UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

RANCANGAN PERKULIAHAN

MATA AJAR Keperawatan Medikal Bedah III

KODE MATA AJAR WAT.3.09

Koordinator Mata Ajar : Ns. Furaida Khasanah, Skep

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG 2011

neoplasma. M. B. degeneratif dan trauma 5. Dwi Retno Sulistyaningsih. Memahami asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem integumen akibat proses peradangan/infeksi. muskuloskeletal.. neoplasma. Sp.Kep ( Koordinator) 2.KMB 4. S. Tujuan mata ajar : Setelah menyelesaikan perkuliahan mata ajar ini mahasiswa mampu : 1. Ns. imunitas. imunitas dan integumen oleh karena berbagai penyebab patologis seperti peradangan/infeksi. perkemihan.Kep 5. reaksi alergi atau trauma 7.Kep. genetik idiopatik. Fitria Handayani. muskuloskeletal. Memahami asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem imunitas akibat faktor genetik idiopatik 6. Furaida Khasanah.Mata kuliah SKS Program Pengajar : Keperawatan Medikal Bedah III : 2 sks ( 2 sks teori. Ns. Memahami asuhan keperawatan klien dengan pre dan post operasi gangguan sistem persyarafan. trauma dan degeneratif. degenerasi dan trauma 2. neoplasma. Memahami asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan muskuloskeletal akibat proses peradangan/infeksi. Novianti. maupun kronik yang meliputi gangguan fungsi tubuh mencakup gangguan sistem persyarafan. S. KMB 7.Kep 3. Memahami asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem endokrin akibat peradangan/infeksi. endokrin. 2 sks praktek ) : DIII Keperawatan : 1. S. Diskusi 3. Ns. M. Deskripsi Mata Ajar : Keperawatan Medikal Bedah III adalah mata ajar yang membahas tentang masalah kesehatan yang lazim terjadi pada usia dewasa akut. C.Kep A. Proses pembelajaran difokuskan pada diskusi dan ceramah di kelas dan pengalaman praktikum di laboratorium dan klinik. Ceramah 2. obstruksi dan trauma 4. dan neoplasma yang menyebabkan penurunan atau peningkatan sekresi kelenjar hormon.Kep. 3.Kep. SpS 6. Ns. Memahami asuhan keperawatan klien dengan gangguan perkemihan akibat proses peradangan/infeksi. neoplasma. Ns. dr. Retno Setyawati. Seminar 4.Kep. Suyanto. degenerasi.. S. S. Durrotul Jannah. Metode pembelajaran : 1. Penugasan kelompok seperti menyajikan materi dalam seminar akan melengkapi pengalaman mahasiswa dalam mencapai kompetensi mahasiswa. S. endokrin. integumen. Praktik laboratorium . kongenital. Sp. perkemihan. Memahami asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem persyarafan akibat proses peradangan/infeksi.

EGC. 1990. Medical Surgical Nursing : A Nursing Process Approach. F. Seminar dilaksanakan di kelas kecil. PENUGASAN KELOMPOK Materi yang diseminarkan meliputi beberapa materi dari sistem perkemihan. 2001. Louis. Jakarta 5. Mosby year book. Edisi II. 2ed.3. USA 2. INC 4. Ilmu penyakit Dalam. Vol 1. Kepustakaan 1. W. 3ed.F.Davis Company. St. Soeparman. Philadelphia 3. Tata tertib kehadiran Kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan diperhitungkan sebagai persyaratan dalam mengikuti ujian dengan ketentuan sebagai berikut : a.A. 4ed. Penugasan : >10 % .1992. 1998. FKUI. S. Luckman. endokrin. Tidak diperbolehkan mengikuti ujian : > 25% F. Evaluasi hasil pembelajaran BENTUK Ujian tengah semester Ujian akhir semester Seminar Soft Skill / etika Skill Lab Total BOBOT 20% 30% 10% 10% 30% 100% F. Patophysiology : Clinical Concept of Disease Process. ME. Adhi Juanda. 1992. & Sorenson. USA 7.C. JK.B. Kelas A dan B masing – masing akan dibagi menjadi 8 kelompok berdasarkan absen. 1994. Brunner & Suddart. Nursing Care Plans: Guidelines for Planing and Dokumenting Patient Care. Medical Surgical Nursing : A Physiologic Approach. integumen dan muskuloskeletal. Ignatavicius. Toleransi :10% b. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Price. Penugasan Bentuk penugasan : Penugasan kelompok : mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat makalah asuhan keperawatan dan mempresentasikannya. Doenges. Jakarta 6. Jakarta E. Keperawatan Medikal Bedah. .D. Ilmu Penyakit Kulit. Mosby.2. K. Donna D.< 25% c. Saundesr.

CKD Nefrolithiasis BPH Rheumathoid Arthrithis Gout Osteoporosis Combustio Herpes Zooster Sistematika penulisan makalah : I. Diagnosa keperawatan c. Batas pengumpulan makalah tanggal 18 April 2011 4. Etiologi c. 6. Definisi b.Konsep dasar keperawatan a. Rencana asuhan keperawatan d. 3. 3. 8. Penatalaksanaan medis II. Makalah yang terlambat dikumpulkan nilai dikurangi 25% 5.Konsep dasar medis a. Presentasi makalah sesuai dengan jadwal silabus 6. Manifestasi klinik e. Literatur yang digunakan diatas tahun 2000 ( jumlah minimal 5 ) MATERI SEMINAR 1. 5. Implementasi e. 4. Pengkajian b.Ketentuan pembuatan makalah : 1. Makalah dikonsulkan minimal dua kali kepada dosen pengampu 2. Konsul makalah dilakukan sebelum UTS yaitu mulai tanggal 10 Maret sampai dengan tanggal 15 April 2011. 7. 2. Pemeriksaan penunjang f. Evaluasi . Patofisiologi dan pohon masalah ( pathways ) d.

17 Maret 2011 : 13. TUJUAN POKOK BAHASAN / SUB INSTRUKSIONAL POKOK BAHASAN KHUSUS Mahasiswa mampu  Penjelasan rancangan memahami rancangan perkuliahan KMB III perkuliahan Kepetawatan  REVIEW Konsep Dasar Medikal Bedah III KMB Mahasiswa mampu Review anatomi menjelaskan fisiologi sistem anatomi dan fisiologi endokrin sistem endokrin Mahasiswa mampu Pemeriksaan diagnostik pada menjelaskan beberapa gangguan sistem endokrin : prosedur pemeriksaan 1. 3 Maret 2011 : 15. 3 Maret 2011 : 13.10 16. 1.MATRIKS PEMBELAJARAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN FIK UNISSULA SEMARANG NO.10 – 17.20 – 16. Laboratorium (stimulasi diagnostik yang lazim supresi. 10 Maret 2011 : 15.20 – 16. 17 Maret 2011 : 15.20 – 16. C&D RS C&D 3.40 KELAS B Kamis.50 – 14.00 – 13. C&D RS Kamis. 10 Maret 2011 : 13.50 13.50 – 14.40 Kamis.10 16.10 16.00 2.00 – 13. radio immunoessay.10 – 17.50 – 14.00 – 13. dan test toleransi dengan gangguan sistem glukosa) endokrin 2. dilakukan pada klien test urine. Radiologi Mahasiswa mampu Peningkatan sekresi kelenjar menjelaskan penyakit endokrin : yang berhubungan dengan  Hiperpituitarisme peningkatan sekresi  Hipertiroidisme kelenjar endokrin beserta  Hiperparatiroidisme asuhan keperawatannya  Hiperadrenalisme Hipertrofi kelenjar : Struma endemik METODE C&D PENGAMP U Koordinator JADWAL KELAS A Kamis.00 Kamis.10 – 17.00 C&D .50 13.50 13.40 Kamis.

