1. UNTUK DAPAT MENGAJAR SECARA EFEKTIF, APA YANG DIGUNAKAN?

(NO 8)

2. MODEL-MODEL PEMBELAJARAN APAKAH SAJA YANG DIGUNAKAN DALAM PERKULIAHAN? 3. APAKAH ANDA SUDAH MENGENAL BERBAGAI MODEL PEMBELAJARAN YANG LEBIH EFEKTIF? (NO 10, 15-18) 4. APAKAH MODAL UNTUK DAPAT MENGEMBANGKAN MODEL? (N0 4-5) 5. DOSEN ATAU MAHASISWAKAH YANG SANGAT BERPERAN DALAM PENYELENGGARAAN PROSES PEMBELAJARAN? (INGAT) 6. MENGAPA PEMILIHAN MODEL ITU BEGITU PENTING BAGI DOSEN? 7. APAKAH AKIBATNYA APABILA DOSEN KURANG/TIDAK DAPAT MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN? 8. APAKAH KOMENTAR ANDA TENTANG PENERAPAN MODEL? TERTARIKKAH, AKAN MELAKUKANNYA, ATAU MERASA TIDAK PERLU?

.

.

.

.

• • PENGERTIAN MODEL Prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar Pedoman bagi pengajar dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran APAKAH ANDA SETUJU DENGAN PENGERTIAN ITU ? BAGAIMANA DENGAN PENGEMBANGAN MODEL DAN FUNGSI MODEL APAKAH TARUNA MEMBUTUHKAN PERSIAPAN? .

DOSEN BERFUNGSI SEBAGAI SALAH SATU FASILITATOR DALAM PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN PERSIAPAN BERGUNA TERUTAMA BAGI MAHASISWA Perumpamaan saja .

MODEL PEMBELAJARAN ADALAH KERANGKA KONSEPTUAL /OPERASIONAL (?) YANG MELUKISKAN PROSEDUR YANG SISTEMATIS DALAM MENGORGANISASIKAN PENGALAMAN BELAJAR UNTUK MENCAPAI TUJUAN BELAJAR TERTENTU DAN BERFUNGSI SEBAGAI PEDOMAN BAGI PARA PENGAJAR DALAM MERENCANAKAN (?) DAN MELAKSANAKAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BAGAIMANA KOMENTAR ANDA ? .

No. 1. Model Sosial 4. Model Personal 3. Model Sistem Perilaku     Social Learning Koreksi Diri Terapi Perilaku Respon terhadap Tugas . JENIS MODEL Model Pengolahan Informasi             ORIENTASI POKOK Proses Kognitif Pemahaman Dunia Pemecahan Masalah Berpikir Induktif Kesadaran Individu Uniqueness Kemandirian Pembinaan Kepribadian Semangat Kelompok (Synergy) Kebersamaan Interaksi Sosial Individu sebagai Aktor Sosial 2.

TAHAP KEGIATAN SITUASI-NORMA INTERAKSI ALAT-MEDIA NILAI-NILAI SERTAAN .

c. b. h. Pencapaian konsep Latihan penelitian Sinektiks Pertemuan kelas Investigasi kelompok Penelitian Jurisprudensial Latihan Laboratoris Penelitian sosial Kontrol diri Simulasi . f. g. i. e. d.10 Model Pembelajaran Pilihan a. j.

LATIHAN PENELITIAN Menghadapkan masalah Mencari & mengkaji data Eksperimentasi & mengkaji data Penarikan simpulan dan rekomendasi . PENCAPAIAN KONSEP Penyajian data LANGKAH POKOK Pengetesan ketercapaian konsep Analisis strategi berpikir 2.MODEL 1.

HANGAT. ADAPTASI. EMPATHY. WAWASAN LUAS. NAMA 2. KONTROL EMOSI. “JEMBAR” (P 50). CONTOH 3. PEKA. . KRITIK. DSB. MANDIRI. DSB EFEK PENGIRING JUSTRU YANG PENTING DEMOKRATIS. EVALUASI DIRI. NILAI : KELUARGA : KELUARGA PAK HAJI ABDULLAH : AYAH DAN IBU : PENDIDIKANNYA. KOMITMEN. OTONOM. PRODUKTIF. BERTANGGUNG JAWAB. IBADAH. TERBUKA. SADAR WARGA. TOLERANSI. NALAR LOGIS (BIASA BERPIKIR RASIONAL). ATRIBUT 4. HAFKAHNYA.SETIAP KONSEP MEMILIKI EMPAT ELEMEN 1.

SINEKTIKS Deskripsi kondisi saat ini LANGKAH POKOK Proses analogi langsung Proses analogi personal Analisis konflik Analogi langsung lanjut Kajian tugas 4.MODEL 3. PERTEMUAN KELAS Menciptakan suasana yang baik Menyajikan masalah Membuat keputusan nilai personal Mengidentifikasi pilihan tindakan Memberi komentar Menetapkan tindak lanjut .

INVESTIGASI KELOMPOK Situasi permasalahan LANGKAH POKOK Eksplorasi Perumusan tugas belajar Kegiatan belajar Analisis kemajuan Pengulangan 6. PENELITIAN JURISPRUDENSIA L Orientasi kasus Identifikasi masalah Penetapan posisi Contoh dan argumentasi Penyajian posisi Pengetesan asumsi .MODEL 5.

PENELITIAN SOSIAL Orientasi Perumusan hipotesis Penjelasan istilah Eksplorasi Pembuktian Perumusan generalisasi . LATIHAN LABORATORIS Rasa tergantung LANGKAH POKOK Dorongan mandiri Pemecahan masalah Rasa terlibat Rasa peduli Validasi 8.MODEL 7.

KONTROL DIRI Perkenalan prinsip perilaku LANGKAH POKOK Pembangunan landasan berpijak Program kontrol diri Perbaikan program kontrol diri 10.MODEL 9. SIMULASI Orientasi Latihan peran Proses simulasi Pemantapan .

buzz group. crosser over group. sidang pleno. Model Diskusi Kelompok (Brainstorming. forum penyajian situasi. Model Pengorganisasian Pertemuan (Sidang umum. dll) . kelompok minat khusus.1. penyajian skill. case study. dll) 2. penyajian konflik. kerja kelompok.

KEMAMPUAN DOSEN MENGAMBIL KEPUTUSAN 5.1. EKSPEKTASI DOSEN TENTANG KEMAMPUAN TARUNA 2. KEMAMPUAN DOSEN MENGELOLA KELAS 3. KESEMPATAN TARUNA MELAKUKAN TUGAS 4. VARIASI METODE DAN TEKNIK .

MODEL DISKUSI KELOMPOK .

AKTIVITAS PEMBELAJARAN Tidak langsung (Indirect Instruction) Langsung (Direct Instruction) RENDAH HASIL BELAJAR KOGNITIF. AFEKTIF DAN KONATIF TINGGI CUKUPKAH? APA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN? .

Manusia seutuhnya VISUAL –SPATIAL BODILY –KINESTHETIC MUSICAL – RITHMIC INTERPERSONAL INTRAPERSONAL LOGICAL MATHEMATIC VERBAL LINGUISTIC GARDNER KOGNITIF KONATIF AFEKTIF KONTROL SPIRITUAL INTELEKTUAL FISIKAL EMOSIONAL SADAR PERILAKU SADAR ILAHIAH (TAMBAHAN) INOVASI DANDAN .

.

MATA KULIAHNYA POKOK BAHASANNYA NAMA MODEL TUJUAN DAN ASUMSINYA SINTAKMATIKNYA SISTEM SOSIALNYA PENGELOLAANNYA/INTERAKSINYA PENDUKUNGNYA EFEK PENGIRINGNYA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful