Anda di halaman 1dari 3

DNA (DEOKSIRIBO NUCLEIC ACID)/ ADN (ASAM DEOKSIRIBO NUKLEAT)

tahun 1944-1960 dibuktikan bahwa DNA merupakan materi genetik

oswald avery, colin mcleod dan maclyn mccarty (1944) bahwa DNA yang berasal dari satu strain bakteri dapat mengubah sifat pada strain bakteri yang lain diplococcus pneumoniae virulen dan a-virulen. alfred heshey & martha chase (1952) peranan DNA pembawa informasi genetik untuk menghasilkan protein yang khas untuk virus dan menggandakan DNA-nya berkali-kali virus bacteriophage T-2 yang menyerang e. coli. 1953 ditemukannya struktur molekul DNA molekul tersebut berupa rantai kembar (dupleks) yang bersifat komplementer dan dapat mengadakan replikasi yaitu membelah menjadi 2 bagian yang sama

FUNGSI DNA: 1. sebagai pembawa informasi genetik untuk mengatur fenotipe sel, informasi genetik yang terdapat di dalam molekul DNAtranskripsikanmolekul rnaterjemahkan menjadi asam amnio penyusun protein. informasi genetik di transfer dari asam nukleat ke protein 2. melaksanakan replikasi sendiri 1 kromosom1 molekul DNA menggandakan fenotipe berfungsi: menyelenggarakan pembelahan kromosom 1 kromosom menjadi 2 buah kromosom identik. seluruh informasi genetik dalam sel disimpan pada molekul DNA dalam kromosom. gen = DNA, kecuali pada beberapa virus = RNA. molekul DNA = asam nukleat yang terdiri atas 4 jenis nukleotide, yang dapat dibedakan menurut jenis basa nitrogennya yaitu: A, T, S/C, G

hukum ekivalen chargaff (1949 & 1955): 1. dalam setiap molekul DNA jumlah A selalu sama dengan jumlah T, dan jumlan G selalu sama dengan jumlah S 2. jumlah seluruh purin selalu sama dengan jumlah seluruh pirimidin (A+G = T+S)

perbandingan (ratio) ikatan A-T dengan G-S/C sangat bervariasimanusia 1,52:1 ; e. coli 0.93 : 1 ; m. tbc 0,60 : 1 struktur molekul DNA berupa heliks kembar (double helix): 1. setiap molekul DNA terdiri atas 2 rantai polinukleotida yang membentuk double helix yang mengelilingi sumbu pusat. helix = 20 angstrom 2. kedua rantai berjalan antiparalel ikatan ester phosphat pada atom C no. (5) & pada atom C no. (3) atau ikatan 5 3 berjalan ke arah yang berlawanan. 3. basa-basa nitrogen pada rantai tersebut terletak di sebelah dalam helix dan letaknya tegak lurus pada sumbu pusat. rantai bagian luar terdiri atas rangkaian deoksiribosa & phosphat yang terletak berselang seling (sugarphosphate backbone) 4. kedua rantai polinukleotida satu sama lain dihubungkan oleh ikatan hidrogen dengan perantaraan basa-basanya. pasangan basa nitrogen yang dapat dihubungkan oleh ikatan hydrogen bersifat khusus, artinya basa pirimidin hanya dapat dihubungkan dengan basa purin; secara lebih terinci: ikatan hydrogen hanya mungkin menghubungkan adenin dengan timin (A T) dan sitosin dengan guanin (S G). hubungan A T dengan 2 ikatan hydrogen, S G dengan 3 ikatan hydrogen. basa purin dengan basa pirimidin yang dihubungkan dengan ikatan hydrogen demikian disebut komplementer dan kedua rantai polinukleotida yang bersangkutan komplementer pula. 5. di dalam suatu molekul DNA urutan nukleotida pada rantai yang satu tidak dapat ditentukan, tetapi harus komplementer dengan urutan nukleotida pada rantai pasangannya rantai i (5) t g s a g t a t t g (3) ii iii iii ii iii ii ii ii ii iii rantai ii (3) a - s - g - t - s - a - t - a - a - s (5) 6. dalam setiap jarak 34 angstrom, double helix membuat satu putaran lengkap. karena jarak antara dua monomer nukleotida 3,4 angstrom, maka setiap putaran lengkap terdiri atas 10 nukleotida. double helix 2 untai tunggal = denaturasi ; sebaliknya = renaturasi ikatan H sifatnya lemah : temperatur, basa kuat, ensim. arti penting renaturasi dalam biomolekuler: 1. mengetahui banyaknya seluruh molekul DNA (genome) pada suatu organisme 2. mencerminkan kekerabatan antar organisme bersangkutan 3. rantai DNA tunggal dapat membentuk molekul dengan rantai RNA yang nukleotidanya bersifat komplementer. A- U bukan A T replikasi DNA adalah semikonservatif (semi = setengah, conserve = tetap ada) = dalam setiap molekul DNA anak , setengah dari molekul asli (DNA induk) masih tetap dipertahankan, sedangkan yang disusun baru hanya setengahnya.

dengan kata lain pada heliks kembar yang baru, satu rantai polinukleotida berasal dari DNA induk sedangkan rantai yang lain adalah rantai baru. RIBO NUCLEIC ACID (RNA)/ ASAM RIBONUKLEAT (ARN)

pada dasarnya struktur molekul RNA = DNA, berbeda pada gula pentosanya , dan timin pada DNA diganti dengan urasil. komposisi basa molekul RNA tidak mengikuti hukum ekivalen chargaff karena molekul RNA hanya terdiri atas satu rantai polinukleotida.

molekul RNA ada 3 jenis: 1. messenger RNA/m-RNA (ARN duta/ARN-d membawa informasi genetik ke ribosom dalam bentuk kodon untuk memerinci urutan asam amino dalam rantai polipeptida (protein) yang akan dibentuk. 2. transfer RNA/t-RNA (ARN pemindah/ARN-p) mengidentifikasikan asam amino sesuai dengan informasi genetik yang dibawa oleh m-RNA dan kemudian mengangkut (memindahkan) ke ribosom 3. ribosomal RNA/r-RNA (ARN ribosom) merupakan unit-unit ribosom yang jumlah massanya adalah 50% dari massa ribosom tempat berlangsungnya sintesis protein perbedaan DNA dan RNA: no. 1. 2. 3. 4. 5. karakteristik letak dalam sel susunan molekul gula basa organic sifat dalam sel DNA inti sel /nukleus untai ganda deoksi-ribosa a,t,g,c mampu replikasi RNA sitoplasma untai tunggal ribose a, u, g, c tidak bisa replikasi