Anda di halaman 1dari 3

KEMBANGKAN KAWASAN WISATA PANJANG MELALUI METODE SKAMPER Oleh: AHMAD MEDAPRI H, SH (Mahasiswa Magister Perencanaan Kota &

Daerah UGM)

Pantai Panjang adalah salah satu objek wisata yang ada di Provinsi Bengkulu. Lokasi yang strategis (sekitar 1,5 km dari pusat kota), hamparan pasir putih dan cemara pantai sepanjang 7 km menjadikan Pantai ini sangat menarik untuk menjadi objek wisata andalan daerah ini. Meskipun Pemerintah Daerah telah melakukan upaya pembenahan dan penataan kawasan pantai dengan membangun Sport Centre dan Pusat Perbelanjaan serta penginapan, namun pada kenyataannya kawasan ini masih belum mampu menghasilkan devisa untuk daerah khususnya dari sektor pariwisata. Wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini, kebanyakan hanyalah wisatawan lokal dan daerah tetangga yang datang secara musiman (misalnya saat lebaran). Untuk itu, sangat perlu diadakannya perubahan yang dapat menambah arus kunjungan wisata ke daerah ini. Salah satu langkah yang sangat ampuh untuk memicu pemunculan ide-ide baru, caracara baru dan pola-pola baru yaitu metode SKAMPER (Subtitusi, Kombinasi, Adaptasi, Modifikasi, Penggunaan lain, Eliminasi dan Reserve/pengaturan ulang). Metode ini diperkenalkan oleh Alex Osborn dan diperkaya oleh Bob Eberle. Melalui metode ini diharapkan akan tercipta satu perencanaan baru terhadap penataan kawasan wisata Pantai Panjang ini. Metode pertama yaitu subtitusi dimana yang bisa disubtitusikan adalah kendaraan yang boleh melintas di kawasan ini. Selama ini semua kendaraan bermotor bisa melintas dengan leluasa sehingga seringkali menyebabkan kemacetan pada waktu-waktu ramai seperti sore hari atau hari libur. Untuk itu, kendaraan bermotor yang dibawa pengunjung harus diparkir di satu tempat sebelum memasuki kawasan pantai. Sebagai pengganti, maka pada jam-jam padat tersebut, kendaraan bermotor digantikan dengan kendaraan tak bermotor seperti Sepeda, Becak dan Andong. Selain akan menambah lapangan pekerjaan bagi warga, tentunya ini akan menjadi daya tarik tersendiri terhadap kawasan ini. Karena pejalan kaki juga akan merasa aman untuk melintas di jalan raya tanpa merasa takut tertabrak. Untuk menjadikan Pantai Panjang sebagai kawasan wisata terpadu, maka di sini bisa digabungkan berbagai alternatif pilihan wisata (metode kombinasi). Selain wisata alam yang dilengkapi dengan Sport Centre dan Mall, dapat ditambahkan pusat jajanan (kuliner), pusat souvenir, dan lokasi Outbound. Dengan demikian banyak alternatif pilihan bagi setiap

wisatawan yang berkunjung ke sini. Ini juga bertujuan untuk memenuhi berbagai minat wisatawan sehingga tujuan utama kedatangan saat ke Bengkulu adalah kawasan pantai ini. Selanjutnya, metode adaptasi juga bisa diterapkan terhadap lokasi wisata utama Provinsi Bengkulu ini. Kita sadari kalau Pantai Panjang kurang diminati Wistawan Asing sehingga jumlah pengunjun dari luar negeri sangat minim. Untuk itu pemerintah bisa mengadaptasi metode promosi dan penataan kawasan daerah lain. Contohnya Bali yang selalu ramai dikunjungi sepanjang tahun. Di Bali, wisatawan selalu ramai berkunjung karena foto Pantai Kuta bertebaran di media massa dunia seperti internet dan gampang diakses oleh siapapun sehingga mereka tertarik untuk berkunjung. Pembangunan tempat-tempat hiburan dan kesenian tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri bagi daerah Bali. Ini bisa diterapkan di Pantai Panjang dengan cara memperbanyak promosi melalui media massa sehingga informasinya bisa di dapat oleh siapa saja dengan mudah. Tempat hiburan dan seni tradisional yang dipentaskan secara rutin juga dapat menjadi andalan kawasan ini karena Bengkulu banyak sekali memiliki seni-seni tradisional yang menarik. Keberadaan pedagang kaki lima di sepanjang jalan kawasan wisata ini dapat dimodifikasi menjadi tempat jajanan kuliner dan souvenir dengan penataan yang rapi dan bersih. Selama ini kondisi para pedagang terlihat semrawut dan jauh dari kesan bersih. Untuk itu, sebaiknya pemerintah memfasilitasi para pedagang ini untuk ditempatkan dilokasi khusus sehingga tidak merusak pemandangan. Gerobak dagangan juga bisa dibuat seragam dengan warna menarik dan dapat dibedakan dengan papan merk yang menyebutkan menu atau jenis dagangannya. Selama ini keberadaan pasir putih yang sangat luas di kawasan Pantai Panjang masih sekedar tempat bermain keluarga dan sekedar olahraga sore. Padahal, lokasi ini sangat layak untuk dijadikan tempat Volley Pantai bertaraf internasional. Dengan potensi ini, pemerintah bisa memfasilitasi event kejuaraan Volley Pantai Nasional maupun Internasional yang dilakukans ecara rutin. Suatu saat Pantai Panjang akan dikenal sebagai lokasi kejuaraan Volley Pantai bergengsi dengan standar internasional dan akan didatangi atlit-atlit dari seluruh dunia. Ini tentu akan berpengaruh dengan keberadaan Pantai Panjang sebagai kawasan wisata. Keberadaan pohon-pohon cemara dan tempat yang masih banyak semak-semak menjadikan di beberapa lokasi menjadi tempat orang berpacaran. Tentunya ini akan menimbulkan image negatif dan merusak terutama bagi remaja di daerah ini. Untuk itu, keberadaan tempat yang memungkinkan terjadinya tindakan asusila ini perlu dihilangkan

dengan cara membersihkan semak-semak tersebut. Selain itu, lampu-lampu penerangan juga perlu diperbanyak sehingga menciptakan suasana ruang terbuka yang nyaman di malam hari. Langkah terakhir dari metode SKAMPER yaitu Reverse (Mengatur Ulang). Selama ini, penataan Pantai Panjang hanya berdasarkan kepentingan pemerintah dan warga sekitar. Akibatnya, kawasan wisata ini menjadi tidak tertata dengan rapi dan warga berlomba-lomba mengambil keuntungan (misalnya dengan berjualan) tanpa memperhatikan keinginan wisatawan. Melalui penataan yang mengedepankan kepentingan pengunjung/ wisatawan, maka kawasan wisata ini akan berlembang pesat dan menjadi pilihan lokasi liburan yang mengasyikkan. Pola pikir warga yang hanya ingin mencari keuntungan juga harus diatur ulang menjadi pola pikir pelayanan bagi wisatawan sehingga memberikan suasana nyaman. Hal ini otomatis akan berpengaruh kepada pendapatan daerah dan warga sekitar karena kedatangan wisatawan yang berbelanja tentu akan mendatangkan penghasilan secara ekonomi. Dengan diterapkannya metode SKAMPER di atas, maka akan terjadi perubahan secara menyeluruh terhadap keberadaan kawasan wisata Pantai Panjang. Kalau sebelumnya Pantai Panjang hanya menjadi salah satu objek wisata tanpa ada sesuatu yang spesial dibandingkan loaksi wisata lainnya, maka setelah diterapkan metode ini Pantai Panjang akan menjadi pusat wisata daerah yang memberikan banyak pilihan dan memenuhi semua kebutuhan pengunjung. Selanjutnya, Pantai Panjang akan menjadi ikon daerah dimana setiap orang akan mengenal Bengkulu dengan pusat wisata Pantai Panjang yang dimilikinya.