Anda di halaman 1dari 31

BOOKLET

KEGIATAN NAPAK TILAS SAHRUL YASIN LIMPO

Steering Committe KOSGORO 57 KOTA PALOPO

Tanggal, 22 23 Januari 2012 Hutan Pendidikan dan Wisata Temboe Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan

Diterbitkan oleh Organizing Committe

Sebuah Pengantar Steering Committe


Kini kesempatan itu datang, Menghampiri kita, dan Sebentar lagi pergi....... Pagi yang kita tengok di timur perlahan berganti siang, Ehm...sebentar lagi Sore hari membagikan sunset-nya, agar malam hari mampu menjinakkan liarnya pikiran manusia. suatu harapan... Demi esok yang tak ber-ambisi mematikan harimau sang penjaga hutan Anak pemungut buah kemiri itu berlari girang Lalu berteriak... aku masih tetap penjaga harimau ! Wal hasil, laju aliran kayu Ilegal pun perlahan terhenti Sebab sang Elang terbang rutin meng-intai, angin semilir pun merapikan dedaunan hijau Pohon bakau bak memanjakan mata untuk tetap terjaga mencari matapencaharian pada kedalaman birunya air laut. Mari... Duduk... duduk...dan duduklah.... lebih dekat..... berembug.....! menjaga kelangsungan daya itu agar semua bisa senyum. Sebab kita adalah satu, walau kita beda dalam hal menerapkan cara mengelola penghidupan. Tapi yang pasti sejumlah pengalaman dan kesempatan telah mendewasakan kita dalam meretas gelisah dari pelbagai problem yang menderah.

Laut dan pesisirnya masih tetap membentang, bagai sajadah yang menyimpan misteri untuk para musafir. Gagasan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa adalah sebuah alasan untuk hari. Bahwa kegiatan ini bak Perahu memuat semangat dan harapan membelah gelombang. Sesekali Gelombang itu menggiringnya pada kedalaman yang mencemaskan, namun semangat itu menjadi Kompas memandu biduk untuk tetap pada jalur yang telah terumuskan dari berbagai latar pikiran yang berbeda. Yang pasti, ini kesempatan untuk berkata kita berkumpul untuk dunia yang satu. Sebab tanggal 5 Juni, telah menjadi tonggak dunia untuk tetap memelihara penghidupan secara layak dari permukaan dan dari perut bumi. Kami hanya sebuah kata yang belum tentu sempurna, sebab para pakar pun masih tetap dibenturkan oleh kenyataan. Bukan hanya itu para pewarta pun masih bergetar penanya menuliskan kenyataan yang masih mengisahkan nyanyian sedih ditengah gempitanya kampanye Demokrasi dan otonomi daerah.

Tantangan masih ber-iringan dengan sejumlah permasalahan, prakarsa-prakarsa baru menjadi pilihan rasional, tuntutan perbaikan senantiasa mensyaratkan perubahan perubahan, pedekatan dan cara-cara baru. Setiap elemen sejatinya tak henti melakukan penggalian sebagai upaya memahami makna terdalam yang masih diselimuti sikap ragu dan rasa suntuk yang berujung pada kemalasan dan berimplikasi langsung terhadap tersendatnya pikiran sehat. Sebenarnya apa yang kita tunggu? untuk tetap diam menatap kesempatan yang ada dan bahkan mendatangi, Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang datang setiap tahunnya (5 juni) tentu untuk kita, demi kita dan untuk siapapun, dan itu pasti. Akhirnya, kami pun, menyatakan bahwa REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI, merupakan gagasan, ditelorkan oleh elemen Pemuda Se-Tana Luwu, direpresentasikannya secara kelembagaan melalui Yayasan Lestari Lingkungan Indonesia (YL2i) bekerjasama DPD KNPI Se-Tana Luwu (DPD KNPI Luwu, DPD KNPI Palopo, DPD KNPI Luwu Utara, DPD KNPI Luwu Timur). REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA, sebuah nama kegiatan sebagai bentuk kesepahaman dan keutuhan pemuda se Sulawesi untuk menjaga eksistensi dan peran Pemuda sebagai elemen Bangsa. Pemuda Se-Sulawesi adalah komponen masyarakat yang tercerahkan dan memiliki tanggung jawab sosial, lingkungan demi kemajuan masyarakat itu sendiri. adalah potensi dan harapan masa depan, yang senantiasa terjaga kelestarian dan tujuannya, sehingga membutuhkan pikiran dan perlakuan yang sehat dari kalangan kaum muda yang berkesinambungan. Kerena Lingkungan yang tetap terjaga adalah salah satu keutamaan dalam menjaga Indonesia sebagai nation-state. Keyakinan itu tetap datang, Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa, adalah kegiatan yang akan dihadiri peserta masing-masing delegasi Ornop dan OKP dari 73 Kabupaten / Kota dari 6 Propinsi yang ada di Pulau Sulawesi. REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA memiliki visi lingkungan dan spirit nasionalisme dalam mengkonstruk Penataan dan pengelolaan Lingkungan Region Sulawesi. Sebab Sulawesi sebagai Pulau memiliki karakteristik kekayaan alam dan daya dukung lingkungan yang vital terhadap kesinabungan kehidupan dalam berbangsa.

Tana Luwu Wanua Mappatuo Naewai Alena, Tanah Luwu, Mei 2011 Koordinator Steering Committe Muhammad Yunus RM

Perlengkapan Koordinator: Hamsir Tim Kerja: Cakra Tim : Feri : Irawan : Baso Lapang : Welbi : Adhi : Antho : Hasnawati Akomodasi Koordinator: Feri Pandaka Tim Kerja: Madi : Muhlis : Bahtiar : Atto : Odong : Ian : Nani Kebersihan Koordinator: Sampara Tim Kerja: Yusuf : Basri : Hasnawi : Irmawati : Maruf : Usman : Usman

Transportasi Koordinator: Acos Tim Kerja: Ambung : Muhlis Fauzan : Yogi

Kesehatan Koordinator: Nugraha Aspar Tim Kerja: Azis : Zainuddin : Sulfiani : Rio : Kurnia : Eni : Afdal Ibadah Koordinator: Ali Ahmad Tim Kerja: Amir Tahir : Mahiruddin M

Sambutan Kami,

Panitia Pelaksana
Datanglah... Sebab Alam yang kita pijak membutuhkan kesetiaan kita sebagai manusia yang pantas untuk menjaga keberlangsungan hidup dan kehidupan dalam berbangsa. Kehidupan yang tetap dan harus berlangsung, membutuhkan udara segar, air yang bening, tanah yang berpenghidupan pun pepohonan yang tetap kokoh dengan daun yang hijau. Saudaraku, kami telah disini, menanti !. diatas gunung kami berdiri, pada lerengnya kami memondok, dipesisir kami duduk memandangi hamparan misteri yang membutuhkan kesepahaman dan jiwa juang. Saudaraku, kami telah menyiapkan apa yang kami bisa dan apa yang kami mampu, sebab kami tahu, Kegitan Rembug membutuhkan kesiapan yang tidak sedikit. Tetapi yang pasti apapun adanya kami, kewajiban itu kami akan tunaikan, walau pun mungkin masih ada celanya. Saudaraku, datanglah dengan apa yang kau punya dan apa yang kau mampu, mari kita berkumpul untuk dunia yang satu. Berembug, saling memberi harap, sebab cara itu masih elegan dalam dunia yang nyata. Saudaraku, Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan yang rencana pelaksananya mulai tanggal 4 10 Juni 2001 di Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Temboe Kec. Larompong Selatan Kab. Luwu, Sulawesi Selatan, adalah hajatan yang memiliki alasan yang kuat. Bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni) memberi waktu dan kesempatan kepada kita semua untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap apa yang kita lakukan selama ini khususnya yang terkait langsung dengan lingkungan hidup dan bangsa. Sebab bukan tidak mungkin sejumlah kesalahan dan kelemahan masih menyelimuti hari-hari kita.

Sudaraku, kami segenap panitia pelaksana bersama semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah telah membulatkan tekad melaksanakan kegiatan rembug ini. Untuk itu kami telah menyusun suatu sistem pengelolaan kegiatan, sebagai rujukan pengelolaan, atau disebutnya sebagai payung manajemen kepanitian. Saudaraku, besar harapan kami, bahwa kegiatan ini dapat berlangsung dan menghasilkan agenda perjuangan bagi Pemuda Se-Sulawesi dalam menngelola dan menjaga daya dukung lingkungan Pulau Sulawesi untuk keberlanjutan kesejahteraan bagi segenap masyarakat Sulawesi. Hal itu kami sebutnya sebagai skenario Region Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa.

Tana Luwu, Mei 2011 Ketua Panitia Pelaksana

Zul Arrahman

B Bidang Umum & Logistik:


Acara Koordinator: Ato Masriadi Tim Kerja: Ogi Pasolang : Ewanda : Erma : Lisha : Angriani : Titin Dewi Asyuni Pensaftaran & Registrasi Koordinator: Fengki Syarif Tim Kerja: Kasman : Wulandari : Puspa Sari : Nurlela : Yospina : Mustika Sari : Fony Publikasi & Humas Koordinator: Irwan Musa Tim Kerja: Anwar Amir : Abdillah : Yusri Alimuddin : Tarjin : Yusuf : Samsir : M. Jepi Dokumentasi Koordinator: Tauhid Tim Kerja: Jumadi : Alinur : Bimo Respati

Usaha Dana & Sponsorship Koordinator: Mirdat Tim Kerja: Sahudi : Hasrianti : Ika Rosariya : Aswin Sakke : Suparni Sampetan : Ahmad Zulkarnaen : Misba Dekorasi Koordinator: Syamsi Arif Tim Kerja: Akbar Bak : Rahmat Taufiq : Asrul : Munawarah Konsumsi Koordinator: Darwis Tahir Tim Kerja: Ettanya Riang : Nursaha : Jannah : Nurmi Astar : Hartati : Syamsiah : Hj. Bayani Orieentering Koordinator: Sulaeman Ishak Tim Kerja: Saeful : Dadang Darmawan : Alimuddin : Aan Satriawan : Faldi : Syahril

Publikasi & Humas Koordinator: Amin Nur Tim Kerja: Denmar : Saleng : Dg. Situju : Adi Lape : Dg. Umar : Siding : Nasir Jelajah Ilmiah Koordinator: Abrianto Tim Kerja: Andi Aan : Rinto : Budi : Hajarmin : Tias Bayu : Idris : Hatta

Pameran Lingkungan Hidup Koordinator: Abdul Rauf Tim Kerja: Partisan : Baso Amir : Baderullah : Zahrun : Herman K : Ronal Hasmin : Hasan Munazar Pentas Seni Dan Budaya

Penghijauan Koordinator: Abdullah Tim Kerja: Chaidir Nuralim : Iqbal : Andin : Riatno : Jufry : Aditya

Pasar Rakyat

Koordinator: Tim Kerja: : : :

Toni Faisal Andi Baso Andi Iwan Andi Endang

Koordinator: Tim Kerja: : : : : : :

Abdullah Masud Ri M. Aliman Idris Tasri Tamrin Ikbal Akmal Wahid Binson Arlis Latif Ismail

Bagian Satu

Pendahuluan
Dalam banyak kesempatan, nampaknya Indonesia sebagai nation-state tengah mengalami ujian berat dalam menjaga eksistensinya sebagai bangsa yang berdaulat dalam mengelola segala bentuk sumberdaya alam secara berkelanjutan, mensejahterakan segenap rakyatnya dengan penuh tanggungjawab keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Indonesia yang secara geografis, keseluruhan wilayahnya berada posisi strategis dalam membangun dirinya sebagai wilayah yang mandiri dengan dukungan sumberdaya alamnya sangat memadai. Potensi sumberdaya lingkungan misalnya, sejak dari dulu menjadi daya tarik masyarakat dunia. Konteks ini menunjukkan tentang adanya posisi strategis Indonesia sebagai nation-state untuk berperan strategis pada tingkat internasional. Suatu peluang yang meniscayakan peluang dan kerja keras bagi segenap bangsa Indonesia untuk bahu membahu dalam mengelola segenap potensi sumberdaya alamnya demi kemaslahatan orang banyak dengan tetap mempertimbangkan daya dukung lingkungan yang berkelanjutan. Konsekwensi logisnya, semua elemen bangsa diharap memiliki peran signifikan dalam membangun Indonesia Raya, tentu hal ini menjadi pilihan rasional untuk membuktikan diri sebagai warga negara yang sangat hormat pada sejarah dan menghargai potensi sumberdaya alamnya sebagai bagian dari masa depan itu sendiri. Selanjunya cara cara profesional yang bertanggung jawab atas pengelolaan potensi tersebut menjadi keniscayaan dari semua elemen bangsa, khususnya kaum pemuda. Bahwa keterlibatan (peran signifikan) kaum Muda memiliki posisi strategis dan solutif dalam menekan resiko sosial dan semakin berkurangnya kualitas dan daya dukung lingkungan yang telah menjadi catatan dalam perjalanan sejarah bangsa ini. Sejenak menengok ke belakang, kaum pemuda telah membuktikan dirinya sebagai stakeholders bangsa ini yang dengan gigih berada pada barisan terdepan dalam merubuhkan keangkuhan kaum penjajah. Tahun 1928, di ikrarkan sumpah pemuda untuk bersatu. Tahun 1945 Pemuda menggelar ikrar kemerdekaan Bangsa Indonesia dilapangan Ikada. Demikian tahun 1996, 1998 dan reformasi 2008. Dalam realitas kebangsaan saat ini, populasi pemuda mencapai 62.985.401 jiwa (29,5%) dari total penduduk Indonesia yakni 213,287 juta jiwa. Tentu hal ini menghadirkan dua sisi, sebagai potensi dan saat sama juga memungkin menjadi sebagai ancaman stratifikasi sosial yang cenderung merusak struktur sosial kemasyarakatan dalam berbangsa. Sehingga sangat beralasan untuk memformulasikan suatu kebijakan nasional (Undang Undang Nomor 40 tahun 2009) dalam mengelola potensi kaum muda sebagai salah satu kekuatan bangsa dalam mencapai cita-cita kemerdekaannya. Pada saat yang sama, bangsa ini tengah menghadapi masalah lingkungan yang cukup serius, dan berimplikasi terhadap meningkatnya angka kemiskinan sebagai tak terpisahkan tingginya angka pengangguran mulai dari Pusat sampai pada Daerah. Sangat ironi, pada saat dunia tetap mengakui kekayaan alam bangsa ini, namun saat yang sama kemerosotan kualitas lingkungan dan kemiskinan semakin menyata di depan mata kita. Pertanyaan besarnya; apa yang salah ? Pertanyaan tersebut menjadi alasan mendasar untuk menggagas dan merealisasikan Kegiatan yang memadukan dua kepentingan; antara kepentingan pemuda itu sendiri dan berlanjutan daya dukungan lingkungan, yaitu Rembug Pemuda Untuk Lingkungan dan Bangsa. Kegiatan ini mengambil momentum

Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Pemuda harus berembug untuk membicarakan keberadaan dirinya dan membicarakan alam sekitarnya yang merupakan tanggung jawab sebagai sebuah bangsa. Tentu tidak berlebihan rasanya, jika kegiatan ini dapat disebutnya sebagai Pemuda saling bicara untuk mencari terobosan yang strategis dan solutif dalam rangka memperkaya wawasan penataan dan pengelolaan lingkungan hidup yang produktif dan berkelanjutan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya peningkatan kualitas kegiatan ekonomik kaum muda dalam mengatasi atau mengurangi resiko kemiskinan dan tingkat pengangguran golongan usia produktif.
Pelatihan Kewirausahaan Koordinator: Tim Kerja: : : : : : Rusdi Jufri Nur Salam B Hendrik Amir Fachrizal Kahar Abdul Waris Heriadi To Wollu Dedi K Rembug Untuk Lingkungan & Bangsa Koordinator: Irwandi Djumadin Tim Kerja: Husein Rasyd : Salam Abadi : Halim : Asrul

Upacara Lingkungan Hidup Koordinator: Anwar Usman Tim Kerja: Kamal Yusuf : Ismail Wahid : Muliadi : Indra Pandaka

Penanaman Mangrove Koordinator: M.Sam Ridwan Tim Kerja: Fajar : Dedi : Ansar : Hasbi : Ilham : Zulfadli : Riri Lintas Wisata Alam Koordinator: Budiman Tim Kerja: Irfan Alamsyah : Ade Isharyanto : Soeratmin : Kaharman : Muamar khadafi : Accul

Outbound Koordinator: Muzakkir Tim Kerja: Alimuddin : Hidayat : Eviati : Mahfud : Rifai K : Annas Rum : Naja Hairun :

A. Bidang Kegiatan:
Pembukaan dan Penutupan Koordinator: Andi Iskanda Tim Kerja: Gunawan Roby Arul Hasmir Farid FKPPI Kab. Luwu Wellcome Party Koordinator: Iswandi Ismail Tim Kerja: Wahyudi Baso : Husain : Nur Alim : Sudirman : Haris Abdullah : Anggi : Herul Donor Darah Untuk Bangsa

Seminar Untuk Lingkungan dan Bangsa

Koordinator: Tim Kerja: : : : : : : : :

Abdurrahman Nur Basri Andang Muhadzir Muhammad Taruna Surahman Batara. Abd. Azis Saleh Muh. Syafaad Bata Manurung Junardi

Koordinator: Tim Kerja:

Abe Khalid Sahri Wahyuni Yansen PMI setana luwu Iwan.p Baso rijal

Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Koordinator: Ikhwan Ibrahim Tim Kerja: Andre Islamuddin : Arief Abadi : Sri Ummul F

Pelatihan Advokasi Lingkungan Koordinator: Hisma Kahman Tim Kerja: Afrianto Nurdin : Wahid Binson : Pawennari : Faisal : Risal Syahrir : Ardi : M. Islam

Bagian Dua

Deskripsi Kegiatan
Sangat Penting merumuskan suatu kegiatan dalam rangka momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni), suatu kesempatan yang sifatnya mendunia. Sehingga sama sekali tidak ada hambatan bagi setiap individu, kelompok, organisasi, institusi pendidikan untuk mengambil peran strategis. Sebab momentum tersebut telah menjadi milik masyarakat dunia. Sketsa di atas menjadi alasan bagi pihak pelaksana untuk menformulasikan kegiatan yang berskala Region Sulawesi. Rumusan kegiatan dapat dilihat dalam penjelasan berikut ini.

Nama Kegiatan
Adapun nama kegiatan ini adalah REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA. Penamaan ini tentu tidak secara tiba-tiba atau sekedar label belaka, tetapi rumusan lahir dari proses yang panjang. Proses yang dimaksudkan, adalah melewati pendekatan akademik; kajian, analisis dengan pendekatan-pendekatan yang spesifik.

Tempat / Lokasi Perkemahan Lokasi pelaksanaan Rembug Pemuda Se-Sulawesi untuk Lingkungan dan Bangsa dipusatkan dalam
Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Temboe Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Diantara daya tarik kawasan perkemahan ini adalah terdapatnya hamparan / lereng, selain itu hutan ini memiliki jenis monyet yang langkah, dengan nama monyet Shanghe, dimana ciri khasnya; yang pemimpin pantatnya berwarna putih, sedangkan yang dipimpin pantatnya berwarna merah. Terdapat juga peralatan Outbond dan Tlaying fox, serta motor ATV, motor trail dan berbagai peralatan lainnya.

Tema sentral
Rumusan tema yang menjadi payung pelaksanaan dari kegiatan ini, dapat disebutkan; Pemuda SeSulawesi Membangun Diri dan Bergerak Menata Linkungan Hidup dalam Bingkai Nasionalisme Merupakan arahan dalam menyusun kegiatan termasuk manajemen pengelolaannya. Sebagai sebuah tema sentral, maka akan melahirkan sub-sub tema untuk masing-masing unit kegiatan.

Tujuan
Pelaksanaan kegiatan ini, memiliki tujuan; Internalisasi nilai-nilai kealaman dan kemanusiaan bagi Pemuda Se-Sulawesi untuk Bergerak Menjaga Daya Dukung Lingkungan Pulau Sulawesi dalam Kehidupan Berbangsa.

Pendekatan dan Metodologi


1. Pendekatan Kegiatan Adapun pendekatan pelaksanaan kegiatan ini, adalah belajar langsung pada alam (Berkemah di Alam Terbuka), selain itu momentum hari lingkungan hidup sedunia (5 Juni 2011) memiliki pengaruh langsung dalam merumuskan Tema/Materi kegiatan, termasuk waktu pelaksanaan. Kegiatan ini juga mempertimbangkan tiga aspek penting (isu strategis) dalam berbangsa; (a) Daya Dukung Lingkungan Pulau Sulawesi, (b) Eksistensi dan Peran Pemuda Se-Sulawesi, dan (c) Perkembangan Dunia Usaha. Ketiga aspek tersebut diterjemahkan kedalam materi dan distribusikan ke masing-masing unit kegiatan. Oleh karena itu, peserta diberi kewenangan untuk melakukan pilihan, kegiatan apa yang dia minati untuk ikut sebagai peserta di dalamnya. Kegiatan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan merupakan induk kegiatan, didalamnya terdapat sejumlah item-item kegiatan, jumlah kegiatan tersebut menjadi tawaran kepada calon peserta. Jadi pelaksanaan kegiatan memiliki kemiripan dengan Bursa Kegiatan

Manajemen Kepanitiaan:
STEERING COMMITTE (Panitia Pengarah) Koor dinator Tim Kerja : Muhammad Yunus RM : 1. Amran Anas 2. Hamka Hidayat 3. Mahading 4. Muhammad Ayub 5. Sunandar Latief 6. Muhammad Rajab 7. Edi Maiseng 8. Ashar Mustamin To putiri 9. Wahyuddin Al Qadri 10. Saenal Sibulo 11. Zaenal Wallacea 12. Irwan Idris 13. Andi Yayat Pangerang 14. Hakim Bukara 15. Armin Mustamin Toputiri

16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

Muhaddar Bachrianto Bachtiar Darsan Dappi Amiruddin Kapeng Baharman supri Patangari Kadir Sahrun Zakaria Sharma Hadeyang Aspar Muh. Nur Karuddin Boy Hasid Suharkimin Andi Saddaero Kira Hartono Kaso Hasliana Nurdin

Panitia Pelaksana
Ketua Umum: Ketua I: Ketua II: Sekretaris Umum: Sekretaris I: Sekretaris II: Bendahara Umum: Wakil Bendahara: Zul Arrahman Haerul Salim Ihlas Muchlis Mustamin Muh. Nursaleh Aziz Aripuddin Yudistira Aqifah Dhaniar

Bagian Lima

ORGANISASI
Secara umum Pengorgamisasian pelaksanaan kegiatan didasarkan pada prinsip-prinsip manajemen. Selain itu pendekatan yang digunakan adalah pelibatan secara partisipatif, dan metodologi yang digunakan adalah pengelompokkan kerja dan pendistribusiaan sumberdaya panitia berdasarkan kebutuhan pelaksanaan item-item kegiatan.

Organisasi Pelaksana (Penanggung jawab):


Yayasan Lestari Lingkungan Indonesia (YL2i), bekerjasama dengan; DPD II KNPI Se Tana Luwu (DPD II KNPI Luwu, DPD II KNPI Kota Palopo, DPD II KNPI Luwu Utara, DPD II KNPI Luwu Timur)

2.

Metodologi Kegiatan

Sedangkan metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan klaster kegiatan yang didasarkan pada orientasi, sifat dan karakteristik kegiatan itu sendiri. Kemudian dari aspek pengelolaannya, masing masing unit kegiatan dikelola langsung oleh Tim Work yang dipimpin oleh salah seorang Koordinator. Dimana manajemen pengelolaanya bersifat semi otonom. Penekanannya terletak pada pengorganisasian kegiatan yang secara tegas. Sehingga fungsi-fungsi koordinasi dapat berjalan secara lancar. Seluruh Panitia sedapat mungkin memahami secara tuntas tugas dan fungsinya sebagai pengelola unit-unit kegiatan. Tempat dan lokasi pelaksanaan kegiatan terkonsentrasi dalam kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata. Tempat ini juga menjadi kawasan perkemahan panitia dan peserta. Kaitan ini, delegasi dari 73 Kabupaten/kota (6 Propinsi) disebut sebagai Peserta perkemahan. Semua delegasi yang disebut sebagai peserta terlebih dahulu mendapatkan informasi tetang tata letak atau posisi perkemahan sesuai dengan desain yang sudah dirancang oleh Panitia Pelaksana. Dengan demikian Metode Perkemahan menjadi ciri pengelolaan peserta dan kegiatan. Metode ini diyakini lebih efektif, sebab kawasan hutan yang terdiri atas teduhan pepohonan yang rimbun dapat saja menjadi tempat-tempat pelaksanaan kegiatan. Artinya tempat tempat pelaksanaan pelaksanaan unit-unit kegiatan memanfaatkan kondisi fisik kawasan hutan, yang terdiri atas hamparan dataran, pegunungan dan wilayah pesisir. Kesemua ini dapat menjadi tempat melaksanakan pelatihan dan pembelajaran.

Bagian Tiga

Peserta
Pengertian
Pelaksanaan Kegiatan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan, membutuhkan pengelolaan dan keterlibatan individu-individu, komunitas dan Organisisai. Termasuk keterlibatan pihak pemerintah dan Swasta. Dalam kaitan ini, penyelenggara mendefenisikan keterlibatan semua pihak tersebut, yang kemudian disebutnya sebagai Peserta. Adapun Yang dimaksud peserta pada kegiatan REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA adalah; 1. Calon Peserta, Individu-individu dan atau Delegasi yang mendapatkan persetujuan dari Institusi / lembaga yang mendapat surat undangan dari Panitia pelaksana. 2. Peserta, Individu dan atau delegasi masing-masing lembaga yang telah diregistrasi dan mendapatkan atribut peserta oleh Panitia Pelaksana.

Syarat Peserta
Keterlibatan individu individu sebagai delegasi dari lembaga/organisasi yang mengutusnya sedapat mugkin mengikuti dan atau memenuhi syarat-syarat sebagai berikut; a. Syarat Umum; o Setiap delegasi terdiri atas 10 orang dari 73 Kabupaten/Kota di 6 Propinsi o setiap calon peserta membawa surat mandat dari lembaga yang mengutusnya, o setiap peserta berkewajiban menyerahkan surat mandatnya untuk dapat diregistrasi oleh panitia pelaksana. o Peserta yang sudah teregistrasi secara otomatis mendapatkan atribut peserta sebagai indentitas formal yang berlaku selama kegiatan berlangsung.

Tabel. 27 Jadwal Deglarasi Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa Kamis, 9 Juni 2011
Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Deklarasi Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa Pembacaan Naskah Deklarasi Lingkungan dan Bangsa Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara

10.00-11.30

Koord Acara

Tabel. 28 Jadwal Kegiatan Bongi Mario Kamis, 9 Juni 2011


Waktu 16.00-17.30 17.30-18.30 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Bongi Mario Ishoma Serimoni Penutupan secara resmi semua rangkaian acara Kegiatan Rembug Pemuda SeSulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa Sepata Kata Ketua Panpel Ungkapan dari perwakilan delegasi Penutupan secara Resmi oleh Bupati Doa Tempat Panggung Penutupan Panggung Penutupan P.Jawab Koord. Acara Koord. Acara

Panggung Penutupan

Koord. Acara

20.00-22.00

Koord. Acara Panggung Penutupan Panggung Penutupan Panggung Penutupan Koord. Acara Koord. Acara Koord. Acara

Tabel 29 Kepulangan Peserta Delagasi Ke Daerahnya Masing-masing

Jumat, 10 Juni 2011


Waktu 07.00-09.00 09.00-11.00 Jenis Kegiatan Telah selesai mengemas semua perlenagkapannya Semua peserta telah meninggalkan kawasan perkemahan P.Jawab Korlap Korlap

Tabel. 26 Jadwal Rembug Untuk Lingkungan dan Bangsa Rabu, 8 Juni 2011
Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Rembug Untuk Lingkungan dan Bangsa Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Tempat yang telah disediakan Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Tempat yang telah disediakan Dalam Kawasan Perkemahan/Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara

08.00-09.00

Refleksi

Fasilitator

09.00-12.00

Sidang Komisi

fasilitator Koord.Acara/ Koord.Ibadah Fasilitator Koord.Acara/ Koor.Ibadah Fasilitator

12.00-13.00

Ishoma

13.00-15.30

Sidang Pleno

15.30-16.00

Istirahat/Ibadah

16.00-17.30

Pembacaan Hasil Pleno

08.00-17.30

Pelaksanaan Jelajah Ilmiah (7-8 Juni 2011)

Fasilitator;

o Peserta berkewajiban menyerahkan Biodata diri yang disertakan photo terbaru o Setiap peserta diwajibkan menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan perkemahan selama kegiatan berlangsung o masing-masing delegasi membawa tanaman/tumbuhan/pohon endemik yang menjadi ciri khas wilayahnya. Misalnya; bunga-bungaan, bibit pohon, sayur-sayuran, biji-bijian, dan lainya yang menjadi ciri khas daerahnya. o Setiap delegasi disyaratkan membawa peralatan perkemahan kapasitas 10 orang

b.

Syarat Khusus; Syarat khusus berlaku pada pilihan kegiatan; (1) Lintas Wisata alam, (2) Orieentering, (3) Jelajah Ilmiah. Karena ke tiga kegiatan ini membutuhkan peralatan yang sifatnya khusus, sebagi berikut; (1) Lintas Wisata Alam Demi kenyamanan dan keamanan setiap peserta lintas Wisata Alam Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan, maka diwajibkan menggunakan; Tenda kedap air.

Ransel/carier dengan spesifikasi kuat dan kondisi baik (jahitan, resleting, pengikat), nyaman dipakai, Kapasitas 60 100 lt, tidak mengganggu pergerakan. Matras dengan spesifikasi ketebalan min 3 mm, lebar min 40 cm, panjang min 180 cm, dapat digulung dan memakai pengikat, ringkas. Kantong tidur (Sleeping bag). Sarung tangan dengan spesifikasi jari-jari tangan tertutup, sesuai dengan ukuran tangan menutup/melebihi pergelangan tangan. Kaos kaki diutamakan bahan semi wool, kuat dan tebal, bahan bukan nylon dan membawa cadangan ( 2 Ps). Baju lapangan tangan panjang, mudah kering (menyerap keringat)serta Tidak terlalu longgar/ketat. Celana lapangan dengan spesifikasi bahan tidak terbuat dari jeans, mempunyai saku tambahan (saku samping), tidak terlalu longgar/ketat Pakaian tidur/training/sweater/kaos tangan panjang yang bersifat menghangatkan (1 Stel). Balaclava / kupluk diutamakan bahan semi wool. Sepatu diutamakan sepatu gunung, kuat, nyaman dengan membawa Tali sepatu cadangan (1 Ps). Jas hujan jenis ponco terdapat lubang untuk kepala Jenis bahan tidak mudah sobek/berserat/plastic. Webbing bukan tali/tambang (plastic / sabut) dengan spesifikasi jenis tubular, Lebar 27 mm, Panjang 4 m, kondisi baik (tidak aus dan lapuk). Lampu senter menggunakan 2 buah baterai besar, diberi tali gantungan dengan bohlam cadangan (2 buah), baterai cadangan (2 buah). Lampu badai. Peralatan masak /trangia dengan bahan bakar spritus atau: misting / nasting lengkap dengan spesifikasi bahan aluminium dan memakai pembungkus, parafin atau kompos gas kecil. Perbekalan logistik, disesuaikan dengan rencana perjalanan dan jumlah anggota kelompok yang sdh disediakan panitia. Menyediakan Obat-obatan pribadi (alat P3K).

Tabel. 24 Lintas Wisata Alam Selasa, 7 Juni 2011


Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Lintas Wiasata Alam Pelaksanaan Lintas Wisata Alam (7-8 Juni 2011) Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara

08.00-17.30

Fasilitator;

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaat kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu kegiatan Linstas Wiasata Alam diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

Tebel. 25 Jelajah Ilmiah

Selasa, 7 Juni 2011


Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Jelajah Ilmiah Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara

08.00-17.30

Pelaksanaan Jelajah Ilmiah (7-8 Juni 2011)

Fasilitator;

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaat kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu kegiatan Jelajah Ilmiah diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

Tabel. 22 Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Senin, 6 Juni 2011


Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara Fasilitator; Muhammad Ayub Syamsul Alam Saenal Sibulo Maksum Rumi

08.00-17.30

Pelaksanaan Kewirausahaan Pemuda

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaat kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu pelatihan diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

Tebel. 23 Orieentering Senin, 6 Juni 2011


Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Lintas Wisata Alam Pelaksanaan Lintas Wisata Alam (6-7 Juni 2011) Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara

08.00-17.30

Fasilitator;

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaatkan kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu kegiatan Orieentering diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

(2) Orieentering Demi kenyamanan dan keamanan setiap peserta Orieentering Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan, maka diwajibkan menggunakan; Tenda kedap air. Day pack ( tas kecil ) Matras dengan spesifikasi ketebalan min 3 mm, lebar min 40 cm, panjang min 180 cm, dapat digulung dan memakai pengikat, ringkas.

Sarung tangan dengan spesifikasi jari-jari tangan tertutup, sesuai dengan ukuran tangan menutup/melebihi pergelangan tangan. Kaos kaki diutamakan bahan semi wool, kuat dan tebal, bahan bukan nylon dan membawa cadangan ( 2 Ps). Baju lapangan tangan panjang, mudah kering (menyerap keringat)serta Tidak terlalu longgar/ketat. Celana lapangan dengan spesifikasi bahan tidak terbuat dari jeans, mempunyai saku tambahan (saku samping), tidak terlalu longgar/ketat Pakaian tidur/training/sweater/kaos tangan panjang yang bersifat menghangatkan (1 Stel). Sepatu diutamakan sepatu gunung, kuat, nyaman dengan membawa Tali sepatu cadangan (1 Ps). Jas hujan jenis ponco terdapat lubang untuk kepala Jenis bahan tidak mudah sobek/berserat/plastic. Webbing bukan tali/tambang (plastic / sabut) dengan spesifikasi jenis tubular, Lebar 27 mm, Panjang 4 m, kondisi baik (tidak aus dan lapuk). (3) Jelajah Ilmiah Demi kenyamanan dan keamanan, setiap peserta Jelajah Ilmiah REMBUG PEMUDA diwajibkan untuk menggunakan/memakai : Sarung tangan dengan spesifikasi jari-jari tangan tertutup, sesuai dengan ukuran tangan menutup/melebihi pergelangan tangan. Kaos kaki diutamakan bahan semi wool, kuat dan tebal, bahan bukan nylon dan membawa cadangan ( 2 Ps). Baju lapangan tangan panjang, mudah kering (menyerap keringat)sertaTidak terlalu longgar/ketat. Celana lapangan dengan spesifikasi bahan tidak terbuat dari jeans, mempunyai saku tambahan (saku samping), tidak terlalu longgar/ketat Balaclava / kupluk diutamakan bahan semi wool. Sepatu diutamakan sepatu gunung, kuat, nyaman dengan membawa Tali sepatu cadangan (1 Ps). Jas hujan jenis ponco terdapat lubang untuk kepala Jenis bahan tidak mudah sobek/berserat/plastic. Menyediakan Obat-obatan pribadi (alat P3K). Panitia mengadakan acara penjelasan TOR kepada peserta dan panitia memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar TOR SEHARI SEBELUM PEMBERANGKATAN KE LOKASI kegiatan pada hari kamis, tanggal 06 Juni 2011 (jam 16.00 wita) Selain syarat khusus yang diwajibkan pada peserta Jelajah ilmiah, Peserta Jelajah ilmiah memiliki persyaratan Keikut sertaan sebaga Peserta, bahwa untuk setiap Kabupaten/Kota mendelegasikan delegasinya masing-masing 1 orang, yang dapat; Setiap Delegasi/Peserta Mampu dan Cakap dalam membedakan spesies/morfologi flora dan fauna Setiap Delegasi/Peserta Mengusai Navigasi. Setiap Delegasi/Peserta dapat menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diteliti
Tabel. 19 Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Senin, 6 Juni 2011
Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Pelaksanaan Jurnalistik Lingkungan Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ P.Jawab Koord. Acara Fasilitator; Ivan Firdaus

08.00-17.30

Selama 2 (dua) hari

Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata

(arsymedia)

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaat kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu pelatihan diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

Tebel. 20 Pelatihan Advokasi Lingkungan Senin, 6 Juni 2011


Waktu 07.00-08.00 Jenis Kegiatan Pemantapan Pelaksanaan Pelatihan Advokasi Lingkungan Tempat Dalam Kawasan PerkemahanKawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Koord. Acara Fasilitator; Adburrahman Nur (YL2i) Zulkifli (direktur Walhi Sulsel) M. Taufiq Kasaming (Aktivis Walhi) Mahir Takaka (Sekjend AMAN)

08.00-17.30

Pelaksanaan Advokasi Lingkungan Selama 2 (dua) hari

Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata

``Catatan; 1. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 1 hari tentang teori dan 1 hari praktek langsung 2. Tempat pelaksanaan memanfaat kondisi kawasan (dibawah Pohon rindang, dilereng atau ditempat yang strategis). 3. Pengelolaan waktu pelatihan diatur langsung oleh Koord Acara sesuai dengan petunjuk Fasilitator.

Tebel. 17 Kegiatan Green Student Movement Minggu, 5 Juni 2011


Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Pemantapan Perkemahan/ 07.00-08.00 Persiapan Pembuakaan Kegiatan Kawasan Hutan Koord. Acara Green Student Movement Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Kegiatan Green Student Perkemahan/ 08.00 17.30 Movement secara resmi dimulai Kawasan Hutan Walhi (6-9 Juni 2011) Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan

Tebel. 18 Panggung Orasi Untuk Lingkungan dan Bangsa Minggu, 5 Juni 2011
Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Pemantapan Perkemahan/ 16.00-17.30 Persiapan Panggung Orasi Untuk Kawasan Hutan Koord. Acara Lingkungan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Panggung Orasi Untuk Perkemahan/ Koord. 20.00 22.00 Lingkungan dan Bangsa secara Kawasan Hutan Acara/Korlap resmi dimulai (5-9 Juni 2011) Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan

Setiap Delegasi/Peserta diwajibkan membawa kamera digital Setiap Delegasi/Peserta diwajibkan membawa Laptop Setiap Delegasi/Peserta memiliki fisik dan daya tahan yang kuat Setiap Delegasi/Peserta memiliki pengalaman dalam mendaki gunung

Daftar Peserta
Peserta kegiatan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa terdiri atas 10 orang setiap delegasi dari 6 (enanm) propinsi (73 Kabupaten/Kota) dalam ragion Sulawesi. Secara detail dapat dilihat dalam tabel 1 dan 2 berikut ini; Tabel 1 Daftar Peserta Setana Luwu pada
No A 1 2 3 4 5 6 7 B C 1 2 3 4 D 1 2 3 4 5 E 1 2 3 4 F Nama Organisasi Organda IPMIL Luwu IPMIL Palopo PEMILAR IPMAL IMWAL IPMALUTIM IPMAHATIM Sub Total Osis / Pramuka Se-SMA & SMP KPA Se-Tana Luwu KPA Luwu Timur (10 x 10 orang) KPA Luwu Utara (5 x 10 orang) KPA Palopo (10 x 10 orang) KPA Luwu (4x10 orang) Sub Total Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Mapala STAIN Palopo Mapala UNANDA Palopo Mapala UNCOK Palopo Mapala STIEM Palopo Mapala STI Hukum Palopo Sub total Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Tagana Kab. Luwu Timur Tagana Kab. Luwu Utara Tagana Kota Palopo Tagana Kab. Luwu Sub total BKPRMI Total Jumlah 40 orang 40 orang 40 orang 40 orang 40 orang 40 orang 40 orang 280 orang 250 orang 100 orang 50 orang 100 orang 40 orang 290 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 50 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 40 orang 40 orang 950 ang

Tabel 2 Peserta dari Delegasi KNPI Se-Sulawesi


No A 1 2 3 4 5 6 Nama Organisasi Propinsi Gorontalo DPD I KNPI Gorontalo DPD II KNPI Kabupaten Boalemo DPD II KNPI Kabupaten Bone Bolango DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo Utara DPD II KNPI Kabupaten Pohuwato Jumlah 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang

7 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

DPD II KNPI Kota Gorontalo Total Sulawesi Selatan DPD I KNPI Sulawesi Selatan DPD II KNPI Kabupaten Bantaeng DPD II KNPI Kabupaten Barru DPD II KNPI Kabupaten Bone DPD II KNPI Kabupaten Bulukumba DPD II KNPI Kabupaten Enrekang DPD II KNPI Kabupaten Gowa DPD II KNPI Kabupaten Jeneponto DPD II KNPI Kabupaten Kepulauan Selayar DPD II KNPI Kabupaten Luwu DPD II KNPI Kabupaten Luwu Timur DPD II KNPI Kabupaten Luwu Utara

10 orang 70 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang

Tabel. 15 Kampanye Ketahanan Pangan Minggu, 5 Juni 2011


Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Pemantapan Perkemahan/ 07.00-08.00 Persiapan Pembukaan Kampanye Kawasan Hutan Koord. Acara Ketahanan Pangan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Seremoni Pembukaan Perkemahan/ 08.00-09.30 Kampanye Ketahanan Pangan Kawasan Hutan Koord. Acara Oleh; Menteri Pertanian Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Kampanye Ketahanan Pangan Perkemahan/ 10.00 17.30 secara resmi dimulai (5-9 Juni Kawasan Hutan Korlap 2011) Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan

Tabel. 16 Kampanye Kehidupan sosial yang harmonis Minggu, 5 Juni 2011


Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Perkemahan/ 07.00-08.00 Koord. Acara Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ 08.00-09.30 Koord. Acara Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Kampanye Kehidupan sosial Perkemahan/ 10.00 17.30 yang harmoni secara resmi Korlap Kawasan Hutan dimulai (5-9 Juni 2011) Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan Pemantapan Persiapan Pembukaan Kampanye Kehidupan Sosial yang harmoni Seremoni Pembukaan Kampanye Kehidupan sosial yang harmoni Oleh; Menteri Sosial

Tabel. 13 Pentas Seni dan Budaya Minggu, 5 Juni 2011


Waktu Jenis Kegiatan Pemantapan Persiapan Pembuakaan Pamarena Lingkungan Hidup Seremoni Pembuakaan Pentas Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan P.Jawab

07.00-08.00

Koord. Acara

08.00-09.30

Koord. Acara

Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Pentas Seni dan Budaya secara 10.00 17.30 Kawasan Hutan Korlap resmi dimulai selama 5 hari Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011

Seni dan Budaya

Tabel. 14 Festival Musik Lingkungan dan Bangsa Minggu, 5 Juni 2011


Waktu Jenis Kegiatan Pemantapan Persiapan Pembuakaan Pamarena Lingkungan Hidup Tempat Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Perkemahan/ Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab

16.00-17.30

Koord. Acara

19.00-20.00

Seremoni Pembuakaan Festival Musik Lingkungan dan Bangsa

Koord. Acara

20.00 22.00

Festival Musik Lingkungan dan Bangsa secara resmi dimulai selama 5 malam (5-9 Juni 2011)

Korlap

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 C 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 D 1 2 3 4 5 6

DPD II KNPI Kabupaten Maros DPD II KNPI Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan DPD II KNPI Kabupaten Pinrang DPD II KNPI Kabupaten Sidenreng Rappang DPD II KNPI Kabupaten Sinjai DPD II KNPI Kabupaten Soppeng DPD II KNPI Kabupaten Takalar DPD II KNPI Kabupaten Tana Toraja DPD II KNPI Kabupaten Toraja Utara DPD II KNPI Kabupaten Wajo DPD II KNPI Kota Makassar DPD II KNPI Kota Palopo DPD II KNPI Kota Parepare Total Sulawesi Tenggara DPD KNPI Sulawesi Tenggara DPD II KNPI Kabupaten Bombana DPD II KNPI Kabupaten Buton DPD II KNPI Kabupaten Buton Utara DPD II KNPI Kabupaten Kolaka DPD II KNPI Kabupaten Kolaka Utara DPD II KNPI Kabupaten Konawe DPD II KNPI Kabupaten Konawe Selatan DPD II KNPI Kabupaten Konawe Utara DPD II KNPI Kabupaten Muna DPD II KNPI Kabupaten Wakatobi DPD II KNPI Kota Bau-Bau DPD II KNPI Kota Kendari Total Sulawesi Tengah DPD I KNPI Sulawesi Tengah DPD II KNPI Kabupaten Banggai DPD II KNPI Kabupaten Banggai Kepulauan DPD II KNPI Kabupaten Buol DPD II KNPI Kabupaten Donggala DPD II KNPI Kabupaten Morowali

10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 250 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 130 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang

7 8 9 10 11 12 E 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 F 1 2 3 4 5 6

DPD II KNPI Kabupaten Parigi Moutong DPD II KNPI Kabupaten Poso DPD II KNPI Kabupaten Tojo Una-Una DPD II KNPI Kabupaten Toli-Toli DPD II KNPI Kabupaten Sigi DPD II KNPI Kota Palu Total Sulawesi Utara DPD I KNPI Sulawesi Utara DPD II KNPI Kabupaten Bolaang Mongondow DPD II KNPI Kab. Bolaang Mongondow Selatan DPD II KNPI Kabupaten Bolaang Mongondow Timur DPD II KNPI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara DPD II KNPI Kabupaten Kepulauan Sangihe DPD II KNPI Kab.Kepulauan Siau Tagulandang Biaro DPD II KNPI Kabupaten Kepulauan Talaud DPD II KNPI Kabupaten Minahasa DPD II KNPI Kabupaten Minahasa Selatan DPD II KNPI Kabupaten Minahasa Tenggara DPD II KNPI Kabupaten Minahasa Utara DPD II KNPI Kota Bitung DPD II KNPI Kota Kotamobagu DPD II KNPI Kota Manado DPD II KNPI Kota Tomohon Total Sulawesi Barat DPD I KNPI Sulawesi Barat DPD II KNPI Kabupaten Majene DPD II KNPI Kabupaten Mamasa DPD II KNPI Kabupaten Mamuju DPD II KNPI Kabupaten Mamuju Utara DPD II KNPI Kabupaten Polewali Mandar Total Grand Total

10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 120 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 160 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 10 orang 60 orang 790 orang

Jadi keseluruhan peserta yang diperkirakan hadir pada Kegiatan Rembug Pemuda Se-sulawesi untuk

Lingkungan dan Bangsa, adalah 1740 orang, dan panitia pelaksana sebanyak 250 orang

Tabel. 11 Pembuakaan Pameran Lingkungan Hidup Minggu, 5 Juni 2011


Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Pemantapan Perkemahan/ 07.00-08.00 Persiapan Pembuakaan Kawasan Hutan Koord. Acara Pamarena Lingkungan Hidup Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Seremoni Pembuakaan Perkemahan/ Pamarena Lingkungan Hidup 08.00-09.30 Kawasan Hutan Koord. Acara Oleh; Menteri Lingkungan Pendidikan dan Hidup Wisata Dalam Kawasan Pameran Lingkungan Perkemahan/ 10.00 17.30 Lingkungan Hidup secara resmi Kawasan Hutan Korlap dimulai (5-9 Juni 2011) Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan

Tabel. 12 Pembuakaan Pasar Rakyat

Minggu, 5 Juni 2011


Tempat P.Jawab Dalam Kawasan Pemantapan Perkemahan/ Koord. 07.00-08.00 Persiapan Pembuakaan Kawasan Hutan Acara Pasar Rakyat Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Seremoni Pembuakaan Perkemahan/ Koord. 08.00-09.30 Pasar Rakyat Kawasan Hutan Acara Pendidikan dan Wisata Dalam Kawasan Pasar Rakyat secara resmi Perkemahan/ 10.00 17.30 Korlap dimulai selama 5 hari Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Catatan; Kegiatan ini berlangsung setiap hari, mulai tanggal 5 9 Juni 2011 Waktu Jenis Kegiatan

Tabel. 9 Pemancangan Artificial Reef (terumbu karang buatan) Minggu, 5 Juni 2011
Waktu 07.00 12.30 12.30-13.00 13.00-14.00 14.00-15.30 Jenis Kegiatan Pemantapan Ishoma Lanjutan Pemantapan Seremoni Pemancangan Artificial Reef (Terumbu Karang Buatan) Oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Istirahat / Ibadah Pemancangan Artificial Reef Tempat Pantai Temboe Tempat yang telah disediakan Pantai Temboe Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Tempat yang telah disediakan Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata P.Jawab Korlap Koord Ibadah Korlap Koord Acara

15.30-16.00 14.00-17.30

Koord Ibadah Korlap

Catatan; Apabila Kegiatan Pemancangan Artificial Reef tdk selesai dalam 1 hari maka bisa dilanjutkan esok harinya, dan dikordinir langsung oleh Korlap.

Tabel. 10 Sepeda Sehat Minggu, 5 Juni 2011


Waktu 05.30 07.15 Jenis Kegiatan Registrasi ulang peserta sepeda sehat 15 Km Seremoni Pelepasan Peserta Sepeda Sehat 15 Km Oleh; Menteri Kesehatan Star Rombongan Sepeda Sehat 15 Km Finis Rombongan Sepeda Sehat 15 Km Seremoni Peneyambutan Rombongan Sepeda Sehat 15 Km Peserta/Rombongan Sepeda sehat bergabung dengan peserta penanaman 100.000 pohon bakau Tempat Lapangan Sepak Bola Kec. Larompong Lapangan Sepak Bola Kec. Larompong Lapangan Sepak Bola Kec. Larompong Pantai Temboe Pantai Temboe P.Jawab Korlap

07.15-07.30

Koord. Acara

07.35 09.00 09.00-09.30

Korlap korlap Koord Acara

09.30-17.30

Pantai Temboe

Korlap

Empat Bagian

Desain Kegiatan
Kegiatan REMBUG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA direncanakan berlangsung mulai pada tanggal 4 10 Juni 2011, selama rentang waktu satu minggu, ada sekitar 24 item kegiatan. Pola yang digunakan dalam pelaksanaan Kegiatan ini menggunakan Konsep Camp, dimana keseluruhan peserta (berdasarkan delegasinya) mendirikan Camp sebagai tempat nginap

setelah melakukan aktivitas (mengikuti kegiatan). Pola ini sendiri mengisyaratkan tentang lahirnya sifat kemandirian, sebagai bagian penting dalam Membangun Dirinya sebagai Pemuda yang produktif. REMBUNG PEMUDA SE-SULAWESI UNTUK LINGKUNGAN DAN BANGSA merupakan payung kegiatan, melingkupi beberapa kegiatan yang merupakan turunan langsung dari induk kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dapat diumpamakan sebagai Bursa Kegiatan dimana setiap Delegasi dapat dengan leluasa memilih kegiatan yang dapat diikuti sesuai dengan minat, sehingga sangat memungkinkan setiap peserta dapat mengatur dirinya dengan tetap dalam lingkup Manajemen Pelaksanaan Kegiatan yang berlaku secara menyeluruh selama satu minggu. Diantara item-item kegiatan yang memungkinkan bursa pilihan bagi setiap Delegasi adalah sebagai berikut; 1. Penyambutan dan Registrasi Peserta /Wellcome Party Tema : Selamat Datang di Keramahan Alam yang terjaga Metode : Kegiatan ini sifat Seremonial dan hiburan, tujuannya. Output : a. Teregistrasinya peserta secara keseluruhan b. Peserta (delegasi) memahami dan merasakan keramahan tuan rumah b) Peserta memiliki informasi awal tentang lokasi pelaksanaan kegiatan c) Terdistribusinya peta lokasi sebagai rujukan dalam pembangunan kemah bagi masing-masing delegasi. Outcome : a) Peserta Mendapatkan atribut kepesertaan b) Terjadinya kekerabatan antar delegasi (peserta) dengan pihak pelaksana kegiatan c) Adanya referensi bagi peserta tentang kawasan perkemahan d) Terjadinya adaptasi peserta terhadap lingkungan sekitar pelaksanaan kegiatan

2.

Seminar Untuk Lingkungan dan Bangsa Tema : Kemandirian dan Produktifitas Pemuda atas penataan lingkungan produktif dan berkelanjutan Metode : Pemaparan, diskusi dan Perumusan hasil Output : Tergambarnya fenomena dan program penanganan, serta pengelolaan sumber-sumber kegiatan ekonomi bagi kaum muda yang berbasis pada potensi alam dengan tetap mempertimbangkan keberlanjutan daya dukung lingkungan Outcome : b) peserta dapat memahami secara utuh tentang masalah dan rencana program menyeluruh yang dicanangkan oleh masing-masing Departemen terkait. c) peserta sedapat mungkin memiliki referensi dalam mengikuti tahapan kegiatan selanjutnya yang merupakan satu kesatuan dari kegiatan induk yaitu Rembug Pemuda Se-Sulawesi untuk lingkungan dan bangsa

Tabel. 7 Penanaman 100.000 Pohon Bakau Minggu, 5 Juni 2011


Jenis Kegiatan Tempat P.Jawab Pemantapan Pantai Temboe Korlap Ishoma Koord Ibadah Seremoni Penanaman Oleh Pantai Temboe Koord Acara Menteri Lingkungan Hidup 14.00-15.30 Penanaman Dimulai Pantai Temboe Korlap 15.30-16.00 Istirahat / Ibadah Koord Ibadah 16.00-17.30 Penanaman (Lanjutan) Catatan; Kegiatan Penanaman 100.000 pohon harus selesasi pada tanggal 9 Juni 2011 Waktu 07.00 12.30 12.30-13.00 13.00 -14.00

Tabel. 8 Penanaman Pohon Endemik Minggu, 5 Juni 2011

Tempat P.Jawab Kawasan Hutan 07.00 12.30 Pemantapan Pendidikan dan Korlap Wisata Tempat yang 12.30-13.00 Ishoma Koord Ibadah telag disediakan Seremoni Penanaman Kawasan Hutan 13.00 -14.00 Oleh Pendidikan dan Koord Acara Menteri Kehutanan Wisata Kawasan Hutan 14.00-15.30 Penanaman Dimulai Pendidikan dan Korlap Wisata Tempat yang 15.30-16.00 Istirahat / Ibadah Koord Ibadah telah disediakan Kawasan Hutan 16.00-17.30 Penanaman (Lanjutan) Pendidikan dan Korlap Wisata Catatan; Kegiatan Penanaman pohon Endemik harus selesasi pada tanggal 9 Juni 2011

Waktu

Jenis Kegiatan

Tabel 5 Jadwal Kegiatan Pembuakaan Donor Darah Untuk Bangsa Minggu, 5 Juni 2011
Waktu 07.30 09.30 19.30 11.00 Jenis Kegiatan Penyiapan Pembukaan Pembukaan Donor Darah Untuk Bangsa Oleh; Bapak H.M. Yusuf Kalla (Ketua PMI Pusat) P. Jawab Koord Acara Koord. Acara Mc

Catatan; 1. 2.

Tempat Pelaksanaan dikonsentrasikan di Tenda Induk PMI yang telah disediakan dalam kawasan perkemahan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa Kegiatan Donor darah berlangsung setiap harinya mulai tgl.5 9 Juni 2011, pada jam 08.00 17.00

Tabel 6 Jadwal Kegiatan Seminar Untuk Lingkungan dan Bangsa Minggu, 5 Juni 2011
Waktu 07.00 08.00 08.00-08.30 08.00 -12.30 Jenis Kegiatan Registrasi Peserta Seremoni pembukaan acara Sesi I Pemuda sebagai ujung tombak pengelolaan hutan yang lestari Narasumber P.Jawab Koord.Acara Koord Acara Moderator/fasilit ator Muhammad Ayub Koord. Ibadah Moderator/fasilit ator Saenal Sibulo Syamsul Alam

1.

Menteri Pemuda dan Olahraga 2. Menteri Kehutanan 3. Menteri Lingkungan Hidup 1. Prof.DR.Mansyur Ramly, M.Si 2. Menteri Kelautan dan perikanan 3. Menteri Koperasi dan UKM

12.0 0 13.00 13.00 -15.00

Ishoma Proyeksi pengeloaan wilayah pesisir dan pengembangan usaha-usaha produktif dalam kerangka kemandirian pemuda

15.30-16.00 16.00-17.00

17.00-17.30

Istirahat/ibadah Pengelolaan lingkungan hidup dalam mengatasi ancaman krisis pangan dan kemerosotan kualitas hidup masyarakat Penutupan

1. menteri pertanian 2. Dewan Nasional Perubahan iklim 3. Menteri Sosial

Koord. Ibadah Moderator/fasilit ator Ramat

Koord. Acara

3.

Donor Darah Untuk Bangsa (1000 Kantong Darah) Tema : Seribu kantong darah untuk kemanusiaan dan Bangsa

Metode : PMI mendirikan Pos Donor Output : Terkumpulnya 1000 kantong darah selama 1 minggu Outcome : Bertambahnya stok kantong darah di PMI 4. Penanaman 100.000 Pohon Bakau Tema : seratus ribu pohon untuk lingkungan dan Bangsa Metode : pengadaan Bibit Pohon & Penanaman Output : Bertambahnya Jumlah Pohon untuk Lingkungan hidup Outcome : lahirnya kesadaran menanam pohon Penanaman Pohon Endemik di Kawasan Hutan Pendidikan dan Wisata Tema : Pohon Endemik untuk Lingkungan dan Bangsa Metode : a. Peserta membekali dirinya bibit pohon, biji-bijian, bunga-bungaan dan lainnya yang menjadi ciri khas daerahnya b. Peserta melakukan penanaman disekitar kawasan perkemahan (dalam kawasan hutan pendidikan dan wisata sesuai dengan denah yang ditentukan oleh panyelenggara) Output : a. bertambahnya jumlah pohon dengan berbagai jenis-jenis pohon dalam Hutan Pendidikan dan Wisata Temboe b. Adanya kontrubusi nyata Pemuda Se-Sulawesi untuk kelestarian Hutan Pendidikan dan Wisata Temboe Outcome : a. lahirnya kesadaran partisipatif atas kelestarian hutan pendidikan dan wisata Temboe b. Pemuda Se-Sulawesi senantiasa menaruh minat pada hutan pendidikan dan Wisata Temboe Pemancangan Artificial Reef (Terumbu Karang Buatan) di Pantai Temboe Tema : Artificial Reef sebuah solusi penyelematan teluk bone Metode : menyiapkan perangkat pemancangan dan titik koordinasinya Output : adanya pilot poject penanganan ekosistem Outcome : terciptanya langkah kongkrit penyelamatan teluk bone Sepeda Sehat 15 Km Tema : Sepeda sehat cara sehat menuju sehat Metode : a. Star di Lapangan Larompong dan b. Finis di Lokasi Penanaman bakau pesisir temboe c. Peserta Sepeda sehat ikut serta pada kegiatan penanaman 100.000 pohon bakau Output : menjadikan bersepeda sebagai pilihan olahraga untuk sehat Outcome : memasyarakatkan kembali bersepeda Pameran Lingkungan Hidup Tema : memasyarakatkan produk rama lingkungan Metode : masing-masing delegasi membawa produknya Output : adanya promosi produk lingkungan Outcome : pemasaran produk rama lingkungan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan Tema : Merentang fungsi jurnalisme untuk esok tak berkesudahan Metode : a. pengenalan teori, b. tools c. penugasan lapang, dan

5.

6.

7.

8.

9.

Tabel 4 Jadwal Kegiatan Penyambutan / Wellcome Party

Sabtu, 4 Juni 2011


Waktu 08.00 12.00 12.00 13.00 Jenis Kegiatan Registrasi Peserta Ishoma Tempat Pos Registrasi Peserta Tempat yang telah disediakan Sesuai Dena Perkemahan yang telah ditetapkan panpel Tempat yang telah disediakan Dalam Kawasan Perkemahan Panggung yang telah disediakan/ dalam kawasan perkemahan sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda P. Jawab Koord Acara Koord. Ibadah Korlap Koord. Ibadah SC Koord. Acara Mc Mc Mc Mc Mc Mc Mc Mc Mc Mc Mc

13.00 15.00

Masing-masing delegasi Mendirikan Camp

15.00 15.30 15.30 17.00

Istirahat / ibadah Tekhnical Meeting

19.00 23.00 5 menit 5 menit 10 menit 10 menit 10 menit 10 Menit 10 menit 15 menit 10 menit 60 menit 5 menit

Wellcome Party Puisi Penyambutan Tari Padduppa Laporan Panitia Pelaksana Sambutan Ketua Umm DPP KNPI Sambutan Bupati Luwu Sambutan Gubernur Sulsel Sambutan Menteri Lingkungan (Dirjen/Deputi) Musik Lingkungan (KPJ Palopo) Teatrical (STAIN Palopo) Komunitas Sapi Bermunyi Doa untuk alam (ustazd)

Tabel 3 Jadwal Umum Pelaksanaan Kegiatan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan dan Bangsa
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Jenis Kegiatan Penyambutan/Pembuakaan/Wellcome Party Seminar Untuk Lingkungan Dan Bangsa Donor Darah Untuk Bangsa Penanaman 100.000 Pohon Bakau Penanaman Pohon Endemik Pemancangan Artificial Reef Sepeda Sehat 15 Km Pameran Lingkungan Hidup Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Pelatihan Advokasi Lingkungan Pelatihan Kewirausahaan Lintas Wisata Alam Jelajah Ilmiah Orieentering Out Bound Pasar Rakyat Pentas Senin dan Budaya Festival Musik Lingkungan dan Bangsa Kampanye Ketahanan Pangan Kampanye Kehidupan sosial yang harmonis Green Student Movement Panggung Orasi Untuk Lingkungan dan Bangsa Rembug Untuk Lingkungan dan Bangsa Deklarasi Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingk. & Bangsa 4 5 6 Juni 2011 7 8 9 10

25 26

Bongi Mario Peserta Pulang

Jadwal tersebut akan diterjemahkan ke masing unit kegiatan, berikut ini jadwal untuk masing-masing unit kegiatan;

Output Outcome 10.

d. hasil liputannya dapat ditempel pada papan informasi : peserta mendapatkan pengalaman langsung sebagai jurnalis : peserta dapat mengembangkan hasil pelatihannya

Pelatihan Advokasi Lingkungan Tema : Perlindungan Lingkungan Hidup dan pemanasan global Metode : a. pengenalan teori, b. a tools c. penugasan lapang, dan d. hasil liputannya dapat ditempel pada papan informasi Output : peserta mendapatkan pengalaman langsung Outcome : peserta dapat mengembangkan hasil pelatihannya Pelatihan Kewirausahaan Tema : Pemuda Se-Sulawesi Mengelola sumberdaya lingkungan Yang berkelanjutan Metode : a. pengenalan teori, b. tools c. penugasan Output : peserta mendapatkan pengalaman langsung Outcome : peserta dapat mengembangkan hasil pelatihannya Lintas Wisata Alam Tema : memahami vegetasi hutan Metode : a. pengenalan teori, lokasi b. tools c. Paraktek langsung Output : peserta mendapatkan pengalaman langsung Outcome : peserta dapat mengembangkan diri Jelajah ilmiah Tema Metode : Menjelajahi kawasan sebagai Upaya Pengetahuan : a. pengenalan teori, lokasi b. tools c. Partek langsung : peserta mendapatkan pengalaman langsung : peserta dapat mengembangkan diri

11.

12.

13.

Output Outcome

14.

Orienteering Tema Metode : Jenis & Karakteristik Kekayaan Kawasan sebagai pengetahuan : a. pengenalan teori, lokasi

Output Outcome

b. tools c. Partek langsung : peserta mendapatkan pengalaman langsung : peserta dapat mengembangkan diri

15.

Outbound Tema Metode

Output Outcome

: bermain untuk lingkungan hidup dan bangsa : a. pengenalan arena b. tools c. Game : peserta mendapatkan pengalaman langsung : peserta dapat mengembangkan pengalamannya

Dari berbagai kegiatan tersebut, terdapat 8 kegiatan yang mewajibkan setiap delegasi dari 73 Kabupaten/Kota untuk mendistribusikan anggotanya. Dengan pilihan dan rincian sebagai berikut; 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Kegiatan Seminar Kegiatan Pelatihan Advokasi Lingkungan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Kegiatan Lintas Wisata Alam Kegiatan Jelajah Ilmiah Kegiatan Orieentering Kegiatan Green Student Movement : : : : : : : : 1 orang 2 orang 1 orang 1 orang 1 orang 2 orang 1 orang 1 orang

Pendistribusian ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa undangan peserta yang ditujukan kepada setiap organisasi atau komunitas terdiri atas 10 orang per delegasi. Artinya setiap organisasi atau komunitas memutuskan mengutus anggotanya sebanyak 10 orang untuk ikut sebagai peserta pada kegiatan Rembug Pemuda Se-Sulawesi Untuk Lingkungan.

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan tersebut di atas akan dikoordinir oleh masing koordinator yang dibantu oleh Tim Work. Sedangkan detail waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan dapat dilihat pada matriks kegiatan berikut ini;

Output

a. b. c. : a. b.

Refreksi Sidang Komisi Sidang Pleno Lahirnya Grand Skenario Pengelolaan Sumberdaya region Sulawesi Lahirnya Kesepahaman dan komitmen perjuangan Pemuda Se-Sulawesi dalam menata lingkungan hidup

Outcome

: a. Adanya Rencana Tindak Lanjut (RTL) b. Terbentuknya Forum Komunikasi Pemuda Se-Sulawesi atas pengelolaan Sumberdaya Lingkungan Region Sulawesi

24.

Deklarasi Pemuda Se-Sulawesi untuk Lingkungan dan Bangsa Metode : Membacakan Naskah Deklarasi di Panggung Orasi Output : semua peserta/delegasi memahami perjuangan untuk lingkungan dan bangsa outcome : Pemuda Se-Sulawesi senantisa menjaga konsistensinya

25.

Bongi Mario Tema Metode

Output

16.

Outcome Pasar Rakyat Tema Metode

: Saling Menggembirakan : b. Seriemonial Penutupan semua rangkaian kegiatan c. Sebuah ungkapan dari perwakilan peserta d. Salam sampai jumpa dikegiatan selanjutnya : a. Peserta saling mengenang b. Menjaga silaturrahmi : terbentuknya kekerabatan baru untuk lingkungan & bangsa : Pasar rakrat dan interaksi sosial : a. Penentuan lokasi dan mendirikan stan dari bambu b. Memasarkan produk-produk trasional; kue-kue lokal, makanan lokal dan kreatifitas lainnya c. Melibatkan masyarakat sekitar hutan pendidikan dan wisata Temboe, termasuk masyarakat sulawesi pada umumnya d. Masyarakat sekitar hutan mendapatkan keuntungan ekonomis selama kegiatan perkemahan berlangsung : a. Tersedianya kebutuhan peserta b. peserta dapat belanja selama masa perkemahan di pasar rakyat : a. peserta dapat menikmati semua jenis produk-produk lokal b. peserta dapat mempromosikan dan atau mengembangkan usaha pemasarannya

Output

Outcome

17.

Pentas Seni dan Budaya Tema : pengayaan nilai-nilai lokal Metode : a. Pentas b. peragaan c. Hiburan d. Narasi Output : a. Peserta sedapat mungkin mendapatkan informasi tambahan tentang kekayaan seni dan budaya masing-masing daerah b. peserta dapat berdiskusi langsung dengan utusan masing-masing delegasi tentang seni dan budaya yang ingin digalinya Outcome : a. peserta dapat mengembangkan informasi tersebut pengetahuan b. peserta dapat mempromosikan kekayaan seni dan budaya yang terdapat pada masing masing daerah yang ada di Sulawesi

18.

Festival Musik Lingkungan dan Bangsa Tema : Musikku untuk lingkungan dan Bangsa Metode : a. Mengidentifikasi dan merekrut kelompok musik b. Festival dan pentas Output : a. kelompok kelompok musik dapat mensosialisasikan karya musiknya b. Kelompok kelompok musik dapat berpartisipasi dalam menjaga kelestarian hutan pendidikan dan wisata temboe Outcome : a. Peserta Rembug pemuda Se-Sulawesi untuk lingkungan dapat menikmati suguhan musik lingkungan b. Peserta dapat berpartisipasi

19.

Kampanye Ketahanan Pangan Tema : Ketahanan pangan Metode : sosialisasi Output : tersosialisasinya kebijakan ketahanan pangan nasional Outcome : peserta dapat mengembangkan pola sosialisasi Kampanye Kehidupan sosial yang harmonis dan ramah lingkungan Tema : fungsionalisasi nilai-nilai kemanusiaan Metode : sosialisasi Output : tersosialisasinya kehidupan yang harmonis Outcome : peserta dapat mengembangkan pola pola sosialisasi

20.

21.

Green Student Moveement Tema : menelisik potensi alam untuk pengetahuan Metode : sekolah alam Output : a. peserta dapat memahami keberadaan alam b. peserta dapat mengembangkan cara berpikirnya Outcome : a. Peserta dapat belajar langsung pada alam b. Peserta mendapatkan pengalaman baru

22.

Panggung Orasi Untuk Lingkungan Dan Bangsa Tema : Berpikir dan bertindak untuk lingkungan dan Bangsa Metode : Pidato Monolog, orasi Output : terjadi pengayaan informasi Outcome : Peserta dapat menganalisis dan mengelola informasi mengenai lingkungan dan bangsa sebagai suatu pengetahuan.

23.

Rembug Untuk Lingkungan dan Bangsa Tema : Berkumpul untuk dunia yang satu Metode :