P. 1
Aspek Medico Legal Dalam Malprakek

Aspek Medico Legal Dalam Malprakek

|Views: 872|Likes:
Dipublikasikan oleh Nyimas Farisa Nadhilla

More info:

Published by: Nyimas Farisa Nadhilla on Dec 19, 2011
Hak Cipta:Attribution
Harga Terdaftar: $0.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

07/04/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

ASPEK MEDICOLEGAL DALAM KASUS MALPRAKTEK

Oleh Nama : Nyimas Farisa Nadhilla NPM : 1118011093

JURUSAN KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG 2011

. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas dan salah satu standar kompetensi yang sudah ditetapkan dalam blok Bioetik dan Humaniora . serta penangan kasus dugaan malpraktek. 4. Dalam penyusunan laporan ini penulis banyak mengalami kesulitan-kesulitan. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. bimbingan. Namun berkat bantuan. dukungan. serta dapat berguna bagi mahasiswa kedokteran. maka laporan ini dapat terselesaikan dengan baik. Didalamnya berisikan tentang aspek-aspek medikolegal. dan dorongan do’a yang sangat berharga dari berbagai pihak. 2. sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan disusunnya makalah ini ialah agar memenuhi salah satu kriteria pembelajaran dalam blok bioetika dan humaniora. Seluruh keluarga penulis yang sudah banyak membantu serta memberikan motivasi.KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga tulisan ini dapat terwujud menjadi sebuah makalah yang berjudul “Aspek Medikolegal dalam Kasus Malpraktek”. hubungan malpraktek dengan medikolegal. 3. Dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu dalam proses penyelesaian laporan ini. dukungan. dan dorongannya telah menjadi pemicu untuk menyelesaikan karya ilmiah ini. 5. Teman-teman yang atas bantuan. Orang tua dan dosen-dosen yang telah membantu dan selalu mensupport saua dalam pembuatan makalah ini.

08 Desember 2011 Penulis . Akhir kata penulis berharap agar laporan ini dapat berguna bagi mahasiswa kedokteran untuk memahamai sesungguhnya kedokteran islam memberikan banyak sumbangsih pada kedokteran dunia. Bandar Lampung. kritik dan saran yang konstruktif sangat penulis harapkan untuk kesempurnaan laporan berikutnya.Penulis menyadari bahwa laporan ini tentunya masih mempunyai kekurangan dan kesalahan. Untuk itu.

................................................................................... ii Daftar isi ...........................1 Pengertian Medicolega 2...........................Daftar Isi Halaman Judul ..........2 Hubungan malpraktek dengan medikolegal ………………… 3 2...............................4 Penanganan Kasus Gugatan Malpraktek …………………… 7 III.......................3 Definisi Malpraktek ............................................................... Kesimpulan ………………………………………………………….................... iv I......... i Kata Pengantar .......................................... Pendahuluan ............................................. 1 II.................................................. 9 Daftar Pustaka .............. 3 2........................................................................ 3 2...... Pembahasan ....................................................

Medikolegal dalam praktik kedokteran mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan dibidang kesehatan. Selain itu. Karena jika tidak memenuhi standar prosedur operasional. terdapat banyak sekali hal-hal yang dalam pelaksanaannya membutuhkan pengawasan dan sikap hati-hati dari tenaga ahli sesuai bidang. yang berpotensi menjadi masalah hukum untuk mempertanggung jawabkan tindakannya tersebut.I. Medicolegal mencakup secara keseluruhan permasalahan dibidang kesehatan. PTM juga bisa dijadikan bukti untuk membela dokter. Maka. . PENDAHULUAN 1. Hal ini juga berkaitan dengan malpraktek. Contoh dalam hal informed consent atau persetujuan tidakan medis (PTM).1 Latar Belakang Masalah Medicolegal merupakan suatu kasus yang dilakukan oleh profesi atau tenaga ahli. Dalam dunia kedokteran. PTM merupakan persetujuan yang diberikan kepada pasien dan keluarga pasien atas dasar tindakan medic yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. dimana malpraktek merupakan tindakan kelalaian dari seorang dokter atau tenaga medis dalam melaksanakan profesinya. Misalnya tentang pemberian informed consent. bisa mengakibatkan malpraktek yang dalam penyelesaian kasusnya dapat membawa kita ke jalur hukum. dalam hal ini. Dan tiap-tiap masalah dibidang kesehatan memiliki peraturannya masing-masing. medikolegal merupakan penyelesaian dari masalahmasalah kedokteran. tahapan melakukan anamnesis dan standar pelayanan kedokteran. jika pada nantinya terjadi sesuatu yang tidk diinginkan dan dianggap merugikan pasien setelah dilakukannya tindakan medic tersebut.

Makalah ini akan membahas pengertian malpraktek. Mampu menghubungkan aspek medikolegal dengan kasus-kasus malpraktek 4. Dapat menjelaskan tindakan-tindakan apa saja yang termasuk medicolegal 3. kasus-kasus malpraktek dan penanganan gugatan mapraktek. yang merupakan salah satu bentuk medicolegal. Mengetahui pengertian medicolegal 2. Mampu menjelaskan kasus-kasus malpratek serta penyelesaiannya .2 Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut: 1. 1.Dalam makalah ini akan dibahas mengenai malpraktek.

2. Tindakan-tindakan yang menyimpang ini sering disebut dengan malpraktek medic. 2. medicolegal adalah aspek hukum dalam dunia medis / kesehatan. . sampai kepada tindakan kelalaian seorang dokter atau tenaga medis yang disebut dengan malpraktek. Medicolegal adalah suatu penyelesaian yang mengatur tentang permasalahan dibidang kedokteran. PEMBAHASAN 2.Oleh karena itu malpraktek medic termasuk kedalam medikoleal.2 Hubungan malpraktek dengan medikolegal Medikolegal membahas segala permasalahan dalam aspek-aspek kedokteran. Jadi.3 Definisi Malpraktek Black’s Law Dictionary mendefinisikan malpraktik sebagai “professional misconduct or unreasonable lack of skill” atau “failure of one rendering proffesional services to exercise that degree of skill and learning commonly applied under all the circumstances in the community by the average prudent reputable member of the proffesion with the result of injury. baik itu permasalahan tentang pemberian informed consent. Malpraktek merupakan aspek medikolegal yang paling sering terjadi di sekitar kita.1 Pengertian Medicolegal Medicolegal berasal dari kata medic. Tidak jarang kasus malpraktek ini merugikan pasien. termasuk dokter. yang menyimpang dari prosedur operasional yang berlaku. atau orang yang dilayani. yang artinya medis / kesehatan dan legal.II. loss or damage to the recipient of those services or to those entitled to rely upon them”. segala macam tindakan dari tenaga profesi. yang artinya hukum.

Malfeasance berarti melakukan tindakan yang melanggar hukum atau tidak tepat/layak (unlawful atau improper). Tidak jarang tindakan malpraktek ini dapat merugikan orang lain. Kelalaian dapat terjadi dalam 3 bentuk. yaitu malfeasance. untuk mempergunakan tingkat keterampilannya dan ilmu pengetahuan yang lazim dipergunakan untuk mengobati pasien atau orang cedera. Duty. bahkan sampai cacat. Tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan atau melalaikan kewajiban (negligence). pilihan tindakan medis tersebut sudah improper. yaitu misalnya melakukan tindakan medis dengan menyalahi prosedur. Suatu tindakan dapat dikatakan sebagai malpraktek jika mengandung keempat unsur dibawah ini (menurut Hubert W. Tidak ada kelalaian jika tidak ada kewajiban untuk mengobati. Hal ini berarti bahwa harus ada hubungan hukum antara pasien dan dokter/rumah sakit. Nonfeasance adalah tidak melakukan tindakan medis yang merupakan kewajiban baginya Namun. dapat berupa luka. Misfeasance berarti melakukan pilihan tindakan medis yang tepat tetapi dilaksanakan dengan tidak tepat (improper performance). misalnya melakukan tindakan medis tanpa indikasi yang memadai. Smith): a. c. Menurut Guwandi malpraktik adalah a. Seorang dokter harus mengobati pasiennya sesuai dengan standar pelayanan . misfeasance dan nonfeasance. Melakukan suatu hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh dokter atau dokter gigi b. tidak semua kerugian yang didapat pasien merupakan malpraktek dan kesalahan dokter. Melanggar suatu ketentuan menurut atau berdasarkan peraturan perundangundangan.Malpraktek adalah kelalaian atau kegagalan seorang tenaga profesi.

profesinya. 4. Bertindak secara hati-hati dan teliti Bekerja sesuai standar profesi Sudah ada informed consent. sesuai tingkat/ jenjang pelayanan kesehatan dan situasi setempat. Apabila kesalahan atau kelalaian itu sedemikian jelasnya. maka seorang dokter harus melaksanakan kewajibannya tersebut dengan benar. Adanya indikasi medis 2. Delicrition of the duty (penyimpangan dari kewajiban). hukum dan agama. Jika dokter tersebut menyimpang dai kewajibannya. 3. b. Tolak . Rekam medis harus segera dilengkapi setelah pasien selesai menerima pelayanan kesehatan dan harus dibubuhi nama. etika umum. Standar Profesi Kedokteran adalah batasan kemampuan (knowledge. yang sudah diatur dalam undang-undang parktek kedokteran pasal 46. etika kedokteran. kesaksian perawat dan bukti-bukti lainnya. skill and professional attitude) minimal yang harus dikuasai oleh seorang dokter atau dokter gigi untuk dapat melakukan kegiatan profesionalnya pada masyarakat secara mandiri yang dibuat oleh organisasi profesi. catatan-catatan pada rekam medik. Bukti adanya suatu penyimpangan dapat diberikan melalui saksi ahli. dan tanda tangan petugas yang memberikan pelayanan atau tindakan. waktu. maka dokter tersebut dapat dipersalahkan. sehingga tidak diperlukan kesaksian ahli lagi. Jika ada kewajiba. Standar profesi yang dimaksud adalah yang tercantum dalam KODEKI Pasal 2 dimana Setiap dokter harus senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi. dimana tolak ukuran tertinggi adalah yang sesuai dengan perkembangan IPTEK Kedokteran. dokter haruslah bertindak berdasarkan: 1.Yang harus ditekankan oleh seorang dokter adalah ketika dia menjalankan praktik kedokteran wajib untuk membuat rekam medis. Dalam hubungan perjanjian dokter dengan pasien.

tetapi jika tidak sampai menimbulkan luka/cedera/kerugian (damage. Walaupun seorang dokter atau rumah sakit dituduh telah berlaku lalai. injury. Juga apabila tejadi pelanggaran terhadap hak privasi orang lain. Istilah luka (injury) tidak saja dala bentuk fisik. Malpraktik dianggap sebagai tindakan kriminal dan termasuk perbuatan yang dapat diancam hukuman. pelanggaran dalam sumpah dokter. kesalahan dalam rekam medis. Jenis-jenis malpraktek ada 3. Perbuatan ini termasuk ketidakjujuran. c. Secara hukum harus dapat dibuktikan secara medis yang menjadi bukti penyebab langsung terjadinya malpraktik dalam kasus manapun. Hal ini dilakukan oleh Pemerintah untuk melindungi masyarakat secara umum. . yaitu: 1) Malpraktek Kriminal. Malpraktek kriminal terjadi ketika seorang dokter yang menangani sebuah kasus telah melanggar undang-undang hukum pidana.ukur yang dipakai secara umum adalah sikap-tindak seorang dokter yang wajar dan setingkat didalam situasi dan keadaan yang sama. yang mengakibatkan kecacatan pada pasien akibat kealpaan seorang dokter pada diagnosis dan perawatan terhadap pasien. Direct Cause (penyebab langsung). Damage/Injury (kerugian). maka ia tidak dapat dituntut ganti-kerugian. dan tindakan pelecehan seksual pada pasien yang sakit secara mental maupun pasien yang dirawat di bangsal psikiatri atau pasien yang tidak sadar karena efek obat anestesi. malpraktek juga terbagi menjadi beberapa jenis. penggunaan ilegal obat – obat narkotika. namun kadangkala juga termasuk dalam arti ini gangguan mental yang hebat (mental anguish). Damage yang dimaksud adalah cedera atau kerugian yang diakibatkan kepada pasien. harm) kepada pasien. Penyebab langsung yang dimaksudkan dimana suatu tindakan langsung yang terjadi. Selain itu. perawatan yang lalai. d.

maka kasus tersebut . Tipe malpraktek dimana dokter karena pengobatannya dapat mengakibatkan pasien meninggal atau luka tetapi dalam waktu yang sama tidak melanggar hukum pidana.jika terbukti bersalah. hukuman kepegawaian. Jika didalam kasus tersebut terdapat pelanggaran disiplin. atau wajib mengikuti kembali pelatihan/pendidikan di Institusi Pendidikan Kedokteran. Misalnya seorang dokter yang menyebabkan pasien luka atau meningggal akibat pemakaian metode pengobatan yang sama sekali tidak benar dan berbahaya tetapi sulit dibuktikan pelangggaran pidananya. Tindakan tidak profesional yang dilakukan dengan mengabaikan standar etika yang ada umumnya hanya berurusan dengan komite disiplin dari profesi tersebut. Kemudian. Pertama. MKDKI berhak untuk memutuskan keputusan perihal kasus tersebut. jika didalam kasus tersbut terdapat pelanggaran etik. atau Surat Ijin Praktek (SIP). maka pasien atau keluarganya dapat menggugat perdata. 3) Malpraktek Etik. Tanggung jawab dokter tersebut tidak berkurang meskipun pasien tersebut kaya atau tidak mampu membayar. Dan jika kasus tersebut ternyata merupakan malpraktek pidana. Kelalaian dalam menjalani panduan dan standar etika yang ada. Namun. Hukuman yang diberikan termasuk pelarangan tindakan praktik untuk sementara dan pada kasus yang tertentu dapat dilakukan tindakan pencabutan izin praktek. maka MKDKI dapat memberikan hukuman berupa pencabutan Surat Tanda Registrasi (STR). Sementara Negara tidak dapat menuntut secara pidana. MKDKI memproses kasus tersebut. bahkan pencabutan SIP selama-lamanya. 2. maka MKDKI akan meneruskan kasus tersebut kepada MKEK. kasus malpraktek ini dapat di adukan kepada MKDKI.2) Civil Malpraktek.4 Penanganan Kasus Gugatan Malpraktek Lembaga-lembaga yang berperan dalam menangani kasus malpraktek adalah MKEK dan MKDKI. MKEK berhak memberikan hukuman. berupa penundaan gaji. tetapi pasien atau keluarganya dapat menggugat dokter secara perdata untuk mendapatkan uang sebagai ganti rugi.

Apabila seorang dokter telah terbukti dan dinyatakan telah melakukan tindakan malpraktek maka dia akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan UU No. 23 1992 tentang kesehatan. dengan hukuman terberat ialah penjara dan denda. Dan UU Praktek kedokteran dalam BAB X Ketentuan Pidana Pasal 75 ayat (1) yang berbunyi Setiap dokter atau dokter gigi yang dengan sengaja melakukan praktik kedokteran tanpa memiliki surat tanda registrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp100.akan diserahkan kepada penegak hukum.00 (seratus juta rupiah). .000.000.

dan direct cause. Malpraktek ialah salah satu bentuk medikolegal yang paling sering terjadi disekitar kita. delicrition of the duty. Medikolegal ialah aspek hokum dalam dunia medis. Sebuah kasus malpraktek dapat dikatakan benar malpraktek jika mengandung 4 unsur yaitu duty. KESIMPULAN Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut: 1. yakni mengatur segala macam permasalahn medic. 2. Lembaga Negara yang mengatur masalah medikolegal. 3. 4. terutama malpraktek ialah MKDKI dan MKEK . damage.III.

savetheindiansfamiliy.00 WIB . 2009. Jusuf.30 WIB Pustaka Medika Indo. Hukum dan Etika dalam Praktek Kedokteran. www. 1989. www. EGC. Pustaka Sinar Harapan. Veronica.html diunduh pada tanggal 7 desember pukul 21. Komalawati.com diunduh pada tanggal 7 desember pukul 22.ccjm. K.org diunduh pada tanggal 7 desember pukul 22. Michota. Etika Kedokteran Dan Hukum Kesehatan.blogspot.http://cetrione. H. Jakarta. The Medico-Legal case: From Doctors Side.45 WIB Franklin A. Jakarta. Chavali. Amri dan Hanafiah. MD FHM. Dasari Harish and Dr.DAFTAR PUSTAKA Amir. Website: Dr.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->