Anda di halaman 1dari 14

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.

71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270


Soal kasus Asma 1. Tn. A. umur 30 tahun menderita asma sejak 2 bulan yang lalu, asmanya muncul tidak di picu oleh pemajanan terhadap allergen, Tn. A pernah mengalami infeksi pernafasan atas. Jenis asma yang di alami Tn A. disebut..(B) a. Atopi b. Idiosinkratik c. Ig E d. Faktor genetik 2. Keadaan yang dapat menimbulkan serangan asma menstimulasi terjadinya bronkospasme melalui salah satu dari 3 mekanisme. Diantaranya yaitu..(A) a. Degranulasi sel mast dengan melibatkan Imunoglobulin E b. Deranulasi sel beta dengan melibatkan Imunogobulin E c. Terikatnya histamin yang menyebabkan kontriksi d. Hipertropi dan hyperplasia otot polos 3. Ada dua macam terapi asma salahsatunya yaitu terapi simtomatik menggunakan relievers, yaitu bronkodilator (agonis -2, teofilin) yang fungsinya adalah..(B) a. Menyebabkan kontraksi otot polos saluran pernafasan dan menghambat kerja mediator yang dilepaskan sel mast.. b. Menyebabkan relaksasi otot polos saluran pernafasan dan menghambat kerja mediator yang dilepaskan sel mast. c. Hipertropi dan hyperplasia otot polos d. Membersihkan jalan nafas dari secret atau dahak 4. Untuk menentukan apakah perlu perawatan rumah sakit, digunakan indeks penilaian derajat serangan asma sebagai berikut.(E) a. Detak jantung > 120x/i b. Takipneu dengan frekuensi >30 x/i c. Pulsus parodoksus 18 x/i d. PEF 120 L/i. e. Semua benar 5. Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul pada penderita asma adalah..(D) a. Pola nafas tidak efektif b. Intoleransi aktifitas c. Gangguan pertukaran gas d. Semua benar

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus asfiksia 1. Asfiksia baru lahir ditandai dengan(A) a. Hipoksemia b. Hiperkapsemia c. Hipokarbia d. Alkalosis 2. Manifestasi klinis dari asfikia adalah(A) a. Bayi pucat dan kebiruan b. Ekstermitas hangat c. Alkalosis respiratori dan metabolic d. hipokarbia 3. Bila janin kekurangan O2 dan kadar CO2 bertambah, timbullah rangsangan terhadap nervus vagus sehingga DJJ (denyut jantung janin) menjadi.(B) a. Meningkat b. Melambat c. Irama menjadi tidak teratur d. Takikardia 4. Diagnosa keperawatan utama yang muncul pada kasus asfiksia adalah..(B) a. Penurunan curah jantung b. Bersihan jalan nafas tidak efektif c. Intoleransi aktifitas d. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 5. Rencana keperawatan yang dilakukan untuk mempatenkan jalan nafas dari penumpukan secret adalah.(B) a. Lakukan nebulizer b. Lakukan suction c. Pemberian O2 d. Lakukan WSD

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus bronchitis

1. Pengertian dari bronchitis kronik adalah..(A) a. Adanya sekresi mukus yang berlebihan pada saluran pernafasan secara terus menerus disertai batuk. b. Penyempitan bronkus yang disebabkan alergi c. Adanya mukus berpurulen yang muncul pada saluran pernafasan d. Peradangan akut membrane mukosa bronkus yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme. 2. Pengertian bronkits akut adalah..(D) a. Adanya sekresi mukus yang berlebihan pada saluran pernafasan secara terus menerus disertai batuk. b. Penyempitan bronkus yang disebabkan alergi c. Adanya mukus kental yang muncul pada saluran pernafasan d. Peradangan akut membrane mukosa bronkus yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme.

3. Penatalaksanaan simtomatik yang dapat dilakukan pada pasien bronchitis akut adalah..(A) a. Tirah baring, menghindari udara dingin dan kering b. Berikan posisi nyaman dan berikan obat-obatan c. Lakukan suction dan anjurkan banyak beraktivitas d. Berikan minum banyak dan dingin agar bronkus kontriksi 4. Pemeriksaan bronchitis tidak sensitif untuk bronkus kronik yang ringan sampai sedang, tetapi pada penderita yang mengalami obstruksi nafas, gejalanya telah tampak pada infeksi, yaitu.(A) a. Digunakan otot pernafasan tambahan b. Bunyi nafas mengi c. Inspirasi sama dengan ekspirasi d. Ekspirasi lebih panjang dari inspirasi 5. Intervensi pada pasien bronchitis kronik yang dapat dilakukan untuk membebaskan jalan nafas dari mukus adalah..(C) a. Pemberian obat bronkodilator b. Pemberian O2 c. Lakukan suction d. Anjurkan tirah baring total

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus abses paru 1. Abses paru adalah..(a) a. Semua lesi di parenkim paru dengan proses supurasi yang disebabkan oleh mikroorganisme piagonik b. Adanya cairan di rongga paru yang berbentuk purulen c. Peningkatan cairan di rongga paru diakibatkan gangguan reabsorbsi cairan paru d. Secret yang menumpuk di jalan nafas yang disebabkan oleh mikroorganisme piogenik 2. Mikroorganisme penyebab pneumonia yang sering memberat menjadi abses paru adalah..(a) a. pseudomonas aerugenosa b. Influenza c. Tuberculosis d. Chlamidia trachomatis 3. Gambaran radiologi yang spesifik pada kasus abses paru adalah..(a) a. Kavitas yang bentuknya ireguler dengan air-fluid level didalamnya. b. Pada poto berdiri (PA) tampak bayangan dengan batas atas mengarah keaksila c. Bagian paaru yang terlihat tidak sebesar lobus, biasaanya disebabkaan karena konsolidasi d. Prosesnya lebih sering difus dan tidak terlokalisasi 4. Penyakit paru dengan supurasi akan memberikan gejala..(d) a. Sesak nafas b. Secret menumpuk c. Malaise d. Jari tabuh 5. Faktor resiko dapat terjadi abses paru adalah..(c) a. Suka mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan rotein b. Pekerja yang terpapar zat kimia c. Pemabuk, orang yang mempunyai reflek tekak (gag reflex) buruk d. Pekerjaan yang berhubungan dengan listrik

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus influenza 1. Reservoir penyakit influenza adalah? (b) a. Bakteri b. Manusia c. Tumbuh-tumbuhan d. Debu e. Droplet 2. Jumlah virus yang dapat menimbulkan infeksius influenza adalah? (a) a. 10 virus/droplet b. 20 virus/droplet c. 50 virus/droplet d. 55 virus/droplet e. 100 virus/droplet 3. Antigenik influenza yang memegang peranan penting pada imunitas terhadap virus adalah? (c) a. Antigen S b. Soluble Antigenik c. Hemaglutinin d. Ribonukleoprotein e. Neuromidase 4. Diagnosis pasti penyakit influenza dapat diperoleh dengan? (c) a. Pemeriksaan USG b. Pemeriksaan MRI c. Pemeriksaan serologic d. Pemeriksaan Urin e. Pemeriksaan CT-Scan

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus Ca. paru 1. Salah satu manifestasi klinis yang paling sering muncul pada klien dengan Ca. Paru adalah? (a) a. Batuk dengan karakter yang berubah-ubah b. Demam c. Disfagia d. Anemia e. Nyeri 2. Salah satu kontraindikasi dilakukannya pembedahan pada klien dengan Ca. Paru disebabkan karena? (c) a. Klien menderita asma b. Klien menderita Tuberculosis Paru c. Klien menderita insufisiensi paru akibat arteri koroner d. Klien menderita PPOM e. Klien menderita hipertensi 3. Pentahapan tumor dapat ditentukan dengan cara? (c) a. USG b. MRI c. Biopsi jaringan d. Fhoto Thorax e. Kultur sputum 4. Radon merupakan salah satu factor resiko terjadinya Ca.Paru. Berapakah kadar Radon yang dikaitkan dengan terjadinya Ca. Paru? (b) Ctt: Radon merupakan gas yang tidak berwarna dan berbau yang ditemukan didalam tanah dan bebatuan yang dapat menyusup kedalam rumah melalui bebatuan di dasar tanah dan ventilasi rumah. a. 3 pikocuri/L b. 4 pikocuri/L c. 7 pikocuri/L d. 9 pikocuri/L e. 10 pikocuri/L 5. Intervensi keperawatan yang tepat dilakukan pada pasien Ca. Paru adalah? (a) a. Penatalaksanaan Jalan Nafas b. Pengurangan nyeri c. Lobektomi d. Pemberian tranfusi darah

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus TB. paru

1. Penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis, sebagian besar kuman Mycobacterium Tuberculosis menyerang Paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya disebut..(C) a. Ashma b. Efusi pleura c. TBC d. Pneumoni e. PPOK 2. Pada waktu batuk atau bersin, penderita TB menyebarkan kuman keudara dalam bentuk apa..(B) a. Bersentuhan b. Droplet (percikan Dahak) c. Keringat d. Darah e. Air liur 3. Berbetuk dan bersifat apakah kuman TB tersebut..(D) a. Berbetuk lonjong dan bersifat tahan terhadap asam (BTA) b. Berbentuk pipih dan bersifat negative c. Berbentuk Batang dan bersifat tidak tahan terhadap asam d. Berbentuk batang dan bersifat tahan terhadap asam (BTA) e. Berbentuk Pipih dan bersifat positif 4. Tuberkulosis sering juga dijuluki sebagai ..(A) a. The Great Imitator b. The great c. The iminator d. The get imitator e. The iminator get 5. Apakah diagnose yang aktul pada penyakit TB..(A)
a. Bersihan jalan napas tak efektif b. Pola nafas tak efektif c. Gangguan perfusi jariingan d. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh e. Gangguan pola tidur

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus pneumonia

1. Penyakit inflamasi pada paru yang dicirikan dengan adanya konsolidasi akibat eksudat yang masuk dalam area alveoli adalah.(d) a. TB b. Brokopneumonia c. Ashma d. Pneumonia e. Efusi Pleura 2. Apakah penyebab dari pneumonia..(a) a. Bakteri positif-gram b. virus c. Jamur d. Bakteri negative e. Droplet 3. Faktor-faktor yang meningkatkan resiko kematian akibat Pnemonia, kecuali(e) a. Umur dibawah 2 bulan b. Tingkat sosio ekonomi rendah c. Gizi kurang d. Berat badan lahir rendah e. Imunisasi yang memadai 4. Tanda dan gejala dari pneumonia adalah.(a) a. Batuk b. Epitaksis c. Anemia d. Muntah darah e. Migren

5. apakah diagnose actual yang muncul pada kasus pneumonia (a) a. Kerusakan Pertukaran Gas b. Gangguan Perfusi Jaringan c. Pola nafas tah efekfif d. Bersihan jalan napas

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus penemoutorak

1. Pnemoutorak adalah ? (b) a. Rongga pleura yang terisi cairan atau secret yang membuat sesak b. Rangga pleura yang terisi udara c. Rongga pleura yang mengalami kebocoran d. Bukan salah satu diatas 2. Berdasarkan lokalisasi penoumatorak dirongga dada di bagi menjadi, kecuali? (d) a. Peneumotorak parietalis b. Peneumotorak medialis c. Peneumotorak basialis d. Peneumotorak parsialis 3. Manifestasi klinis utama peneumotorak spontan adalah, kecuali? (d) a. Sesak nafa b. Bernapas terasa berat c. Nyeri dada dan batuk d. Batuk darah 4. Penyebab terjadinya peneumotorak adalah ? (b) a. Traumatic, akut, kronis b. Artificial, Traumatic, Spontan c. Spontan, kronis, artificial d. Artificial, akut, kronis 5. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada peneumotorak adalah (a) a. Foto torak b. EKG c. Pemeriksaan dahak d. Pemeriksaan secret

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus efusi pleura

1. Apakah yang di maksud dengan efusi pleura ? (a) a. Efusi pleura adalah istilah yang digunakan bagi penimbunan cairan dalam rongga pleura b. Efusi pleura merupakan keganasan pada jaringan paru c. Efusi pleura merupakan kelainan morfologis yang terdiri dari pelebaran bronkus yang abnormal d. Efusi pleura klasifikasi luas dari gangguan yang mencakup bronkitis kronis, bronkiektasis, emfisema dan asma 2. Pengumpulan cairan dalam ruang pleura terletak diantara ? (c) a. Parietal b. Visceral c. Visceral dan parietal d. Bukan salah satu di atas 3. Apakah manifestasi klinis dari efusi pleura ? (a) a. sesak napas b. Batuk kronik c. Jari tabu d. Batuk berdarah 4. Tindakan apa yang dilakukan pada pasien dengan penderita efusi pleura ? (b) a. Kateterisasi balon b. Water Seal Drainase c. Bronkoskopi d. Endoskopi 5. Pemeriksaan diagnostik apa yang dilakukan untuk mengetahui adanya efusi pleura ? a. Bronkoskopi b. Endoskopi c. Torakotomi d. Rongten dada

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus ARDS

1. Yang merupakan penyebab dari ARDS adalah ? (A) a. Trauma jaringan paru baik secara langsung maupun tidak langsung. b. Reaksi antigen-antibodi c. Infeksi d. Kelainan heriditer atau kelainan konginetal 2. Pengertian dari ARDS adalah ? (C) a. Keganasan pada jaringan paru b. Kelainan morfologis yang terdiri dari pelebaran bronkus yang abnormal c. Gangguan paru yang progresif dan tiba-tiba ditandai dengan sesak napas yang berat, hipoksemia dan infiltrat yang menyebar dikedua belah paru. d. Gangguan yang mencakup bronkitis kronis, bronkiektasis, emfisema dan asma 3. Apakah manifestasi klinis dari ARDS ? (A) a. Sulit bernapas, retraksi dan sianosis b. Batuk kronik c. Jari tabu d. Batuk berdarah 4. Diagnoasa keperawatan utama yang muncul pada pasien dengan ARDS adalah ? (D) a. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan alveolar hipoventilasi b. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan pertukaran gas tidak adekuat c. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan penurunan aliran balik vena d. Tidak efektifnya jalan nafas berhubungan dengan hilangnya fungsi jalan nafas, peningkatan sekret pulmonal 5. Pemeriksaan diagnostik untuk pasien dengan ARDS adalah ? (B) a. Bronkoskopi b. Chest X-Ray c. Endoskopi d. Foto Rongten

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus COPD

1. Sekresi mukoid bronchial yang bertambah secara menetap disertai dengan kecenderungan terjadinya infeksi yang berulang dan penyempitan saluran afas pengertian dari .....(C) a. Asma Brokialis b. Empyema c. COPD d. Pneumonia 2. Manifestasi klinis dari penyakti COPD adalah ? (A) a. Batuk produktif 3 bulan, kronis pada bulan-bulan musim dingin b. Jari tabu c. Batuk berdarah d. Rasa nyeri pada dada 3. Yang merupakan penyebab dari COPD adalah ? (D) a. Pneumonia b. Abses paru-paru c. Bronkiektasis d. Kebiasaan merokok dan Polusi udara 4. Komplikasi yang terjadi pada psien dengan COPD adalah ?(A) a. Pneumotoraks spontan b. Hematotorak c. Fail Chest d. Open Pneumotorak 5. Diagnosa keperawatan utama yang muncul pada pasien COPD adalah ? (A) a. Bersihan jalan napas tak efektif berhubungan dengan gangguan peningkatan produksi secret b. Kerusakan pertukaran gas berhubungan dengan gangguan suplai oksigen berkurang c. Gangguan rasa nyaman : nyeri berhubungan dengan proses peradangan pada selaput paru-paru d. Ketidakefektifan pola pernafasan yang berhubungan dengan penurunan ekspansi paruparu sekunder

YAYASAN HARAPAN IBU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Jln. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru The-Hok Jambi Tlp.52270
Soal kasus empyema 1. a. b. c. d. 2. a. b. c. d. 3. a. b. c. d. 4. a. b. c. d. 5. a. b. c. d. Empyema adalah ......(a) Adanya eksudat purulent dalam cavum pelura Keganasan pada jaringan paru Kelainan morfologis yang terdiri dari pelebaran bronkus yang abnormal Penimbunan cairan dalam rongga pleura Diagnosa keperawatan utama yang muncul dari Empyema adalah ? Ketidakefektifan pola pernafasan yang berhubungan dengan penurunan ekspansi paru-paru sekunder terhadap dorongan dalam rongga pleura Nyeri dada yang berhubungan dengan faktor-faktor biologis (trauma jaringan) dan faktor-faktor fisik (pemasangan selang dada). Kurang pengetahuan yang berhubungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit dan penatalaksanaan perawatan diri. Kerusakan pertukaran gas berhubungan dengan gangguan suplai oksigen berkurang Penyebab dari penyakit empyema adalah ? (b) ISPA Pneumonia Asma Bonkial Hemotorak Yang merupakan fase empyema di bawah ini adalah ? (a) Fase eksudatif, Fase fibrinopurulen, dan Fase organisasi Fase eksudatif dan Fase fibrinopurulen Fase eksudatif dan Fase organisasi Fase eksudatif Gejala yang timbul pada penderita empyema adalah ? (c) Retraksi Kejang Rasa nyeri dada Sianosis