Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Apotek
Seperti yang kita ketahui, kata-kata apotek berhubungan dengan
obat dimana obat merupakan hal yang tidak asing lagi di kalangan
masyarakat. Apotek merupakan sarana pelayanan kesehatan, selain itu
apotek adalah salah satu tempat praktek keIarmasian. Berdasarkan PP
no. 51 tahun 2009 pasal 1 ayat 13, apotek adalah sarana pelayanan
keIarmasian tempat dilakukan praktek keIarmasian oleh apoteker.
Yang dimaksud praktek keIarmasian tersebut meliputi pembuatan
termasuk pengendalian mutu sediaan Iarmasi, pengamanan,
pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat, pengelolaan obat,
pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan inIormasi obat, serta
pengembangan obat, bahan obat, dan obat tradisional
(1)
. Selain itu
Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dalam
membantu mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal
bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang
diselenggarakan secara sendirisendiri atau bersama-sama dalam suatu
organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah
dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan,
keluarga, kelompok dan atau masyarakat. Selain itu juga sebagai salah
satu tempat pengabdian dan praktek proIesi apoteker dalam
melaksanakan pekerjaan keIarmasiaan
(2)
.
Berdasarkan pengertian di atas pastilah terbayang dibenak kita
bahwa apotek merupakan suatu bangunan yang di dalamnya terdapat
apoteker sebagai saranan untuk berkonsultasi dan melayani setiap
orang yang berkunjung ke apoteknya dan di dalam apotek itu terdapat
berbagai macam obat-obatan kimia. Marilah kita mengubah sejenak
pandangan pragmatis kita tentang apotek yang pada umumnya
memang berbentuk seperti penjelasan di atas, karena kita masih bisa
menjumpai apotek dengan bentuk yang lain dan tentunya sangat
berbeda dengan apotek pada umumnya. Apotek hidup merupakan
salah satu pilihan sisi lain dari apotek pada umumnya.

1.2Apotek hidup
Apotek hidup adalah tempat (biasanya lahan tanah) yang
dipersiapkan sebagai tempat penanaman tanaman yang bisa digunakan
sebagai obat atau dengan kata lain terdapat tanaman obat yang
sewaktu-waktu bisa digunakan untuk mengobati penyakit. Jadi, apotek
hidup lebih cenderung mengarah ke tanaman obat atau obat-obat

tradisional yang alami. Untuk membuat apotek hidup tidaklah sulit,


yang paling pertama dibutuhkan adalah lahan sebagai media tanam
tanaman obat. Seringkali kita menjumpai taman pekarangan rumah
yang hanya ditumbuhi tumbuhan liar ataupun tanaman hias. Taman
pekarangan rumah bisa menjadi lahan untuk membuat apotek hidup
dan tentunya sangat memberikan manIaat yang lebih dibandingkan
dengan tanaman hias apalagi tanaman liar. Selain itu, yang harus
dipersiapkan tentunya adalah bibit dari tanaman obat. Jangan khawatir
apabila taman pekarangan rumah terlihat tidak indah karena tidak
ditanami dengan tanaman hias karena ada beberapa tanaman obat yang
juga merupakan tanaman hias. Tentunya dengan keuntungan yang satu
ini maka kita bisa mendapatkan taman pekarangan rumah yang indah
sekaligus bermanIaat.



























