Anda di halaman 1dari 6

SURAT DAKWAAN Disusun guna memenuhi tugas: Hukum Acara Pidana Dosen pengampu: Erna Yuliandari, SH.

Disusun oleh: KELOMPOK 7: 1. Dwi Yudianto 2. Dwita Putri N 3. Mita Argawati 4. Munawar Khasami
5. Nindien Lintang

K6410020 K6410021 K6410040 K6410043 K6410044 K6410049

6. Rahmat Wijayanto

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2011 KEJAKSAAN NEGERI KENDARI ================= UNTUK KEADILAN SURAT DAKWAAN ================= NOMOR REGISTRASI PERKARA : PDM-15/ KENDARI /EP.1/03/2010 a. Nama Lengkap : Lucki Tempat lahir : Papua Umur/tanggal lahir : 40 tahun / 14 Februari 1964 Jenis Kelamin : laki laki Kebangsaan : Indonesia Tempat tinggal : Jl. Sunter No.14 Kampus Baru Kendari Agama : Islam Pekerjaan : Pensiunan Mantri b. Penahanan: 1.Terdakwa ditahan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia Resort Kendari dengan jenis penahanan Rutan sejak tanggal 25 January 2010 s.d. tanggal 13 February 2010. Perpanjangan Penahanan oleh Kejaksaan Negeri Kendari tanggal 14 February 2010 s/d tanggal 24 Maret 2010. 2.Terdakwa ditahan olek Kejaksaan Negeri Kendari dengan jenis penahanan Rutan sejak tanggal 25 Maret 2010 s/d 13 April 2010. c. Dakwaan: I. Bahwa ia terdakwa Lucki pada hari Minggu tanggal 3 Agustus 2009 jam 11.30 wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain tetapi masih dalam bulan Agustus di jalan Margonda Raya Gg. Sawo, Kendari atau setidak-tidaknya pada tempat lain tetapi masih dalam daerah hukum

Pengadilan Negeri Kendari, dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bernama saksi Ana bersetubuh dengan dia di luar pernikahan yang dilakukan dengan cara sebagai berikut; Bahwa ia terdakwa pada waktu tersebut sedang menunggu saksi Ana di ruang tamu kamar kost saksi Ana yang pada waktu itu sedang mandi untuk bersiap-siap pergi ke mall Mandonga bersama-sama terdakwa. Karena saksi Ana lupa membawa handuk, maka ia meminta kepada terdakwa untuk mengambilkan handuknya di dalam kamar. Bahwa terdakwa pada saat di depan kamar mandi dan akan memberikan handuk tersebut menjadi terangsang melihat wajah saksi Ana yang basah, sehingga terdakwa memaksa masuk ke dalam kamar mandi. Bahwa setelah melihat tubuh saksi Ana tanpa sehelai benang di tubuhnya, terdakwa semakin beringas dan menyeret saksi Ana masuk ke dalam kamar saksi Ana. Bahwa karena saksi melakukan perlawanan ketika akan disetubuhi, terdakwa memukul wajah saksi Ana hingga kesakitan dan tidak berani lagi melawan. Bahwa ketika saksi Ana tidak melawan lagi maka terdakwa pun langsung memasukkan alat kelaminya ke dalam alat kelamin saksi Ana. Bahwa untuk memuaskan nafsunya, terdakwa berkali-kali memasukkan alat kelaminnya ke dalam alat kelamin saksi Ana. Bahwa akibat perbuatan tersebut terjadi kehamilan terhadap diri Ana Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 285 KUHP DAN II. Bahwa ia terdakwa Hasbing pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2010 sekitar jam 21.30 wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain tetapi masih dalam bulan January 2009 di tempat sebagaimana tersebut dalam dakwaan kesatu, dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan saksi Ana tanpa persetujuannya, yang dilakukan denga cara; Bahwa ia terdakwa pada jam 20.00 wib berdiri diujung gang kamar sewaan saksi Ana untuk menunggu teman saksi Ana yaitu Asti Dwiyanti Widu keluar dari kamar saksi Ana.

Bahwa ia terdakwa setelah melihat Asti Dwiyanti Widu keluar dari kamar saksi Ana pada jam 21.30 langsung mengetuk pintu kamar saksi Ana. Bahwa ketika saksi Ana mengetahui yang mengetuk pintu adalah terdakwa, ia langsung menutup pintu kamarnya. Bahwa ia terdakwa mengatakan ia sudah insaf dan meminta maaf kepada saksi Ana, maka saksi Ana pun membuka dan membiarkan terdakwa masuk ke dalam kamarnya. Bahwa ketika saksi Ana berjalan didepan dan membelakangi terdakwa, ia terdakwa langsung membius saksi terdakwa dengan sapu tangan yang ditutupkan di hidung dan mulu saksi. Bahwa setelah mengetahui saksi Ana pingsan ia terdakwa langsung membuka celana dalam saksi Ana dan kemudian memasukkan larutan NaCl kedalam rahim saksi Ana dengan menggunakan alat suntik yang dimasukkan melalui alat kelamin saksi Ana. Bahwa akibat larutan tersebut janin di dalam kandungan saksi Ana secara otomatis keluar melalui alat kelamin saksi Ana dalam keadaan mati. Bahwa ia terdakwa membungkus janin tersebut ke dalam plastik hitam dan membuangnya di tempat sampah di jalan Margonda Raya Gg. Mangga, Kendari Bahwa akibat perbuatan tersebut terjadi pendarahan pada rahim saksi Ana dan terjadi keguguran terhadap janin saksi Ana sesuai dengan Visum et Repertum No.1157/SK.II/02/ 2004 dan No 1158/SK.II/02/ 2009 tanggal 26 January 2010 yang ditandatangani oleh dr. Asnat. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 347 ayat 1 KUHP Kendari, 22 Maret 2009 JAKSA PENUNTUT UMUM,

Muhammad Nur Salam N ,S.H. Hasbing, S.H.

Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2125638-surat-dakwaan/#ixzz1c87hM22M 1. Jenis surat dakwaan : Kumulasi 2. Alasan mengapa dikatakan surat dakwaan kumulasi: Bentuk dakwaan ini dipergunakan dalam hal menghadapi seorang yang melakukan beberapa tindak pidana atau beberapa orang yang melakukan satu tindak pidana. Dalam dakwaan ini, terdakwa didakwakan beberapa tindak pidana sekaligus. Biasanya dakwaan akan disusun menjadi dakwaan satu, dakwaan dua dan seterusnya. Jadi, dakwaan ini dipergunakan dalam hal terjadinya kumulasi, baik kumulasi perbuatan maupun kumulasi pelakunya. Jaksa menerapkan dua pasal sekaligus dengan menerapkan kata sambung dan. Tindak pidana tersabut masing-masing berdiri sendiri,masing masing tindak pidana yang didakwakan harus dibuktikan satu demi satu. Misalnya dalam kasus contoh surat dakwaan di atas: Tindak pidana kesatu: Pemerkosaan (pasal 285 KUHP) Tindak pidana kedua: Pengguguran janin kandungan (pasal 341 ayat 1 KUHP)
3. Ringkasan tindak pidana:

Tindak pidana 1: Terdakwa yang bernama Lucky mengajak korban bernama Ana ke mall mandosa dan menunggu ana yang sedang mandi di kos Ana. Ana lupa membawa handuk saat mandi kemudian menyuruh terdakwa untuk mengambilkan handuk lalu saat terdakwa akan menyerahkan handuk kepada Ana,dia terangsang dan menyeret korban yang tidak berpakaian untuk bersetubuh. Saat Ana melawan,terdakwa memukulinya hinnga akhirnya Ana tidak bisa melawan kemauan terdakwa dan menyetubuhi Ana berkali kali Tindak Pidana 2: Ana hamil akibat disetubuhi terdakwa,saat Ana sedang ada tamu,terdakwa menunggu di ujung koridor kamar kos Ana. Setelah teman dari ana pergi dari kamar

kontrakanya,terdakwa mengetuk pintu Ana namun Ana tidak membukakan pintu kemudian terdakwa mengaku kepada Ana bahwa dirinya sudah insaf dan meminta maaf kepada Ana. Saat ana membukakan pintu ternyata terdakwa sudah membawa saput tangan yang diberi obat bius lalu terdakwa membius Ana hingga tidak sadarkan diri. Saat Ana tidak sadar,terdakwa menyuntikkan larutan NaCl ke dalam alat kelamin. Lalu janin yang ada di dalam rahim korban keluar dalam keadaan mati dan dibungkus plastic hitam oleh terdakwa dan dibuang di tong sampah, rahim Ana mengalami pendarahan.

Beri Nilai