tumor vesika urinaria.40 Kamis. USG) C&D DR Kamis. USG. radiografi.  Neoplasma sistem perkemihan : tumor ginjal.50 – 14.10 16. 24 Maret 2011 : 15.00  Pada kasus trauma muskuloskeletal : fraktur. .  Penyakit perkemihan proses peradangan / infeksi : uretrocistitis.  Obstruksi : urethrolithiasis.20 – 16. glumerulonefritis.40 Kamis. biopsi. pielonefritis. Pemeriksaan diagnostik pada gangguan sistem perkemihan : laboratorium. sistoskopi. trauma vesika urinaria.4.50 13.50 13. radiografi. Review anatomi fisiologi sistem perkemihan 2. Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi fisiologi sistem musculoskeletal dan beberapa prosedur pemeriksaan diagnostik yang lazim dilakukan pada klien dengan gangguan sistem muskuloskeletal Mahasiswa mampu memahami penyakit sistem muskuloskeletal beserta asuhan keperawatannya 1.00 C&D C&D SY Kamis. Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi fisiologi sistem perkemihan Mahasiswa mampu memahami beberapa penyakit pada sistem perkemihan beserta konsep asuhan keperawatannya 5.10 16. 24 Maret 2011 : 13.00 – 13.  Trauma perkemihan : trauma ginjal.10 – 17. 31 Maret 2011 : 15.  Review anatomi fisiologi sistem muskoloskeletal  Pemeriksaan diagnostik pada gangguan sistem muskuloskeletal (laboratorium.  Kasus neoplasma : karsinoma tulang.10 – 17. 31 Maret 2011 : 13.20 – 16. Penatalaksanaan sistem perkemihan 3. dislokasi.50 – 14. biopsi renal.00 – 13.

00 8.40 C&D DJ Kamis. 6 April 2011 : 08. Radiografi (foto rontgen.50 13.20 – 16. Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi fisiologi sistem integumen Mahasiswa mampu memahami penyakit sistem integumen beserta asuhan keperawatannya Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi fisiologi sistem imunitas  Review anatomi fisiologi sistem integumen  Pemeriksaan diagnostik sistem integumen Penyakit sistem integumen proses peradangan / infeksi : dermatitis. steven johnson  HIV .40 C&D C&D NV Kamis.10 16.10 – 17. BMP dan limfatik 4. dan sel T-limfosit 5. Tes alergi dan gangguan sistem imun 3. CT C&D FR Rabu. Immunoglobulin 4.10 – 17. Faktor – faktor yang mempengaruhi immunitas Pemeriksaan diagnostik pada gangguan sistem imun: 1.00 – 13. 7 April 2011 : 15.40 Kamis.50 13. 6 April 2011 : 13.00 – 09. Elisa 2.50 Rabu.00 – 13. Limfangiografi  Reaksi alergi : urtikaria. Monoklonal. komplemen. 14 April 2011 : 15. 13 April 2011 : 08.50 – 14. 7 April 2011 : 13.00 C&D .50 Rabu.20 – 16. Respon imun sekunder 3. 9.AIDS Review anatomi fisiologi sistem Persarafan Pemeriksaan diagnostik pada gangguan sistem persarafan : 1. Struktur dan fungsi kekebalan : 1.00 – 13.00 – 13.50 13.50 – 14.50 – 14. Mahasiswa mampu menjelaskan beberapa prosedur pemeriksaan diagnostik yang lazim dilakukan pada klien dengan gangguan sistem imun Mahasiswa mampu memahami beberapa penyakit sistem imunitas beserta asuhan keperawatannya Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi fisiologi sistem persarafan Mahasiswa mampu menjelaskan beberapa prosedur pemeriksaan C&D NV C&D NV Rabu.50 – 14. Respon imun primer 2.10 16.6.50 13. 14 April 2011 : 13.00 – 09.00 09.10 – 09.40 Kamis.10 – 09. 13 April 2011 : 13.00 09. 7.

