Anda di halaman 1dari 27

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

GEOLOGI TEKNIK

STRUKTUR LAPISAN BUMI (LITOSFER)


Oleh : Etty Dwarawati Nur Kumala 0904105007 0904105061

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

LITOSFER

Bahasa Yunani

Litos = Batuan

Sphere = Lapisan

LITOSFER

Lapisan kulit bumi yang paling luar.


Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 3

Bagian atas dari litosfer banyak didominasi oleh silikat silisium aluminium

Meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet bumi

Bagian yang lebih dalam mengandung silisium magnesium yang berbentuk logam sulfide

LITOSFER

Bahan penyusunnya terdiri dari batuan kristalin dengan ketebalan rata-rata 70 km

Inti bumi didominasi oleh unsur bijih besi dan nikel.

Mempunyai sifat padat dan pejal (rigid)

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

2 Tipe Litosfer :

Litosfer Samudra

Litosfer Benua

yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samudra.

yang berhubungan dengan kerak benua.

Memiliki ketebalan 50-100 km.

Memiliki kedalaman 40-200 km.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

BATUAN PEMBENTUK LITOSFER

Berdasarkan proses pembentukannya, batuan dapat digolongkan menjadi 3, yaitu :

Batuan Beku

Batuan Endapan (Batuan Sedimen)

Batuan Malihan (Batuan Metamorf)

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

Batuan Beku
Batuan yang terbentuk akibat pendinginan dan kristalisasi materi larutan cair (pijar) yang mempunyai tekstur dan komposisi yang khas (magma), baik yang terbentuk di dalam bumi maupun di luar bumi. Batuan beku dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :

a. Batuan Beku Dalam b. Batuan Gang c. Batuan Beku Luar (Efusif )


Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 7

Disebut batuan plutonis (abisis) dengan struktur holokristalin (tekstur sempurna atau kasar) yang terbentuk akibat pendinginan dan pembekuan secara lambat yang jauh di dalam bumi. Ciri fisik batuan ini adalah umumnya berbutir kasar dibandingkan dengan batuan ekstrusi, jarang memperlihatkan adanya lubang-lubang gas karena melalui pendinginan secara lambat.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

Disebut juga dengan batuan korok dengan struktur porfir yang terbentuk akibat pendinginan dan pembekuan magma yang menerobos lewat celah-celah litosfer secara lambat. Ciri fisik batuan ini umumnya berbutir halus bila dibandingkan dengan batuan plutonis dan lebih kasar dibandingkan dengan batuan efusif karena proses pendinginan agak lebih cepat sehingga kristal mineral tidak semuanya besar, dan sedikit mengandung gas.
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 9

Batuan ini adalah bentuk batuan yang dibentuk oleh magma ketika mencapai permukaan bumi yang disebut lava. Jika lava itu cair, maka dapat menyebar luas dan membentuk lapisan batuan tebal sehingga dikenal dengan Plateu Basalt.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

10

Batuan Endapan (Batuan Sedimen)


Batuan yang terbentuk karena timbunan endapan yang telah mengalami pemadatan atau sementasi sehingga menjadi batuan yang pejal. Proses asal pembentukan batuan sedimen mencakup 4 proses penting, yaitu :

1. 2. 3. 4.

Pelapukan Pengangkutan Pengendapan Pemadatan dan Pengikatan


Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 11

Berdasarkan proses pembentukannya, batuan sedimen terdiri atas :

1. Batuan Sedimen Klastik 2. Batuan Sedimen Kimiawi 3. Batuan Sedimen Organik


Berdasarkan tenaga yang mengangkutnya, batuan sedimen terdiri atas : 1. 2. 3. 4. Batuan Sedimen Aeris atau Aeolis Batuan Sedimen Glasial Batuan Sedimen Aquatis Batuan Sedimen Marine
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 12

Contoh batuan sedimen :

Batuan Kapur

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

13

Batuan Malihan (Batuan Metamorf)


Batuan malihan adalah batuan yang telah mengalami penghabluran ulang dari batuan beku, batuan sedimen atau batuan malihan dalam keadaan padat (rekristalisasi) sehingga membentuk tipe batuan baru dengan tekstur dan susunan atau struktur tertentu, bahkan adakalanya dengan komposisi mineral yang baru. Proses Metamorfis Suatu proses yang dialami oleh batuan asal akibat tekanan dalam waktu yang lama dan kenaikan temperatur atau kontak dengan batuan intrusi.
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 14

Ada 5 tipe batuan metamorfis, antara lain :

1. Batuan Malihan Thermal (Kontak)


Contohnya : batu pualam, marmer dari batu kapur, dan antrasit dari batu bara.

Batu marmer

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

15

2. Batuan Malihan Contohnya : batu pasir dari pasir, batu sabak dari tanah liat, dan batu bara dari gambut. 3. Malihan Regional

Contohnya : percampuran mineral azurit yang mengubah batuan menjadi tembaga, serta mineral topas dan turmalin yang dapat mengubah batuan menjadi batu permata.
4. Malihan Surut 5. Malihan Pendinginan
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 16

SIKLUS BATUAN

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

17

Tanah
Pelapukan & Erosi

Sedimen
Penimbunan & Sementasi

Igneous Rock
Membeku

Uplift
Uplift

Sedimentary Rock
Temperatur & Tekanan Tinggi

Batuan cair bergerak ke atas (permukaan)

Magma

Mencairnya batuan karena panas

Metamorphic Rock

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

18

PEMANFAATAN LITOSFER

1. Pemanfaatan bentang alam daratan


Daratan Sumber aktivitas manusia Mata pencaharian pokok maupun tambahan

2. Pemanfaatan bentang alam pantai

Perairan > daratan

Potensi sumber daya laut & pantai

Berbagai mata pencaharian

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

19

PELAPUKAN BATUAN

Merupakan perusakan batuan pada kulit bumi karena pengaruh cuaca (suhu, curah hujan, kelembaban, atau angin). Pelapukan adalah penghancuran batuan dari bentuk gumpalan menjadi butiran yang lebih kecil bahkan menjadi hancur atau larut dalam air.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

20

Pelapukan dibagi dalam 3 macam, yaitu : 1. Pelapukan Mekanis Pelapukan mekanis atau sering disebut pelapukan fisis adalah penghancuran batuan secara fisik tanpa mengalami perubahan kimiawi. Penghancuran batuan ini bisa disebabkan oleh akibat pemuaian, pembekuan air, perubahan suhu tiba-tiba, atau perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam.
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 21

2. Pelapukan Kimiawi Pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang terjadi akibat peristiwa kimia. Biasanya yang menjadi perantara adalah air, terutama air hujan. Batuan kapur mudah larut oleh air hujan. Hasil pelapukan kimiawi di daerah karst biasa menghasilkan karren, ponor, sungai bawah tanah, stalagtit, tiang-tiang kapur, stalagmit, atau gua kapur.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

22

3. Pelapukan Biologis Pelapukan biologis atau disebut juga pelapukan organis terjadi akibat proses organis. Pelakunya adalah mahluk hidup, bisa oleh tumbuh-tumbuhan, hewan, atau manusia. Akar tumbuh-tumbuhan bertambah panjang dapat menembus dan menghancurkan batuan, karena akar mampu mencengkeram batuan. Bakteri merupakan media penghancur batuan yang ampuh. Cendawan dan lumut yang menutupi permukaan batuan dan menghisap makanan dari batu bisa menghancurkan batuan tersebut.
Struktur Lapisan Bumi (Litosfer) 23

Setelah batuan mengalami pelapukan, batuanbatuan tersebut akan pecah menjadi bagian yang lebih kecil lagi sehingga mudah untuk berpindah tempat.
Berpindahnya tempat dari partikel-partikel kecil ini disebut erosi.

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

24

Proses erosi dapat terjadi melalui beberapa cara, yaitu :

1. Akibat gravitasi

2. Akibat air Air

Pecahan batu

Langsung jatuh ke permukaan tanah

Mengangkut pecahanpecahan kecil batuan Satu tempat ke tempat lain

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

25

3. Akibat angin

Terjadi di daerah gurun

4. Akibat glasier Memindahkan pecahanpecahan batuan yang ada

Sungai es/glasier

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

26

Struktur Lapisan Bumi (Litosfer)

27