.4 strategi pengentasan kemiskinan…………………………………..1 Kesimpulan 16 4.1 gambaran kondisi Provinsi DKI Jakarta 7 3.2 kondisi kemiskinan di wilayah DKI Jakarta 7 3.3 contoh masalah kemiskinan di wilayah DKI Jakarta 8 Bab 4 KESIMPULAN DAN SARAN 4.

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa laju penurunan jumlah pendusuk miskin begitu cepat di pedesaan di banding di perkotaan di sebabkan oleh adanya arus urbanisasi dari desa ke kota. berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 57. Sedangkan menurut data dari BPS Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 sebesar 323.Study mengenai jumlah kemiskinan di Indonesia telah berusaha di ungkap oleh BPS sejak tahun 1984. Kendatipun harus diakui bahwa secara agregat penurunan jumlah penduduk miskin tersebut sebagai dampak langsung maupun tidak langsug dari berbagai kebijaksanaan penmbangunan yang telah dilaksanakan selama ini.45 ribu (0. mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut .17 ribu orang (3. Selain itu mkialah ini digunkan sebagai salah satui syarat memperoleh nilai pada mata kuliah Ekonomi Pembangunan.3 TUJUAN Tujuan dari penulisan makalh ini adalah untuk menambah pengetahuan penulis mengenai masalah – masalh perekonomian di Indonesia khususnya maslah kemiskinan .dan bagaimana kemiskinan mempengaruhi kjesejahteraan masyarakat si Indonesia. 1. Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 sebesar 379.1 KONSEP KEMISKINAN Kemiskinan adalah keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf hidup kelompoknya dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga.67 persen). I.2 RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini akan dijelaskan secara lebih spesifik mengenai masalah-masalh kemiskinan di daerah DKI Jakarta dan bagaiman cara mengatasi atau menaggulangi maslah kemiskinan diantaranya kebijakan untuk maslah kemiskinan. BAB II KAJIAN PUSTAKA II.62 persen). Penelitian BPS tentang kemiskian absolute menyatakan bahwa dewasa ini penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan dengan menggunakan criteria pengeluaran per kapita perbulan.6 ribu orang (4.29 persen).

Dengan demikian banyak penduduk di Indonesia yang tidak memperoleh penghasilan itu menyebabkan kemiskinan di Indonesia • Tidak meratanya pendapatan penduduk Indonesia Pendapatan penduduk yang didapatkan dari hasil pekerjaan yang mereka lakukan relative tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan ada sebagian penduduk di Indonesia . Aspek kemiskinan tadi saling berkaitn baik secara maupun tidak langsung. Hal ini berarti bahwa kemajuan atau kemunduran pada salh satu aspek dapat mempengaruhi kemajuan atau kemunduran pada aspek lainnya. Diliahat dari kebijakan umum kemmiskinan meliputi aspek primer yang berupa mikin akan asset-aset. Kita seering mendengar perkataan kemiskinan pesesaan (rural proferty) dan sebagainya. Ketiga tingkat poendidikan rendah waktu mereka tersita untuk mencari nafkah dan mendapatkan pendapatan penghasilan.Tiga dimensi (aspek atau segi) kemiskinan.air dan perumahan yang tidak sehat dan perawatan kesehatan yang kurang baik serta pendisikan yamg juga kurang baik. bahwa yang miskin adalah manusianya baik secara individual mupun kolektif.2 PENYEBAB KEMISKINAN Pada umumnya di Negara Indonesia penyebab-penyebab kemiskinan adalah sebagai berikut: • Kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia Seperti kita ketahui lapangan pekerjaan yang terdapat di Indonesia tidak seimbang dengan jumlah penduduk yang ada dimana lapangan pekerjaan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduknya. organisaisi politik dan pengetahuan serta keterampilan san aspek yang sekunder yang berupa miskin jaringan social dan sumber-sumber keuangan dan informasi. Keempat kebanyakan mereka tinggal di pedesaan. Ketiga. Kedua mereka tidak memmiliki kemungkinan untk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri. maka kemiskiananpun memiliki banyak aspek. an sich yang mengalami kemiskianan tetapi orang – orang atau penduduk atau juga manusianya yang menderita miskin jadi miskin adalah orang-orangnya penduduk atau manusianya Adapun cirri-ciri kemiskinan pada umumnya adalah. II. namun ini bukan desa atau kota. Dimensi-dimensi kemiskinan tersebut memanifestasikan dirinya dalam bentuk kekurangan gizi. Kelima mereka yang hidup di kota masih berusia muda dan tidak didujung oleh keterampilan yang memadai. kemiskianan multidimensi artinya karena kebutuhan manusia itu bermacam-macam. Pertama pasda umumya mereka tidak memiliki factor produksi seperti tanah modal ataupun keterampilan sehingga kemmpuan untuk memperoleh pendapatan menjadi terbatas. Kedua.yaitu:Pertama.

Dan pada umumya untuk memperoleh pendapatan yang tinggi diperlukan tingkat pendidikan yang tinggi pula atau minimal mempunyai memiliki ketrampilan yang memadai dehingga dapat memp[eroleh pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan dehari-hari sehingga kemakmuran penduduk dapat terlaksana dengan baik dan kemiskinan dpat di tanggulangi. • Banyak penduduk Indonesia yang kelaparan karena tidak mampu untuk membeli kebutuha akan makanan yang merka makan sehari-hari • Tidak bersekolah (tingkat pendidikan yang rendah) ini menyebnabkan masyarakat si Indonesia tidak mempunyai ilmu yang cukup untuk memperoleh pekerjaan dan tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk memperoleh pendapatan • Tingakat kejahatan meningkat . ini dimksudkan bahwa masy6arakat Indonesia banyak yang menagalmi kemtain akibat kelaparan atau melakukan tindakan bunuh diri karena tidak kuat dalam menjalani kemiskinan yang di alami. Masyarakat Indonesia jadi terdesak untuk memperoleh pendapatan dengan cara-cara kejahatan karena dengan cara yang baik mereka tidak mempunyai modal yaitu ilmu dan ketermpilan yang cukup. II. • Tingakat pendidikan masyarakat yang rendah Banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki pendidikan yang di butuhkan oleh perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja. • Kurangnya perhatian dari pemerintah Masalah kemiskinan bisa dibilang menjadi maslah Negara yang semakin berkembang setiap tahunnya dan pemerintah sampai sekarang belum mampu mengatasi masalah tersebut. II. • Tingkat kematian meningkat..mempunyai pendapatan yang berlebih.3 DAMPAK DARI KEMISKINAN TERHADAP MASYARAKAT Banyak dampak yang terjadi yang disebabkan oleh kemiskinan diantaran adalah sebagai berikut: • Kesejahteraan masyarakat sangat jauh dari sangat rendah Ini berarrti dengan adanya tingkat kemiskian yang tinggi banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki pendapatan yang mencukupi kebutuhan hidup masyarakat. Ini yang diusebut tidak meratanya pendapatan penduduk di Indonesia. Kureangnya perhatian pemerintah akan maslah ini mungkin menjadi salah satu penyebnya.4 STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN .

pendidikan. Upaya penggolongan ekonomi makro yang yang berhati-hati melalui kebijaksanaan keuangan dan perpajakan merupakan bagian dari upaya menaggulangi kemiskinan. Oleh sebab-sebabitu upaya pengembangan kegiatan ekonomi kelompk masyarakat berpendapatan rendah senantiasa ditempatkan sebagi prioritas utama.m penyedia factor produksi termsuk modal dan kemampuan peningkatan kemampuan masyarakat menjadi landasan bagi berkembangnya kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan Pelaksanaan pembangunan nasional yang dijhabarkan dalam program pembangunan sektoral.melalui penyediaan kebutuhan dasar seperti sandang pangan papan kesehatan dan pendidikan. Kondisi yang dimaksudkan anatara lain adalah suasana social politik yang tentera.regional dan khusus.pangan. Pembangunan baik secara langsung maupun tidak langsung dirancang untk memecahkan maslah kemiskinan.5 KEBIJKASANAAN DASAR PENGENTASAN KEMISKINAN Kebijaksaaan penanggulangan kemiskianan dapat di kategorikan menjadi dua yaitu kebijaksanaan: 1.Kemiskian timbul karena ada sebagian masyarakat yang belum ikut serta dalam pembanguna sehingga belum dapat menikmati hasil pembangunan secara memadai.papan. Pemenuhan kebutuhan dasar akan memberiakn peluang bagi penduduk miskin untuk melakukan kegiatan social – ekonomi yang dapat memberikan pendapatan yang memadai. 2. pengembangan .ekonomi yang stabil dan budaya yang berkembang.serta pengembangan kegiatan-kegiatan social ekonomi yang bekelanjutan untuk mendorong kemandirian golangan masyarakat yang berpendapatan rendah.khususnya golongan masyarakat berpendapatan rendah. II. Pengendalain tingkat inflasi diarahkan pada penciptaan situsasi yang kondusif bagi upaya penyediaan kebutuhan daasar seperti sandang. Kebijaksanaan langsung Kebijaksaan langsung diarahkan kepada peningkatan peran serta dan peroduktifitas sumber daya manusi. Kebijaksanaan tidak lansung Kebijaksanaan tidak lansung diarahkan pada penciptaan kondisi yang menjamin kelangsungan setiap upaya penanggulangan kemiskinan. Sejalan dengan itu. Keadaan ini disebabkan oleh ketrbatasan dalam kepemilikan dan penguasaan factor produksi sehingga kemampun masyarakat dalam menghasilkan dan menikmati hasil-hasil pembangunan belum merata dan belum seimbang..dan kesehatan dengan harga yang terjangkau oleh penduduk miskin. Dalam hubungan ini.

Hl ini dapat dilihat dari table prosentase jumlah kemiskinan dari tahun 1996-2008 Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Indonesia Menurut Daerah 1996-2008 II. berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 57. Keadaan ini dapat terjadi karena salah satu penyebabnya adalah adanya deflasi pada bulan januari sampai maret sebesar 0.77 juta orang dan bukan angkatan kerja 2. Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 sebesar 379. Dan salah satu penyebab kemiskinan adalah kurngnya lapangan pekerjaan yang tersedia di wilayah DKI Jakarta menurut data BPS Pada tahun 2008 jumlah angkatan kerja sebesar 4.2 KONDISI KEMISKINAN DI WILAYAH DKI JAKARTA Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 sebesar 323.15 juta jiwa sehimgga Jakarta merupkan salah satu kota terpadat di wilayah Negara Indonesia Dengan jumlah penduduk yang banyak maka DKI Jakarta mempunyai banyak masalah kependudukan yang salah satunya adalah masalah kemiskinan yang kurun tahun jumlahnya selalu meningkat.pemasaran hasil dan pengelolaan surplus usaha.13% Dari data BPS pula dapat dikatakan bahwa kemiskinan dari tahun-ketahun secara umum dikatakan meningkat.62 persen).67 persen). III.18 juta orang tetapi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah angkatan kerja yang ada.29 persen). BAB III PEMBAHASAN III.kegiatan social ekonomi rkyat diprioritaskan pada pengembangan kegiatan social ekonomi penduduk miskin di desa-desa miskin berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan permodalan yang didukung sepenuhnya dengan kegiatan pelatih yang terintegrasi sejak kegiatan penghimpunan modal.17 ribu orang (3.1 GAMBARAN KONDISI WILAYAH DKI JAKARTA DKI Jakarta merupakan ibukota Negara Indonesia yang memiliki jumlah penduduk pada tahun 2008 sebesar 9.penguasaan teknik produksi.45 ribu (0.3 CONTOH KASUS KEMISKINAN SAAT INI DI WILAYAH DKI JAKARTA .6 ribu orang (4.

yang tidak tercatat sebagai penduduk DKI. Di sanalah mereka tinggal bersama ratusan jiwa kaum urban miskin lainnya. pada nangis semua di rumah. Akan tetapi. program itu hanya menjangkau warga miskin ber-KTP DKI. Akhirnya. Jakarta mempunyai berbagai program pemberantasan kemiskinan. Kemiskinan pun tak sedatar data statistik. mengingat bawang berarti mengingat masa-masa hidup bersama keluarganya yang selalu diwarnai tangisan. Bagaimana sebenarnya benang kusut kemiskinan di kota ini berawal? Dian Tri Irawaty dari Divisi Riset dan Pengembangan Konsorsium Kemiskinan Kota (Urban Poor Consortium/UPC) mencermati. Yunaedi hanyalah salah satu potret ketidakberdayaan kaum miskin di Jakarta.banyak warga miskin pendatang dari daerah-daerah di Jawa. Padahal. bawang jugalah yang mengiris hatinya. Yunaedi hanyalah petani tanpa lahan." papar Dian.Harus diakui.Benar-benar bisa bikin nangis betulan." tutur Yunaedi mengenang. Karena statuskependudukannya ilegal. yang Mudah dimanipulasi. Yunaedi mengontrak rumah petak dari tripleks di atas Kali Mampang. Tercerabutnya tanah dari kehidupan petani diperparah dengan mandeknya pelaksanaan reformasi agraria (land reform) yang diamanatkan Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 . "Potret kemiskinan di kota hanya salah satu manifestasi dampak dari pengebirian itu.keluarga habis-habisan. Salah satu awal mula penyebab kemiskinan di kota adalah ketika sektor pertanian dikebiri secara sistemik. Potret kemiskinan di kota memang tak bisa dipandang sederhana sebagaimasalah perkotaan semata. Air mata yang merembes bukan karena percikan air bawang yang memang bisa membikin mata pedas. Bagi Yunaedi (37). Yunaedi pun tak berdaya ketika gagal mengurus kartukeluarga miskin. Mereka Yang sejatinya petani justru tak sanggup mempunyai lahan sendiri. Jakarta Selatan. Bawang itu begitu. Gubukgubuk kumuh mereka terjepit di antara permukiman mewah. Petani seolah dimiskinkan. bahkan juga luar Jawa. Dia menggarap lahan milik orang lain. biaya produksi bawang kerap taksebanding dengan harga jual hasil garapannya. Tahun 1999 Yunaedi ke Jakarta dan berjualan nasi goreng. itu pun pergi ke Jakarta. petani bawang asal Brebes.yang disewanya setiap tahun. Jawa Tengah. Bersama Sarmah (31) dan dua anaknya. "Kalau sudah rugi begitu. Namun. ketidakberdayaan kaum miskin di kota sudah dimulai sejak hak petani atas tanah di desanya tercerabut.Mereka terusmenerus terpinggirkan secara sistemik. Namun.

di Tanah Merah saja ada 750 keluarga. Kedaulatan petani pun terkebiri dengan diadopsinya gagasan Revolusi Hijau. Teluk Gong. Bantaran sungai. Sebaliknya. kolong jembatan. Sebagai warga ilegal. jika tidak selalu merosot. Konversi lahan pertanian terus saja terjadi. Kepala Dinas Kependudukan DKI Jakarta Abdul Kadir menyebut ada puluhan titik komunitas warga yang menempati daerah terlarang. Antara lain di Rawa Bebek.Digusur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatasi kemiskinan di kota dengan pendekatan represif. juga kawasan parkir. pinggir rel. dan jalur hijau di bantaran Cakung Drain. Baru belakangan ini Badan Pertanahan Nasional berusaha merealisasikan amanat yang telah mati suri puluhan tahun. Semangat perundang-undangan itu tak lain untuk menciptakan pemerataan dalam kesempatan kegiatan produktif di bidangpertanian. bahu jalan. Jumlah mereka bisa ratusan ribu jiwa. pestisida.Tahun 1960. Penertiban. Sementara. Permukiman kaum miskin yang kumuh dianggap penyakit dan merusak gemerlapnya kota." ujar Dian. Di Jakarta. Akibatnya. tak ada sumber penghidupan yang memadai. Kampung Bandan. persisnya di kolong jalan tol layang Pluit. di antaranya 32 lokasi di Jakarta Utara. Tanah Merah. "Tak salah bukan kalau lantas mereka berbondong-bondong ke Jakarta mencari hidup? Mereka tak lagi punya tanah. Kepemilikan dan penguasaan tanah pun dibatasi. Marunda. kolong jalan tol. sementara di Cakung Drain sekitar 300 keluarga. bantaran kali. kepemilikan lahan oleh petani terus menyempit. petani terus bergantung pada pupuk kimia. Melalui Peraturan Daerah Nomor 11 . atau tanah-tanah kosong yang belum dibangun oleh pemiliknya adalah pilihan paling mudah. hingga tepi rel kereta. kolong jembatan. Akibatnya. dan benih. Sama halnya dengan Yunaedi. trotoar. ketiadaan hak atas tanah di desa mereka berlanjut dengan tiadanya hak mereka atas tempat tinggal di Ibu Kota. Mereka pun mencari nafkah di kawasan terlarang. Mereka pun menempati lahan-lahan ilegal. Undang-undang itu mengamanatkan pemerintah untuk meredistribusi tanah Negara kepada para petani penggarap dan petani tak bertanah. bayangbayang kehilangan sumber penghidupan serta tempat bernaung terus mengancam. sebagian besar dari mereka terpaksa menghuni lahan-lahan yang semestinya bukan untuk permukiman. Onghokham Institute mencatat. Ini tentu saja makin menggemukkan pundi-pundi perusahaan multinasional di sektor pertanian. indeks nilai tukar petani selalu rendah. kemudahan dalam penyediaan tanah untuk kegiatan investasi dan eksploitasi sumber daya alam dalam skala besar terbuka luas. perundang-undangan itu justru mandek sejak memasuki tahun 1970. Namun. Sebab.

Bukan salah mereka kalau nekat ke Jakarta.Tahun 1988 tentang Ketertiban Umum. Sementara.094 keluarga digusur. Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum semakin melegalkan penggusuran paksa. sejak tahun 2000 hingga 2005 saja sebanyak 19. "Kenapa cuma orang berduit yang boleh datang ke Jakarta. lantas . Centre on Housing Rights and Evictions (COHRE). Menurut Dian. pindah ke tempat lain yang tetap ilegal. Pemerintah provinsi pun sepatutnya menyikapi persoalan domestik kotanya lebih bijak. banyak warga miskin yang membutuhkan sekadar sepetak tempat tinggal layak hanya bisa gigit jari. untuk sekadar memiliki hak atas rasa aman di tempat tinggal saja tak terpenuhi. Gedung-gedung menganggur itu malah kerap dijadikan tempat pesta disko (rave party) kaum muda Jakarta. padahal buat kami itu uang kezaliman. dibiarkan begitu saja. alangkah tidak adilnya ketika berbagai pembangunan sejumlah gedung yang terbengkalai tidak berlanjut. sebuah organisasi dunia diSwiss yang mengampanyekan hak atas tempat tinggal. Dian mengemukakan. COHRE menempatkan Indonesia sebagai satu dari tujuh negara yang melakukan penggusuran paling besar di dunia. Jakarta Utara. Mereka pun kesulitan mengakses bantuan pemerintah. Yang miskin dikejar-kejar tramtib." kata Nenek Dela. Sedangkan UPC mencatat. Penuntasan masalah itu harus menjadi tanggung jawabpemerintah pusat yang menerjemahkannya dalam kebijakan nasional yangprorakyat miskin. Mal pun terus dibangun meski banyak yang sepi pengunjung. khususnya Jakarta. menyebut penggusuranpaksa di Indonesia. Bagi kaum miskin kota ilegal itu. kaum miskin kerap diusir. bukan justru menyalahkan si miskin atau si marjinal." ujar Nenek Dela." kata Dian. Mereka kasih uang kerohiman. memang bukan maunya si miskin menceburkan diri di Jakarta. "Percuma pemerintah gusur-gusur kami. "Paradigma memandang kemiskinan harus diubah. telah mencapai level cukup gawat. Kami diusir dari satu tempat. Tertutupnya bermacam akses bagi mereka pada akhirnya membuat anak-anak mereka pun merana. pemulung di kawasan Penjaringan. masalah kemiskinan di perkotaan memang harus diatasi sejak dari akar masalahnya. yang nekat ke kota. Ya. Tempat tinggal yang ilegal membuat mereka pun tak bisa membuat kartu tanda penduduk.

