Anda di halaman 1dari 9

METODOLOGI PENELITIAN

MODUL 2

.::LATAR BELAKANG RISET &


PERUMUSAN (IDENTIFIKASI) MASALAH

Dosen: Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si.

Jakarta, 2008

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

MODUL 2

LATAR BELAKANG RISET & PERUMUSAN (IDENTIFIKASI) MASALAH::.

1. PEMILIHAN AREA STUDI DAN PENGUMPULAN DATA AWAL


Pemilihan area studi tergantung pada isinistif penelitian. Inisiatif penelitian dapat berasal dari peneliti atau dari pihak sponsor yang membiayai penelitian. Jika inisiatif berasal dari peneliti, area yang dipolih umumnya adalah bidang yang menarik perhatian dan merupakan bidang kahlian yang dikuasai oleh peneliti. Hal ini dipengaruhi oleh factor latar belakang pendidikan, pemikiran dan disiplin yang ditekuni oleh peneliti. Pemilihan area atau bidang masalah mengarahkan peneliti untuk menentukan topok atau pokok masalah yang akan diteliti. Tabel 1 memaparkan contoh area atau bidang masalah dan topok penelitain dalam lingkup penelitian akuntansi dan manajemen. Tabel 1 Contoh Area/Bidang Penelitan Bidang Masalah Pemasaran dan Penjualan Topik Konsep produk baru Promosi penjualan Keuangan Perilaku konsumen Penilaian saham dan obligasi Analisis rasio keuangan Perlaku organisasional Merger dan akuisisi Motivasi kerja Gaya kepemimpinan Akuntansi Keuangan Budaya organisasional Standar akuntansi keuangan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

Bidang Masalah

Topik Kebijakan dan metode akuntansi Kandungan informasi akuntansi Pengukuran prestasi manajer Analisis biaya volume laba Pembuatan keputusan investasi Penerapan sistem informasi Sikap manajemen pemakai Aplikasi pernagkat lunak komputer

Akuntansi Manajemen

Sistem Informasi

Kriteria pemilihan area studi Area studi yang menarik Signifikasi secara teoretis atau praktis. Pertimbangan yang dapat digunakan untuk menentukan signifikansi are penelitian: Adanya dukungan konsep-konsep teoretis dari penelitian-penelitian sebelumnya yang mempunyai topik sejenis Ketersediaan data yang relevan dengan area penelitian Kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan teori atau pemecahan masalah praktis Dapat diuji melalui pengumpulan dan analisis data Sesudai dengan waktu dan biaya yang tersedia

2. IDENTIFIKASI MASALAH RISET


Teknik penemuan masalah penelitian Pendekatan formal Metode analog Menemukan masalah dg cara menggunakan ide yang berasal dari penelitian pada bidang lain. Metode renovasi

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

Menemukan masalah dg cara memperbaiki atau mengganti komponen teori/metode yang kurang relevan dengan teori/metode yang lebih efektif. Metode dialektis Menemukan masalah dg cara mengajukan usulan pengembangan terhadap teori/metode yg telah ada. Metode morfologi Menemukan masalah dg cara menganalisis berbagai kemungkinan kombinasi bidang masalah penelitian yg saling berhubungan dalam bentuk matrik . Metode dekomposisi Menemukan masalah dg cara membagi masalah ke dalam elemenelemen yg lebih spesifik. Kemudian, memilih masalah penelitian pada elemen tertntu. Metode agregasi Menemukan masalah dg cara menggunakan hasil penelitian dari berbagai bidang kemudian ditentukan masalah penelitian yang lebih kompleks.

Pendekatan informal Metode perkiraan masalah ditentukan dg menggunakan intuisi terhadap situasi tertentu yang diperkirakan mempunyai potensi masalah. Misalnya, kerugian karena produk hilang untuk jenis produk yang mudah menguap dapat terjadi pada proses pembelian, penyimpanan, atau penjualan produk. Penentuan masalah penelitian dapat diarahkan untuk perbaikan system pembelian atau system penjualan produk.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

Metode fenomenologi Menemukan masalah berdasarkan hasil observasi terhadap fakta atau kejadian. Mislanya, pengamatan invester terhadap data keuangan histories suatu perusahaaan atau beberapa perusahaan dalam suatu industri dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan topok masalah mengenai manfaat rasio keuangan umtuk memprediksi pertumbuhan laba atau kandungan informai laporan kas untuk pembuatan keputusan investasi.

Metode consensus Menemukan masalah berdasarkan suatu konsensus atau konvensi dalam praktik bisnis. Mislaya, criteria untuk menentukan materiality dalam pengakuan dan penyajian informasi akuntansi atau auditing, kemungkinan dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan masalah penelitian. Metode pengalaman masalah ditentukan berdasarkan pengalaman perusahaan atau pribadi. Mislanya, pengalaman perusahaan dalam menghadapi kesulitan likuiditas atau reaksi konsumeng mungkin dapat mengarahkan pada penemuan masalah penelitian yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan kas atau perubahan tekik pemasaran.

Perumusan Masalah Perumusan masalah atau pertanyaan penelitian merupakan tahap akhir dari penemuan setelah peneliti memilih bidang dan pokok masalah yang diteliti. Criteria penelitian yang baik menghendaki ruusan masalah atau pertanyaan penelitian yang jelas dan tidak ambiguitas. Agar memudahkan peneliti dalam menentukan konsep-konsep teoretis yang ditelaah dan memilih metode pengujian data yang tepat, masalah penelitian sebaiknya dinyatakan dalam

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

bentuk pertanyaan yang yang mengekspresikan secara jelas hubungan antara dua variable atau lebih. Berikut ini adalah beberapa contoh perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan: Apakah ada hubungan antara artisipasi pemakai dengan kepusana pemakai dalam proses pengembangan system informasi? Apakah pengumuman right issue mempunyai kandungan informasi yang cukup untuk membuat pasar bereaksi terhadap pengumuman tersebut? Bagaimana pengaruh idealisme terhadap komitmen pada profesi akuntan? Rumusan masalah dalam suatu penelitian dapat berupa lebih dari satu pertanyaan. Rumusan masalah penelitian tidak harus dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Beberapa peneliti merumuskan masalah penelitiannya ke dalam pernyataan tujuan penelitian. Tujua penelitian, meskipun demikian, tidah harus sama dengan masalah yang diteliti. Misalnya, tujuan penelitan adalah mengungkap penerapan sistem insentif di perguruan tingga. Masalah atau pertanyaan penelitian dirumuskan sebagai berikut> apakah sisten insentif mempunyai pengaruh terhadap kinerja dosen? Berikut ini beberapa contoh rumusan masalah penelitian yang tidak dinyatakan dalam bentuk pertanyaan tetapi dinyatakan dalam tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah informasi pemecahan sahan dapat secara murni mempengaruhi harga saham dengan melakukan pengawasan terhadap laba per lembar saham, dividen, harga saham industri. Studi dini dimaksudkan untuk menguji dampak tiga variabel yaitu gaya kepemiminan, ketidakpastian lingkungan, dan informasi job relevan terhadap kegunaan yang dirasakan dari sistem penganggaran.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

Kesalahan umum dalan mengidentifikasi masalah; Peneliti mengumpulkan data tanpa rencana atau tujuan penelitian yang jelas Peneliti memperoleh sejumlah data dan berusaha untuk merumuskan masalah penelitian sesuai dengan data yang tersedia Peneliti merumuskan masalah penelitian dalam bentuk terlalu umum dan ambiguitas sehingga menyulitkan interpretasi hasil dan pembuatan kesimpulan penelitian Peneliti menemukan masalah tanpa terlebih dulu menelaan hasil-hasil penelitian sebelumnya dengan topik sejenis sehingga masalah peneltian tidak didukung oleh kerangka teoretis yang baik. Peneliti memilih masalah penelitian yang hasilnya kurang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori atau pemecahan masalah praktis.

3. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN


Tujuan umum Pengembangan teori Pemecahan masalah

Tujuan khusus Studi eksplorasi Studi eksplorasi atau penjajakan pada dasarnya untuk memahami karakteristik fenomena atau masalah yang diteliti, karena belum banyak literature hasil penelitian yang membahan masalah tersebut. Studi ini diperlukan untuk menjajaki sifat dan pola fenomena yang menarik perhatian peneliti dan merupakan usaha untuk memperoleh pengetahua yang bermanfaat untuk penyusunan konstruksi teori. Studi ini mempunyai tiga tujuan, yaitu melakukan diagnosa terhadap fenomena tertentu, menyaring alternator-alternatif, menemukan ide-ide baru. Studi deskriptif

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

Studi ini merupakan penelitian terhadap fenomena atau populasi tertentu. Tujuan studi ini untuk menjelaskan aspek-aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati. Pengujian hipotesis Penelitian ini bertujuan untuk menguki hipotesis. Umunya merupakan penelitian yang menjelaskan fenomena dalam bentuk hubungan antar variable. Hubungan tersebut dapat berupa hubungan korelasional, komparatif, dan hubungan sebab akibat. Secara praktis, tujuan penelitian berkaitan dengan apa yang diharapkan dapat diperoleh dari hasil penelitian. Jika peruusan masalah berisi pertanyaan tentang apa yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan penelitian maka tujuan penelitian merupakan pernyataan tentang apa yang akan diperoleh atau dicapai dari hasil penelitian. Dalam hal ini harus ada konsistensi antara judul penelitian, perumusan masalah, dan tujuan penelitian. Kegunaan penelitian berkaitan dengan manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian, baik bagi peneliti, bagi perusahaan yang dijadikan studi kasus, maupun bagi pembaca laporan penelitian tersebut.

4. BAB I SKRIPSI Bab I Skripsi terdiri dari: Latar belakang penelitian Latar belakang penelitian berisi paparan tentang faktor-faktor yang mendorong peneliti melakukan penelitian. Latar belakang harus mencerminkan adanya kesenjangan antara apa yang diinginkan dengan keadaan atau realita yang ada. Kesenjangan antara keadaan ideal atau yang semestinya dengan yang terjadi di lapangan. Latar belakang penelitian disajikan dengan menjelaskan terlebih dahulu hal yang bersifat general kemudian ke masalah yang bersifat khusus dan konkrit kemudian diakhiri dengan menyebutkan judul penelitiah yang dipilih. Latar belakang penelitiah harus dapat berfungsi untuk memberikan informasi yang releban

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian:: Hexana Sri Lastanti, SE, Ak, M.Si::

sehingga pembaca dapat memahami pokok masalah. Judul penelitian disusun secara cermat dan ringkas tetapi dapat memberikan indikasi variabel apa yang akan diteliti dan merupakan cerminan dari pokok masalah. Perumusan masalah Perumusan masalah dibuat untuk memperjelas arah peneltian sesuai dengan masalah yang dikemukakan dalam latar belakang. Pedoman umum yang dapat digunakan dalam perumusan masalah antara laian: Masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya Rumusan masalah harus singkat dan jelas Rumusan masalah memberikan arahan tentang variabel dan hubungan antar variabel yang akan diteliti. Tujuan dan kegunaan penelitian Tujuan penelitian berkaitan dengan apa yang diharapkan dapat diperoleh dari hasil peneltian. Jika peruusan masalah berisi pertanyaan tentang apa yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan penelitian maka tujuan penelitian merupakan pernyataan tentang apa yang akan diperoleh atau dicapai dari hasil penelitian. Dalam hal ini harus ada konsistensi antara judul penelitian, perumusan masalah, dan tujuan penelitian. Kegunaan penelitian berkaitan dengan manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian, baik bagi peneliti, bagi perusahaan yang dijadikan studi kasus, maupun bagi pembaca laporan penelitian tersebut.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Hexana Sri Lastansi, SE, Ak, M.Si METODOLOGI PENELITIAN