Lumbal pungsi Pengkajian riwayat keperawatan : 1. MRI) 2. 27 April 2011 : 13.20 – 16.00 – 09. 28 April 2011 : 15.00 Rabu. 28 April 2011 : 13. 4 Mei 2011 : 08.00 09. Pemeriksaan fungsi nervus persarafan cranial 4.50 . yang berhubungan dengan  Neoplasma : Tumor otak. Riwayat psikososial Mahasiswa mampu 1. mielografi.10 – 09.10 16.10 – 17.50 13.50 – 14. Pemeriksaan fisik sistem memahami tentang persarafan: pengkajian fisik pada 2. Penyakit keluarga 6. Status mental klien dengan gangguan 3. tetanus. 27 April 2011 : 08.  Degeneratif : Mielophati.10.50 13.40 C&D C&D FH Kamis. poliomielitis. Pemeriksaan fungsi nervus sensorik 5. Mahasiswa mampu Penurunan sekresi kelenjar menjelaskan penyakit endokrin : C&D FH Rabu. 12. 4 Mei 2011 : 13.00 – 13. diagnostik yang lazim dilakukan pada klien dengan gangguan sistem persarafan Mahasiswa mampu mengidentifikasi data klien dengan gangguan sistem persarafan 11.50 Rabu. Riwayat psikososial 8. enchepalistis. menjelaskan penyakit trauma medula spinalis. Penyakit saat ini 4.40 Kamis. Riwayat spiritual dan kultural Mahasiswa mampu  Trauma : Trauma kepala. cerebral angiografi. Biografi/demografi 2.10 – 09. Pemeriksaan fungsi serebelum 6.00 – 13. scan. Laboratorium 3.  Proses peradangan / infeksi : meningitis. Pemeriksaan refleks 7.00 C&D RS Rabu.00 – 13. sistem persarafan tumor medula spinalis.50 – 14. Keluhan utama 3. Penyakit masa lalu 5.

Hipotiroidisme. Sp. Furaida Khasanah. Askep CKD 2.10 16. 13.10 16. Mahasiswa mampu menjelaskan penyakit sistem integumen : combustio.20 – 16. Hipoadrenalisme.10 – 17.KMB (FH) Ns.10 – 09.00 – 09. Askep Combustio Askep Herpes Zooster 09. 2.Kep Koordinator KMB III . S.KMB (RS) Ns.Kep (NV) : 08122913210 : 081325743777 : 085740094024 : 0817180708 : 085641119078 :081326280261 : 081328088814 Semarang.40 Kamis.40 Rabu. Askep osteoporosis Seminar DR Rabu. 23 Februari 2011 Ns. 11 Mei 2011 : 08. Nefrolithiasis.50 – 14.50 – 14. Retno Setyawati. BPH Mahasiswa mampu menjelaskan penyakit sistem muskuloskeletal      1. 12 Mei 2011 : 13.00 09.S (DJ) Ns.00 14. Seminar SY NB: Dr.Kep (SY) Ns. 1. Novianti. 12 Mei 2011 : 15. Askep Nefrolithiasis 3. Askep R.yang berhubungan dengan penurunan sekresi kelenjar endokrin beserta asuhan keperawatannya.A 2.00 15. Dwi Retno S. Durrotul Jannah.10 – 17.50 – 14. S.50 Kamis. 5 Mei 2011 : 15.Kep (FR) Ns. Fitria Handayani.50 13.00 – 13. Sp.40 Kamis.50 – 14. Furaida Khasanah.50 13. 5 Mei 2011 : 13.00 – 13.00 – 13. S. Diabetes Melitus Hipopituitarisme.00 – 09. Herpes Zooster Mahasiswa mampu menjelaskan penyakit sistem perkemihan : CKD. Askep BPH 1. Suyanto.20 – 16. M.50 13.50 13. S.40 Seminar FR Kamis.Sp.Kep (DR) Ns. Hipoparatiroidisme. Askep Gout 3. 11 Mei 2011 : 13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful