Anda di halaman 1dari 4

Agus Zuldi Hermawan 0806459135

Propulsi Kapal Daya yang diperlukan (daya efektif) untuk menggerakkan kapal di air atau untuk menarik kapal pada kecepatan V adalah PE = RV R adalah tahanan.

Baling-baling menyalurkan daya (daya dorong/thrust power) sebesar PT = TVA T adalah gaya dorong baling-baling dan VA kecepatan air yang mengalir ke balingbaling atau kecepatan maju baling-baling (propeller speed of advance).

Daya yang disalurkan ke baling-baling adalah PD = 2Qn Q adalah torsi (gaya putir) baling-baling (propeller torque) dan n adalah laju kisaran, atau laju putaran (rate of revolution).

Daya yang disalurkan oleh mesin penggerak (daya poros) adalah PS = 2Mn M adalah torsi yang di transfer ke poros dari mesin. Untuk motor bakar dalam daya yang dipakai PB (daya rem = brake power). Daya Indikasi di mesin PI, hubungannya adalah sebagai berikut. = Atau H B S M T = efisiensi total H = H = efisiensi badan kapal t = fraksi deduksi gaya dorong

w= fraksi arus ikut B= efisiensi baling-baling B = O B = O = efisiensi baling-baling untuk baling-baling berada di air terbuka, aliran homoden R = efisiensi rotatif relative S = efisiensi poros M = efisiensi mekanis

Perhitungan pengaruh kekasaran badan kapal serta pengaruh keadaan cuaca dinyatakan sebagai berikut PD = PE (1+x)/ D PD adalah daya yang disalurkan baling-baling, PE adalah daya efektif, D adalah efisiensi baling-baling, factor (1+x) factor beban, x = fraksi beban.

BALING-BALING Baling-baling ulir merupakan bentuk alat penggerak kapal yang paling umum. Baling-baling umumnya diletakkan pada kedudukan serendah mungkin di bagian belakang kapal. Sebagai taksiran cepat dan kasar, garis tengah baling-baling harus lebih kecil daripada dua pertiga sarat buritan, yaitu Dmaks < 2/3 TA

GEOMETRI

Bahan Bahan untuk baling-baling dapat dipakai bahan berikut ini : Gray cast iron Carbon and low-alloy steels

Chromium stainless steel Chromium-nickel austenitic stainless steel Manganese bronze Nickel-manganese bronze Nickel-aluminum bronze Manganese aluminum bronze

Uji Baling-baling Terbuka Kemampuan kerja baling-baling dapat diperkirkan melalui uji mode. Karakteristik baling-baling harus ditentukan demikian rupa sehingga karakteristik tersebut dapat dipakai sebagai dasar untuk merancang baling-baling kapal baru. Uji baling-baling terbuka dilakukan dengan bantuan sebuah dynamometer yang dapat mencatat sendiri yang dipasang di kapal yang ramping yang dibuat khusus untuk keperluan pengujian tersebut. Baling-baling uji bekerja di depan kapal di dalam medan yang homogen yang hampir sama sekali tidak mendapatkan usikan dari aliran potensial kapal. Kapal baling-baling tersebut dipasang pada kereta penarik. Umumnya kapal baling-baling tersebut diatur kedudukannya demikian rupa hingga jarak sumbu baling-baling dari permukaan air sama dengan garis tengah balingbaling D. gaya spesifik pada model