KASUS PENYUAPAN DANA WISMA ATLET SEA GAMES 2011 DI PALEMBANG DAN JAKARTA

TUGAS AKHIR

Disusun oleh : MAYA ACKSARI DEWI NIM : 11.12.5646 KELOMPOK : BAHASA NAMA DOSEN : Drs.Mohammad Idris Purwanta,MM

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011

Mohammad Idris Purwanta.Bapak Drs.semoga laporan yang sangat sederhana ini bermanfaat bagi semua pihak.Semua Pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu. Yogyakarta. 2011/2012 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA.M.Teman-teman MABA STMIK Amikom Yogyakarta 2011/2012 5.Keluargaku yang senantiasa mendukungku 3.KATA PENGANTAR Puji Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Allah SWT. Demikian pengantar dari penulis.penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kepada : 1.Si atas bimbingannya 4.yang telah membantu baik secara moril maupun materiil guna terselesainya laporan Tugas Akhir ini. Dalam kesempatan Ini.Allah SWT yang telah memberikan hidayahNya sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir Kuliah Pendidikan Pancasila semester ganjil T. Oktober 2011 Penulis ii . 2.yang telah melimpahkan rahmat dan Hidayah-Nya.A.

DAFTAR ISI SAMPUL………………………………………………………………………………………….1 Kesimpulan……………………………………………………………………………..5 BAB III PEMBAHASAN………………………………………………………………………..….3 Yuridis………………………………………………………………………………………..12 IV..2 Saran……………………………………………………………………………………….6 BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………….1 I.2 Rumusan Masalah…………………………………………………………………………….iii BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………....….12 IV.2 BAB II PENDEKATAN MASALAH……………………………………………………………3 II..12 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………….1 I.…14 iii ..1 Latar Belakang Masalah……………………………………………………………………..i KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………ii DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………..1 Historis………………………………………………………………………………………3 II.2 Sosiologis……………………………………………………………………………………4 II.

Bahkan kemajuan seperti itu tidak hanya terjadi di bidang teknologi dan Informasi namun di bidang politik pun masalah yang terjadi sangatlah kompleks. 1 .Adanya koalisi ini semakin meyakinkan bahwa dalam masalah ini Sistem Hukum dan peraturan di Indonesia tidak ditaati dengan sungguh-sungguh.BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Setiap saat kita mendengar pernyataan bahwa saat ini kita hidup di zaman reformasi.dimana ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih dan modern.Hal ini terjadi karena Sistem yang digunakan panitia tidak bersifat transparan/adanya koalisi antara pihak panitia dan tersangka.Dengan laporan ini penulis mencoba untuk mengkaji sebab-sebab adanya korupsi tersebut dan bagaimana sebaiknya pemecahan masalah tersebut.Setiap orang dapat dengan mudah menggunakan teknologi yang ada.Pandangan seperti ini kita ketahui bahwa merupakan suatu fenomena yang terjadi ini sudah mendunia dan berlangsung sangat pesat sesuai dengan tingkat perkembangan dan terobosan di bidang teknologi itu sendiri.Terutama jika terkait masalah korupsi dan masalah antar partai politik.Korupsi dapat terjadi karena adanya politik yang tidak bisa bersifat transparan bahkan Sistem hukum di Indonesia pun seakan-akan sudah tidak dihiraukan lagi oleh pelaku korupsi tersebut.Kasus ini sampai sekarang masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.2 permasalahan ini yang sangat sering menjadi perbincangan public bahkan sampai sekarang pun masih baanyak masalah-masalah mengenai Korupsi.Beberapa waktu lalu ini kita tau berita mengenai kasus penggelapan dana wisma atlet sea games di Palembang dan Jakarta.

Bagaimana seharusnya sikap seorang Pejabat/Tokoh Nasional dalam menghadapi suatu masalah.Bagaimana menanamkan nilai-nilai pancasila pada setiap warga Negara Indonesia 2 .Apa yang seharusnya dilakukan untuk membasmi para Koruptor di Indonesia 4.Bagaimana Untuk Menyelesaikan masalah Korupsi di Indonesia 2.I.2 Rumusan Masalah Dalam Laporan Tugas Akhir ini rumusan masalah yang ingin ditangani penulis adalah : 1. 3.

Tinggi rendahnya moralitas yang terbangun dalam diri seseorang.Mereka kurang mempedulikan nilai-nilai/hukum yang berlaku di Indonesia sehingga mereka melakukan apa yang menurut mereka benar namun pada kenyataannya itu merugikan negara. meski di depan mata masyarakat kita sendiri. Hal tersebut dikarenakan oleh bentuk serta pola praktek kekuasaan yang cenderung menindas sehingga secara terang-terangan telah melegalkan praktek korupsi. dengan melegalkan praktek korupsi dikalangan pejabat-pejabat pemerintahan.dan penanganannya pun tidak pernah mencapai titik terang atau bahkan menggantung. Namun apakah korupsi hanya diakibatkan oleh persoalan moralitas belaka?. merupakan bukti nyata betapa bobroknya moralitas para pejabat pemerintahan kita.keadaan moral Negara.1 HISTORIS Sejak Awal Orde baru. moralitas masyarakat direduksi oleh kepentingan politik dominan ketika itu.BAB II PENDEKATAN MASALAH II.Sampai sekarang pun masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang sangat rumit bagi bangsa Indonesia. ini terjadi karena adanya koalisi antar pihak pejabat/partai. Kita akan tahu dengan belajar dari sejarah”. Negara melalui pemerintah telah secara sengaja membangun stigma dan prilaku yang menyimpang (abuse of power).karena sampai sekarangpun penyelesaian masalah ini tidak pernah terselesaikan. tergantung seberapa besar dia menyerap nilai (pervade value) yang diproduksi oleh lingkungannya.Hal ini sangat berdampak pada keuangan Negara. “Korupsi yang semakin subur dan seakan tak pernah ada habisnya. 3 . Moralitas seseorang sangat ditentukan oleh lingkungan dan pergaulan sosialnya.sudah banyak para Pejabat yang melakukan korupsi. Kita tidak boleh serta merta melihat segi moral sebagai aspek tunggal dari praktek korupsi di Indonesia. Selama 32 tahun Orde Baru berkuasa.bahkan sejak dulu pun masalah yang dihadapi bangsa Indonesia tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun. baik ditingkat pusat sampai daerah .

Inilah yang menyebabkan adanya tindak korupsi. teori konflik dan interaksionisme simbolik secara tidak langsung mengkaji masalah korupsi.2 SOSIOLOGIS Masyarakat Indonesia umumnya hanya berpendidikan sma/sederajat.mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa yang dilakukan oleh para pejabat sehingga mereka tidak terlalu ikut campur dengan hal tersebut.melakukan apa saja yang mereka inginkan tanpa melihat keadaan masyarakat golongan bawah. sehingga korupsi selalu dianggap memberikan dampak yang negatif. dalam kondisi tertentu atau terpenuhi persyaratan tertentu struktur sosial dapat mendorong terjadinya perilaku korupsi.perbedaan status pendidikan antara warga Indonesia menjadikan penyalahgunaan wewenang/jabatan seorang pejabat untuk melakukan sesuai keinginannya.II.mereka menganggap bahwa sudah mempunyai jabatan tinggi mereka dapat . Terbentuknya struktur sosial tertentu tidak selalu ada kaitannya dengan terjadinya perilaku korupsi. Kenyataannya ternyata korupsi tidak hanya berfungsi negatif tetapi juga dapat berfungsi positif. Namun.Dan warga yang hanya berpendidikan rendah. setelah membahas tentang struktur sosial. Sementara itu. Secara awam korupsi selalu diartikan sebagai hal yang menyimpang.. adalah sangat penting untuk membahas nilai-nilai sosial dalam masyarakat yang dapat mencegah dan memperluas terjadinya perilaku korupsi.Perbedaan pendidikan inilah yag menjadikan sebab terjadinya korupsi. 4 . Dari sudut pandang sosiologi ada beberapa teori yang dapat dipakai untuk mengkaji fenomena korupsi. Uraian diatas menjelaskan bagaimana teori sosiologi seperti fungsionalisme struktural.ini menjadi salah satu penyebab terjadinya korupsi..

tapi hukum di Indonesia belum berfungsi secara optimal.Yang sangat tidak berprikemanusiaan adalah para pejabat yang melakukan kasus korupsi itu dengan mudahnya mereka mengadakan koalisi dengan aparatur hukum di Indonesia.mereka hanya dikenakan hukuman beberapa tahun dan denda.ini dikarenakan para pejabat tersebut menyalahgunakan jabatannya.3 YURIDIS Para pejabat yang melakukan korupsi tersebut.seorang warga biasa yang melakukan kasus sepele.misal.Banyak orang mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara Hukum.Ini membuktikan bahwa Hukum yang berlaku di Indonesia belum berfungsi secara optimal.Sehingga apa yang mereka lakukan tidak diketahui oleh pihak lain.Mereka belum memikirkan dampak apa yang akan mereka terima atas perbuatan mereka tersebut. 5 .mereka sudah menganggap bahwa diri mereka yang paling benar tanpa mempedulikan nilai-nilai pancasila dan hukum di Indonesia.namun jika seorang pejabat yang melakukan kasus berat.II.mereka bisa dihukum sampai hukuman mati.Hal ini yang masih sangat disayangkan.pasalnya dalam suatu masalah atau perkara Sistem Hukum kurang berperan dalam penyelesaiannya.

6 . mengapa KPK lambat dalam menangani kasus itu dibanding kasus suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. "Kenapa proses kasus Wisma Atlet tidak seperti di Kemenakertrans. "Wisma Atlet ini lebih kompleks. Tidak mungkin kami lebih cepat menangani dari kasus yang kedua (Kemenakertrans). kasus dugaan suap dalam pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games di Palembang lebih kompleks dari kasus suap di Kemenaketrans. Jakarta. KPK sudah memanggil empat pimpinan Badan Anggaran DPR sekaligus. Semuanya itu berbasis data. Menurut Aziz. KPK terlihat cepat reaktif dalam menangani kasus dugaan suap di dalam Kementerian pimpinan Muhaimin Iskandar. Pemanggilan pimpinan Badan Anggaran itulah yang menuai polemik.BAB III PEMBAHASAN Wakil Ketua Komisi III Bidang Hukum DPR Aziz Syamsuddin mempertanyakan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus Wisma Atlet SEA Games di Palembang. Menurut Aziz. Senin 3 Oktober 2011." kata Busyro. Padahal itu juga menyangkut Badan Anggaran DPR." kata Aziz Syamsuddin dalam rapat bersama pimpinan KPK di gedung DPR. Sumatera Selatan. Dalam kasus Kemenakertrans. Ketua KPK Busyro Muqoddas menjawab pertanyaan Aziz Syamsuddin. Aziz pun mempertanyakan penanganan kasus Wisma Atlet. "Ada apa di balik ini?" kata politisi Partai Golkar ini. Menurut Busyro.

saya pasti akan menganjurkan menggunakan dana yang masih dalam koridor hukum.2 miliar yang disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menangkap Wafid serta pihak penyuap--Mindo Rosalina Manulang dan Muhammad El Idris-di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).DPR menilai. mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram. untuk mengklarifikasi adanya pernyataan dari pihak yang sudah dipanggil lainnya. Rabu (21/9). Andi juga mengaku tidak tahu-menahu penggunaan dana talangan dalam setiap kegiatan di Kemenpora. dia juga menyatakan. bantuan untuk Pemuda Ansor. 7 . Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diketuai Marsudin Nainggolan. pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran itu termasuk dalam teknis penyidikan. KPK menjelaskan. DPR juga mempertanyakan kapasitas pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran. Palembang. Bahkan. Andi menyatakan tidak mengetahui perihal suap senilai Rp 3. "Kami tidak pernah dilapori mengenai uang tersebut sebagaimana yang disebut di media massa sebagai dana talangan. yang menjadi terdakwa dalam perkara itu. Namun. Andi juga mengaku tidak mengetahui bahwa kegiatan itu menggunakan dana talangan. “Bapak Wafid Muhammad saat itu tidak menginformasikan kepada saya bahwa kegiatankegiatan tersebut tidak menggunakan APBN. saat Wafid mengingatkan Andi tentang beberapa kegiatan di kementerian itu yang menggunakan dana talangan." kata Andi. sebagai saksi atau lembaga. pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran secara bersamaan mengganggu proses pembahasan RAPBN 2012." kata Busyro. "Dipanggil sebagai saksi." kata Andi menjawab pertanyaan majelis hakim. seperti terkait mendatangkan pesepak bola Belanda keturunan Indonesia yang tergabung dalam Klub De Jong Indonesia. 21 April 2011. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng mengaku tidak mau tahu perihal pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI Jakabaring. Pemanggilan itu dalam kapasitasnya sebagai pribadi. Dia juga menyatakan tidak pernah dilapori mengenai penggunaan dana dimaksud. dan beberapa kegiatan lainnya. Jika saat itu Bapak mengungkapkan tidak ada dana APBN. selalu melaporkan setiap kemajuan proyek tersebut.

Andi mengaku terbiasa meminta ditemani salah seorang anak buahnya jika ada anggota DPR yang ingin bertanya perihal program atau perkembangan proyek di kementeriannya. Kali ini dia mendesak agar Nazaruddin yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Bogor. "Datang bersama dengan anggota DPR dan teman-teman yang lain untuk bersilaturahmi. Rosalina. terbukti menyuap Sesmenpora Wafid Muharram. Muhammad El Idris. Kunjungan itu terjadi juga pada 21 April 2011. November nanti. Vonis tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 3. terlibat dalam mark up proyek pembangunan kompleks olahraga di Bukit Hambalang. Terkait kasus suap wisma atlet yang akan digunakan peserta SEA Games XXVI di Palembang. hingga kini Nazaruddin belum mengungkap lebih terperinci tuduhannya itu. Usai mendengarkan penjatuhan vonis. Idris kembali mengungkapkan isi hatinya. selama dua tahun. Perlu diketahui. Majelis hakim menyatakan El Idris bersama Direktur PT Anak Negeri. yaitu Rp 150 juta yang bisa diganti dengan empat bulan kurungan. Andi mengaku lupa apakah saat itu dia minta ditemani Wafid Muharram untuk menemui anggota DPR tersebut.5 tahun penjara. Namun. Namun.Andi Mallarangeng mengakui pernah dikunjungi oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh. beberapa saat sebelum KPK menangkap Wafid. Mindo Rosalina Manulang. 8 . Sumatera Selatan. majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Suwidya menjatuhkan vonis pidana penjara kepada Manager Marketing PT Duta Graha Indah (DGI). dan Muhammad El Idris. Selain itu. dan Ketua Komite Wisma Altet Rizal Abdullah agar PT DGI bisa menjadi pemenang tender proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring dan gedung serbaguna di Palembang. anggota DPR Muhammad Nazarudin. Muhammad Nazaruddin. selain dikatakan berperan dalam kasus suap wisma atlet. majelis hakim juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 200 juta yang bisa diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan." ujar Andi. Namun. Tetapi. tuntutan pembayaran denda terhadap El Idris lebih ringan. Andi Mallarangeng juga dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat.

Akibat ulah mereka. Rosalina menyatakan vonis tersebut pilihan terbaik untuknya." ujar Rosa seusai mendengarkan vonis majelis hakim. Dan semoga ini hukuman yang seadil-adilnya buat saya. Pengadilan Tipikor juga menjatuhkan vonis kepada Mindo Rosalina Manulang dengan pidana penjara selama 2. Saat majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis kepada Rosalina. "Kami minta hakim Tipikor menghukum para koruptor secara berat. Menanggapi vonis itu. Majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Suwidya menyatakan hal yang memberatkannya menjatuhkan vonis pidana penjara itu karena Rosalina telah memberi peluang kepada pejabat negara untuk melakukan korupsi. negara ini sudah dimiskinkan. yang berhubungan dengan Nazaruddin bukan kami saja. sesuatu yang kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah yang tengah gencar-gencarnya melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Baik Rosa maupun kuasa hukumnya. Pada persidangan lain. tapi saya yakin. Mereka juga melakukan hal yang sama di depan gedung KPK. mendesak KPK dan Pengadilan Tipikor untuk mengusut serta menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku tindak pidana korupsi (koruptor). Mereka mendatangi Pengadilan Tipikor menggunakan sepeda. Herbert Sitorus. meskipun diakuinya memberatkan hatinya. Djufri Taufik.5 tahun (2 tahun 6 bulan). Jika dalam tujuh hari setelah vonis dijatuhkan. Hakim harus punya hati nurani untuk memutuskan perkara. Wajah peserta unjuk rasa tampak ditutupi topeng bergambar wajah para petinggi partai politik."Dan." ujar Idris seusai mengikuti persidangan tersebut. di depan pengadilan itu sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Anak Muda Demokrat melakukan unjuk rasa. 9 . pihak Rosa tidak mengajukan banding. saat berorasi di depan gedung Pengadilan Tipikor. menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan langkah hukum lanjutan terhadap vonis tersebut. ini yang terbaik buat saya. maka pengadilan menganggap Rosa menerima vonis itu. "Menurut saya berat. Rosa juga harus membayar denda Rp 200 juta yang bisa diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan." ujar Koordinator aksi.

Elza enggan membeberkan. "Penyidik juga merasa senang karena ada hal-hal yang selama ini belum jelas. juga menyertakan bukti-bukti yang mendukung keterangannya itu kepada penyidik." tuturnya. Saya tidak bisa bilang general ya. Dia tidak menjelaskan lebih jauh soal permainan Badan Anggaran yang dimaksud. mengungkapkan. 10 . Seusai menjalani pemeriksaan selama lebih-kurang sembilan jam. dan peran orang-orang ini jelas. Nazaruddin mengaku mengungkapkan kepada penyidik KPK sejumlah nama kader Partai Demokrat yang menurut dia terlibat kasus wisma atlet. Mereka yang disebut adalah Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Wakil Sekjen Demokrat Angelina Sondakh. katanya. kuasa hukum tersangka kasus wisma atlet. menjadi jelas. Sumatera Selatan. "Nanti kami ungkap di persidangan. Namun. ada permainan antara Badan Anggaran DPR dan pemerintah terkait proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang. dan Ketua Fraksi Demokrat Djafar Hafsah. Nazaruddin telah menyampaikan hal tersebut secara rinci kepada penyidik KPK. Menurut dia.Elsa Syarif. Rabu (12/10/2011) malam. ada. Muhammad Nazaruddin. "Ada permainannya (Badan Anggaran). dan permainan antara pemerintah dan Banggar terbuka." kata Elza di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Nazaruddin. Wakil Bendahara Demokrat Mirwan Amir. saat ditanya bukti apa yang diserahkan ke KPK. seusai mendampingi kliennya diperiksa." katanya. Jakarta. tetapi untuk kasus ini.

11 . Nazaruddin mengungkapkan hal serupa kepada wartawan. dari Mirwan ke Anas. Uang tersebut kemudian ada yang mengalir ke Anas dan Djafar. Dia menyebutkan adanya aliran dana Rp 9 miliar ke Banggar DPR melalui Angelina dan Mirwan. ke Djafar. hanya Angelina dan Mirwan yang menjadi anggota Badan Anggaran DPR. Selain itu.Di antara empat politikus itu. Sebelumnya. dia distribusikan ke Mirwan. Nazaruddin kembali menyebut Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng turut menerima uang wisma atlet. "Saya sudah jelaskan sama penyidik tentang keterlibatan Anas di wisma atlet. Saya juga jelaskan soal pengakuan Angelina bahwa dia terima uang Rp 9 miliar." katanya. saya jelaskan detail.

IV.BAB IV PENUTUP VI.Kurang tanggapnya pemerintah dalam menyelesaikan kasus korupsi di Indonesia 5.Adanya Penyalahgunaan Jabatan yang dilakukan oleh para pelaku korupsi tersebut.sehingga masalah-masalah di Indonesia belum dapat terselesaikan dengan baik.dan Hukum harus ditegakkan bagi siapa saja yang melanggarnya.penulis mengambil kesimpulan berikut : 1.Setiap warga Indonesia wajib mentaati hukum di Indonesia 12 . Dengan ditegakkannya hukum di Indonesia secara jelas dan tepat maka segala macam masalah yang ada di Indonesia ini dapat terselesaikan dengan baik.1 KESIMPULAN Berdasarkan Keseluruhan Proses Analisis dan Pembahasan atas kasus suap wisma Atlet SEA GAMES.Adanya politik yang tidak transparan diantara pejabat/partai politik 2.Perbedaan pendidikan/jabatan seseorang yang menyebabkan kesewenang-wenangan.2 SARAN Dari serangkaian uraian pada bab-bab sebelumnya penulis meyakini masih terdapat berbagai macam kesalahan dan kekeliruan.Pada kesempatan ini penulis memberikan saran guna peningkatan kesadaran dan supremasi hukum di Indonesia karena pada dasarnya Indonesia adalah Negara Hukum.Kurang tegasnya hukum yang berlaku di Indonesia 4. 3.

Mereposisi peran pemerintah. Masyarakat merupakan subyek sekaligus obyek dalam kehidupan bernegara perlu ditingkatkan perannya dalam mengawasi pemerintah. sebab korupsi di lingkungan pemerintah tidak akan terjadi bila pemerintah menjalankan fungsi kepemerintahan dengan baik. 13 . sehingga setiap tindakan pemerintah mulai dari tahap perencanaan sampai kepada tahap pengawasan berada dalam kontrol yang tepat. Korupsi juga tidak akan terjadi bila pengusaha tidak memberikan suap kepada pemerintah untuk memperoleh berbagai kemudahan. dunia usaha dan masyarakat. Untuk tahap awal. perlindungan hukum atas diberikannya informasi mengenai korupsi (terkait dengan permasalahan peraturan mengenai perlindungan saksi dan korban/whisle blower act). sudah satnya korporasi dan publik dilibatkan dalam penyusunan peraturan perundangundangan. Peningkatan peran tersebut diantaranya adalah dengan adanya dukungan akan kemudahan untuk memperoleh informasi (terkait dengan permasalahan peraturan mengenai hak kebebasan memperoleh informasi).

html?id=287274 2.kompas. http://www.com/doc/39639893/Tinjauan-Yuridis-Konseptual-Terhadap-Korupsi 4. www.com 14 . http://www.google.scribd.com/news.suarakarya-online.DAFTAR PUSTAKA 1. http://nasional.com/sosiologi-korupsi 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful