P. 1
Menulis Lagu Dari Hati-2 (karya Widyaswara)

Menulis Lagu Dari Hati-2 (karya Widyaswara)

|Views: 3,671|Likes:
Dipublikasikan oleh Widya Swara
sebuah buku yang inspiratif
sebuah buku yang inspiratif

More info:

Published by: Widya Swara on Dec 21, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2013

pdf

text

original

.................................................

Apabila anda merasa kesulitan menulis partitur lagu dalam notasi angka dan balok, cobalah bertanya pada pemusik senior, relasi atau teman-teman yang mengerti teori musik. Anda bisa membaca buku-buku musik. Carilah informasi sebanyak-banyaknya. Membuat partitur lagu adalah hal penting yang perlu anda lakukan. Adanya partitur lagu maka orang lain dapat membaca dan memainkan karya-karya anda. Dalam seni musik, nada-nada dilambangkan dengan not-not. Setiap nada dilambangkan dengan satu not tertentu. Not-not inilah yang digunakan para musisi untuk mendokumentasikan karya - karyanya sehingga dapat dibaca atau dimainkan. Agar terdapat kesamaan dalam menuliskan atau menginterpretasikan sebuah lambang musik, para ahli musik membuat sebuah sistem perlambangan yang memungkinkan para musisi dan para penikmatnya dapat membaca atau menyanyikan sebuah karya musik dengan benar. Sistem inilah yang disebut notasi. Secara umum ada dua macam notasi, yakni notasi angka dan notasi balok. Di bawah ini beberapa bagian lagu atau musik yang perlu anda pahami : 1. Notasi angka Nada-nada dalam lagu dilambangkan dengan not. Pada notasi angka, not- not ini disimbolkan dengan angka-angka.
78

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
1 2 do re 3 4 5 mi fa sol 6 la 7 1’ si do Tanda titik di atas atau di bawah not menunjukkan tinggi rendahnya nada. Tanda titik di bawah berarti not tersebut adalah not rendah sedangkan tanda titik di atas berarti not tinggi. 2. Notasi Balok Not balok ditulis dalam paranada atau sangkar nada. Garis paranada ini terdiri dari 5 garis sejajar yang berjarak sama. Perhatikan gambar di bawah ini :
bendera tiang kepala not
5 4 3 2 1

Cara menghitung garis paranada adalah dari bawah ke atas ruas di antara dua garis paranada disebut spasi. Not-not ditempatkan di garis dan spasi paranada. Not-not yang ditempatkan di garis paranada disebut not garis. Sedangkan not-not yang ditempatkan di spasi paranada disebut not spasi.
not garis not spasi

Cokelat

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

79

.................................................
Dalam notasi balok setiap not memiliki nilai tertentu, coba perhatikan :
Not Balok Nilai not 1 penuh Nilai ketukan 4 ketuk Not Balok Nilai not 1/8 Nilai ketukan 1/2 ketuk

1/2

2 ketuk

1/16

1/4 ketuk

1/4

1 ketuk

1/32

1/8 ketuk

3. Tanda Diam Dalam bernyanyi atau bermain musik, anda sering menemukan dimana nada tidak berbunyi.
Saat diam itupun memiliki ketukan. Dengan menghitung ketukan waktu diam, anda bisa menentukan kapan nada berikutnya dapat dibunyikan atau dinyanyikan.
Tanda diam Nilai tinada 1 penuh Nilai ketukan 4 ketuk Tanda diam Nilai tinada 1/8 Nilai ketukan 1/2 ketuk

1/2

2 ketuk

1/16

1/4 ketuk

1/4

1 ketuk

1/32

1/8 ketuk

80

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
4. Tanda Kunci Not-not baru memiliki arti jika dalam paranada telah ada kunci-kunci di tempat awal setiap paranada. Kunci G berfungsi sebagai pengikat garis kedua sehingga not yang berada di garis kedua menjadi G (sol). Berdasarkan kunci G ini, maka letak dan nama not-not lainnya dapat disusun pada paranada.
Kunci G

Ada juga kunci F yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada yang sangat rendah, seperti dalam permainan bass organ.
Kunci F

5. Tanda Birama Tanda birama adalah tanda yang menentukan pola irama sebuah lagu. Perhatikan contoh di bawah ini :
Tanda birama 2/4
2 4

Tanda birama 3/4
3 4

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

81

.................................................
Tanda birama 4/4
4 4

6. Tanda Tempo Irama sebuah lagu juga berkaitan dengan tempo. Tempo adalah kecepatan lagu, yaitu banyaknya ketukan (beat) dalam satu menitnya. Ukurannya adalah Metronom Maelzel (MM). Contoh, ada sebuah lagu memiliki ketukan 40 MM. Ini berarti dalam satu menit, terdapat 40 ketukan dan satu ketukan dinyatakan dengan not 1/4. Ada beragam istilah yang digunakan para musisi untuk menggambarkan tempo lagu yang diinginkannya. Namun, secara umum tempo lagu terbagi atas tiga kelompok, yaitu tempo cepat, sedang dan lambat : a. Tempo cepat (> MM 120) antara lain meliputi : - Allegro, yang berarti cepat - Allegressimo, yang berarti cepat sekali - Allegro vivace, yang berarti cepat dan bersemangat b. Tempo sedang (MM 76-120) antara lain meliputi : - Andante, yang berarti sedang seperti orang berjalan - Moderato, yang berarti sedang c. Tempo lambat (MM 40 - 76) antara lain meliputi : - Largo, yang berarti lambat - Grave, yang berarti lambat dan khitmat - Adagio, yang berarti lambat dengan perasaan

Opick
82

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
7. Melodi Rangkaian nada-nada dalam sebuah notasi, bila dinyanyikan membentuk sebuah melodi. Melodi dalam lagu dapat bergerak secara mendatar, menaik atau menurun. Untuk menciptakan melodi lagu, teknik yang dapat dipakai adalah sebagai berikut : a. Teknik Repetisi yaitu komposer menciptakan frase-frase melodi kemudian menggunakan frase melodi ini untuk digunakan pada syair yang berbeda dan diulang kembali secara utuh frase melodi ini. b. Teknik Variasi yaitu komposer mengulang kembali frase melodi yang telah diciptakan dengan perubahan tertentu. Biasanya perubahan dilakukan di akhir frase melodi, tak jarang dilakukan di frase awal. c. Teknik kontras yaitu komposer mengubah frase melodi pada bagian tertentu. Caranya dengan membuat frase melodi yang terdengar berlawanan dengan frase melodi sebelumnya. Melodi sebuah lagu dapat bergerak secara mendatar, menaik atau menurun. Perhatikan contoh-contoh di bawah ini :
Melodi mendatar sol sol la la

5

5

6

6

Melodi naik atau melompat satu tangga sol la mi fa

Letto
5 6 3 4

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

83

.................................................
Melodi naik atau melompat dua tangga mi sol la do 3 5 6 1

Melodi naik atau melompat tiga tangga mi la sol do

Melly Goeslaw
3 6 5 1

Melodi turun satu tangga la sol fa mi

6

5

4

3

Melodi turun dua tangga do la la fa

1

6

6

4

Melodi turun tiga tangga do sol la re

1 84

5

6

2

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
8. Harmoni Harmoni adalah hubungan sebuah nada dengan nada lainnya. Harmoni meliputi interval dan akord. Interval adalah jarak antara suatu nada dengan nada lainnya. Sementara akord adalah paduan beberapa nada yang dimainkan secara serempak atau bersamaan. Interval Interval antar nada memiliki jarak yang berbeda-beda dalam sebuah tangga nada. Perhatikan contoh interval dalam tangga nada berikut ini ! c 1 d 1 e 1/2 f 1 g 1 a 1 b 1/2 c"

Akord Akord umumnya terdiri dari tiga buah nada, sehingga disebut trinada. Akord trinada ini terdiri atas nada alas, nada terts (nada ketiga), dan nada kwint (nada kelima). Contoh : Akord Akord Akord Akord C Dm Em F terdiri terdiri terdiri terdiri C-E-G D- F- A E- G-B F - A- C

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

85

.................................................
9. Tanda Kromatis Dalam seni musik, tangga nada dapat dibuat dari nada dasar lain, misalnya nada dasar G, D atau F. Caranya adalah dengan menempatkan tanda-tanda kromatis pada paranada. Tanda-tanda kromatis itu terdiri dari tanda kres (#) dan tanda mol (b). Tangga nada baru yang disusun sangat tergantung pada banyaknya tanda kres atau tanda mol yang kita berikan setelah tanda kunci G. Perhatikan tabel berikut ini :

No 1

Jumlah Tanda Kres

Nada Dasar

#
do = G g 1 a 2 b 3 c 4 d 5 e 6 fis 7 g' 1'

2

#

#
d 1 e 2 fis 3 g 4 a b 5 6 cis d 7 1'

do = D

3

# # #
a 1 b cis 2 3 d 4 e 5 fis gis a' 6 7 1'

do = A

86

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
No 4 Jumlah Tanda Kres dan Mol Nada Dasar

# ## #
e 1 fis gis 2 3 a 4 b cis dis 5 6 7 e' 1'

do = E

5 do = F f 1 6 do = bes bes c 1 2 7 do = Es es 1 8 do = As as bes c 1 2 3 d es 4 5 f 6 g 7 as 1' f 2 g as bes c 3 4 5 6 d es 7 1' d 3 e 4 f 5 g 6 a 7 bes' 1' g 2 a bes c 3 4 5 d 6 e 7 f' 1'

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

87

.................................................
10. Tonalitas Beberapa penulis menyebut tonalitas sebagai kunci atau tangga nada. Seperti kunci atau tangga nada C, kunci G, kunci D dan kunci F. Perhatikan letak nada-nada tonik berikut dalam tangga nadanya masing-masing.

#

#

# D F

C

G

Kunci C major

Kunci G major

Kunci D major

Kunci F major

Lagu daerah “Rasa Sayange” menggunakan tangga nada diatonis, umumnya digunakan tangga nada diatonis dalam lagu-lagu daerah dari Indonesia bagian timur. Perhatikan nada-nada dalam lagu “Bolelebo” dari NTT atau “Yamko Rambe Yamko” dari Papua. Sedangkan tangga nada pentatonis banyak digunakan, terutama dalam musik daerah Jawa, Sunda dan Bali. Tangga Nada Diatonis Tangga nada diatonis terdiri dari tujuh buah nada yang berjarak 1 dan ½ nada. Tangga nada diatonis terbagi lagi dalam dua kelompok yakni tangga nada diatonis mayor dan tangga nada diatonis minor.
88

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Tangga nada diatonis mayor

1

2

3

4

5

6

7

1'

Tangga nada diatonis minor

6

7

1

2

3

4

5

6’

Tangga nada pentatonis Pelog

Do 1

mi 3

fa 4

sol 5

si 7

do’ 1

Prisa

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

89

.................................................
Slendro
Do 1 re 2 mi 3 sol 5 la 6 do 1’

Perhatikan nama dan pengucapan nada dalam tangga nada pentatonis Jawa dan Sunda berikut ini :

Pentatonis Jawa
Titi laras barang Titi laras gulu Titi laras dhada Titi laras lima Titi laras nem

Pengucapan Angka
Ji Ro Lu Mo Nem 1 2 3 5 6

Pentatonis Sunda
Genta barang Genta kenong Genta panelu Genta bem Genta galinem

Pengucapan Angka
Da Mi Na Ti La 1 2 3 5 6

90

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
11. Tekstur Tekstur musik adalah istilah yang mengacu pada jalinan bunyi atau nada. Banyaknya tekstur musik merupakan hasil gabungan irama, melodi, harmoni dan komposisi. Tekstur musik dibagi menjadi tiga macam yaitu : a. Monofon adalah suara tunggal. Yang terdengar dalam komponen lagu hanya satu suara saja, yaitu melodi tanpa iringan. Sebagai contoh, permainan suling yang biasa dilakukan seorang petani ketika beristirahat di sawah. b. Polifon merupakan sajian beberapa (dua atau lebih) melodi yang dinyanyikan secara serempak. Tekstur ini dijumpai pada paduan suara dan permainan musik jazz. c. Homofon adalah sajian musik yang terdiri dari banyak suara. Dapat juga berupa satu melodi yang dimainkan sekelompok alat musik. Maupun beberapa melodi yang saling terkait sehingga menjadi komposisi musik yang menarik dan indah.

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

91

.................................................
Coba mainkan lagu “Bubuy Bulan” dari Sunda yang menggunakan nada-nada pentatonis.

Lagu Sunda
D = do 4/4

Bm

F#m

Bm

# #

C
3 6

.
. . 4 3 . 3 4

.
. 1 bu 7 . 1

. . .
6 . 4 3 tang . . 3 pa-

Bu - buy

bu - lan

bubuy

lan sangray

ben -

# #
4

Em

F#m

Bm

.
. . 1 7 . . 7 . 1 . 4

. .
3 . 3 1 3 1 7 . 6 te . . 3 Ung-

non

po - e

pa - non - po - e

di - sa - sa

# #
6 gal

Bm

F#m

Bm

.
. . 4 3 . 3 4 bu - lan unggal

.
. 1 bu 7 lan . 1 6 abdi

. .
. 4 te 3 ang . . 3 Ung

92

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
# #
4 gal

Em

F#m

Bm

.
. . 1 7 . . 7 . 1 . 4

. .
3 . 3 1 3 1 ha 7 . 6 de . . 0 po - e unggal po - e o - ge

# #

Bm

F#m

. .
3 . 3 Si - tu 4 Ci . 6 bu 7 . 1 7 ruy la - uk 6 na 3 . 3 he - se 4 2 di - pan -

.
3 . cing . 0

# #

Bm

F#m

. .
6 . 6 7 . . . Nye - re det 1 7 . .2 1 ha - te ni - nga 7 . li 6 . 6 1 . . 7 . ngam - plak ca - i 3 . na . 0

# #

Bm

F#m

. .
3 . 3 4 Duh, e - ta . 6 sa 7 . 1 7 6 3 . 3 4 ha nu nga - lang - kung ung -gal 1 en

. .
7 . jing . 0

-

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

93

.................................................
# #
.
Bm

.

Em

F#m

Bm

.
1 . 1 7 nye - re det

. .
3 . 3 1 3 1 . 7 so - rot so - ca 6 . na . . 0

.

6 4 . 3 4 6 ha - te ni - nga - li

Orang-orang yang sukses percaya, dia dapat merubah dan memperbaiki sesuatu, orang-orang yang gagal berpikir sebaliknya. Winners believe they can change, progress and improve, losers think otherwise.

94

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Moderato C = do 4/4 Intro Cipt : Widya Swara & Tigita Editor : Fenny R.S

C

Em

G

C

Em

F

G

C

C
3 5 3 4 2 3 4 3 3 5 3

.
4 . . 2 3 4 3 2 1 .

C

Em

C

3

5

3 di

5 du

3 ni

5 a

5

6

7 se

6 ka

5 li

.

5

6

5

6 di

Hi dup

ha nya

me nga pa

C7

F

Fm

. . . . .

1 1 ri mu

. .
C

2 3 3 . se la lu

. . .

2 6 ber se

.

1 dih

.

.

5 1 1 te nang kan

.

2 ha

3 ti

2 . mu

.

G

G7

.
5 5 . de ngan 6 men 7 5 . de kat 3 pa 5 5 . da Nya . 7 1

.

7

6

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

95

.................................................
C Em C
3 5 3 al 5 an 3 hi 5 3 5 la 6 lu 7 a 7 da . 5 i 6 tu 6

. 1

Per so

dup se

ter ja

C7

F

Fm

1 di

.

2 pa

.

3 da

.

.

3 2 se mu

.

.

2 a

.

6 o

1 rang

.

.

.

.

5 1 1 2 ja ngan lah ber

.

.

.

C

G

G7

. .
3 2 . . se dih

.

.

7 6 5 5 6 bi la se mua mi

7 5 lik mu

.

3 tlah

5 hi

5 lang

.

.

Am

F

C

G

Am

1 Se

.

1 ga

.

1 . la

.

1 yang

.

1 1 a da

.

.

.

1 1 1 ha nya lah

.

.

.

2 mi

.

3 lik

.

2 Tu

. .

1 . han

F

C

G

Am

. . . . . . . . . . . . .

1 Ki

1 ta

.

1 ha

1 nya

1 . lah

1 di

1 1 be ri

2 pin

3 jam

3 an

2

.

.

96

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
F Am F
2 si

.

3 ap

.

3 se

.

2 ti

.

1 ap

.

6

1

.

.

3

.

3

.

3 se

.

5 mu

4 a

3 i

.
tu

2

.

.

wak tu

bi la

Am

G

.
1 di

.

2 1. am bil

.

.

3 2 o leh

.

.

1 . Nya

.

.

.

Orang-orang yang sukses bersikap positif, orang-orang yang gagal bersikap negatif. Winners are positive, losers negative

BAB VI MENULIS PARTITUR LAGU

Menulis lagu dari hati

97

.................................................

Buku partitur lagu akan membantu pihak-pihak yang ingin memainkan atau mengaransemen lagu - lagu anda. Lagu anda ibarat seorang gadis lugu, belum mengenal kosmetik, polos dan tampil apa adanya. Apabila sudah dipoles atau dirias oleh penata musik maka penampilan lagu anda akan menjadi berubah, menggemaskan dan mempesona siapa saja yang mendengarnya. Seorang penata musik atau arranger harus bisa menghidupkan sebuah lagu dan menerjemahkan lirik lagu tersebut dari segi tempo, dinamik atau segala macamnya atas dasar pengetahuan musik yang dia miliki, sehingga mempunyai warna tersendiri. Band / penyanyi dikatakan berhasil adalah band / penyanyi mempunyai warna musik sendiri, berbeda dengan band/penyanyi yang sudah ada. Mereka mengaransemen lagu-lagunya sendiri tapi kadang masih membutuhkan penata musik lain. Untuk menjadi penata musik memerlukan syarat -syarat kecakapan yang harus dipenuhi. Misalnya ia harus memiliki wawasan luas secara musikal dan mendalam, baik secara teoritis maupun praktis. Kecakapan tersebut meliputi ilmu komposisi lagu, bisa membaca partitur secara vertikal, mengerti tentang estetika atau keindahan musik. Selanjutnya seorang penata musik harus mempelajari organologi, yang berarti ilmu tentang instrumen musik. Dalam hal ini penata musik harus faham
98

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
betul mengenai instrumen musik. Termasuk dengan segala yang berkaitan fungsi dan mekanisme kerjanya. Kemudian ia juga harus memahami ilmu harmoni yang berkaitan dengan proses pengaturan dan penyeimbangan antar berbagai instrumen. Biasanya digunakan dalam memainkan sebuah komposisi musik. Ada dua tehnik dasar untuk mengaransir lagu : Pertama, secara tertulis yaitu penambahan berupa notasi secara lengkap sampai pada bagian terkecil. Kedua, secara tidak tertulis yaitu memberi hiasan lagu secara spontan, secara pribadi, bebas dan bersifat sesaat. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengaransir sebuah lagu antara lain : 1. Naskah lagu asli yakni naskah asli baik syair, akord dan tempo lagu dari pencipta lagu. 2. Imajinasi yakni daya khayal yang timbul dari alam sadar manusia. 3. Kreativitas yakni kemampuan individu yang mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar. 4. Bakat yakni kemampuan dasar yang dimiliki seseorang sejak lahir. Bakat bermain musik atau mengaransir lagu seseorang akan timbul dan berkembang apabila ditunjang pendidikan dan lingkungan yang mendukung. 5. Pengetahuan musik yakni selain memiliki bakat seorang pengaransir lagu juga harus memiliki pengetahuan dasar musik. Adapun pengetahuan dasar musik yang harus dimiliki antara lain : a. Pengetahuan dasar teori musik, meliputi bentuk dan nilai nada, simbol dan nilai tanda diam, tanda tempo, tanda dinamik, tanda ekspresi, tanda birama, tanda kunci, tanda kromatis serta interval. b. Pengetahuan unsur - unsur musik, yang meliputi pengetahuan dasar melodi, irama atau ritme, harmoni, timbre atau warna suara dan tangga nada. c. Pengetahuan dasar pola dan bentuk lagu. d. Pengetahuan dasar teknik vokal.
BAB VII ARANSEMEN LAGU

Menulis lagu dari hati

99

.................................................
6. Pengetahuan sifat suara manusia Setiap kelompok usia memiliki ambitus berbeda. Ambitus adalah jangkauan wilayah nada. Dalam menentukan ambitus suara harus memperhatikan keperuntukan lagu tersebut. Ambitus suara manusia dikelompokkan menjadi tiga sebagai berikut : a. Ambitus suara dewasa pria yaitu suara tenor : c - a’, bariton A - f’ dan bas “ F - d’. b. Ambitus suara dewasa wanita yaitu suara sopran c’ - a’’, mezzosopran A- f’’, dan alto f - d’’. c. Ambitus suara anak-anak yaitu suara rendah a - d’’ dan suara tinggi c’ - f”. 7. Pengetahuan tentang alat musik. Dari bermacam-macam alat musik dapat dikelompokkan menjadi dua jenis alat musik yaitu : a) Alat musik berdasarkan sumber bunyinya. Ada beberapa alat musik yang dibedakan menurut bunyinya seperti : 1). Alat musik tiup Alat musik tiup dibedakan dua macam : - Yang terbuat dari kayu, misal : seruling, recorder, saxophone, clarinet. - Yang terbuat dari logam, misal : trombo, tuba dan terompet. 2). Alat musik bertuts, misal : pianika, piano dan organ. 3). Alat musik berdawai, alat musik ini bisa berasal dari gesekan ataupun bisa dari dipetik, misal : gitar, okulele, harpa, siter dan kecapi. 4). Alat musik perkusi, alat musik yang bunyinya karena dipukul atau dikocok. Alat musik perkusi ini dikelompokkan menjadi dua : - Alat perkusi bernada yakni timpani, saron, angklung, kulintang, simbal dan kendang.
100

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
- Alat musik perkusi tak bernada yakni castanyets, tamborin, kendang, snare drum, rebana, bedung dan bongo. b) Alat musik berdasarkan fungsinya. Menurut peranan dan fungsinya alat musik ini dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu : 1) Alat musik ritmis yang berfungsi memberikan / mengatur irama tertentu atau tempo sebuah lagu dalam pergelaran musik yang berhubungan dengan ketukan dan irama. Irama adalah bunyi kuat lemah secara teratur dan tetap, terjadi karena bunyi panjang pendek dari suatu nada, misal : gong, bass triangle, rebana, gitar, tamborin, conga, bongo, cymbal dan kendang. 2) Alat musik melodi, alat musik yang dimainkan agar bisa membentuk rangkaian nada atau melodi sebuah lagu, misal : flute, biola, pianika, angklung, rebab, mandolin dan seruling. Proses untuk menjadi penata musik bisa diperoleh dan diawali melalui sejumlah pengalaman. Contohnya Erwin Gutawa, seorang penata musik papan atas Indonesia. Ia pernah ikut bermain dalam kelompok musik atau band dari yang kecil, hingga format yang besar seperti orkestra. Ia juga pernah menjadi pemain bass dalam orkes Telerama yang dipimpin oleh (almarhum) Isbandi. Dari Isbandilah yang memberinya pelajaran dan pengalaman pertama dalam membuat aransemen musik untuk lagu yang dibawakan melalui orkestra. Kadang lagu menjadi terkenal bukan hanya karena vokalis dan kekuatan lirik, tetapi penata musik juga berpengaruh sangat kuat. Ian Antono adalah seorang penata musik jenius yang selalu membikin sebuah lagu biasa menjadi hits, dan sering mengorbitkan penyanyi menjadi terkenal seperti Nicky Astria,
BAB VII ARANSEMEN LAGU

Menulis lagu dari hati

101

.................................................
Mel Shandy, Ikang Fawzy, dll. Lagu-lagu dari kelompok God Bless yang beraliran rock tidak luput dari hasil aransemen Ian Antono. Jockie Soerjoprajogo, Sang Arsitek Musik menjadi arranger album Lomba Cipta Lagu Remaja pada tahun 1977 yang diadakan Radio Prambors Rasisonia. Gebrakan Jockie menata aransemen lagu seperti “Lilin Lilin Kecil” (James F. Sundah) dianggap sebagai suntikan darah baru dalam industri musik pop yang saat itu tengah dilanda booming lagu-lagu pop dengan akord sederhana dan tema lirik yang cenderung cengeng dan mendayu-dayu. Di tahun yang sama Eros Djarot mengajak Jockie menggarap album soundtrack film “Badai Pasti Berlalu” bersama dengan sederet nama seperti Chrisye, Berlian Hutauruk, Debby Nasution, Kaenan Nasution dan Fariz RM. Album ini pun menjadi fenomenal terutama dari sisi tata musik yang menyajikan akord yang lebih luas serta penulisan lirik yang lebih puitis. Menariknya lagi di album ini, instrumen keyboard menjadi dominan. Bunyi-bunyian keyboard ini memang terasa orkestra dan simfonik, sesuatu seperti ini lalu berlanjut ketika Jockie Soerjoprajogo menggarap album-album solo Chrisye seperti “Sabda Alam”, “Percik Pesona”, “Puspa Indah Taman Hati”, “Pantulan Cita”, “Resesi”, “Metropolitan” dan” Nona” yang sering disebut orang sebagai pop kreatif. Pada tahun 1987, Jockie bergabung dengan God Bless. Muncullah album “Semut Hitam” (Logiss Record, 1987) dengan konsep musik rock yang lebih segar. Di era ini juga memperlihatkan ketertarikan Jockie kembali menjamah musik rock. Ia mulai ikut menggarap berbagai album rock sebagai composer, player dan music director pada album milik Mel Shandy, Ita Purnamasari, Ikang Fawzy dan Nicky Astria. Perbedaan mendasar antara pencipta lagu dan penata musik adalah proses kreatifnya. Kalau pencipta lagu cenderung mencari inspirasi, dari tidak ada menjadi ada. Sedangkan penata musik bekerja dari lagu yang sudah ada / jadi. Orkestra atau musik dari lagu tersebut sudah didengar dan dimainkan dalam
102

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
imajinasinya. Lalu hasil dari imajinasinya itu dituliskan ke dalam bentuk partitur sehingga lagu menjadi lebih enak untuk dimainkan, dinikmati dan didengarkan. Persamaan, keduanya menggunakan otak dan hati atau perasaan untuk menyempurnakan lagu tersebut. Perkembangan musik daerah juga mengalami perkembangan khususnya lagu dari daerah Jawa sejak Manthous berhasil mengaransemen lagu-lagu Jawa yang lebih dikenal dengan musik campursari. Aransemen musik campursari merupakan perpaduan antara aransemen musik keroncong, musik barat dan gamelan Jawa. Walaupun pada mulanya aransemen musik keroncong dan gamelan Jawa lebih mewarnainya, tetapi belakangan ini dikembangkan pula aransemen musik dangdut, musik pop bahkan dari unsur musik-musik etnis lain seperti karawitan Banyumasan dan Bali. Untuk mengaransemen musik campursari harus mempelajari perbedaan yang mendasar, yakni : Pertama, penggabungan nada-nada diatonis dan nada- nada pentatonis. Kedua, mempelajari perbedaan antara prinsip instrumentasi akustik, alami dengan instrumentasi yang menggunakan mesin atau elektrofon. Ketiga, mengetahui tangga nada atau laras yang berbeda yakni gamelan Jawa tidak memiliki standar tuning sedangkan musik barat sudah memiliki standar tuning. Instrumen gamelan Jawa yang digunakan dalam campursari antara lain kendang, berfungsi sebagai pengatur irama. Pola kendang yang digunakan pada dasarnya memakai pola kendangan ciblon. Namun ada pula yang mengembangkannya dengan pola kendangan Sunda dan Banyumasan yang tidak tertutup pula pada suatu saat nanti akan menggunakan pola kendangan etnis-etnis lain. Aransemen yang sangat kuat dan menonjol dalam campursari adalah aransemen yang dimainkan oleh keyboard. Kehadiran teknologi pada alat ini dianggap sangat efektif dan efisien dalam membangun komposisi musikalnya. Seorang penata musik harus menguasai teknologi komputer karena sangat
BAB VII ARANSEMEN LAGU

Menulis lagu dari hati

103

.................................................
membantu kerja dalam mengarasenmen lagu. Kemajuan teknologi komputer yang demikian pesat, membuat komputer menjadi perangkat yang sangat berperan dalam setiap segi kehidupan. Seiring perkembangan komputer, kini bermain musik dan mengaransemen lagu menjadi lebih mudah. Anda tidak selalu harus menghadirkan perangkat instrumen beserta prosesor efek yang mahal. Anda dapat melakukannya dengan bantuan program khusus yang mampu bertindak sebagai alat musik, apapun jenisnya. Salah satu program yang mampu berfungsi itu adalah fruityloops versi 2. Program ini mampu menghadirkan dan memainkan instrumen apapun yang anda kehendaki.

Jamrud

Andra & The Back Bone

Orang-orang yang sukses melihat cahaya dalam kegelapan, orang-orang yang gagal hanya melihat kegelapan. Winners see light in darkness, losers see only darkness.

104

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Adagio C = do Intro 4/4 Cipt : Widya Swara Arranger : Fenny R.S.

C

G

F

C

C
3 4 5 . 4 5 6 . 3 4 5 4 3 2 1 .

Piano 1

C

Dm

C

Dm

1 Wa

3

5 lau

. a

2 ku

4

6

.

1 tinggal

3 di

5

.

2 ngil ...

4

6

.

rumah mu

Piano 2

5

.

5

3

4

.

.

.

3

4

5

1

.

5

5

3

4

.

.

.

Piano 1

C

Dm

C

Dm

1 Na

3

5 mun

. a

2 da

4

6 ke

.

2 da mai

5 an di

7 sa

.

1 na ...

3

5

.

Piano 2

.
5 . 5 3 4 . . 2. 3 4 4 3 2 1 . . .

BAB VII ARANSEMEN LAGU

Menulis lagu dari hati

105

.................................................
Piano 1

C

G

C

F

1 Ru

3

5

.

2 is

4

7

.

1 tem

3 pat a

5

. ku

1 ber

4 te

6 duh

.

mah ku

ta na ku

Piano 2

5 .

1

1 .

5 .

5 2 .

2 .

3

3

2

3

4

5

4

.

Piano 1

C

G

F

G

C

1 Ru

3

5

.

2 is

4

7

.

1 i

4

6

2

5 ti

7

1 ku

3

5

.

mah ku

ta na ku

da man ha

Piano 2

5 .

1

1 .

5 .

5 2 .

2 .

2

3

3

2

2

1

.

.

.

Orang-orang yang sukses menghadapi masalah sebagai tantangan, orang-orang yang gagal menghadapi masalah sebagai beban. Winners are problems as a challenge, losers as a burden.

106

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Membuat karya musik bagus diperlukan ketelitian. Agar lagu anda dapat dinikmati banyak orang, anda harus membuat demo dengan kualitas standar. Pilihlah tiga lagu anda terbaik, lalu rekam di studio. Biasanya di kota-kota besar terdapat banyak studiorekam dengan banyak pilihan harga. Anda memilih se-suai dengan isi kantong. Bagi seorang penulis pemula, membuat demo adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah. Apakah dia harus menyanyikan lagunya sendiri atau melatih penyanyi lain untuk membawakannya. Itu semua membutuhkan waktu, anda harus sabar. Memang, untuk menghasilkan karya bagus, anda hendaknya mencari seorang penyanyi. Syukur kalau anda mempunyai teman yang pandai menyanyi, bisa dimintai tolong untuk membantu. Mungkin anda memerlukan pemain-pemain musik seperti gitar, bass, piano dan drum atau pemain electone untuk diajak kerjasama membuat demo yang bagus. Keputusan tersebut sepenuhnya tergan-tung anda. Dengarkan demo musik dasar anda beserta partitur lagu. Apabila ada kesepakatan, mereka mau membuat demo lagu anda. Demo lagu dalam kemasan CD atau kaset merupakan bagian terpenting dalam karya musik. Demo-demo yang masuk dalam major label selalu diseleksi sangat ketat oleh team A & R. A & R kepanjangan dari artist and reportoire yang bertanggung jawab menemukan dan mengkontrak penyanyi / band baru dan bertindak sebagai penghubung dengan major label. Lagu-lagu yang direkam dengan kualitas buruk tidak akan didengarkan walau materi lagu terdengar

BAB VIII MEMBUAT DEMO

Menulis lagu dari hati

107

.................................................
bagus. Hal-hal ini perlu diperhatikan bagi pemusik dan penulis lagu pemula. Jadi rekamlah lagu-lagu anda dengan kualitas standar dan kualitas suara bagus. Merekam di studio ada dua cara, yakni : pertama dengan live, anda bermain musik langsung dan hasil suaranya tidak berimbang antara vokal dan instrumennya. Sedangkan cara kedua dengan sistem track. Dalam proses rekaman dibagi beberapa track, misalnya track pertama merekam permainan drum terlebih dahulu karena untuk menghitung ketukan dari lagu dan temponya. Kemudian dilanjutkan track kedua diisi permainan bass, track ketiga gitar dan terakhir diisi oleh vokal. Sistem ini menghasilkan suara prima karena masingmasing suara instrumen dapat diperbesar atau diperkecil sesuai dengan selera musisi. Jika master demo anda sudah selesai, selanjutnya anda copy. Jangan banyak-banyak, sekali lagi sesuaikan dengan isi kantong anda. Copy demo bisa anda kirim ke label atau lomba-lomba pencipta lagu seperti CILAPOP (Lomba Cipta Lagu Populer) yang diselenggarakan oleh salah satu TV7 dan Sony BMG, atau Indonesian Song Festival 2006 yang pernah diselenggarakan oleh PAPPRI dan PT. Indosat. Namun sayang sekali, lomba cipta lagu tersebut tidak dilanjutkan lagi. Berbeda dengan lomba untuk mencari penyanyi idola yang selalu diadakan tiap tahun, seperti Indonesian Idol. Tunggu keajaiban menghampiri anda, lagulagu anda akan menjadi hits dan anda akan menjadi pencipta lagu terkenal. Mengapa tidak ? Impian jadi kenyataan.

Orang-orang yang sukses berkata , “Saya bisa”; orang-orang yang gagal berkata: “Saya tidak bisa”. Winners : “I can” : losers : “I can’t”.

108

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Andante C = do 4/4 Intro Cipt : Widya Swara & Tigita Editor : Fenny R.S.

C

Dm

G

C

C
1

. .
7 1

.

7

6

5

6

.

4

5

6

5

6

7

.

1

7

.

1 . .

C

Dm

G

C

.
3 5 1

.

5

.

5 4 3

5

2 .

2

4

7

6

6 ki

5 ta

5

4

3 .

.

A yam jan tan

ber kokok nya ring

membangunkan

se mu a

C

Dm

G

C

3

5

1

.

5

.

4 te

3 lah

5 2 ti ba

.

2

4 7

7

6 ber

5 6 ak ti

7

1

.

.

Fa jar

pa gi

wak tu mu lai

vi tas ...

G

C

G

C

.
1

.

7

6

7

6

5

5

6

7

2

. .

1

1

.

7

1

.

2 .

.

.

1

7

6 5 . . ker ja

Ku ber si ap

si ap

be rang kat se ko lah

a yah

be rang kat

BAB VIII MEMBUAT DEMO

Menulis lagu dari hati

109

.................................................
G C G C

. . . . . . . . . .

1

7

6

7

5

.

5

6

7

2

1

1

7

1

2 ki

1 ta

7 se

2

1 . .

I bu yang

si buk

si ap kan

sa ra pan

un tuk

mu a

Orang-orang yang sukses hidup mandiri, orang-orang yang gagal bergantung pada orang lain. Winners live their own life, losers other’s life

110

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

Setelah karya anda sudah cukup banyak, coba buat suatu buku yang berisi lirik, notasi angka dan notasi balok. Anda jangan bingung, coba pelajari secara perlahan-lahan. Temukan not-not lagu, catat dalam not angka. Setelah menulis not angka, coba tentukan birama lagu. Apabila birama lagu sudah anda tentukan seperti 2/4, 3/4 dan 4/4, kemudian tentukan tempo lagu cepat atau lambat. Memilih ukuran birama sangat mempengaruhi irama lagu yang anda ciptakan, sebab irama merupakan unsur pokok dan denyut nadi sebuah lagu. Setelah itu, pekerjaan anda menjadi lebih mudah, kemudian tulis not-not angka ke dalam not balok. Pertama tentukan nada dasar dan selanjutnya sesuaikan dengan not-not lagu anda, gampang bukan ? Dengan adanya buku berisi lagu-lagu anda memudahkan anda memperkenalkan lagu-lagu itu kepada orang lain. Coba berikan cuma-cuma buku musik anda kepada teman-teman dekat, band-band lokal atau penyanyi lokal. Dengan senang hati mereka menerima karya anda dan mempelajarinya. Jangan takut lagu anda dibajak, biarkan proses ini mengalir apa adanya. Lagu anda akan mencari sendiri siapa yang berjodoh dengannya, suatu proses alam. Penyanyi dan lagu ibarat jodoh. Penyanyi dapat terkenal hanya dari sebuah lagu. Bayangkan ! Penyanyi bagus selalu mencari lagu bagus, mereka selalu menyesuaikan lagu dengan warna suaranya. Apabila cocok, maka hasilnya lebih maksimal dan mereka yakin akan menjadi hits. Nilai suatu karya mempunyai arti apabila bisa dinikmati oleh orang lain. Anda jangan malu, promosikan hasil karya anda. Datangi kafe-kafe yang ada
BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

111

.................................................
live musiknya. Coba dekati pemain musiknya atau managernya. Tawarkan lagulagu anda beserta partitur lagu dan demonya. Anda harus membangun jaringan sendiri untuk memperkenalkan diri anda. Tapi pekerjaan tersebut bisa anda kerjakan sesuai dengan waktu anda yang kosong. Tentu anda mempunyai aktifitas utama yang tidak bisa ditinggalkan. Perjalanan penulis dalam memperkenalkan karya lagu seperti filosofi air, mengalir begitu saja. Sebelumnya tidak ada dalam angan-angan untuk menjadi guru karena sebelumnya penulis seorang yang berprofesi wiraswasta dengan hobi bermain musik. Kisah berawal dari Bapak Aris Susanto, teman baik penulis, yang menawari pekerjaan sebagai seorang guru kesenian di SMP Dhaniswara Surabaya tahun 2006. Semula penulis ragu menerima tawaran tersebut karena penulis tidak mempunyai dasar pendidikan sebagai seorang guru. Namun dorongan hati menjadi guru begitu kuat sekali. Hal ini mungkin karena penulis telah berhasil menyelesaikan karya lagu-lagu dan buku ini. Bagi penulis bisa menulis lagu dan buku merupakan karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan. Dan tidak semua manusia yang lahir di dunia diberi bakat untuk menulis. Jadi penulis mempunyai tanggung jawab moral untuk menyebarkan ilmu dan lagu-lagu tersebut kepada sesama. Akhirnya penulis menerima tawaran menjadi guru kesenian. Dalam benak penulis terbesit keinginan untuk melakukan sesuatu yaitu mempromosikan karyakaryanya dan memperkenalkan diri sebagai pencipta lagu. Keputusan ini diambil didasari atas pertimbangan bahwa penulis tidak mempunyai media untuk berekspresi seperti bermain band atau kelompok paduan suara. Jalur yang penulis pilih adalah sebagai seorang guru kesenian dan penulis pun bisa menikmati profesi tersebut. Beberapa bulan kemudian, penulis mendapat tawaran lagi untuk mengajar musik di SD Muhammadiyah 12 dan 17 Surabaya. Penulis bisa memainkan dua alat musik seperti piano atau keyboard dan gitar. Walau tidak mahir benar dibandingkan pemain profesional namun penulis berani menerima tawaran
112

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
tersebut. Di kedua sekolah tersebut, penulis mengajarkan lagu anak-anak. Ternyata, lagu-lagu anak karya penulis cepat sekali dihafal dan dinyanyikan oleh anak-anak. Mereka bernyanyi dengan antusias dan riang gembira. Mereka ada yang bernyanyi sambil memejamkan mata, ada yang menggoyang-goyangkan badan. Mereka begitu menghayati lagu-lagu yang terasa menyatu dalam dunia mereka. Selama ini lagu-lagu untuk anak seakan-akan tenggelam di blantika musik Indonesia. Sebetulnya keadaan ini tidak adil bagi anak-anak. Mereka seharusnya diberikan banyak lagu untuk menjadi pilihan sesuai dengan jiwa mereka. Mereka juga ingin dibuai dengan sentuhan berbagai irama lagu-lagu anak yang murni dan tulus. Melodi lagu sederhana dan gampang diingat. Dan itu sangat dinanti-nantikan oleh anak-anak, ibarat anak yang dijanjikan pergi berlibur ke luar kota walau waktunya masih jauh namun hari-hari terasa lama untuk menunggu hari saatnya tiba liburan. Selama ini mereka terpengaruh oleh lagu - lagu orang dewasa seperti lagulagu berlirik cinta, patah hati dan selingkuh. Semua itu tidak baik bagi perkembangan jiwa anak-anak. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama seperti pemerintah, dunia pendidikan, industri musik dan masyarakat untuk bersatu menjadikan generasi bangsa yang jauh lebih baik dan bermoral. Dalam hati, penulis begitu terharu, gembira dan bangga, melihat dan mendengarkan anak-anak menyanyikan lagu-lagu karya penulis. Berbagi keceriaan melalui lagu-lagu dan terkadang mengajari mereka menekan tuts-tuts piano membuat penulis puas. Di saat penulis bermain alat musik piano sendiri, mereka datang mendekat kemudian minta untuk diajari. Jari-jari mungil mereka begitu semangat untuk belajar menekan tuts-tuts piano yang agak besar dan tidak sesuai dengan ukuran jari-jari mungil mereka. Semua itu ternyata bagi penulis sangat menyenangkan karena niat dan ketulusan hati untuk mengabdi menjadi seorang guru musik. Para anak didik
BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

113

.................................................
terlihat senang sekali dan ke mana pun penulis berada mereka selalu memanggilmanggil nama penulis. Lagu-lagu seperti “Mentari”, “Nasi Goreng”, “Bangun Pagi”, “Rumahku Istanaku”, “Ulang Tahun”, “Sakit Gigi”, “Merpatiku” dan “Bersujud” dihafal dengan baik oleh mereka. Penulis ingin mengikuti jejak langkah Ibu Sud dan Bapak A.T. Mahmud yang akan terus memberi warna-warni lagu anak. Penulis tidak berpikiran untuk khawatir kalau karya-karya itu akan dibajak orang. Penulis sudah mendokumentasikan dalam suatu buku yang berisi lirik lagu, notasi angka dan notasi balok, yang mungkin belum sempurna menurut mereka yang lebih profesional. Perihal pembajakan karya-karya para seniman sebetulnya penulis merasa kasihan pada para pembajak. Walau mereka hidup dalam kemewahan sebetulnya mereka sedang menuju suatu kehancuran. Keserakahan telah merasuk ke dalam jiwa mereka. Mereka tidak menyadari bahwa rezeki yang mereka ambil secara tidak halal akan berakibat pada anak keturunan mereka. Hak-hak para seniman diambil sesuka hatinya. Padahal untuk menciptakan suatu karya bagus dibutuhkan perjuangan berat. Rezeki keturunan mereka akan beralih ke rezeki keturunan yang telah diambil haknya. Kehidupan anak turun para pembajak akan nestapa, mencari sandang pangan akan sulit. Penyesalan selalu datang terlambat. Begitulah cerita yang sering diajarkan orang bijak. Penulis telah menciptakan lagu anak-anak, pop-rock, melayu dan campur sari sejak tahun 2002-2005. Penulis dalam berkarya membagi menjadi dua periode. Periode pertama antara tahun 2002-2005 adalah periode berkarya, menulis lagu dan buku. Pada periode ini energi membuat suatu lagu begitu hebat mengalir seperti air bah dan periode kedua antara tahun 2006 sampai sekarang adalah periode untuk berpromosi dan memperkenalkan diri. Awal tahun 2006 penulis sudah pernah mencoba memperkenalkan lagu anak-anak ke sekolah dan band cilik terkenal Surabaya atau lagu campursari ke kelompok
114

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
campursari dan lagu pop-rock ke kelompok musik aliran pop-rock. Namun semua itu tidak ada tanggapan. Memang untuk mendapat pengakuan atau nama memerlukan perjuangan dan kerja keras tersendiri. Ternyata dengan menjadi guru musik, cerita pun berganti lain, awal yang tidak direncanakan. Di sekolah-sekolah tersebut, penulis dapat mengajarkan lagulagu secara langsung pada anak-anak. Selain mendapat honor mengajar, penulis juga dapat berpromosi. Dengan berkarya, kita bisa meninggalkan jejak langkah kita untuk diceritakan pada generasi mendatang. Penulis juga menciptakan lagu-lagu mars sekolah tersebut. Lagu mars sekolah sangat dibutuhkan oleh sekolah untuk memberi identitas, jati diri, semangat kebersamaan dan cita-cita. Dan itupun mendapat sambutan positif bagi siswa, sekolah dan masyarakat. Sekali lagi, anda jangan takut kalau karya-karya anda akan dibajak atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Seperti yang sudah dijelaskan pada bab dua belas bahwa negara menjaminnya dengan Undang-Undang tentang Hak Cipta. Perlindungan hak cipta timbul secara otomatis sejak ciptaan itu diwujudkan dalam bentuk nyata. Pendaftaran hak cipta tidak merupakan suatu kewajiban untuk mendapatkan hak cipta. Namun demikian lebih dianjurkan kepada pencipta maupun pemegang hak cipta untuk mendaftarkan ciptaannya. Surat pendaftaran ciptaan tersebut dapat dijadikan alat bukti awal di pengadilan apabila timbul masalah hukum di kemudian hari. Untuk karya lagu, maksimal 10 lagu berupa notasi dan atau syair dapat diajukan dalam hal permohonan pendaftaran ciptaan, biaya permohonan pendaftaran suatu ciptaan per permohonan Rp 75.000,00 Perjalanan suatu karya cipta lagu mempunyai jalan yang penuh misteri. Seperti contoh, ada penyanyi yang menyanyikan lagu “Cinta Pertama” tidak mendapatkan respon baik dari masyarakat. Tetapi tak berapa lama kemudian ada penyanyi atau grup band membawakan lagu tersebut dengan aransemen beda dengan rilisan pertama, justru mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

115

.................................................
Promosi adalah kata yang wajib diikuti dan dijalankan oleh band atau pencipta lagu agar lagunya dikenal masyarakat. Walau lagu anda sehebat apapun tanpa promosi lagu itu pun menjadi tidak berarti. Lagu-lagu karya penulis direkam pertama kali pada hari raya Idul Fitri tahun 2008 di Bandung. Lagu-lagu tersebut dibawakan dan diaransemen oleh grup Passtel yang berasal dari Bandung dan beraliran alternative. Penulis merasa beruntung karena Passtel mempunyai studio rekaman sendiri. Walau peralatan rekaman sederhana tetapi kualitas suara yang dihasilkan telah memenuhi standar rekaman. Ada 3 lagu yang direkam yakni “Ku Tak Marah”, “Awalnya Biasa Saja” dan “Berdendang”. Setelah proses rekaman selesai langkah selanjutnya adalah promosi. Bagaimanakah lagu tersebut agar dikenal oleh masyarakat? Pada hakekatnya sebuah lagu baru ibaratnya seperti bayi yang baru lahir, ia memerlukan kasih sayang, perlindungan, perhatian ekstra dan selalu diawasi pertumbuhan dan kebutuhannya. Pada awal promosi lagu “Mars Dhaniswara Jaya”, penulis juga mengalami kesulitan dan sering mendapat cemohan dari para murid. Kata mereka lagu tersebut nadanya sudah ketinggalan zaman namun penulis jalan terus untuk mempromosikan lagu tersebut selama setahun. Pada tahun kedua perkembangan lagu tersebut agak lebih baik karena pada acara penerimaan murid baru, lagu itu selalu dinyanyikan dan diajarkan oleh kakak kelas. Dan sampai sekarang, apabila ada siswa yang nakal atau tidak disiplin hukuman yang paling gampang adalah menyanyikan lagu tersebut. Dan pada tahun ketiga, lagu tersebut telah menyatu dalam hati para siswa, mereka terkadang menyanyikan lagu tersebut tanpa disadari dan hampir semua siswa SMP Dhaniswara hapal lagu tersebut. Demikian juga dengan ketiga lagu yakni “Ku Tak Marah”, “Awalnya Biasa Saja” dan “Berdendang” akan mengalami masa pertumbuhan. Tetapi jalur yang dipakai ketiga lagu tersebut berbeda dengan lagu Mars Dhaniswara Jaya. Jalur distribusi yang dipakai melalui radio dan internet. Penulis menggandakan lagu dalam bentuk CD sebanyak 50 buah dan mengirimkan ke beberapa radio di Surabaya. Di radio
116

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
swasta di Surabaya ada program khusus bagi band indie. Dalam promosi persyaratan yang diminta hanya copy demo lagu dan profil band. Ternyata di radio tersebut hanya memutar lagu-lagu dari band Surabaya dan band-band tersebut merupakan band binaan dari suatu operator telekomunikasi karena mereka sudah mendapat kontrak kerja dari operatur tersebut. Selama tiga bulan menunggu, ketiga lagu tersebut belum diputar di stasiun radio. Mungkin ada persyaratan lain yang harus dipenuhi? Tetapi penulis tidak patah semangat, maju terus pantang mundur, banyak alternatif pilihan untuk media promosi. Melalui internet atau website www.importmusik.com dan www.pasarmusik.com, penulis mengajukan agar ketiga lagu tersebut didistribusikan melalui website tersebut. Persyaratan yang diminta juga mudah yakni copy demo lagu, profil band yang disimpan dalam cd selanjutnya menandatangani surat perjanjian distribusi digital. Langkah selanjutnya dengan mengenalkan lagu tersebut secara langsung. Dalam promosi lagu, penulis berbeda dalam proses pengenalan lagu tersebut dengan sebuah band. Kebanyakan band yang mempunyai lagu baru, mereka berpromosi dari panggung ke panggung atau ke kafe-kafe. Penulis melakukannya di sekolah. Kelebihan yang dimiliki penulis, hasil dari pengenalan lagu tersebut dapat diukur seperti sebuah laboratorium yang obyek penelitiannya dapat ditelit, dianalisis dan diberi kesimpulan. Di sini para siswa SMP dijadikan sebagai obyek dan subyek penelitian. Apakah ketiga lagu yakni “Ku Tak Marah”, “Awalnya Biasa Saja” dan” Berdendang” dapat diterima masyarakat dan berpotensi menjadi populer? Pada saat jam pelajaran kesenian, penulis membawa tape cd dan demo lagu, kemudian lagu tersebut diputar dan diperdengarkan pada para siswa, mereka diminta untuk memberi tanggapan, kritikan dan memilih lagu mana yang dianggap mudah didengar (easy listening). Ternyata dari ketiga lagu tersebut, lagu “Ku Tak Marah” menempati rangking teratas dari kelas 7, 8 dan 9. Penulis yakin pada masa mendatang lagu tersebut bakalan populer karena telah memenuhi syarat lagu yang gampang diingat, liriknya sederhana dan melodi lagu yang merdu.
BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

117

.................................................
Setelah pengenalan lagu tersebut dengan media tape CD sebagai media pembelajaran selanjutnya penulis mengajarkan lagu “Ku Tak Marah” secara langsung tentang lirik dan chord lagu. Dengan membawa gitar mulai penulis promosi di seluruh kelas. Pada awalnya mereka menyanyi dengan perlahan, setelah lagu didengarkan satu kali tak lama kemudian mereka dapat menyanyikan lagu tersebut dengan benar. Bagi siswa yang bisa memainkan alat musik, penulis juga mengajarkan chord dari lagu tersebut. Dan sampai sekarang lagu “Ku Tak Marah” menempati posisi sebagai alternatif pilihan sebagai materi menyanyi bersama lagu-lagu yang sudah populer. Bayangkan! Ketika anda jalan-jalan dan tiba-tiba mendengarkan siaran radio, lagu anda diputar dan dinyanyikan oleh pernyanyi terkenal. Jika lagu anda menjadi hits, anda akan mendapat penghasilan luar biasa dari lagu itu. Sebenarnya anda akan terus mendapat penghasilan atau royalti sejak anda menulis lagu tersebut. Tetapi, bagaimana kalau karya anda tidak menjadi hits? Anda jangan berkecil hati walau karya anda saat ini tidak menjadi hits. Anda tetap mempunyai kesempatan di masa yang akan datang. Jadi mulai sekarang investasikan waktu anda untuk mulai memperkenalkan lagu-lagu anda. Apa yang anda kerjakan hari ini mungkin hasilnya dinikmati pada masa datang, karena lagu pun dapat diwariskan kepada ahli waris. Sekarang kita memasuki abad milenium, di mana teknologi era globalisasi membuat komunikasi memegang peranan sangat penting. Pasar ponsel berkembang pesat, menjadikan ponsel sebagai bagian dari gaya hidup. Berdasarkan survei yang pernah diadakan Siemens menunjukkan 62 persen pengguna ponsel gemar men-down load lagu lewat ponsel. Survei itu melibatkan 5.300 pengguna ponsel di Brasil, Kanada, China, Jerman, Italia, Rusia, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Mereka disebut sebagai the mobile music generation, generasi yang menggunakan ponsel tak sekedar sebagai alat komunikasi
118

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
tetapi juga pemutar musik. Gaya hidup ini pun telah merambah ke Indonesia. Di Indonesia pengguna ponsel sekitar lebih dari 30 juta, di antara mereka ada yang keranjingan menggunakan nada sambung pribadi (ring back tone) atau RBT. RBT telah terbukti menjadi tambang emas yang menggiurkan. Contoh lagu “Kenangan Terindah” dari Samsons telah diaktivasi oleh sejuta pengguna RBT dan menghasilkan Rp 9 milliar. Angka yang fantastik bukan ? Peluang ini betul-betul dimanfaatkan oleh IM : port, singkatan dari independent music portal yang merupakan perusahaan penyalur musik digital. Lewat aplikasi pemutar musik yang disebut import musik player, orang bisa menikmati satu lagu penuh lewat telepon. Indra Lesmana, Anang Hermansyah, Abdee Negara gitarisnya Slank dan Triawan Munaf, praktisi industri periklanan mendirikan IM : port perusahaan pendistribusian musik digital. Gagasan ini muncul karena ada persoalan praktisi musik yang kesulitan mempublikasikan karya. Jumlah artis baru yang melimpah di berbagai daerah tetapi kreativitas mereka tidak tertampung oleh industri rekaman. Ibarat ikan semakin banyak tetapi akuariumnya kurang. Setiap orang atau grup band pendatang baru atau lama berhak untuk mengirimkan lagu mereka, sejauh kualitas rekaman layak didengar telinga. IM : port mencoba memotong jalur distribusi konvensional lewat jalur digital. Seorang artis tidak harus menunggu setahun untuk buat album. Jadi proses berkarya menjadi lebih cepat. Setiap lagu dihargai Rp 5.000,00 yang dipotong dari pulsa atau tagihan bulan pelanggan ponsel. Jumlah itu dibagi untuk operator ponsel sebesar Rp 2.500,00. Sisa Rp 2.500,00 dibagikan kepada IM : port dan artis, masing-masing menerima Rp 1.250,00. Hak cipta lagu tetap berada di pihak pencipta. Masyarakat bisa mendengar koleksi IM : port dengan cara men-down load lagu lewat situs internet www. Importmusik.com. Lagu-lagu anda akan dikontrak edar oleh IM : port selama dua tahun. Jadi tunggu apa lagi ! Buat lagu mulai sekarang !
BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

119

.................................................
Lagu “Kenangan Terindah” digunakan sebagai nada sambung pribadi dan telah diaktivasi oleh sejuta pengguna RBT.

Intro : F Dm Bb F F Aku yang lemah tanpamu Dm Bb Aku yang rentan karena F Cinta yang t'lah hilang F Darimu yang mampu menyanjungiku F Selama mata terbuka Dm Sampai jantung tak berdetak Bb F Selama itu pun aku mampu F Untuk mengenangmu
120

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Gm Dm Darimu ku temukan hidupku Gm Dm Bb Bagiku kaulah cinta sejati B C

Reff : F Em Bila yang tertulis untukku Dm C Adalah yang terbaik untukmu Bb Am Kan ku jadikan kau Gm C Kenangan yang terindah dalam hidupku F Em Namun takkan mudah bagiku Dm C Meninggalkan jejak hidupku Bb Am Yang t'lah terukir abadi Gm C F Sebagai kenangan yang terindah

BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

121

.................................................
Adagio C = do 4/4 Intro Cipt : Widya Swara Editor : Fenny R.S.

C

G

F

C

C

G

F

C

C
.
4 3 2 1 2 4 3 4 5 5 4 3 2 1 2 6 . 7 . 1 7 1 2 1 .

F

C

G

C

1 Ha

.

.

7 ri

6 i

5 ni

.

.

.

6 a

5 ku

5

6

5

4 ta

3 hun

.

.

.

ber u lang

F

C

G

C

1 Ma

.

.
C

1

7

6

5 pa

.

.

.

4

5

6

5

7

2

.

.

1 ku

.

.

.

ma dan pa

be ri

ka do

un tuk

F

Dm

G

C

3

5

5

5

5

4

6

6

.

6

7

7

6

7

5

.

.

.

122

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
C F Dm G C

3 Ha

5 di

5 ah

5

4

4 ta

6

6

.

6 ba

7 gus

6 se

7 ka

1 li

.

.

.

.

u lang

hun ku

Orang-orang yang sukses berkata : “Apa yang dapat saya berikan untuk mereka?” ; orang-orang yang gagal berkata : “Apa yang dapat mereka berikan untuk saya?” Winners : “What can I do for them?” ; losers : “What can they do for me?”

BAB IX PROMOSIKAN LAGU ANDA

Menulis lagu dari hati

123

.................................................

Sebelum anda membuat kesepakatan dengan pihak-pihak yang berkepentingan di industri musik, pelajari terlebih dahulu isi pasal demi pasal perjanjian. Jangan sampai timbul kerugian di kemudian hari. Apabila anda tidak mengerti hukum, berkonsultasilah dengan orang yang mengerti hukum sebelum anda membuat keputusan untuk menandatangani suatu kontrak. Penulis lagu mendapatkan penghasilan seperti di bawah ini : a. Penerbitan Musik Istilah penerbitan musik terasa asing bagi telinga orang Indonesia. Untuk lebih mudah, penerbitan musik bisa juga berarti major label atau produser rekaman yaitu orang atau badan hukum yang pertama kali merekam atau memiliki prakarsa untuk membiayai kegiatan perekaman suara atau bunyi lainnya. Apabila anda bekerja sama dan menandatangani kontrak dengan major label, maka pembagiannya sama rata yakni 50 % - 50 %. Tapi dalam dunia bisnis musik apalagi anda sebagai pendatang baru tentu ada negosiasi lain yang perlu dipertimbangkan. Anda harus belajar cara bernegosiasi atau anda bisa delegasikan atau memberi kuasa pada seorang pengacara dan honor pengacara bisa anda bicarakan terlebih dahulu. b. Penghasilan Mekanis Pengertian penghasilan mekanis adalah ketika sebuah album rekaman terjual. Penjualan itu akan menghasilkan royalti atas setiap lagu dalam album itu. Di Indonesia, tarif mekanis yang berlaku adalah Rp 1.000,00 per lagu per album.
124

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Tarif ini disesuaikan setiap waktu untuk mengimbangi inflasi. Untuk lebih detail anda bisa pelajari isi kontrak dalam pasal yang membahas penghasilan mekanis. Biasanya aturan main antara major label yang satu dengan major label lain berbeda. c. Penghasilan Sinkronisasi Penghasilan sinkronisasi diperoleh sang penulis dan major label apabila lagu nya digunakan di film, pertunjukan TV, format multimedia atau bagian dari sebuah iklan. Tidak ada tarif baku seperti halnya upah minimum. Dan itu harus dinegosiasikan antara major label (yang menjual lisensi) dan pemakai (yang membeli lisensi). Sebelum menandatangani kontrak, perlu mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini untuk menentukan tarif lagu tersebut 1. Bagaimana lagu itu digunakan - Apakah lagu digunakan hanya sekilas atau seluruh lagu ? - Apakah lagu itu menjadi bagian dari film ? - Apakah hanya sebagai latar belakang sebuah dialog ? - Apakah lagu tersebut digunakan sekali dalam produksi atau berulang kali ? 2. Sifat produksi - Apakah lagu digunakan dalam iklan lokal, regional atau nasional ? - Apakah digunakan di film, pertunjukan TV Jaringan atau TV kabel ? - Apakah untuk non siaran seperti company profile, atau pameran industri? 3. Hak cipta yang diperlukan untuk produk lain Suatu produksi film yang langsung muncul dalam bentuk CD, DVD dengan menggunakan lagu anda, besar tarif lagu dapat dinegosiasikan. Tetapi anda harus mencoba mendapatkan bayaran sebesar mungkin, karena anda tidak akan mendapat tambahan walaupun CD atau DVD terjual satu juta kopi. 4. Waktu penggunaan lisensi Berapa lama waktu penggunaan lisensi? Biasanya pembeli lisensi meminta
BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU

Menulis lagu dari hati

125

.................................................
Waktu tiga atau lima tahun dan bisa diperpanjang. d. Royalti Cetakan Uang yang dihasilkan dari penjualan lagu yang secara fisik dicetak disebut royalti cetakan. Royalti cetakan mencakup buku partitur lagu atau transkrip nada demi nada. Aransemen untuk orkestra atau marching band sekolahan juga bisa menghasilkan uang. Kontrak pencetakan harus anda pisahkan dari kontrak major label karena pendapatan dari royalti cetakan bisa sangat besar. e. Hak Cipta Pertunjukan Dramatik Hak cipta ini mencakup hak menampilkan lagu anda dalam drama/film karena tipe pertunjukkan ini menetapkan harga tiket masuk. Pembayarannya berdasarkan persentase penjualan tiket bruto. Apabila syair lagu anda dipakai dalam skenario film di mana film tersebut sangat tergantung syair lagu anda, maka anda akan mendapat penghasilan lain. Jadi sebisa mungkin anda pisahkan hak cipta pertunjukan dramatik dari negosiasi dengan major label. f. Penghasilan dari Pertunjukan Publik Pertunjukan publik mencakup penggunaan lagu di TV, radio, konser, kafe, hotel dan tempat-tempat umum di mana musik anda diputar atau dimainkan. Apabila lagu anda sering diputar atau dimainkan untuk konsumsi publik, royalti atas penggunaan lagu itu dibayarkan kepada penulis dan major labelnya. Di Indonesia organisasi yang menangani untuk memonitor penggunaan lagu adalah YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia). YKCI bertugas memonitor pertunjukan publik dan mendistribusikan royalti-royaltinya. YKCI hanya mene-rima dua lagu dari seorang penulis lagu atau grup band. Organisasi ini menjadi perwakilan eksklusif anda sebagai penulis lagu. YKCI akan mengumpulkan pembayaran dari pengguna musik seperti jaringan TV, TV kabel, radio, kafe, hotel dll. Alangkah baiknya, jika anda meminta informasi mengenai perhitungan lagu anda. Berapa jumlah uang yang akan anda dapatkan dan
126

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
penghasilan tersebut anda bagi sama rata dengan major label sesuai dengan perjanjian. Sebagaimana diketahui bahwa selama ini pencipta lagu mendapatkan honor yang dinilai secara flat pay, tanpa memperhitungkan jumlah unit kaset atau CD yang dijual, disertai dengan bonus apabila lagunya terpilih di urutan pertama sampul kaset dan mendapat honor tambahan bila dijadikan seleksi, kompilasi dan sebagainya. Perbedaan cara flat pay dengan sistem royalty adalah dalam hal besar uang yang diterima di muka. Dengan cara flat pay uang muka lebih besar dari pada sistem royalty. Tetapi sistem royalty memberikan kemungkinan menerima penghasilan sangat besar di kemudian hari jika kaset atau CD laku terjual dan semua lagu dalam kaset mendapat royalty selain lagu pertama anda. Sistem royalty berlaku sampai generasi penerus anda.
Ebiet G. Ade Yovie W.

Guruh Soekarno Putra

Orang-orang yang sukses giat berpikir, orang-orang yang gagal malas berpikir. Winners have time to think, losers are lazy to think.

BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU

Menulis lagu dari hati

127

.................................................
Cipt : Tigita Editor : Lukas H.
Andante do = es 4/4
Cm
w

G7

b bb
3 3 6 ber den mu sik Fm 6 . dang nya

.

6 6 5 6 7 6 7 1 7 0 7 7 1 a yo ber den dang me la yu sia pa sa mu sik me la yu yang mer du go yang nya Cm

.

.

b bb

. . . 2
bo jo

.
2 2

2 . 3 ja nya

.

. .

. 3 1 . .
leh get ber me

7

6 ga la

6 . . bung yu Fm

..

3 le la

3

6 pas gu

6 . 6 6 kan s'ga la nya li rik

.

5 6 ma sa me la

G7

b bb

.
7 . 6 lah yang yu yang

.

. . .. . . . .

.

7 a in

1

.

7 0 da dah

7 1 ma ri a yo

.

2 . 3 lah lah

.

. .

2 . 2 2 2 3 1 7 6 ber den dang gem bi ber den dang ber sa

128

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Cm

b bb
6 . 0 3 4 3 ra ber nya nyi ma G7

. . . . . .. .

G7

Cm

. . . . 2.
ri

. ..

. . . . . .

.

2 . 1 7 7 . 2 3 lah se mu a me na Cm

1 . 7 6 1 . 1 2 1 lah ber sa ma ja ngan ta Fm

. . . .

b bb
7 6 kut a 5 6 2 4 tau pun ra Cm

. ...

. . . . .

.

.

3 gu

. . . ... . 4 5 4 3
G7

3 4 3 2 . 1 7 7 . 2 3 2 tak u sah ma lu ma lu goyang kan Cm

b bb

.
1 . 7 lah ba

.
6 1 . 1 2 dan mu sam bil

..

. . . . . 1
ber

7 3 7 dendang me

.

2

.

3

. 1. 2.
la

6 yu

.

. ..

.

.

b bb
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

BAB X PENGHASILAN PENULIS LAGU

Menulis lagu dari hati

129

.................................................

Cerita tentang para maestro komponis Indonesia begitu menarik untuk kita simak. Nama-nama mereka begitu melegenda. Mereka telah berjasa memberi warna musik Indonesia melalui hasil-hasil karyanya yang pernah terkenal. Untuk Indonesia khususnya dunia musik, kita bisa menyebut nama-nama yang melegenda antara lain W.R. Supratman, Kusbini, Ismail Marzuki, Gesang, Ibu Sud, A.T. Mahmud, Tonny Koeswoyo (Koes Plus), Titiek Puspa, Gombloh, H. Rhoma Irama, Pance Pondaag, Fariz RM dan Iwan Fals Mereka bisa menjadi maestro komponis Indonesia karena komitmen dan keteguhan sikap mereka dalam berkarya di masa lalunya. Mereka mempunyai sikap profesional di bidangnya, yaitu ia berprofesi dan berjuang di jalan yang mereka yakini sebagai pilihan hidupnya sampai tarikan nafas terakhir yaitu musik Indonesia. Sebagaimana kita semua mengetahui setiap tahun musisi baru dilahirkan. Namun apakah mereka nanti akan menjadi sang maestro? Dan apakah mereka menyadari bahwa menjadi sang maestro itu nikmat karena mereka telah dan akan mewariskan karyanya kepada masyarakat. Karya yang mempunyai tingkat memori (kenangan) tinggi, mewariskan keindahan sebagai karya seni musik / lagu. Di bidang keuangan mereka sebagai komoditas hasil industri yang dapat diwariskan untuk keturunannya. Sekarang yang menjadi pertanyaan di benak kita, kriteria apa yang dapat menjadikan sebuah lagu bisa dikategorikan lagu yang melegenda sehingga penciptanya bisa terkenal menjadi sang maestro komponis? Secara sederhana
130

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
lagu itu sudah pasti memang disukai dan dikenal semua lapisan masyarakat. Tanpa memilahnya berdasarkan umur maupun jenis musiknya. Tetapi lagu itu sudah tentu lagu yang sudah pernah beredar paling tidak 5 tahun atau lebih. Untuk lagu-lagu dari daerah Indonesia, misalnya “Butet”, “Gundul-Gundul Pacul”, “Ampar-Ampar Pisang”, “Angin Mamiri, “Yamko Rambe Yamko” dan banyak lainnya itu, meskipun tanpa diketahui siapa nama penciptanya, lagu ini begitu tidak asing di telinga kita. Itu tidak lain karena lagu-lagu tersebut mempunyai nilai keunikan yang bisa dijual atau unique selling point (USP). Arah, jenis dan konsep yang kuat. Apakah itu kata-kata atau liriknya, irama atau melodi khas dan berkarakter, aransemen musik termasuk intro yang mudah dikenali, suara penyanyi, pesan atau visi lagu, yang biasanya memotret kondisi dan situasi pada zamannya. Dari judulnya tentu saja kebanyakan soal cinta tapi di sisi lain yang terpenting adalah lagu itu benar-benar mempunyai makna mendalam di hati penciptanya. Sekarang kita membahas masalah yang lebih fokus lagi yaitu bagaimana lagu yang berhasil melegenda. Sebuah lagu berhasil melegenda jika mempunyai karakter yang kuat, menimbulkan inspirasi, melodi dan syair lagu yang mudah dipahami, merdu bila didengarkan. Ciri lain yang harus terpenuhi adalah pesan yang diceritakan atau visinya jelas walaupun terkadang masyarakat tidak begitu paham artinya. Ingat bahwa musik itu bersifat universal, karena yang didengar melodinya terlebih dahulu bukan soal suara. Tiap lagu daerah itu berbeda cara menyanyikannya (cengkoknya). Dengan demikian lagu tersebut menjadi terkenal karena unsurnya sudah lengkap.Untuk lagu daerah (etnik) sudah jelas ciri ini terasa dan tergambar dari bahasa yang dipakai sebagai lirik, irama / melodi sebagai aransemen musik terpenuhi.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

131

.................................................
WAGE RUDOLF SUPRATMAN Pencipta lagu Indonesia Raya Ia lahir di Jatinegara, Jakarta tanggal 9 Maret 1903. Ia menamatkan sekolah dasarnya di Jakarta kemudian melanjutkan ke Normaal School Ujung Pandang. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia masih tetap tinggal di Ujung Pandang dan sempat bekerja sebagai guru sekolah dasar. Kemudian bekerja di perusahaan dagang. Kebolehannya bermain musik biola serta menggubah lagu diperoleh dari kakaknya semasa menjalani pendidikan dan bekerja di Ujung Pandang. Kilas balik dari lahirnya lagu “Indonesia Raya” sendiri adalah berawal dari ketika beliau membaca sebuah karangan dalam majalah Timbul. Penulis karangan tersebut menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan. Supratman yang berjiwa kebangsaan tinggi merasa tertantang. Sejak itu, ia mulai menggubah lagu. Dan pada tahun 1924, lahirlah lagu “Indonesia Raya”. Ketika kongres pemuda II, yakni kongres yang melahirkan Sumpah Pemuda dilangsungkan di Jakarta bulan Oktober 1928, secara instrumentalia Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya itu pada malam penutupan acara tanggal 28 Oktober 1928. Di situlah saat pertama kali lagu tersebut dikumandangkan di depan umum. Lagu yang sangat menggugah jiwa patriotis itupun dengan cepat terkenal di kalangan pergerakan nasional. Ketika Indonesia sudah memperoleh kemerdekaan, para pejuang kemerdekaan menjadikan lagu “Indonesia Raya” sebagai lagu kebangsaan. W.R. Supratman meninggal di Surabaya tanggal 17 Agustus 1938, dikukuhkan sebagai pahlawan nasional atas segala jasa-jasanya untuk bangsa Indonesia.
132

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” lahir pada tahun 1928 tercipta hanya karena ada tantangan dari penulis dalam majalah Timbul.

Cipt : W.R. Supratman Intro : G D C G

G Indonesia Tanah airku, D Tanah tumpah darahku G Di sanalah aku berdiri, jadi pandu Ibuku C Indonesia, Kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku G D G Marilah kita berseru, Indonesia bersatu C G Hiduplah tanahku, Hiduplah Negriku, D G Bangsaku Rakyatku semuanya Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

133

.................................................
C G Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka D G Tanahku Negriku yang kucinta C G Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka D G Hiduplah Indonesia Raya C G Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka D G Tanahku Negriku yang kucinta C G Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka D G Hiduplah Indonesia Raya

134

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
KUSBINI Lahir di desa Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur tanggal 1 Januari 1910. Ia memulai karirnya bersama Jong Indisce Stryken Orkest (Jitso), sebuah kumpulan musik keroncong di Surabaya. Merasa belum puas dengan pengetahuan musik yang didapatnya secara otodidak, Kusbini mengikuti pendidikan musik Apollo di Malang. Seluruh pelosok negeri Nusantara pernah mendengar dan menyanyikan lirik indah salah satu lagu “Bagimu Negri”. Dia berhasil menciptakan lagu fenomenal tersebut yang tetap dikumandangkan hingga saat ini. Lagunya sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Boleh dikatakan, ia termasuk salah satu pejuang kemerdekaan yang berjuang lewat karya dan lagu. Kusbini juga ikut menyempurnakan teks lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Beliau memperoleh penghormatan dari pemerintah berupa anugerah seni pemerintah Republik Indonesia. Beliau wafat pada 28 Februari 1991 di kediamannya yang sederhana di Pengok, Yogyakarta dan dikebumikan dengan iringan musik lagu perdamaian yang diciptakannya sendiri.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

135

.................................................
Lagu “Bagimu Negri” lahir pada jaman perjuangan pada tahun 1942. Lagu itu sanggup membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia.

Intro : G

C

G

Cipt : Kusbini

G Padamu Negri, kami berjanji C G D Padamu Negri, kami berbakti G Padamu Negri, kami mengabdi C G D G Bagimu Negri, jiwa raga kami.

Cokelat

136

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
ISMAIL MARZUKI (1914-1958) Komponis Pejuang Legendaris
Sebagai komponis, dia dikenal produktif dan pandai melahirkan karya-karya yang mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Dalam bermusik, dia mempunyai kebebasan berekspresi, leluasa bergerak dari satu jenis aliran musik ke jenis aliran musik lain. Ia juga mempunyai kemampuan menangkap inspirasi lagunya dengan beragam tema. Keterpesonaan Ismail Marzuki pada sisi-sisi romantisme masa perjuangan melahirkan lagu-lagu bertema cinta dan perjuangan. Meski lagu-lagu karyanya tampak sederhana, syairnya sangat kuat, melodius, dan punya nilai keabadian. Lagulagunya hingga sekarang masih tetap hidup dan disukai tua dan muda seperti “Sepasang Mata Bola”, “Selendang Sutra”, “Melati di Tapal Batas”, “Aryati”, “Jangan Ditanya ke Mana Aku Pergi”, “Payung Fantasi”, “Sabda Alam”, “Kopral Jono” dan “Sersan Mayorku”. Gelar pahlawan nasional dianugerahkan kepadanya bersama lima putra terbaik bangsa lainnya, yakni Maskoen Soemadiredja, Andi Mappanyukki, Raja Ali Haji, KH. Achmad Ri'fai, dan Gatot Mangkoepradja. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November, di Istana Negara Rabu (10/11/2004). Ismail Marzuki memang seorang komponis besar yang sampai saat ini boleh jadi belum ada yang dapat menggantikannya. Sudah selayaknya diberikan penghormatan padanya sebagai pahlawan nasional. Karya-karya Ismail Marzuki memang kaya, baik soal melodi maupun liriknya. Ia pun menciptakan lagu dengan bermacam warna, salah satunya keroncong, di antaranya “Bandung Selatan di Waktu Malam” dan “Selamat Datang Pahlawan Muda”.
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

137

.................................................
Intro : C G C

Cipt : Ismail M.

C Tanah airku Indonesia G7 Negeri elok amat ku cinta Tanah tumpah darahku yang mulya C Yang ku puja spanjang masa C Tanah airku aman dan makmur F Pulau kelapa yang amat subur C Pulau melati pujaan bangsa G7 C Sejak dulu kala C G7 C Melambai-lambai nyiur di pantai G7 C G7 Berbisik bisik raja klana memuja pulau C F C Yang indah permai tanah airku Indonesia
138

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
GESANG MARTOHARTONO Sang Maestro Keroncong Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda di masyarakat. Salah satunya adalah Gesang, pencipta lagu “Bengawan Solo”. Lagu itu adalah lagu keroncong yang mampu menyeberangi lautan. Lagu yang sangat digemari di Jepang. Lagu merupakan bahasa universal yang mampu melintasi dunia. Lagu ini telah menjembatani pertukaran kebudayaan antara Jepang dan Indonesia. Lagu "Bengawan Solo" yang berlanggam keroncong, sangat terkenal di Jepang. Orang Jepang langsung tahu bila kita menyebut "Bengawan Solo", karena sudah sejak lama mereka kenal. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut. Mendengar lagu ini menimbulkan adanya perasaan nostalgia. Demikianlah melalui "Bengawan Solo" yang digubah, telah tumbuh pertukaran yang bersejarah antara rakyat Jepang dan Indonesia. Lagu "Bengawan Solo" masuk ke Jepang pertama kali sekitar setengah abad lalu di kala masa perang. Pada waktu tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, lagu itulah yang radio perdengarkan secara luas di kalangan serdadu Jepang serta orang-orang Jepang yang berada di Indonesia. Seusai perang, berkat para tentara Jepang dan orang-orang perusahaan dagang Jepang yang pulang kembali ke negerinya, lagu tersebut kerap terpelihara eksistensinya. Bahkan lagu "Bengawan Solo" dengan syair bahasa Jepang menjadi sangat populer. Konon orang-orang Jepang yang mendengar lagu itu merasakan ketenangan hati serta nostalgia. Mereka mengingatkan masa mudanya karena melodi lagu itu serupa dengan lagu rakyat Jepang. Pada mulanya lagu "Bengawan Solo" disangka lagu rakyat yang komponisnya tidak dikenal,
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

139

.................................................
dan itu berlangsung lama. Akan tetapi ada orang-orang Jepang yang berdaya upaya bagi terjalinnya pertukaran antara rakyat Jepang dengan Indonesia. Mereka mencari melodi-melodi indah dari negeri-negeri lain dan membantu para komponis yang terlupakan. Setelah mencari dan melacak keberadaan penggubahnya, Gesang pada tahun 1989, dengan dana yang dikumpulkan dari Himpunan Persahabatan Jepang-Indonesia di berbagai tempat di Jepang, telah dibentuk Dana Himpunan Gesang dengan alasan bahwa lagu "Bengawan Solo” bersifat Abadi. Bahkan sampai didirikan sebuah monumen patung setengah badan Gesang di Taman Jeruk, kota Solo. Lagu merupakan bahasa umum yang melintasi dunia. "Bengawan Solo" yang melintasi batas negara, dengan memperkayakan hati manusia telah menjembatani pertukaran kebudayaan antara Jepang dan Indonesia.

140

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Lagu "Bengawan Solo" yang berlanggam keroncong telah menjembatani pertukaran kebudayaan pada antara Jepang dan Indonesia.

Cipt : Gesang Intro : F Bb C F F Bb C F Bengawan Solo, riwayatmu ini F C F Sedari dulu jadi perhatian insani F Bb C F Musim kemarau, tak seberapa airmu F C F Di musim hujan air meluap sampai jauh ... Reff : F Bb Mata airmu dari Solo F Terkurung gunung seribu F Bb Air mengalir sampai jauh Akhirnya ke laut ..

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

141

.................................................
F Bb C F Itu perahu, riwayatmu dulu F C F Kaum pedagang s'lalu naik itu perahu Kembali ke reff

Orang-orang yang sukses penuh percaya diri, orang-orang yang gagal mudah percaya pada nasib. Winners believe in themselves, losers put their trust in fate.

142

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
SUDIBJO, SARIDJAH BINTANG Sang Penghibur Anak Lebih dikenal sebagai ibu Sud, pencipta lagu yang paling akrab dengan anak-anak sekolah. Ia lahir di Sukabumi pada tanggal 26 Maret 1908. Ia anak bungsu dari 13 saudara. Ayahnya Muhammad Ning adalah seorang Bugis, bekas pelaut yang berhenti bekerja di laut untuk ikut bekerja sebagai pengawal pribadi Dr. Mr. Kramer, seorang jaksa Belanda di Sukabumi. Karena kesetiaannya bekerja pada Kramer, maka putri bungsunya diangkat sebagai anak, di-sekolahkan dan akhirnya menjadi seorang guru. Pada waktu itu Indonesia belum merdeka. Indonesia masih dijajah oleh Belanda. Ibu Sud mengajarkan lagu-lagu bahasa Belanda pada anak-anak Indonesia. Perasaannya begitu sedih karena pada masa itu lagu-lagu Indonesia hampir tidak ada. Jadi sulit baginya untuk mengajarkan keindahan negerinya sendiri lewat lagulagu berlirik bahasa Indonesia. Ketika menjadi guru itulah, ia mulai menaruh minat pada dunia penciptaan lagu. Karya-karyanya sangat banyak, dan semuanya dihafal dengan baik oleh anak-anak sekolah, misalnya “Berkibarlah Benderaku”, “Bendera Merah Putih”, “Indonesia Tumpah Darahku”, “Tanah Airku”, “Akulah Pahlawan”, “Kupu-kupu”, “Burung Kutilang”, “Menanam Jagung” dan masih banyak lagi. Ada kisah menarik di balik proses penciptaan lagu “Hujan di atas Genting”. Pada waktu itu, ibu Sud tinggal di rumah sederhana dan masih kontrak. Hari menjelang sore, awan mendung tanda hujan segera tiba. Tak berapa lama hujanpun turun dengan deras. Atap genting rumah bocor, air hujan menetes-netes
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

143

.................................................
dan ia menyediakan ember untuk tempat air hujan. Suara air hujan yang menetesnetes ke ember dan mengguyuri atap genting, mengilhaminya untuk membuat lagu tersebut. Kisah patriotik di balik lahirnya lagu “Berkibarlah Benderaku”, ketika itu ibu Sud melihat pimpinan RRI Bapak Yusuf Ronodipuro dipaksa Belanda untuk menurunkan bendera Merah Putih yang berkibar di depan kantornya. Bapak Yusuf dengan gagah berani menolak perintah Belanda walau dirinya diancam akan ditembak. Perasaan ibu Sud begitu terbakar melihat kejadian itu sehingga dirinya begitu bersemangat untuk menggambarkan kejadian tersebut. Hingga kemudian dituangkan kejadian itu dalam lagu “Berkibarlah Benderaku”.

Merdeka atau mati!

Orang-orang yang sukses berpikir jernih, orang-orang yang gagal berpikir raguragu. Winners think “green”, loser think “red”..

144

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Cipt. Ibu Sud

Intro : D A D D Ayo kawan kita bersama A D Menanam jagung di kebun kita D Ambil cangkulmu, ambil pangkurmu A D Kita bekerja tak jemu-jemu D Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam A D Tanah yang longgar jagung kutanam D Beri pupuk supaya subur A D Tanamkan benih dengan teratur D Jagungnya besar lebat buahnya

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

145

.................................................
A Tentu berguna bagi semua D Cangkul, cangkul, aku gembira A D Menanam jagung di kebun kita

Orang-orang yang sukses selalu bertahan, orang-orang yang gagal berhenti terlalu awal. Winners never quit, losers quit too soon and too readily.

146

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
ABDULLAH TATONG MAHMUD Ia lahir di kota Palembang, Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar pada tanggal 3 Februari 1930. Pendidikan terakhirnya jurusan Bahasa Inggris tahun 1959 dan mengajar pada SGA jl. Setiabudi, Jakarta Selatan. Kemudian ia mengajar di sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di jl. Halimun, Jakarta Selatan. Di SGTK inilah bakat musik-nya tumbuh dengan subur, khususnya mencipta lagu a n a k - a n a k . B a g i A . T. Mahmud, anak-anak memiliki jiwa lugu, sederhana dan jujur. Hal itu tercermin dalam lagu anak-anak yang diciptakannya, seperti “Pelangi”, “Aku Anak Gembala” dan “Ambilkan Bulan”. Ia menangkap jiwa anak-anak sehingga lahirlah lagu anak-anak yang sederhana iramanya dan lugu kata-katanya. Tak ada melodi cengeng dalam lagulagunya. Juga tidak ada katakata orang dewasa terungkap dalam lagu anak-anak. Kekuatan A.T. Mahmud adalah kemampuannya menuangkan jati diri sang anak dalam kata dan melodi lagu anak-anak. Lewat lagu yang diciptakannya terdapat gema di hati anak-anak, juga di hati para orang tua yang ikut dibuai sentuhan irama lagu-lagu anak yang murni dan tulus. Tidak mengherankan bila lagu-lagu ciptaan A.T. Mahmud memperoleh sambutan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Lagu-lagu itu abadi tanpa batas waktu, mengalir bagaikan air tak putus-putusnya. A.T. Mahmud mendapatkan inspirasi lagu “Pelangi” dari anaknya Rika, 5 tahun. Kisah itu berawal ketika sehabis hujan gerimis, Rika dijemput dari sekolah taman kanak-kanak. Ketika berada di atas jembatan, tibatiba terdengar Rika setengah berteriak, “Pelangi!” Sambil menunjuk ke arah langit di sebelah kiri. Di langit yang terbuka, terbentang, tanpa penghalang pandangan, tampak pelangi, dengan warnanya merah - kuning -hijau. Pelangi
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

147

.................................................
menampakkan diri di bumi, indah melengkung melambung setengah lingkaran. Dalam perjalanan pulang, di tengah keramaian lalu-lintas, kata pelangi sela-lu mengiringi pikiran dan perasaannya. Di atas motor, ia menuruti gerak hatinya sambil menyusun kata-kata dalam untaian melodi...pelangi...pelangi,diteruskan dengan. ....alangkah.......indahmu.....apa lagi! Warnanya.....merah, kuning, hijau..Dimana ? Di langit yang biru.... ungkapan itu diulangi beberapa kali di atas motor. Di rumah, sambil memetik gitar, A.T. Mahmud mencoba melengkapi kata-kata nyanyian. Dia memperhatikan Rika yang sedang bermainmain di dekat meja makan, seolah mencari bantuan pada Rika, apalagi yang mungkin dipikirkannya pada saat memandang Pelangi. Segala sesuatu di langit dan bumi tentu ada yang menciptakan yaitu Tuhan. Dan akhirnya lagu “Pelangi” dapat ditulisnya. Walau lirik-lirik lagu A.T. Mahmud sederhana tetapi mempunyai makna yang dalam. Karyanya yang berjudul “Cicak di Dinding”, liriknya sederhana, lagu tersebut mengajari kita agar tidak khawatir dalam hal rezeki. Manusia, hewan dan tumbuhan, rezekinya sudah dijamin Tuhan. Rezeki makanan tanaman dan hewan hukumnya sudah pasti walau tanaman tumbuh di suatu tempat dan tidak bergerak sama sekali tetapi ia mendapat makanan dari sekitarnya. Demikian juga dengan hewan, ia diberi insting kuat dalam mencari makanan. Berbeda dengan rezeki manusia, walau rezeki manusia sudah dijamin Tuhan namun manusia dituntut untuk berusaha dan bekerja keras disertai dengan doa karena manusia diberi akal dan hati oleh Tuhan. “Cicak-cicak di dinding...diam-diam merayap ....datang seekor nyamuk...hap...hap...lalu ditangkap.

148

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

................................................. Pelangi
Cipt : A.T. Mahmud

D A Pelangi pelangi, alangkah indahmu D Merah kuning hijau di langit yang biru G D A Pelukismu agung siapa gerangan D A D Pelangi pelangi ciptaan Tuhan

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

149

.................................................
TONY KOESWOYO Ia lahir di kota Tuban, Jawa Timur, 19 Januari 1936. Koestono Koeswoyo adalah pimpinan dari grup Koes Plus. Tonny dapat memainkan tiga alat musik yaitu piano, gitar dan keyboard. Ia juga menciptakan lirik yang indah serta penuh makna dengan gaya bahasa yang sederhana namun penuh arti. Chrisye yang menyanyikan lagu ciptaan Tonny Koeswoyo “Cintamu tlah Berlalu” dalam salah satu albumnya mengatakan lirik yang dibuat Tonny sangat dalam dan puitis. Grup musik yang sekarang banyak bertumbuh barangkali harus cemburu kepada Koes Bersaudara yang memiliki Tonny Koeswoyo. Bagaimana tidak? Sebagai inspirator dan jiwa grup musiknya, Tonny adalah pemetik gitar, penata musik dan pencipta lagu yang sulit dicari tandingannya. Kiprahnya semakin bertambah dalam Koes Plus dan menghasilkan lebih dari 200 lagu yang masih disukai sampai saat ini. Dengan lagu-lagunya itu Tonny sekaligus meletakkan dasar industri musik Indonesia yang dikenal sekarang. Beranjak remaja, naluri musiknya semakin menggebu-gebu dan ia minta dibelikan gitar, biola dan buku-buku musik. Ayahnya, Koeswoyo memenuhi permintaan itu untuk mengalihkan kegiatan anak-anaknya supaya jangan ikutikutan berkelahi. Tony rajin mengikuti berbagai kegiatan kesenian mahasiswa seperti GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia), dan berpartisipasi sebagai pemusik. Ia juga suka hadir di pesta-pesta dan ikut memainkan lagu-lagu yang sedang digandrungi anak muda saat itu. Tekadnya bermusik justru semakin bergelora ketika duduk di bangku SMA. Di sekolah ia membentuk band “Gita Remaja” kemudian bersama pelukis Jan
150

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Mintaraga dan Sophan-sophiaan, ia mendirikan band Teenage’s Voice dan “Teruna Ria”. Tonny menjadi bintang pesta karena begitu mahir membawakan lagu-lagu barat yang sedang populer waktu itu. Namun, Tonny tetap berusaha memenuhi harapan bapaknya untuk meneruskan sekolah hingga sampai ke bangku kuliah sastra Inggris, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta. Akan tetapi, secara diam-diam ia mengajar kakaknya, Jon dan adik-adiknya Nomo, Yon dan Yok bermain musik. Mereka berlatih dengan peralatan yang dibeli dari gaji Jon dan uang tabungan ibunya. Gitar, bas, drum dan amplifier mulai menumbuhkan semangat dan melahirkan keyakinan bahwa mereka juga bisa mendirikan band. Dari rumah di jalan Mendawai yang ruang tamunya sempit itu pun hampir setiap hari terdengar suara musik. Mereka menyanyikan lagu-lagu barat yang sedang populer terutama karya “Kalin Twin” dan “Everly Brothers”. Lagu pop Indonesia waktu itu dianggap :kampungan” sehingga enggan dibawakan grup musik remaja termasuk oleh Tonny dan adik-adiknya. Dengan menyandang nama Kus Bros sekitar tahun 1958, mereka malang-melintang dalam berbagai acara ulang tahun atau pesta pernikahan hingga sunatan. Honor waktu itu soal kedua, yang penting bisa tampil di depan publik dan menyantap makanan enak. Di awal tahun 1960-an grup musik di Indonesia umumnya lebih bangga menyayikan lagu asing, namun Koes Bersaudara merupakan pelopor mencipta dan merekam lagu berbahasa Indonesia. Atas permintaan penonton ketika Koes Bersaudara manggung, mereka terpaksa membawakan lagu-lagu The Beatles, Kalin Twin dan Everly Brothers. Di tengah situasi ekonomi sulit, Nomo Koeswoyo mengundurkan diri. Keadaan ekonomi Tonny Koeswoyo pun menurun hingga menjual radio untuk membeli becak guna menyambung nyawa. Tetapi berusaha keras eksis di bidang musik dengan merekrut Murry atau Kasmuri membentuk grup musik yang diberi nama sementara “Free and Peace”, sebelum kemudian terinspirasi dengan APC PLUS dan Koes Pluslah nama yang dipilih untuk nama grup yang terdiri dari Tonny, Yon, Yok dan Murry. Maestro musik yang bernama asli
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

151

.................................................
Koestono ini seperti mendapat energi baru dengan masuknya Murry, sehingga kreatifitasnya tidak terbendung dengan menampilkan irama musik yang lebih bervariasi. Walau mula-mula Koes Bersaudara dan Koes Plus berkiblat musik barat, tetapi suatu waktu Tonny Koeswoyo berseru agar musisi Indonesia jangan segan menggali kekayaan seni musik tradisional Indonesia. Dan dia benar-benar berhasil membuktikan dengan keberhasilannya meramu musiknya dengan warna lokal atau tradisional. Hingga hari ini belum kita temukan musisi sekonsitensi dia dalam beridealisme. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah album pop Indonesia, pop Jawa, pop Melayu, pop Keroncong dan lain-lain. Dengan berbekal bacaan filsafat yang bersumber dari Al-Quran, Injil, Gitanjali, Bhagawad Gita Vivekananda dan lain sebagainya, menyebabkan lirik lagu yang dia ciptakan memiliki bobot. Tidak hanya tema cinta yang diusung oleh Tonny, tetapi merambah pada tema Ke-Tuhanan, tema nasionalisme, keindahan alam dan lain-lain. Walaupun pada waktu itu sempat menimbulkan pendapat miring bagi pengamat musik, konsep mencipta lagu yang berlirik sederhana dan easy listening menjadikan lagu Koes Bersaudara dan Koes Plus bertahan hingga 3 dasawarsa tidak mustahil menjadi lagu rakyat sepanjang masa. Intensitas bermusik yang tinggi menyebabkan raganya terlupakan, sehingga pada tanggal 27 Maret 1987 penyakit kanker usus mengakhiri hidupnya dalam usia 51 tahun.

152

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Cipt.Tonny K.

Intro : G Am C D G Am Hidupku selalu sepi C D G Em Menjerit dalam hatiku G Am Khu hibur s’lalu diriku C D G Bernyanyi sedih dan pilu

C

D

Reff : C D G Em C Matahari kan bersinar sayang oh.. D G Em Mendung kan tertiup angin C D G Em Burung burung kan bernyanyi sayang oh C D G Em Menghibur hati yang sedih

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

153

.................................................
C D G Em Hujan pun akan berhenti sayang oh... C D G Em C D Alam pun akan berseri G Am Bila senja telah tiba C D G Em Hatiku tambah sengsara G Am Tapi tetap ku bernyanyi C D G Em Walau malam telah sepi Kembali ke reff

C

D

154

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
TITIEK PUSPA Lahir di Tanjung, Kalimantan Selatan tanggal 1 November 1937. Dari kecil, Titiek suka sekali menyanyi, ia sering nembang musik kesenian tradisional Jawa. Ketika duduk di bangku SMP tahun 1954, ia mengikuti perlombaan menyanyi dan mendaftar diam-diam sebab takut dimarahi oleh ayahnya. Titik bersikeras mengikuti festival atas dorongan teman-temannya. Untuk itu Titiek atau Soemarti disarankan mendaftar dengan mengubah nama menjadi Titiek Puspo, diambil dari nama panggilannya Titiek, dan Puspo dari nama ayahnya sebagai siasat agar tidak ketahuan ayahnya. Soemarti setuju lalu mengIndonesiakan nama Puspo men-jadi Puspa. Maka, lengkaplah nama baru Titiek Puspa sebuah nama beken yang di kemudian hari melegenda dalam jagat dunia musik pop Indonesia. Walau menghadapi saingan, kebanyakan murid SMA, Titiek yang masih duduk di bangku SMP berhasil keluar sebagai juara pertama. Selain sebagai penyanyi Titiek Puspa juga pencipta lagu ternama. Talenta ini muncul, terdorong oleh dukungan Mus Mualim, pianis yang sejak tahun 1970 resmi menjadi suami keduanya. Pada tahun 1963. Lagu klasik “Hidup” karya cipta pertamanya berhasil ditulis dengan not angka tanpa birama maupun tanda-tanda baca musik apapun. Tahun 1964 muncul lagu kedua berjudul “Mama”, tercipta bersamaan meninggalnya ibu Titiek dan pers sedang memusuhinya pula gara-gara salah paham. Titiek ketika itu juga diliputi berbagai gosip, kasus perceraian dan perjuangan hidup berat membesarkan kedua putrinya, Petty dan Ella. Lagu ini mulai melambungkan nama Titiek Puspa.
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

155

.................................................
Lagu “Bing” yang diciptakannya tahun 1973, berkisah tentang kedekatan hati dan persahabatannya dengan Bing Slamet. Artis komedi dan penyanyi serba bisa yang sudah menjadi pujaan hatinya sejak lama, tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia. Berita kematian Bing sampai ke telinga Titiek seperti petir menggelegar di siang hari. Sayang, Titiek tidak bisa menghadiri pemakaman sahabat yang memikat hatinya sebab harus mengadakan pertunjukkan ke Singkep, Riau. Jadilah lagu “Bing” tercipta di dalam pesawat dalam waktu setengah jam. Lagu-lagu lain kemudian bermunculan. Sejumlah nama penyanyi berhasil terangkat ke permukaan menjadi artis penyanyi terkenal setelah membawakan lagu karya Titiek Puspa. Seperti, Lilies Suryani yang membawakan lagu “Gang Kelinci”, Eddy Silitonga ”Romo Ono Maling”, “Rindu Setengah Mati”, Acil Bimbo “Adinda”, serta Euis Darliah “Apanya Dong”. Euis Darliah juga membawakan lagu “Horas Kasih” yang pada The World Song Festival di Los Angeles, Amerika Serikat tahun 1984, berhasil memenangkan penghargaan Bronze Prize. Padahal Titiek dengan merendah menyebutkan, lagu itu gampangan saja, hura-hura, tidak ada hebatnya. Titiek Puspa terinspirasi mencipta lagu hampir setiap hari, sekalipun kaki sudah naik ke tempat tidur. Sebab seringkali terjadi, di kepalanya tiba-tiba muncul notasi-notasi lagu seperti sedang berjalan-jalan. Kemudian, notasi itu dicoret-coret di atas kertas untuk dijadikan sebuah lagu atau hanya sebagai onggokan kertas lusuh. Mencipta lagu bagi Titiek bisa di mana saja dan kapan saja asal bukan di keramaian dan tidak sedang mengobrol. Sepanjang hayatnya, ia merasakan
156

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
hidup itu indah, menyenangkan dan mengesankan. Titiek Puspa adalah komponis wanita dengan ratusan karya cipta. Ia tergolong terbanyak karya lagu-lagunya dibanding wanita komponis lain. Oleh penyanyi juniornya, kepada Titiek Puspa dibuatkan sebuah album berisi 12 lagu karya cipta Titiek, yang dinyanyikan dan diaransemen ulang oleh 12 musikus muda berbakat Indonesia. Judulnya “Tribute to Titiek Puspa”, dimaksudkan sebagai persembahan kepada senior bernama Titiek Puspa. Titiek Puspa memang layak dihargai, bahkan mungkin harus lebih dari itu karena dedikasi dan reputasi Titiek pada pengembangan musik sepanjang hayat.

Orang-orang yang sukses tidak pernah mengeluh, orang-orang yang gagal menganggap orang lain sebagai penyebab. Winnershardly complain, losers always point their fingers at others for their failure.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

157

.................................................
Salah satu karya lama Titiek Puspa dalam album “Tribute to Titiek Puspa” menjadi populer kembali karena lagu ini diaransemen ulang oleh Peterpan.

Cipt : Titiek Puspa Intro : D D Bm Em Gm Bm Em A D Ada yang benci dirinya Em A Ada yang butuh dirinya D Fis Bm Ada yang berlutut mencintainya D A Ada pula yang kejam menyiksa dirinya D Em Kini hidup wanita si kupu-kupu malam A D Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga D Em Bibir senyum kata halus merayu memanja A Kepada setiap mereka yang datang D Bm Dosakah yang dia kerjakan

158

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Em Gm Sucikah mereka yang datang D Fim Bm Kadang dia tersenyum dalam tangis Em G A D Kadang dia menangis di dalam senyuman Reff : D Em Oh apa yang terjadi .... terjadilah A D Em Yang dia tahu Tuhan menyayang umatnya D Em Oh apa yang terjadi ... terjadilah A D Yang dia tahu hanyalah penyambung nyawa Intro : D Bm Em Gm D Bm Em A Kembali ke reff

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

159

.................................................
GOMBLOH Tutur Sang Trubatur Biarpun bumi bergoncang, kau tetap Indonesiaku Andaikan matahari terbit dari barat, kaupun tetap Indonesiaku Tak sebilah pedang yang tajam dapat palingkan daku darimu (Kebyar-Kebyar, 1979) Lirik yang terasa menyelinap ke wilayah jingoisme ini nyaris seperempat abad berkumandang di saat persada tercinta merayakan Proklamasi Kemerdekaan di setiap Agustus. Tanpa sadar lagu yang ditulis dan dipopulerkan Gombloh kini secara tak resmi berdampingan dengan “Padamu Negeri” (Kusbini), “Berki-barlah Benderaku” (Ibu Sud) atau “Dari Sabang Sampai Merauke” (R.Surarjo) sebagai lagu-lagu wajib Nasional. Sesuatu yang tak terpikirkan Gombloh ketika menciptakan lagu ini di pertengahan era 70-an. Selain itu Gombloh masih menulis banyak lagu bertema cinta negeri dari lagu bertajuk “Indonesia Kami”, “Indonesiaku”, “Pesan Buat Negeriku”, “BK” lagu yang bertutur tentang sosok Bung Karno, sang proklamator. Tapi Gombloh memang seolah trubatur komplit. Dia tak hanya memuja-muji tanah kelahiran, tak hanya menafsirkan pesan-pesan alam tapi juga memotret sosial kalangan kelas pekerja bahkan mengedepankan kritik sosial yang tajam. Betapa fasihnya Gombloh menuturkan sketsa kehidupan rakyat jelata seharihari. Ini terlihat dari deretan kata-kata yang dirangkainya dalam lagu-lagu ciptaannya seperti “Doa Seorang Pelacur”, “Kilang-Kilang”, “Poligami Poligami”,
160

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
“Nyanyi Anak Seorang Pencuri”, “Selamat Pagi Kotaku”. Bahkan Martin Hatch seorang peneliti dari Cornell University mempelajari lagu-lagu dalam album Gombloh “Berita Cuaca” (1982) dan mengangkatnya dalam sebuah karya ilmiah bertajuk Social Criticsme In The Songs Of 1980’s Indonesian Pop Country Singers dan dipresentasikan dalam seminar musik The Society of Ethnomucicology yang berlangsung di Toronto Kanada pada 2 hingga 5 November 2000. Dalam makalahnya Martin Hatch meneliti kekuatan dan nilai lagu-lagu Gombloh dalam perspektif kehidupan sosial seperti “Berita Cuaca”, “Hong Wilaheng Sekareng Bawono Langgeng”, “Denok-Denok Debleng”, “Ujung Kulon Baloran”, “3600 Detik”, “Kebayan-Kebayan”, “Hitam Putih” dan “Kami dari Alam”. Memasuki era 80-an, Gombloh mulai menorehkan karya-karya yang berkonotasi humor seperti lagu “Lepen” (singkatan Lelucon Pendek) maupun “Selopen” (singkatan Seloroh Pendek) yang menghasilkan sebuah idiom yang begitu lekat di masyarakat, “Kalau cinta melekat, tai kucing rasa coklat’. Di sisi lain, Gombloh yang tercerabut dari budaya pop justru tak bergeming ketika harus menghasilkan lagu seperti “Kugadaikan Cintaku” yang berhasil terjual di atas jumlah 1 juta keping. Di era inilah Gombloh seolah terjerembab pada karya-karya yang berorientasi ke pasar. Lalu bermuncullah lagu-lagu seperti “Apel”, “Hey Kamu”, “Percayalah Cintaku tetap Hangat”, “Karena Iseng”, “Arjuna Cari Cinta”, “Konsumsi Cinta” hingga “Tari Kejang”. Gombloh pun mulai menulis lagu-lagu bertema pop untuk penyanyi Tyas Drastiana hingga Vicky Vendi. Tak sedikit yang menyayangkan sikap Gombloh dalam bermusik seperti ini. Gombloh seperti tak kuat lagi mempertahankan idealisme dalam berkarya. Walhasil, Gombloh memang seolah terpilah pada dua kepribadian dalam karya-karya ciptanya, antara karya-karya idealis dan karya-karya yang bermuara di wilayah komersil. Namun justru membaurnya Gombloh dengan tema populis membuat sosoknya semakin dikenal masyarakat luas dengan dandanan y ang menjadi trademark (identitas): tubuh
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

161

.................................................
kerempeng, bersepatu kets, rambut dikuncir, kacamata hitam dan setelan putihputih. Gombloh sang trubatur menghembuskan nafas terakhir pada 9 Januari 1988. Pada 20 Juni 2003 sekelompok pemusik Surabaya tergabung dalam Kelompok Pemusik Jalanan Surabaya yang mengunjungi makam Gombloh menobatkan Gombloh sebagai Pahlawan Pemusik Jalanan. Tahun 2005 oleh PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia), Gombloh dianugerahkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik atas jasa-jasanya untuk dunia musik di Indonesia. Sayup-sayup terdengar suara Gombloh sang trubatur menggaung dari kaset lawas “Nadia & Atmosohere” yang telah berusia 28 tahun. Lagu bertajuk “Silhoutte Kuda Jantan” ini seperti menyibak jati diri Gombloh yang sesungguhnya : Tak lekang hempasan zaman Dan satu jalur pandang mataku Idealisme kehidupan Kemurnian yang kukuh tanpa ragu yang menyengat harian surya.

162

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Lirik yang terasa menyelinap ke wilayah jingoisme ini nyaris seperempat abad berkumandang di saat persada tercinta merayakan Proklamasi Kemerdekaan di setiap Agustus.

Kebyar Kebyar
G C G C G Indonesia.... merah darahku, putih tulangku D D Bersatu dalam semangatmu G C G C G Indonesia....debar jantungku, getar nadiku D D Berbaur dalam angan-anganmu C D C D G Kebyar-kebyar, pelangi jingga Biarpun bumi bergoncang Kau tetap Indonesiaku Andaikan matahari terbit dari barat Kaupun tetap Indonesiaku Tak sebilah pedang yang tajam Dapat palingkan daku darimu Am D Kusingsingkan lengan
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Cipt : Gombloh

Menulis lagu dari hati

163

.................................................
Bm A Rawe-rawe rantas malang-malang tuntas denganmu G C G C G Indonesia...merah darahku, putih tulangku D D Bersatu dalam semangatmu G C G C G Indonesia....debar jantungku, getar nadiku D D Berbaur dalam angan-anganmu C D C D G Kebyar-kebyar, pelangi jingga G C G C G Indonesia...merah darahku, putih tulangku D D Bersatu dalam semangatmu G C G C G Indonesia...nada laguku, symphoni perteguh D D Selaras dengan symphonimu

Kami titipkan bangsa ini padamu

164

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
PANCE PONDAAG Sang Raja Pop Melankolis Nama Pance Pondaag mungkin abadi. Tak terhitung sudah karya yang dihasilkan penyanyi dan pencipta lagu tersebut. Di era 1980-an, lagu-lagunya merajai blantika musik pop Indonesia. Sederet artis diorbitkan melalui lagu-lagunya yang melankolis. Bahkan sampai sekarang, lagu-lagu Pance masih sering diputar dan diperjualbelikan. Sayangnya, lagu-lagu yang beredar di pasaran itu tidak berasal dari tangan produser resmi. Selain Pance, ada dua nama pencipta lagu-lagu manis lain seperti Rinto Harahap dan Obbie Messakh. Penulis lagu lain A. Riyanto (almarhum), gaya musik dan liriknya berbeda dengan trio PanceRinto-Obbie. Gaya Pance dan dua kawannya itu jauh lebih sederhana, manis, melankolis, bernada pasrah, bahkan frustasi. Mungkin, itulah alasan Menteri Penerangan Harmoko melarang lagu “Hati yang Luka”, karya Obbie Messakh, serta lagu-lagu sejenis di TVRI. Pelarangan ini sekaligus mengakhiri era kejayaan Pance dan kawan-kawannya di industri musik pop. Lalu, muncullah ‘pop kreatif’ yang akordnya lebih kaya dan berbobot. Tempat tinggal Pance berupa rumah toko dua tingkat. Satu lantai untuk tempat tinggal, satu lagi sebagai studio musik yang disewakan. Hanya dari pemasukan studio dan royalti yang tidak seberapa itulah keluarga Pance hidup. Konon, dulu papan bertulisan Flower Sound Studio bertengger di depan rumah tersebut. Di studio itu pulalah, Pance menghasilkan ratusan karya emasnya. Bahkan, Pance dikenal sebagai pekerja keras sering menghabiskan dua hingga tiga hari waktunya
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

165

.................................................
untuk menggarap sebuah lagu. Namun, papan petunjuk nama itu sudah tidak ada, bekasnya pun tidak terlihat. Kecilnya royalti ini pula membuat Pance tidak mau lagi berkarya. Walau mengaku masih ingin mencipta lagu. Pance terlanjur patah arang. “Buat apa mencipta, toh hasilnya dibajak juga,” terangnya pesimistis. Menurut dia, sikap pesimistis ini sangat beralasan. Saat ini tak ada produser yang mau menerbitkan karyanya sebab pasti kalah saing dengan para pembajak. Padahal menurut Pance, mencipta lagu itu tidak segampang membalikkan tangan. Menciptakan lagu harus didasari perasaan dan mood yang kuat. “Saya tidak bisa disuruh membuat lagu. Inspirasi itu bisa datang dan pergi saat itu juga tanpa bisa diatur,” ujarnya. Saat ini Pance lebih sering membiarkan inspirasi lagunya pergi begitu saja. Dia tak lagi menuruti instingnya untuk menciptakan nada-nada indah.

Rinto Harahap

Orang-orang yang sukses berpandangan luas, orang-orang yang gagal berpandangan sempit. Winners are far-sighted, loser short-sighted.

166

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Lagu Pance F. Pondaag yang mendayu-dayu pernah mewarnai persada musik pop Indonesia. Soal mutu, bagus-jelek, manfaat-mudarat, terserah penilaian masingmasing orang.

Kucari Jalan Terbaik
Cipt : Pance F. Pondaag

C G Sepanjang kita masih terus begini C Tak kan pernah ada damai bersenandung F C Kemesraan antara kita berdua G C Sesungguhnya keterpaksaan saja C G Senyum dan tawa hanya sekadar saja C S’bagai pelengkap sempurnanya sandiwara F C Berawal dari manisnya kasih sayang G C Telanjur kita hanyut dan terbuai
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

167

.................................................
C G Kucoba bertahan mendampingi dirimu C Walau kadang kala tak seiring jalan F C Kucari dan selalu kucari jalan terbaik G C Agar tiada penyesalan dan air mata

Orang-orang yang sukses tahu menempatkan diri, orang-orang yang gagal salah menempatkan dirinya. Winners have high regard for them-selves, losers look down upon them-selves.

168

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
FARIZ RUSTAM MUNAF Pioner Dasar Pop Progresif Fariz Rustam Munaf yang lebih dikenal dengan nama Fariz RM, ia lahir pada tanggal 5 Januari 1961 adalah seorang penyanyi dan musikus Indonesia. Sebagai penyanyi dan musikus, putra dari pasangan Roestam Moenaf, penyanyi RRI Jakarta dan Anna Reijnenberg ini dikenal masyarakat dengan tembang “Barcelona” dan “Sakura” yang menjadi hits di masyarakat. Sejak kecil Fariz telah diperkenalkan kepada musik. Maklum, ibunya Hj. Anna Reijnenberg adalah guru les piano. Selain itu, Fariz juga belajar piano pada Sunarto Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP. Pengalaman bermusiknya dimulai pada usia 12 tahun, saat berteman dengan Debby dan Odink Nasution. Mereka membentuk Young Gipsy yang membawakan musik blues dan rock. Dengan pengalamannya itu, Fariz bekerja sama dengan Addie MS, Adje Soetama dan Iman RN untuk membuat operet pada acara perpisahan dan vokal group sekolahnya. Jalan ke dunia musik profesional mulai terbuka di tahun 1977. Saat itu, Fariz RM bersama Raidy Noor, Erwin Gutawa dan Ikang Fawzi teman sekolah sewaktu masih duduk di bangku SMA 3 Jakarta, mengikuti Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan radio Prambors Jakarta. Meski hanya meraih juara 3, namun tawaran dari berbagai grup band mulai berdatangan. Fariz melanjutkan kuliah di ITB jurusan seni rupa pada tahun 1978. Fariz pun mencoba untuk mengembangkan dan menimba ilmu serta menambah pengalaman dengan bergabung di dua grup band beraliran rock, Giant Step dan
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

169

.................................................
Akhir tahun 1980, Fariz membuat album kedua bertajuk “Sakura”. Album ini sukses besar. Pada tahun 1983, Fariz bergabung dengan Erwin Madjid dan Darwin B Rachman membentuk kelompok musik Wow. Mereka bertiga, Iwan (vocal, piano, keyboard), Darwin (bas) dan Fariz (drum) kemudian merilis album bertajuk “Produk Hijau”. Wow menghadirkan nuansa rock progresif lewat lagu-lagu seperti “Pekik Merdeka”, “Armageddon”. Selama 25 tahun kariernya, dari tahun 1978 hingga 2003, Fariz telah menghasilkan 20 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi di mana dia berperan sebagai produser dan 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik. Di antara lagu-lagu ciptaannya yang terkenal hingga sekarang adalah lagu “Barcelona”, “Nada Kasih” (duet dengan Neno Warisman), “Susie Bhelel”, “Menggapai Bintang” (Symphony), “Selamat Untukmu” (Jakarta Rhythm Section), dan “Renungan”, “Di bayang Dewasa” yang menampilkan Fariz RM duet bersama Marissa Haque.

Erwin Gutawa

James F. Sundah

Orang-orang yang sukses dapat mengatasi hal yang tidak diharapkan, orangorang yang gagal tidak mampu menghadapi hal yang tidak diharapkan. Winners anticipate the unexpected, losers can never tolerate the unexpected..

170

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Lagu “Sakura” pernah mewarnai persada musik pop progresif Indonesia. Lagu ini sumber inspirasi bagi musisi Indonesia.

Cipt : Fariz R.M.
Am Dm Senada cinta bersemi di antara kita G C Menyandang anggunnya peranan jiwa asmara E Terlanjur untuk berhenti Am E Di jalan yang tlah tertempuh semenjak dini sehidup semati Am Dm Kian lama kian pasrah kurasakan jua G C Janji yang terucap tak mungkin terhapus saja E Walau rintangan berjuta Am E Am Walau cobaan memaksa diriku terjerat di peluk asmara Am Dm Bersama dirimu terbebas dari nestapa G C Dalam wangi bunga cita cinta nan bahagia
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

171

.................................................
E Walau rintangan berjuta E Am Walau cobaan memaksa diriku terbuai di batas asmara Am Dm Am Terlambat untuk berdusta terlambatlah sudah E Am Menipu sanubari tak semudah kusangka Am Dm Yakin akan cintamu Am Yakinkan segalanya E Perlahan dan pasti daku kan melangkah Am Menuju damai jiwa

Orang-orang yang sukses berpendirian teguh, orang yang gagal mudah goyah. Winners are non-conformists, loser conformists.

172

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
RHOMA IRAMA Sang Raja Dangdut Amerika boleh punya King of Rock ataupun King of Pop, tapi Indonesia juga tidak kalah karena kita punya Raja Dangdut Rhoma Irama, Sang Satria Bergitar Legenda. Sejak kecil, Rhoma sudah menunjukkan musikalitas yang luar biasa. Dia suka melantunkan lagu “No Other Love” kesukaan ibunya. Bahkan konon sewaktu dia masih bersekolah di Tasikmalaya, satu kelas menjadi kosong karena pindah ke kelas lain untuk menyaksikan Rhoma beraksi menyanyi. Bakat musiknya sedikit banyak merupakan warisan dari ayahnya yang mahir bermain suling dan menyanyikan lagu-lagu Cianjuran. Pamannya, Arifin Ganda, juga turut andil dalam memupuknya dengan memperkenalkan lagu-lagu Jepang saat Rhoma masih kecil. Salah satu prestasi musiknya yang cukup menonjol saat masih kecil adalah ketika dia menarik perhatian seorang musisi senior pada zaman itu, Bing Slamet, saat membawakan sebuah lagu barat pada pesta di sekolahnya. Karena itulah, pada waktu Rhoma masih duduk di kelas 4 SD, Bing Slamet membawanya untuk tampil pada sebuah pertunjukkan di gedung Serikat Buruh Kereta Api (SBKA). Sosok kharismatis yang akrab disapa sebagai Bang Haji lahir pada 11 Desember 1946 di Tasikmalaya. Putra dari pasangan Raden Burdah Anggawiya dan Tuti Juariah, dia adalah anak kedua dari empat belas bersaudara. Terlahir dengan nama Irama, pemberian sang ayah yang kagum atas kelompok sandiwara Irama Baru yang pernah menghibur pasukan pimpinan beliau, dia sering dipanggil Oma sejak kecil, dan saat digabungkan dengan gelar Raden dan Haji yang
BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

173

.................................................
dimilikinya, jadilah nama panggungnya yang dikenal semua kalangan, R.H.Oma Irama alias Rhoma Irama. Kecintaan sekaligus keprihatinannya pada musik orkes Melayu (akar dari musik dangdut) yang termarginalisasi oleh gelombang musik rock mendorong Rhoma Irama membentuk Soneta Group yang beranggotakan delapan personil pada 11 Desember 1970. Soneta berambisi untuk membuat revolusi musik di mana Orkes Melayu bisa berdiri sejajar dengan jenis musik lainnya. Bersama Soneta Group, Rhoma sukses merombak citra musik dangdut (orkes melayu), yang tadinya dianggap musik pinggiran menjadi musik yang layak bersaing dengan jenis musik lainnya. Dangdut sendiri tadinya merupakan cemoohan atas musik orkes melayu berdasarkan suara gendangnya, justru diorbitkan Rhoma Irama pada tahun 1974 dengan menjadikannya sebagai sebuah lagu : Dangdut (yang kini lebih populer dengan nama Terajana). Rhoma juga semakin mengukuhkan predikat dangdut sebagai musik yang bisa diterima semua kalangan lewat lagunya “Viva Dangdut” yang dia ciptakan tahun 1990. Bersama Soneta Group, Rhoma mewakili musik dangdut dalam konser perdamaian di Istora Senayan. Berbagi panggung dengan Ahmad Albar dan God Bless sebagai representatif musik rock. Konser tersebut berhasil mendamaikan perseteruan yang selama ini terjadi antara kubu musik dangdut dan musik rock. Duetnya dengan Elvy Sukaesih mengantarkan keduanya kepada puncak popularitas. Lagu-lagu mereka seperti “Janda atau Perawan” dan “Penasaran” masih dikenal hingga saat ini. Bahkan begitu serasinya duet keduanya, membuat Rhoma mendapat gelar Raja Dangdut, sementara Elvy menjadi Ratu Dangdutnya.
174

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Kiprah dan dedikasi Sang Legenda juga diakui dunia, terbukti dengan gelar Professor Honoris Causa dalam bidang musik yang diterimanya dari dua universitas yang berbeda, yaitu dari Northern California Global University dan American University of Hawai, keduanya dari Amerika. Pada 16 November 2007, Rhoma menerima penghargaan sebagai “The South East Asia Superstar Legend” di Singapura. Tahun 2007, Rhoma menerima Lifetime Achievement Award pada penyelenggaraan perdana Anugrah Musik Indonesia (AMI) Dangdut Awards di TMII. Rhoma telah menciptakan lebih dari 500 lagu dangdut.

Orang-orang yang sukses berdisiplin diri, orang-orang yang gagal menurut kehendak hati. Winners are self-disciplined, losers sef-indulgent.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

175

.................................................
Cipt : Rhoma Irama
Intro : G C D G G C Darah muda darahnya para remaja Am Yang selalu merasa gagah D Tak pernah mau mengalah G C Masa muda masa yang berapi-api Am Yang maunya menang sendiri D Walau salah tak perduli G Darah muda Reff : G Biasanya para remaja C Berpikirnya sekali saja Am G Tanpa menghiraukan akibatnya
176

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
G Wahai kawan para remaja C Waspadalah dalam melangkah Am G Agar tidak menyesal akhirnya G C Darah muda darahnya para remaja Am Yang selalu merasa gagah D Tak pernah mau mengalah G Darah muda

Orang-orang yang sukses berpikir dulu baru bertindak, orang-orang yang gagal bertindak dulu baru berpikir. Winners think and act, losers act and think.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

177

.................................................
IWAN FALS Virgiawan Listianto yang populer dengan nama Iwan Fals dikenal sebagai “wakil rakyat” yang lantang menyuarakan seruan hati rakyat kecil. Sepanjang karirnya selama kurang lebih 20 tahun di dunia musik, ia terbukti memiliki kelompok penggemar khusus yang dekat dengan kemiskinan, ketidakadilan dan pengangguran. Lagu-lagunya kerap dihubungkan dengan protes - protes sosial seperti pernah terkenal lewat “Oemar Bakrie” (1981) dan “Bento” (1991). Nama besar yang disandangnya saat ini dicapainya melalui jalan penuh kerikil dan berdebu di bawah hujan dan terik matahari dalam komunitas “Pengamen Jalan”. Iwan Fals diberi julukan “Pahlawan Besar Asia” menurut majalah “Time Asia” edisi 29 April 2002. Menginjak usia 13 tahun, Iwan mulai mengamen di Bandung, sama seperti anak SMP lainnya. Keinginan tampil beda dan menarik perhatian teman-temannya yang suka memainkan lagu lagu Rolling Stones. Ia mencoba mengarang lagu sendiri. Ia membuat lagu yang liriknya lucu, bercanda, bahkan mengotak-atik lagu orang. Lagu itu pertamanya berjudul “Aku dan Sekolah” bercerita tenang gurunya yang galak. Ulahnya ini tentu saja membuat teman-temannya tertawa terpingkal-pingkal. Meskipun cerdas di sekolah Iwan biasa-biasa saja karena waktunya habis untuk mengembangkan bakat seni dalam mencipta lagu, memainkan gitar, harmonika dan piano. Waktu terus berjalan sementara lagu-lagu Iwan mulai terkenal tidak hanya di Bandung tetapi juga di Jakarta. Ia tertarik dengan ajakan seorang produser, Iwan yang masih sekolah di SMAK BPK Bandung, pergi ke Jakarta bersama temantemannya dari Bandung yakni Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang terga178

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
hasil penjualan sepeda motor Iwan. Namun penjualan album tersebut kurang sukses di pasaran. Dalam mencipta lagu, Iwan Fals mendapat inspirasi dari koran, televisi, keadaan sekitar dan alam. Saat rezim Orde Baru menghadapi detikdetik ketumbangannya, ia membuat lagu berjudul “Kamu Sudah Gila”, “Kamu Sudah Jadi Tuhan” Sedang lagunya berjudul “Belalang Tua” diilhami oleh seekor belalang yang bergayut di selembar daun selama berhari-hari di kebun miliknya. Pada 18 Juni 2003 yang lalu, Iwan bersama isterinya, mbak Yos, merangkap sebagai manajernya meluncurkan album di bawah bendera Musica Studio berjudul Iwan Fals : “In Collaboration with”, yang kebanyakan berisi lagu-lagu cinta. Dari 10 lagu, kecuali “Rinduku” karya Harry Roesli, lima lagu lainnya dibuat oleh pencipta-pencipta lagu muda, yaitu Pongky (Jikustik) “Aku Bukan Pilihan”, Eross (Sheila on 7) “Senandung Lirih”, Piyu (Padi) “Sesuatu yang Tertunda”, Azis MS (Jamrud) “Ancur” dan Kikan (Cokelat) “Sudah Berlalu” sedangkan empat lagu lainnya, diambil dari album “Suara Hati” yaitu “Kupu-kupu Hitam Putih”, “Belalang Tua”, “Suara Hati” dan “Hadapi Saja” yang semuanya diaransemen ulang.

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

179

.................................................
Hari menjelang magrib, Iwan berjalan-jalan di Pancoran dan melihat anak kecil bekerja menjajakan koran, ilham pun datang maka lahirlah lagu “Sore Tugu Pancoran”.

Cipt : Iwan Fals Intro : C Am C Am F C G C Si budi kecil kuyup menggigil F C G C Menahan dingin tanpa jas hujan F C G C Di simpang jalan tugu pancoran F C G C Tunggu pembeli jajakan koran F C G C Menjelang magrib hujan tak reda F C G C Si Budi Murung menghitung laba F C G C Surat kabar sore dijual malam Selepas Isya melangkah pulang
180

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Reff : Am G F C Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu Am F C Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu Am G F C Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu Am F C Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal Interlude : C Am C Am F C G C Cepat langkah waktu pagi menunggu F C G C Si Budi sibuk siapkan buku F C G C Tugas dari sekolah selesai setengah F C G C Sanggupkah si budi yang di dua sisi Kembali ke : Reff Coda : C Am C Am

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

181

.................................................
MBAH SURIP Sang Fenomenal Kehadirannya di blantika musik Indonesia yang sangat singkat telah memberikan warna dalam hal penulisan lagu. Lirik lagu yang sederhana dan diulang-ulang namun mengandung filosofi yang dalam. Apakah dengan karya sederhana itu mengesankan Mbah Surip menciptakan lagu asal-asalan dan murahan? Justru disitulah “kekuatan” lelaki asal Mojokerto, yang bernama asli Urip Ariyanto bin Soekotjo ini. Di balik lirik sederhana, tersimpan pesan-pesan moral kaya makna. Seolah Mbah Surip hendak mengajarkan, tidak perlu ribet untuk menyampaikan ‘pesan moral’ lewat lagu. Pakai bahasa sederhana agar gampang dipahami, sekaligus cepat akrab di telinga masyarakat. “Bahasa tinggi itu hanya milik pejabat, ha ha ha...”, kata mbah Surip. Sebagai contoh, dia menjelaskan filosofi lagu “Tak Gendong” artinya gotong royong. Rupanya Mbah Surip hendak mengajarkan bahwa kita perlu “menggendong” bersama-sama beban hidup agar menjadi enteng. “Seperti gajah dan semut di hutan”, tambahnya. “Semut itu kan bersatu padu menggendong makanan untuk kepentingan bersama....hahaha...”. Lagilagi Mbah Surip menerangkan sambil tertawa. Gajahpun, hidup berkelompok di komunitasnya agar kuat bertahan saat ancaman datang. Begitulah gaya si mbah empat cucu dari empat oang anak ini menyampaikan pesan moral. Sederhana tapi sarat makna. Coba perhatikan lirik lagu “Tak Gendong” yang mengumandangkan filosofi gotong royong. Kita simak kutipan sebagian liriknya, berikut ini “Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke mana182

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
mana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik pesawat kedinginan/ mendingan tak gendong to, enak to, mantep to/ayo ke mana. Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke mana-mana/enak tau. Where are you going?Ok I’m/where are you going? Ok my darling/ha..ha... “Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke mana-mana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik taksi kesasar/ mendingan tak gendong to, enak to, mantep to/ayo ...mau ke mana. Perhatikan lirik “Tak gendong ke mana-mana/tak gendong ke manamana/enak donk, mantep donk, daripada kamu naik taksi kesasar/ mendingan tak gendong. Di situ si mbah seolah hendak mengemukakan bahwa kegotongroyongan tidak hanya diperlukan kalangan bahwa. Tapi juga untuk masyarakat kelas atas, yang mampu menggunakan “fasilitas kota” seperti pesawat dan taksi. Lebih dari sekedar arti harfiah “kedinginan” dan “kesasar” bisa berarti “perasaan kesepian dan terasing” di tengah keramaian kehidupan metropolitan. Begitulah salah salah satu paradoks manusia modern. Menderita kesepian di tengah keramaian akibat pola hidup sosial yang serba terbatas waktu dan kesempatan berinteraksi. Kesederhanaan adalah milik Mbah Surip. Tidak sekedar mewarnai lirik lagu tapi konsisten dengan gaya hidupnya. Mbah Surip yang meninggal dalam usia 60 tahun karena dugaan penyakit jantung, lebih suka naik ojek dan tetap tinggal di rumah kontrakan. Mbah Surip tidak mau berpikir susah, apalagi tentang uang. “Yang penting saya masih bisa ngopi,” tuturnya. Selamat jalan Mbah, We love you full....

BAB XI MAESTRO KOMPONIS INDONESIA

Menulis lagu dari hati

183

.................................................

Seorang penulis lagu seharusnya mengerti hukum, paling tidak tentang Undang-Undang Hak Cipta. Dengan mengerti hukum, penulis lagu akan dapat memahami tentang hak eksklusifnya dan dapat melindungi karya-karyanya dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Di bawah ini pembahasan tentang Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. I. Pengertian Umum 1. Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta dalam bentuk yang khas dan menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni dan sastra. 2. Pencipta adalah : - Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi. - Orang yang merancang suatu ciptaan, tetapi diwujudkan oleh orang lain di bawah pimpinan atau pengawasan orang yang merancang ciptaan tersebut. - Orang yang membuat suatu karya cipta dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan. - Badan hukum sebagaimana ditentukan dalam Pasal 9 Undang-Undang Hak Cipta.
184

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
3. Hak Cipta Hak cipta adalah hak khusus bagi pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4. Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta, atau orang yang menerima hak tersebut dari pencipta, atau orang lain yang menerima hak tersebut dari pencipta, atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak dari orang tersebut. 5. Yang dimaksud dengan hak-hak yang berkaitan dengan hak cipta adalah pelaku, produsen rekaman suara dan lembaga penyiaran yaitu : Pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari atau mereka yang menampilkan, memerankan, mempertunjukan, menyanyikan, menyampaikan, mendeklarasikan atau mempermainkan suatu karya musik, drama, tari, sastra dan karya seni lainnya. Produser rekaman suara adalah orang atau badan hukum yang pertama kali merekam atau memiliki prakarsa untuk membiayai kegiatan perekaman suara atau bunyi baik dari suatu pertunjukkan maupun suara atau bunyi lainnya. Lembaga penyiaran adalah organisasi penyelenggara siaran, baik lembaga penyiaran pemerintah maupun lembaga penyiaran swasta yang berbentuk badan hukum untuk melakukan penyiaran atas suatu karya siaran yang menggunakan transmisi dengan atau tanpa kabel atau melalui sistim elektromagnetik lainnya. II. Obyek Perlindungan Hak Cipta 1. Obyek perlindungan menurut Undang - Undang Hak Cipta adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra yang meliputi karya :
BAB XII LINDUNGI KARYAMU

Menulis lagu dari hati

185

.................................................
- Buku, program komputer, pamlet dan semua hasil karya tulis lainnya. - Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang diwujudkan dengan cara diucapkan. - Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan. - Karya pertunjukkan seperti musik, karawitan, drama, tari, pewayangan, pantomim dan karya siaran antara lain untuk media radio, televisi, film dan karya rekaman video. - Ciptaan tari (koreografi), ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks dan karya rekaman suara atau bunyi. - Segala bentuk seni rupa seperti seni lukis dan seni pahat, seni patung dan kaligrafi. - Seni batik - Karya arsitektur - Peta - Sinematograf - Fotografi - Terjemahan, tafsir dan penyusunan bunga rampai. 2. Perlindungan hak cipta diberikan kepada pengungkapan atau cara gagasan itu diungkapkan. 3. Perlindungan bagi karya asing Negara peserta TRIP"s harus memberikan perlindungan kepada warga negara peserta lainnya, tidak boleh kurang dari perlakuan negara tersebut kepada warga negaranya sendiri. III. Jangka Waktu Perlindungan 1. Sepanjang hayat pencipta ditambah 50 tahun setelah meninggal dunia untuk ciptaan yang asli dan bukan turunan (derevatif).
186

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
2. Selama 50 tahun sejak pertama kali ciptaan itu diumumkan. Jenis-jenis ciptaan yang dimaksud meliputi program komputer, dan karya deveratif seperti karya sinematografi, rekaman suara, karya pertunjukkan dan karya siaran. 3. Selama 25 tahun. Perlindungan yang terpendek ini diberikan untuk karya fotografi dan karya susunan perwajahan, karya tulis yang diterbitkan. 4. Ciptaan yang dimiliki atau dipegang oleh Badan Hukum, berlaku selama 50 tahun dan 25 tahun sejak pertama kali diumumkan. 5. Ciptaan yang dipegang atau dilaksanakan oleh negara berdasarkan pasal 10 ayat (2) huruf b, berlaku tanpa batas. IV. Status Pendaftaran 1. Hak cipta tidak memerlukan pendaftaran, sifatnya otomatis. Namun demikian, dianjurkan kepada pencipta maupun pemegang hak cipta untuk mendaftarkan ciptaannya, karena surat pendaftaran ciptaan tersebut dapat dijadikan alat bukti awal di pengadilan apabila timbul sengketa di kemudian hari terhadap ciptaan tersebut. 2. Yang tidak dapat didaftarkan sebagai ciptaan adalah : - Ciptaan di luar bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra. - Ciptaan yang tidak orisinil. - Ciptaan yang tidak diwujudkan dalam suatu bentuk yang nyata. - Ciptaan yang sudah merupakan milik umum. - Ketentuan yang diatur dalam pasal 12 UU Hak Cipta. V. Hal-hal yang tidak dianggap sebagai Pelanggaran Hak Cipta Yang tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta, dengan syarat sumber harus disebut atau dicantumkan, adalah :

BAB XII LINDUNGI KARYAMU

Menulis lagu dari hati

187

.................................................
1. Penggunaan ciptaan pihak lain untuk keperluan pendidikan, penelitian penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik dan tinjauan suatu masalah dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi pencipta. 2. Pengambilan ciptaan pihak lain baik seluruhnya maupun sebagian guna keperluan pembelaan di dalam dan di luar pengadilan. 3. Pengambilan ciptaan pihak lain baik seluruhnya maupun sebagian guna keperluan : a. Ceramah yang semata - mata untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan. b. Pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi pencipta. 4. Perbanyakan suatu ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra dalam huruf braile guna keperluan para tuna netra, kecuali jika perbanyakan itu bersifat komersil. 5. Perbanyakan suatu ciptaan selain program komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa dengan perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang non komersial, semata-mata untuk keperluan aktivitasnya. 6. Perubahan yang dilakukan atas karya arsitektur seperti ciptaan bangunan berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis. 7. Pembuatan salinan cadangan suatu program komputer oleh pemilik program komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri. VI. Mutasi dan Lisensi 1. Hak cipta dianggap sebagai benda bergerak (merupakan kekayaan) yang dapat dialihkan kepemilikannya kepada orang lain, antara lain melalui :
188

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
Pewarisan Hibah Wasiat Dijadikan milik negara dan Perjanjian Dalam perjanjian harus dilakukan dengan akta, dengan ketentuan bahwa perjanjian itu hanya mengenai wewenang yang disebut dalam akta itu. 2. Negara memegang hak cipta : - Karya peninggalan sejarah, prasejarah dan benda budaya nasional lainnya. - Hasil kebudayaan rakyat yang menjadi milik bersama, dipelihara dan dilindungi oleh negara dan sekaligus negara sebagai pemegang hak ciptaannya terhadap luar negeri. - Suatu ciptaan yang tidak diketahui penciptanya, dan ciptaan itu belum diterbitkan. 3. Lisensi - Pemegang hak cipta berhak memberi lisensi kepada pihak lain berdasarkan surat perjanjian lisensi. - Kecuali jika diperjanjian lain, maka lingkup lisensi meliputi seluruh ciptaan untuk waktu tertentu dan berlaku di seluruh wilayah R.I. - Kecuali jika diperjanjian lain, pemegang hak cipta tetap boleh melaksanakan sendiri atau memberi lisensi kepada pihak ketiga lainnya. - Agar dapat mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga perjanjian lisensi wajib dicatatkan di kantor hak cipta. - Adapun tujuan pemberian lisensi adalah untuk memberi kesempatan kepada pihak yang bukan pencipta atau pemegang hak cipta untuk memanfaatkan hasil ciptaan pencipta dan bagi pencipta dapat menerima imbalan atau royalti atas hasil ciptaannya.
BAB XII LINDUNGI KARYAMU

-

Menulis lagu dari hati

189

.................................................
4. Lisensi wajib Lisensi wajib dari pemegang hal meliputi pengumuman dan perbanyakan ciptaan dengan ijin Menteri Kehakiman bagi kepentingan pendidikan, ilmu pengetahuan, kegiatan penelitian dan pengembangan. VII. Pelanggaran dan Sanksi 1. Suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai suatu pelanggaran hak cipta apabila perbuatan tersebut melanggar hak khusus dari pencipta atau pemegang hak cipta. 2. Ancaman pidana dalam UU Hak Cipta yaitu : - Dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). - Dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mendengarkan atau menjual kepada umum ciptaan hasil pelanggaran hak cipta, ancaman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah). - Melanggar ketentuan pasal 16, ancaman pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta). - Melanggar ketentuan pasal 18, ancaman pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). VIII. Prosedur Pendaftaran Hak Cipta Menurut Menteri Kehakiman No. 01.HC.03.01 tahun 1987 ditentukan bahwa permohonan pendaftaran ciptaan diajukan kepada Menteri Kehakiman
190

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
melalui Direktorat Hak Cipta : 1. Mengisi formulir pendaftaran ciptaan rangkap dua, lembar pertama dibubuhi materai Rp 6.000,00 2. Di atas kertas folio berganda. 3. Ditulis dalam bahasa Indonesia. 4. Ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya. 5. Surat permohonan pendaftaran dilampiri : - Contoh ciptaan atau penggantinya. - Bukti kewarganegaraan berupa foto copy KTP atau paspor dari pencipta, pemegang hak cipta maupun kuasanya. - Foto copy NPWP, berdasarkan surat edaran Menteri Kehakiman R.I No. 02-HC.03.01 tahun 1971. - Melampirkan surat kuasa, apabila permohonan diajukan melalui seorang kuasa, beserta bukti kewarganegaraan kuasa tersebut. - Akte/salinan resmi pendirian badan hukum yang telah dilegalisir oleh notaris - Membayar biaya permohonan pendaftaran sebesar Rp 75.000,00 (tujuh puluh lima ribu rupiah) sedangkan terhadap ciptaan program komputer sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah)

Orang-orang yang sukses memecahkan masalah, orang-orang yang gagal terbawa masalah. Winners solve problems, losers are dissolved by problems.

Naif
BAB XII LINDUNGI KARYAMU

Menulis lagu dari hati

191

.................................................

1. Chrisye Fans Club PO. BOX 1512 Jkt 12015 2. Jikustik Purwanggan No. 44 A Yogyakarta Tel/fax : 0274-546179 3. Dewa 19 Management Jl. Pinang Emas VIII / US 19 Telp./fax : 021-75900013 Jakarta Selatan 12316 4. Glenn Fredly Jl Adhyaksa III no. 36 Komplek Kejaksaan Agung Lebak Bulus Jakarta Selatan 1200 Tel. 021-7510893, 92652353 Contact : Billy : 091 5184 9313, Arytranto : 081 51882002 5. Ada Band Jl. Rela Raya No. 42 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12140 Tel. 021-7226953 Hp. 081 8945843, 081 2884 5296

Ada Band

192

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
6. Ari Lasso Metro Pondok Indah Plaza I Blok UA No. 58 Telp/Fax. 021-7364385 Jakarta Selatan 7. Ungu Fans Club Komplek Cipinang Indah II Jl. Nuri Blok DD / 12 Jakarta Telp./Fax. 021-8603864 E-mail : fansclub@unguband.com, ungu@unguband.com 8. Samsons Po Box 6187 Contact manajemen : 081 2976 9864 9. Iwan Fals Jl. Desa Leuwinanggung 19 Cimanggis Bogor, Jakarta Barat

10. Krisdayanti Jl. Kuricang XIX GD 8 no. 1 Pondok Indah Bintaro Jakarta

Passtel

11. Opick (Nadahijrah/forte records) Jl. Sultan Iskandar Muda No. 7 Arteri Pondok Indah Jakarta 12240 Tel. 021-72895151 Fax. 021 - 72895153 Email : nadahijrah@forte.co.id

ALAMAT BAND DAN PENYANYI INDONESIA

Menulis lagu dari hati

193

.................................................
12. Twilite Orchestra Jl. Taman Pinang Nikel Pr 35 Pondok Indah Jakarta 12310 13. Slank Jl. Potlot 14 Duren tiga Jakarta Selatan 12760 Telp, 021-79196819 14. Peterpan Jl. Lombok 10 Bandung Telp. 022-70266246 15. Kiai Kanjeng (Emha Ainun Nadjib) Gd. CNKK Center Lt. 2 Jl. Barokah 287 Kadipiro Yogyakarta Telp. 274-618810 16. Boomerang fans club Po. Box 1175 Surabaya 60001 17. Jamrud Management : Telp. 021-66603545, Fax. 021-66693766 Fans club : 081 3822 33366 18. Sheila on 7 fans club Po Box 7007 YK 550 Email : sheilagank@sheilasonic.com Contact manajemen : 0274-883507 Fans club SMS : 0856 297 7777
194

Boomerang

Menulis lagu dari hati

Kak Evie

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
19. Ratu Jl. Pinang Mas VIII / US 19 Pondok Indah Jakarta 12310 Telp. 021-75900013 Manajemen : 081 5187 1696, 091 7688 1919 20. Kahitna Graha Persada Building 2 floor Jl. Persada I/7 Jakarta 12870 Contact Danniels : 081 2916 2116 21. Sandy Jl. Menteng 16 / A Jakarta 14270 Telp/Fax : 021 4308675 Management : 081 51871 696, 021-45860577 22. Audy Jl. Raya Pasar Minggu no. 29 Pancoran Jakarta Selatan 12780 Telp. 021-79192610, 081 29010038, 081 5180 7795 23. Stinky Komplek Perum Meruya Indah Blok D no. 7 Kembangan Jakarta Barat 11650 Hp. 081 38079 7959 24. Kapten Jl. Cigadung Raya Timur Komplek Griya Cigadung Baru no. A6 Bandung 40191 Hp. 081 3224 38393

Kahitna

Radja

ALAMAT BAND DAN PENYANYI INDONESIA

Menulis lagu dari hati

195

.................................................
6. PT. CAKRAWALA MUSIK NUSANTARA Jl. Kebun Jeruk 15/13 Jakarta Kelurahan Maphar Telp. 021-6120473 Fax. 021-6120479 Po. Box 2666 Jkt 10001 7. Hp. Record Pantai Mutiara Blok AJ/6 Pluit Jakarta Telp. 021-6600785, 6600793 8. SONY MUSIC INDONESIA Department A & R Sony Music PO. Box. 18118 JKP 10018 9. SONY BMG Jl. Johar No. 13 Menteng Jakarta 10350 Telp. 021-390 1269 10. WARNER MUSIC INDONESIA Gedung Alia Lt. 6 Jl. M.I. Ridwan Rais No. 10-18 Jakarta 10110 Telp. 021-389 7626 11. NADAHIJRAH / FORTE RECORDS Jl. Sultan Iskandar Muda No. 7 Arteri Pondok Indah Jakarta 12240 Telp. 021-72895151 Fax. 021-72895153 Email : nadahijrah@forte.co.id

1. EMI MUSIC INDONESIA Graha Aktiva 5th floor Jl. HR. Rasuna said Blok X-1 Kav.3 Tel. 021-522 1010 Fax. 021 - 522 1001 Jakarta 12950 Indonesia 2. MUSICA STUDIOS Jl. Pancoran Timur Raya No. 3 Pancoran - Pasar Minggu Jakarta 12780 Telp. 021-7987423 3. PT. AQUARIUS MUSIKINDO Jl. Batu Tulis XIII / 17 Jakarta Tel. 021-38072836, 3457238 Fax. 021-3440934 4. LOGISS GROUP Jl. Kemanggisan Ilir No. 3 Batusari Slipi Jakarta Barat, Tel./fax : 021-5324549 5. TRINITY OPTIMA PRODUCTION Jl. Hayam Wuruk 58 Jakarta 11160 Tel. . 021-6012700 Fax. 021-6120479 www.trinityproduction.com
196

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
12. NAGASWARA Jl. Johar $ U Menteng Jakarta 10350 Telp. 021-3192738 13. AKSARA RECORDS Jl. Brawijaya VII No. 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12160 Telp.021-7251006 14. SHELMER RECORDS Jl. Jingga Raya C8 No. 19 Kelapa Gading Jakarta Telp. 021-4506965 15. DNB RECORDS Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 69 Jakarta Selatan 12820 Telp. 021-8351269 16. FIASCO RECORDS Jl. Pulomas IH / 4 Jakarta 13210 SMS 081 3179 29551 Up. Bpk. Mahdenny Zulkarnaen 19. DEMAJORS Jl. Gandaria I No. 7A Kebayoran Baru Jakarta 12130 Telp. 021-7208860 20. SELYKA MUSIK INDONESIA Jl. Cendrawasih I No. 11 B Komp. Kodam Pondok Indah Jakarta Selatan 12240 Telp. 021-70414003 21. JAYA RECORDS Jl. Wonorejo Permai Selatan IV / CC 269 A Nirwana Ekskurif Surabaya 60296 Telp. 031-8707436, 70155992 22. LOVELY RECORDS Jl. Bumi No. 17 Mayestik Kebayoran Baru Jakarta Selatan Contact Bpk. Erick Hp. 081 7680 3833

23. DIMI RECORDS Jl. Gandaria I No. 57 A Kebayoran Baru Jakarta 12130 17. PT. BRAVO MUSIK ENTERTAINMENT Telp. 021-720 8860 Jl. Bangau V No. 9 Jakarta 10610 Contact Bpk. David Karto Tel. 021-4288 6693 24. POPS MUSIK RECORDS 18. CAPRICORN MUSIK INDONESIA Jl. Batu Tulis 13 No. 19 Jl. Danau Poso No. 28 Bendungan Hilir Jakarta 10120 Jakarta Pusat Telp. 021-70414003

MAJOR LABEL & INDHIE LABEL INDONESIA

Menulis lagu dari hati

197

.................................................
25. SMI RECORDS Jl. Cendrawasih I No. 11 B Komp. Kodam Pondok Indah Jakarta Selatan 12240 26. NOEY JAVA JIVE Jl. Cihampelas 107 Bandung Telp. 022-2034984 27. HIJAU PRODUCTION Jl. Margagung Plaza No. 3A Radio Dalam Jakarta Selatan 12140 Telp. 021-72801401 Contact : Bpk. Heru Pijiarto 28. PROTON RECORDS Jl. Depsos I / 12 Pesanggrahan Bintaro Jakarta Selatan 12330 29. MAJESTYC Home Digital Recording Jl. Genteng Muhamadiyah 6 Surabaya Tel. 031-70162415, 081 330 454 135 30. YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia) SURABAYA Gedung Graha Pena Lt.7 No. 707 Jl. Achmad Yani 88 Surabaya Telp. 031-8202192

Peterpan

Duo Maia

198

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................
1. Independent Music Portal PT. HIJAU MULTI KREATIF INDONESIA www.importmusik.com Plaza 5 Pondok Indah #A9 Jl. Margaguna Raya Jakarta Selatan 12140 Indonesia Tel. 021-7396755 Fax. 021-7396749 Email : contact@importmusik.com 2. PT. EQUINOX PUBLISHING INDONESIA www.equinoxdmd.com Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-17 Jakarta 12940 Tel. 021-5220875, 5220877 Email : aghi@equinoxdmd 3. WWW.DIGITALBEATSTORE.COM Jl. Taman Patra II No. 21 Kuningan Village Jakarta 12950 Tel. 021-5213493, 5213490 4. PT. OK COM www.tingtung.com Ruko Fatmawati Mas Kav. 219 Lt. IV Jl. RS. Fatmawati Raya 20 Jakarta Selatan Tel. 021-751 4856, 751 4885 Fax. 021-75907701 Email : ok@ok-oke.com 5. DONDANDON MUSIC NETWORK www.music.dondandon.com Jl. Matahari IV No. 474 A Jaka Setia (Taman Galaxi) Bekasi Selatan 17147 Tel. 021-955 9600

DIGITAL DISTRIBUSI

Menulis lagu dari hati

199

.................................................
6. PT. AGRANET MULTICITRA SIBERKOM www.iring808.com Alderco Octagon Building Lt. 2 Jl. Warung Buncit Raya No. 75 Jakarta Selatan 12740 Tel. 021-7941178, Fax. 021-7941176 Email : cs@agrakom.com 7. PT. DIGITAL MEDIA DISTRIBUSI www.pasarmusik.com Jl. Pang. Sudirman 101-103 Surabaya Gedung Dharmala Lt. 3 Tel. 031-5465858 Fax. 031-5480600 Email : info@pasarmusik.com

Opick

Orang-orang yang sukses cermat dalam bekerja, orang-orang yang gagal ceroboh. Winners work smartly hard, losers work blindly hard.

200

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

1. www.dewa19.com 2. www.sobatpadi.net 3. www.ada-band.com 4. www.unguband.com 5. www.alexatheband.com 6. www.myaudy.com 7. www.slank.com 8. www.glenfredly.com 9. Www.boomerang-ku.com 10. www.nidji.boleh.com 11. www.radjaband.com 12. www.samsoniaku.com 13. www.iwanfals.co.id 14. Www.naiffunclub.com 15. www.j-rockstar.com 16. www.duniamaia.com 17. www.sitizone.com (siti nurhalisa) 18. www.kapanlagi.com 19. www.thesongwriter.com 20. www.songwriter.com 21. www.importmusik.com 22. www.pasarmusik.com
POJOK INTERNET

23. www.equinoxdmd.com 24. www.digitalbeatstore.com 25. www.tangsel.com 26. www.tingtung.com 27. www.kiosmusik.com 28. www.4th-monkey.com 29. www.tembang.com 30. Www.duniamp3.com 31. www.myspace.com 32. www.friendster.com 33. www.blogger.com 34. www.pintarsoftware.com 35. www.music-live.net 36. www.code lagu.com 37. www.divine-music.info 38. www.synthaSite.com 39. www.freedomain.co.nr 40. www.absolutely-free-hosting.com 35. www.geocities.com 37. www.smpdhaniswara.co.cc 38. www.pasarxdami.co.cc

Menulis lagu dari hati

201

.................................................

Passtel
and ini dibentuk pada tanggal 3 Agustus 2005. Para personil dari PaSstel ini adalah pecahan dari beberapa grup band lain yang berbeda paham dengan grup band awalnya, lalu terbentuklah sebuah grup band baru bernama “PaSstel”. Band ini mengusung aliran alternatif, karena keadaan blantika musik di tanah air saat ini sedang menggandrungi aliran alternatif. Oleh karena itu, kami mencoba menawarkan warna musik yang kami rangkai sedemikian rupa agar musik kami mudah untuk dinikmati (easy listening) oleh semua kalangan baik muda ataupun tua. Dalam proyek ini Passtel membawakan tiga lagu karya Widya Swara dan Tigita yakni “Ku Tak Marah”, :Awalnya Biasa saja” dan “Berdendang”. Ketiga lagu tersebut liriknya sederhana, mudah untuk didengarkan dan chordnya sederhana. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung, membantu dan terlibat selama pembuatan demo CD ini. Karena tanpa adanya bantuan dan dukungan dari semua pihak yang ada, mungkin kami tidak berhasil membuat demo CD ini. Sekian prakata dari kami, mohon maaf apabila ada salah kata yang kurang berkenan. Kami harap musik kami dapat diterima oleh masyarakat.

B

Passtel Management Komplek Taman Kopo Indah 1 Blok O-27 Bandung 40226 Phone (022) 5404230, (022) 91231780, (022) 70907592 Demo lagu : www.pasarxdami.co.cc dan www.pasarmusik.com

202

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

.................................................

A.T. Mahmud, 2003, Sebuah Memoar A.T. Mahmud, Meniti Pelangi, Jakarta penerbit PT. Grasindo. Departemen Perindustrian dan perdagangan RI, tahun 2006, Buku Panduan Undang-Undang no. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, Jakarta Don Cambell, Efek Mozart, 2002, Memanfaatkan Kekuatan untuk mempertajam Pikiran, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Grego Media Frans Sartono, 2006, Koran Kompas edisi Minggu 23 Juli 2006, Jakarta Inung K. Arisasangka, Membuat Aransemen Musik dengan Komputer, Jakarta penerbit Eska Media. Marc Ferrari, 2003, Rock Star 101, Strategi Jitu buat yang mau menjadi musisi sukses, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Matius Ali, 2006, Seni Musik SMA, Jakarta, penerbit Erlangga Mr. G, 2006, Musik, Rileks, Gaul, edisi 27, Jakarta, penerbit PT. Guitar Grego Media Piyu (Padi), Soul, Jakarta, Majalah Music Television TRAX, edisi Nopember 2003 Peter Nickol, 2005, Panduan Praktis Membaca Notasi Musik, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Redaksi Indonesia Cerdas, 2007, Koleksi 100 lagu Daerah Indonesia Terpopuler, Yogyakarta, penerbit Indonesia Cerdas Stephen Anderson, 2003, So you wanna be a Rockstar? Wujudkan impianmu dalam dunia musik, Jakarta, penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama.

DAFTAR PUSTAKA

Menulis lagu dari hati

203

.................................................
Syekh Ibnu Atho, 2007, Telaga Ma’rifat, Mitra Press Today Indonesian Hits, 2003, Yogyakarta, penerbit Hanggar Kreator Top 40, 2006, Music, Chord dan Informasi, edisi 18, Jakarta, penerbit Telaga Media Top Cord, 2006, Musik & Infotainmen, volume 18 tahun III, penerbit Selaras Arya Media Utama

204

Menulis lagu dari hati

WIDYA SWARA & TIGITA

PENERBIT YAYASAN DHANISWARA SURABAYA 2009

Menulis Lagu dari Hati Karya : Widya Swara & Tigita Diterbitkan oleh : Yayasan SMP Dhaniswara Surabaya Jl. Kalidami 14-16 Surabaya 60285 Dicetak oleh : CV. Alfa Widya Prima Surabaya Disetting : Tim Alfa Widya Prima Editor : Titik Rahmawati Gambar sampul : Widya Swara Desain sampul : Firzyah (Abiyasa.com) Tata letak : Widya Nursejanto Edisi I, cetakan I September 2009 ISBN : 978-979-17737-0-6 Dilarang keras memperbanyak isi buku ini, sebagian atau keseluruhan dengan fotocopy, cetak dan sebagainya tanpa izin dari penerbit.

Dicetak oleh : CV. ALFA WIDYA PRIMA Surabaya Isi di luar tanggung jawab percetakan

.................................................

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas karuniaNya, penulis bisa mewujudkan apa yang selama ini dicita-citakannya. Melalui buku "Menulis Lagu dari Hati" inilah sangat diharapkan mampu mendukung dan membantu proses penciptaan lagu-lagu bagi para pemula di negeri ini. Buku "Menulis Lagu dari Hati" ini disusun berdasar atas harapan penulis yaitu dapat memberi sumbangan pengetahuan dan keterampilan tentang cara menciptakan lagu yang memiliki penjiwaan sesuai dengan hati penciptanya. Buku ini sangat menarik bagi para pemula, yang ingin menciptakan lagu-lagu berbobot. Tidak hanya teori dijelaskan dalam buku ini, tetapi juga praktek musik yang membawa kita semua bisa mengembangkan pengetahuan sekaligus keterampilan dalam penciptaan lagu. Dengan begitu, isi buku ini cukup mudah dipahami dan kegiatan praktek-prakteknya tidak sulit dilakukan oleh siapapun. Akhirnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtuaku H. Tirto Samudro dan Hj. Kastini ;, Tigita istriku ; ananda Rr. Nakhlah Retno Wijaya ; Sri Mariyati, SE; H.Ach.Sudarmaji, S.pd.I, selaku kepala sekolah SMP Dhaniswara beserta rekanrekan guru ; Aris Susanto ; sobatku Peni Utami, SE ; Nining dari Dian Rakyat ; Anas ; Lukas H. ; Fenny Rahma Suyadi ; Firzyah (Abiyasa.com) dan semua pihak yang mendukung penerbitan buku ini. Penulis menyadari buku ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu dengan tangan terbuka, penulis akan menerima setiap saran dan kritik membangun dari para pembaca. Semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca. Ayo berkarya dengan lagumu!

Surabaya, September 2009 Penulis

.................................................
Kata Pengantar Bab Satu Bab Dua Bab Tiga Bab Empat Bab Lima Bab Enam Bab Tujuh Bab Delapan Bab Sembilan Bab Sepuluh Bab Sebelas Bab Duabelas

Menulis Lagu dari Hati ............................. Belajar Alat Musik .................................... Mendengarkan Musik .............................. Mendapatkan Inspirasi ............................ Temukan Nada Indah dan Lirik Lagu ....... Menulis Partitur Lagu ...............................

1 11 18 29 41 78

Aransemen Lagu ...................................... 98 Membuat Demo ....................................... 107 Promosikan Lagu Anda ........................... 111 Penghasilan Penulis Lagu........................ 124 Maestro Komponis Indonesia................... 130 Lindungi Karyamu .................................... 184

Daftar Pustaka Alamat Band dan Penyanyi Indonesia Major Label dan Indie Label Indonesia Profil Band dan Penyanyi

.................................................

1. Aku Bukan Pilihan Hatimu (Ungu) ........................................................ 2. Ku Tak Bisa (Slank) .............................................................................. 3. Yesterday (The Beatles)........................................................................ 4. Bersujud (Widya Swara & Tigita) ......................................................... 5. Mentari (Widya Swara) ......................................................................... 6. Hapus Aku (Nidji) .................................................................................. 7. Nasi Goreng (Widya Swara & Tigita) .................................................... 8. Rasa Sayange (Lagu Maluku) .............................................................. 9. Aku Rindu (Widya Swara) ..................................................................... 10. Suwe ora Jamu (Jawa Tengah) ............................................................ 11. Jiwo Sosial (Sunan Drajat & Widya Swara) .......................................... 12. Bubuy Bulan (Sunda) ........................................................................... 13. Segala yang Ada (Widya Swara & Tigita) ............................................. 14. Rumahku Istanaku (Widya Swara) ....................................................... 15. Bangun Pagi (Widya Swara & Tigita) .................................................... 16. Kenangan Terindah (Samsons) ............................................................ 17. Ulang Tahun (Widya Swara) ................................................................. 18. Ayo Berdendang (Tigita) ....................................................................... 19. Indonesia Raya (WR. Supratman) ........................................................ 20. Bagimu Negri (Kusbini) ......................................................................... 21. Rayuan Pulau Kelapa (Ismail Marzuki) ................................................ 22. Bengawan Solo (Gesang) .................................................................... 23. Menanam Jagung (Ibu Sud) .................................................................

14 16 25 27 38 39 43 72 74 75 76 92 95 105 109 120 122 128 133 136 138 141 145

.................................................
24. Pelangi (AT. Mahmud) ............................................................................ 25. Hidup Yang Sepi (Tonny Koeswoyo, Koes Plus) ................................... 25. Kupu-kupu Malam (Titiek Puspa) ............................................................ 26. Kebyar-Kebyar (Gombloh) ...................................................................... 27. Kucari Jalan Terbaik (Pance F. Pondaag) ............................................... 28. Sakura (Fariz R.M.) ................................................................................ 29. Darah Muda (Rhoma Irama) ................................................................... 30. Sore Tugu Pancoran (Iwan Fals) ............................................................ 149 153 158 163 167 171 176 180

www.synthaSite.com website : widya swara18.com email : jufri@yahoo.com password : 5410758 www.blogger.com widya swara01.blogspot.com email : tigita25@yahoo.com password : 99999999 (8x)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->