P. 1
Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDRAW

Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDRAW

|Views: 1,090|Likes:
Dipublikasikan oleh cardinav
MAKALAH CorelDRAW
Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw

Untuk Pemenuhan Tugas Mata Kuliah Softskill

Oleh: Carolina Dinda Avileti 2IA01 / 51410519

Universitas Gunadarma Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika 2011 – 2012
MAKALAH CorelDRAW
Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw

Untuk Pemenuhan Tugas Mata Kuliah Softskill

Oleh: Carolina Dinda Avileti 2IA01 / 51410519

Universitas Gunadarma Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika 2011 – 2012

More info:

Published by: cardinav on Dec 26, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2013

pdf

text

original

MAKALAH CorelDRAW

Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw

Untuk Pemenuhan Tugas Mata Kuliah Softskill

Oleh: Carolina Dinda Avileti 2IA01 / 51410519

Universitas Gunadarma Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika 2011 – 2012

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkatnya sehingga makalah dengan judul “MAKALAH CorelDRAW, Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw” berhasil saya selesaikan. Makalah ini bertujuan unuk pemenuhan tugas dengan tema multimedia dalam mata kuliah Softskill (Pengenalan Teknologi Internet dan New Media ). CorelDRAW adalah sebuah aplikasi grafis berbasis vektor. Format vektor adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumusan matematis. Format vektor lebih banyak digunakan untuk membentuk objek buatan, seperti menggambar objek dua demensi, yang lebih ditekankan ke dalam pembuatan objek garis, lingkaran, polygon dan persegi panjang. Objek vektor, banyak digunakan dalam pembuatan pengolahan teks dan logo. Oleh karena itu, saya menggunakan CorelDRAW sebagai sarana untuk membuat gambar lilin yang menyala dengan indahnya. Dengan tujuan memberikan informasi mengenai CorelDRAW serta kegunaan CorelDRAW pada pembuatan gambar, maka saya membuat makalah ini. Semoga makalah ini berguna bagi para pembaca sekalian. Demikianlah makalah ini saya buat, atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 26 Desember 2011 Hormat saya,

Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Batasan Masalah 1.3 Tujuan Penulisan 1 1 1 ii

iii

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian CorelDRAW 2.2 Sejarah CorelDRAW 2.3 Fasilitas Dasar CorelDRAW 2.3.1 Quick Start 2.3.2 Hints 2.3.3 Menu Bar 2.3.4 Standard Toolbar 2.3.5 Property Bar 2.3.6 Toolbox 2.3.7 Status Bar 2.3.8 Color Palette 2.3.9 Dialog Box 2.3.10 Docker 2.3.11 Fixed/Floating Toolbar 2.4 Operasi Dasar CorelDRAW 2.4.1 Objek Garis 2.4.2 Objek Gambar 2.4.3 Smart Drawing 2.4.4 Objek Teks 2.4.5 Objek 2D Menjadi 3D 2.4.6 Warna 2.4.7 Objek Artistik 5 5 6 6 6 7 7 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 5 2 2 2

2.5 Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw

8

BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan 15

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
CorelDRAW adalah sebuah aplikasi grafis berbasis vektor. Format vektor adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumusan matematis. Format vektor lebih banyak digunakan untuk membentuk objek buatan, seperti menggambar objek dua demensi, yang lebih ditekankan ke dalam pembuatan objek garis, lingkaran, polygon dan persegi panjang. Objek vektor, banyak digunakan dalam pembuatan pengolahan teks dan logo.

1.2 Batasan Masalah
Saya membatasi masalah penulisan pada hal mengenai CorelDRAW (definisi, sejarah, fasilitas dasar, dan operasi dasar) dan pembuatan gambar lilin menggunakan CorelDRAW.

1.3

Tujuan Penulisan
Makalah ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui definisi, sejarah, CorelDRAW. 2. Mengetahui langkah pembuatan gambar lilin menggunakan CorelDRAW. fasilitas dasar, dan operasi dasar pada

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian CorelDRAW
CorelDRAW adalah sebuah aplikasi grafis berbasis vektor. Format vektor adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumusan matematis. Format vektor lebih banyak digunakan untuk membetuk objek buatan, seperti menggambar objek dua demensi, yang lebih ditekankan ke dalam pembuatan objek garis, lingkaran, polygon dan persegi panjang. Sedangkan untuk objek tiga dimensi, lebih ditekankan ke dalam pembuatan: bola, kubus dan tabung. Objek vektor, banyak digunakan dalam pembuatan pengolahan teks dan logo. Software yang banyak berhubungan dengan format vektor yaitu CorelDRAW, freehand, dan lain-lain. Ruang penyimpanan format vektor relafitf lebih kecil dibandingkan dengan format bitmap.

2.2 Sejarah CorelDRAW
CorelDRAW adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. Versi CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, diantaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

2.3 Fasilitas Dasar CorelDRAW
2.3.1 Quick Start
Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang dapat diaktifkan, yaitu:  quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah

mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahan rancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.  what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW.  learning tools: alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAW mempelajari fasilitas yang disediakan.  galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.  updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.

2.3.2 Hints
Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objek gambar/teks.

2.3.3 Menu Bar
Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menu CorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasi Windows yang sangat memudahkan pemakaian.

2.3.4 Standard Toolbar
Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis CorelDRAW.

2.3.5 Property Bar
Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar.

2.3.6 Toolbox
Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagian memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki sub-alat. Untuk menampilkan daftar sub-alat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.

2.3.7 Status Bar
Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.

2.3.8 Color Palette
Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.

2.3.9 Dialog Box
Sistem CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.

2.3.10 Docker
Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapat ditampilkan melalui menu Window submenu Docker.

2.3.11 Fixed/Floating Toolbar
Salah satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi.

2. 4 Operasi Dasar CorelDRAW
2.4.1 Objek Garis
 freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.  bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.  artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.  pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.  polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.  3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.  connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.  dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya.

2.4.2 Objek Gambar
 rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang atau persegi.  ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.  object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek poligon, bintang, DLL.  perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, dan lain sebagainya.  table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks, tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk membuat kartu pos, brosur, dll

2.4.3 Smart Drawing
Menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada CorelDRAW X4. Smart drawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk objek gambar dari sketsanya.

2.4.4 Objek Teks
Objek teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi objek gambar. Objek teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu, objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.

2.4.5 Objek 2D Menjadi 3D
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:  extrude: pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.  bevel: bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks. Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude tool.  contour: fasilitas contour di dalam CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara mengubah warna sisinya.  gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive fill tool, atau mesh fill.  efek bayangan: CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow yang merupakan subalat dari interactive effects tool untuk membuat efek bayangan dari objek gambar/teks.

2.4.6 Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:  fill & outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya, sistem menyediakan outline tool.  eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut pada objek gambar/teks lainnya.  smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup. Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.

2.4.7 Objek Artistik
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:  garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaannya seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.  garis artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis artistik untuk objek teks.  efek distorsi: CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.  smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan. Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.

2.5 Pembuatan Gambar Lilin Menggunakan CorelDraw
Tutorial ini membahas tentang penggunaan fasilitas gradasi warna, blur, dan transparency untuk membuat objek berkesan real-look, yakni lilin menyala.

Langkah 1
Atur dokumen Inkscape Anda dengan orientasi andscape. Caranya, klik menu File>Document properties atau tekan Ctrl+Shift+D, lalu pada tab Page, klik radio button landscape.

Langkah 2
Dengan Rectangle Tool, buat objek segi empat seukuran halama dan beri warna hitam. Objek ini akan menjadi background gambar. Buat lagi objek segi empat berbentuk batangan vertikal berwarna putih untuk menjadi badan dari objek lilin.

Langkah 3
Pastikan objek persegi panjang putih dalam keadaan terseleksi (jika belum, klik icon Pick Tool, lalu klik objek persegi panjang tersebut), klik icon Edit Nodes kemudian icon Convert Object to Path. Perhatikan sekarang di keempat sudut terdapat beberapa nodes untuk memodifikasi bentuk. Gunakan nodes ini untuk mengatur kelengkungan sisi atas dan bawah persegi panjang tersebut.

Langkah 4
Buat objek lingkaran dengan icon circle. Kosongkan fill-nya (transparan) ubah stroke-nya menjadi 50% gray dan ketebalannya 6 px. Atur ukuran, posisi, dan kemiringan sehingga pas dengan permukaan bagian atas objek persegi panjang yang telah dimodifikas tadi.

Langkah 5
Aktifkan panel Fill and Stroke atau tekan Ctrl+Shift+F. Blur objek stroke hasil duplikasi dengan nilai sekitar 20 dan opacity 60. Lalu ubah Stroke Paint-nya menjadi Linear Gradient. Atur gradasi warna gelap terang dengan menarik garis gradien dari arah kiri atas ka kanan bawah.

Langkah 6
Pilih bagian badan lilin. Pada panel Fill and Stroke, pada tab Fill pilih Linear Gradient, kemudian klik tombol Edit. Kotak dialog Gradient Editor yang muncul, klik tombol Add Stop dua kali untuk menambah dua node lagi. Klik node bulat paling atas, beri warna putih, node dibawahnya dengan 10% gray, node selanjutnya 20% gray, dan node paling bawah (berbentuk kotak) beri warna 30% gray. Gunakan palette warna yang ada di bawah program Inkscape.

Langkah 7
Selanjutnya Anda akan membuat sumbu lilin. Dengan Rectangle Tool, buat dua persegi panjang berwarna hitam dan abu-abu. Atur posisi keduanya saling bertumpuk dengan persegi panjang hitam di atas persegi panjang abu-abu. Dengan Pen Tool, buat sebuah objek tak beraturan di bagian atas persegi panjang hitam, beri warna hitam (untuk memudahkan Anda gunakan Zoom Tool untuk memperbesar tampilan). Atur kelengkungan sisi bawah kedua persegi panjang, caranya seperti pada Langkah 3.

Langkah 8
Saatnya membuat nyala api lilin. Buat objek olips dengan 4 node, beri warna putih, dan modifikasi semua node tersebut dengan fasilitas pada tool Edit Nodes.

Langkah 9
Buat sebuah objek menutupi bagian bawah objek putih tadi. Gunakan Gradient Tool untuk memberi efek warna gradasi. Caranya aktifkan panel Fill and Stroke atau Ctrl+Shift+F, pada tab Fill klik icon Linear Gradient, klik tombol Edit. Pada jendela Gradient Editor yang muncul, klik tombol Add Stop. Klik node paling atas pada objek tersebut, atur nilai RGB warna R=255; G=212; B=42. Klik node di tengah, beri warna =255; G=42; B=42. Klik node di bawah, beri warna R=255; G=127; B=42. Atur kemiringan gradasi warna dan arah kanan bawah sedikit ke kiri atas. Kemudian beri efek blur dengan nilai 24.

Langkah 10
Buat objek lingkaran, beri warna biru (#0000FF), atur kemiringannya dan posisikan menutupi bagian bawah warna gradien tadi. Beri nilai blur=80.

Langkah 11
Duplikasi objek nyala api berwarna putih, beri warna R=160; G=44; B=44 (gunakan panel Fill and Stroke) atur nilai blur=10. Posisikan tepat dibelakang onjek nyala api yang berwarna putih. Grup semua objek nyala api ini lalu tempatkan pada sumbu lilin. Anda baru saja membuat objek lili yang menyala.

Langkah 12
Dengan Pen Toll, buat beberapa objek tak beraturan. Dua diantaranya berwarna putih, yang lainnya berwarna abu-abu (seperti pada penjelasan dalam gambar berikut ini). Beri efek blur dan transparency.

Langkah 13
Sampai disini objek lilin Anda telah selesai. Selanjutnya, ber efek cahaya pada background yang berwarna hitam. Pilih objek background, kemudian pada panel Fill and Stroke di tab Fill pilih Radial Gradient.

Langkah 14
Klik icon Edit Nodes sehingga pada background tampil beberapa nodeyang dapat dimodifikasi. Klik node segi empat di tengah gradien hingga node tersebut berwarna biru (terseleksi).

Langkah 15
Klik warna putih pada palette warna di bagian bawah program Inkscape. Lalu pilih node bulat di bagian luar. Pada palette warna, klik warna hitam.

Langkah 16
Terakhir, klik node kotak dan geser ke posisi tepat pada nyala api lilin. Kemudian atur ukuran cahaya dengan menggeser node bulat ke arah dalam (agar pergeseran node terasa halus, tidak patah-patah, terlebih dahulu non-aktifkan icon Snap Nodes or Handles).

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
CorelDRAW adalah sebuah aplikasi grafis berbasis vektor. Format vektor adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumusan matematis. Objek vektor, banyak digunakan dalam pembuatan pengolahan teks dan logo. Software yang banyak berhubungan dengan format vektor yaitu CorelDRAW, freehand, dan lain-lain. Ruang penyimpanan format vektor relafitf lebih kecil dibandingkan dengan format bitmap. CorelDRAW adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. Fasilitas dasar CorelDRAW antara lain: Quick Start, Hints, Menu Bar, Standard Toolbar, Property Bar, Toolbox, Status Bar, Color Palette, Dialog Box, Docker, dan Fixed/Floating Toolbar. Operasi dasar CorelDRAW antara lain: objek garis, bjek gambar, smart drawing, objek teks, objek 2D menjadi 3D, warna, dan objek artistik. Terdapat 16 langkah sederhana dalam pembuatan gambar lilin menggunakan CorelDRAW.

DAFTAR PUSTAKA
Aji. “Lilin Menyala” [Workshop Grafis]. INFO LINUX. Pinpoint Publications, Mei 2011, h.56-57. http://id.wikipedia.org/wiki/CorelDRAW http://www.scribd.com/doc/16342804/Corel-Draw-12

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->