P. 1
Otonomi Daerah Dapat Diartikan Sebagai Hak

Otonomi Daerah Dapat Diartikan Sebagai Hak

|Views: 44|Likes:
Dipublikasikan oleh Akrom VantAverroef

More info:

Published by: Akrom VantAverroef on Dec 18, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2012

pdf

text

original

Otonomi daerah dapat diartikan sebagai hak, wewenang, dan kewajiban yang diberikan kepada daerah otonom untuk

mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut aspirasi masyarakat untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat dan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sedangkan yang dimaksud dengan daerah otonom adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat.Pelaksanaan otonomi daerah selain berlandaskan pada acuan hukum, juga sebagai implementasi tuntutan globalisasi yang harus diberdayakan dengan cara memberikan daerah kewenangan yang lebih luas, lebih nyata dan bertanggung jawab, terutama dalam mengatur, memanfaatkan dan menggali sumber-sumber potensi yang ada di daerahnya masing-masing. Kota administratif adalah sebuah wilayah administratif di Indonesia yang dipimpin oleh walikota administratif. Keberadaan kota administratif diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah. Kota administratif bukanlah daerah otonom sebagaimana kotamadya atau kota, dan karena itu tidak memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Walikota administratif bertanggung jawab kepada bupati kabupaten induknya. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999, di Indonesia tidak dikenal lagi istilah kota administratif karena pembagian provinsi hanya terdiri atas kabupaten dan kota. Akibatnya kota administratif harus berubah status menjadi kota atau bergabung kembali dengan kabupaten induknya.

Belik . Comal 4. Kabupaten Pemalang terdiri atas 14 kecamatan. Pulosari 13. Wilayah ini biasanya berupa suatu pemerintahan lokal dengan nama yang berbeda-beda dan dengan derajat otonomi tertentu. Pemalang 8. Bantarbolang 9. Kecamatan di Kabupaten Pemalang yaitu: 1. Ampelgading 5. Moga 12. Bodeh 2. Ulujami. Taman 7.Pembagian administratif Pembagian administratif (Bahasa Inggris: administrative division) adalah istilah generik untuk suatu wilayah pemerintahan di dalam atau di bawah suatu negara berdaulat. Di samping Pemalang. kota-kota kecamatan lainnya yang cukup signifikan adalah Comal. yang dibagi lagi atas sejumlah desa dankelurahan. Randudongkal 10. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Pemalang. Ulujami 3. Randudongkal dan Moga. Warungpring 11. Petarukan. Watukumpul 14. Petarukan 6.

Administrasi pemerintahan kabupaten dan kota ini terdiri atas 545 kecamatan dan 8. serta Kabupaten Pekalongan (dari Kota Pekalongan ke Kajen). Jawa Tengah juga terdiri atas 4 kota administratif. Purbalingga. Kabupaten/Kota Ibu kota Kecamatan dan kelurahan 1 Kabupaten Banjarnegara Banjarnegara Daftar kecamatan dan kelurahan 2 Kabupaten Banyumas Purwokerto Daftar kecamatan dan kelurahan 3 Kabupaten Batang Batang Daftar kecamatan dan kelurahan 4 Kabupaten Blora Blora Daftar kecamatan dan kelurahan 5 Kabupaten Boyolali Boyolali Daftar kecamatan dan kelurahan 6 Kabupaten Brebes Brebes Daftar kecamatan dan kelurahan 7 Kabupaten Cilacap Cilacap Daftar kecamatan dan kelurahan 8 Kabupaten Demak Demak Daftar kecamatan dan kelurahan 9 Kabupaten Grobogan Purwodadi Daftar kecamatan dan kelurahan 10 Kabupaten Jepara Jepara Daftar kecamatan dan kelurahan 11 Kabupaten Karanganyar Karanganyar Daftar kecamatan dan kelurahan 12 Kabupaten Kebumen Kebumen Daftar kecamatan dan kelurahan 13 Kabupaten Kendal Kendal Daftar kecamatan dan kelurahan 14 Kabupaten Klaten Klaten Daftar kecamatan dan kelurahan 15 Kabupaten Kudus Kudus Daftar kecamatan dan kelurahan 16 Kabupaten Magelang Kota Mungkid Daftar kecamatan dan kelurahan 17 Kabupaten Pati Pati Daftar kecamatan dan kelurahan 18 Kabupaten Pekalongan Kajen Daftar kecamatan dan kelurahan 19 Kabupaten Pemalang Pemalang Daftar kecamatan dan kelurahan 20 Kabupaten Purbalingga Purbalingga Daftar kecamatan dan kelurahan 21 Kabupaten Purworejo Purworejo Daftar kecamatan dan kelurahan 22 Kabupaten Rembang Rembang Daftar kecamatan dan kelurahan 23 Kabupaten Semarang Ungaran Daftar kecamatan dan kelurahan 24 Kabupaten Sragen Sragen Daftar kecamatan dan kelurahan 25 Kabupaten Sukoharjo Sukoharjo Daftar kecamatan dan kelurahan . Namun sejak diberlakukannya Otonomi Daerah tahun 2001 kota-kota administratif tersebut dihapus dan menjadi bagian dalam wilayah kabupaten. Kabupaten Tegal (dari Kota Tegal ke Slawi).490 desa/kelurahan. Sebelum diberlakukannya Undang-undang Nomor 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah. Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 29 kabupaten dan 6 kota. Daftar kabupaten dan kota No. yaitu Kabupaten Magelang (dari Kota Magelang ke Mungkid). 3 kabupaten memindahkan pusat pemerintahan ke wilayahnya sendiri. dan Klaten. Cilacap. yaitu Purwokerto.Pemerintahan JATENG Secara administratif. Menyusul otonomi daerah.

26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kabupaten Tegal Kabupaten Temanggung Kabupaten Wonogiri Kabupaten Wonosobo Kota Magelang Kota Pekalongan Kota Salatiga Kota Semarang Kota Surakarta Kota Tegal Slawi Temanggung Wonogiri Wonosobo - Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan Daftar kecamatan dan kelurahan .

wali kota adalah Kepala Daerah untuk daerah Kota. Seorang bupati sejajar dengan walikota. Lembaga Teknis Daerah. 2. Formasi dan persyaratan jabatan perangkat daerah ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah. Pada Daerah Provinsi. Kecamatan. yang meliputi Sekretariat Daerah. Perangkat Daerah terdiri atas Sekretariat Daerah. administrasi. dalam konteks otonomi Daerah di Indonesia adalah kepala daerah untuk daerah kabupaten. yakni kepala daerah untuk daerah kota. Pengendalian organisasi perangkat daerah dilakukan oleh Pemerintah Pusat untuk Provinsi dan oleh Gubernur untuk Kabupaten/Kota dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah. dan Kelurahan. Dinas Daerah Kabupaten/Kota mempunyai tugas melaksanakan kewenangan desentralisasi. dan kebutuhan Daerah. b. Pada dasarnya. Sekretaris Daerah untuk kabupaten/kota diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul Bupati/Walikota. Dinas Daerah. Dinas Daerah. a. Dinas Daerah Kabupaten/Kota merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten/Kota dimpimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Sekretaris Daerah. Kecamatan. dan bukan Pegawai Negeri Sipil. Perangkat Daerah adalah organisasi atau lembaga pada Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab kepada Kepala Daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Lembaga Teknis Daerah. dan khusus . berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota. dan Kelurahan. Bupati. Perangkat Daerah dibentuk oleh masing-masing Daerah berdasarkan pertimbangan karakteristik. organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten/Kota.Pada Dinas Daerah Kabupaten/Kota dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Kabupaten/Kota untuk melaksanakan sebagian tugas Dinas yang mempunyai wilayah kerja satu atau beberapa kecamatan. Pada Daerah Kabupaten/Kota. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota bertugas membantu Gubernur dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan. Perangkat Daerah terdiri atas Sekretariat Daerah. dan Lembaga Teknis Daerah. Dinas Daerah. dimana Asisten masing-masing terdiri dari sebanyak-banyaknya 4 bagian.Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemkot) yang terdiri atas Bupati/Walikota dan Perangkat Daerah. Wali Kota memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD Kota. Organisasi Perangkat Daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah setempat dengan berpedoman kepada Peraturan Pemerintah. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota terdiri atas sebanyak-banyaknya 3 Asisten. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota merupakan unsur pembantu pimpinan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah. c. Seorang Wali Kota sejajar dengan Bupati. potensi. Pada dasarnya. Dinas Daerah Kabupaten/Kota sebanyak-banyaknya terdiri atas 14 Dinas. dan bukan Pegawai Negeri Sipil. yakni Kepala Daerah untuk daerah Kabupaten. bupati memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD kabupaten. 1. Bupati dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat di kabupaten setempat. Bupati merupakan jabatan politis (karena diusulkan oleh partai politik). Wali kota dipilih dalam satu paket pasangan dengan Wakil Wali Kota melalui Pilkada. Wali kota merupakan jabatan politis.

Contoh lembaga teknis daerah adalah: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Kecamatan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kabupaten atau kota. Demikian pula untuk daerah kabupaten/kota. f. Lembaga teknis daerah menyelenggarakan fungsi: perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya. dan "Rumah Sakit". d. Lembaga teknis daerah mempunyai tugas melaksanakan tugas tertentu yang karena sifatnya tidak tercakup oleh sekretariat daerah dan dinas faerah dalam lingkup tugasnya. dan pelayanan kesehatan. pengawasan. Istilah "Kecamatan" di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebut juga dengan "Sagoe Cut" sedangkan di Papua disebut dengan istilah "Distrik". perpustakaan. Kelurahan merupakan wilayah kerja Lurah sebagai Perangkat Daerah Kabupaten atau kota. Setiap Daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda. "Kantor".untuk Provinsi DKI Jakarta sebanyak-banyaknya terdiri atas 14 Dinas. perencanaan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Lembaga teknis daerah adalah unsur pelaksana pemerintah daerah. Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Daerah. Dalam konteks otonomi daerah di Indonesia. Tugas tertentu tersebut meliputi: bidang penelitian dan pengembangan. lembaga teknis daerah dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/walikota melalui sekretaris daerah. . Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil. Kecamatan terdiri atas desa-desa atau kelurahan-kelurahan. sehingga penamaan atau nomenklatur Dinas Daerah dapat berbeda di tiap-tiap Kabupaten/Kota. Kelurahan merupakan unit pemerintahan terkecil setingkat dengan desa. serta Kantor Satuan Polisi Pamong Praja. kelurahan memiliki hak mengatur wilayahnya lebih terbatas. Lembaga teknis daerah dapat berbentuk "badan". Kelurahan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan. kependudukan. atau kota. pendidikan dan pelatihan. kearsipan dan dokumentasi. Untuk daerah provinsi. Berbeda dengan desa. Daerah dapat berarti provinsi. sebuah desa dapat diubah statusnya menjadi kelurahan. Kecamatan merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten atau Kota yang mempunyai wilayah kerja tertentu yang dipimpin oleh seorang Camat. lembaga teknis daerah dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada gubernur melalui sekretaris daerah. Dalam perkembangannya. Dalam konteks otonomi daerah di Indonesia. e. serta penunjang penyelenggaraan pemerintahan daerah. kabupaten.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->