BAB II
ISI

2.1 PEMANFAATAN APOTEK HIDUP
Apotek hidup merupakan suatu tempat yang berisikan berbagai
tanaman obat yang ditanam di dalamnya dan dimanIaatkan untuk
keperluan sehari-hari dan pengobatan. Apotek hidup ini memiliki
banyak manIaat karena tanaman-tanaman obat yang tersedia dapat
langsung dibuat menjadi obat dengan cara yang mudah. Apotek hidup
akan lebih bagus untuk pengobatan berbagai penyakit. Tanaman obat
yang dibuat dengan cara-cara yang alami akan lebih memberikan eIek
yang pasti dalam menyembuhkan bila dibandingkan dengan cara-cara
yang ilmiah walaupun cara kerja dari obat alami ini tidak dalam waktu
yang singkat akan memberikan eIek, sebagian besar obat alami bersiIat
lebih pada arah preventiI atau pencegahan. Jumlah apotek hidup di
Indonesia masih belum banyak ada padahal seperti yang kita ketahui
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber hayati dan
merupakan salah satu Negara dengan keanekaragaman hayati terbesar
di dunia. Tentunya dengan melimpah ruahnya sumber hayati pastilah
terdapat banyak tanaman obat baik yang sudah diketahui khasiatnya
secara ilmiah maupun empiris, namun salah satu kekurangannya
adalah tanaman obat ini masih belum banyak digunakan dan
dimanIaatkan secara maksimal
(3)
.
Salah satu cara agar kita bisa menggunakan dan memanIaatkan
tanaman obat ini adalah dengan cara membangun atau membuat
apotek hidup di lingkungan kita seperti di taman pekarangan rumah.
Membuat taman pekarangan rumah dengan konsep apotek hidup
adalah salah satu hal yang sangat baik dan tidak biasa, karena aplikasi
taman apotek hidup bisa menambah kesan asri sekaligus bermanIaat
pada rumah. Taman jenis ini pun tetap bisa dijadikan area berkumpul
bersama keluarga.

2.2 LANGKAH PEMBUATAN APOTEK HIDUP
Menghias pekarangan kecil di rumah tidak harus menggunakan
tanaman bunga yang cantik dan menggoda mata. Taman dengan
konsep apotek hidup juga bisa tampil indah. Yang terpenting adalah
bagaimana kita bisa mengatur dan menata tanaman obat agar terlihat
indah. Membuat apotek hidup adalah memanIaatkan
sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan
sehari-hari. Obat tradisional dapat digunakan untuk mengobati
berbagai penyakit yang pada dasarnya lebih aman karena bersiIat

alami dan memiliki eIek samping yang lebih sedikit bila dibandingkan
obat buatan pabrik. Tidak selamanya tanaman obat tidak bisa dibuat
untuk menghias taman rumah. Dan yang tidak kalah penting adalah
sebaiknya kita mengetahui khasiat serta cara penggunaan dari tanaman
obat yang kita tanam agar kita bisa menggunakannya secara maksimal.
Taman berkonsep apotek hidup sebenarnya bisa diaplikasikan di lahan
seluas 40 x 40 sentimeter hingga 60 x 60 sentimeter. Menata taman
dengan tanaman obat sama dengan menata taman pada umumnya.
Namun, yang membedakan adalah tekstur tanah dan penempatannya.
Sebagian tanaman obat bisa ditanam di tempat yang terkena sinar
matahari langsung, tapi ada juga yang tidak.Tanaman obat harus
mendapatkan pencahayaan matahari yang cukup dan lebih cocok
ditempatkan di taman belakang
(3)
.
Langkah pertama yang dilakukan adalah memilih tanaman obat
yang kita inginkan agar terlihat cocok apabila dipadukan dengan
tanaman hias yang ada di taman rumah. Misalnya, tanaman obat yang
berasal dari bunga. Berikut contoh serta khasiatnya :
O Bunga Mawar
Bagian yang digunakan adalah akar dan daunnya
Khasiat :
1. Anti bakteri, antinyeri, dan anti radang dari akar dan daun
yang segar atau dikeringkan.
2. Akar mawar juga bisa digunakan sebagai obat untuk
keputihan; dengan cara direbus dan diminum airnya.
3. Daun mawar segar direbus dan air rebusannya dapat
digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan rematik.

O Kembang Sepatu
Bagian yang digunakan adalah daun dan bunga
Khasiat :
- Daun kembang sepatu segar dapat dimanIaatkan untuk obat
sakit perut dan demam. Rebus dan minum airnya. Khasiatnya bisa
juga diambil dari daun dan bunga yang sudah dikeringkan.
Gunakan daun dan bunga kering ini seperti menyduh daun teh.
O Kemboja
Bagian yang digunakan adalah getah.
Khasiat :
- Untuk mengobati sakit gigi.
Itulah beberapa contoh tanaman bunga dan khasiatnya yang bisa
ditanam di taman pekarangan rumah
(4).

Selanjutnya adalah penempatan tumbuh tanaman hias agar tetap


terlihat indah di antara tanaman hias di taman pekarangan rumah. Pot
bisa menjadi lahan tanam yang baik, asalkan tanah yang dipilih
bertekstur gembur. Selain itu, harus ada keserasian antara tanaman dan
elemen yang lain di dalam taman sehingga tidak merusak penataan
taman. Misalnya, tanaman sirih merah, dengan bentuk tumbuh yang
menjalar tentunya kita bisa menanam sirih merah ini pada pagar-pagar
kayu sehingga terlihat lebih berwarnadan rapi. Tanaman seperti lidah
buaya yang berbentuk runcing dan dikelilingi duri halus mungkin bisa
dijadikan pilihan. Banyak khasiat dari tanaman yang menyerupai
kaktus ini. Salah satunya adalah menyuburkan rambut dan meredakan
batuk.
Bukan hanya lidah buaya yang bisa Anda jadikan pilihan. Tanaman
kumis kucing yang memiliki bentuk bunga cukup menarik juga bisa
diletakkan di taman sebagai penghias, sekaligus memberikan manIaat
yang cukup baik seperti meredakan sakit pinggang dan bersiIat sebagai
diuretik. Selain itu terdapat juga bunga puring. Di balik keindahan
daunnya yang berwarna-warni, tanaman ini sangat berkhasiat untuk
menghangatkan perut saat Anda sedang datang bulan. Selain itu,
perawatan tanaman ini tidak terlampau sulit dan cocok untuk Anda
yang ingin memiliki taman tapi memiliki mobilitas yang cukup
tinggi
(3)
.


















BAB III
PENUTUP
3. KESIMPULAN
Membuat apotek hidup di rumah tidak sesulit yang dibayangkan
karena yang dibutuhkan adalah usaha untuk dapat berkreasi membuat
tampilannya semakin menarik dengan pilihan ornamen yang
disesuaikan dengan desain taman dan keinginan. Dengan apotek hidup
yang berada di sekitar lingkungan kita maka sangat membantu dalam
keidupan sehari-hari, dimana apotek hidup mempunyai banyak
keuntungan karena manIaat yang diberikan, diantaranya adalah sebagai
berikut :

- Aman bagi kesehatan karena yang digunakan merupakan
tanaman yang alami.
- Lebih menghemat biaya hidup karena tanaman yang digunakan
dapat dipakai untuk membuat obat atau digunakan berbagai
produk sehari-hari dengan cara yang mudah.
- Dapat dibuat menjadi obat herbal yang lebih bermanIaat dan
lebih banyak khasiatnya.
- Membuat orang yang memilikinya pintar dalam hal
pemanIaatan tanaman terutama tanaman obat.
- Tanaman obat umumnya lebih kuat menghadapi berbagai
penyakit tanaman karena memiliki kandungan zat alami untuk
mengatasinya sehingga tidak diperlukan pupuk ataupun obat
kimia. Merawat tanaman obat tidak seperti tanaman hias.
Biasanya tanaman obat sudah memiliki proteksi diri terhadap
hama. Untuk mendesain taman tidak harus di lahan yang luas.






DAFTAR PUSTAKA
1. Anonim, 2009, Peran Apoteker di Apotek, available at
http ://duakehidupan.otodidak.inIo. (Diakses pada tanggal
5 desember 2011)
2. Anonim, 2009, Perkembangan Farmasi Nasional, available at
http://www.ikatanapotekerindonesia.net. (Diakses pada tanggal
5 Desember 2011)
3. Anonim, 2011, Membuat Taman Berkonsep Apotek Hidup,
available at http:// ciputraentrepreneurship.com (Diakses pada
tanggal 5 Desember 2011)
4. Yulis, 2010, Jenis-Jenis Bunga Untuk Apotek Hidup, available at
http://www.yulissamoa.com (Diakses pada tanggal 6 Desember
2011)