Anda di halaman 1dari 31

Kelompok 4

Anissatul Azizah Faisal Dedy

Intan Choirin
M.Rahmat Riski Fitri kurnia

Shimada Ananda

Definisi Cat Emulsi


Cat didefinisikan sebagai tebaran koloid dari pigmen dalam sarana (resin dan pelarut), dimana merupakan suatu cairan yang dipakai untuk melapisi permukaan suatu bahan.

Tujuan menggunakan cat


memperindah (decorative), memperkuat (reinforcing) atau melindungi (protective) bahan tersebut.

Bahan Baku Pembuatan Cat


Resin atau Binder

Pigment & Extender (Filler)

Solvent

Additive

Resin atau Binder


Resin pada dasarnya adalah polymer dimana pada temperatur ruang (atau temperatur applikasi) bentuknya cair, bersifat lengket dan kental.

Jenis resin : Natural Oil, Alkyd, Nitro Cellulose,


Polyester, Melamine, Acrylic, Epoxy, Polyurethane,

Silicone, Fluorocarbon, Venyl, Cellolosic, dll.

Fungsi Resin atau Binder


Berfungsi merekatkan komponen-komponen yang ada dan melekatkan keseluruhan bahan pada permukaan suatu bahan (membentuk film).

Pembagian Resin Berdasarkan Mekanisme Mengering atau Mengerasnya (Pembentukan Film)


Penguapan solvent Reaksi dengan udara Reaksi polimerisasi

Pertimbangan dalam Memilih Resin


Pemakaian, jika akan digunaakan dengan kuas, sebaiknya dipakai resin alami encer dan lama kering untuk penggunaan kuas. Contoh : alkyd dengan kadar oil banyak. Kekuatan , jika dibutuhkan cat dengan daya tahan tinggi terhadap sinar matahari menggunakan resin Acrylic atau Polyurethane. Jika dibutuhkan, cat berdaya tahan tinggi terhadap kimia, gesekan dan benturan dapat digunakan Resin Epoxy.

Pigment & Extender (Filler)

Pigment yang tepat dan benar akan berpengaruh terhadap kekuatan & daya tahan. Sifat dari pigmentpigment tersebut antara lain :
Warna dasar Bentuk partikel Berat jenis, density atau specific gravity Oil absorption dan ukuran Daya tahan terhadap panas dan asam basa PH Muatan Listrik Bleeding

Hiding power (refractive


index)

Pembagian Pigment

Solvent
Solvent adalah cairan (biasanya mudah menguap) yang berperan melarutkan atau mendispersi komponen-komponen pembentuk film (resin, pigment dan additive) yang akan menguap terbuang ke lingkungan selama proses pengeringan.

Penggolongan Solvent Berdasarkan Struktur Kimia :


Hidrokarbon Terdiri dari solvent-solvent dimana unsur hidrogen (H) dan carbon (C) menjadi struktur dasarnya. Golongan ini terbagi lagi menjadi tiga sub golongan, yaitu: aliphatis, aromatis dan halogenated hidrokarbon. Sedang sub golongan aliphatis dibagi lagi menjadi aliphatis jenuh (saturated) dan tidak jenuh (unsaturated). Oksigenated Solvent merupakan solvent-solvent yang struktur kimianya mengandung atom oksigen. Termasuk dalam kategori ini adalah golongan ester, ether, ketone dan alkohol.

Beberapa parameter dalam hubungannya

terhadap daya larut solvent adalah :


Solubility Parameter solvent
Hidrogen Bonding Index

Dipole Moment

Additive
Merupakan komponen-komponen yang ditambahkan dalam jumlah sedikit, namun memberi kontribusi yang sangat besar terhadap sifat cat dan mampu meningkatkan kualitas cat, sehingga cat dapat diproses, disimpan dan dipakai sesuai dengan harapan.

Jenis-jenis Cat

Basis Air (water based)

Basis Solvent (solvent based)

Basis Air (water based)


Cat berbasis air adalah material cat yang lebih ramah lingkungan karena menggunakan

kandungan tiner (thinner) yang lebih sedikit

dibandingkan

dengan

cat

konvensional.

Penggunaan campuran thinner menjadi 30% dan 70% pelarutnya adalah air (demineralize water)..

Keuntungan water based


Keuntungan yang didapat dari penggunaan cat berbasis air adalah kandungan senyawa organik cepat menguap (VOC) yang jauh

lebih rendah sehingga lebih aman bagi


manusia dan lebih ramah untuk lingkungan.

Kerugian Water Based


Cat berbasis air lebih mahal apabila dibandingkan dengan cat berbasis minyak.

Basis Solvent (solvent based)

Keuntungan Solvent Based


Cat berbasis minyak disukai karena hasil pengecatan lebih solid, antikarat, dan tahan rayap. Rayap sangat menyukai area basah atau lembab,

tapi anti dengan semua yang berbau minyak. Jadi,


pemakaian cat minyak menjamin kayu dan besi tidak

lapuk dan keropos.

Kerugian Solvent Based


Cat berbasis solvent kurang ramah terhadap lingkungan bila dibandingkan dengan cat berbasis air. Cat berbasis solvent apabila terhirup oleh manusia akan menyebabkan

keracunan dan berbahaya bagi kesehatan.

Pembuatan Cat
PreMixing
Filterin g
Color Matchin g

Grindin g

Let down

Packagi ng

Pre-Mixing
Proses pencampuran awal dimana bagian padat dari cat seperti pigmen dan extender/filler

didispersikan ke pelarutnya dengan tambahan aditif

yang sesuai seperti dispersing agent dan wetting


agent.

Grinding
Pada proses grinding partikel-partikel pigmen dihaluskan dengan mesin giling/grinder agar ukuran partikel menjadi lebih kecil dan diperoleh kehalusan dan warna yang diinginkan.

Kemudian

selanjutnya

adalah

proses

finishing yang meliputi let-down, filtering, color matching sampai packaging. Pada proses ini cat diatur kekentalannya,

ditambahkan zat additive, disaring dari kotoran saat pengadukan, disesuaikan dan dipilah-pilah warnanya, dan pada akhirnya di kemas.

Penggunaan Cat
Berbagai jenis cat yang sering digunakan adalah : 6) dempul kayu 1) cat besi 7) Pernis 2) cat dasar meni besi 8) Pelitur atau timbal 9) cat tembok 3) cat dasar seng 10) plamur tembok khromat 4) cat kayu

Manfaat Cat
Cat berfungsi untuk melindungi atau protektif dan memperindah ( dekoratif ) berbagai objek. Cat juga dapat memperpanjang usia dari suatu produk karena cat memiliki sifat melindungi dari pengaruh lingkungan seperti suhu dan korosi.

See ya ^^
Thanks to : Allah SWT Bapak Dosen tersayang All my friends 2C Luv u all