Anda di halaman 1dari 3

WORK INSTRUCTION

TITLE : MENGOPERASIKAN CRYSTALLIZER Date of issue : 1 April 2007 Revision no : 2 File no : WIF-AP-019 Page : 1/3

Prepared by : Ebbi Wibisana Approved by : Bambang HP

1. Tujuan / Objektif

Mengoperasikan Crystallizer untuk memurnikan unsur Pb didalam logam timah 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 Sepatu pengaman (Safety Shoes) Sarung tangan kulit (Safety Glove) Topeng Masker Topi pengaman (safety helmet) Crystallizer Panel Instrumentasi Halding pot kapasitas 2,5 - 3 ton Overhead Crane kapasitas 10 - 20 ton Burner 1 unit Compressor Hand Pallet Truck kapasitas 2,5 ton Alat pendorong / penarik produk Bak penampung produk kapasitas 1,2 - 1,5 ton Linggis 2 Pcs Palu besi 2 pcs Cetakan PbSn Cetakan sample 2 Pcs Sekop berlobang Sapu lidi & sabut Drum timba logam cair Hopper penampung produk 4 Pcs kapasitas 8 - 10 ton

2. Alat Keselamatan Kerja

3. Alat diperlukan / spesifikasi :

3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3.10 3.11 3.12 3.13 3.14 3.15 3.16 3.17

4. Bahan Kimia

Tidak ada

WORK INSTRUCTION
TITLE : MENGOPERASIKAN CRYSTALLIZER Date of issue : 1 April 2007 Revision no : 2 File no : WIF-AP-019 Page : 2/3

Prepared by : Ebbi Wibisana Approved by : Bambang HP

5. Prosedur : 5.1 Kepala Seksi Rafinasi check seluruh peralatan kerja kristallizer bila ada kelainan / kerusakan, segera melapor ke Bagian Perawatan / Instrumentasi. 5.2 Kepala Seksi Rafinasi check lebih teliti seluruh peralatan baik mekanik maupun elektrik, apabila semua dalam keadaan baik kristalizer siap untuk di ON.

5.3 Kepala Seksi Rafinasi sebelum mengoperasikan agar melapor kepada Bagian PLTD & Jaringan, supaya aliran listrik dihubungkan ke instrumentasi panel kristallizer. 5.4 Petugas Kristaliser melaksanakan pemasangan Hopper penampung Material ke bawah kanal produk dengan menggunakan Hand Pallet Truk kapasitas 2,5 ton. 5.5 Kepala Seksi Rafinasi agar melaksanakan check panel kontrol listrik, main power dalam keadaan OFF. 5.6 Kepala Seksi Rafinasi agar menghidupkan main power panel listrik, apabila semua sudah diperiksa dengan baik. 5.7 Kepala Seksi Rafinasi agar mengoperasikan kristallizer 5.7.1. Hidupkan Heater pada tiap-tiap zone 5.7.2. Hidupkan Heater Holding Pot 5.7.3. Set temperatur pada posisi manual pada Zone 1 = 550 C, Zone 2 = 500 C, Zone 4 = 300 C, Zone 5 = 250 C, 5.7.5. Petugas Kristallizer gerakan putaran mesin 150 rpm. 5.7.6. Bila semua dalam keadaan baik, penunjukkan temperatur sesuai Instruksi, maka siap untuk pengisian Holding Pot. 5.8 Petugas Kristallizer check ball valve holding pot dan vall valve PbSn dalam keadaan tertutup. 5.9 Petugas Kristallizer agar melapor ke Operator Overhead Crane kapasitas 10 - 20 ton, agar siap melaksanakan pengisian logam cair ke Holding Pot 1 (satu) jam sebelum Charge. Zone 3 = 450 C Holding Pot = 350 C

5.7.4. Hidupkan Motor Gearbox, apabila temperatur sudah mencapai 200 C.

5.10 Kepala Seksi Rafinasi check rpm putaran mesin Temperatur Kontrol agar sesuai Instruksi.

WORK INSTRUCTION
TITLE : MENGOPERASIKAN CRYSTALLIZER Date of issue : 1 April 2007 Revision no : 2 File no : WIF-AP-019 Page : 3/3

Prepared by : Ebbi Wibisana Approved by : Bambang HP

5.11 Mandor / Petugas Kristallizer agar melaksanakan penyiraman setelah logam cair di Zone 5 hampir Over Flow. 5.12 Petugas Kristallizer, penyiraman / penyemprotan dengan air dimulai dari Zone 5, 4, 3 agar logam timah cair mengkristalisasi dan terdorong ke atas yang berbentuk butiran-butiran kecil (granular). 5.13 Petugas Kristallizer dorong hasil produk yang jatuh di kanal agar masuk ke Hopper Penampungan dengan menggunakan alat besi pendorong. 5.14 Petugas Kristallizer agar melaksanakan check isi di dalam Hoper apabila penuh, segera diangkat dengan Overhead Crane kapasitas 10 - 20 ton dan langsung dimasukkan dalam ketel / Hopper yang telah ditentukan oleh Petugas Pengendalian Mutu. 5.15 Mandor / Petugas Kristallizer agar melaksanakan pembersihan daerah kerja sekitarnya . 5.16 Prosedur Mengoperasikan Kristallizer selesai.