benih (bagi petani). dan berbagai titisan globalisasi. Kampung Melayu hingga Manggarai.000 per hari. yakni dua dollar sehari. Tidak ada data yang akurat tentang besaran pendapatan warga Jakarta. karena disangga dengan empat batang kayu.tersesak di antara lautan mal. tanah. dan lingkungan yang sehat. yang masih dibawah 3 tahun Fatimah kini bekerja membantu tetangganya mencuci baju dengan penghasilan Rp 15. Angka-angka itu menegaskan inflasi dan kenaikan harga yang meroket. lebih dari 65 persen penduduk di wilayah itu memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta. pendidikan. Jakata Timur. seperti air bersih. Istana dimaksud adalah sebuah ruangan berukuran 2 x 3 meter. Para ahli mendefinisikan kemiskinan sebagai ketiadaan akses pada hal-hal yang vital dalam hidup. Pengalaman sulit juga dialaminya saat dia harus kehilangan anak ke duanya yang terserang muntahber. makanan bergizi. meski dalam banyak hal pengalaman perempuan seperti Fatimah memperlihatkan wajah kemiskinan yang lebih luas. mengutip sebuah lembaga survei di enam kota besar di Indonesia. rumah yang layak. Fatimah kembali menekuni pekerjaan lamanya. apartemen. menulis.000.000 per bulan pada tahun 2001. Kiranya itu sebutan yang terlontar dari bibir Fatimah. Walau memiliki konstruksi bangunan yang cukup kuat. atau asupan kalori saja. Paul McCarthy dari Bank Dunia dalam Global Report (2003). Untuk biaya perawatan di rumah sakit Fatimah sempat mendapat pinjaman dari para tetangga.97 persen sisanya belum memiliki KTP karena faktor usia. Rumahku adalah istanaku. namun lantaran tidak ada yang menjaga ke 3 anaknya. "Waktu banjir datang. Untuk menggantikan sang suami menghidupi ke 3 anaknya. 22 persen penduduk kota hidup dengan biaya kurang dari Rp 350. Kemiskinan absolut berarti tak punya akses kepada sumber daya dasar yang menopang kehidupan. . Kontrasnya rumah itu menghadap ke sungai Ciliwung yang airnya mengalir deras hampir mencapai bibir sungai. Sekitar 20 persennya hidup dengan sekitar Rp 350. beralas tanah dan berdinding kayu. Menurut survei Sanggar Akar. Dengan demikian. sementara pendapatan tidak bergerak. namun di musim hujan kali ini perasaan was was mengintai mereka. Kemiskinan mewajah pada ratusan keluarga yang bermukim di bantaran kali di daerah Bukit Duri. Pernah dia membuat usaha berjualan kue ke pasar.000 sampai Rp 500. pelayanan kesehatan. rumah ini tidak ada lagi ketutup air. Rumah yang ditinggalinya itu adalah warisan peninggalan suami yang semasa hidup bekerja sebagai petugas kebersihan sebuah sekolah di Otista." kata Fatimah. Bidara cina. 32. kemiskinan absolut tak bisa direduksi dengan penghitungan pendapatan yang dibuat lembaga-lembaga internasional.

sementara ribuan orang lainnya memeras keringat untuk Rp 10. tingkat kerentanan itu diperkirakan sekitar 29 persen. ketika proses industrialisasi masif dimulai. "Jakarta memang barometer perekonomian Indonsia. enam puluh persen perputaran uang ada di sini.Akan tetapi. jauh lebih rendah dari kawasan pedesaan yang 59 persen.000 per bulan sebagai "miskin" juga terlalu menyederhanakan persoalan karena tidak menghitung biaya perumahan dan jumlah keluarga. Kendati begitu. Mereka yang tergolong kaya bisa membayar makanan sepiring seharga ratusan ribu rupiah. Pemerintah Provinsi DKI memoles apa yang disebut sebagai "borok". hanya minyak goreng dan minyak tanah pun kini juga melonjak. mengatakan mereka yang hidup dengan pendapatan di bawah Rp 500. tingkat kemiskinan meningkat dalam konsep kerentanan terhadap kemiskinan sebagai dampak krisis ekonomi. Kesulitan yang akan dialami oleh kaum miskin akan semakin besar. Data ini menjelaskan mengapa semakin banyak orang pergi ke kota besar untuk mengais rezeki yang semakin sulit di desa dan di kota-kota kecil. sementara ribuan anak tak bisa makan tiga kali sehari. Yang satu menguruskan badan dengan biaya jutaan rupiah. Di kota. sekitar 50 persen rumah tangga di Indonesia tergolong rentan terhadap kemiskinan. Walau bukan karena tekanan. Bank Dunia mencatat. Bisa dipahami kalau kota ini menjadi semacam tempat "pengungsian" dari kehidupan yang menekan di tempat lain. tapi bagi siapa" ujarnya. melonjaknya hargaharga kebutuhan itu merupakan pukulan telak yang tidak bisa dihindari. "Itu yang kini tergambar di wijah Jakarta" kata Kasubdit Studies Harga Konsumen Badan Pusat Statistik Sasmita. Kaum miskin seperti halnya Fatimah adalah sasaran mudah bagi aksi penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta. Gemerlap Jakarta menjadi seperti lampu neon yang menarik laron. Pada awal tahun masyarakat sudah dihantui dengan kenaikan harga BBM akibat naiknnya harga minyak dunia. Dengan kondisi ekonomi yang dialami Fatimah dan ketiga anaknya. berbagai data memperlihatkan masih 65 persen peredaran uang di Indonesia menumpuk di Jakarta. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi terkaya di Indonesia dan berada di peringkat tertinggi Indeks Pembangunan Manusia dalam Laporan Pembangunan Manusia Indonesia tahun 2004. Meski UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sudah diterapkan. yakni daerah-daerah kumuh di kota dan meminta pihak swasta . Laju pertumbuhan penduduknya jauh lebih tinggi dibandingkan data resmi. menjadikan megacity terbesar di Asia Tenggara ini penuh paradoks mulai tahun 1970-1980.000 sehari.

tergantung metodologi yang digunakan BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN IV.8 juta penduduk Jakarta bermukim di 490 wilayah yang dikategorikan sebagai "kantong kemiskinan". membuat banjir tak terkendali dan wabah penyakit infeksi meluas.hal ini dapat dilihat dari contoh kasus kemiskinan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta.1 KESIMPULAN Dari makalah yang penulis buat yaitu dari berbagai sumber yang diperoleh maka diperoleh kesiompulan bahwa DKI Jakarta sampai saat ini belum dapat mengatasi masalh kemiskinan. Karena seperti yang kita tau kemiskinan merupakan slah satu kpenyebab ketidak makmuran masyarakat Indonesia. Data penduduk bervariasi. Kesimpulan ini diperoleh karena masih besarnya prosentaase kemiskinan yang ada pada wilayah DKI Jakarta yaitu sebesar 3. dipenuhi bangunan tinggi.2 SARAN Dengan masih besarnya tingkat kemiskinan di wilah DKI Jakarta maka pemerintah haarus lebih tanggap dalam mengatasi maslah ini.5 juta. IV.8 juta sampai 12.15 juta jiwa Pemerintah DKI Jakarta juga telah banyak melakukan cara-cara pengentasan kemiskinan tetapi kemiskinan juga belum bisa diatasi dengan baik. Padahal. antara 7. Padahal. Kenyataan ini seperti ironi jika dihadapkan pada pernyataan pejabat tentang komitmen memberantas kemiskinan. tetapi orang miskin. berdasar data yang dimiliki oleh ketua RT 06 Jafar. ia sudah mendiami wilayah itu sejak 20 tahun lalu. mereka terus menciptakan kambing hitam dan stigma. membuat bukan kemiskinan yang harus dihadapi. Tanah Jakarta seperti tak bisa bernapas.62% dari penduduk yang berjumlah 9. di samping semakin terpinggirnya penduduk asli."memodernisasi" kawasan itu dengan bangunan-bangunan modern pusat konsumsi. Kriminalitas senantiasa dikaitkan dengan kelompok ini. Daerah bantaran sungai seperti tempat tinggal Fatimah merupakan wilayah yang rawan digusur. . Sebaliknya. Riset lembaga swadaya masyarakat menyebutkan sekitar 2. bahkan sungai pun mengecil. "Pertama ditinggali oleh lakinya" tuturnya. isunya adalah lapangan kerja bagi kelompok urban tanpa keterampilan.

2009.Dengan demikian kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta.google. Lembaga penerbit fakultas ekonomi universitas Indonesia.harus berihak padakaum miskin agar mereka tidak semakin tertindas dengan masalah kemiskinan yang mereka hadapi Selain itu harusnya pemerintah DKI Jakarta dapat memperbanyak sector-sektor usaha angka pengangguran dapat ditekan karena seperti yanmg kita ketahui pengangguran merupakan salah satu penyebab kemiskinan. Jakarta Dalam Angka 2009.1978 BPS Provinsi DKI Jakarta.com Artikel Sarie Febriane Diposkan oleh punya saya saya saya (icha) di 22:31 . Depok. Jakarta : BPS Provinsi DKI Jakarta www. DAFTAR REFERENSI Sukirno Sadono. Ekonomi Pembangunan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful