Anda di halaman 1dari 2

Boraks ( natrium tetraborat ) merupakan senyawa berhidrat dengan rumus kimia Na2B4O7.

10H2O, merupakan padatan kristal berwarna putih, dan kadang2 agak abu-abu atau kebiruan, dia alam kita dapat temukan pada danau asin dari tanah yang bersifat basa. Zat ini hanya di gunakan biasanya untuk industri glas dan enamel, dan juga biasa dipakai untuk larutan baku. Bisa kita bayangkan zat seperti ini di jadikan bahan pengawet bagi makanan yang biasa suka kita makan. Namanya juga bahan pengawet, gak seharusnya kita konsumsi, coz emang gak di butuhin di dalam tubuh kita, yang ada malah mengundang penyakit, memang gak langsung instant keserang penyakitnya gt, tapi ya jangka panjang gt, kerasanya nanti kita di hari kelak, antara 20-30than dr sekarang. Bila kita masak, kita rebus, tetap saja bahan boraks ini masih tetap ada melekat di dalam makanan tersebut, kenapa coba?hehehe, kalo antum2 mau tau, titik lebur daripada zat ini sekitar 741delajat C, sedangkan kita merebusnya cuma dengan air biasa yang batas titik didihnya hanya sekitar 100derajat C, http://sevichchemical.wordpress.com/2008/0 1/15/boraks-2/ by sevich Menurut Dra. Euis Megawati, Apt., boraks adalah bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoak. Sinonimnya natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Sifatnya berwarna putih dan sedikit larut dalam air. Sering mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, lemak, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, anuria (tidak terbentuknya urin), koma, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, apatis, sianosis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, bahkan kematian. a. Sifat Fisis dan Kimia Bahan baku 1. Granular Borak ( Na2B4O7 . 10 H2O ) a. Sifat-sifat fisis 1. Berat molekul : 381,372 g/gmol 2. Bentuk : granular 3. Spesific gravity (sg) : 1,71 4. Titik leleh : 75 C

5. Titik didih : 200 C (Perrys, 1990) b. Sifat-sifat kimia Granular borak ketika dipanaskan maka akan kehilangan air dan menjadi bentuk Na2B4O7. Reaksi : Na2B4O7 . 10 H2O Na2B4O7 + 10 H2O 1. Asam Borat ( H3BO3 ) a. Sifat-sifat fisis 1. Berat molekul : 61,833 g/gmol 2. Spesifik gravity (sg) : 1,5172 3. Titik leleh : 170,9 C 4. Titik didih : 300 C 5. Bentuk : kristal berwarna putih (www.chemicalland21.com) b. Sifat-sifat Kimia 1. Stabil di bawah kondisi-kondisi lingkungan higroskopik. 2. Asam borak jika dipanaskan diatas 170 O C akan terdehidrasi H3BO3 HBO2 + H2O Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1979). Farmakope Indonesia edisi ketiga 1979. Jakarta: Depdiknas
asam borat dapat dibuat dengan mereaksikan boraks (natrium decahydrate tetraborate) dengan asam mineral , seperti asam klorida : Na 2 B 4 O 7 10H 2 O + 2 HCl 4 B (OH) 3 [atau H 3 BO 3] + 2 NaCl + 5 H 2 O [ sunting ]Properti Asam borat yang larut dalam air mendidih. Ketika dipanaskan di atas 170 C, dehidrasi, membentuk asam metaboric (HBO 2):

H 3 BO 3 HBO 2 + H 2 O Asam Metaboric adalah padatan, putih kristal kubik dan hanya sedikit larut dalam air. Asam Metaboric meleleh pada sekitar 236 C, dan ketika dipanaskan di atas sekitar 300 C dehidrasi lebih lanjut, membentuk asam tetraboric atau asam pyroboric (H 2 O 4 B 7): 4 HBO 2 H 2 O 4 B 7 + H 2 O Asam borat panjang kadang-kadang mungkin merujuk ke salah satu senyawa. Pemanasan lebih lanjut menyebabkan boron trioksida . H2O7B42B2O3+H2O Asam borat tidak berdisosiasi dalam larutan berair sebagai asam Brnsted , tapi merupakan suatu asam Lewis yang berinteraksi dengan air untuk membentuk molekul tetrahydroxyborate ion, seperti ditegaskan oleh Raman spektroskopi B (OH) 3 + H 2 O
4+H
+ (K [2]

Louis Goodman, Alfred Gilman, Laurence Brunton, John Lazo dan Keith Parker (2006) Goodman &. Gilman The Farmakologi Dasar Therapeutics. New York: McGraw Hill

B (OH) -10

= 5.8x10

mol / l, p = 9,24 K)

Polyborate anion terbentuk pada pH 7-10 jika konsentrasi boron lebih tinggi dari sekitar 0,025 mol / L. Yang paling terkenal ini adalah ion tetraborate,ditemukan di boraks mineral: 4 B (OH) 4+2H 7+9H
+

B4O2O Asam borat membuat kontribusi penting untuk penyerapan suara frekuensi rendah dalam air laut.

Jolly, WL (1991) Kimia anorganik modern (Edn 2.).. New York:. McGraw-Hill ISBN 0-07-1126511.