Anda di halaman 1dari 1

Sajak Tentangku dan Tentangmu, Untukku Sajak ini kubuat untukku, di kala mengingat tentangmu Mengingat wajahmu....

rambutmu yang kian hari kian berwarna... tubuh kurus mungilmu..... senyum tulusmu yang selalu mengiringi kepergianku tutur katamu...... dan semua tentangmu..... Sajak ini kubuat dikala menghitung hari-hari yang kulewatkan tanpamu Saat menghitung ribuan peristiwa yang harusnya kau saksikan dariku dan jutaan kasih sayang yang tak kudapatkan darimu meski kutahu kau slalu melimpahkan kasih dan sayangmu Sajak ini diukir ketika terlintas dibenakku dirimu yang menghampiri diriku Kala itu.... disaat semua orang terlelap kau mendekati pembaringanku kaki setengah pincangmu tertatih-tatih mendekatiku dan lebih mendekat ke wajahku.. Masih sangat terasa belaianmu dipipiku rangkulanmu yang menghangatkan tubuhku masih sangat jelas bibirmu membisikkan pesan penuh makna untukku bahkan titik-titik air matamu masih sangat terasa membasahi wajahku Aku yang masih setengah terlelap, tak tau harus berkata apa terlintas dibenakku, kau akan meninggalkan kala itu juga hanya bulir-bulir air mata yang mampu kukeluarkan Sajak sederhana ini hanya menampilkan potret singkat kebersamaanku denganmu namun, sangat membekas di diriku karena kutahu momen bersamamu sangat langka..... Bersamamu, adalah hal terindah dalam hidupku meski hanya dalam diamku kusaksikan tingkahmu santunmu. Hingga hari ini kutak tahu apa kabarmu tapi kau selalu tahu apa kabarnya diriku meski kau tak begitu tahu bagaimana gerangan diriku saat ini Sajak ini kubuat, disaat kusadari mengingat tutur lembutmu, mampu merobohkan istana keangkuhanku membayangkan wajahmu, membuatku tak mampu menahan kegundahanku merasakan lembutnya belaianmu.... membuat hati galauku menjadi tenang Sajak ini, adalah kisah tentangku dan tentangmu yang kubuat bukan untukmu Tapi untukku untukku yang hampir 6 tahun tak bersamamu Bersamamu ibuku, kutahu, doamu selalu bersamaku Husnul Khatimah Aspuri 1 19 Oktober 2011 (23:07)

Anda mungkin juga menyukai