KASUS PENYUAPAN DANA WISMA ATLET SEA GAMES 2011 DI PALEMBANG DAN JAKARTA

TUGAS AKHIR

Disusun oleh : MAYA ACKSARI DEWI NIM : 11.12.5646 KELOMPOK : BAHASA NAMA DOSEN : Drs.Mohammad Idris Purwanta,MM

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2011

2011/2012 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA.sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir Kuliah Pendidikan Pancasila semester ganjil T.M. Yogyakarta.A.Allah SWT yang telah memberikan hidayahNya sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.KATA PENGANTAR Puji Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Allah SWT.Keluargaku yang senantiasa mendukungku 3. Demikian pengantar dari penulis.Mohammad Idris Purwanta.yang telah membantu baik secara moril maupun materiil guna terselesainya laporan Tugas Akhir ini.penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kepada : 1.Teman-teman MABA STMIK Amikom Yogyakarta 2011/2012 5.Si atas bimbingannya 4. 2.yang telah melimpahkan rahmat dan Hidayah-Nya.Bapak Drs.Semua Pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu.semoga laporan yang sangat sederhana ini bermanfaat bagi semua pihak. Oktober 2011 Penulis ii . Dalam kesempatan Ini.

6 BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………….DAFTAR ISI SAMPUL………………………………………………………………………………………….i KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………ii DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………….1 Kesimpulan……………………………………………………………………………..2 BAB II PENDEKATAN MASALAH……………………………………………………………3 II...2 Sosiologis……………………………………………………………………………………4 II..….12 IV.2 Rumusan Masalah…………………………………………………………………………….1 Latar Belakang Masalah…………………………………………………………………….…14 iii .1 I..5 BAB III PEMBAHASAN………………………………………………………………………..3 Yuridis………………………………………………………………………………………....1 I..iii BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………….12 IV.1 Historis………………………………………………………………………………………3 II.12 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………….2 Saran……………………………………………………………………………………….…..

Bahkan kemajuan seperti itu tidak hanya terjadi di bidang teknologi dan Informasi namun di bidang politik pun masalah yang terjadi sangatlah kompleks.Kasus ini sampai sekarang masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.Hal ini terjadi karena Sistem yang digunakan panitia tidak bersifat transparan/adanya koalisi antara pihak panitia dan tersangka.Dengan laporan ini penulis mencoba untuk mengkaji sebab-sebab adanya korupsi tersebut dan bagaimana sebaiknya pemecahan masalah tersebut.Terutama jika terkait masalah korupsi dan masalah antar partai politik.dimana ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih dan modern. 1 .Korupsi dapat terjadi karena adanya politik yang tidak bisa bersifat transparan bahkan Sistem hukum di Indonesia pun seakan-akan sudah tidak dihiraukan lagi oleh pelaku korupsi tersebut.Adanya koalisi ini semakin meyakinkan bahwa dalam masalah ini Sistem Hukum dan peraturan di Indonesia tidak ditaati dengan sungguh-sungguh.1 Latar Belakang Masalah Setiap saat kita mendengar pernyataan bahwa saat ini kita hidup di zaman reformasi.Pandangan seperti ini kita ketahui bahwa merupakan suatu fenomena yang terjadi ini sudah mendunia dan berlangsung sangat pesat sesuai dengan tingkat perkembangan dan terobosan di bidang teknologi itu sendiri.Setiap orang dapat dengan mudah menggunakan teknologi yang ada.Beberapa waktu lalu ini kita tau berita mengenai kasus penggelapan dana wisma atlet sea games di Palembang dan Jakarta.2 permasalahan ini yang sangat sering menjadi perbincangan public bahkan sampai sekarang pun masih baanyak masalah-masalah mengenai Korupsi.BAB I PENDAHULUAN I.

2 Rumusan Masalah Dalam Laporan Tugas Akhir ini rumusan masalah yang ingin ditangani penulis adalah : 1.Bagaimana Untuk Menyelesaikan masalah Korupsi di Indonesia 2.I.Apa yang seharusnya dilakukan untuk membasmi para Koruptor di Indonesia 4.Bagaimana menanamkan nilai-nilai pancasila pada setiap warga Negara Indonesia 2 .Bagaimana seharusnya sikap seorang Pejabat/Tokoh Nasional dalam menghadapi suatu masalah. 3.

BAB II PENDEKATAN MASALAH II. merupakan bukti nyata betapa bobroknya moralitas para pejabat pemerintahan kita.keadaan moral Negara. dengan melegalkan praktek korupsi dikalangan pejabat-pejabat pemerintahan.1 HISTORIS Sejak Awal Orde baru. Namun apakah korupsi hanya diakibatkan oleh persoalan moralitas belaka?. Moralitas seseorang sangat ditentukan oleh lingkungan dan pergaulan sosialnya. Tinggi rendahnya moralitas yang terbangun dalam diri seseorang. meski di depan mata masyarakat kita sendiri. Hal tersebut dikarenakan oleh bentuk serta pola praktek kekuasaan yang cenderung menindas sehingga secara terang-terangan telah melegalkan praktek korupsi. Selama 32 tahun Orde Baru berkuasa.sudah banyak para Pejabat yang melakukan korupsi. tergantung seberapa besar dia menyerap nilai (pervade value) yang diproduksi oleh lingkungannya. Negara melalui pemerintah telah secara sengaja membangun stigma dan prilaku yang menyimpang (abuse of power).Sampai sekarang pun masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang sangat rumit bagi bangsa Indonesia. moralitas masyarakat direduksi oleh kepentingan politik dominan ketika itu. Kita akan tahu dengan belajar dari sejarah”.Hal ini sangat berdampak pada keuangan Negara. ini terjadi karena adanya koalisi antar pihak pejabat/partai.dan penanganannya pun tidak pernah mencapai titik terang atau bahkan menggantung.bahkan sejak dulu pun masalah yang dihadapi bangsa Indonesia tidak jauh berbeda dari tahun ke tahun.karena sampai sekarangpun penyelesaian masalah ini tidak pernah terselesaikan. baik ditingkat pusat sampai daerah . 3 . “Korupsi yang semakin subur dan seakan tak pernah ada habisnya. Kita tidak boleh serta merta melihat segi moral sebagai aspek tunggal dari praktek korupsi di Indonesia.Mereka kurang mempedulikan nilai-nilai/hukum yang berlaku di Indonesia sehingga mereka melakukan apa yang menurut mereka benar namun pada kenyataannya itu merugikan negara.

sehingga korupsi selalu dianggap memberikan dampak yang negatif.Dan warga yang hanya berpendidikan rendah. Kenyataannya ternyata korupsi tidak hanya berfungsi negatif tetapi juga dapat berfungsi positif.. Terbentuknya struktur sosial tertentu tidak selalu ada kaitannya dengan terjadinya perilaku korupsi.perbedaan status pendidikan antara warga Indonesia menjadikan penyalahgunaan wewenang/jabatan seorang pejabat untuk melakukan sesuai keinginannya. 4 .II. Dari sudut pandang sosiologi ada beberapa teori yang dapat dipakai untuk mengkaji fenomena korupsi. Uraian diatas menjelaskan bagaimana teori sosiologi seperti fungsionalisme struktural.mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa yang dilakukan oleh para pejabat sehingga mereka tidak terlalu ikut campur dengan hal tersebut.melakukan apa saja yang mereka inginkan tanpa melihat keadaan masyarakat golongan bawah. Secara awam korupsi selalu diartikan sebagai hal yang menyimpang. Namun.2 SOSIOLOGIS Masyarakat Indonesia umumnya hanya berpendidikan sma/sederajat..mereka menganggap bahwa sudah mempunyai jabatan tinggi mereka dapat .ini menjadi salah satu penyebab terjadinya korupsi. teori konflik dan interaksionisme simbolik secara tidak langsung mengkaji masalah korupsi. adalah sangat penting untuk membahas nilai-nilai sosial dalam masyarakat yang dapat mencegah dan memperluas terjadinya perilaku korupsi. Sementara itu.Perbedaan pendidikan inilah yag menjadikan sebab terjadinya korupsi.Inilah yang menyebabkan adanya tindak korupsi. setelah membahas tentang struktur sosial. dalam kondisi tertentu atau terpenuhi persyaratan tertentu struktur sosial dapat mendorong terjadinya perilaku korupsi.

II.misal.ini dikarenakan para pejabat tersebut menyalahgunakan jabatannya.3 YURIDIS Para pejabat yang melakukan korupsi tersebut.Yang sangat tidak berprikemanusiaan adalah para pejabat yang melakukan kasus korupsi itu dengan mudahnya mereka mengadakan koalisi dengan aparatur hukum di Indonesia.namun jika seorang pejabat yang melakukan kasus berat.Banyak orang mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara Hukum.mereka sudah menganggap bahwa diri mereka yang paling benar tanpa mempedulikan nilai-nilai pancasila dan hukum di Indonesia. 5 .mereka bisa dihukum sampai hukuman mati.mereka hanya dikenakan hukuman beberapa tahun dan denda.tapi hukum di Indonesia belum berfungsi secara optimal.Hal ini yang masih sangat disayangkan.seorang warga biasa yang melakukan kasus sepele.pasalnya dalam suatu masalah atau perkara Sistem Hukum kurang berperan dalam penyelesaiannya.Mereka belum memikirkan dampak apa yang akan mereka terima atas perbuatan mereka tersebut.Ini membuktikan bahwa Hukum yang berlaku di Indonesia belum berfungsi secara optimal.Sehingga apa yang mereka lakukan tidak diketahui oleh pihak lain.

BAB III PEMBAHASAN Wakil Ketua Komisi III Bidang Hukum DPR Aziz Syamsuddin mempertanyakan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus Wisma Atlet SEA Games di Palembang." kata Busyro. Tidak mungkin kami lebih cepat menangani dari kasus yang kedua (Kemenakertrans). KPK terlihat cepat reaktif dalam menangani kasus dugaan suap di dalam Kementerian pimpinan Muhaimin Iskandar. Jakarta. "Wisma Atlet ini lebih kompleks. mengapa KPK lambat dalam menangani kasus itu dibanding kasus suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi." kata Aziz Syamsuddin dalam rapat bersama pimpinan KPK di gedung DPR. Menurut Busyro. Pemanggilan pimpinan Badan Anggaran itulah yang menuai polemik. Padahal itu juga menyangkut Badan Anggaran DPR. KPK sudah memanggil empat pimpinan Badan Anggaran DPR sekaligus. Senin 3 Oktober 2011. kasus dugaan suap dalam pembangunan proyek Wisma Atlet SEA Games di Palembang lebih kompleks dari kasus suap di Kemenaketrans. Ketua KPK Busyro Muqoddas menjawab pertanyaan Aziz Syamsuddin. "Ada apa di balik ini?" kata politisi Partai Golkar ini. Menurut Aziz. 6 . Dalam kasus Kemenakertrans. Menurut Aziz. Semuanya itu berbasis data. Aziz pun mempertanyakan penanganan kasus Wisma Atlet. "Kenapa proses kasus Wisma Atlet tidak seperti di Kemenakertrans. Sumatera Selatan.

21 April 2011. pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran itu termasuk dalam teknis penyidikan. mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram. Dia juga menyatakan tidak pernah dilapori mengenai penggunaan dana dimaksud. dia juga menyatakan." kata Andi menjawab pertanyaan majelis hakim. Andi menyatakan tidak mengetahui perihal suap senilai Rp 3. dan beberapa kegiatan lainnya. Bahkan. yang menjadi terdakwa dalam perkara itu. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diketuai Marsudin Nainggolan." kata Busyro. KPK menjelaskan. Jika saat itu Bapak mengungkapkan tidak ada dana APBN. Andi juga mengaku tidak tahu-menahu penggunaan dana talangan dalam setiap kegiatan di Kemenpora. Palembang. “Bapak Wafid Muhammad saat itu tidak menginformasikan kepada saya bahwa kegiatankegiatan tersebut tidak menggunakan APBN. pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran secara bersamaan mengganggu proses pembahasan RAPBN 2012." kata Andi.DPR menilai. Namun. seperti terkait mendatangkan pesepak bola Belanda keturunan Indonesia yang tergabung dalam Klub De Jong Indonesia. Pemanggilan itu dalam kapasitasnya sebagai pribadi. DPR juga mempertanyakan kapasitas pemanggilan empat pimpinan Badan Anggaran. "Kami tidak pernah dilapori mengenai uang tersebut sebagaimana yang disebut di media massa sebagai dana talangan. saat Wafid mengingatkan Andi tentang beberapa kegiatan di kementerian itu yang menggunakan dana talangan. untuk mengklarifikasi adanya pernyataan dari pihak yang sudah dipanggil lainnya. "Dipanggil sebagai saksi. Andi juga mengaku tidak mengetahui bahwa kegiatan itu menggunakan dana talangan. Rabu (21/9).2 miliar yang disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menangkap Wafid serta pihak penyuap--Mindo Rosalina Manulang dan Muhammad El Idris-di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). bantuan untuk Pemuda Ansor. saya pasti akan menganjurkan menggunakan dana yang masih dalam koridor hukum. 7 . Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng mengaku tidak mau tahu perihal pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI Jakabaring. selalu melaporkan setiap kemajuan proyek tersebut. sebagai saksi atau lembaga.

" ujar Andi. anggota DPR Muhammad Nazarudin. yaitu Rp 150 juta yang bisa diganti dengan empat bulan kurungan. Andi Mallarangeng juga dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Sumatera Selatan. terlibat dalam mark up proyek pembangunan kompleks olahraga di Bukit Hambalang.Andi Mallarangeng mengakui pernah dikunjungi oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh. dan Muhammad El Idris. Bogor. majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Suwidya menjatuhkan vonis pidana penjara kepada Manager Marketing PT Duta Graha Indah (DGI).5 tahun penjara. Idris kembali mengungkapkan isi hatinya. majelis hakim juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 200 juta yang bisa diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan. terbukti menyuap Sesmenpora Wafid Muharram. Namun. Vonis tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 3. Muhammad Nazaruddin. selain dikatakan berperan dalam kasus suap wisma atlet. selama dua tahun. hingga kini Nazaruddin belum mengungkap lebih terperinci tuduhannya itu. "Datang bersama dengan anggota DPR dan teman-teman yang lain untuk bersilaturahmi. Mindo Rosalina Manulang. Perlu diketahui. Namun. Usai mendengarkan penjatuhan vonis. beberapa saat sebelum KPK menangkap Wafid. Kali ini dia mendesak agar Nazaruddin yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Selain itu. Terkait kasus suap wisma atlet yang akan digunakan peserta SEA Games XXVI di Palembang. Tetapi. dan Ketua Komite Wisma Altet Rizal Abdullah agar PT DGI bisa menjadi pemenang tender proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring dan gedung serbaguna di Palembang. Rosalina. Muhammad El Idris. Majelis hakim menyatakan El Idris bersama Direktur PT Anak Negeri. 8 . Andi mengaku lupa apakah saat itu dia minta ditemani Wafid Muharram untuk menemui anggota DPR tersebut. November nanti. Andi mengaku terbiasa meminta ditemani salah seorang anak buahnya jika ada anggota DPR yang ingin bertanya perihal program atau perkembangan proyek di kementeriannya. tuntutan pembayaran denda terhadap El Idris lebih ringan. Kunjungan itu terjadi juga pada 21 April 2011. Namun.

Wajah peserta unjuk rasa tampak ditutupi topeng bergambar wajah para petinggi partai politik. Dan semoga ini hukuman yang seadil-adilnya buat saya. Menanggapi vonis itu. Jika dalam tujuh hari setelah vonis dijatuhkan. Majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Suwidya menyatakan hal yang memberatkannya menjatuhkan vonis pidana penjara itu karena Rosalina telah memberi peluang kepada pejabat negara untuk melakukan korupsi. "Kami minta hakim Tipikor menghukum para koruptor secara berat. meskipun diakuinya memberatkan hatinya. negara ini sudah dimiskinkan.5 tahun (2 tahun 6 bulan). Saat majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis kepada Rosalina. Baik Rosa maupun kuasa hukumnya. maka pengadilan menganggap Rosa menerima vonis itu. Herbert Sitorus. pihak Rosa tidak mengajukan banding. yang berhubungan dengan Nazaruddin bukan kami saja. Pada persidangan lain."Dan. mendesak KPK dan Pengadilan Tipikor untuk mengusut serta menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku tindak pidana korupsi (koruptor). Djufri Taufik. sesuatu yang kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah yang tengah gencar-gencarnya melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Hakim harus punya hati nurani untuk memutuskan perkara. 9 . tapi saya yakin." ujar Rosa seusai mendengarkan vonis majelis hakim. Mereka juga melakukan hal yang sama di depan gedung KPK." ujar Koordinator aksi. di depan pengadilan itu sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Anak Muda Demokrat melakukan unjuk rasa. Rosa juga harus membayar denda Rp 200 juta yang bisa diganti dengan hukuman kurungan selama enam bulan. "Menurut saya berat. Akibat ulah mereka. menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan langkah hukum lanjutan terhadap vonis tersebut. Pengadilan Tipikor juga menjatuhkan vonis kepada Mindo Rosalina Manulang dengan pidana penjara selama 2." ujar Idris seusai mengikuti persidangan tersebut. Mereka mendatangi Pengadilan Tipikor menggunakan sepeda. ini yang terbaik buat saya. Rosalina menyatakan vonis tersebut pilihan terbaik untuknya. saat berorasi di depan gedung Pengadilan Tipikor.

Saya tidak bisa bilang general ya. Rabu (12/10/2011) malam. juga menyertakan bukti-bukti yang mendukung keterangannya itu kepada penyidik. "Nanti kami ungkap di persidangan. seusai mendampingi kliennya diperiksa. dan peran orang-orang ini jelas. Wakil Sekjen Demokrat Angelina Sondakh. Menurut dia. mengungkapkan. Elza enggan membeberkan. Sumatera Selatan. Dia tidak menjelaskan lebih jauh soal permainan Badan Anggaran yang dimaksud." tuturnya." kata Elza di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Nazaruddin telah menyampaikan hal tersebut secara rinci kepada penyidik KPK. Seusai menjalani pemeriksaan selama lebih-kurang sembilan jam. Namun. dan permainan antara pemerintah dan Banggar terbuka. Jakarta. ada permainan antara Badan Anggaran DPR dan pemerintah terkait proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang." katanya. Mereka yang disebut adalah Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Wakil Bendahara Demokrat Mirwan Amir. kuasa hukum tersangka kasus wisma atlet. saat ditanya bukti apa yang diserahkan ke KPK. Muhammad Nazaruddin. "Penyidik juga merasa senang karena ada hal-hal yang selama ini belum jelas. Nazaruddin mengaku mengungkapkan kepada penyidik KPK sejumlah nama kader Partai Demokrat yang menurut dia terlibat kasus wisma atlet. dan Ketua Fraksi Demokrat Djafar Hafsah. ada. 10 . Nazaruddin.Elsa Syarif. menjadi jelas. katanya. tetapi untuk kasus ini. "Ada permainannya (Badan Anggaran).

Saya juga jelaskan soal pengakuan Angelina bahwa dia terima uang Rp 9 miliar. Dia menyebutkan adanya aliran dana Rp 9 miliar ke Banggar DPR melalui Angelina dan Mirwan. Sebelumnya. Selain itu." katanya.Di antara empat politikus itu. Nazaruddin mengungkapkan hal serupa kepada wartawan. dari Mirwan ke Anas. dia distribusikan ke Mirwan. saya jelaskan detail. "Saya sudah jelaskan sama penyidik tentang keterlibatan Anas di wisma atlet. Nazaruddin kembali menyebut Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng turut menerima uang wisma atlet. hanya Angelina dan Mirwan yang menjadi anggota Badan Anggaran DPR. Uang tersebut kemudian ada yang mengalir ke Anas dan Djafar. 11 . ke Djafar.

penulis mengambil kesimpulan berikut : 1.Adanya Penyalahgunaan Jabatan yang dilakukan oleh para pelaku korupsi tersebut.2 SARAN Dari serangkaian uraian pada bab-bab sebelumnya penulis meyakini masih terdapat berbagai macam kesalahan dan kekeliruan.Kurang tanggapnya pemerintah dalam menyelesaikan kasus korupsi di Indonesia 5.Pada kesempatan ini penulis memberikan saran guna peningkatan kesadaran dan supremasi hukum di Indonesia karena pada dasarnya Indonesia adalah Negara Hukum.dan Hukum harus ditegakkan bagi siapa saja yang melanggarnya.Adanya politik yang tidak transparan diantara pejabat/partai politik 2. Dengan ditegakkannya hukum di Indonesia secara jelas dan tepat maka segala macam masalah yang ada di Indonesia ini dapat terselesaikan dengan baik.Kurang tegasnya hukum yang berlaku di Indonesia 4.sehingga masalah-masalah di Indonesia belum dapat terselesaikan dengan baik.1 KESIMPULAN Berdasarkan Keseluruhan Proses Analisis dan Pembahasan atas kasus suap wisma Atlet SEA GAMES. 3.BAB IV PENUTUP VI.Perbedaan pendidikan/jabatan seseorang yang menyebabkan kesewenang-wenangan.Setiap warga Indonesia wajib mentaati hukum di Indonesia 12 . IV.

Masyarakat merupakan subyek sekaligus obyek dalam kehidupan bernegara perlu ditingkatkan perannya dalam mengawasi pemerintah. Korupsi juga tidak akan terjadi bila pengusaha tidak memberikan suap kepada pemerintah untuk memperoleh berbagai kemudahan. sudah satnya korporasi dan publik dilibatkan dalam penyusunan peraturan perundangundangan. Peningkatan peran tersebut diantaranya adalah dengan adanya dukungan akan kemudahan untuk memperoleh informasi (terkait dengan permasalahan peraturan mengenai hak kebebasan memperoleh informasi). 13 . Untuk tahap awal. perlindungan hukum atas diberikannya informasi mengenai korupsi (terkait dengan permasalahan peraturan mengenai perlindungan saksi dan korban/whisle blower act). sehingga setiap tindakan pemerintah mulai dari tahap perencanaan sampai kepada tahap pengawasan berada dalam kontrol yang tepat.Mereposisi peran pemerintah. dunia usaha dan masyarakat. sebab korupsi di lingkungan pemerintah tidak akan terjadi bila pemerintah menjalankan fungsi kepemerintahan dengan baik.

kompas.html?id=287274 2.suarakarya-online.com/sosiologi-korupsi 3. http://nasional. www.com/news.google. http://www.DAFTAR PUSTAKA 1.com 14 . http://www.scribd.com/doc/39639893/Tinjauan-Yuridis-Konseptual-Terhadap-Korupsi 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful