P. 1
Aspek Gizi Dalam Gangguan Endokrin

Aspek Gizi Dalam Gangguan Endokrin

|Views: 79|Likes:
Dipublikasikan oleh Fha II

More info:

Published by: Fha II on Dec 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2012

pdf

text

original

ASPEK GIZI DALAM GANGGUAN ENDOKRIN dr. Dimyati B. MSc.

Endokrin

:

-

Kelenjar Buntu. Sekret yang dihasilkan, dikirim ke bagian-bagian/organ tubuh yang membutuhkan, melalui sistim pembuluh (darah, limfe) dan jaringan tubuh.

-

Sekril ini berfungsi sebagai pengatur atau pengontrol berbagai kegiatan metabolisme.

-

Kekacauan fungsi endokrin akan mengakibatkan gangguan metabolisme secara luas yang selanjutnya akan menggangu fungsi organ tubuh. Excessive Deficiency, Disfunctional,

Contoh gangguan endokrin antara lain pada : Diabetes mellitus. Hyperthyroidism. Hyper para thyroidism. Hyper adrew cortisism. Rheumatoid arthritis. Sickle-cell anemia. Dll.

I. Diabetes Mellitus.

diabetes mellitus

= =

to run through melt = honeylike

Insidensi

:

-

Kecenderungan menderita diabet, (genetik- tidak Jelas).

-

Keseringan pada usia > 40 th.

Intoleransi karbohidrat (kehamilan). ↓ Polysakarida : disakarida. Metabolisme : Dalam sistim pencernaan KH. Melahirkan bayi 9 pound atau lebih.- Kegemukan (overweight). . Jaringan tubuh (otot) Glikogen . disakarida diabsorpsi monosakarida ↓ V. (70-140 mg %).Glukosa : - bentuk transport. RT (renal treshold) Kelebihan glukosa : hati (glikogen) deposit zat lemak. di dalam darah. Normal : 100 mg %. Kesimpulan yang paling dekat yaitu : aspek degeneratif. 180 mg %. porta hati (glikogen). monosakarida. polysakarida/komplek. aspek overnutrition. (diekskresi).

keton . Selanjutnya memberikan efek terhadap suplai energi dan produksi keton bodies dan kolesterol. Fungsi : - Mengontrol metabolisme glukosa. langsung di butuhkan oleh organ-organ tubuh atau dalam ikatan dengan nutrisi lainnya. KH ↓ glukosa ↓ Fat Trigliserida acetoacetic acid (terminal) steroid protein glikogen siklus Kreb (E) - keton bodies .aceton . transport/regulator. conversion → FA.. protein. sirkulasi darah.beberapa bentuk sakarida yang lain. Umumnya hormon-hormon dibawah kontrol hypophysis anterior ( adrenal cortexs. Insuline : - ( insula = pulau ) produk dari β cells pulau langerhans.β hydroxybutiricacid - kolestrol. thyroid dan pancreas ) bersifat glicogenic. . Sebagian → → hati. sintesis glikogen di hati.

Gangguan fungsi insulin 1. mudah terikat dengan protein. pada pradiabetic. ketonemia. : material jaringan pancreas (sel β) insulin formation 2. → glycosuria. liberation (pelepasan). atherosclerosis. 3. E menurun Lipogenesis terhambat - : : hyperlipemia. > 180 mg %. . Jalur aaa → keton. Stimulus gangguan terhadap air dan elektrolit : jika RT. bodies meningkat → overhydration → rapid dehydration. Insulin like activity (ILA) → - : bersifat sementara. Terjadi Lipolysis keton ↑ - : - (pernafasan bau aceton) acetoacetic acids dan β. ada hambatan. action (kerja) terlalu berat.- Gangguan fungsi insulin dapat merusak keseimbangan metabolisme secara keseluruhan. Jadi : suplai glukosa → siklus kreb. hydroxy lubiric acid keluar melalui urine → ( keton uria ). sel β. Pulau langerhans insulin tak mencukupi.

2. bahaya pada kehamilan. Komplikasi : 1. hypoglycemia ( insulin shock ) karena overdose insulin. Beberapa Istilah 1. hyperglycemia ( gula darah > 140 mg %). destruction → ( cholin & sterol ) untuk pembentukan bile salt tak tertampung. keluar melalui urine ( protein urine ). . 3. bisa kr stimulasi cortison. Laboratory findings 1. glycosuria : 2. protein depletion meningkat Kr proses deaminasi > N dan K terlepas dari jaringan. 1 mengikat basa keseimbangan ini terganggu → pH ↓ → acidosis - kolesterol meningkat karena : sintesis meningkat.keton ( asam organik kuat ) HCO3 H2CO3 = 20. Chemical diabetes : - GTT (+). tak sempurna ). ketonuria ( oksidasi FA. Prediabetes : : Sejak lahir ada kecendrungan KH intolerance ( bisa dideteksi). 2. gejala klinis (-). 3. infeksi. diabetic coma ( kr acidosis ). 4.

Merangsang produksi dan pengeluaran insulin dari sel-sel β. ( macrosoma ). 2. GTT (+). 1 U = 0. . acetohexamide dan tolaramide. .insulin : 40 U/ml atau 80 U/ml menurut kebutuhan. tol butamide. .sulfony lureas .oral hypoglycemic drugs .polyuri.biguanides . klinis (+) – polyphagi.3. Adult diabetes ( maturity onset ). . . achieving normal weight. Clinical diabetes : - Type Diabetes : 1. . Dietary Management Objectives : optimum nutrition. aktivitas. . GTT (-) . minimalized glycosuria. chlorpropamide.125 mg insuline aktif. Gestational diabetes : - - GTT (+). 4. .trim. phenformin – meningkatkan uptake glukosa di jaringan perifer. – setelah beberapa minggu post partum. absence keto acidosis. Minimalized degenerative complications.polydypsi. bayi besar. Juvenile diabetes ( growth onset ). normalized sugar level. kondisi. Kebutuhan Gizi Gizi yang baik Sesuai dengan usia. pulau Langerhans. II-III kehamilan.

Perhatikan : kemampuan/harga. 1. adat istiadat/kebiasaan. sesuai selera.Energi : - normal ( TB.5 g/kg BB/h. Pada heavy worker → 18 kal/pound. 2. dianjurkan 35 – 45 % kalori. ketersediaan. 8 – 12 kal/pound. 4. sekitar 125 – 350 gr/h. II. 3. Dietary Counseling.perhatikan kondisi dan kebutuhan. BB – optimal ). Eksresi kelenjar thyroid berlebihan – mengakibatkan metabolik rate meningkat. preparing. Nama lain : - exophthalmicgoiter. Education Counseling. agama. . Hyperthyroidism. 2. Vitamin dan mineral – adekuat. Protein : tetap sekitar 1 – 1. family likefood. thyrotoxicosis. Karbohidrat Fat : : Rencana Menu. Pergunakan food exchange list – dl daily meal. menurunkan BB.planning. Protein dan fat. pekerjaan. Konseling : 1. . sesuai dengan yang dibutuhkan.

generally enlarged thyroid gland. mengakibatkan osteoporosis dan/atau bone fracture. vitamin C dan vitamin A. Chicf Symptomes - : weight loss → emaciation. weakness. cardiac failure. Modifikasi diet : mengurangi/menghilangkan symptom → operasi turunkan BMR ( ingat dengan penderita yang telah mengalami PCM berat ).- Grave’s disease. Basedow disease. Nilai PBI ( protein binding iodine ) semakin meningkat. Gangguan kebutuhan vitamin B komplek. excessive nervousness. Metabolisme N meningkat. Kalori : 4000 – 5000/h. BMR ( basal metabolisme rate ) meningkat > 50 %. akibatnya N jaringan keluar di eksresikan melalui ginjal. . terjadilah loss of weight → PCM. jika kalori tak mencukupi. Eksresi Ca dan P meningkat. Glikogen hati terus menyusut. → total energy metabolism meningkat. increase of appetite. Metabolisme : General metabolisme meningkat. porminnence of the eyes.

meningkatkan katabolisme protein. A. Meningkatkan fermeabilitas sel hati.sel otot dan jaringan tubuh. vit.mineralocorticoid. komplek dan P. C. . . . Diatur oleh kelenjar hypophysis anterior ( adrenocorticotropic hormon ). D. B. Zat aktif : Cortisol - mengatur metabolisme KH. 2. menurunkan fermeabilitas sel. Suplemen : III. meningkatkan retensi Na.androgenic hormon.glucocorticoid. vit. kerja aldosteron tidak dikendalikan oleh hypophysis anterior. memobilisasi FA. mendorong eksresi K.mineralo corticoid. menstimulasi liver untuk membentuk glikogen dari asam amino jaringan.- Protein: Ca : 100 – 125 gr/h 2-3 g/h vit. Aldosteron : menjaga keseimbangan elektrolit ( terutama Na dan K ) dari sirkulasi darah/homeostasis ). protein dan fat. 3. Jadi : . vit.glucocortiroid. → deposit lemak. hyperadrenocartism Ada 3 jenis hormon yang dihasilkan oleh adrenal cortex : 1.

Pertimbangkan pemberian energi. . KH. Kelebihan produksi. Menghindari dehydrasi.- Androgenic Hormon. protein dan fat. IV. Menstimulasi sintesa protein intra nuclear. Gangguan metabolisme purine. Mengganggu metabolisme KH. Suplemen vitamin. Addison’s disease. Penyakit Gout. Modifikasi diet Terhadap over production . terutama golongan B vitamin. protein dan fat. mengatasi hypoglycemia. hypoglycemia dehydration hypotention nausea voniting weakness gangguan kulit ( hyperpigmentasi ) Kekurangan produksi.

Nucleid acid Sintesa protein Intranuclear (endogenous). Synoviale Tendon/joints Parenchym ginjal hyperuricemia Garam Urat Mengkristal ( gejala klinis ) . Exogenous protein PURINE dan pirimidin konsumsi makanan sisa katabolisa protein Fat Glycine formic acid Ammonia (compound) Ox Uric acid pyruvic acid Lactic acid etc. Katabolisasi Eksresi Sodium (Na) Certilago Memb.

olecranon. Genu art. art. Selain itu - : nausea. Pedis.tendon sheets. Cubiti art. Ukurannya.kronis -) deposit kristal Na urat di : . Serangan akut ( sering terjadi tengah malam ) : Nyeri persendian jempol kaki.Gambaran Klinis. malaise. . → Akibatnya : atrhritis ↓ tophi ( .jempol kaki ( bwh) . Bahan makanan mengandung purine. sebesar Jarum pentol → ↓ pecah ↓ ulcerasi bola golf. fever.lobus telinga . Sirip ikan . anorexia.

Otak.- Ikan sardines Kepiting. Ginjal. Kacang-kacang ( biji-bijian). Dianjurkan banyak minum air mineral. Hati. Kopi. teh Alkohol ( methyl purine ). .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->