Anda di halaman 1dari 10

NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI DIMENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI MASYARAKAT INDONESIA

Nama Kelompok : Nimash Miftahul S. (080911040) Ramzul Muthahari A. (080911018) Zefanya Hesa S.L. (080911028)

Latar Belakang

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, dan kebiasaan didalamnya. Di sisi lain, masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat multikultural, masyarakat yang anggotanya memiliki latar belakang budaya (cultural background) yang beragam. Dengan beragamnya kebudayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia, maka diwajibkan bagi setiap masyarakatnya untuk saling menghargai. Kemampuan untuk menghormati keragaman dan perbedaaan di negara Indonesia yang plural menjadi keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar dan harus dimiliki oleh setiap warga negaranya, jika bangsa dan negara ini ingin tetap eksis. Untuk menumbuhkan kemampuan tersebut, jalur pendidikaninformal, formal dan noninformal merupakan media yang sangat strategis. Melalui jalur ini, pendidikan multikultural merupakan tema yang harus diangkat untuk menumbuhkan kemampuan untuk menghormati keragaman.

Tujuan dan Rumusan Masalah

Tujuan

Mengetahui dan memahami definisi dari pendidikan multikulturalisme Mengetahui mengenai penerapan nilai-nilai pancasila dalam pendidikan multikultural Mengetahui tantangan apa saja yang dapat mengahambat pendidikan multikultural di Indonesia Mengetahui makna pendidikan pancasila dalam pembangunan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam konteks multikultural Indonesia Apakah yang dimaksud dengan pendidikan multikultural? Bagaimanakah penerapan nilai-nilai pancasila dalam pendidikan multikultural? Apa sajakah yang menjadi tantangan bagi pendidikan multikulturalisme di Indonesia? Apakah makna pendidikan pancasila dalam pembangunan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam konteks multikultural Indonesia?

Rumusan Masalah

Pengertian Multikultural

Multikulturalisme berasal dari dua kata, multi yang artinya banyak atau beragam dan kultural yang berarti budaya atau kebudayaan, yang secara etimologis berarti keberagaman budaya. Multikulturalisme adalah paradigma yang menganggap adanya kesetaraan antar ekspresi budaya yang plural.

Multikulturalisme
Konsep Multikulturalisme Menegaskan identitas kultural seseorang Menghormati dan berkeinginan untuk memahami tentang kebudayaan lainnya Menilai dan merasa senang dengan perbedaan-perbedaan kebudayaan itu sendiri

Faktor yang Melatarbelakangi Faktor geografis Pengaruh budaya asing Kondisi iklim yang berbeda

Pendidikan Multikultural
pendidikan multikultural dapat dimaknai sebagai proses untuk menumbuhkan kemampuan cara hidup menghormati, tulus, dan toleran terhadap keragaman budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat plural. Dengan pendidikan multikultural, diharapkan adanya kekenyalan dan kelenturan mental bangsa menghadapi benturan konflik sosial, sehingga persatuan bangsa tidak mudah patah dan tercabik.

Tantangan dalam Pendidikan Multikultural


Homogenitas

Kurikulum

Staff Pengajar (Guru)

Hubungan Pancasila dengan Pendidikan Multikultural dan Masyarakat Multikultural Nilai-nilai dasar yang dapat diangkat ke dalam pendidikan multi-kultural adalah nilai yang sesuai dengan filosofis dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila. Nilai Keberagamaan / Ketuhanan Nilai Kemanusiaan Nilai Kebangsaan / Kerakyatan Nilai Demokrasi Nilai Keadilan Sosial

Hubungan Pancasila dengan Pendidikan Multikultural dan Masyarakat Multikultural Konsep pembudayaan Pancasila yang menjadi tema sandingan pendidikan Pancasila, menjadi sangat relevan dalam upaya menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ingredient pembangunan watak dan peradaban Indonesia yang bermartabat dalam konteks multikulturalisme Indonesia.

NILAI - NILAI PANCASILA SEBAGAI DIMENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI MASYARAKAT INDONESIA

Kesimpulan