Anda di halaman 1dari 1

MasLurbasl

,89:7-,8 merupakan suatu tindakan mengeluarkan sperma dengan ejakulasi atau tindakan
mencapai orgasme yang dilakukan tanpa hubungan seksual. Biasanya dilakukan stimulasi
seks mandiri di daerah tertentu dari tubuh sehingga gairah seks meningkat dan terjadi
ejakulasi dan dapat mencapai orgasme.
Menurut PriI. Dr. dr. Wimpie Pangkahila SpAnd FAACS, hampir semua orang pernah
masturbasi. Jika dilihat dari sudut pandang psikoseksual, setiap anak-anak pasti juga
mengalami, dan hal itu normal terjadi, tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Meskipun demikian, banyak pria yang merasa malu karena melakukan masturbasi. Para
remaja memiliki semacam ketakutan apabila orang lain atau orang tua mereka mengetahui
apa yang mereka lakukan. Hal ini mempengaruhi mereka, sehingga mereka cenderung
melakukan masturbasi dengan cepat dan dalam kondisi terburu-buru untuk mengurangi resiko
ketahuan.
Berbagai ketakutan pun melanda para pria, misalnya; bahwa masturbasi akan mengurangi
kualitas dan kuantitas sperma atau masturbasi mengakibatkan ejakulasi dini pada saat
hubungan intim yang sesungguhnya dilakukan dengan pasangan. Hal itu dibantah oleh
Wimpie. 'Tidak benar ada kaitannya antara kualitas atau kuantitas sperma dengan
masturbasi, demikian juga dengan ejakulasi dini. Kualitas dan kuantitas sperma tidak
dipengaruhi oleh masturbasi secara langsung. Jumlah dan kualitas sperma akan menurun bila
masturbasi dilakukan terlalu sering. Tetapi akan kembali normal setelah tidak melakukan
masturbasi/hubungan seksual selama 3-5 hari