Anda di halaman 1dari 1

Gambar 2.

2 Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan di Wilayah Puskesmas Kecamatan Menteng Periode Januari - September 2011
Method
Penyuluhan yang kurang informatif Kurangnya pengetahuan dalam membuat penyuluhan

Material
Banyak Peralatan persalinan (partus set) yang tidak terawat dan rusak.

Money

Kurangnya anggaran promosi persalinan normal oleh tenaga kesehatan, ke masyarakat

Man

Kurangnya jumlah tenaga kesehatan ahli dalam pertolongan persalinan normal kurangnya peran serta dokter umum sebagai pembantu persalinan

Tidak semua alat sterilisasi berfungsi

Anggaran tersebut tidak dimasukan ke anggaran belanja

Kurang kerja sama dengan sektor lain Kurang memanfaatkan media elektronik dalam membuat penyuluhan

Kurangnya Pengetahuan penggunaan alat sterilisasi yang benar

Pemberian dana dari pusat tidak mencukupi semua program puskesmas

Tidak ada perekrutan bantuan tenaga kesehatan ahli (bidan) dari luar.

Kunjungan persalinan ke Puskesmas rendah Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya bantuan persalinan oleh tenaga ahli

Kurangnya pendataan dan ajakan terhadap ibu hamil trimester akhir untuk persalinan oleh tenaga ahli. Tidak adanya pengawasan lanjut terhadap bumil K4

Pelayanan yang kurang memuaskan Program tidak terlaksana dengan baik Tidak semua alternatif kegiatan program dijalankan Kurangnya peran serta setiap tenaga kesehatan

Pengorganisasian pelaksanaan program kurang baik Pembagian tugas yang kurang tepat Penempatan tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan kemampuanya

Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah Puskesmas Kecamatan Menteng periode Januari-September 2011 sebesar 65,8% dibawah target dari target 69,75%

Penentuan target yang tidak tepat sasaran

Kurangnya koordinasi lintas program

Banyaknya praktik dukun beranak di lingkungan sekitar

Kurangnya pengawasan program oleh kepala program KIA

Environment

Controlling

Actuating

Kurangnya pelatihan pelayanan terhadap staf pelaksana

Kurangnya pengetahuan kepala program terhadap potensi yang dimiliki stafnya

Kurangnya koordinasi kepala program dengan petugas lainnya

Organizing

Planning